Renungan – Maranatha

Maranatha: Tuhan Segera Datang!

Jual Buku Kristen MARANATHA Tuhan Datang by Ellen G White - Hard Cover  Langka di Lapak Agus Amir Riyanto | Bukalapak

JANUARI

 1 Januari – Kedatangan Pertama Yesus

Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus AnakNya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak. Gal. 4:4, 5.

Kedatangan Sang Juruselamat sudah diramalkan di Taman Eden. Ketika Adam dan Hawa pertama kali mendengar janji kedatangan itu, mereka menantikan penggenapannya yang segera. Mereka dengan sukacita menyambut anak laki-laki mereka yang lahir pertama, dengan harapan bahwa anak tersebutlah yang menjadi Penyelamat itu. Tetapi penggenapan janji itu diperlambat. Mereka yang pertama menerimanya meninggal tanpa menyaksikan kegenapannya. Semenjak di masa Henokh janji tersebut diulangi melalui para bapa dan nabi, menjaga pengharapan tetap hidup akan kedatanganNya, tetapi Dia tidak kunjung datang. Nubuatan Daniel mengungkapkan waktu untuk kedatanganNya, tetapi tidak semua orang menafsirkan pesan tersebut secara tepat.   Abad demi abad berlalu; suara-suara para nabi itu dihentikan. Tangan penindasan berlaku begitu berat atas Israel, dan banyak orang siap untuk menyerukan, “Sudah lama berselang, tetapi satu penglihatanpun tak jadi.” Yehezkiel 12:22. 9.1

Tetapi ibarat bintang-bintang beredar pada lingkaran yang luas, maksud-maksud Allah tidak mengenal ketergesa-gesaan dan penundaan. Melalui lambang-lambang kegelapan besar dan api yang mengepulkan asap, Allah telah mengungkapkan kepada Abraham perbudakan Israel di tanah Mesir, dan telah menyatakan bahwa lamanya waktu mereka tinggal menumpang di sana adalah empat ratus tahun. “Setelah itu”, Dia bersabda, “mereka akan keluar dengan jumlah yang besar.” Kejadian 15:14. Akibat menentang sabdaNya itu, semua kekuatan dari kerajaan yang sombong milik Firaun bertempur dalam kesulitan. Pada hari yang sama itu juga yang ditentukan dalam janji ilahi, “keluarlah segala balatentara umat Tuhan dari negeri Mesir.” Keluaran 12:41. Jadi di dalam mahkamah surga jam kedatangan Kristus telah ditentukan. Ketika penunjuk waktu yang besar menunjuk jam yang ditentukan itu, Yesus pun lahir di Bethlehem. 9.2

“Ketika genap waktunya, Allah mengutus AnakNya.” Penyelenggaraan ini telah mengarahkan pergerakan-pergerakan bangsa-bangsa dan pasang surut dorongan serta pengaruh manusia, hingga dunia ini menjadi matang untuk kedatangan Sang Juruselamat…. 9.3

Kemudian Yesus datang dalam rupa manusia untuk memulihkan gambaran Penciptanya. Tak seorangpun selain Kristus yang bisa memperbaharui tabiat yang hancur oleh dosa. Dia datang untuk mengusir setan-setan yang mengendalikan kemauan. Dia datang untuk mengangkat kita dari debu, menempa kembali tabiat yang ternoda dengan pola karakter ilahiNya, dan membuatnya indah bersama kemulianNya sendiri.  9.4

2 Januari – Pelajaran Bethlehem

Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diriNya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diriNya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia. Ibrani 9:28.

Pada waktu kedatangan pertama Kristus, para imam dan ahli Taurat Kota Suci, yang kepada mereka dipercayakan ramalan-ramalan Allah, seharusnya telah memahami tanda-tanda zaman dan mestinya juga telah mengabarkan kedatangan Sang Terjanji itu. Nubuatan Mikha menandai tempat kelahiran-Nya; Daniel merinci waktu kedatangan-Nya. Allah menjanjikan nubuatan-nubuatan ini kepada para pemimpin Yahudi; maka mereka tidak akan diampuni jika tidak tahu dan memberitahukan kepada orang-orang bahwa kedatangan Mesias itu sudah dekat. Ketidaktahuan mereka adalah hasil dari pada kelalaian yang penuh dosa .… 10.1

Semua orang mestinya berjaga-jaga dan mengharapkan bahwa mereka boleh terdapat di antara orang-orang yang pertama menyambut Sang Penebus dunia itu. Tetapi, lihatlah, di Bethlehem dua orang pelancong yang letih dari perbukitan Nazareth melintas di sepanjang jalan sempit menuju belahan paling timur kota tersebut, dengan susah-payah mencari sebuah tempat  beristirahat dan berlindung untuk malam itu. Tak ada pintu yang terbuka untuk menerima mereka. Di dalam sebuah gubuk malang yang disediakan untuk ternak, mereka akhirnya menemukan tempat perlindungan, dan di sanalah Sang Juruselamat dunia ini dilahirkan …..  10.2

Tidak ada bukti bahwa Kristus dinantikan, dan tidak ada persiapan untuk Pangeran Kehidupan itu. Dalam keheranannya utusan samawi itu baru saja akan kembali ke surga dengan kabar yang memalukan, tatkala dia menemukan sekelompok gembala yang sedang menjaga kawanan domba mereka sepanjang malam itu dan ketika mereka menatap ke langit yang bertabur bintang, sedang merenungkan nubuatan tentang Mesias yang datang ke bumi dan menantikan kedatangan Penebus dunia itu. Inilah sebuah kumpulan orang yang dipersiapkan untuk menerima pesan surgawi itu. Dan tiba-tiba malaikat Tuhan itu muncul, dan menyatakan khabar baik akan sukacita yang besar……  10.3

Oh, alangkah seriusnya cerita indah dari Bethlehem ini! Betapa ia menghardik ketidakpercayaan kita, kesombongan dan rasa kecukupan-diri kita. Betapa ia mengamarkan kita untuk berhati-hati, supaya jangan oleh karena ketidakpedulian yang jahat dari kita, kita juga gagal untuk memahami tanda-tanda zaman, dan oleh sebab itu tidak mengetahui hari kunjungan kita. 10.4

 

 

Janganlah padamkan Roh, dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat. Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.  Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.  Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. (1 Tesalonika 5:19-23).

 

Renungan Harian dari Roh Nubuat tanggal 3 dan 4 Januari (MARANATHA THE LORD IS COMING – Ellen G. White) :

 

3 Januari – Ketika Yesus lahir….

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Matius 2:1, 2.

 

Raja Kemuliaan itu merendahkan diriNya mengambil rupa kemanusiaan; dan para malaikat, yang telah menyaksikan kemegahanNya dalam sidang-sidang surgawi, sebagaimana Dia disembah oleh seluruh penghuni surga, merasa kecewa melihat Pemimpin ilahi mereka itu berada dalam keadaan yang sangat hina. 11.1

Orang-orang Yahudi telah memisahkan diri mereka begitu jauh dari Allah dengan perbuatan-perbuatan jahat mereka, sehingga para malaikat tidak dapat berkomunikasi kepada mereka tentang persiapan-persiapan akan kedatangan bayi Sang Juruselamat itu. Allah memilih orang-orang bijaksana dari Timur untuk melaksanakan kehendakNya….. 11.2

Orang-orang bijaksana ini telah melihat langit diterangi cahaya, yang dipenuhi para penghuni surga yang mewartakan kedatangan Kristus kepada para gembala yang rendah hati ….. 11.3

Cahaya ini merupakan sebuah gugusan jarak jauh dari para malaikat yang bercahaya, yang tampak bagaikan sebuah bintang yang bersinar. Penampakan yang luar biasa dari bintang terang yang besar itu, yang belum pernah mereka lihat sebelumnya, bergantung menjadi sebuah tanda di langit, menarik perhatian mereka …. Orang-orang bijak ini pun mengarahkan langkah mereka ke mana bintang itu menuntun mereka. Dan ketika mereka semakin dekat ke kota Yerusalem, bintang itu diliputi kegelapan dan tidak lagi menuntun mereka. Mereka berkeyakinan bahwa orang-orang Yahudi tidak mungkin tidak mengetahui akan peristiwa besar kedatangan Mesias itu, dan mereka pun melakukan penyelidikan di sekitar Yerusalem. 11.4

Orang-orang bijak ini terkejut demi melihat bahwa tidak ada keinginan yang luar biasa mengenai kedatangan Mesias. Mereka heran bahwa orang-orang Yahudi tidak berminat dan bersukacita menyambut peristiwa besar kedatangan Kristus ini. 11.5

Gereja-gereja pada masa kita sekarang ini sedang mencari peningkatan prestise duniawi, dan tidak mau mencari terang nubuatan-nubuatan, namun menerima penggenapan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa Kristus segera datang, sebagaimana dulunya orang-orang Yahudi pada saat kedatanganNya yang pertama. Mereka sedang mencari pemerintahan yang berjaya dan bersifat sementara dari Mesias di Yerusalem. Orang-orang yang mengaku sebagai Kristen pada masa kita ini sedang menantikan kemakmuran gereja yang sifatnya sementara dan juga sukacita akan millenium yang sementara dalam penyesuaian diri dengan dunia ini. 11.6

 

 

4 Januari – Pengharapan akan Kedatangan yang Kedua

Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera!” Amin, datanglah, Tuhan Yesus. Wahyu 22:20.

 

Kedatangan yang kedua dari Tuhan kita telah menjadi pengharapan para pengikut sejatiNya selama berabad-abad. Janji perpisahan Sang Juruselamat di bukit Zaitun, bahwa Dia akan datang lagi, memberikan pencerahan masa depan bagi para muridNya, memenuhi hati mereka dengan sukacita dan pengharapan di mana kesedihan tidak dapat memadamkan maupun meredupkannya. Di tengah-tengah penderitaan dan penganiayaan, “kedatangan Allah yang besar dan Juruselamat kita Yesus Kristus” adalah “pengharapan yang terberkati”. Ketika orang-orang Kristen Tesalonika diliputi dukacita tatkala mereka menguburkan orang-orang yang mereka kasihi, yang telah berharap untuk terus hidup demi menyaksikan kedatangan Tuhan kita, maka Paulus, guru mereka, menyampaikan kepada mereka tentang kebangkitan, yang terjadi pada kedatangan Sang Juruselamat. Maka mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit, sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. “Dan demikianlah”, katanya, “kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.” 1 Tesalonika 4:16-18. 12.1

Dari penjara, tiang gantung, mimbar, di mana orang-orang kudus dan para martir bersaksi demi kebenaran, mengalir ucapan iman dan pengharapan mereka selama berabad-abad. Oleh karena “dijamin oleh kebangkitanNya, dan secara konsekuensinya kebangkitan mereka pada saat kedatanganNya [yang kedua], demi perkara ini,” kata salah seorang Kristen, “mereka meremehkan kematian, tidak takut mati.”—Daniel T. Taylor, The Reign of Christ on Earth: or, The Voice of the Church in All Ages, hlm. 33. Mereka rela masuk kubur agar mereka “bangkit dengan bebas”. Mereka menantikan “Tuhan turun dari surga di dalam awan-awan dengan kemuliaan BapaNya,” “membawa masa kerajaanNya pada orang-orang benar.” Orang-orang Waldensia berharap pada iman yang sama. Wycliffe menantikan kedatangan Sang Penebus sebagai pengharapan gereja. 12.2

Di pulau Patmos murid yang terkasih itu mendengar janji, “Ya, Aku datang segera,” dan jawaban kerinduannya menyuarakan doa gereja di dalam semua ziarahnya, “Datanglah Tuhan Yesus.” Wahyu 22:20. 12.3

 

5 Januari – Kunci Utama Alkitab

Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Ayub 19:25.

 

Satu dari antara kebenaran-kebenaran yang sangat agung dan mulia yang diungkapkan di dalam Alkitab adalah tentang kedatangan kedua daripada Kristus, untuk menyempurnakan pekerjaan besar penebusan. Kepada umat peziarah milik Allah, yang demikian lama tinggal di dalam “kerajaan [kuasa] dan bayangan kematian”, sebuah pengharapan yang berharga dan mengilhami sukacita diberikan di dalam janji kedatangan Dia yang adalah “kebangkitan dan kehidupan” itu, untuk “membawa kembali umatNya yang terbuang”. Doktrin tentang kedatangan yang kedua adalah kunci yang sangat utama dari Kitab-Kitab Suci. Semenjak hari ketika pasangan yang mula-mula itu meninggalkan Taman Eden dengan kesedihan, anak-anak yang berasal dari iman telah menanti-nantikan kedatangan Sang Terjanji itu untuk menghancurkan kuasa musuh dan membawa mereka kembali ke dalam Surga yang hilang itu….. Henokh, masih dari generasi ketujuh dari orang-orang yang pernah tinggal di Eden, yang bergaul dengan Allah selama tiga abad lamanya, telah diperkenankan melihat dari jauh kedatangan Sang Juruselamat itu. “Lihatlah”, serunya, “Tuhan datang bersama sepuluh ribu orang kudusNya, untuk menjalankan penghakiman atas semua orang.” Bapa Ayub pada malam penderitaannya menyerukan dengan suara yang teguh: “Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu:….Juga sesudah kulit tubuhku rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah, yang aku sendiri akan melihat memihak kepadaku: mataku sendiri menyaksikan-Nya dan bukan orang lain.”  13.1

Semoga Allah segala rahmat berkenan menerangi pemahamanmu agar engkau boleh mengetahui hal-hal yang abadi, sehingga oleh terang itu maka kesalahanmu yang banyak itu boleh diungkapkan kepadamu sebagaimana adanya, sehingga engkau dapat melakukan usaha yang perlu untuk menyingkirkan kesalahan-kesalahan itu, dan di dalam tempat kejahatan ini, semoga buah yang pahit menghasilkan buah yang berharga ke dalam hidup yang kekal.  13.2

Rendahkanlah hatimu yang miskin, sombong, dan yang merasa benar sendiri itu di hadapan Allah; rendahkanlah, serendah-rendahnya, semua kehancuran keberdosaanmu di bawah kakiNya. Abdikanlah dirimu sendiri pada pekerjaan persiapan. Jangan pernah berhenti hingga engkau dapat dengan sungguh-sungguh berkata: Penebusku hidup, dan, karena Dia hidup, aku juga akan hidup. 13.3

Jika engkau kehilangan surga, maka engkau kehilangan segalanya; jika engkau memperoleh surga, maka engkau memperoleh segalanya. Saya menasehati engkau, jangan membuat kesalahan dalam hal ini. Kepentingan-kepentingan abadi sekarang dilibatkan di sini. 13.4

 

 

6 Januari – Iman Para Reformis

Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut. 1 Korintus 15:26.

 

Luther menyatakan: “Aku meyakinkan diriku dengan sungguh-sungguh, bahwa hari penghakiman itu tidak akan lewat dari tiga ratus tahun lagi. Allah tidak akan sanggup lebih lama lagi menderita akibat dunia yang jahat ini.” “Hari yang besar itu semakin dekat di mana kerajaan dari segala kekejian akan dimusnahkan.”-Daniel T. Taylor,  The Reign of Christ on Earth: or, The Voice of the Church in All Ages, hlm. 33.  14.1

“Dunia yang tua ini tidak jauh lagi dari kiamatnya,” kata Melanchthon. Calvin menganjurkan orang-orang Kristen agar “tidak ragu-ragu, menantikan dengan semangat hari kedatangan Kristus sebagai yang paling menguntungkan dari segala peristiwa;” dan menyatakan bahwa “seluruh keluarga orang beriman akan melihat hari itu.” “Kita harus berlapar akan Kristus, kita harus mencari, berkontemplasi,” katanya, “hingga menyingsingnya hari yang hebat itu, ketika Tuhan kita memanifestasikan sepenuhnya kemuliaan kerajaanNya.” –Ibid., hlm. 158, 134. 14.2

“Apakah Tuhan Yesus tidak akan membawa tubuh kita ke dalam surga?” kata Knox, Reformis asal Skotlandia, “dan apakah Dia tidak akan kembali? Kita tahu bahwa Dia akan kembali, dan hal itu dilakukan dengan perjalanan yang menyenangkan.” Ridley dan Latimer, yang menyerahkan hidup mereka demi kebenaran, menantikan dalam iman kedatangan Kristus. Ridley menulis: “Dunia ini tanpa disangsikan lagi — hal ini aku percaya, dan oleh karena itu aku mengatakannya, — sedang menuju akhirnya. Mari bersama Yohanes, hamba Allah itu, berseru di dalam hati kita kepada Sang Juruselamat kita Yesus Kristus, Datanglah Tuhan Yesus, datanglah.” –Ibid., hlm. 151, 145. 14.3

“Gagasan-gagasan tentang kedatangan Tuhan,” kata Baxter, “adalah sangat manis dan menggembirakan bagiku.”–Richard Baxter, Works, vol. 17, hlm. 555.  “Adalah pekerjaan iman dan tabiat dari orang-orang kudusNya untuk menyukai kemunculanNya dan menantikan pengharapan yang terberkati itu.” “Jika kematian menjadi musuh terakhir yang harus dihancurkan pada kebangkitan nanti, maka kita boleh belajar bagaimana orang-orang beriman dengan tulus harus merindukan dan berdoa untuk kedatangan kedua Kristus, manakala penaklukan yang sempurna dan terakhir ini akan diwujudkan.”–Ibid., vol. 17, p. 500. “Inilah hari yang seharusnya orang-orang beriman rindukan, harapkan, dan nantikan, sebagai penyempurnaan dari semua pekerjaan penebusan mereka, dan dari semua kerinduan dan usaha dari jiwa mereka.” “Percepatlah, Ya Tuhan, hari yang terberkati ini!” –Ibid., vol. 17, hlm. 182, 183. Demikianlah pengharapan gereja yang apostolik, dari “gereja di padang gurun”, dan dari para Reformis. 14.4

7 Januari – Kunci pada Sejarah

Hai pengawal, masih lama malam ini? Pengawal itu berkata: “Pagi akan datang, tetapi malam juga. Jika kamu mau bertanya, datanglah bertanya sekali lagi!” Yesaya 21:11 (bagian terakhir), 12.

 

Sebuah pemahaman akan pengharapan kedatangan Kristus yang kedua kalinya adalah kunci yang membuka semua sejarah yang mengikutinya, dan menjelaskan semua pelajaran masa yang akan datang.  15.1

Suara dari pengawal yang benar itu sekarang perlu didengarkan, “Pagi akan datang, tetapi malam juga.” Terompet itu harus memberikan sebuah bunyi tertentu, sebab kita berada dalam hari besar persiapan Tuhan.  15.2

Kebenaran-kebenaran nubuatan adalah saling berhubungan satu sama lain, dan ketika kita mempelajari perkara-perkara tersebut, ia itu membentuk sebuah klaster yang indah akan kebenaran Kristen yang praktis. Semua wacana yang kita berikan adalah secara jelas bahwa kita sedang menunggu, bekerja, dan berdoa untuk kedatangan Putera Allah. Kedatangan-Nya adalah pengharapan kita. Pengharapan ini harus disatukan dengan semua perkataan dan perbuatan kita, dengan semua kumpulan dan hubungan kita ….. 15.3

Kedatangan kedua dari Anak Manusia itu haruslah menjadi tema yang indah yang dipegang oleh orang-orang. Inilah sebuah pokok pembahasan yang tidak boleh lepas dari wacana-wacana kita. Kenyataan-kenyataan abadi harus disimpan di dalam mata hati, dan daya-daya tarik dunia ini akan tampak sebagaimana adanya, semuanya tidak menguntungkan sebagai kesia-siaan. Apa artinya bagi kita kesia-siaan, pujian-pujian, kekayaan, kehormatan, atau kesenangan-kesenangan dunia ini?  15.4

Kita adalah peziarah dan orang asing yang sedang menantikan, mengharapkan, dan berdoa demi pengharapan yang terberkati, yakni kemunculan yang mulia dari Tuhan dan Juruselamat kita Yesus Kristus. Jika kita percaya hal ini dan membawakannya ke dalam kehidupan praktis kita, betapa tindakan yang kuat yang akan diinspirasikan oleh iman dan pengharapan ini; betapa cinta yang sungguh dari satu terhadap yang lain; betapa kehidupan suci yang berhati-hati untuk kemuliaan Allah; dan di dalam penghormatan kita bagi ganjaran dari hadiah, betapa tebalnya garis perbatasan yang tampak antara kita dan dunia ini…… 15.5

Kebenaran bahwa Kristus segera datang haruslah dipegang teguh di dalam setiap pikiran. 15.6

 

8 Januari – Kekecewaan-Kekecewaan Yang Sama

Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan. Yakobus 5:11.

 

Tidak jarang pikiran orang-orang dan bahkan hamba-hamba Tuhan dibutakan oleh pendapat-pendapat manusia, tradisi-tradisi, dan pengajaran-pengajaran sesat dari manusia, agar mereka bisa hanya setengah-setengah memahami perkara-perkara besar yang diungkapkan Allah di dalam firmanNya. Demikian telah terjadi dengan murid-murid Kristus walaupun Sang Juruselamat telah ada bersama mereka secara pribadi. Pikiran-pikiran mereka telah menjadi diilhami dengan konsepsi populer tentang Mesias sebagai seorang raja yang bersifat sementara, yang harus meninggikan Israel pada tahta kerajaan dunia, dan mereka tidak dapat memahami makna dari perkataanNya yang meramalkan kesengsaraan dan kematianNya…..  16.1

Sejak kelahiran mereka hati mereka telah ditetapkan pada kemuliaan yang akan datang dari kerajaan duniawi, dan hal ini telah membutakan pengertian mereka….  16.2

Pengalaman murid-murid yang mengkhotbahkan “injil kerajaan” pada kedatangan pertama Kristus, memiliki contoh saingannya dalam pengalaman orang-orang yang mewartakan kedatanganNya yang kedua……..   16.3

Seperti murid-murid yang pertama itu, William Miller dan rekan-rekannya sendiri belum sepenuhnya memahami masukan pesan yang mereka munculkan. Kesalahan-kesalahan yang telah begitu lama bercokol di dalam gereja mencegah mereka untuk sampai pada interpretasi yang benar dari sebuah poin penting di dalam nubuatan. Oleh karena itu, meskipun mereka menyebarkan pesan yang telah Allah tugaskan kepada mereka untuk diberitahukan ke seluruh dunia, oleh karena kesalahpahaman akan maknanya mereka menderita kekecewaan….  16.4

Bagi orang-orang yang beriman ini, seperti halnya bagi murid-murid yang pertama itu,  perkara-perkara yang dalam jam pencobaan terlihat gelap pada pemahaman mereka selanjutnya akan dibuat menjadi jelas. Bilamana mereka akan melihat “akhir dari Tuhan” itu mereka akan mengetahui bahwa, meskipun cobaan itu akibat dari kesalahan-kesalahan mereka, tujuan-tujuan cintaNya kepada mereka telah sedang menggenapi secara terus-menerus. Mereka akan belajar melalui sebuah pengalaman yang terberkati bahwa Dia adalah “sangat berbelaskasih dan penuh rahmat”; bahwa semua jalanNya “adalah rahmat dan kebenaran bagi mereka yang memelihara perjanjian dan kesaksian-kesaksianNya”.  16.5

9 Januari – Orang-Orang Yang Rendah Hati Mewartakan Kabar Kerajaan Itu

Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu. 2 Petrus 1:19.

 

Pesan ini [Wahyu 14:6, 7] dinyatakan menjadi bagian dari “injil yang kekal”. Pekerjaan pewartaan injil belum pernah diserahkan kepada para malaikat, tetapi telah dipercayakan kepada manusia. Para malaikat telah ditugaskan untuk mengarahkan pekerjaan ini, mereka bertanggung-jawab akan pergerakan-pergerakan besar untuk penyelamatan manusia; tetapi pewartaan yang sebenarnya akan injil itu dilakukan oleh hamba-hamba Kristus di muka bumi ini.  17.1

Orang-orang beriman, yang patuh pada petunjuk-petunjuk yang berasal dari Roh Allah dan ajaran-ajaran dari perkataanNya, disuruh mewartakan amaran ini kepada dunia. Mereka adalah orang-orang yang telah mengambil pelajaran dari “perkataan yang pasti dari nubuatan”, yaitu “pelita yang bercahaya di tempat yang gelap, sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar”.  2 Petrus 1:19. Mereka telah menemukan pengetahuan akan Allah lebih daripada harta karun, menganggapnya “lebih baik daripada barang dagangan yang terbuat dari perak, keuntungannya melebihi emas murni.” Amsal 3:14. Dan Tuhan mengungkapkan kepada mereka perkara-perkara besar tentang kerajaan itu. “Rahasia Tuhan ada bersama mereka yang takut kepadaNya; dan Ia akan memberitahukan kepada mereka perjanjianNya.” Mazmur 25:14. 17.2

Bukanlah para ahli teologi yang berpendidikan yang memiliki pengertian tentang kebenaran ini dan yang ikutserta dalam pewartaannya. Jika saja mereka ini menjadi orang-orang yang berjaga-jaga dengan penuh iman, yang dengan tekun dan penuh doa menyelidiki Kitab-Kitab Suci, maka mereka akan mengetahui waktu malam itu; nubuatan-nubuatan akan membukakan ke hadapan mereka peristiwa-peristiwa yang akan segera terjadi. Tetapi mereka tidak menduduki posisi ini, dan kabar [tentang kerajaan] itu telah diberikan kepada orang-orang yang lebih rendah hati. Yesus berkata: “Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya kegelapan jangan menguasai kamu.” Yoh. 12:35. Mereka yang beralih dari terang yang diberikan Allah itu, atau mengabaikan untuk mencarinya di dalam pencarian mereka, akan ditinggalkan dalam kegelapan. Tetapi Sang Juruselamat berkata: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” Yoh. 8:12. Siapa saja yang dengan satu tujuan mencari untuk melakukan kehendak Allah, dengan sungguh-sungguh mengikuti terang yang telah diberikan, akan menerima terang yang lebih besar lagi; dan bagi jiwanya suatu bintang dengan pijaran surgawi akan dikirim untuk menuntun dia ke dalam segala kebenaran. 17.3

 

 

10 Januari – Kebenaran akan Menang

Dan malaikat yang kulihat berdiri di atas laut dan di atas bumi, mengangkat tangan kanannya ke langit, dan ia bersumpah demi Dia yang hidup sampai selama-lamanya, yang telah menciptakan langit dan segala isinya, dan bumi dan segala isinya, dan laut dan segala isinya, katanya: “Tidak akan ada penundaan lagi! Wahyu 10:5, 6.

 

Pesan dari Wahyu Pasal 14, yang mengabarkan jam penghakiman Allah ada datang, diberikan dalam waktu penghabisan; dan malaikat dalam Wahyu Pasal 10 dilambangkan berdiri di atas laut dan di atas bumi, seraya memberitahukan bahwa pesan tersebut akan disampaikan ke tempat-tempat yang jauh, lautan akan diseberangi, dan pulau-pulau akan mendengar pekabaran dari amaran terakhir…..  18.1

“Dan malaikat yang kulihat berdiri di atas laut dan di atas bumi, mengangkat tangan kanannya ke langit, dan ia bersumpah demi Dia yang hidup sampai selama-lamanya, yang telah menciptakan langit dan segala isinya, dan bumi dan segala isinya, dan laut dan segala isinya, katanya: “Tidak akan ada penundaan lagi! (Wahyu 10:5, 6). Pesan ini mengumumkan akhir dari periode-periode nubuatan. Kekecewaan dari mereka yang telah menanti-nanti untuk melihat Tuhan kita dalam tahun 1884 yang lalu adalah benar-benar pahit bagi mereka yang dengan tekun menantikan kedatanganNya. Adalah kehendak Tuhan bahwa kekecewaan ini harus terjadi….  18.2

Tak ada satu pun awan jatuh di atas gereja yang luput dari perhatian Allah; tak ada satu pun kekuatan penentang yang telah bangkit untuk menangkal pekerjaan Allah yang tidak diramalkanNya. Semuanya telah terjadi sebagaimana yang diramalkanNya melalui para nabiNya.  Dia tidak meninggalkan gerejaNya di dalam kegelapan, terbuang, akan tetapi telah menggariskan dalam pernyataan-pernyataan nubuatan apa yang akan terjadi, dan melalui pembuktianNya, dengan bertindak pada tempat yang telah ditentukan dalam sejarah dunia, Dia telah mendatangkan perkara yang diinspirasikan oleh Roh KudusNya kepada para nabi untuk dinubuatkan. Semua tujuanNya akan digenapi dan ditetapkan. HukumNya berhubungan dengan tahtaNya, dan agen-agen setan yang bergabung dengan agen-agen manusia tidak bisa menghancurkannya.  Kebenaran diinspirasikan dan dikawal oleh Tuhan; ia akan hidup dan akan berhasil, meskipun berkali-kali diburamkan. Injil Kristus adalah hukum yang dicontohkan di dalam tabiat. Penyesatan-penyesatan yang bertindak menentangnya, yakni setiap alat untuk membenarkan kesalahan, setiap kesalahan yang dibentuk oleh agen-agen setan, pada akhirnya akan dihancurkan selamanya, dan terompet kebenaran akan menjadi seperti terbitnya mentari di pagi hari. Matahari Kebenaran itu akan bersinar dengan penyembuhan pada sayap-sayapNya, dan seluruh bumi akan dipenuhi dengan kemuliaanNya. 18.3

 

11 Januari – Mempercepat Kedatangan Kembali Tuhan Kita

Sebab apa yang telah difirmankan-Nya, akan dilakukan Tuhan di atas bumi, sempurna dan segera. Roma 9:28.

 

Di dalam nubuatan tentang kehancuran Yerusalem Kristus berkata, “Karena kedurhakaan akan bertambah banyak, maka kasih banyak orang akan menjadi dingin. Akan tetapi siapa yang bertahan sampai akhir, ia akan diselamatkan. Dan injil kerajaan ini akan diwartakan di seluruh dunia sebagai kesaksian kepada segala bangsa; dan sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” Nubuatan ini akan digenapi lagi. Semakin bertambahnya kedurhakaan pada masa itu berulang lagi pada masa generasi yang sekarang ini. Demikianlah ramalan yang berhubungan dengan pewartaan injil. Sebelum kejatuhan Yerusalem, Paulus, yang menulis di bawah tuntunan Roh Kudus, menyatakan bahwa injil harus diwartakan kepada “segala makhluk di bawah kolong langit”. Kolose 1:23. Jadi sekarang, sebelum kedatangan Anak Manusia itu, injil yang kekal harus diwartakan “kepada setiap bangsa, suku, bahasa, dan kaum”. Wahyu 14:6, 14. Allah “… telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil   akan menghakimi  dunia ….” Kisah Para Rasul 17:31. Kristus mengatakan kepada kita bilamana hari itu akan dinyatakan. Dia tidak mengatakan bahwa seluruh dunia akan ditobatkan, tetapi bahwa “injil kerajaan ini akan diwartakan di seluruh dunia sebagai kesaksian kepada segala bangsa; dan sesudah itu barulah tiba kesudahannya”.  Dengan mewartakan injil kepada dunia maka hal itu menjadi kekuatan kita untuk mempercepat kedatangan kembali Tuhan kita. Kita tidak hanya harus menantikan tetapi mempercepat datangnya hari Tuhan itu. 2 Petrus 3:12. Jika saja gereja Kristus telah melaksanakan pekerjaannya sebagaimana yang Tuhan perintahkan, maka seluruh dunia ini akan telah diamarkan, dan Tuhan Yesus akan datang ke bumi kita ini dalam kuasa dan kemuliaan yang besar.  19.1

Adalah ketidakpercayaan, kecintaan dunia, ketidaksucian, dan perselisihan di antara umat Allah yang menyebabkan kita tetap berada di dunia yang penuh dosa ini dan bersedih bertahun-tahun lamanya…..  19.2

Kita boleh saja harus tetap tinggal di dunia ini karena pembangkangan selama bertahun-tahun ke depan, sebagaimana yang telah dilakukan oleh anak-anak Israel; tetapi demi kepentingan Kristus, umatNya tidak seharusnya menambahkan dosa yang baru pada dosa yang sudah ada dengan membebani Allah melalui konsekuensi perbuatan-perbuatan salah mereka sendiri. 19.3

 

 

12 Januari – Amaran-Amaran Terakhir dari Malaikat Ketiga 

Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya. Wahyu 18:1.

 

Malaikat yang bergabung dalam pekabaran pesan malaikat ketiga itu menerangi seluruh bumi dengan kemuliaannya. Sebuah pekerjaan yang meluas ke seluruh dunia dan kuasanya luar biasa hebatnya diramalkan di sini. Pergerakan Advent pada tahun 1840 – 1844 adalah sebuah manifestasi mulia dari kuasa Allah; di mana pesan malaikat yang pertama dibawa ke setiap stasi misionari di seluruh dunia, dan di sejumlah negara muncul perhatian religius yang hebat sebagaimana telah disaksikan di berbagai tempat semenjak Reformasi di abad keenambelas; akan tetapi pergerakan-pergerakan ini akan lebih diungguli oleh pergerakan besar di bawah amaran terakhir malaikat ketiga …..  20.1

Pekerjaan hebat pewartaan injil tidak akan diakhiri dengan manifestasi kuasa yang lebih kecil dibandingkan dengan manifestasi saat pekerjaan itu dimulai. Nubuatan-nubuatan yang telah digenapi dalam pencurahan hujan awal pada pembukaan pekabaran injil akan kembali digenapi di dalam pencurahan hujan akhir pada penutupannya…..  20.2

Hamba-hamba Allah, dengan wajah yang diterangi dan bersinar dengan pentahbisan yang suci, akan bergegas dari tempat yang satu ke tempat yang lain untuk mengabarkan pesan dari surga. Oleh ribuan suara, di seluruh bumi, amaran akan diberikan. Mujizat-mujizat akan diadakan, yang sakit akan disembuhkan, dan tanda-tanda serta keajaiban-keajaiban akan mengikuti orang-orang percaya. Setan juga bekerja dengan keajaiban-keajaibannya yang menyesatkan, bahkan menurunkan api dari langit di hadapan orang-orang. Wahyu 13:13. Demikian para penduduk bumi akan dibawa mengambil pendirian mereka …..  20.3

Publikasi-publikasi yang disebarluaskan oleh para pekerja missionari telah memasukkan pengaruh mereka, namun demikian banyak orang yang pikirannya terkesan [dengan publikasi-publikasi itu] telah dihalangi untuk memahami dengan sepenuhnya kebenaran itu atau dihalangi untuk menghasilkan kepatuhan. Kini sinar-sinar cahaya itu menembus ke mana-mana, kebenaran terlihat dalam kejernihannya, dan anak-anak yang jujur milik Allah memutuskan pengikat yang membelenggu mereka. Hubungan-hubungan famili, hubungan-hubungan gereja, tidak berkuasa memaksa mereka kini. Kebenaran lebih berharga daripada segalanya. Meskipun agen-agen ini bergabung menentang kebenaran, sejumlah besar orang menetapkan pendirian mereka pada pihak Tuhan. 20.4

 

13 Januari – Dia Akan Memerintah Selamanya

Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: “Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapiNya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya. Wahyu 11:15.

 

Kedatangan Kristus untuk mengantarkan kerajaan kebenaran itu telah mengilhami perkara yang paling luhur…..perkataan dari tulisan-tulisan suci….. Pemazmur menyanyikan kuasa dan keagungan Raja Israel: …. “Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorak, biarlah gemuruh laut serta isinya, biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai di hadapan Tuhan, sebab Ia datang, sebab Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.” Mazmur 96:11-13. 21.1

Berkatalah nabi Yesaya: …. “Ia akan meniadakan maut untuk seterusnya; dan Tuhan Allah akan menghapuskan air mata dari pada segala muka; dan aib umat-Nya akan dijauhkan-Nya dari seluruh bumi, sebab Tuhan telah mengatakannya. …” Yesaya 25:8. 21.2

Ketika Sang Juruselamat akan berpisah dari murid-muridNya, Dia menghibur hati mereka yang bersedih dengan jaminan bahwa Dia akan datang lagi: “”Janganlah gelisah  hatimu; percayalah  kepada Allah,  percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku  banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ  untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali  dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada,  kamupun berada.” Yohanes 14:1-3. 21.3

Para malaikat yang menampakkan diri di atas bukit Zaitun setelah kenaikan Kristus mengulangi kembali kepada para murid itu akan janji kembaliNya: “Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali  dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga. Kisah Para Rasul 1:11. Dan rasul Paulus, yang berbicara dengan Roh Inspirasi, memberikan kesaksian: “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat  berseru dan sangkakala Allah  berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga  dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit.” 1 Tesalonika 4:16. Berkatalah nabi dari Patmos itu [Yohanes]: “Lihatlah, Ia datang  dengan awan-awan  dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia.  Dan semua bangsa di bumi akan meratapi  Dia. Ya, amin.” Wahyu 1:7. 21.4

Tentang kedatanganNya kemuliaan-kemuliaan terpancar dari “pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabiNya yang kudus di zaman dahulu.” Kisah Para Rasul 3:21. Maka pemerintahan setan yang berkepanjangan itu akan dipatahkan; “pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya,  dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya. Wahyu 11:15. 21.5

 

14 Januari – Nubuatan Elia

Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah. Maleakhi 4:5, 6.

 

Mereka yang harus mempersiapkan jalan untuk kedatangan kedua dari pada Kristus diwakili oleh Elia yang beriman, sebagaimana Yohanes telah datang dalam roh Elia untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan pertama dari pada Kristus. 22.1

Pekerjaan Yohanes Pembaptis dan pekerjaan mereka yang dalam hari-hari terakhir pergi bekerja di dalam roh dan kuasa Elia untuk membangunkan orang-orang dari sikap apatis mereka, adalah sama berharganya.  Pekerjaannya adalah sebuah jenis pekerjaan yang harus dilaksanakan dalam zaman ini. Kristus segera datang kedua kalinya untuk menghakimi dunia ini dalam kebenaran.  22.2

Yohanes memisahkan dirinya sendiri dari teman-temannya dan dari kemewahan hidup. Kesederhanaan pakaiannya, baju yang ditenun dari rambut unta, merupakan teguran yang tegas terhadap pemborosan dan pamer penampilan dari imam-imam Yahudi, dan dari orang-orang pada umumnya. Makanannya, yang murni sayuran, belalang, dan madu hutan, adalah sebuah teguran terhadap pemanjaan selera dan kerakusan yang terdapat di mana-mana. … Perkara besar dari reformasi harus disebarluaskan dan pikiran masyarakat harus diarahkan. Pengendalian diri dalam segala hal harus dihubungkan dengan pekabaran, untuk mengubah umat Allah dari berhala, kerakusan, dan pemborosan mereka dalam berpakaian dan hal-hal lainnya.  22.3

Penyangkalan diri, kesederhanaan, dan pengendalian diri dituntut dari orang yang benar, yang Allah pimpin dan berkati secara istimewa, harus dipertunjukkan kepada orang-orang untuk menolak kebiasaan-kebiasaan yang boros dan merusak kesehatan dari mereka yang hidup dalam zaman yang semakin merosot ini. Allah telah menunjukkan bahwa reformasi kesehatan adalah berhubungan erat [tidak dapat dipisahkan] dengan pekabaran malaikat ketiga sebagaimana halnya antara tangan dan badan.  22.4

Sebagaimana Yohanes Pembaptis …. memanggil perhatian mereka kepada Sepuluh Perintah Allah, maka kita pun harus menyebarkan pekabaran, tanpa keraguan: “Takutlah akan Allah, dan muliakanlah Dia; sebab telah tiba hari penghakimanNya.” Dengan kesungguhan yang diisi dengan tabiat Elia dan Yohanes Pembaptis, kita harus berjuang untuk menyiapkan jalan bagi kedatangan kedua dari pada Kristus. 22.5

 

15 Januari – Agungkanlah Yesus Sebagai Pusat Perhatian

“Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang gemilang.” Wahyu 22:16.

 

Bahaya-bahaya akhir zaman sudah di depan mata, dan di dalam pekerjaan kita kita harus mengamarkan orang-orang akan bahaya yang akan menimpa mereka. Janganlah kejadian-kejadian khidmat yang telah diungkapkan nubuatan didiamkan begitu saja. Jika saja umat kita terjaga, jika mereka menyadari dekatnya kejadian-kejadian yang tergambar dalam kitab Wahyu itu, sebuah reformasi akan ditempa di dalam gereja-gereja kita, dan banyak orang lagi yang akan percaya pada pekabaran itu. Kita tidak kehilangan waktu. …. Majukanlah prinsip-prinsip yang baru dan orang banyak di dalam kebenaran yang jelas. Hal ini akan menjadi bagaikan sebuah pedang memotong dua arah. Tetapi jangan menjadi terlalu siap untuk mengambil sebuah sikap kontroversial. Akan ada masa di mana kita harus berdiri dan menunggu untuk melihat penyelamatan dari Allah. Biarkanlah kitab Daniel berbicara, biarkanlah kitab Wahyu berbicara, dan katakanlah apa kebenaran itu. Tetapi fase apa saja dari pokok persoalan yang disajikan, agungkanlah Yesus sebagai pusat perhatian dari segala pengharapan, “tunas, yaitu keturunan Daud,  bintang timur yang gilang gemilang.”  23.1

Kita tidak cukup mendalam pada pencarian kita akan kebenaran. Setiap jiwa yang percaya pada kebenaran sekarang akan dibawa ke mana ia akan dituntut untuk memberikan sebuah alasan dari pengharapan yang ada padanya. Umat Allah akan dipanggil untuk berdiri di hadapan raja-raja, para pangeran, para pejabat pemerintah, dan para pembesar bumi, dan mereka harus tahu bahwa mereka mengetahui apa kebenaran itu. Mereka haruslah orang-orang lelaki dan perempuan yang bertobat. Allah dapat mengajar Engkau lebih banyak lagi dalam sesaat oleh Roh Suci-Nya daripada yang dapat Engkau pelajari dari orang-orang besar di bumi. Alam semesta ini sedang menantikan pertentangan yang akan terjadi di atas bumi. Pada biaya yang tak ternilai, Allah telah menyediakan kepada setiap orang sebuah kesempatan untuk mengetahui perkara yang akan membuat dia bijaksana menuju keselamatan. Betapa para malaikat dengan semangat mencari siapa yang akan membantu dirinya sendiri memanfaatkan kesempatan ini! Ketika sebuah pesan disajikan kepada umat Allah, mereka tidak seharusnya menentangnya; mereka hendaknya menyelidiki Alkitab, membandingkannya dengan hukum dan kesaksian itu, dan jika hal itu tidak tahan uji, maka tentulah hal itu tidak benar. Allah ingin pikiran kita berkembang. Dia menghendaki untuk menaruh rahmatNya pada kita. Kita boleh merayakan hal-hal yang baik setiap hari, sebab Allah bisa membuka seluruh harta surgawi kepada kita. 23.2

 

 

16 Januari – Ladang itu adalah Dunia

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Matius 28:19.

 

Ketika sedang berada di California dalam tahun 1874, saya diberikan sebuah mimpi yang mengesankan….  24.1

Saya bermimpi bahwa beberapa dari antara saudara-saudara kita di California sedang mengadakan pertemuan, yang membahas rencana terbaik untuk pekerjaan yang akan dilaksanakan selama musim yang akan datang…..  24.2

Seorang anak muda yang sudah sering saya lihat dalam mimpi-mimpi saya datang ke pertemuan itu. Dia mendengarkan dengan minat yang dalam pada perkataan-perkataan yang diucapkan, dan kemudian, berbicara dengan bebas dan berwibawa dia mengatakan: 24.3

“Kota-kota dan desa-desa merupakan bagian dari kebun anggur Tuhan. Mereka harus mendengar pesan-pesan amaran. Musuh kebenaran sedang membuat usaha-usaha yang nekat untuk mengalihkan perhatian orang-orang dari kebenaran Allah kepada kepalsuan …. Kalian harus menabur di sisi segala air.  24.4

“Barangkali kalian tidak akan sekali jadi melihat hasil pekerjaan kalian, tetapi hal itu janganlah mematahkan semangat kalian. Jadikan Kristus sebagai contoh. Dia mempunyai banyak pendengar, tetapi sedikit pengikut.” ….. 24.5

 

Pembawa pesan itu melanjutkan: “Kalian sedang mempertimbangkan gagasan-gagasan yang terlalu terbatas akan pekerjaan untuk saat ini. Kalian sedang mencoba merencanakan pekerjaan agar kalian mengendalikannya. Kalian harus mengambil pandangan-pandangan yang lebih luas. Terang yang kalian miliki jangan ditaruh di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, tetapi di atas kandil, sehingga memberikan terangnya kepada semua yang berada di dalam rumah. Rumah kalian adalah dunia ini….  24.6

“Banyak negara sedang menunggu terang yang maju yang dimiliki Tuhan bagi mereka; tetapi iman kalian terbatas, sangat kecil. Pemikiran kalian untuk pekerjaan itu perlu diperluas lagi…. Majulah. Allah akan bekerja dengan kuasa yang besar jika kalian berjalan di dalam segala kesederhanaan pikiran di hadapanNya. Bukanlah iman yang digunakan untuk membicarakan kemustahilan-kemustahilan. Tidak ada yang mustahil bagi Allah. Terang dari pernyataan-pernyataan yang mengikat dari hukum Allah itu adalah untuk menguji…. dunia ini.” ….  24.7

Waktu adalah singkat; dan semua orang yang percaya pada pesan ini, hendaknya merasakan sebuah kewajiban yang besar bagi mereka untuk menjadi pekerja-pekerja yang tidak mengejar untung, mengerahkan pengaruh mereka pada sisi yang benar dan jangan pernah melalui perkataan ataupun tindakan ditemukan terlibat terhadap mereka yang menambah keuntungan dari perkara Allah…. Terang yang Allah telah berikan kepada kita tidaklah berharga bagi dunia ini hingga akhirnya terang itu dapat dilihat dengan ditampilkan di depan mata mereka. 24.8

 

17 Januari – Penghakiman-Penghakiman Allah di Negeri Itu

Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. Lukas 21:26.

 

Alangkah baiknya sekiranya umat Allah telah mengetahui kehancuran yang akan segera terjadi atas berbagai kota itu, yang sekarang hampir diserahkan kepada penyembahan berhala! …. 25.1

Belum lama ini sebuah penampakan yang mengesankan terbentang di hadapan saya. Saya melihat sebuah bola api yang besar sedang jatuh di antara rumah-rumah yang indah dan menghancurkannya. Saya mendengar seseorang berkata, “Kita sudah tahu bahwa penghakiman-penghakiman Allah akan datang ke bumi, tetapi kita tidak tahu kapan penghakiman-penghakiman itu segera terjadi.” Orang-orang lain berkata, “Tahukah Anda? Kalau begitu mengapa Anda tidak mengatakannya kepada kami? Kami tidak tahu.” Di berbagai tempat saya mendengar kata-kata yang demikian diucapkan …..  25.2

Kesukaran-kesukaran yang pedih akan segera muncul di antara bangsa-bangsa—kesukaran yang tidak akan berhenti sampai Yesus datang.  Seperti yang tidak pernah sebelumnya, kita perlu menekankan bersama, dengan melayani Dia yang telah mempersiapkan takhta-Nya di surga dan yang kerajaanNya memerintah atas segalanya. Allah belum meninggalkan umat-Nya, dan kekuatan kita tercurah bukan untuk meninggalkanNya.  25.3

Penghakiman-penghakiman Allah ada di negeri itu. Perang dan kabar-kabar tentang perang, kehancuran oleh api dan banjir, demikianlah secara jelasnya bahwa masa kesusahan itu, yang harus meningkat hingga akhir masa, begitu dekatnya menghampiri. Kita jangan sampai kehilangan waktu. Dunia ini dikendalikan oleh roh peperangan. Nubuatan-nubuatan dari kitab Daniel pasal 11 sudah hampir mencapai kegenapan akhirnya….  25.4

Hari Jumat pagi yang lalu, sebelum saya terjaga, sebuah penampakan yang sangat mengesankan terbentang di hadapan saya. Saya kelihatannya terbangun dari tidur tetapi bukan di rumah saya. Dari jendela saya dapat melihat sebuah kebakaran besar yang mengerikan. Bola-bola api raksasa berjatuhan menimpa rumah-rumah, dan dari bola-bola ini panah-panah api meluncur ke segala arah. Adalah mustahil untuk memeriksa api-api yang menyala itu, dan banyak tempat telah dihancurkannya. Keterkejutan orang-orang tidak dapat digambarkan. 25.5

 

Dengan ketat kota-kota bangsa-bangsa itu akan harus ditangani, dan meskipun demikian kota-kota itu belum dikunjungi dalam keluarbiasaan amarah Allah, sebab sebagian jiwa akan menyingkir dari penyesatan-penyesatan musuh dan akan bertobat dan diubahkan, sementara orang banyak akan menimbun amarah menentang hari kemurkaan itu.  25.6

 

 

18 Januari – Sebuah Jalan yang Lebih Baik dan Luhur

Basuhlah, bersihkan dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda! Yesaya 1:16, 17.

 

Kebodohan, cinta kesenangan, dan kebiasaan-kebiasaan berdosa yang merusak jiwa, raga, dan roh membuat dunia ini penuh dengan penyakit kusta moral; sebuah penyakit malaria yang mematikan sedang menghancurkan ribuan dan puluhan ribu orang.  26.1

Banyak orang yang tenggelam dalam dosa. Banyak yang berada dalam kesusahan. Mereka ditekan oleh penderitaan, hawa nafsu, ketidakpercayaan, keputusasaan. Berbagai jenis penyakit menimpa mereka baik pada tubuh maupun di dalam jiwa. Mereka merindukan pelipur lara untuk kesulitan-kesulitan mereka, dan Setan mencobai mereka untuk mencarinya di dalam hawa nafsu dan kesenangan yang menuntun kepada kehancuran dan kematian. Dia sedang menawarkan mereka buah-buah apel Sodom, yang akan berubah menjadi abu pada bibir mereka.  26.2

Sebuah gambaran yang buruk akan keadaan dunia ini telah disajikan di depan mata saya. Perbuatan-perbuatan tidak bermoral merebak di mana-mana. Ketidakbermoralan adalah dosa istimewa pada zaman ini. Belum pernah kemaksiatan mengangkat boroknya dengan begitu beraninya seperti sekarang ini…. Kedurhakaan yang merebak tidak sekedar terbatas pada orang-orang yang tidak beriman dan para pencemooh. Seandainya persoalannya hanya sampai di sini, tetapi ternyata tidak demikian. Banyak laki-laki dan perempuan yang mengaku beragama Kristus ternyata adalah bersalah. Bahkan sejumlah orang yang mengaku sedang menantikan kedatanganNya tidaklah lebih siap daripada Setan sendiri untuk menghadapi peristiwa itu. Mereka tidak membersihkan diri mereka sendiri dari semua kecemaran. Mereka sudah begitu lama melayani hawa nafsu mereka sehingga adalah alamiah bagi pikiran-pikiran mereka untuk menjadi tidak suci dan pandangan-pandangan mereka pun rusak. Mendorong pikiran mereka untuk menggali perkara-perkara yang murni dan suci adalah sama sulitnya seperti mengubah arah aliran air terjun Niagara dan membuat airnya memancar naik kembali ke atas …. Setiap orang Kristen akan harus belajar untuk mengetatkan keinginan-keinginan dan dikendalikan oleh prinsip…..  26.3

Jika kemaksiatan, kecemaran, percabulan, kejahatan, dan pembunuhan adalah menjadi menu harian di antara orang-orang yang tidak mengetahui kebenaran, dan yang menolak dikendalikan oleh prinsip-prinsip perkataan Allah, maka betapa pentingnya bahwa kelas yang mengaku sebagai pengikut Kristus, yang secara erat bersekutu dengan Allah dan malaikat-malaikat, seharusnya menunjukkan kepada mereka sebuah jalan yang lebih baik dan luhur! Betapa pentingnya bahwa melalui kesucian dan keutamaan mereka, mereka dapat bertahan secara bertentangan pada kelas yang dikendalikan oleh nafsu-nafsu brutal itu!  26.4

 

19 Januari – Ketika Seruan Keras Bersuara

Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya. Roma 13:11.

 

Akhir zaman sudah dekat, menyelinap secara diam-diam, tidak ketahuan, bagaikan pencuri datang di waktu malam. Semoga Tuhan berbelaskasihan sehingga kita tidak lagi tertidur seperti orang-orang lain, tetapi bahwa kita akan selalu berjaga-jaga dan sadar. Kebenaran akan segera menang dengan jaya, dan semua orang yang kini memilih menjadi pekerja bersama Allah, akan menang bersama Kebenaran itu. Waktu begitu singkat; malam segera tiba ketika tak seorangpun bisa bekerja…… Waktunya segera tiba manakala akan ada banyak orang yang bertobat dalam satu hari seperti dalam hari Pentakosta, setelah murid-murid itu menerima Roh Suci itu…..  27.1

Banyak orang yang mengabaikan undangan injil; mereka telah diuji dan dicoba; tetapi halangan yang besar terlihat membentang di wajah mereka menutup pergerakan maju mereka. Melalui iman, ketekunan, dan semangat, banyak orang akan mengatasi penghambat-penghambat ini dan berjalan keluar menuju cahaya kemenangan.  27.2

Kebanyakan penghalang yang tidak diketahui telah dipasang di selat dan jalan yang sempit; batu-batu sandungan sudah ditempatkan di jalan; semuanya ini akan digulingkan. Penjagaan-penjagaan yang telah dipasang para gembala palsu di sekeliling domba-domba mereka akan menjadi seperti tidak pernah ada; ribuan orang akan memasuki cahaya itu, dan berjalan untuk memancarkan terang itu. Kecerdasan-kecerdasan surga akan bercampur dengan agen-agen manusia. Demikianlah orang-orang berani, yang akan sungguh-sungguh dibangkitkan dan diterangi oleh gereja, mencurahkan segala kekuatan sucinya ke dalam pertentangan itu; demikianlah rancangan Allah diselesaikan; mutiara-mutiara yang hilang pun disembuhkan ….. 27.3

Selama seruan keras itu, gereja, dengan dibantu takdir dari TuhanNya yang ditinggikan, akan menyebarluaskan pengetahuan keselamatan dengan melimpah sehingga terang akan dikomunikasikan ke setiap kota besar dan kota kecil. Bumi akan diisi dengan pengetahuan keselamatan. Roh Allah pembaharu akan begitu limpahnya memahkotai agen-agen yang sangat aktif dengan sukses, sehingga terang dari kebenaran sekarang akan terlihat memancar di mana-mana. 27.4

 

 

20 Januari – Orang-Orang Beriman Tidak Akan Gagal

Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus. Wahyu 14:12.

 

Kita sekarang mempunyai kebutuhan yang lebih besar dari sekadar kebijaksanaan manusia dalam membaca dan menyelidiki Kitab-Kitab Suci; dan bilamana kita datang ke hadirat Allah dengan rendah hati, Dia akan membangkitkan sebuah standar bagi kita untuk menentang unsur atau bagian yang tidak taat hukum.  28.1

Adalah sukar untuk memegang teguh keyakinan kita hingga akhir; dan kesukaran itu meningkat manakala ada pengaruh-pengaruh tersembunyi yang bekerja secara tetap untuk menggiring kita pada roh yang lain, yaitu sebuah unsur atau bagian yang bertentangan, yang berada di pihak Setan. Dalam keadaan di mana tidak terdapat penganiayaan, telah bergabung ke dalam kumpulan kita sejumlah orang yang tampaknya Kekristenan mereka tidak perlu diragukan, akan tetapi bilamana penganiayaan akan muncul, mereka ini justru akan meninggalkan kita. Di dalam krisis, mereka akan mencari kekuatan dalam alasan yang tampaknya meyakinkan yang telah mempengaruhi pikiran mereka. Setan telah mempersiapkan jerat yang beraneka-macam terhadap berbagai pemikiran. Ketika hukum Allah dibatalkan, gereja kita akan disaring dengan ujian-ujian yang berapi-api, dan sebagian orang yang jumlahnya lebih besar daripada yang kita sangka saat ini, akan memberikan perhatian pada roh-roh yang menggoda dan pada ajaran-ajaran setan. Alih-alih menjadi kuat ketika dibawa ke tempat-tempat yang teduh, banyak orang akan menunjukkan bahwa mereka tidak menghidupkan cabang-cabang dari Pokok Anggur Yang Benar itu….  28.2

Tetapi ketika dunia ini membatalkan hukum Allah, apa yang akan terjadi atas orang-orang yang taat dan saleh? Apakah mereka akan dibawa oleh arus kuat kejahatan ini? Oleh karena begitu banyaknya orang menempatkan diri mereka di bawah kuasa pangeran kegelapan, apakah umat yang memelihara hukum-hukum Allah akan murtad dari persekutuan mereka? Tidak akan pernah!  Tidak seorangpun yang tinggal di dalam Kristus akan jatuh atau gagal. Para pengikut-Nya akan tinggal dalam kepatuhan kepada kewenangan yang lebih tinggi daripada kekuasaan duniawi ini. Sementara penghinaan yang dilakukan atas hukum-hukum Allah mengarahkan banyak orang untuk menekan kebenaran dan menunjukkan penghormatan yang lebih sedikit untuk kebenaran itu, orang-orang yang beriman justru akan dengan kesungguhan yang lebih besar menjunjung tinggi kebenaran-kebenarannya yang istimewa. Kita tidak dibiarkan pada jalan kita sendiri…. Kita harus mempertimbangkan Firman-Nya dengan hati yang rendah, meminta nasehat-Nya, dan menyerahkan keinginan kita kepada-Nya. Kita tidak dapat berbuat apa-apa tanpa Allah.  28.3

 

 

21 Januari – Bekerjalah Untuk Memenangkan Meskipun Hanya Satu Jiwa

Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seeekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Lukas 15:4.

 

Untuk pertobatan satu jiwa kita harus mengorbankan dengan sangat mahal sumber-sumber daya kita. Satu jiwa yang dimenangkan untuk Kristus akan memancarkan terang surga di sekitar dia, memasuki kegelapan moral dan menyelamatkan jiwa-jiwa yang lain.  29.1

Jika Kristus meninggalkan sembilan puluh sembilan, agar Dia dapat mencari dan menyelamatkan satu ekor domba yang hilang, dapatkah kita dibenarkan dalam mengerjakan yang lebih sedikit? Tidakkah kita mengetahui bahwa kelalaian untuk bekerja sebagaimana Kristus bekerja, berkorban sebagaimana Dia berkorban, atau pengkhianatan atas kepercayaan-kepercayaan suci, merupakan penghinaan terhadap Allah? 29.2

Bunyikanlah sebuah alarm ke seluruh bumi. Katakan kepada semua orang bahwa hari Tuhan sudah dekat dan sangat tergesa-gesa. Jangan sampai ada seorang pun yang tidak diamarkan. Kita boleh pergi ke tempat jiwa-jiwa yang malang yang berada di dalam kesalahan. Kita boleh berada di antara orang-orang beradab. Menurut kebenaran yang telah kita terima dari orang-orang lain, kita memiliki hutang untuk memberikan hal yang sama kepada mereka. 29.3

Kita jangan sampai kehilangan waktu. Akhir zaman sudah dekat. Bacaan yang mengabarkan kebenaran itu dari tempat yang satu ke tempat yang lain akan segera dibendung dengan bahaya-bahaya dari kiri dan kanan kita. Semua hal akan ditempatkan untuk menghalangi jalan dari para pembawa pesan Tuhan, sehingga mereka tidak akan bisa melaksanakan apa yang mungkin mereka laksanakan sekarang. Kita harus melihat pekerjaan kita secara jujur dan mencari kemajuan secepat mungkin dalam peperangan yang agresif. Dari terang yang diberikan kepada saya oleh Allah, saya tahu bahwa kuasa-kuasa kegelapan sedang bekerja dengan tenaga yang sengit dari bawah, dan dengan langkah yang sembunyi-sembunyi Setan sedang meningkatkan untuk mengambil mereka yang sekarang tertidur, sebagaimana seekor serigala menyantap mangsanya. Sekarang kita mempunyai amaran-amaran yang boleh kita berikan; sebuah pekerjaan yang boleh kita lakukan sekarang; tetapi pekerjaan ini akan segera menjadi lebih sukar daripada yang dapat kita bayangkan.  Allah menolong kita untuk tetap terhubung pada terang, untuk terus bekerja dengan mata kita yang tertuju kepada Yesus Pemimpin kita, dan dengan sabar, mengerahkan usaha dengan tekun untuk memperoleh kemenangan.  29.4

Dalam kehidupan kita di sini, secara duniawi, meskipun dibatasi oleh dosa, kegembiraan yang besar dan pendidikan tertinggi memberikan pelayanannya. Dan di dalam negeri masa depan, yang terlepas dari keterbatasan kemanusiaan yang berdosa, kita akan menemukan kegembiraan terbesar dan pendidikan tertinggi kita.  29.5

 

22 Januari – Pelajarilah Kitab Daniel dan Wahyu

Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat. Wahyu1:3.

 

Sebuah pesan yang akan membangunkan gereja-gereja harus diserukan. Setiap usaha harus dibuat untuk memberikan terang, bukan hanya kepada umat kita, tetapi juga kepada dunia. Saya sudah diberi instruksi bahwa nubuatan-nubuatan dari Kitab Daniel dan Wahyu harus dicetak di dalam buku-buku kecil, dengan penjelasan-penjelasan yang perlu, dan harus dikirim ke seluruh dunia. Umat kita sendiri perlu memiliki terang yang ditempatkan di hadapan mereka dalam jalan-jalan yang lebih jelas. 30.1

Mereka yang makan daging dan minum darah Putera Allah itu akan membawakan dari buku-buku Daniel dan Wahyu kebenaran yang diilhami oleh Roh Kudus. Mereka akan memulai kekuatan-kekuatan dalam tindakan yang tidak dapat dibendung. Mulut anak-anak akan dibuka untuk menyerukan rahasia-rahasia yang tersembunyi dari pikiran orang-orang dewasa…..  30.2

Banyak dari nubuatan-nubuatan itu akan segera digenapi secara beruntun. Setiap unsur kekuasaan segera dipasang untuk bekerja. Sejarah masa lalu akan berulang; pertentangan-pertentangan yang lama akan muncul kembali, dan bahaya akan menimpa setiap umat Allah di semua sisi. Kekuatannya sedang mengendalikan keluarga manusia. Ia itu menyerap segala perkara di muka bumi….. 30.3

Pelajarilah kitab Wahyu dalam hubungannya dengan Daniel, sebab sejarah akan berulang…… Kita, dengan segala kemajuan kerohanian kita, harus mengetahui lebih jauh pada masa kini daripada yang kita ketahui.  30.4

Para malaikat berhasrat mencari kebenaran-kebenaran yang diungkapkan kepada orang-orang yang dengan hati yang penuh penyesalan dosa mencari firman Allah dan berdoa demi kepanjangan, keluasan, kedalaman, dan ketinggian yang lebih besar akan pengetahuan yang hanya Dia saja yang bisa memberikannya.  30.5

Karena kita semakin dekat dengan akhir sejarah dunia ini, maka nubuatan-nubuatan yang berhubungan dengan hari-hari terakhir secara istimewa menuntut pembelajaran kita. Kitab terakhir dari Alkitab Perjanjian Baru adalah penuh dengan kebenaran yang kita perlu pahami. Setan telah membutakan pikiran banyak orang sehingga mereka senang memaafkan untuk tidak menjadikan Kitab Wahyu sebagai pelajaran mereka. Tetapi Kristus melalui hambaNya Yohanes telah menyerukan di sini apa yang akan segera terjadi pada hari-hari terakhir; dan Dia berkata, “Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.” 30.6

 

23 Januari – Intoleransi dan Penganiayaan

Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu. Yohanes 15:20.

 

Penganiayaan dalam berbagai bentuknya adalah pengembangan dari sebuah prinsip yang akan tetap ada selama Setan ada dan Kekristenan memiliki kuasa yang vital. Tak seorangpun  dapat melayani Allah tanpa memperoleh lawan dari kerajaan kegelapan yang menentang dirinya.   Malaikat-malaikat jahat akan menyerang dia, memperingatkan bahwa pengaruhnya sedang mengambil mangsa mereka dari tangan mereka. Orang-orang jahat, yang merasa dihardik oleh keteladanannya, akan bersatu dengan mereka dalam mencari cara untuk memisahkan dia dari Allah melalui pencobaan-pencobaan yang memikat. Manakala hal-hal ini tidak berhasil, maka sebuah kuasa yang memaksa diperbuat untuk memaksakan hati nurani.  31.1

Tetapi sampai saat ini sebagaimana Yesus masih tetap menjadi pengantara manusia di bilik yang kudus, pengaruh yang mengendalikan dari Roh Suci dirasakan oleh para pemerintah dan orang-orang.  Ia itu masih mengendalikan pada tingkatan tertentu hukum-hukum di bumi ini. Jika saja bukan karena hukum-hukum ini, maka keadaan dunia akan menjadi jauh lebih buruk daripada sekarang. Sementara banyak dari antara pemimpin-pemimpin kita merupakan agen-agen aktif dari Setan, Allah juga memiliki agen-agenNya di antara orang-orang yang memimpin bangsa ini. Musuh itu memerintahkan hamba-hambanya untuk mengajukan ukuran-ukuran yang akan secara hebat menghambat pekerjaan Allah; tetapi para negarawan yang takut akan Tuhan dipengaruhi oleh malaikat-malaikat suci akan menentang usulan-usulan tersebut dengan alasan-alasan yang tidak dapat dibantah. Demikianlah sedikit orang akan terus memeriksa kejahatan yang kini berkuasa. Penentangan dari musuh-musuh kebenaran itu akan dihalangi agar pesan malaikat yang ketiga dapat melakukan pekerjaannya. Ketika amaran terakhir akan diberikan, maka ia itu akan menarik perhatian para pemimpin ini, melalui siapa Tuhan sedang bekerja sekarang, dan sebagian dari para pemimpin ini akan menerimanya, dan akan berdiri bersama umat Allah selama masa kesusahan…..  31.2

“Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena Tuhan, Allahmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu. Yoel 2:23. “Akan terjadi pada hari-hari terakhir – demikianlah firman Allah – bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.” “Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.” Kisah 2:17, 21. 31.3

Pekerjaan besar Injil tidak berakhir dengan manifestasi yang lebih kecil akan kuasa Allah daripada yang menandai pembukaannya. 31.4

24 Januari – Gereja Tidak Akan Jatuh

Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Matius 16:18.

 

Orang-orang yang memelihara perintah-perintah Allah dan iman akan Yesus akan merasakan kemarahan naga itu dan para pengikutnya. Setan memperhitungkan dunia ini sebagai bonekanya, dia telah memiliki kendali atas gereja-gereja yang murtad; namun inilah sekelompok kecil yang tetap menantang supremasinya. Jika dia dapat menyingkirkan mereka [kelompok kecil] dari bumi ini, maka kemenangannya akan lengkap. Sebagaimana dia telah mempengaruhi bangsa-bangsa kapir untuk menghancurkan Israel, demikianlah di masa yang akan datang dia akan mengendalikan kuasa-kuasa jahat dari bumi ini untuk menghancurkan umat Allah….. Harapan mereka satu-satunya adalah belaskasihan Allah; pertahanan mereka satu-satunya adalah doa. 32.1

Pengalaman-pengalaman pencobaan yang datang kepada umat Allah pada zaman Esther bukanlah sesuatu yang unik hanya untuk zaman itu. Penulis kitab Wahyu, sambil melihat masa akhir zaman nanti, telah menyatakan, “Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.” Wahyu 12:17. Sebagian orang yang hidup di bumi pada masa ini akan melihat perkataan ini digenapi.  32.2

Amarah Setan meningkat seturut waktunya yang semakin singkat, dan pekerjaan penyesatan dan penghancurannya akan mencapai puncaknya dalam masa kesusahan.  32.3

Setan akan mengerjakan mujizat-mujizat untuk menipu; dia akan menempatkan kuasanya sebagai penguasa. Gereja tampaknya akan segera jatuh, tetapi gereja itu tidak dapat jatuh. Ia tetap berdiri, sementara para pendosa di Sion akan dikeluarkan—lalang dipisahkan dari gandum yang berharga. Ini adalah cobaan yang berat, namun demikian ini harus terjadi. Tak seorangpun kecuali orang-orang yang telah mengatasi [cobaan] dengan darah Anak Domba dan perkataan dari kesaksian mereka yang akan ditemukan setia dan benar, tanpa cela atau noda dosa, tanpa tipu di mulut mereka.  32.4

Allah menyatakan bahwa walaupun seorang ibu bisa melupakan anaknya, “namun Aku tidak akan melupakan kamu.” ….. Allah memikirkan anak-anakNya dengan perhatian yang sangat tulus dan menyimpan sebuah buku kenangan di hadapannya, sehingga Dia tidak pernah melupakan anak-anak perlindunganNya. 32.5

25 Januari – Kebangkitan Tandingan

Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,…. secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu! 2 Timotius 3:1, 2, 5.

 

Sebelum kemunculan terakhir dari penghakiman Allah atas bumi, akan ada di antara umat Allah sebuah kebangkitan dari kesalehan mula-mula yang belum pernah ada semenjak zaman para rasul. Roh dan kuasa Allah akan dicurahkan bagi anak-anakNya. Pada waktu itu banyak orang akan memisahkan diri mereka sendiri dari gereja-gereja yang di dalamnya kasih akan dunia ini telah menggantikan kasih akan Allah dan firmanNya.  Banyak orang, baik para pendeta maupun para anggota jemaat, akan menerima dengan senang hati kebenaran-kebenaran besar itu yang telah Allah perintahkan untuk dinyatakan pada masa ini untuk mempersiapkan sekumpulan orang untuk kedatangan kedua Tuhan kita. Musuh jiwa itu ingin menghalangi pekerjaan ini; dan sebelum waktu itu tiba, sebuah pergerakan akan muncul, dia akan berusaha keras untuk mencegahnya dengan memperkenalkan sebuah tandingan. Di dalam gereja-gereja di mana dia bisa memasukkan kuasa penyesatannya dia akan membuat muncul rahmat istimewa Allah itu tercurah; akan ada manifestasi atas apa yang dipikirkan sebagai daya tarik religius yang besar. Banyak orang akan bersukaria bahwa Allah sedang bekerja secara ajaib untuk mereka, padahal pekerjaan itu berasal dari roh yang lain. Di bawah topeng religius, Setan akan mengusahakan untuk memperluas pengaruhnya atas dunia Kristen.  33.1

Dalam banyak kebangkitan-kebangkitan [rohani] yang telah terjadi selama setengah abad yang lalu, pengaruh-pengaruh yang sama kini sedang bekerja, pada tingkatan yang lebih besar atau kecil, bahwa akan menjadi manifestasi di dalam pergerakan-pergerakan yang lebih luas dari masa depan. Ada kegirangan emosional, sebuah percampuran yang benar dan yang salah, yang diterima dengan baik menuju kesesatan. Meskipun demikian, seorang pun tidak perlu tertipu. Dalam terang perkataan Allah adalah tidak sulit untuk menentukan asal-usul pergerakan-pergerakan ini. Di mana saja orang mengabaikan kesaksian Alkitab, dengan berpaling dari kebenaran-kebenaran yang jelas dan menguji jiwa yang menuntut penyangkalan diri dan penolakan terhadap dunia ini, maka kita boleh yakin bahwa rahmat Allah tidak diberikan. Dan melalui peraturan yang Kristus Sendiri telah berikan, “Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka” (Matius 7:16), adalah bukti bahwa pergerakan-pergerakan ini bukanlah pekerjaan Roh Allah.  33.2

 

 

26 Januari – Penundaan yang Lancang dan Ceroboh  

“Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya.” Wahyu 16:15.

 

Hamba yang jahat itu berkata di dalam hatinya, “Tuanku memperlambat kedatangannya”. Dia tidak mengatakan bahwa Kristus tidak akan datang. Dia tidak menyindir gagasan akan kedatanganNya yang kedua. Tetapi  di dalam hatinya, perbuatan-perbuatannya, dan perkataan-perkataannya dia menyatakan bahwa kedatangan Tuhan adalah ditunda. Dia menyingkirkan dari pikiran orang-orang lain keyakinan bahwa Tuhan segera datang. Pengaruhnya menuntun orang-orang pada penundaan yang lancang dan ceroboh…… Dia berbaur dengan dunia ini…. Hal itu adalah sebuah pembauran yang menakutkan…. Bersama dunia ini dia dibawa ke dalam perangkap…. 34.1

“Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.” Wahyu 3:3. Kedatangan Kristus akan mengejutkan guru-guru palsu. Mereka mengatakan, “Damai dan sejahtera”. Seperti  para imam dan guru sebelum keruntuhan Yerusalem, mereka mencari gereja untuk menikmati kemakmuran dan kemuliaan duniawi. Tanda-tanda zaman mereka tafsirkan seperti meramalkan hal ini. Tetapi apa yang dikatakan oleh perkataan Ilham? “Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman – maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin – mereka pasti tidak akan luput. 1 Tesalonika 5:3.  Terhadap semua orang yang mendiami seluruh bumi, terhadap semua orang yang membuat dunia ini  sebagai rumah mereka, hari Tuhan Allah itu akan datang seperti perangkap …..   34.2

Dunia ini, yang penuh dengan pengacauan, penuh dengan kesenangan yang tidak ilahi, sedang tertidur, tertidur dalam kenyamanan daging. Orang-orang sedang menjauh dari kedatangan Tuhan. Mereka menertawakan amaran-amaran. Kebanggaan yang sombong pun dibuat, “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.” “Datanglah,” kata mereka, “aku akan mengambil anggur, baiklah kita minum arak banyak-banyak; besok akan sama seperti hari ini, dan lebih hebat lagi!” 2 Petrus 3:4; Yesaya 56:12. Kita akan masuk lebih dalam pada cinta kesenangan. Tetapi Kristus berkata, “Lihatlah, Aku datang seperti pencuri.” Wahyu 16:15. Pada waktu bilamana dunia ini sedang menanyakan dalam cemoohan, “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu?” tanda-tanda ini sedang melakukan penggenapannya. Sementara mereka berseru, “Damai dan sejahtera,” kehancuran tiba-tiba akan datang. Ketika para pencemooh, para penolak kebenaran, telah menjadi lancang; ketika rutinitas pekerjaan dalam berbagai bidang pencarian nafkah berlangsung tanpa penghormatan kepada prinsip; ketika pelajar bersemangat mencari pengetahuan tentang segala hal kecuali Alkitab, maka Kristus datang seperti seorang pencuri.  34.3

27 Januari – Sebuah Surga untuk Dimenangkan

“Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia.” Lukas 21:36.

 

Hari-hari ini di mana kita sedang hidup adalah serius dan penting. Roh Allah adalah secara bertahap tapi pasti sedang ditarik dari bumi ini …..  35.1

Keadaan berbagai perkara di dunia ini menunjukkan bahwa masa yang menyusahkan adalah sudah di depan mata. Suratkabar harian penuh dengan indikasi akan konflik yang mengerikan di masa depan. Perampokan-perampokan hebat terjadi berkali-kali. Pemogokan-pemogokan buruh menjadi peristiwa yang biasa. Siapa saja bisa menjadi pencuri dan pembunuh. Orang-orang yang dikuasai roh-roh jahat mencabut nyawa orang laki-laki, perempuan, dan anak-anak. Orang-orang sudah menjadi tergila-gila dengan maksiat, dan setiap jenis kejahatan merajalela. 35.2

Setiap perkara di dunia ini ada di dalam pergolakan. Tanda-tanda zaman adalah menyeramkan. Peristiwa-peristiwa yang akan datang memancarkan bayangan-bayangannya sebelumnya. Roh Allah sedang menarik diri dari bumi, dan bencana demi bencana saling menyusul satu sama lain di darat dan di laut. Ada badai, gempa bumi, kebakaran, banjir, pembunuhan dari setiap tingkatan …… Dengan sangat segera orang-orang menaruh diri mereka sendiri di bawah perbudakan yang telah mereka pilih. Dengan gelisah mereka menunggu dan menyaksikan pergerakan-pergerakan dari para pemimpin mereka. Ada sebagian orang yang sedang menunggu dan menyaksikan dan bekerja untuk kedatangan Tuhan kita. Kelas yang lain sedang jatuh ke dalam kepemimpinan kemurtadan besar yang pertama. Sedikit orang saja yang percaya dengan hati dan jiwa bahwa kita memiliki sebuah neraka untuk dihindarkan dan sebuah surga untuk dimenangkan.   35.3

Krisis sedang mencuri secara bertahap atas kita. Matahari bersinar di langit, melalui jalur perputarannya yang biasa. ….. Orang-orang masih tetap makan dan minum, bercocok-tanam dan membangun, kawin dan mengawinkan. Para pedagang masih tetap membeli dan menjual. Orang-orang saling menyikut satu sama lain, bersaing untuk posisi yang paling tinggi. Para pecinta kesenangan masih tetap berkerumun ke teater-teater, tempat-tempat pacuan kuda, dan rumah-rumah perjudian. Kegembiraan tertinggi merajalela, namun masa pencobaan sedang berakhir dengan cepatnya, dan setiap perkara akan segera diputuskan secara abadi …..  35.4

Dengan sungguh-sungguh ada datang atas kita selama berabad-abad perkataan peringatan [amaran] dari Tuhan kita sejak di Bukit Zaitun: “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.” [Lukas 21:34]  35.5

 

 

28 Januari – Berkat-Berkat Yang Dicurahkan Atas Orang-Orang Yang Berjaga-jaga

Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. Lukas 12:37.

 

Allah selalu memberikan kepada manusia amaran-amaran akan penghakiman-penghakiman yang akan datang. Mereka yang telah memiliki iman di dalam pesanNya yang disampaikan pada masa mereka, dan yang telah melakukan iman tersebut dalam kepatuhan pada perintah-perintahNya,  telah lolos dari penghakiman-penghakiman yang dijatuhkan terhadap orang-orang yang tidak patuh dan tidak percaya. Perkataan yang disampaikan Tuhan kepada Nuh, “Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini. Nuh mematuhi perkataan itu dan diselamatkan. Pesan yang datang kepada Lot, “Bangunlah, keluarlah dari tempat ini, sebab Tuhan akan memusnahkan kota ini.”   Kejadian 7:1; 19:14. Lot menempatkan dirinya sendiri di bawah penjagaan para pembawa pesan surgawi itu, dan diselamatkan. Demikian pula murid-murid Kristus telah diberikan peringatan akan kehancuran Yerusalem. Mereka yang telah menyaksikan tanda kehancuran yang akan datang, dan lari dari kota itu, lolos dari kehancuran. Maka sekarang kita diberikan peringatan akan kedatangan Kristus yang kedua dan akan kehancuran yang akan menimpa dunia ini. Mereka yang berjaga-jaga terhadap amaran ini akan diselamatkan. 36.1

Karena kita tidak tahu waktu yang tepat akan kedatanganNya, kita diperintahkan untuk berjaga-jaga. “Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang.” Lukas 12:37. Mereka yang berjaga-jaga untuk kedatangan Tuhan tidak akan menunggu di dalam penantian yang sia-sia. Penantian akan kedatangan Kristus haruslah membuat orang-orang takut akan Allah, dan takut akan penghakimannya atas pelanggaran. Hal ini harus membangunkan mereka pada dosa besar akan penolakan tawaran belaskasihanNya. Mereka yang sedang berjaga-jaga untuk Tuhan adalah sedang memurnikan jiwa-jiwa mereka dengan kepatuhan kepada kebenaran. Mereka mengkombinasikan pekerjaan yang sungguh-sungguh dengan penjagaan yang waspada. Karena mereka tahu bahwa Tuhan ada di dekat pintu, semangat mereka dipercepat untuk bekerja sama dengan kecerdasan-kecerdasan ilahi di dalam mengerjakan keselamatan jiwa-jiwa. Inilah para hamba yang beriman dan bijaksana yang memberikan kepada umat Tuhan “makanan pada waktunya”. Lukas 12:42. Mereka sedang menyatakan kebenaran yang sekarang ini dapat diterapkan secara istimewa. Seperti Henok, Nuh, Abraham, dan Musa yang menyatakan kebenaran pada masa kehidupannya masing-masing, demikianlah hamba-hamba Kristus akan memberikan pada saat ini amaran istimewa bagi generasi mereka. 36.2

 

 

29 Januari – Kesukaran di Segala Tempat

Carilah Tuhan, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukumNya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan Tuhan. Zefanya 2:3.

 

Tidak ada pemandangan yang lebih menyedihkan daripada yang terdapat pada diri orang-orang yang telah ditebus oleh darah Kristus…… yang mengubah menjadi lelucon pesan-pesan yang dengan penuh rahmat dikirimkan kepada mereka di dalam injil, yang menyangkal keilahian Kristus…… dan yang percaya pada penalaran mereka sendiri yang terbatas dan pada argumen-argumen yang tidak memiliki dasar. Ketika diuji dengan penindasan, ketika dihadapkan secara langsung dengan kematian, semua kesesatan berpikir yang mereka harapkan ini akan meleleh bagaikan embun di panas mentari.  37.1

Betapa mengerikan berdiri di samping peti mati orang yang telah menolak himbauan-himbauan belaskasihan ilahi!  Betapa mengerikan untuk berkata: Inilah sebuah hidup yang hilang! Inilah orang yang mungkin mencapai standar tertinggi dan memperoleh hidup yang abadi, tetapi dia menyerahkan hidupnya kepada Setan, menjadi disesatkan dengan filsafat-filsafat manusia yang kosong, dan menjadi barang mainan si jahat itu! Pengharapan orang Kristen adalah sebuah jangkar terhadap jiwa, baik jiwa yang yakin maupun yang teguh, dan masuk ke dalam jiwa yang tertutup tabir, ke mana Kristus Sang Pelopor itu masuk untuk kita. Kita mempunyai pekerjaan masing-masing untuk dilakukan demi mempersiapkan peristiwa-peristiwa besar yang terbentang di hadapan kita.  37.2

Pemuda haruslah mencari Allah dengan lebih bersungguh-sungguh. Badai segera datang, dan kita harus siap menghadapi kemarahannya dengan bertobat kepada Allah dan beriman kepada Tuhan kita Yesus Kristus. Tuhan akan bangkit untuk mengguncang bumi dengan hebatnya. Kita akan melihat kesukaran-kesukaran di segala tempat. Ribuan kapal akan ditenggelamkan ke laut yang dalam. Para pelaut akan turun, dan hidup manusia akan dikorbankan oleh ribuan orang. Api akan muncul secara tidak terduga, dan tak ada usaha manusia yang akan menghentikannya. Istana-istana di bumi akan dimusnahkan dalam nyala api. Bencana demi bencana akan datang bertubi-tubi; kekacauan, tabrakan, dan kematian tanpa peringatan sesaat akan muncul pada jalur-jalur utama perjalanan.  Akhir zaman sudah dekat, masa kasihan sedang berakhir. Oh, marilah kita mencari Allah sementara Dia boleh ditemukan, panggillah Dia selagi Dia dekat! Nabi itu berkata: “Carilah Tuhan, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukumNya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan Tuhan.” [Zefanya 2:3].  37.3

 

 

30 Januari – Doa-Doa Syafaat untuk Jiwa-Jiwa  

Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Matius 18:19.

 

Saya ingat di Battle Creek ketika di sana ada beberapa orang yang merasakan beban bagi orang-orang yang belum bertobat, dan bagi orang-orang yang berada dalam kegelapan dan belum melihat terang; maka pertemuan-pertemuan doa diadakan agar mereka boleh mengenakan kuasa Allah bagi kekuatan mereka. Dalam setiap hal kecerdasan-kecerdasan surgawi bekerja sama dengan usaha-usaha ini, dan jiwa-jiwa diselamatkan.  38.1

Jika ada banyak jumlah anggota gereja, maka biarlah para anggota tersebut membentuk kelompok-kelompok kecil untuk bekerja bukan saja bagi para anggota gereja, melainkan juga untuk orang-orang yang tidak beriman. Jika di satu tempat hanya ada dua atau tiga orang yang mengenal kebenaran, biarlah mereka sendiri membentuk sebuah grup pekerja. Biarlah mereka mempertahankan ikatan persatuan mereka tidak terpisahkan, saling meneguhkan dalam kasih dan kesatuan, saling memberi semangat satu sama lain untuk kemajuan, masing-masing memperoleh dorongan dan kekuatan dari bantuan sesamanya. Biarlah mereka memperlihatkan ketabahan dan kesabaran yang seperti Kristus miliki, tidak mengucapkan kata-kata kasar, menggunakan talenta berbicara untuk saling membangun di dalam iman yang paling suci.  Biarlah mereka bekerja di dalam cintakasih Kristus bagi mereka yang berada di luar kelompoknya…… Karena mereka bekerja dan berdoa di dalam nama Kristus, jumlah mereka akan meningkat.  38.2

Ada pekerjaan rumah misionari yang harus dilakukan, dan kami mendengar permohonan, Dengan begitu banyaknya dosa dan kebutuhan pekerjaan di negara kita sendiri sejauh ini, mengapa melaksanakan dengan begitu semangat untuk negara-negara asing? Saya menjawab, Ladang kita adalah dunia ini. …. Sang Juruselamat mengarahkan murid-muridNya untuk memulai pekerjaan mereka di Jerusalem, dan kemudian ke seluruh Judea dan Samaria, dan sampai ke ujung bumi. Hanya sedikit orang yang menerima doktrin itu; tetapi para pembawa pesan membawakan pesan itu secara cepat dari tempat yang satu ke tempat yang lain, melalui negara yang satu ke negara yang lain, mengangkat standar injil di semua tempat yang dekat dan jauh dari bumi ini. Tetapi ada sebuah pekerjaan persiapan. Janji Sang Juruselamat adalah, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku” [Kis. 1:8]. Mereka yang tidak akan mengikuti keinginan dan hasrat mereka sendiri, tetapi mencari bimbingan dari Tuhan, tidak akan menjadi murid-murid yang kusam sebab Tuhan akan mengajar mereka.  38.3

 

 

31 Januari – Menangis atau Tertawa?

Sudah lewat musim menuai, sudah berakhir musim kemarau, tetapi kita belum diselamatkan juga! Yeremia 8:20.

 

Saya menghimbau kepada para anggota gereja-gereja kita agar jangan mengabaikan penggenapan tanda-tanda zaman, yang dengan jelas mengatakan bahwa akhir zaman sudah dekat. Oh, betapa banyak orang yang tidak peduli pada keselamatan jiwa mereka akan segera mengalami ratapan yang pahit, “Sudah lewat musim menuai, sudah berakhir musim kemarau, tetapi kita belum diselamatkan juga!”   39.1

Oh, kita akan mengingat bahwa ini adalah minggu pengadilan bersama kita, dan bahwa kasus-kasus kita sedang ditunda. Sekarang adalah waktunya untuk berjaga-jaga dan berdoa, untuk menyingkirkan segala kesenangan diri, semua kesombongan, semua keegoisan. Saat-saat berharga yang sekarang lebih buruk daripada digunakan oleh banyak orang seharusnya digunakan dalam meditasi dan doa. Banyak dari antara orang-orang yang mengaku sebagai pemelihara perintah-perintah Allah saat ini sedang mengikuti keinginan daripada kewajiban mereka. Sebagaimana mereka saat ini, mereka tidak bernilai akan hidup abadi. Terhadap orang-orang yang tidak peduli ini, saya berkata, pikiran Anda yang sia-sia, perkataan Anda yang tidak ramah, tindakan-tindakan Anda yang egois, dicatat di dalam buku surga. Malaikat-malaikat yang hadir di kemeriahan penyembahan berhala berdiri di samping Anda sebab Anda tidak menghormati Penebus Anda.   Dengan sedih mereka berlalu, berduka bahwa Anda dengan demikian harus menyalibkan Dia lagi, dan mempermalukan Dia secara terbuka…….  39.2

Pada hari pemahkotaan Kristus Dia tidak akan mengakui sebagai milikNya siapa saja yang memiliki cacat atau kerut dari hal semacam itu. Tetapi terhadap orang-orangNya yang beriman, Dia akan memberikan mahkota-mahkota kemuliaan kekal. Mereka yang tidak akan dipimpin oleh Dia akan melihat Dia dikelilingi oleh pasukan yang ditebus, setiap orang dari mereka mengenakan tanda, Tuhan Penebus Kita. Mereka akan melihat kepala dimahkotai dengan tanduk-tanduk yang bermahkota kemuliaan.  39.3

Dalam hari itu orang-orang yang ditebus akan bersinar dalam kemuliaan Bapa dan AnakNya. Para malaikat surga, dengan memainkan harpa-harpa emas mereka, akan menyambut Sang Raja, dan mereka yang merupakan piala-piala kemenanganNya—mereka yang telah dicuci dan diputihkan dalam darah Anak Domba. Sebuah lagu kemenangan akan bergema memenuhi seluruh surga. Kristus telah menang. Dia memasuki pengadilan surgawi ditemani oleh orang-orang tebusanNya, yaitu para saksi bahwa misi penderitaan dan pengorbanan diriNya tidaklah sia-sia.  39.4

FEBRUARI

 

1 Februari – Saat Klimaks

Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Maleakhi 3:2.

 

Bangsa Israel, karena keberdosaan mereka, telah dilarang untuk mendekati gunung itu ketika Allah hendak turun ke atasnya untuk menyatakan hukumNya, sebab jika tidak demikian mereka akan dihanguskan oleh kemuliaan kehadiranNya yang membakar itu. Jika manifestasi-manifestasi kekuasaanNya yang sedemikian sudah menandai tempat yang dipilih untuk pernyataan hukum Allah, maka betapa mengerikan pengadilanNya ketika Dia datang untuk memberikan penghakiman atas ketetapan-ketetapan suci ini. Bagaimanakah orang-orang yang menginjak-injak kewenanganNya akan menahan kemuliaanNya di dalam hari besar dari pembalasan yang terakhir itu?…. 40.1

Ketika Kehadiran ilahi dimanifestasikan di atas gunung Sinai, kemuliaan Tuhan adalah seperti api yang membakar habis…….. Tetapi ketika Kristus kelak datang dalam kemuliaan bersama para malaikat suciNya seluruh bumi akan terbakar dengan terang yang hebat atas kehadiranNya…. 40.2

Belum pernah semenjak manusia diciptakan ada suatu manifestasi kekuasaan ilahi yang sedemikian disaksikan seperti halnya ketika hukum itu dinyatakan dari Sinai……  Di tengah-tengah mereka gangguan-gangguan yang luar biasa hebatnya dari kealamian suara Allah, seperti terompet, telah didengar dari awan. Gunung itu berguncang dari dasar hingga ke puncaknya, dan seluruh umat Israel, dengan pucat dan gemetar dengan rasa terkejutnya, berbaring dengan muka mereka menghadap bumi. Dia yang suaraNya menggetarkan bumi itu kemudian berkata, “Sekali lagi Aku akan mengguncang bukan saja bumi, tetapi juga langit.” ….. 40.3

Ketika Musa turun dari Kehadiran ilahi di gunung itu, di mana ia telah menerima dua loh kesaksian itu, umat Israel yang merasa bersalah tidak dapat menahan cahaya yang memuliakan wajahnya. Betapa akan lebih sedikit lagi para pelanggar hukum yang bisa melihat wajah Anak Allah ketika Dia datang dalam kemuliaan BapaNya, dikelilingi oleh semua penghuni surga, untuk menjatuhkan penghakiman atas para pelanggar hukumNya dan para penolak penebusanNya…. 40.4

Tetapi di tengah-tengah badai pehukuman ilahi itu anak-anak Allah tidak akan mempunyai alasan untuk takut. “Tuhan akan menjadi pengharapan umatNya, dan kekuatan bagi anak-anak Israel.” Hari yang membawa keterkejutan dan kehancuran terhadap para pelanggar hukum Allah itu akan memberikan kepada orang-orang yang patuh, “sukacita yang tidak dapat diceritakan dan penuh dengan kemuliaan.” 40.5

 

 

 

 

2 Februari – Sebuah Standar Yang Tinggi

Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, Tuhan, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku. Imamat 20:26.

 

Saya juga telah melihat banyak orang yang tidak menyadari apa yang mereka harus perbuat agar dapat bertahan hidup di dalam pemandangan Tuhan tanpa seorang imam agung di bilik suci selama masa kesusahan itu. Mereka yang menerima meterai dari Allah yang hidup dan dilindungi dalam masa kesusahan itu harus merefleksikan citra Yesus secara sempurna.  41.1

Saya telah melihat banyak orang itu sedang mengabaikan persiapan yang sedemikian diperlukan dan sedang menantikan waktu “penyegaran” dan “hujan akhir” untuk menguatkan mereka bertahan di dalam hari Tuhan dan untuk hidup di dalam pemandanganNya. Oh, alangkah banyaknya orang yang saya lihat dalam masa kesusahan itu tanpa suatu tempat perlindungan! Mereka telah mengabaikan persiapan yang diperlukan; oleh sebab itu mereka tidak dapat menerima penyegaran yang semua orang harus miliki untuk menguatkan mereka bertahan hidup dalam pemandangan dari Allah yang suci. Mereka yang ….. gagal untuk memurnikan jiwa mereka dalam mematuhi seluruh kebenaran ….. akan menghadapi masa kejatuhan bela-bela itu, dan kemudian menyadari bahwa mereka telah memerlukan untuk ditempa dan dibentuk bagi bangunan itu. Akan tetapi ….. tidak akan ada Perantara yang memohonkan perkara mereka di hadapan Bapa. Sebelum peristiwa ini pernyataan yang sangat khidmat itu telah diberikan, “Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!” [Wahyu 22:11]  41.2

Saya telah melihat bahwa tak seorangpun bisa berbagi “penyegaran” itu hingga mereka memperoleh kemenangan atas setiap dosa, atas kesombongan, kecintaan diri sendiri, cinta akan dunia ini, dan atas setiap perkataan dan perbuatan yang salah. Oleh sebab itu kita harus semakin dekat dan dekat lagi kepada Tuhan dan dengan sungguh-sungguh mencari persiapan yang diperlukan itu untuk memampukan kita berdiri dalam pertempuran pada hari Tuhan itu. Biarlah kita semua mengingat bahwa Allah adalah kudus dan bahwa tidak ada kecuali yang kudus yang bisa berdiam dalam kehadiranNya. 41.3

Kita pada masa ini harus berjaga-jaga bahwa kita menyerang bukan di dalam perkataan atau perbuatan…….. Kita pada masa ini harus mencari Allah dan harus memastikan bahwa kita tidak akan beristirahat dengan puas tanpa kehadiranNya. Kita harus berjaga-jaga dan bekerja dan berdoa seakan-akan inilah hari terakhir yang akan mengganjar kita. Kalau demikian halnya, betapa kesungguhan yang dalam jadinya hidup kita. Betapa eratnya kita harus mengikuti Yesus di dalam seluruh perkataan dan perbuatan kita. 41.4

 

 

3 Februari – Menimbang Waktu

Janganlah kamu selalu berkata sombong, janganlah caci maki keluar dari mulutmu. Karena Tuhan itu Allah yang mahatahu, dan oleh Dia perbuatan-perbuatan diuji. 1 Samuel 2:3.

 

Saya telah melihat seorang malaikat berdiri dengan memegang timbangan sedang mengukur pikiran-pikiran dan minat umat Allah, terutama orang-orang muda. Di satu sisi terdapat pikiran-pikiran dan minat yang mengarah ke surga; di sisi lain terdapat pikiran-pikiran dan minat yang mengarah ke bumi. Dan di dalam timbangan ini telah dibuang segala pembacaan buku-buku sejarah, pikiran-pikiran tentang pakaian dan pertunjukan hiburan, kesombongan, kebanggaan, dan lain-lain. Oh, betapa sebuah saat yang khidmat! Para malaikat Allah berdiri dengan memegang timbangan, mengukur pikiran-pikiran anak-anakNya—yaitu mereka yang menyatakan diri mati untuk dunia dan hidup bagi Allah. Bagian timbangan yang berisi akan pikiran-pikiran tentang dunia, kesombongan, dan kebanggaan itu dengan cepatnya turun lebih berat, tanpa dapat dicegah berat demi berat bergulir dari timbangan itu. Sementara bagian timbangan yang berisi pikiran-pikiran dan minat yang mengarah ke surga naik dengan cepat begitu yang lainnya menurun, dan oh, alangkah ringannya! Saya dapat memahaminya begitu saya melihatnya; tetapi saya tidak pernah bisa memberikan kesan yang khidmat dan hidup yang terdapat di benak saya, ketika saya melihat malaikat yang memegang timbangan itu mengukur pikiran dan minat umat Allah. Kata malaikat itu: “Bisakah orang-orang seperti itu masuk surga? Tidak, tidak, tidak pernah bisa. Katakan kepada mereka bahwa harapan yang sekarang mereka miliki adalah sia-sia, dan jika mereka tidak bertobat dengan segera untuk memperoleh penyelamatan, maka mereka pasti binasa.”…. 42.1

Saya melihat bahwa banyak orang mengukur diri mereka sendiri di antara mereka sendiri, dan membandingkan hidup mereka dengan hidup orang-orang lain. Ini tidak seharusnya terjadi. Tak ada satu pun selain Kristus diberikan kepada kita sebagai contoh. Dialah Teladan yang benar milik kita, dan setiap orang harus berjuang untuk unggul di dalam meniru Dia…..  42.2

Saya melihat bahwa sebagian orang hingga kini sulit mengetahui apa yang dimaksud dengan penyangkalan diri atau pengorbanan itu, atau apa maksudnya menderita demi kebenaran. Tetapi tidak seorangpun masuk surga tanpa membuat sebuah pengorbanan. Sebuah semangat penyangkalan diri dan pengorbanan harus dihargai. Sebagian orang belum mengorbankan diri mereka sendiri, tubuh mereka sendiri, di atas mezbah Allah. Mereka terburu-buru, cepat marah, memanjakan selera, dan cenderung pada minat mereka sendiri, mengabaikan perkara Allah. Mereka yang ingin membuat pengorbanan apa saja bagi kehidupan yang abadi, akan memilikinya; dan adalah akan bernilai menderita baginya, berhargalah menyalibkan diri sendiri baginya, dan mengorbankan setiap pujaan baginya. Ukuran yang jauh lebih unggul dan abadi dari kemuliaan menelan segala perkara dan memudarkan setiap kesenangan duniawi.  42.3

 

 

 

4 Februari – Akankah Anda Tahan Uji?

Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak Tuhan, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak. Ulangan 8:2.

 

Allah akan menguji umatNya….. Jika pesan [pekabaran tahun 1844] telah menjadi sesuatu yang berjangka waktu singkat sebagaimana banyak dari kita menduga demikian, maka tidak akan ada waktu lagi bagi mereka untuk mengembangkan tabiat. Banyak yang bergerak dari perasaan, bukan dari prinsip dan iman, dan pesan yang agung dan menakutkan ini telah mengarahkan mereka. Pesan itu menyentuh perasaan mereka dan membangkitkan ketakutan-ketakutan mereka, tetapi tidak menyelesaikan pekerjaan yang Allah telah rancangkan sebagaimana mestinya …. 43.1

Allah menuntun umatNya, langkah demi langkah. Dia membawa mereka pada titik-titik yang dianggap berbeda untuk memanifestasikan apa yang ada di dalam hati. Sebagian orang dapat bertahan pada satu titik, tetapi kemudian jatuh di titik berikutnya. Pada setiap titik yang lebih maju hati diuji dan dicoba dengan sedikit lebih dekat. Jika umat Allah menemukan hati mereka bertentangan dengan pekerjaan yang lurus ini, maka ia itu mesti meyakinkan mereka bahwa mereka harus melakukan suatu pekerjaan untuk mengatasinya….. Sebagian orang dengan segera mau menerima satu poin; tetapi ketika Allah membawa mereka pada titik uji yang lain, mereka terbenam dan berpaling, sebab mereka menemukan hal itu bertentangan langsung pada suatu pujaan yang disukai. Di sinilah mereka memiliki kesempatan untuk melihat apa yang ada di dalam hati mereka yang menutup diri pada Yesus. Mereka menghargai sesuatu lebih tinggi daripada kebenaran, dan hati mereka tidak bersiap untuk menerima Yesus. Setiap orang diuji dan dibuktikan sepanjang waktu untuk melihat apakah mereka akan mengorbankan pujaan-pujaan mereka…. Mereka yang meningkat ke setiap titik, dan tahan setiap ujian serta mengalahkan, berapa besar pun harganya, telah mengindahkan nasehat dari Saksi Yang Benar itu, dan mereka akan menerima hujan akhir, dan dengan demikian layak untuk diubahkan. 43.2

Allah menguji umatNya di dunia ini…… Di sini, di dunia ini, dalam zaman akhir ini, pribadi lepas pribadi akan menunjukkan kekuatan apa yang mempengaruhi hati mereka dan mengendalikan tindakan-tindakan mereka.  Jika ia itu kuasa dari kebenaran ilahi, maka ia itu akan menuntun pada pekerjaan-pekerjaan yang baik. Ia itu akan mencerdaskan penerimanya, dan membuatnya berhati luhur dan murah hati, seperti Tuhannya yang ilahi….. 43.3

Wahai para muda-mudi dan orang-orang tua, Allah sekarang sedang menguji kalian. Kalian harus memutuskan takdir abadi kalian. 43.4

 

 

 

5 Februari – Sebuah Tuntunan yang Sempurna

Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. Yakobus 1:22.

 

Allah memanggil orang-orang yang mengetahui kehendakNya untuk menjadi pelaku-pelaku firmanNya. Kelemahan, sifat separuh hati, dan keraguan memancing penyerangan-penyerangan dari Setan; dan mereka yang mengizinkan sifat-sifat ini bertumbuh akan tersingkir secara tidak tertolong oleh gelombang-gelombang pencobaan yang mendera. Setiap orang yang mengakui nama Kristus dituntut untuk membangun tubuh yang utuh dari Kristus, Pemimpin yang hidup dari orang-orang Kristen.   44.1

Kita semua membutuhkan sebuah tuntunan untuk melewati banyak tempat berselat dalam kehidupan ini sebagaimana pelaut memerlukan seorang jurumudi untuk melewati tempat berpasir atau melewati sungai berbatu, dan di manakah tuntunan ini harus ditemukan? Kami tunjukkan padamu….. kepada Alkitab. Diilhami oleh Allah, ditulis oleh orang-orang suci, Alkitab menunjukkan kejelasan dan ketepatan yang besar akan tugas-tugas dari orang-orang tua dan orang-orang muda. Ia itu mengunggulkan pemikiran, memperhalus hati, dan memasukkan kegembiraan dan sukacita yang suci ke dalam roh. Alkitab menyajikan sebuah standar yang sempurna atas tabiat; ia itu adalah tuntutan yang tidak dapat salah dalam semua situasi, bahkan pada akhir perjalanan hidup. Terimalah ia sebagai penasehatmu, aturan hidupmu setiap hari….. 44.2

Di  dalam Alkitab ribuan mutiara kebenaran tersembunyi dari pencari permukaan. Tambang kebenaran ini tidak pernah habis. Semakin banyak engkau menyelidiki Alkitab dengan hati yang rendah, akan semakin besar perhatianmu, dan engkau akan semakin merasa seperti Paulus yang menyerukan: “O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusanNya dan sungguh tak terselami jalan-jalanNya! [Roma 11:33]. 44.3

Setiap hari engkau harus mempelajari sesuatu yang baru dari Alkitab. Selidikilah kitab-kitab itu seperti harta tersembunyi, sebab ia itu menyimpan perkataan-perkataan akan hidup yang abadi. Berdoalah untuk memperoleh kebijaksanaan dan pengertian untuk memahami tulisan-tulisan suci ini. Jika engkau melakukan hal ini maka engkau akan menemukan kemuliaan-kemuliaan yang baru di dalam perkataan Allah; engkau akan merasa bahwa engkau menerima terang yang baru dan berharga atas pokok-pokok persoalan yang berhubungan dengan kebenaran, dan Alkitab akan secara tetap menerima sebuah nilai yang baru dalam perkiraanmu….  44.4

Rajinlah dalam penggunaan setiap sarana rahmat, sehingga engkau boleh diubahkan dalam tabiat dan boleh bertumbuh menjadi tubuh yang utuh dari para pria dan wanita di dalam Kristus Yesus. 44.5

 

 

6 Februari – Bersiap untuk Menjawab

Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggunganjawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat. 1 Petrus 3:15.

 

Saya telah diberikan penglihatan bahwa banyak orang yang mengaku memiliki kebenaran sekarang tidak mengetahui apa yang mereka percayai. Mereka tidak memahami bukti-bukti iman mereka. Mereka tidak mempunyai penghargaan yang cukup akan pekerjaan masa sekarang. Ketika masa pencobaan datang, ada banyak orang yang sekarang berkotbah kepada orang-orang lain yang akan menemukan, bahwa banyak perkara yang belum dapat mereka jelaskan secara memuaskan berdasarkan pengujian jabatan-jabatan yang mereka pegang. Mereka tidak tahu ketidaktahuan mereka yang besar sampai hal itu diuji. Dan ada banyak orang di dalam gereja yang menerima begitu saja bahwa mereka mengerti apa yang mereka percaya; tetapi, hingga nanti muncul pertentangan, mereka tidak tahu kelemahan mereka sendiri. Bilamana dipisahkan dari orang-orang lain yang seiman dan dipaksa untuk berdiri sendiri untuk menjelaskan keyakinan mereka, maka mereka akan terkejut mengetahui betapa kacaunya ide-ide mereka atas apa yang mereka terima sebagai kebenaran.  45.1

Allah akan membangkitkan  umatNya; jika sarana-sarana lain gagal, ajaran-ajaran sesat akan datang ke tengah-tengah mereka, yang akan menyaring mereka, memisahkan sekam dari gandum.  Tuhan memanggil semua orang yang percaya firmanNya untuk membangunkan dari tidur. Terang yang berharga sudah datang, hargailah demi waktu ini…… Orang-orang beriman tidak harus tinggal dalam anggapan-anggapan dan gagasan-gagasan yang tidak jelas akan apa yang membangun kebenaran.  Iman mereka haruslah dibangun secara teguh di atas firman Allah sehingga bilamana waktu pengujian datang dan mereka dihadapkan di hadapan para dewan untuk menjawab iman mereka maka mereka bisa memberikan alasan atas pengharapan yang ada pada mereka, dengan lemah lembut dan hormat. 45.2

Para hamba Kristus tidak harus menyiapkan pidato yang tersusun bilamana mereka dibawa ke pengadilan demi iman mereka. Persiapan mereka harus dibuat hari demi hari, dengan mengumpulkan di dalam hati mereka kebenaran-kebenaran berharga atas perkataan Allah, dengan memberi makanan atas pengajaran Kristus, dan melalui doa yang menguatkan iman mereka; maka, bilamana dibawa ke pengadilan, Roh Suci akan membawa pada ingatan mereka kebenaran-kebenaran sejati yang akan memasuki hati mereka yang mau mendengar. 45.3

Allah akan menyinari pengetahuan yang diperoleh melalui pencarian yang tekun atas Alkitab, ke dalam ingatan mereka pada waktu bilamana dibutuhkan. 45.4

 

 

7 Februari – Perjamuan yang Memuaskan

Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Matius 5:6.

 

Mari kita misalkan bahwa para pria dan wanita yang merasa puas dengan kondisi mereka yang kerdil dan lumpuh dalam perkara-perkara ilahi tiba-tiba dibawa ke surga dan untuk sesaat menyaksikan keadaan yang suci dan agung akan kesempurnaan yang berlangsung selamanya—setiap jiwa dipenuhi dengan cinta kasih; setiap wajah berseri-seri dengan sukacita;….. dapatkah orang-orang seperti itu, saya tanya, berbaur dengan rombongan surgawi, ikut ambil bagian dalam lagu-lagu mereka, dan bertahan suci, mulia, mengantarkan kemuliaan yang terpancar dari Allah dan Anak Domba? Oh, tidak!….. 46.1

Mereka yang telah melatih pikiran untuk menyinari di dalam latihan-latihan rohani adalah orang-orang yang bisa diubah dan tidak menjadi kewalahan dengan kemurnian dan kemuliaan surga yang transenden. Anda boleh saja mempunyai sebuah pengetahuan yang baik akan seni, anda boleh saja memiliki kemahiran dalam sains, anda boleh saja unggul dalam musik dan tulisan tangan, tatakrama anda mungkin menyenangkan rekan-rekan anda, tetapi apa arti semuanya itu untuk persiapan ke surga? Apa arti semuanya itu untuk mempersiapkan anda mampu berdiri di hadapan tahta Allah?  46.2

Janganlah sesat. Allah tidaklah tercela. Tidak ada selain kesucian yang akan mempersiapkan anda ke surga. Adalah ketulusan, kesalehan hasil pengalaman sendiri yang bisa memberikan anda sebuah karakter yang murni dan unggul dan memampukan anda untuk masuk ke dalam hadirat Allah, yang berdiam dalam terang yang tidak terhampiri. Karakter surga haruslah didapatkan di bumi, atau ia itu tidak pernah bisa diperoleh sama sekali. 46.3

Hasrat-hasrat untuk kebaikan dan kesucian yang benar adalah baik sejauh dijalankan; tetapi jika anda hanya sampai sebatas ini, maka semuanya itu tidak akan bermanfaat. Tujuan-tujuan yang baik adalah baik, tetapi tidak akan membuktikan manfaat apa-apa jika tidak dilaksanakan. Banyak orang akan hilang sementara mengharapkan dan merindukan menjadi orang-orang Kristen; tetapi mereka tidak membuat usaha yang sungguh-sungguh, oleh sebab itu mereka akan ditimbang dan ditemukan ringan. Mereka harus dilatih dalam arah yang benar. Saya akan menjadi orang Kristen sepenuh hati. Saya akan mengetahui panjang dan lebar, tinggi dan dalamnya cinta yang sempurna. 46.4

Dengarkanlah perkataan Yesus: “Berbahagialah orang yang haus dan lapar akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.” Rezeki yang melimpah dibuat oleh Kristus untuk memuaskan jiwa yang lapar dan haus akan kebenaran. 46.5

 

 

8 Februari – Kebebasan Moral

Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu. Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anakKu laki-laki dan anak-anakKu perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa.” 2 Korintus 6:17, 18.

 

Banyak orang pada masa ini memiliki tabir pada wajah mereka. Tabir atau penutup ini adalah simpati dengan kebiasaan-kebiasaan dan praktek-praktek dunia ini, yang menyembunyikan dari mereka kemuliaan Tuhan. Allah menginginkan kita untuk mempertahankan penglihatan kita mengarah kepadaNya, sehingga kita boleh kehilangan pandangan atas perkara-perkara dunia ini. 47.1

Oleh sebab kebenaran dibawa ke dalam hidup yang praktis, standar harus dimuliakan lebih tinggi dan lebih tinggi lagi untuk memenuhi tuntutan-tuntutan Alkitab. Hal ini akan mengharuskan pertentangan pada mode, kebiasaan-kebiasaan, praktek-praktek, dan peribahasa-peribahasa dunia ini. Pengaruh-pengaruh duniawi, seperti gelombang-gelombang laut, memukul para pengikut Kristus untuk melepaskan mereka dari prinsip-prinsip yang benar dari kelemahlembutan dan rahmatNya; tetapi kita harus berdiri seteguh batu karang di atas prinsip.  Hal ini akan menuntut dorongan moral untuk melaksanakannya, dan mereka yang jiwanya tidak terpaku pada Batu Karang Abadi itu akan dihanyutkan oleh arus duniawi. Kita bisa berdiri teguh hanya bila hidup kita bersembunyi bersama Kristus di dalam Allah. Kebebasan moral adalah sepenuhnya ketika melawan dunia ini. Dengan menyelaraskan diri seluruhnya kepada kehendak Allah, kita akan ditempatkan di tempat yang menguntungkan, dan akan melihat perlunya pemisahan yang diputuskan dari kebiasaan-kebiasaan dan praktek-praktek dunia ini. Kita tidak mengunggulkan standar kita hanya sedikit di atas standar dunia ini, tetapi kita harus membuat perbedaan yang nyata-nyata jelas……. 47.2

Bukanlah perkara yang mudah mengumpulkan harta yang tidak ternilai dari kehidupan abadi itu. Tak seorangpun yang dapat melakukan hal ini lalu pada saat yang sama hanyut bersama arus dunia. Dia harus keluar dari dunia ini dan berpisah dan tidak menjamah apa yang najis. Tak seorangpun bertindak seperti seorang anak dunia ini tanpa dibawa oleh arus dunia ini. Tak seorang pun akan membuat perkembangan yang lebih maju tanpa gigih berusaha. Dia yang akan menang harus berpegang erat kepada Kristus. Dia tidak boleh menoleh ke belakang, tetapi terus melihat ke depan, meraih rahmat satu demi satu. Kewaspadaan individu adalah harga keselamatan…..  47.3

Akhir dari segala perkara sudah dekat. Adalah perlu sekarang orang-orang dipersenjatai dan diperlengkapi untuk berperang demi Allah. 47.4

 

 

9 Februari – Adakah Berhala-Berhala Di Sini?

Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala. 1 Yohanes 5:21.

 

Setiap anak yang benar milik Allah akan disaring seperti gandum, dan di dalam proses penampian itu setiap kesenangan yang diinginkan yang memisahkan pikiran dari Allah harus dikorbankan. Dalam banyak keluarga rak perapian, rak buku, dan meja-meja diisi dengan hiasan-hiasan dan gambar-gambar…….. Demikianlah pikiran-pikiran mereka, yang seharusnya ditujukan kepada Allah dan minat-minat surgawi, dibawa kepada perkara-perkara yang biasa. Bukankah ini sejenis penyembahan berhala? Bukankah seharusnya uang yang dihabiskan untuk semuanya itu bisa digunakan untuk memberkati kemanusiaan, meringankan penderitaan, memberi pakaian bagi yang telanjang, dan memberi makan bagi yang lapar? Bukankah seharusnya uang itu ditaruh pada perbendaharaan Tuhan untuk memajukan perkaraNya dan membangun kerajaanNya di bumi ini? 48.1

Persoalan ini adalah sangat penting dan ditekankan atas anda untuk membebaskan anda dari dosa penyembahan berhala. Berkat akan datang pada jiwamu jika engkau mematuhi perkataan yang diucapkan oleh Yang Mahasuci dari Israel, “Jangan ada padamu allah lain di hadapanKu.” Banyak orang sedang menciptakan kepedulian-kepedulian dan kekhawatiran-kekhawatiran yang tidak perlu bagi diri mereka sendiri dengan membaktikan waktu dan pikiran terhadap hiasan-hiasan yang tidak penting yang dengannya rumah-rumah mereka diisi. Kuasa Allah diperlukan untuk membangunkan mereka dari perbaktian ini; sebab terhadap segala maksud dan tujuannya hal ini adalah penyembahan berhala. 48.2

Dia yang menyelidiki hati, berkehendak memenangkan umatNya dari setiap jenis penyembahan berhala. Biarlah Firman Allah, buku kehidupan yang terberkati itu, menduduki meja-meja yang kini diisi dengan hiasan-hiasan yang tidak berguna itu. Belanjakanlah uangmu untuk membeli buku-buku yang menjadi sarana-sarana pencerahan pikiran sehubungan dengan kebenaran sekarang..…… Peganglah Firman Tuhan sebagai harta dari kebijaksanaan dan cinta yang tiada berakhir; inilah Buku Panduan yang menunjukkan jalan ke surga…… 48.3

 

Oh betapa baiknya engkau menyelidiki Alkitab dengan hati penuh doa, dan roh penyerahan kepada Allah! Oh betapa baiknya engkau menyelidiki hatimu dengan sebuah lilin yang terang, dan mengungkapkan serta mematahkan belenggu yang sangat kuat yang mengikat engkau pada kebiasaan-kebiasaan dunia ini, yang memisahkan pikiran dari Allah! Mohonkanlah kepada Allah untuk menunjukkan padamu setiap tindakan yang mengalihkan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaanmu dari padaNya. Allah telah memberikan hukum suciNya kepada manusia sebagai ukuran tabiat. Berdasarkan hukum ini engkau boleh melihat dan mengatasi setiap cacat dalam tabiatmu. Engkau boleh menjauhkan dirimu sendiri dari setiap bentuk penyembahan berhala, dan menghubungkan dirimu sendiri ke takhta Allah dengan rantai emas rahmat dan kebenaran. 48.4

 

 

10 Februari – Selidikilah Hatimu Sendiri

Ujilah dirimu, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji. 2 Korintus 13:5.

 

Tidak ada yang lebih berbahaya daripada tipu daya dosa. Adalah ilah dunia ini yang menyesatkan, membutakan, dan menuntun pada kehancuran. Setan tidak memasukkan panah pencobaan-pencobaannya sekaligus. Dia menyembunyikan pencobaan-pencobaan dengan sebuah penampilan yang baik……. Jiwa-jiwa yang tertipu melangkah satu langkah, kemudian dipersiapkan pada tahap berikutnya……. Oh, betapa Setan menantikan untuk melihat umpannya segera dimakan,  dan melihat jiwa-jiwa berjalan di lorong yang telah disiapkannya. 49.1

Ada sebuah kebutuhan untuk pemeriksaan diri yang sangat erat, dan untuk menyelidiki secara erat di dalam terang firman Allah, apakah saya sehat, atau apakah saya busuk di dalam hati? Apakah saya telah diperbaharui di dalam Kristus atau apakah saya masih bersifat kedagingan di dalam hati saya dengan pakaian baru tampak dari luar? Kendalikanlah dirimu sendiri menuju takhta Allah, dan lihatlah di dalam terang Allah jika ada dosa, kedurhakaan, dan berhala rahasia yang belum engkau korbankan. Berdoalah…..sebagaimana engkau belum pernah berdoa sebelumnya, agar engkau tidak ditipu oleh perangkat-perangkat Setan; agar engkau tidak diserahkan kepada roh yang lalai, ceroboh, dan sia-sia….. 49.2

Salah satu dosa yang memperlihatkan salah satu tanda-tanda akhir zaman adalah bahwa orang-orang yang mengaku Kristen adalah pecinta kesenangan yang lebih besar daripada pecinta Allah. Uruslah dengan benar jiwamu sendiri. Selidikilah dengan hati-hati. Betapa sedikit, setelah pemeriksaan yang penuh iman, yang bisa melihat ke Surga dan berkata, “…. Saya bukanlah seorang pecinta kesenangan yang lebih besar daripada menjadi seorang pecinta Allah.” Betapa sedikit yang bisa mengatakan, “Saya mati terhadap dunia,….. dan bilamana Dia yang adalah hidupku akan datang, maka saya akan muncul juga bersama Dia dalam kemuliaan.” 49.3

Cinta dan rahmat Allah! Oh rahmat yang berharga! Lebih bernilai daripada emas murni. Ia itu mengunggulkan dan meluhurkan roh di atas segala prinsip. Ia itu menetapkan hati dan perasaan-perasaan atas Surga. Sementara orang-orang di sekitar kita terlibat di dalam kesia-siaan duniawi, pencarian kesenangan, dan kebodohan, percakapan ada di surga, ketika kita mencari Juruselamat; jiwa kita mencapai Allah untuk memohon ampunan dan kedamaian, untuk pembenaran dan kesucian yang benar. Percakapan dengan Allah dan permenungan akan perkara-perkara yang di atas mengubah jiwa menjadi serupa dengan Kristus. 49.4

 

 

 

11 Februari – Menyelidiki Pertanyaan-Pertanyaan

Siapakah yang boleh naik ke atas gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempatNya yang kudus? “Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. Mazmur 24:3, 4.

 

Jiwa yang bersatu dengan Kristus …. akan berperang menentang semua pelanggaran dan setiap pendekatan dosa. Dia menjadi setiap hari semakin serupa dengan sebuah terang yang cerah dan bersinar, dan semakin berjaya. Dia terus semakin kuat, bukannya semakin lemah. 50.1

Janganlah ada seorangpun yang menipu jiwanya sendiri dalam perkara ini. Jika engkau memiliki kecongkakan, kebanggaan diri, cinta akan supremasi [kekuasaan dominan], kemuliaan yang sia-sia, ambisi yang tidak suci, persungutan, dengki, penipuan, fitnah, maka engkau tidak memiliki Kristus tinggal di dalam hatimu….. Engkau harus memiliki sebuah tabiat Kristiani yang akan bertahan…..  50.2

Harus ada pertobatan menyeluruh di antara orang-orang yang menyatakan dirinya memiliki kebenaran, atau mereka akan jatuh pada hari penghukuman. Umat Allah harus mencapai sebuah standar yang tinggi. Mereka harus menjadi sebuah bangsa yang suci, sebuah kaum yang istimewa, sebuah generasi yang terpilih—bersemangat akan pekerjaan-pekerjaan yang baik. Kristus belum wafat bagimu jika engkau masih memiliki hasrat-hasrat, citarasa, dan kebiasaan-kebiasaan dunia ini….. 50.3

Tak seorangpun memasuki pintu-pintu gerbang kemuliaan selain dia yang menetapkan hatinya ke sana. Kemudian biarkanlah pertanyaan-pertanyaan ini kembali, Apakah engkau memikirkan perkara-perkara dunia? Apakah pikiran-pikiranmu suci? Apakah engkau menghirup udara atmosfir surga? Apakah ada padamu pengaruh tidak baik yang berasal dari pencemaran?….. Apakah engkau bersungguh-sungguh dan berbakti, melayani Allah dengan kemurnian dan di dalam keindahan akan kesucian? Tanyakanlah dengan tulus, apakah saya anak Allah atau bukan?…. 50.4

Kita memerlukan sebuah reformasi yang menyeluruh di dalam semua gereja kita. Kuasa pengubahan dari Allah haruslah masuk ke dalam gereja….. Jangan lalaikan hari persiapan itu. Jangan tertidur dalam keadaan tidak siap, tanpa minyak di dalam buli-buli lampumu…. Jangan biarkan pertanyaan tersebut tinggal dalam ketidakpastian yang berbahaya. Tanyakanlah dirimu sendiri dengan bersungguh-sungguh, apakah saya berada di antara orang-orang yang diselamatkan atau tidak? Akankah saya bertahan atau tidak? Dia saja yang memiliki tangan yang bersih dan hati yang murni yang akan berdiri pada hari itu.  50.5

Adalah hak istimewa dari setiap anak Allah untuk menjadi seorang Kristen yang benar waktu demi waktu; maka dia memiliki upah surga pada dirinya. 50.6

 

 

12 Februari – Beranikah Engkau Berbeda ?

Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.       1 Petrus 2:9.

 

Amaran bahwa Anak Manusia segera datang di dalam awan-awan langit telah menjadi sebuah cerita yang biasa bagi banyak orang. Mereka telah meninggalkan posisi menunggu dan berjaga-jaga. Roh duniawi yang cinta diri yang diwujudkan dalam hidup mengungkapkan sentimen hati, “Tuanku memperlambat kedatangannya.” ….. 51.1

Roh yang sama dari cinta diri, dari kenyamanan pada praktek-praktek dunia ini, ada pada masa kita sekarang ini seperti di zaman nabi Nuh. Banyak orang yang mengaku sebagai anak-anak Allah mengikuti tuntutan-tuntutan duniawi dengan begitu dalam yang memberikan kebohongan pada pengakuan mereka. Mereka masih akan menanam dan membangun, membeli dan menjual, makan dan minum, kawin dan mengawinkan, hingga akhir masa kasihan mereka. Inilah kondisi dari sebagian besar umat kita.…… Jiwa saya terbebani begitu saya melihat kemauan besar akan spiritualitas di antara kita. Mode-mode dan kebiasaan-kebiasaan dunia ini, kesombongan, cinta akan hiburan, cinta akan pertunjukan [pameran], pemborosan di dalam berpakaian, di dalam rumah-rumah, di berbagai tempat—semua ini adalah merampok harta Allah, dengan mengalihkan ke pemuasan diri sendiri sarana-sarana yang seharusnya digunakan untuk mengirimkan terang kebenaran kepada dunia…….   51.2

Anak-anak terang kebenaran masa kini tidak seharusnya mengumpulkan bagi diri mereka bayangan-bayangan malam dan kegelapan yang meliputi para pekerja kedurhakaan. Sebaliknya, mereka harus berdiri dengan penuh iman pada pos kewajiban mereka seperti para pembawa terang, mengumpulkan terang dari Allah untuk menyinari mereka yang berada di dalam kegelapan. Tuhan menuntut umatNya untuk mempertahankan integritas mereka, dengan tidak menyentuh atau meniru praktek-praktek dari orang-orang yang tidak beriman.  51.3

Orang-orang Kristen akan menjadi “sebuah bangsa yang suci, sebuah umat yang istimewa” di dunia ini dengan menunjukkan pujian-pujian akan Dia yang telah memanggil mereka “keluar dari kegelapan ke dalam terangNya yang ajaib.” Terang ini bukan untuk menjadi kabur, tetapi untuk bersinar lebih terang dan terang lagi menuju hari yang sempurna….. Kebenaran yang mendebarkan yang telah bergema di telinga kita selama bertahun-tahun, “Tuhan sudah dekat; bersiaplah kamu juga,” tidak menjadi berkurang benarnya daripada ketika kita pertama kali mendengar pesan ini. 51.4

 

 

13 Februari – Cabutlah Setiap Benih Keraguan

Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. “Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatanganNya. Tetapi orangKu yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya. Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup. Ibrani 10:35-39.

 

Saya telah melihat bahwa kita sekarang berada di dalam masa keguncangan. Setan sedang bekerja dengan segala kekuatannya untuk merampas jiwa-jiwa dari tangan Kristus dan menyebabkan mereka menginjak-injak Anak Allah ….. 52.1

Tabiat sedang berkembang. Para malaikat Allah sedang menimbang nilai moral. Allah sedang menguji dan membuktikan umatNya. Perkataan ini disajikan kepada saya oleh malaikat itu: “Camkanlah, saudara-saudara, janganlah ada di antara kamu hati yang jahat yang berasal dari ketidakpercayaan, yang memisahkan diri dari Allah yang hidup. Nasehatilah seorang akan yang lain setiap hari, sementara hal itu disebut Hari Ini; janganlah ada di antara kamu yang mempertahankan penyesatan dosa. Sebab kita diciptakan menjadi bagian dari Kristus, jika kita setia memegang keyakinan kita dari awal sampai akhir.” 52.2

Allah kecewa bahwa ada dari antara umatNya yang telah mengetahui kuasa rahmatNya mesti membicarakan keraguan mereka, dan dengan melakukan hal demikian membuat diri mereka sendiri menjadi sebuah saluran bagi Setan untuk meneruskan sugesti-sugestinya pada pikiran orang-orang lain. Sebuah benih yang tidak percaya dan jahat yang telah ditaburkan belum siap untuk dicabut. Setan memeliharanya setiap jam, dan dia pun berkembang lalu menjadi kuat. Sebuah benih yang baik perlu dipelihara, disirami, dan dipelihara dengan tulus; sebab setiap pengaruh beracun ditaburkan padanya untuk menghambat pertumbuhannya dan kemudian membuatnya mati. Usaha-usaha Setan sekarang jauh lebih kuat daripada sebelumnya, sebab dia tahu bahwa waktunya untuk menyesatkan sudah begitu singkat…… 52.3

Umat Allah akan disaring, bahkan seperti gandum ditampi pada sebuah alat penyaring, hingga semua sekam dipisahkan dari biji-bijian inti yang murni dari gandum itu.  Kita harus melihat kepada Kristus sebagai sebuah contoh dan meniru perilaku sederhanaNya…. 52.4

 

Saya telah ditunjukkan imbalan orang-orang kudus, yaitu warisan yang tiada dapat mati. Kemudian saya ditunjukkan betapa banyak umat Allah bertahan demi kebenaran, dan mereka akan memperoleh surga dengan cukup murah. Mereka menganggap bahwa penderitaan-penderitaan masa kini tidak sebanding dengan kemuliaan yang akan dinyatakan dalam diri mereka. Umat Allah dalam zaman akhir ini akan dicobai. Namun segera pehukuman terakhir mereka akan tiba, dan kemudian mereka akan menerima hadiah hidup abadi. 52.5

 

 

14 Februari – Raksasa atau Kurcaci Rohani?

Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah. 2 Korintus 7:1.

 

Tuhan menegur dan mengoreksi orang-orang yang mengaku diri mereka memelihara hukumNya. Dia menunjukkan dosa-dosa mereka dan membukakan kedurhakaan mereka karena Dia ingin memisahkan semua dosa dan kejahatan dari mereka, sehingga mereka dapat menyempurnakan kesucian dalam ketakutan akan Dia dan bersiap untuk mati di dalam Tuhan atau diubahkan ke surga…… 53.1

Allah tidak akan menerima apapun selain kemurnian dan kesucian; satu noda, satu kerut, satu cacat dalam karakter, akan selamanya menghalangi mereka dari surga, dengan semua kemuliaan dan harta surga itu. 53.2

Kebanyakan orang yang mengaku Kristen tidak memiliki pengetahuan akan kekuatan rohani yang mesti mereka peroleh karena mereka tidak berambisi, bersemangat, dan bertekun untuk memperoleh suatu pengetahuan akan perkara-perkara ilahi sebagaimana mereka perbuat dalam meraih perkara-perkara yang tidak berharga dan fana dari hidup ini. Orang banyak yang mengaku menjadi pengikut Kristus telah merasa puas dengan menjadi kurcaci-kurcaci [manusia kerdil] rohani. Mereka tidak memiliki watak untuk menjadikan sebagai urusan yang utama mencari kerajaan Allah dan pembenaranNya; sehingga dengan demikian kesalehan menjadi rahasia tersembunyi bagi mereka, mereka tidak dapat memahaminya. Mereka tidak mengenal Kristus melalui pengetahuan yang dibuktikan. 53.3

Rahmat berlimpah telah dicurahkan bagi semua orang yang dengan tulus, bersungguh-sungguh, dan penuh pertimbangan menyusun pekerjaan akan penyempurnaan kesucian di dalam takut akan Allah. Kekuatan, rahmat, dan kemuliaan telah diberikan melalui Kristus, untuk dibawakan oleh para malaikat pelayan kepada para pewaris keselamatan. Tak seorangpun yang begitu rendah, bejat, dan busuk sehingga mereka tidak dapat menemukan di dalam Yesus, yang telah wafat bagi mereka, kekuatan, kemurnian, dan pembenaran, jika saja mereka menyingkirkan dosa-dosa mereka, menghentikan jalan-jalan kedurhakaan mereka, dan berbalik dengan hati yang sepenuhnya kepada Allah yang hidup. Dia sedang menunggu untuk menanggalkan jubah-jubah mereka yang ternoda dan tercemar oleh dosa, dan mengenakan pada mereka jubah-jubah pembenaran yang putih dan cerah; dan Dia menawarkan pada mereka hidup dan bukan kematian. Di dalam Dia mereka boleh berkembang. Cabang-cabang mereka tidak akan layu dan kering. Jika mereka tinggal di dalam Dia, mereka dapat memperoleh nira dan makanan bergizi dari padaNya, diilhami dengan RohNya, berjalan seperti Dia berjalan, menguasai sebagaimana Dia menguasai, dan ditinggikan pada tangan kananNya sendiri. 53.4

 

 

 

15 Februari – Bijaksana atau Bodoh?

“Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana. Matius 25:1, 2.

 

Kita tidak boleh berhenti pada pemikiran bahwa karena kita anggota gereja maka kita diselamatkan, sementara kita tidak memberikan bukti bahwa kita sama dengan gambaran Kristus, sementara kita melekatkan diri kita pada kebiasaan-kebiasaan lama kita dan menyamakan diri dengan pikiran-pikiran dan kebiasaan-kebiasaan dunia ini…… 54.1

Kesepuluh gadis itu sedang berjaga-jaga pada waktu malam sejarah dunia ini. Semuanya menyatakan diri mereka Kristen. Semuanya memiliki sebuah panggilan, sebuah nama, sebuah lampu, dan semuanya menyatakan diri melakukan pelayanan Allah. Semua tampaknya berjaga-jaga untuk kedatanganNya. Lima orang adalah berkekurangan. Lima orang itu akan ditemukan terkejut, kecewa, berada di luar ruang perjamuan. 54.2

Kita melambangkan gadis-gadis yang bijaksana atau gadis-gadis yang bodoh itu. Banyak orang [dari antara kita] yang tidak akan bertahan tinggal pada kaki Yesus dan belajar akan Dia. Mereka tidak memiliki pengetahuan akan jalan-jalanNya; mereka tidak bersiap untuk kedatanganNya.  Mereka membuat sebuah kepura-puraan menantikan Tuhan mereka. Mereka tidak berjaga-jaga dan berdoa dengan iman yang bekerja oleh kasih dan memurnikan jiwa. Mereka menjalani sebuah kehidupan akan ketidakpedulian. Mereka telah mendengar dan menyetujui kebenaran itu, tetapi mereka tidak pernah membawakannya ke dalam kehidupan praktis mereka. Minyak kasih karunia itu tidak menghidupkan lampu-lampu mereka, dan mereka tidak bersiap-siap untuk memasuki perjamuan kawin Anak Domba. 54.3

Janganlah hendaknya kita seperti gadis-gadis yang bodoh itu, yang menerima begitu saja bahwa janji-janji Allah adalah milik mereka, sementara mereka tidak mengikuti perintah-perintah Kristus. Kristus mengajarkan kita bahwa pengakuan itu tidak berarti apa-apa. “Barangsiapa mengikut Aku,” firmanNya, ”hendaklah ia menyangkal dirinya sendiri dan memikul salibnya setiap hari, dan mengikut Aku.” 54.4

Ketika kita tahan menghadapi ujian Allah di dalam proses yang memperhalus dan menyucikan itu; ketika api peleburan itu membakar habis kekotoran, dan emas murni dari sebuah karakter yang disucikan muncul, kita masih boleh berkata, bersama Paulus, “Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya….. Ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” [Filipi 3:12-14]. 54.5

 

 

16 Februari – Sekarang—Selalu Sekarang

“Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.” Matius 25:13.

 

Kedatangan Kristus akan seperti seolah-olah di tengah malam, ketika semua orang sedang tidur. Akan baiklah bagi setiap orang memiliki semua rekam jejaknya dirapikan sebelum senja.   Semua pekerjaannya haruslah benar, semua urusannya benar, di antara dirinya sendiri dan sesamanya. Semua ketidakjujuran, semua praktik-praktik yang penuh dosa harus disingkirkan. Minyak rahmat haruslah ada di dalam buli-buli lampu kita…. Sesungguhnya akan menyedihkan kondisi jiwa yang telah menerima sebuah bentuk kesalehan tetapi menyangkal kuasanya; yang telah memanggil Kristus, Tuhan, Tuhan, namun tidak memiliki gambaranNya dan salinan tabiatNya. ……. 55.1

Allah dengan murah hati memberikan sebuah hari kasihan, sebuah masa ujian dan pehukuman. Dia memberikan undangan ini: “Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepadaNya selama Ia dekat!” [Yesaya 55:6] ……..  55.2

Pada masa ini suara belaskasih itu masih memanggil, dan Yesus sedang menarik orang-orang dengan tali kasihNya; tetapi harinya akan datang bilamana Yesus akan mengenakan jubah pembalasan……. Kejahatan dunia ini sedang meningkat setiap hari, dan ketika sebuah garis tertentu sudah dicapai, pendaftaran akan ditutup, dan perhitungan rekam jejak hidup diselesaikan. Tidak akan ada lagi sebuah pengorbanan untuk dosa. Tuhan datang. Panjang sudah belaskasih dari sebuah tangan yang penuh cinta, kesabaran, dan ketabahan terhadap sebuah dunia yang bersalah. Undangan itu telah diberikan, “Biarlah dia memperoleh kekuatanku…..” Tetapi orang-orang telah meremehkan belaskasihNya dan menolak rahmatNya.  55.3

Mengapa Tuhan begitu lama menunda kedatanganNya? Seluruh penghuni surga sedang menantikan untuk menggenapi pekerjaan terakhir untuk dunia yang hilang ini, dan masih saja pekerjaan itu menunggu. Hal ini karena sebagian kecil orang yang mengaku memiliki minyak rahmat dalam buli-buli lampu mereka, belum membakar dan menyalakan terang di dalam dunia ini. Hal ini karena para missionari adalah sedikit….. 55.4

Setiap minggu berkurang, semakin hari semakin dekat kepada waktu yang ditentukan untuk penghakiman. Meskipun demikian begitu banyak yang memiliki hanya sebuah agama yang tidak teratur—sebuah agama yang bergantung pada perasaan dan diperintah oleh emosi. “Orang yang bertahan sampai kesudahannya akan selamat.” [Matius 24:13]. Kemudian lihatlah bahwa engkau memiliki minyak rahmat di dalam hatimu. Kepemilikan atas perkara ini akan membuat setiap perbedaan bagimu dalam penghakiman itu. 55.5

 

 

 

17 Februari – Penjagaan Yang Terakhir

Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur. Markus 13:35, 36.

 

Sebuah rombongan diperlihatkan di hadapan saya……. Mata mereka terarah ke surga, dan perkataan Guru mereka ada pada mulut mereka: “Apa yang Aku katakan kepadamu Kukatakan kepada semua orang, berjaga-jagalah.”……. Tuhan memberitahukan sebuah penundaan sebelum pagi itu akhirnya tiba. Tetapi Dia tidak akan membiarkan mereka kelelahan, ataupun mengistirahatkan penjagaan mereka yang sungguh-sungguh, sebab pagi itu tidak akan terbit di hadapan mereka secepat yang mereka harapkan……  56.1

Saya melihat bahwa adalah mustahil untuk memiliki perasaan-perasaan dan kesukaan-kesukaan yang dipikat dalam perhatian-perhatian duniawi, untuk menambah kekayaan duniawi, namun masih berada dalam sebuah penantian, posisi berjaga-jaga, sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Juruselamat kita. Kata malaikat itu: “Mereka dapat memastikan hanya satu dunia. Untuk meraih harta surgawi, mereka harus mengorbankan harta duniawi. Mereka tidak bisa memiliki kedua-duanya.”……..  56.2

Saya melihat bahwa Penjagaan demi Penjagaan sudah ada di masa lalu. Oleh karena ini, haruskah berkurang kewaspadaan? Oh, tidak! Ada sebuah kebutuhan yang lebih besar akan penjagaan yang tidak boleh berhenti, sebab sekarang waktunya lebih singkat daripada sebelum berlalunya penjagaan yang pertama……. Seandainya kita berjaga-jaga dengan kewaspadaan yang terus berlanjut, maka berapa banyak lagi kebutuhan akan kewaspadaan ganda dalam penjagaan yang kedua. Berlalunya penjagaan yang kedua telah membawa kita kepada yang ketiga, dan sekarang adalah tidak dapat dimaafkan menghentikan kewaspadaan kita. Penjagaan yang ketiga memanggil ketiga kesungguhan itu. Menjadi tidak sabar sekarang akan berarti kehilangan semua kesungguhan kita, yang bertekun berjaga-jaga sampai sekarang. Malam yang panjang akan kegelapan sedang mencobai; tetapi pagi itu ditunda dalam belaskasihan, sebab jika Guru harus datang sekarang, maka akan begitu banyak yang ditemukan tidak siap. Ketidakmauan Allah melihat umatNya binasa telah menjadi alasan atas penundaan yang begitu lama……  56.3

Perbedaan antara mereka yang mencintai dunia dan mereka yang mencintai Kristus adalah begitu jelas. Sementara dari anak-anak dunia ini adalah semuanya kesungguhan dan ambisi untuk mengamankan harta duniawi, umat Allah tidak sama dengan dunia ini, tetapi menunjukkan melalui penjagaan mereka yang sungguh-sungguh, posisi menunggu bahwa mereka diubahkan; bahwa rumah mereka bukanlah di dunia ini, tetapi bahwa mereka sedang mencari sebuah negeri yang lebih baik, bahkan sebuah negeri surgawi. 56.4

 

 

18 Februari – Hanya Satu Jalan Selamat

“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.” Matius 26:41.

 

Apa yang akan saya katakan untuk membangunkan umat yang sisa milik Allah? ….. Saya mengamarkan semua orang yang mengaku nama Kristus untuk memeriksa dengan teliti diri mereka sendiri dan membuat pengakuan yang penuh dan menyeluruh semua kesalahan mereka, agar mereka boleh menghadap penghakiman, dan agar malaikat yang mencatat rekam jejak mereka boleh menuliskan pengampunan terhadap nama-nama mereka. Saudara-saudariku, jika saat-saat yang berharga akan belaskasihan ini tidak diperbaiki, maka engkau akan ditinggalkan tanpa ampunan. Jika engkau tidak membuat usaha istimewa untuk bangkit, jika engkau tidak memanifestasikan semangat dalam pertobatan, saat-saat emas ini akan berlalu dengan segera, dan engkau akan ditimbang dan ditemukan berkekurangan. 57.1

Dalam amaran untuk “berjaga-jaga dan berdoa,” Yesus telah menunjukkan satu-satunya jalan keselamatan. Ada kebutuhan untuk kewaspadaan. Hati kita sendiri adalah penipu; kita diliputi dengan kelemahan dan kekurangan-kekurangan kemanusiaan, dan Setan bermaksud untuk menghancurkan. Kita bisa saja lepas dari penjagaan kita, tetapi musuh kita tidak pernah tertidur. Dengan mengetahui kewaspadaan yang tak kenal lelah ini, janganlah kita tertidur, seperti orang-orang lain, tetapi “berjaga-jagalah dan tetap sadar.” Roh dan pengaruh dunia ini pasti dijumpai, tetapi jangan mereka dibiarkan mengambil alih pikiran dan hati kita. 57.2

Periksalah hatimu sendiri dengan teliti di dalam terang keabadian. Jangan sembunyikan apapun dalam pemeriksaanmu. Selidikilah, oh! Selidikilah, untuk kehidupanmu, dan salahkanlah dirimu sendiri, hakimilah dirimu sendiri, dan kemudian melalui iman tuntutlah darah penyuci milik Kristus untuk menghapuskan noda-noda dari tabiat Kristenmu. Jangan menyanjung atau memaafkan dirimu. Uruslah dengan sungguh-sungguh jiwamu sendiri. Dan kemudian engkau melihat dirimu sendiri seorang pendosa, yang jatuh, hancur, di kaki salib itu. Yesus akan menerima engkau, segala yang tercemar sebagaimana engkau adanya, dan akan membasuh engkau di dalam darahNya, dan membersihkan engkau dari semua kecemaran, dan membuat engkau kuat untuk masyarakat dari malaikat-malaikat surga, di dalam sebuah surga yang murni dan harmonis.  Tak ada pertentangan, tidak ada perselisihan, di sana. Semuanya sehat, bahagia, dan bersukacita. 57.3

Dunia ini adalah sebuah sekolah pelatihan bagi sekolah yang lebih tinggi, hidup ini adalah persiapan bagi hidup yang akan datang. Di sini kita bersiap-siap untuk masuk ke dalam pengadilan-pengadilan surgawi. Di sini kita menerima dan meyakini dan mempraktikkan kebenaran hingga kita dibuat siap untuk sebuah rumah dengan orang-orang kudus dalam terang. 57.4

 

 

19 Februari – Iman yang Bekerja

Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. 1 Petrus 4:7.

 

Apakah engkau percaya bahwa akhir dari segala sesuatunya sudah dekat, bahwa perjalanan sejarah dunia ini segera berakhir? Jika demikian, tunjukkanlah imanmu dengan pekerjaan-pekerjaanmu. Seseorang akan menunjukkan semua iman yang dia miliki. Sebagian orang berpendapat bahwa mereka mempunyai sebuah tingkatan yang baik akan iman, bilamana jika mereka memiliki apapun, iman itu adalah mati, sebab tidak didukung oleh pekerjaan-pekerjaan. “Iman itu, jika tidak bekerja, adalah mati, tertinggal sendirian.” Sedikit orang saja yang memiliki iman yang murni yang bekerja dengan kasih dan menyucikan jiwa. Tetapi semua perkara yang diperhitungkan berharga dari hidup yang abadi harus meraih sebuah kekuatan moral untuk harga yang sama. “Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diriNya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaanNya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepadaNya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.” [1 Yohanes 3:2,3]. Inilah pekerjaan yang di hadapanmu….. 58.1

Engkau harus mengalami sebuah kematian bagi diri sendiri, dan harus hidup bagi Allah. “Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.” [Kolose 3:1]. Diri sendiri bukan untuk dimintai pendapat. Kesombongan, cinta diri, keegoisan, ketamakan, kerakusan, cinta dunia, kebencian, kecurigaan, kecemburuan, dugaan-dugaan yang jahat, semuanya harus ditaklukkan dan dikorbankan selama-lamanya. Bilamana Kristus akan datang, kedatangan itu bukanlah untuk memperbaiki perkara-perkara yang jahat ini dan kemudian memberikan sebuah kekuatan moral untuk kedatanganNya. Persiapan ini harus dilakukan semuanya sebelum Dia datang. Ini semestinya menjadi sebuah pokok persoalan dari pikiran, pelajaran, dan pencarian yang sungguh-sungguh, Apa yang harus kita perbuat untuk diselamatkan? Apa yang harus menjadi tuntunan kita agar kita boleh menunjukkan bahwa diri kita sendiri diterima oleh Allah? 58.2

Ketika dicobai untuk bersungut-sungut, mengecam, dan membolehkan kejengkelan, melukai semua orang di sekitarmu, dan dengan melakukan demikian melukai jiwamu sendiri, oh! Biarlah pencarian yang dalam, sungguh-sungguh, dan cemas datang dari jiwamu, Akankah saya berdiri tanpa salah di hadapan tahta Allah? Hanya orang-orang yang tidak bersalah yang akan berada di sana. Tak seorangpun akan diubah ke surga sementara hati mereka diisi dengan sampah dunia ini. Setiap cacat dalam tabiat moral harus pertama-tama diobati, setiap noda dihapus oleh darah pembersih milik Kristus, dan semua sifat yang tidak indah dan tidak dapat dikasihi dari penguasaan karakter.  58.3

 

 

20 Februari – Berhati-Hatilah Terhadap Agen-Agen Setan!

Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan. 1 Timotius 4:1.

 

Setelah berlalunya peristiwa dalam tahun 1844 itu, kami menemukan berbagai macam paham fanatik….. Pengalaman orang-orang di masa lalu akan berulang. Pada masa yang akan datang dongeng-dongeng Setan akan mengenakan bentuk-bentuk yang baru. Kesalahan-kesalahan akan disajikan dengan cara yang menyenangkan dan menyanjung. Teori-teori yang sesat, diselubungi dengan jubah-jubah terang, akan disajikan kepada umat Allah. Demikianlah Setan akan mencoba menyesatkan, sekiranya mungkin, orang-orang pilihan. Kebanyakan pengaruh yang menggoda akan diberikan; pikiran-pikiran akan dihipnotis. 59.1

Berbagai jenis korupsi, yang serupa dengan dahulu di masa sebelum air bah, akan dibawa masuk untuk menawan pikiran. Pemujaan alam sebagai Allah, izin yang tidak terkendali atas keinginan manusia, nasehat dari orang yang tidak saleh—semuanya ini Setan gunakan sebagai agen-agennya untuk mendatangkan akibat-akibat tertentu. Dia akan mempekerjakan kekuatan pikiran atas pikiran untuk mewujudkan rancangan-rancangannya. Pemikiran yang paling menyedihkan dari semuanya itu adalah bahwa orang-orang yang di bawah penyesatannya akan memiliki sebuah bentuk kesalehan, tanpa adanya hubungan yang nyata dengan Allah. Seperti Adam dan Hawa, yang telah memakan buah dari pohon pengetahuan yang baik dan jahat itu, banyak orang sekarang sedang memakan suapan yang menyesatkan dari kesalahan.  59.2

Agen-agen Setan sedang mengenakan teori-teori yang palsu dalam sebuah pakaian yang menarik, bahkan Setan di Taman Eden menyembunyikan identitasnya dari orangtua kita yang mula-mula itu dengan berbicara melalui ular itu. Agen-agen ini sedang menanam ke dalam pikiran-pikiran manusia yang dalam kenyataannya adalah salah berat. Pengaruh hipnotis dari Setan akan tinggal pada mereka yang berpaling dari perkataan yang jelas milik Allah kepada dongeng-dongeng yang menyenangkan. 59.3

Adalah mereka yang memiliki terang yang paling besar yang Setan cari dengan tekun untuk dijerat. Dia tahu bahwa jika dia dapat menyesatkan mereka, maka dia akan, di bawah kendalinya, mengenakan dosa dengan jubah-jubah kesalehan, dan menuntun banyak orang menjadi sesat. 59.4

Saya berkata kepada semuanya: Jagalah dirimu; sebab seperti malaikat terang Setan sedang berjalan di setiap majelis dari pekerja-pekerja Kristen, dan di setiap gereja, dengan mencoba memenangkan banyak anggota pada pihaknya. Saya diperintahkan untuk memberikan amaran ini kepada umat Allah: “Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diriNya dipermainkan.” Galatia 6:7.  59.5

 

 

21 Februari – Godaan-Godaan Terselubung

Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu. Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka. Kisah Para Rasul 20:29, 30.

 

Allah belum meninggalkan umatNya dan memilih satu orang yang tersendiri di sini maupun di sana sebagai satu-satunya orang yang patut dipercaya sehubungan dengan kebenaranNya. Dia tidak memberikan kepada seseorang sebuah terang baru yang berlawanan pada iman yang sudah tetap dari tubuh itu. Dalam setiap pembaharuan orang-orang telah memunculkan pernyataan ini…….  60.1

Seseorang menerima sebagian gagasan yang baru dan asli yang kelihatannya tidak bertentangan dengan kebenaran. Dia……tinggal padanya hingga ia itu kelihatan baginya berselubungkan keindahan dan kepentingan, sebab Setan memiliki kuasa untuk memberikan penampilan yang palsu ini. Akhirnya ia itu menjadi tema yang menyerap semuanya, satu titik besar yang kepadanya segala perkara berpusat; dan kebenaran pun tercabut dari hati….. 60.2

Saya mengamarkan engkau supaya berhati-hati atas issu-issu ini, yang kecenderungannya adalah memisahkan pikiran dari kebenaran. Kesalahan tidak pernah tidak berbahaya. Ia itu tidak pernah menyucikan, tetapi selalu membawa kekacauan dan perpecahan…. 60.3

Ada ribuan godaan terselubung yang disiapkan bagi orang-orang yang memiliki terang kebenaran; dan satu-satunya jalan yang aman bagi kita adalah tidak menerima doktrin yang baru dan interpretasi yang baru dari Alkitab tanpa terlebih dahulu menyerahkannya kepada saudara yang berpengalaman. Bentangkanlah perkara itu di hadapan mereka dalam sebuah roh yang rendah hati dan dapat diajar, dengan doa yang sungguh-sungguh; dan jika mereka tidak melihat terang di dalam perkara itu, maka terimalah penilaian mereka….. 60.4

Setan terus bekerja; tetapi hanya sedikit orang yang mengerti akan kegiatan dan penyamarannya. Umat Allah harus bersiap untuk menghadapi musuh yang licik. Inilah perlawanan yang Setan takutkan. Dia tahu lebih baik daripada kita akan batas kekuatannya dan betapa mudahnya ia diatasi jika kita melawan dan menghadapinya. Melalui kekuatan ilahi orang kudus yang paling lemah adalah lebih besar daripada sebuah anak korek api baginya dan bagi semua malaikatnya, dan jika diuji ia akan dapat membuktikan kekuatannya yang lebih besar. Oleh karena itu langkah Setan adalah tanpa keributan, gerakan-gerakannya tersembunyi, dan sumber-sumber tenaganya terselubung. Dia tidak datang untuk menunjukkan dirinya secara terang-terangan, sebab kalau dia ketahuan maka hal itu akan membangunkan kekuatan-kekuatan aktif milik orang Kristen dan membuatnya didoakan kepada Allah. 60.5

 

 

 

22 Februari – Mengapa Kristus Menunda KedatanganNya

Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! 1 Korintus 7:29.

 

Para malaikat Allah dalam pesan mereka kepada umat manusia menggambarkan waktu sudah sangat singkat. Demikianlah hal itu selalu ditunjukkan kepada saya. Adalah benar bahwa waktu telah berlanjut lebih lama daripada yang kita harapkan pada masa awal kemunculan dari pesan ini. Juruselamat kita ternyata tidak muncul seperti yang sudah kita harapkan. Tetapi apakah firman Tuhan gagal? Tidak pernah! Haruslah diingat bahwa janji-janji dan ancaman-ancaman Allah adalah bersyarat sama.  61.1

Allah telah menentukan kepada umatNya sebuah pekerjaan yang harus diselesaikan di bumi. Pesan malaikat ketiga telah diberikan, pikiran orang-orang beriman sudah diarahkan ke bilik kudus surgawi, di mana Kristus berada untuk membuat pendamaian bagi umatNya. Reformasi Sabat sudah dimajukan. Pelanggaran dalam hukum Allah harus diperbaiki. Pesan ini harus dinyatakan dengan sebuah seruan keras, sehingga semua penduduk bumi boleh menerima amaran. Umat Allah harus menyucikan jiwa mereka melalui kepatuhan pada kebenaran, dan bersiap untuk berdiri tanpa salah di hadapanNya pada waktu kedatanganNya.  61.2

Jika saja orang-orang Advent, setelah kekecewaan besar di tahun 1844 itu, memegang teguh iman mereka, dan terus bersatu dalam pemeliharaan yang terbuka dari Allah, menerima pesan dari malaikat ketiga dan di dalam kuasa Roh Kudus menyatakannya kepada dunia, …. maka Tuhan akan melaksanakan usaha-usaha mereka, pekerjaan itu akan diselesaikan, dan Kristus akan datang dan menyambut umatNya untuk menerima upah mereka. 61.3

Tetapi dalam periode keraguan dan ketidakpastian yang mengikuti kekecewaan besar itu, banyak orang Advent itu yang meletakkan iman mereka….. Dengan demikian pekerjaan itu terhalang, dan dunia pun ditinggalkan dalam kegelapan….. 61.4

Selama empat puluh tahun ketidakpercayaan, persungutan, dan pemberontakan telah menutup Israel kuno dari tanah Kanaan. Dosa-dosa yang sama telah menunda masuknya Israel modern ke tanah Kanaan surgawi. Janji-janji Allah tidak pernah salah dalam keadaan apapun. Adalah ketidakpercayaan, keduniawian, ketidaksucian, dan perbantahan di antara orang-orang yang mengaku milik Tuhan yang membuat kita tetap berada di dalam dunia yang penuh dosa dan kesedihan ini bertahun-tahun lamanya. 61.5

 

 

23 Februari – Sebuah Tujuan Untuk Dicapai

Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. 1 Tesalonika 5:23.

 

Ketika rasul Paulus menulis, “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya,” dia tidak menasehati saudara-saudaranya untuk mencapai sebuah standar yang mustahil bagi mereka untuk dicapai; dia tidak berdoa agar mereka boleh memiliki berkat-berkat yang bukan merupakan kehendak Allah untuk diberikan.  Dia tahu bahwa semua orang yang layak menjumpai Kristus di dalam damai, harus memiliki sebuah tabiat yang murni dan suci. 62.1

Seandainya orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh mempraktikkan apa yang mereka yakini, seandainya mereka adalah para reformis kesehatan yang tulus, maka sesungguhnya mereka akan menjadi sebuah pemandangan pada dunia ini, kepada para malaikat, dan kepada orang-orang. Dan mereka akan menunjukkan semangat yang jauh lebih besar untuk keselamatan orang-orang yang tidak tahu akan kebenaran.  62.2

Reformasi-reformasi yang lebih besar seharusnya terlihat di antara orang-orang yang menyatakan diri mereka menantikan kemunculan yang segera dari Kristus. Reformasi kesehatan harus dilakukan di antara umat kita sebagai sebuah pekerjaan yang belum selesai. Ada orang-orang yang harus disadarkan pada bahaya makan daging, yang masih memakan daging binatang-binatang, dengan demikian membahayakan kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Banyak orang yang sekarang ini hanya setengah bertobat atas tuntutan makan daging akan menjauh dari umat Allah, tidak lagi berjalan bersama mereka.  62.3

Kuasa pengendali atas nafsu makan akan membuktikan kehancuran ribuan godaan, manakala, jika saja mereka menang pada titik ini, maka mereka akan memiliki kekuatan moral untuk meraih kemenangan atas godaan lainnya dari Setan. Tetapi mereka yang memperbudak dirinya pada nafsu makan akan gagal dalam menyempurnakan tabiat Kristen. Pelanggaran yang terus-menerus dari manusia selama enam ribu tahun telah membawa kesakitan, penderitaan, dan kematian sebagai akibat-akibatnya. Dan karena kita sudah mendekati penghabisan waktu, godaan setan untuk memanjakan nafsu makan akan lebih kuat dan lebih sulit untuk diatasi.  62.4

Lagi dan lagi saya tampak bahwa Allah sedang mencoba menuntun kita kembali, langkah demi langkah, kepada rancangan awalNya—bahwa manusia harus hidup dari hasil-hasil alamiah dari bumi ini. Di antara mereka yang sedang menunggu kedatangan Tuhan, makan daging pada akhirnya akan ditinggalkan; daging tidak lagi menjadi bagian dari makanan mereka. Kita haruslah selalu mengingat pandangan dalam akhir zaman ini, dan bertekun untuk bekerja terus-menerus ke arahnya. 62.5

 

 

24 Februari – Tak Ada Waktu Untuk Melakukan Pekerjaan Setan

Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. 2 Petrus 3:11, 12.

 

Adalah penting bahwa semua orang akan mengetahui suasana apa yang melingkupi jiwa mereka sendiri, apakah mereka berada dalam kebersamaan dengan musuh kebenaran, dan secara tidak sadar melakukan pekerjaannya, atau apakah mereka memikul bersama Kristus, melakukan pekerjaanNya……  63.1

Setan akan senang memiliki siapa saja dan setiap orang menjadi sekutunya dalam pekerjaan melemahkan keyakinan saudara dalam saudara, dan menabur perselisihan di antara mereka yang mengaku meyakini kebenaran. Setan dapat menyelesaikan tujuannya dengan sangat berhasil melalui teman-teman yang mengakui Kristus namun yang tidak berjalan dan bekerja bersama dalam arahan-arahan Kristus…… 63.2

Ini adalah hari persiapan Tuhan. Kita tidak punya waktu sekarang untuk membicarakan ketidakpercayaan atau ….. melakukan pekerjaan setan. Biarlah setiap orang sadar akan pekerjaan menggoyang iman yang dilakukan orang-orang lain dengan menabur benih-benih kebencian, kecemburuan, perpecahan; sebab Allah mendengar perkataan-perkataan itu, dan Dia menghakimi, bukan oleh pernyataan-pernyataan ya dan tidak, tetapi oleh hasil dari tindakan seseorang….. 63.3

Sampai saat ini keempat angin itu masih ditahan hingga para hamba Allah dimeteraikan pada dahi mereka. Kemudian kuasa-kuasa bumi akan mengatur barisan-barisan kekuatan mereka untuk pertempuran besar yang terakhir. Betapa harus berhati-hati kita menyempurnakan masa kasihan kita yang tinggal sedikit waktu lagi! Betapa harus bersungguh-sungguh kita menguji diri kita sendiri!……. 63.4

Adalah kedisiplinan roh, kebersihan hati dan pikiran yang diperlukan. Ini adalah lebih berharga daripada talenta, kebijaksanaan, atau pengetahuan yang brilian. Sebuah pikiran yang asli, yang dilatih untuk mematuhi “Demikianlah firman Tuhan”, adalah lebih bermutu untuk pekerjaan Allah daripada mereka yang memiliki kemampuan-kemampuan, tetapi tidak memberdayakannya secara benar….. Orang-orang boleh saja membanggakan pengetahuan mereka akan perkara-perkara duniawi; tetapi jika mereka tidak memiliki pengetahuan akan Allah yang benar, akan Kristus, yaitu Jalan, Kebenaran, dan Kehidupan itu, maka mereka adalah bodoh secara menyedihkan, dan pengetahuan mereka [akan perkara-perkara duniawi] itu akan lenyap bersama mereka. Pengetahuan duniawi ini adalah kekuatan; tetapi pengetahuan akan Firman itu, yang memiliki pengaruh yang mengubah atas pikiran manusia, adalah tidak dapat binasa.  63.5

 

 

25 Februari – Kampanye Terakhir Setan

Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. 1 Yohanes 2:18.

 

Musuh itu sedang mempersiapkan kampanyenya yang terakhir melawan gereja. Dia telah begitu yakin pada dirinya sendiri bahwa banyak orang yang tidak percaya bahwa dia ada, semakin sedikit mereka yang bisa percaya akan kegiatan dan kekuatannya yang luar biasa….  64.1

Manusia adalah tawanan Setan dan secara alami manusia itu cenderung mengikuti saran-saran dan tawaran Setan. Ia di dalam dirinya sendiri tidak memiliki kekuatan untuk menghadapkan perlawanan yang efektif terhadap yang jahat. Adalah hanya karena Kristus tinggal di dalam dirinya oleh iman yang hidup….. sehingga manusia boleh berusaha menghadapi musuh yang begitu jahat. Setiap sarana yang lain untuk pertahanan diri adalah sungguh sia-sia. Hanya melalui Kristuslah kekuatan Setan itu dibatasi. Ini adalah sebuah kebenaran penting yang harus dipahami. Setan sibuk setiap saat, pergi ke sana dan kemari, berjalan naik dan turun di bumi, mencari siapa saja yang dia bisa telan. Tetapi doa yang sungguh-sungguh dari iman akan mematahkan usaha-usahanya yang sangat kuat…..  64.2

Setan berharap untuk melibatkan umat yang sisa milik Allah dalam kehancuran besar yang akan menimpa bumi. Sebagaimana kedatangan Kristus semakin dekat, dia akan lebih nekat dan menentukan dalam usaha-usahanya untuk menggulingkan mereka. Pria dan wanita akan muncul mengakui memiliki suatu terang yang baru atau suatu wahyu yang baru yang kecenderungannya untuk menggoyang iman dalam tonggak-tonggak batas yang lama. Doktrin-doktrin mereka tidak akan sanggup menghadapi ujian atas firman Allah, namun jiwa-jiwa akan disesatkan. Laporan-laporan palsu akan diedarkan, dan sebagian orang akan terbawa dalam perangkap ini…. Kita tidak mampu terlalu waspada melawan setiap bentuk kesalahan, sebab Setan terus menerus mencari jalan untuk menarik orang-orang dari kebenaran….. 64.3

Sebagian orang tidak memiliki keteguhan karakter. Mereka seperti sebuah bola perekat yang bisa ditekan dalam bentuk apa saja yang dapat dibayangkan….. Kelemahan, keraguan, dan ketidakefisienan ini harus ditaklukkan. Ada sebuah kekebalan tabiat Kristen sejati yang tidak dapat dibentuk atau ditaklukkan oleh keadaan-keadaan yang berlawanan. Orang-orang harus memiliki tulang punggung moral, sebuah integritas yang tidak bisa disanjung, disuap, dan ditakut-takuti….. 64.4

Allah telah menetapkan batas-batas yang tidak bisa dilalui oleh Setan. Iman yang sangat suci milik kita adalah pembatas ini; dan jika kita membangun diri kita sendiri di dalam iman, maka kita akan aman dalam penjagaan Yang Mahakuasa. 64.5

 

 

 

26 Februari – Melewati Pintu Gerbang Surga

Karena iman Henokh terangkat, supaya ia tidak mengalami kematian, dan ia tidak ditemukan karena Allah telah mengangkatnya. Sebab sebelum ia terangkat, ia memperoleh kesaksian, bahwa ia berkenan kepada Allah. Ibrani 11:5.

 

Kita hidup dalam zaman yang jahat….. Karena kedurhakaan melimpah, kasih banyak orang menjadi dingin. Henokh hidup bersama Allah selama tiga ratus tahun. Sekarang singkatnya waktu kelihatannya ditekankan sebagai motif untuk mencari kebenaran. Apakah perlu bahwa kengerian-kengerian pada Hari Tuhan itu ditimpakan dahulu kepada kita supaya kita berbuat benar? Perkara Henokh telah ada sebelum kita. Ratusan tahun ia berjalan bersama Allah. Dia hidup dalam masa yang korup, ketika pencemaran moral penuh di sekitarnya; namun ia melatih pikirannya pada pengabdian, untuk mencintai kemurnian. Perbincangan dia adalah berdasar pada perkara-perkara surgawi. Dia mendidik pikirannya untuk berjalan dalam saluran ini, dan dia menyandang kesan keilahian…… 65.1

Henokh mengalami cobaan-cobaan sebagaimana halnya dengan kita. Dia berada dalam masyarakat yang tidak lebih akrab pada kebenaran daripada masyarakat di sekitar kita. Suasana yang dia hidupi adalah tercemar dengan dosa dan korupsi, sama dengan suasana kita; namun demikian dia menjalani hidup kesucian. Dia tidak ternoda oleh dosa-dosa yang merebak pada masa di mana dia hidup. Demikianlah kita boleh tetap murni dan tidak korup. Dia adalah seorang wakil dari orang-orang suci yang hidup di tengah-tengah bahaya-bahaya dan korupsi-korupsi pada masa lalu. Karena ketaatannya yang penuh iman kepada Allah, dia diubahkan. Maka, demikian juga orang-orang beriman, yang hidup dan masih tinggal masa ini, akan diubahkan. 65.2

“Berbahagialah  orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” Selama tiga ratus tahun Henokh telah mencari kesucian hati, sehingga dia boleh berada dalam keharmonisan dengan surga. Selama tiga abad dia berjalan bersama Allah. Hari demi hari dia merindukan kesatuan yang lebih erat; lebih dekat dan dekat lagi membangun persatuan, hingga Allah mengambil dia kepadaNya. Dia telah berdiri pada ambang batas dunia abadi, hanya satu langkah antara dia dan tanah yang diberkati itu; dan sekarang pintu-pintu gerbang dibuka, perjalanan bersama Allah, yang begitu lama telah diusahakan di dunia ini, berlanjut, dan dia pun melewati pintu-pintu gerbang kota suci, menjadi yang pertama dari antara orang-orang yang akan masuk ke sana….  65.3

Pada persatuan itulah Allah memanggil kita. Seperti kesucian karakter Henokhlah mestinya kesucian karakter mereka yang akan ditebus dari antara orang-orang pada kedatangan kedua Tuhan kita. 65.4

 

 

 

27 Februari – Penglihatan itu adalah Pasti

Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh. Habakuk 2:3.

 

Iman yang menguatkan Habakuk dan semua orang suci dan benar pada masa itu di mana terjadi pencobaan yang keras adalah sama dengan iman yang menguatkan umat Allah pada masa ini. Dalam waktu-waktu yang paling gelap, di bawah keadaan-keadaan yang paling mengancam, orang beriman Kristiani boleh menjaga jiwanya tetap tinggal pada sumber semua terang dan kuasa.  Hari demi hari, melalui iman dalam Allah, pengharapan dan semangatnya boleh diperbaharui….. Dalam pelayanan akan Allah tidak perlu ada keputusasaan, tidak perlu ada keraguan, dan tidak perlu ada ketakutan. Tuhan akan lebih dari sekedar menggenapi pengharapan-pengharapan tertinggi dari mereka yang percaya kepadaNya. Dia akan memberikan mereka kebijaksanaan sesuai dengan berbagai keperluan mereka. 66.1

Dari rahmat berlimpah yang dibuat bagi setiap jiwa yang dicoba, rasul Paulus memberikan kesaksian yang fasih. Kepadanya telah diberikan jaminan ilahi, “Cukuplah kasih karuniaKu bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasaKu menjadi sempurna.” Dalam syukur dan keyakinan hamba yang murni milik Allah itu menjawab: “Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat. 2 Korintus 12:9, 10. 66.2

Kita harus menghargai dan memelihara iman yang darinya para nabi dan rasul telah menguji—iman yang terletak pada janji-janji Allah dan menantikan pembebasan dalam waktu dan cara yang telah ditentukanNya. Perkataan yang pasti dari nubuatan itu akan menemukan penggenapannya yang terakhir dalam kedatangan yang mulia dari Tuhan dan Juruselamat kita Yesus Kristus, sebagai Raja dari segala raja dan Tuhan dari segala tuan. Waktu untuk menunggu mungkin kelihatan lama, jiwa mungkin ditekan oleh keadaan-keadaan yang mematahkan semangat, banyak orang yang di dalam diri mereka telah percaya mungkin jatuh; tetapi dengan nabi yang bertekun untuk mendorong Yehuda dalam sebuah masa kemurtadan yang tak tertandingi, biarlah kita dengan yakin menyatakan, “Tetapi Tuhan ada di dalam baitNya yang kudus: Berdiam dirilah di hadapanNya, ya segenap bumi!” [Habakuk 2:20].  66.3

Mari kita selalu mengingat pesan yang menggembirakan ini, “Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh. ……. Orang benar akan hidup oleh iman.” [Hab. 2:3; Roma 1:17]. 66.4

 

 

 

28 Februari – Sebuah Tempat Berlindung Yang Aman

Sebab sesungguhnya, Tuhan mau keluar dari tempatNya untuk menghukum penduduk bumi karena kesalahannya, dan bumi tidak lagi menyembunyikan darah yang tertumpah di atasnya, tidak lagi menutupi orang-orang yang mati terbunuh di sana. Yesaya 26:21.

 

Pada masa ini sedang menjelang dengan pasti dan cepatnya kesalahan yang hampir universal atas para penduduk dari berbagai kota, karena peningkatan yang terus-menerus dari kejahatan yang nekat. Korupsi yang merajalela, adalah melampaui kekuatan pena untuk menggambarkannya. Setiap hari membawa pengungkapan-pengungkapan yang segar akan perselisihan, penyuapan, dan penipuan; setiap hari membawa rekaman yang menyakitkan hati akan kekerasan dan tanpa aturan, akan ketidakpedulian pada penderitaan manusia, akan kehancuran yang brutal dan jahat dari kehidupan manusia…… 67.1

Allah kita adalah Allah yang berbelaskasih. Dengan panjang sabar dan belaskasih yang lembut Dia menghadapi para pelanggar hukumNya…….. Tuhan bersabar dengan orang-orang, dan dengan kota-kota, dengan penuh kasihan memberikan amaran-amaran untuk menyelamatkan mereka dari amarah ilahi; tetapi waktunya akan datang ketika permohonan-permohonan untuk belaskasihan tidak akan lagi didengar….. 67.2

Keadaan-keadaan yang sedang merajalela di masyarakat, dan secara khusus di kota-kota besar dari berbagai bangsa, menyatakan dalam nada-nada yang menggelegar bahwa jam pehukuman Allah ada datang dan bahwa akhir dari segala perkara duniawi sudah dekat. Kita sedang berdiri pada ambang krisis zaman. Dalam pergantian yang cepat pehukuman-pehukuman Allah akan mengikuti api yang satu dan lainnya, dan banjir, dan gempa bumi, dengan perang dan pertumpahan darah……. 67.3

Badai amarah Allah sedang berkumpul; dan hanya orang-orang yang menyambut undangan belaskasih saja yang akan tahan,….. dan menjadi disucikan melalui kepatuhan pada hukum-hukum dari Pengatur yang ilahi. Hanya orang benar saja yang akan berlindung bersama Kristus di dalam Allah sampai kesedihan berlalu. Biarlah bahasa jiwa mengungkapkan perkara ini:

“Other refuge have I none; (“Tiada tempat berlindung lain yang aku punya;

Hangs my helpless soul on Thee; yang menggantungkan jiwaku yang tak tertolong ini padaMu;

Leave, Oh leave me not alone! Jangan, Oh jangan biarkan aku sendiri!

Still support and comfort me. Tetaplah mendukung dan menaungi aku.

“Hide me, O my Saviour, hide, “Sembunyikan aku, O Juruselamatku, sembunyikanlah aku,

Till the storm of life is past; Hingga badai kehidupan ini berlalu;

Safe into the haven guide; Selamatkanlah ke dalam tuntunan tempat berlindung;

Oh, receive my soul at last!” Oh, pada akhirnya terimalah jiwaku!”) 67.4

 

1 Maret – Sebuah Krisis di Depan Mata

Wahai, hari itu! Sungguh, hari Tuhan sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa. Yoel 1:15.

 

Nubuatan-nubuatan yang diberikan oleh Sang Aku yang Mahabesar itu melalui perkataanNya, menyatukan sambungan demi sambungan rantaian peristiwa-peristiwa, dari keabadian di masa lalu menuju keabadian di masa depan, menceriterakan kepada kita di mana kita saat ini dalam perjalanan zaman ini, dan apa yang boleh dinantikan untuk tiba pada saatnya, telah ditorehkan pada lembaran-lembaran sejarah, dan kita boleh diyakinkan bahwa semua yang masih akan datang akan digenapi secara teratur. 68.1

Pada masa ini tanda-tanda zaman menyatakan bahwa kita sedang berdiri pada ambang batas dari peristiwa-peristiwa yang besar dan agung. Segala perkara di dunia kita ini berada dalam pergolakan. Di depan mata kita sedang memenuhi penggenapannya nubuat Juruselamat tentang peristiwa-peristiwa yang mendahului kedatanganNya: “Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang….. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.” [Matius 24:6,7]. 68.2

Sekarang ini adalah masa yang sangat penting terhadap segala yang hidup.  Para pejabat dan negarawan, orang-orang yang menduduki posisi kepercayaan dan kewenangan, para pria dan wanita pengambil kebijakan dari semua kelas sosial, menaruh perhatian mereka pada peristiwa-peristiwa yang terjadi menimpa kita. Mereka sedang mengamati hubungan-hubungan yang terjadi di antara bangsa-bangsa. Mereka mengamati intensitas yang sedang mengambil alih kepemilikan setiap unsur bumi, dan mereka mengetahui bahwa sesuatu yang besar dan menentukan akan terjadi—bahwa dunia ini berada di ambang krisis yang luar biasa.  68.3

Alkitab, dan hanya Alkitab, yang memberikan sebuah pandangan yang benar tentang perkara-perkara ini. Di sinilah diungkapkan kejadian-kejadian akhir yang besar dalam sejarah dunia kita,….. suara perkara-perkara yang sedang mendekat itu menyebabkan bumi bergetar dan membuat hati orang-orang menghindar karena ketakutan.  68.4

Pada masa ini orang-orang dan bangsa-bangsa sedang diuji dengan jarum pengukur di dalam tanganNya yang tidak pernah keliru itu. Semuanya menentukan takdir mereka oleh pilihan mereka masing-masing, dan Allah sedang mengatur semua perkara untuk penyelesaian tujuan-tujuanNya. 68.5

Orang-orang Kristen haruslah mempersiapkan diri untuk menghadapi apa yang segera terjadi di dunia ini sebagai sebuah kejutan yang amat besar, dan persiapan ini harus mereka buat dengan mempelajari firman Allah secara tekun dan berjuang menyesuaikan kehidupan mereka dengan peraturan-peraturan itu. 68.6

 

 

2 Maret – Penyembuhan Bagi Jiwa-Jiwa Yang Sakit Akibat Dosa

Di mana kamu mau dipukul lagi, kamu yang bertambah murtad? Seluruh kepala sakit dan seluruh hati lemah lesu. Dari telapak kaki sampai kepala tidak ada yang sehat: bengkak dan bilur dan luka baru, tidak dipijit dan tidak dibalut dan tidak ditaruh minyak. Yesaya 1:5, 6.

 

Ada sebuah obat bagi jiwa yang sakit akibat dosa. Obat itu ada dalam Yesus. Juruselamat yang mulia! Rahmatnya adalah cukup bagi orang yang paling lemah; dan orang yang paling kuat sekalipun harus juga memiliki rahmatNya itu atau jika tidak demikian maka ia binasa. 69.1

Saya telah melihat bagaimana rahmat ini bisa diperoleh. Pergilah ke bilikmu, dan sendirian di sana mohonkanlah kepada Allah: “Buatlah di dalam diriku sebuah hati yang bersih, ya Allah; dan baharuilah sebuah roh yang benar padaku.” Bersungguh-sungguhlah, tuluslah, ….. seperti Yakub, bergumul dalam doa. Bersusah-payahlah….. Engkau harus berusaha……  69.2

Carilah Tuhan dengan segenap hatimu. Datanglah dengan semangat, dan ketika engkau dengan tulus merasakan bahwa tanpa pertolongan Allah engkau akan binasa, ketika engkau berhaus di hadapanNya seperti seekor rusa yang merindukan air sungai, maka Tuhan akan segera menguatkan engkau. Maka kedamaianmu akan melampaui segala pengertian. Jika engkau mengharapkan keselamatan, engkau harus berdoa. Sediakan waktu. Jangan tergesa-gesa dan berangan-angan dalam doa-doamu. Mohonkanlah kepada Allah agar mengerjakan di dalam dirimu sebuah reformasi yang menyeluruh, agar buah-buah RohNya berkenan tinggal di dalam dirimu, dan engkaupun bersinar seperti terang di dunia ini. Janganlah menjadi penghalang atau kutukan bagi perkara Allah; engkau bisa menjadi sebuah pertolongan, sebuah berkat. Apakah Setan mengatakan kepadamu bahwa engkau tidak bisa menikmati keselamatan secara penuh dan bebas? Jangan percaya padanya. 69.3

Saya telah melihat bahwa adalah keistimewaan dari setiap orang Kristen untuk menikmati pergerakan-pergerakan yang mendalam akan Roh Allah. Sebuah kedamaian yang manis dari surga akan menggerakkan pikiran, dan engkau akan suka bermeditasi untuk Allah dan surga. Engkau akan merayakan janji-janji yang mulia dari firmanNya….  69.4

Jika orang-orang yang mengaku sebagai Kristen mencintai Yesus lebih daripada dunia ini, maka mereka akan suka berbicara dengan Dia, Sahabat terbaik mereka, di dalam siapa perasaan-perasaan mereka yang tertinggi berpusat. Dia menolong mereka ketika mereka merasakan kehilangan dan keadaan yang membinasakan. Ketika letih dan sarat dengan beban dosa, mereka berpaling kepadaNya. Dia melenyapkan beban salah dan dosa mereka, ….. dan mengubah seluruh keadaan perasaan mereka. Perkara-perkara yang dulunya mereka sukai, sekarang mereka benci; dan perkara-perkara yang dulunya mereka benci, sekarang mereka sukai.  69.5

Sudahkah perubahan besar ini terjadi dalam dirimu?  69.6

3 Maret – Sebuah Hidup Yang Baru  

Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. ….. Kamu harus dilahirkan kembali. Yohanes 3:5-7.

 

Ia yang sedang mencoba mencapai surga melalui pekerjaan-pekerjaannya sendiri dengan memelihara hukum Allah itu adalah sedang mengusahakan suatu kemustahilan. Tidak ada keselamatan bagi orang yang sekedar memiliki sebuah agama yang resmi, sebuah bentuk kesalehan. Kehidupan Kristen bukanlah sebuah modifikasi atau perbaikan dari agama yang lama, melainkan sebuah perubahan tabiat. Ada sebuah kematian bagi diri sendiri dan dosa, dan pada saat yang sama muncullah sebuah hidup yang baru. Perubahan ini bisa dibawakan hanya oleh pekerjaan yang mujarab dari Roh Kudus…..  70.1

Seseorang mungkin tidak dapat mengatakan waktu atau tempat yang tepat, atau menyusuri jejak semua keadaaan dalam proses pertobatan; tetapi hal ini tidak membuktikan dirinya tidak bertobat. Oleh suatu agen yang tidak kelihatan seperti angin, Kristus tetap bekerja di hati kita. Sedikit demi sedikit, barangkali secara tidak sadar pada penerimanya, kesan-kesan dibuat  cenderung menarik jiwa kepada Kristus….. Tiba-tiba, sebagaimana Roh itu datang dengan tarikan yang lebih langsung, jiwa dengan senang menyerahkan dirinya kepada Yesus. Oleh banyak orang hal ini disebut sebagai pertobatan yang tiba-tiba; tetapi ini adalah hasil dari rayuan yang lama oleh Roh Allah,–sebuah proses yang sabar dan berlarut-larut.  70.2

Meskipun angin itu sendiri tidak dapat dilihat, ia menghasilkan pengaruh-pengaruh yang dapat dilihat dan dirasakan. Jadi pekerjaan Roh itu atas jiwa akan mengungkapkan dirinya sendiri dalam setiap tindakan orang yang telah merasakan kuasanya yang menyelamatkan itu. Ketika Roh Allah mengambil alih hati kita, ia mengubah hidup. Pikiran-pikiran yang penuh dosa disingkirkan, perbuatan-perbuatan jahat ditinggalkan; cinta kasih, kerendahan hati, dan damai menggantikan amarah, dengki, dan perselisihan. Sukacita menggantikan kesedihan, dan wajah mencerminkan cahaya surga. Tak seorang pun melihat tangan yang memikul beban, atau melihat cahaya turun dari pengadilan-pengadilan dari atas. Berkat turun ketika jiwa menyerahkan dirinya sendiri dengan iman kepada Allah. Kemudian kuasa itu yang tak seorang manusia pun dapat melihatnya menciptakan pribadi yang baru dalam gambaran Allah.  70.3

Adalah mustahil bagi pikiran-pikiran yang terbatas untuk menyelesaikan pekerjaan penebusan. Rahasianya melampaui pengetahuan manusia; namun demikian orang yang melewati kematian menuju kehidupan menyadari bahwa hal ini adalah sebuah kenyataan ilahi. Permulaan penebusan yang boleh kita ketahui di sini melalui pengalaman pribadi. Hasil-hasilnya mencapai zaman-zaman yang abadi. 70.4

 

 

4 Maret – Prioritas Puncak Kehidupan

Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah serta kebenaranNya, maka sekaliannya itu juga akan ditambahkan kepadamu. Matius 6:33.

 

Inilah perkara besar yang utama—kerajaan surga, kebenaran Kristus. Perkara-perkara lain yang mesti diperoleh haruslah di bawah perkara-perkara ini. 71.1

Setan akan menyajikan jalan kesucian sebagai jalan yang sukar sementara jalan-jalan dari kesenangan duniawi bertabur bunga. Dalam warna-warni yang palsu dan menyanjung, si pencoba itu akan mengatur dunia dengan kesenangan-kesenangannya di hadapanmu. Kesombongan adalah satu dari antara sifat-sifat yang paling kuat dari sifat alami yang jahat milik kita, dan dia tahu bahwa dia bisa menariknya dengan sukses. Dia akan menyanjung engkau melalui agen-agennya. Engkau mungkin menerima pujian yang akan memuaskan kesombonganmu dan mengangkat kebanggaan dan harga diri di dalam dirimu, dan engkau bisa jadi berpikir bahwa dengan kemajuan-kemajuan dan daya-daya tarik yang demikian sungguh sangat sayang bagimu untuk keluar dari dunia dan dipisahkan, dan menjadi Kristen…. Tetapi pertimbangkanlah bahwa kesenangan-kesenangan dunia ini akan berakhir, dan bahwa apa yang engkau tabur akan engkau tuai. Apakah daya-daya tarik, kemampuan, atau talenta-talenta pribadi terlalu berharga untuk dibaktikan kepada Allah, Pencipta keberadaanmu, Dia yang mengawasimu setiap saat? Apakah kualifikasi-kualifikasi dirimu terlalu mulia untuk dibaktikan kepada Allah?  71.2

Orang-orang muda berhasrat bahwa mereka memerlukan sesuatu untuk memeriahkan dan mengalihkan pikiran. Saya telah melihat bahwa ada kesenangan dalam pekerjaan, sebuah kepuasan dalam mengejar manfaat kehidupan. Sebagian lainnya masih berhasrat bahwa mereka harus memiliki sesuatu…… yang kepadanya pikiran dapat beralih untuk pelepasan dan penyegaran di tengah-tengah pengurusan-pengurusan dan pelaksanaan pekerjaan. Pengharapan Kristen adalah apa yang dibutuhkan. Agama akan membuktikan pemeluknya sebagai sebuah pengubah, sebuah tuntunan yang pasti kepada Sumber Air dari kebahagian yang benar. Orang-orang muda hendaknya mempelajari firman Allah dan menyerahkan diri mereka sendiri pada meditasi dan doa, dan mereka akan menemukan bahwa saat-saat luang mereka tak bisa diisi dengan lebih baik lagi.   71.3

Sahabat-sahabat muda, kalian hendaknya mengisi waktu untuk membuktikan diri kalian sendiri, apakah kalian berada di dalam cinta kasih Allah. Bertekunlah untuk memastikan panggilan dan pilihanmu.  71.4

Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaranNya. Perbuatlah ini untuk yang pertama dan terakhir kalinya. Berusahalah dengan sangat bersungguh-sungguh untuk mengenal Dia yang mengetahui dengan benar kehidupan yang abadi. Kristus dan kebenaranNya adalah keselamatan jiwa.  71.5

 

 

5 Maret – Mutiara Sempurna Milik Surga

Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu. Matius 13:45, 46.

 

Kristus sendiri adalah mutiara yang sangat mahal…… Kebenaran Kristus, seperti mutiara yang putih dan murni, tidak memiliki cacat dan noda….. Tak ada pekerjaan manusia yang bisa menyempurnakan hadiah yang besar dan berharga dari Allah. Ia itu adalah tanpa cacat. Di dalam Kristus “tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.” [Kolose 2:3]. Dia “yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.”  [1 Korintus 1:30]. Semuanya itu bisa memuaskan kebutuhan dan kerinduan jiwa manusia, sebab dunia ini dan dunia yang akan datang, ditemukan di dalam Kristus. Penebus kita adalah mutiara yang sangat berharga sehingga dalam sebuah perbandingan segala perkara lainnya dapat dianggap lenyap…. 72.1

Dalam perumpamaan tersebut mutiara itu tidak dilambangkan sebagai hadiah. Pedagang itu membelinya dengan harga yang sama dengan semua yang ia miliki. Banyak orang yang mempertanyakan makna perumpamaan ini, sebab Kristus dilambangkan dalam Alkitab sebagai hadiah. Dia memang adalah sebuah hadiah, tetapi hanya kepada mereka yang menyerahkan diri mereka sendiri, jiwa, tubuh, dan rohnya, kepadanya tanpa syarat. Kita harus menyerahkan diri kita sendiri kepada Kristus, untuk menjalani hidup akan keinginan mematuhi semua tuntutanNya. Semua dari diri kita, semua talenta dan kemampuan yang kita miliki, adalah milik Tuhan, untuk dikhususkan pada pelayananNya. Ketika kita dengan demikian menyerahkan diri kita sendiri secara utuh kepadaNya, maka Kristus, dengan segala harta surga, menyerahkan diriNya sendiri kepada kita. Kita pun memperoleh mutiara yang sangat berharga itu…..  72.2

Di dalam pasar yang dikelola oleh belaskasih ilahi, mutiara yang berharga dilambangkan sebagai benda yang dibeli dengan tanpa uang dan tanpa harga. Di dalam pasar ini semua orang boleh memperoleh barang-barang surgawi. Perbendaharaan permata-permata kebenaran itu terbuka kepada semua orang….. Suara Sang Juruselamat itu dengan sungguh-sungguh dan kasih mengundang kita: “Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya.”[Wahyu 3:18]….. Orang yang paling miskin sama-sama sanggup dengan orang yang paling kaya untuk membeli keselamatan; sebab tak ada nilai kekayaan duniawi yang dapat menjaminnya. Ia itu diperoleh dengan menginginkan kepatuhan, dengan penyerahan diri kita sendiri kepada Kristus sebagai harta milikNya yang telah ditebusNya sendiri….  72.3

Kita tidak bisa menghasilkan keselamatan, tetapi kita harus mencarinya dengan sebanyak-banyaknya minat dan ketekunan seakan-akan kita mau meninggalkan segala perkara dunia ini demi keselamatan itu. 72.4

 

 

6 Maret – Kristus Juruselamat Satu-Satunya

Ia sudah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan AnakNya yang dikasihiNya. Oleh AnakNya itu kita dibebaskan; berarti dosa-dosa kita sudah diampuni. Kolose 1:13, 14.

 

Tidak menjadi soal siapakah anda atau bagaimana hidup anda telah berjalan, anda bisa selamat hanya dalam jalan yang ditunjukkan Allah. Anda harus bertobat; anda harus jatuh bersimpuh pada Batu Karang itu, Kristus Yesus. Anda harus merasakan kebutuhan anda akan seorang dokter dan akan satu-satunya penyembuhan untuk dosa, yaitu darah Kristus. Penyembuhan ini bisa dijamin hanya melalui pertobatan kepada Allah dan iman kepada Tuhan kita Yesus Kristus…… Darah Kristus akan menolong hanya mereka yang merasakan kebutuhan mereka akan kuasa penyuciannya.  73.1

Betapa cinta dan keramahan yang melimpah, bahwa ketika kita tidak mempunyai klaim atas belaskasih ilahi, Kristus berkenan mengambil alih penebusan kita! Tetapi Dokter besar kita itu menuntut dari setiap jiwa penyerahan tanpa syarat. Kita tidak pernah membuat ketentuan untuk nasib kita sendiri. Kristus pastilah memiliki manajemen menyeluruh atas kehendak dan tindakan…..  73.2

Kita mungkin memuji diri kita sendiri….. bahwa karakter moral kita sudah benar dan kita tidak perlu merendahkan diri kita di hadapan Allah seperti pendosa pada umumnya. Tetapi kita pasti puas memasuki kehidupan dalam cara yang sama dengan pemimpin para pendosa. Kita harus  meninggalkan kebenaran kita sendiri dan memohon kebenaran Kristus untuk diperhitungkan pada kita. Kita harus bergantung sepenuhnya kepada Kristus demi kekuatan kita. Diri sendiri harus mati. Kita harus mengakui bahwa semua yang kita miliki adalah berasal dari kekayaan yang melimpah dari rahmat ilahi. Biarlah hal ini menjadi suara hati kita: “Bukan bagi kami, Ya Tuhan, bukan bagi kami, tetapi bagi namaMu berikanlah kemuliaan, demi belaskasihMu, dan demi kebenaranMu.” 73.3

Iman yang asli diikuti oleh cinta kasih, dan cinta kasih diikuti oleh kepatuhan. Semua kekuatan dan hasrat dari orang yang bertobat dibawa ke bawah pengendalian Kristus. RohNya adalah kuasa pembaharu, yang mengubah semua orang yang menerimanya kepada citra ilahi….  73.4

“Barangsiapa yang berasal daripada Allah, tiadalah berbuat dosa, karena benih Allah tinggal di dalam orang itu; maka tiada dapat ia berbuat dosa, karena ia berasal daripada Allah.” [1 Yohanes 3:9].  Dia merasa bahwa dia adalah tebusan dari darah Kristus dan terikat oleh janji yang serius untuk memuliakan Allah di dalam tubuh dan rohnya, yang adalah milik Allah. Cinta akan dosa dan cinta diri adalah ditaklukkan di dalam dirinya. Dia setiap hari bertanya: “Apa yang akan saya serahkan kepada Tuhan demi semua manfaat yang dimilikiNya bagi diri saya?” “Tuhan, apa yang Engkau kehendaki aku perbuat?” 73.5

 

 

7 Maret – Kecaplah Sendiri Bagimu

Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya Tuhan itu! Berbahagialah orang yang berlindung padaNya! Mazmur 34:8.

 

Bagaimana kita akan mengetahui sendiri kebaikan Allah dan cintaNya? Pemazmur mengatakan kepada kita–, bukan: dengarlah dan ketahuilah, bacalah dan ketahuilah, atau percayalah dan ketahuilah; tetapi—“Kecaplah dan lihatlah bahwa Tuhan itu baik.” Alih-alih mengandalkan kata atau istilah yang lain, kecaplah sendiri bagimu.  74.1

Pengalaman adalah pengetahuan yang diperoleh dari percobaan. Agama yang merupakan hasil percobaan adalah dibutuhkan sekarang….. Sebagian orang—ya, sebagian besar—mempunyai pengetahuan teoretis akan kebenaran religius, tetapi tidak pernah merasakan kuasa pembaharu dari rahmat ilahi atas hati mereka sendiri….. Mereka percaya akan murka Allah, tetapi tidak melakukan usaha-usaha yang sungguh untuk meloloskan diri dari padanya. Mereka percaya akan surga, tetapi tidak membuat pengorbanan untuk memperolehnya…… Mereka mengetahui sebuah obat untuk dosa, tetapi tidak menggunakannya. Mereka mengetahui apa yang benar, tetapi tidak memiliki selera untuk itu. Semua pengetahuan mereka itu hanya akan memperbanyak kutukan mereka. Mereka tidak pernah mengecap dan mempelajari lewat pengalaman bahwa Tuhan itu baik.  74.2

Untuk menjadi seorang murid Kristus adalah menyangkal diri sendiri dan mengikuti Yesus baik dalam suka maupun duka…. Setiap kesenangan yang dipelihara yang menghambat hidup keagamaan kita harus disingkirkan…. Akankah kita melakukan usaha-usaha dan membuat pengorbanan-pengorbanan yang serasi pada nilai yang mau diraih?  74.3

Setiap persatuan yang kita bentuk, betapapun terbatas, mendesakkan suatu pengaruh atas diri kita. Sejauh mana tingkatan penyerahan kita pada pengaruh itu akan ditentukan oleh tingkat keeratan, keteguhan hubungan, dan cinta serta penghormatan kita untuk seseorang yang menjadi teman bersatu kita. Demikianlah oleh keakraban dan persatuan kita dengan Kristus kita boleh menjadi seperti Dia, satu-satunya Teladan yang tidak bersalah.  74.4

Persatuan dengan Kristus—betapa nilai yang tiada terucapkan! Persatuan yang demikian adalah keistimewaan kita untuk dinikmati jika kita mencarinya, jika kita membuat pengorbanan untuk memastikannya.  74.5

Jadi setiap orang boleh, melalui pengalamannya sendiri, “memeteraikan bahwa Allah benar adanya.” Yohanes 3:33.……  Ia bisa bersaksi: “Saya membutuhkan pertolongan, dan saya telah menemukannya di dalam Yesus. Setiap kebutuhan dipenuhi, rasa lapar jiwaku dipuaskan….. Saya percaya di dalam Yesus sebab Dia bagiku adalah Juruselamat ilahi. Saya percaya Alkitab sebab saya telah menemukannya sebagai suara Allah kepada jiwaku.” 74.6

 

 

 

8 Maret – Para Warga Kerajaan Surga

Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah. Efesus 2:19.

 

Yesus bersabda: “Sungguh, Aku datang segera.”[Wahyu 22:20]. Kita harus memegang perkataan ini selamanya di dalam pikiran kita dan bertindak seakan-akan kita sungguh percaya bahwa kedatangan Tuhan itu dekat, dan kita adalah para peziarah dan orang asing di bumi ini. 75.1

Setiap sarana rahmat harus digunakan secara sungguh-sungguh agar kasih Allah boleh berlimpah di dalam jiwa lebih dan lebih banyak lagi, “sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah.” [Filipi 1:10-11]. Kehidupan Kristen anda harus mengambil bentuk-bentuk yang kuat dan loyal. Kalian dapat meraih standar yang tinggi untuk diri kalian sebagaimana terdapat dalam Alkitab, dan memang kalian harus demikian jika mau menjadi anak-anak Allah. Kalian tidak bisa berjalan di tempat saja; kalian harus maju atau kalau tidak, mundur….  75.2

Akankah kalian mempunyai pertumbuhan Kristen yang terbatas, atau akankah kalian membuat perkembangan yang sehat dalam kehidupan ilahi? Di mana ada kesehatan rohani di situ ada pertumbuhan. Anak Allah bertumbuh menjadi pria atau wanita yang dewasa di dalam Kristus. Tidak ada batas untuk penyempurnaannya……  75.3

Sebagian orang yang mau menjadi kuat dan teguh di dalam Kristus adalah seperti bayi dalam memahami dan pengetahuan pengalaman dari pekerjaan-pekerjaan Roh Allah. Setelah pengalaman yang bertahun-tahun mereka dapat memahami hanya prinsip-prinsip pertama dari sistem utama iman dan doktrin yang membangun agama Kristen. Mereka tidak memahami penyempurnaan tabiat yang akan menerima pujian: “Bagus.”….. 75.4

Kita mempunyai kemenangan-kemenangan besar untuk diraih, dan kita akan kehilangan surga jika kita tidak meraih kemenangan-kemenangan itu. Hati daging harus disalibkan; sebab kecenderungannya adalah korupsi moral yang berujung pada kematian….. Berdoalah agar kuasa-kuasa besar dari Roh Suci …… boleh tercurah seperti kejutan listrik pada jiwa yang terpukul lumpuh, menyebabkan setiap saraf bergairah dengan hidup yang baru, memulihkan manusia dari kematiannya, dari keadaan inderawi duniawi ke kesehatan spiritual. Dengan demikian kalian akan menjadi bagian dari alam ilahi, …… dan di dalam jiwa kalian akan terpantul citraNya yang oleh goresan-goresanNya kalian disembuhkan. 75.5

 

9 Maret – Sebuah Pengetahuan Yang Lebih Penuh Akan Allah

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Yohanes 17:3.

 

Hanya dengan mengenal Allah di sini kita bisa mempersiapkan diri untuk menemuiNya pada waktu kedatanganNya….. Tetapi banyak dari mereka yang mengakui percaya dalam Kristus sesungguhnya tidak mengenal Allah.  Mereka memiliki hanya sebuah agama yang dangkal. Mereka tidak mencintai Allah; mereka tidak mempelajari tabiatNya; oleh sebab itu mereka tidak tahu bagaimana untuk percaya, bagaimana untuk melihat dan hidup. Mereka tidak tahu apa itu cinta yang penuh ketenangan, atau apa artinya berjalan dengan iman…… Mereka gagal memahami bahwa adalah kewajiban mereka untuk menerima, agar mereka boleh memperkaya orang-orang lain.  76.1

Dunia ini dengan segala kebijaksanaannya tidak mengenal Allah. Banyak orang yang telah berceramah secara lancar tentang Dia, tetapi pemikiran-pemikiran mereka menuntun orang-orang bukannya semakin dekat kepadaNya, karena mereka sendiri tidak memiliki hubungan yang hidup denganNya. Mengaku diri mereka sendiri sebagai bijaksana, justru mereka menjadi bodoh. Pengetahuan mereka akan Allah tidaklah sempurna.  76.2

Kita tidak bisa menemukan Allah melalui pencarian, tetapi Dia telah mengungkapkan DiriNya sendiri di dalam PuteraNya, yang adalah terang dari kemuliaan Bapa dan citra yang diungkapkan akan pribadiNya. Jika kita merindukan sebuah pengetahuan akan Allah maka kita pastilah seperti Kristus……. Menjalani hidup yang murni melalui iman di dalam Kristus sebagai Juruselamat pribadi akan membawa kepada orang yang percaya sebuah konsepsi yang lebih jelas dan lebih tinggi akan Allah.  76.3

Kristus adalah sebuah pengungkapan yang sempurna akan Allah. “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah,” firmanNya; “tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakanNya.”[Yoh. 1:18]. Hanya dengan mengenal Kristus kita bisa mengenal Allah. Dan sebagaimana kita melihat Dia, kita akan diubah kepada citraNya, dipersiapkan untuk menemuiNya pada waktu kedatanganNya……. 76.4

Sekarang adalah waktunya untuk mempersiapkan diri untuk kedatangan Tuhan kita. Kesiapan untuk menemuiNya tidak bisa didapat dalam waktu sekejap. Persiapan pada kejadian yang agung itu harus menjadi penantian dan pengawasan yang waspada, dikombinasikan dengan pekerjaan yang sungguh-sungguh. Maka anak-anak Allah memuliakan Dia. Di tengah-tengah kesibukan-kesibukan hidup suara mereka akan terdengar mengucapkan kata-kata yang mendorong semangat, harapan, dan iman. Semua yang mereka miliki dan ada dikhususkan pada pelayanan Sang Guru. Demikianlah mereka mempersiapkan diri untuk menemui Tuhan mereka; dan bilamana Dia datang, mereka akan mengatakan, dengan kesukaan, “Inilah Allah kita; kita telah menantikanNya dan Dia akan menyelamatkan kita…. Kita akan bergembira dan bersukacita dalam penyelamatanNya.” 76.5

 

 

 

10 Maret – Tingkatan Tertinggi dari Meditasi

Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia. 1 Yohanes 3:1.

 

Betapa kasihnya, betapa kasih yang tidak terbandingkan, bahwa kita sebagai pendosa dan orang-orang asing boleh dibawa kembali kepada Allah dan diadopsi ke dalam keluargaNya! Kita boleh memanggil Dia dengan nama yang disayang, “Bapa kami.”…..  77.1

Semua cinta kebapaan yang telah turun dari generasi ke generasi melalui saluran hati manusia, semua mata air kelembutan yang terbuka di dalam jiwa-jiwa manusia, hanyalah seperti sungai kecil pada samudera yang tiada batas bilamana dibandingkan dengan cinta yang tiada akhir dan tiada habisnya dari Allah. Lidah tak dapat mengucapkannya; pena tidak dapat menggambarkannya. Engkau boleh bermeditasi atas perkara itu setiap hari dalam hidupmu; engkau boleh menyelidiki Alkitab secara rajin agar memahaminya; engkau boleh mengerahkan setiap kuasa dan kemampuan yang Allah berikan kepadamu, dalam bertekun untuk memahami cinta dan pengorbanan dari Bapa surgawi; dan meskipun demikian masih ada sebuah keabadian di atas sana. Engkau boleh mempelajari cinta itu selama berabad-abad; meski demikian engkau tidak pernah bisa memahami secara penuh panjang dan lebar, dalam dan tingginya cinta Allah dalam menyerahkan AnakNya untuk wafat demi dunia ini. Keabadian itu sendiri tidak pernah bisa mengungkapkannya secara penuh. Namun sebagaimana kita mempelajari Alkitab dan bermeditasi atas kehidupan Kristus dan rencana penebusan, tema-tema besar ini akan membuka pemahaman kita lebih besar dan lebih besar lagi. 77.2

Kristus telah datang  untuk mengungkapkan Allah pada dunia ini sebagai Allah cintakasih, penuh dengan belaskasih, kelembutan, dan kasih sayang.  77.3

Adalah baik menghabiskan waktu satu jam dengan bijaksana setiap hari dengan melihat kembali kehidupan Kristus sejak dari palungan hingga ke Bukit Kalvari. Kita harus mendapatkannya poin demi poin dan membiarkan imajinasi kita secara hidup memahami setiap peristiwa, khususnya bagian-bagian akhir dari hidup duniawiNya. Dengan pengkontemplasian ajaran-ajaran dan penderitaan-penderitaanNya yang demikian, dan pengorbanan tiada batas yang dibuatNya bagi penebusan manusia, kita boleh menguatkan iman kita, menguatkan cinta kita, dan menjadi dengan lebih dalam diilhami dengan roh yang menopang Juruselamat kita. Jika kita pada akhirnya diselamatkan, maka kita semua harus mengambil hikmah dari penyesalan dosa dan iman pada kaki salib itu….. Setiap perkara yang luhur dan murah hati di dalam manusia akan menanggapi kontemplasi Kristus di salib itu. 77.4

 

11 Maret – Jubah Putih Dipersyaratkan

Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta. Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja. Matius 22:11, 12.

 

Dengan pakaian pesta dalam perumpamaan tersebut dimaksudkan adalah tabiat yang suci tanpa noda yang akan dimiliki oleh para pengikut yang benar milik Kristus. Kepada gereja “dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus  yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan  yang benar dari orang-orang kudus.) Wahyu 19:8. Kain lenan halus itu, menurut Alkitab, adalah “perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.” Efesus 5:27. Adalah kebenaran milik Kristus, tabiatNya yang tidak bercela, yang melalui iman diberikan kepada semua orang yang menerima Dia sebagai Juruselamatnya.  78.1

Jubah putih tanpa dosa dikenakan oleh orang tua kita yang mula-mula ketika mereka ditempatkan oleh Allah di Taman Eden yang suci…… Tetapi ketika dosa masuk, mereka mengakhiri hubungan mereka dengan Allah, dan terang yang telah melingkupi mereka pun dipisahkan….. Tak ada yang orang bisa rancang untuk menggantikan hilangnya jubah sucinya….   Hanya perlindungan yang Kristus sendiri sediakan dapat membuat kita bertemu untuk datang dalam hadirat Allah. Perlindungan ini, jubah dari kebenaranNya sendiri, akan dikenakan Kristus atas setiap jiwa yang bertobat dan percaya….. Pakaian ini, ditenun pada mesin tenun surga, tak satupun benangnya merupakan rancangan manusia. Kristus dalam kemanusiaanNya menjalin sebuah tabiat yang sempurna, dan tabiat ini Dia tawarkan untuk dibagikan kepada kita. “Semua kebenaran kita adalah seperti kain kotor.” Yesaya 64:6. Segala sesuatu yang kita bisa perbuat adalah dinajiskan oleh dosa. Tetapi Anak Allah “telah dinyatakan untuk menghapus dosa-dosa kita; dan di dalam Dia tidak ada dosa.” 1 Yohanes 3:5…. 78.2

Melalui kepatuhanNya yang sempurna Dia telah membuat menjadi mungkin bagi setiap orang untuk mematuhi perintah-perintah Allah. Ketika kita menyerahkan diri kita sendiri kepada Kristus, hati dipersatukan dengan hatiNya, kehendak disatukan dalam kehendakNya, pikiran menjadi satu dengan pikiranNya, pikiran-pikiran dibawa kepadaNya; kita mengalami hidupNya. Inilah artinya dikenakan dengan jubah kebenaranNya. Lalu ketika Tuhan mengawasi kita Dia melihat, bukan pakaian dari daun ara, bukan ketelanjangan dan cacat dosa, tetapi jubah kebenaranNya sendiri, yang adalah kepatuhan sempurna kepada hukum Yehova.  78.3

 

 

12 Maret – Sukacita dalam Kepatuhan

Aku rindu kepada keselamatan dari padaMu, ya Tuhan, dan TauratMu menjadi kesukaanku. Mazmur 119:174.

 

Orang Kristen sejati tidak akan pernah mengeluh bahwa kuk [tanggungan] yang dibebankan Kristus adalah mencekik leher. Ia menjadikan pelayanan milik Yesus sebagai kemerdekaan yang paling benar. Hukum Allah adalah kegemarannya. Alih-alih merendahkan perintah-perintah ilahi, untuk menyesuaikan dengan kekurangan-kekurangannya, ia secara tetap berjuang untuk meningkatkan level kesempurnaan hukum-hukum itu.  79.1

Pengalaman yang demikian harus menjadi milik kita jika kita mau dipersiapkan untuk tahan berdiri dalam hari Tuhan itu. Sekarang, sementara masa kasihan masih berlangsung, sementara suara belaskasih masih terdengar, adalah waktunya bagi kita untuk menyingkirkan dosa-dosa kita…..  79.2

Allah telah membuat ketentuan yang melimpah agar kita bisa berdiri secara sempurna dalam rahmatNya, tidak kekurangan apa-apa, menantikan kedatangan Tuhan kita. Apakah engkau sudah siap? Sudahkah engkau kenakan pakaian pesta pernikahan itu? Pakaian itu tidak akan pernah menutupi penipuan, ketidaksucian, korupsi, atau kemunafikan. Mata Allah tertuju padamu…. Kita boleh bisa saja menyembunyikan dosa-dosa kita dari pandangan manusia, tetapi kita tidak bisa menyembunyikan apapun dari Pencipta kita.  79.3

Allah tidak menyayangkan AnakNya sendiri, tetapi menyerahkanNya pada kematian demi pelanggaran-pelanggaran kita dan membangkitkan Dia kembali demi pembenaran kita. [Roma 8:32]. Melalui Kristus kita boleh mempersembahkan permohonan-permohonan kita pada takhta Rahmat itu. Melalui Dia, kita yang tidak bernilai apa-apa, boleh meraih segala berkat rohani. Sudahkah kita datang kepadaNya agar kita boleh mempunyai hidup?  79.4

Kehendak Allah diungkapkan dalam peraturan-peraturan dari hukum suciNya, dan prinsip-prinsip dari hukum ini adalah prinsip-prinsip surga. Para malaikat surga tidak memperoleh pengetahuan yang lebih tinggi selain daripada mengetahui kehendak Allah, dan melaksanakan kehendakNya itu adalah pelayanan tertinggi yang bisa memberdayakan kekuatan mereka.  79.5

Tetapi di surga, pelayanan tidak diberikan dalam roh legalitas [keabsahan]. Ketika Setan memberontak menentang hukum Yehova, pemikiran yang terdapat di dalamnya adalah bahwa sebuah hukum muncul kepada para malaikat hampir seperti sesuatu yang mengejutkan kepada sesuatu yang tidak terpikirkan. Dalam pelayanan mereka para malaikat itu bukanlah sebagai para hamba, tetapi sebagai anak-anak…… Kepatuhan tidaklah membosankan bagi mereka. Cinta bagi Allah membuat pelayanan mereka sebuah kesukaan. Jadi di setiap jiwa di mana Yesus, pengharapan akan kemuliaan itu, berdiam, perkataanNya akan bergema kembali, “Aku suka melakukan kehendakMu, ya Allahku; TauratMu ada dalam dadaku.” [Mazmur 40:8]. 79.6

 

13 Maret – Berlatih dalam Lokakarya Allah  

Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah,– dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! 1 Korintus 6:19, 20.

 

Kita bukanlah milik kita sendiri. Kita sudah ditebus dengan sebuah harga yang mahal, bahkan dengan penderitaan dan kematian Anak Allah. Jika kita bisa memahami hal ini, dan sungguh menyadarinya, maka kita akan merasakan sebuah tanggungjawab yang besar di pundak kita untuk memelihara diri kita sendiri dalam kondisi terbaik akan kesehatan, sehingga kita boleh menyerahkan kepada Allah pelayanan yang sempurna…….   80.1

Kita percaya tanpa ragu bahwa Kristus segera datang…… Kita tidak ragu, juga tidak ragu selama bertahun-tahun ini, bahwa doktrin-doktrin yang kita pegang saat ini adalah kebenaran sekarang, dan bahwa kita sedang mendekati hari penghakiman itu. Kita sedang mempersiapkan diri untuk menemui Dia, yang dikawal oleh rombongan para malaikat suci, muncul dalam awan-awan langit untuk memberikan bagi orang-orang yang beriman dan benar sentuhan akhir dari keabadian.  Bilamana Dia datang Dia tidak membersihkan kita dari dosa-dosa kita, untuk membuang dari kita cacat tabiat kita, atau untuk merawat kita dari kelemahan-kelemahan atas kemarahan-kemarahan dan kekacauan-kekacauan kita. Jika ditempa seluruhnya bagi kita, pekerjaan ini akan diselesaikan sebelum waktu kedatanganNya itu.  80.2

Ketika Tuhan datang, orang-orang yang suci akan terus menyucikan diri mereka. Mereka yang telah memelihara tubuh dan roh mereka dalam kesucian, di dalam pemurnian dan kehormatan, akan menerima sentuhan akhir dari keabadian. Tetapi orang-orang yang tidak benar, yang tidak suci, dan najis akan selamanya demikian. Tak ada pekerjaan yang akan diperbuat bagi mereka untuk membuang cacat-cacat mereka dan memberi mereka tabiat-tabiat yang suci…. Semuanya ini harus diberikan dalam masa kasihan ini. Sekaranglah pekerjaan ini harus diselesaikan bagi kita…..  80.3

Kita sekarang berada dalam lokakarya milik Allah. Banyak dari antara kita adalah batu-batu yang kasar dari tambang. Tetapi karena kita bersandar pada kebenaran Allah, pengaruhnya menggugah kita. Ia itu meninggikan kita dan menghapus dari kita setiap cela dan dosa yang berasal dari segala sumber. Demikianlah kita dipersiapkan untuk menemui Sang Raja dalam keagunganNya dan pada akhirnya bersatu dengan para malaikat yang suci dan surgawi di dalam kerajaan kemuliaan itu. Adalah sekarang saatnya bahwa pekerjaan ini harus diselesaikan bagi kita, sekaranglah saatnya bahwa tubuh dan roh kita harus dibuat layak untuk keabadian itu. 80.4

14 Maret – Kesehatan Fisik dan Pemikiran yang Luhur

Saudara-saudara yang tercinta! Kalian adalah orang asing dan perantau di dunia ini. Sebab itu saya minta dengan sangat supaya kalian jangan menuruti hawa nafsu manusia yang selalu berperang melawan jiwa. 1 Petrus 2:11.

 

Banyak orang yang menganggap naskah ini sebagai amaran menentang hawa nafsu saja; tetapi hal ini sebenarnya memiliki makna yang lebih luas. Ia itu melarang setiap kepuasan atas selera atau hasrat. Setiap selera yang sesat menjadi sebuah nafsu perang. Selera diberikan bagi kita untuk sebuah tujuan yang baik, bukan untuk menjadi hamba kematian oleh menjadi sesat, dan dengan demikian merosot pada “nafsu-nafsu yang berperang melawan jiwa.” Nasehat Petrus tersebut di atas merupakan sebuah amaran yang sangat langsung dan keras untuk menentang penggunaan semua bahan perangsang dan narkotika. Kesenangan-kesenangan ini dapat dikelompokkan dengan tepat di antara nafsu-nafsu yang mengerahkan sebuah pengaruh yang merusak atas tabiat moral.  81.1

Janganlah ada seorangpun yang menjalani kesalehan mengesampingkan kesehatan tubuh, dan menghibur diri mereka sendiri dengan anggapan bahwa pemanjaan diri bukanlah dosa dan tidak akan mempengaruhi kerohanian mereka. Sebuah simpati yang erat terdapat di antara tabiat fisik dan moral. Patokan keutamaan diunggulkan atau direndahkan oleh kebiasaan-kebiasaan fisik. Makan berlebihan atas makanan yang terbaik pun akan menghasilkan sebuah kondisi yang mengerikan atas perasaan-perasaan moral. Dan jika makanan itu tidak menyehatkan, pengaruh-pengaruhnya masih akan lebih menyakitkan. Setiap kebiasaan yang tidak mempromosikan tindakan yang menyehatkan dalam sistem manusia membuat sarana-sarana yang lebih tinggi dan luhur menjadi merosot….. Kepuasan atas selera memperkuat kecenderungan-kecenderungan hewani, yang memberikan kepada mereka kekuasaan melebihi kekuatan-kekuatan mental dan rohani.  81.2

Kekuatan pencobaan untuk memuaskan selera dapat diukur hanya melalui penderitaan yang tidak terungkapkan dari Penebus kita di dalam puasa yang panjang di padang gurun itu. Dia mengetahui bahwa kepuasan atas selera yang sesat akan menghilangkan persepsi sehingga perkara-perkara yang suci tidak dapat ditanggapi….. Jika kekuatan dari selera yang dipuaskan itu begitu kuat atas umat manusia, sehingga untuk mematahkannya Anak Allah yang ilahi itu, dalam kepentingan manusia, harus menahan puasa dalam hampir enam minggu, betapa beratnya pekerjaan di hadapan orang Kristen! Meskipun demikian, betapapun hebatnya perjuangan itu, dia boleh menang. Melalui pertolongan kuasa ilahi yang menahan pencobaan-pencobaan yang sangat sengit yang dilakukan Setan, maka ia juga boleh berhasil sepenuhnya dalam peperangannya melawan kejahatan, dan pada akhirnya boleh mengenakan mahkota kemenangan di dalam kerajaan Allah. 81.3

 

 

15 Maret – Penaburan dan Penuaian Kehidupan

Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni. 2 Timotius 2:22.

 

Sedikit waktu yang digunakan dalam menaburkan benih-benih gandum alami anda, anak-anak muda yang terkasih, akan menghasilkan sebuah panenan yang akan memahitkan seluruh hidupmu; namun satu jam tanpa kesadaran, begitu menyerah pada pencobaan, dapat mengalihkan seluruh hidup anda yang sekarang ini ke dalam arah yang salah.  Anda memiliki hanya satu masa muda; buatlah hal itu berguna. Manakala anda meninggalkan tanah ini anda tidak pernah bisa kembali meralat kesalahan-kesalahan anda…..   82.1

Setan….. mengubah dirinya sendiri menjadi malaikat terang dan datang kepada orang-orang muda dengan pencobaan-pencobaannya yang munafik dan berhasil memenangkan pencobaan-pencobaan itu, langkah demi langkah, dari jalur kewajiban. Dia digambarkan sebagai penuduh, penyesat, penipu, penyiksa, dan pembunuh. …. Adalah perbuatan Setan untuk mencobai anda, tetapi tindakan anda sendirilah untuk menyerah. Bukanlah kuasa dari segala balatentara Setan untuk memaksakan orang-orang yang dicobai untuk melanggar hukum. Tidak ada maaf untuk dosa.  82.2

Pencobaan bukanlah dosa. Yesus adalah suci dan murni; namun demikian Dia dicobai dalam segala hal yang kita alami, tetapi dengan suatu kekuatan dan kuasa Manusia itu tidak akan pernah dipanggil untuk bertahan. Dalam pertahanannya yang berhasil Dia telah meninggalkan kepada kita sebuah teladan yang terang, sehingga kita harus mengikuti jejaknya. Jika kita percaya diri atau merasa benar sendiri maka kita akan dibiarkan jatuh di bawah kuasa pencobaan itu; tetapi jika kita melihat kepada Yesus dan percaya kepadaNya maka kita meminta bagi bantuan kita sebuah kuasa yang telah menaklukkan musuh di medan perang itu, dan dalam setiap cobaan Dia akan membuat suatu jalan keluar. Ketika Setan datang seperti air bah, kita harus menghadapi pencobaan-pencobaannya itu dengan pedang Roh, dan Yesus akan menjadi Penolong kita dan akan mengangkat bagi kita sebuah standar menentang dia [Setan itu].  82.3

Satu sifat yang salah dari tabiat, satu kehendak dosa yang berkembang, pada akhirnya akan menetralisir semua kuasa injil….. Kepedihan-kepedihan dari kewajiban dan kesenangan-kesenangan dosa adalah tali-tali yang dengannya Setan mengikat orang dalam perangkap-perangkapnya. Mereka yang lebih baik mati daripada melakukan suatu tindakan yang salah adalah orang-orang yang akan ditemukan penuh iman.  82.4

Orang-orang muda boleh memiliki prinsip-prinsip yang begitu kokoh sehingga pencobaan-pencobaan yang paling kuat dari Setan tidak akan menarik mereka dari persekutuan mereka [dengan Allah]. 82.5

 

 

 

16 Maret – Tabiat Yang Disetujui Surga  

Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. 1 Timotius 4:12.

 

Yesus, yang Mulia di sorga, telah meninggalkan sebuah teladan bagi orang-orang muda.  Dia bekerja keras  dalam tempat berkaryaNya di Nazareth untuk memperoleh makananNya sehari-hari. Dia patuh kepada orangtuaNya, dan berusaha untuk tidak menghabiskan waktunya sendiri atau mengikuti keinginannya sendiri. Dengan suatu kehidupan atas kesenangan yang mudah seorang muda tidak bisa mencapai keunggulan yang sebenarnya sebagai seorang dewasa atas sebagai seorang Kristen. Allah tidak menjanjikan kita kemudahan, kehormatan, atau kekayaan dalam pelayananNya; tetapi Dia menjamin kita bahwa semua berkat yang dibutuhkan akan menjadi milik kita, “dengan penganiayaan-penganiayaan”, dan di dalam dunia yang mendatangkan “hidup abadi”. Tidak ada selain persembahan yang menyeluruh pada pelayananNya yang akan Kristus terima. Inilah pelajaran yang setiap orang harus pelajari….. 83.1

Kita telah menandai gambaran-gambaran tentang kuasa dari prinsip yang religius dan teguh…. Jurang dari gua singa itu tidak dapat menelan Daniel dari doa-doa hariannya, juga api yang bernyala-nyala tidak bisa menghanguskan Sadrakh dan teman-temannya untuk jatuh di hadapan patung berhala yang dibangun Nebukadnezar. Orang-orang muda yang memiliki prinsip-prinsip yang teguh akan menghindari kesenangan, menantang kesengsaraan, dan bahkan menghadapi gua singa dan nyala api yang panas daripada ditemukan tidak benar di hadapan Allah.   Tandailah tabiat Yusuf. Keutamaannya diuji secara keras, tetapi kemenangannya adalah penuh. Pada setiap titik orang muda yang luhur itu bertahan menghadapi ujian. Prinsipnya yang tinggi dan lurus muncul pada setiap pencobaan. Tuhan bersama dia, dan perkataanNya adalah hukum baginya.  83.2

Mereka yang mempelajari Alkitab, memohon petunjuk kepada Allah, dan bersandar kepada Kristus akan dimampukan untuk bertindak secara bijaksana di setiap waktu dan setiap keadaan. Prinsip-prinsip yang baik akan digambarkan dalam kehidupan yang sebenarnya. Biarkanlah saja kebenaran sekarang diterima dengan hormat dan menjadi dasar tabiat, dan ia itu akan menghasilkan keteguhan akan tujuan, yang tidak dapat dipengaruhi oleh godaan-godaan kesenangan, kesesatan dari adat-istiadat, penghinaan dari orang-orang yang mencintai dunia, suara-suara gaduh dari hati untuk kesenangan diri. Kesadaran haruslah menjadi yang pertama diterangi, lalu keinginan harus dibawa untuk taat. Cinta akan kebenaran dan kesalehan harus berkuasa di dalam jiwa, dan sebuah tabiat yang disetujui oleh surga akan terpancar.  83.3

 

17 Maret – Menaiki Tangga Petrus

Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. 2 Petrus 1:5-7.

 

Arahkanlah orang-orang muda kepada tangga Petrus yang terdiri dari delapan anak tangga, dan tempatkan kaki mereka, bukan pada anak tangga yang tertinggi, tetapi pada yang terendah, dan dengan permintaan yang sungguh-sungguh doronglah mereka untuk naik sampai kepada yang paling puncak.  84.1

Kristus……. adalah tangga itu. Kaki tangga itu ditancapkan secara kuat pada bumi dalam keadaan kemanusiaanNya; anak tangga yang tertinggi mencapai takhta Allah dalam keilahianNya. Kemanusiaan Kristus merangkul kemanusiaan yang jatuh, sementara keilahianNya terbentang pada takhta Allah. Kita diselamatkan dengan menaiki anak tangga demi anak tangga, melihat kepada Kristus, bergantung kepada Kristus, meningkat selangkah demi selangkah pada ketinggian Kristus sehingga Dia dibuat bagi kita menjadi kebijaksanaan dan kebenaran dan penyucian dan penebusan. Iman, kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan, kasih akan saudara-saudara, dan kasih akan semua orang adalah anak-anak tangga ini. Semua karunia ini harus dimanifestasikan di dalam tabiat Kristen; dan “jika engkau melakukan perkara-perkara ini, engkau tidak akan pernah jatuh: sebab dengan demikian sebuah pintu masuk diberikan kepadamu dengan luasnya ke dalam kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita Yesus Kristus.” (bdk. 2 Petrus 1:8). 84.2

Anda tidak perlu berpikir untuk harus menunggu sampai anda menyempurnakan satu karunia dulu sebelum mengembangkan yang lain. Tidak demikian; sebab semua perkara itu harus ditumbuhkan bersama…..; setiap hari yang anda jalani, anda dapat menyempurnakan perlengkapan-perlengkapan yang diberkati itu diungkapkan secara penuh dalam tabiat Kristus….  84.3

Jangan menjadi ditaklukkan oleh banyaknya pekerjaan yang anda harus lakukan dalam kehidupan anda, sebab anda tidak dituntut untuk melakukannya sekaligus. Biarlah setiap kekuatan anda digunakan untuk setiap hari kerja, menyempurnakan setiap kesempatan yang berharga, meninggikan nilai pertolongan-pertolongan yang Allah berikan kepada anda, dan membuat kemajuan pada peningkatan tangga itu selangkah demi selangkah. Ingatlah bahwa anda harus hidup selain satu hari pada suatu waktu, bahwa Allah telah memberikan satu hari, dan catatan-catatan surga akan menunjukkan bagaimana anda telah menghargai keistimewaan-keistimewaan dan kesempatan-kesempatannya. Semoga anda menyempurnakan setiap hari yang diberikan kepada anda oleh Allah, sehingga pada akhirnya anda boleh mendengar Tuhan berkata, “Baik sekali perbuatanmu, hai hambaKu yang baik dan setia.” [Matius 5:21]. 84.4

 

 

18 Maret – Nafas Jiwa

Tetaplah berdoa! 1 Tesalonika 5:17.

 

Doa adalah nafas jiwa, saluran dari segala berkat. Begitu …. jiwa yang bertobat memanjatkan doanya, Allah melihat pergumulannya, menyaksikan konflik-konfliknya, dan menandai ketulusannya. Jari-jariNya memberi tekanan, dan Dia mencatat setiap getaran. Bukanlah suatu perasaan yang menggetarkannya, bukanlah suatu emosi yang menggerakkannya, bukanlah suatu kesedihan yang membayanginya, bukanlah sebuah dosa yang menodainya, bukanlah sebuah pemikiran atau tujuan yang menggerakkannya, yang semuanya itu tidak dikenalNya. Jiwa itu telah dijual dengan harga yang tidak ternilai, dan dicintai dengan sebuah kesetiaan yang tidak tergantikan.  85.1

Doa kepada Dokter Besar itu untuk kesembuhan jiwa membawa berkat-berkat dari Allah. Doa menyatukan kita satu sama lain dan juga menyatukan kita kepada Allah. Doa membawa Yesus  ke sisi kita, dan memberikan kekuatan yang baru dan karunia yang segar pada jiwa yang letih dan kacau…..  85.2

Kristus Juruselamat kita telah dicobai dalam segala hal seperti kita alami, namun Dia tidak berdosa. Dia mengambil bentuk alami manusia, berpakaian sebagaimana layaknya manusia, dan kebutuhan-kebutuhannya adalah kebutuhan-kebutuhan manusia. Dia memiliki kebutuhan-kebutuhan yang secara jasmani harus disediakan, kelelahan jasmani untuk dilegakan. Adalah melalui doa kepada BapaNya sehingga Dia bersiap untuk tugas dan pencobaan. Hari demi hari Dia mengikuti rangkaian tugasNya, mencari untuk menyelamatkan jiwa-jiwa…… Dan Dia menghabiskan semalam-malaman dalam doa untuk kepentingan orang-orang yang dicobai…..  85.3

Masa doa-doa malam yang dilewati Sang Juruselamat di gunung atau di padang gurun itu adalah sangat penting untuk mempersiapkan Dia untuk pencobaan-pencobaan yang harus Dia jumpai pada hari-hari berikutnya. Dia merasakan kebutuhan akan penyegaran dan penguatan jiwa dan raga, sehingga Dia boleh menghadapi pencobaan-pencobaan Setan; dan mereka yang sedang berjuang untuk meneladani kehidupanNya akan merasakan kebutuhan yang sama ini….  85.4

Dia berfirman kepada kita, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” [Lukas 9:23]. Hanya Kristus yang dapat membuat kita sanggup memberikan jawaban ketika Dia berfirman, “Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.”[Matius 11:29]. Hal ini berarti bahwa setiap hari diri sendiri ini harus disangkal. Kristus bisa memberi kita penyelesaian yang luhur, kehendak untuk menderita, dan berjuang dalam peperangan Tuhan dengan tenaga yang gigih. Orang yang paling lemah, dengan dibantu oleh karunia ilahi, boleh memiliki kekuatan untuk menjadi lebih dari sekadar penakluk.  85.5

 

19 Maret – Rahasia Kemajuan

Percayalah kepadaNya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapanNya; Allah ialah tempat perlindungan kita. Sela. Mazmur 62:8.

 

Kita harus banyak berdoa jika kita mau membuat kemajuan dalam hidup ilahi. Ketika pesan kebenaran itu diproklamirkan pertama-tama, betapa banyak kami berdoa. Betapa seringnya suara pengantaraan itu terdengar di dalam bilik, di dalam gudang, di kebun, atau di hutan kecil. Secara berulang-ulang kami menghabiskan waktu di dalam doa yang sungguh-sungguh, dua atau tiga orang bersama menyatakan janji; seringkali suara tangisan terdengar dan kemudian suara ucapan syukur dan nyanyian pujian. Sekarang karena hari Allah itu sudah lebih dekat daripada kita percaya sebelumnya, dan kita harus lebih sungguh-sungguh, lebih bersemangat, dan kuat, daripada di hari-hari sebelumnya. Bahaya-bahaya kita adalah lebih hebat sekarang daripada waktu itu.  86.1

Adalah dalam waktu-waktu penyampaian doa yang menyendiri Yesus telah menerima kebijaksanaan dan kekuatan dalam hidup duniawiNya. Biarlah orang-orang muda meniru teladanNya dalam menemukan pada waktu subuh dan petang hari suatu masa yang hening untuk persekutuan dengan Bapa di surga. Pada setiap langkah jalan kita Dia berkata, “Sebab Aku ini, Tuhan, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.” Yesaya 41:13. Dapatkah anak-anak kita mempelajari pelajaran ini pada masa-masa awal kehidupan mereka, betapa kesegaran dan kekuatan, betapa kesenangan dan kegembiraan, akan dibawa ke dalam kehidupan mereka!  86.2

Biarlah hatimu beristirahat demi kerinduannya untuk Allah, untuk Allah yang hidup. Hidup Kristus telah menunjukkan apa yang dapat diperbuat oleh kemanusiaan dengan menjadi pengikut tabiat ilahi. Semua yang Kristus telah terima dari Allah boleh juga kita miliki. Maka mohonkanlah dan terimalah. Dengan iman yang gigih dari Yakub, dengan tekad keras dari Eliyah, mintalah bagi dirimu semua yang Allah telah janjikan.  86.3

Biarlah gagasan-gagasan mulia dari Allah memiliki hatimu. Biarlah hidupmu dijalin melalui hubungan-hubungan yang tersembunyi kepada hidup Yesus. Dia yang telah memerintahkan terang itu untuk menyinari kegelapan sedang berkenan menyinari hatimu, untuk memberikan terang pengetahuan dari kemuliaan Allah di dalam wajah Yesus Kristus. Roh Kudus akan mengambil perkara-perkara milik Allah ini dan menunjukkannya kepadamu…… Kristus akan menuntun engkau pada ambang pintu milik Yang Abadi itu. Engkau boleh melihat kemuliaan itu melampaui selubung, dan mengungkapkan kepada orang-orang kecukupan yang berasal dari pada Dia yang hidup selamanya untuk membuat perantaraan bagi kita.  86.4

 

20 Maret – Iman Yang Tidak Tergoyahkan  

Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian kemari oleh angin. Yakobus 1:6.

 

Doa dan iman adalah berhubungan dengan erat, dan mereka perlu dipelajari secara bersama-sama. Dalam doa yang berasal dari iman ada sebuah pengetahuan ilahi; ia itu adalah sebuah pengetahuan yang harus dimengerti oleh siapa saja yang mau membuat pekerjaan hidupnya berhasil. Kristus berkata, “Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” [Markus 11:24]. Dia membuatnya jelas bahwa permintaan kita harus sesuai dengan kehendak Allah; kita harus memohon hal-hal yang Dia telah janjikan, dan apa saja yang kita terima mestilah digunakan dalam melaksanakan kehendakNya. Jika syarat-syarat ini dipenuhi, maka janji itu adalah pasti.  87.1

Demi pengampunan dosa, demi Roh Kudus, demi sebuah penguasaan diri seperti Kristus, demi kebijaksanaan dan kekuatan untuk melakukan pekerjaanNya, demi setiap hadiah yang dijanjikanNya, kita boleh meminta; lalu kita percaya bahwa kita menerimanya, dan sebagai balasnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Allah bahwa kita telah menerimanya. Kita perlu mengharapkan bukan bukti yang kelihatan dari berkatNya. Hadiah itu ada di dalam janjinya, dan kita boleh menjalankan pekerjaan kita yang dijamin oleh apa yang dijanjikan Allah untuk diperbuatNya, dan bahwa hadiah itu, yang sudah kita miliki, akan menjadi nyata ketika kita sangat memerlukannya.   87.2

Untuk menjalani hidup yang sedemikian sesuai dengan firman Allah berarti penyerahan seluruh hidup kepadaNya. Akan terasa sebuah kebutuhan dan ketergantungan yang terus-menerus, sebuah penarikan hati ke hadapan Allah. Doa adalah sebuah keperluan; sebab ia itu adalah kehidupan dari jiwa. Doa keluarga, doa bersama, memiliki tempatnya masing-masing; tetapi adalah persekutuan rahasia dengan Allah yang mempertahankan kehidupan jiwa……  87.3

Sebuah kekuatan sebagaimana yang belum pernah ada sebelumnya terlihat menggenggam dunia ini. Dalam hiburan, dalam mencari uang, dalam persaingan kekuasaan, dalam pertarungan habis-habisan untuk mempertahankan keberadaan hidup, ada sebuah kekuatan mengerikan yang memikat tubuh, pikiran, dan jiwa. Di tengah kesibukan yang tergesa-gesa ini, Allah sedang berbicara. Dia menawarkan kita untuk memisahkan diri dari dunia dan bersatu denganNya. “Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah! Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi.” [Mazmur 46:10]. 87.4

Bukanlah perhentian sesaat dalam kehadiranNya, melainkan hubungan pribadi dengan Kristus, untuk duduk dalam kebersamaan dengan Dia—inilah kebutuhan kita. 87.5

21 Maret – Suci di dalam Hati dan Kehidupan

Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Matius 5:8.

 

Ke dalam kota Allah tidak akan masuk sesuatupun yang najis. Semua yang akan menjadi penduduk di sana akan harus menjadi suci di bumi ini. Di dalam diri seseorang yang sedang mempelajari akan hal Yesus, akan terwujud sebuah kejijikan yang semakin besar terhadap tata krama yang ceroboh, tutur kata yang kasar, dan pikiran yang kotor. Ketika Kristus bersemayam di dalam hati, akan ada kesucian dan pembersihan pikiran serta perilaku.  88.1

Tetapi perkataan Yesus….. memiliki sebuah makna yang lebih dalam—bukan sekedar murni dalam apa yang dimengerti oleh dunia ini tentang kesucian, bebas dari perkara yang sensual, murni dari hawa nafsu, melainkan benar di dalam tujuan-tujuannya yang tersembunyi dan maksud-maksud jiwa, bebas dari kesombongan dan kepentingan diri, rendah hati, tidak egois, dan seperti anak-anak.  88.2

Hanya orang yang seperti itu bisa menghargai yang demikian. Jika anda tidak menerima di dalam hidup anda sendiri prinsip cinta kasih yang mengorbankan diri sendiri itu, yang merupakan prinsip dari tabiatNya, maka anda tidak dapat mengenal Allah…..  88.3

Ketika Kristus akan datang dalam kemuliaanNya, orang-orang jahat tidak bisa bertahan untuk melihat Dia. Terang dari kehadiranNya, yang merupakan kehidupan bagi mereka yang mencintai Dia, adalah kematian bagi orang yang tidak saleh….. Ketika Dia muncul, mereka akan berdoa untuk disembunyikan dari wajahNya yang telah wafat untuk menebus mereka.  88.4

Tetapi terhadap hati orang-orang yang telah menjadi suci dengan berdiamnya Roh Kudus, semuanya berubah. Orang-orang ini bisa mengenal Allah. Musa bersembunyi di celah-celah batu ketika kemuliaan Allah diungkapkan kepadanya; dan adalah ketika kita bersembunyi di dalam Kristus maka kita melihat kasih Allah…..   88.5

Oleh iman kita melihat Dia di sini dan saat ini. Dalam pengalaman harian kita, kita melihat kebaikan dan kasih sayangNya dalam perwujudan dari penyelenggaraanNya. Kita mengenaliNya dalam tabiat AnakNya….. Orang yang murni di dalam hatinya melihat Allah dalam sebuah hubungan yang baru dan menawan, seperti Penebus mereka; dan sementara mereka mengenal kemurnian dan kecintaan dari tabiatNya, mereka mengharapkan untuk memantulkan citraNya. Mereka melihat Dia sebagai seorang Bapa yang menantikan untuk memeluk seorang anak yang bertobat, dan hati mereka dipenuhi dengan sukacita yang tak terucapkan dan penuh akan kemuliaan ……  88.6

Orang yang murni di dalam hatinya hidup seakan-akan berada dalam kehadiran Allah yang terlihat selama waktu yang Dia bagikan bagi mereka di dunia ini. Dan mereka juga akan melihat Dia muka dengan muka di masa yang akan datang, dengan keadaan yang tidak dapat mati, seperti Adam telah alami ketika dia berjalan dan berbicara dengan Allah di Eden. 88.7

 

 

22 Maret – Penyucian Alkitab Didefinisikan

Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firmanMu adalah kebenaran.” Yohanes 17:17.

 

Mereka yang dikuduskan dalam kebenaran sedang menghidupkan permintaan-permintaan dari kuasa itu, dan menjadi wakil-wakil dari Tuhan yang telah bangkit. Agama Kristus harus memperhalus citarasa, menyucikan penghakiman, mengunggulkan, memurnikan, dan meluhurkan jiwa, yang membuat orang Kristen semakin lebih patut bagi masyarakat malaikat surga.   89.1

“Dan Aku menguduskan diriKu bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.” Yohanes 17:19. “Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.” 1 Petrus 1:22. “Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.” 2 Korintus 7:1.  89.2

Inilah penyucian Alkitab. Ini bukan sekadar sebuah pertunjukan atau pekerjaan lahiriah. Ini adalah penyucian yang diterima melalui saluran kebenaran. Ini adalah kebenaran yang diterima di dalam hati, dan secara praktis dibawakan dalam kehidupan.  89.3

Tak ada penyucian Alkitab bagi mereka yang membuang sebagian kebenaran di belakang mereka. Ada cukup terang yang diberikan dalam firman Allah, sehingga tidak seorangpun perlu keliru…… Yesus, yang diperhitungkan sebagai seorang manusia, adalah sempurna, namun demikian Dia bertumbuh di dalam rahmat. “Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmatNya dan besarNya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.” Lukas 2:52. Bahkan orang Kristen yang sangat sempurna boleh meningkat secara terus-menerus di dalam pengetahuan dan cinta akan Allah…… 89.4

Penyucian bukanlah pekerjaan sesaat, sejam, atau sehari. Ia itu adalah pertumbuhan yang terus-menerus di dalam rahmat….. Setan hidup, dan aktif, dan setiap hari kita perlu menangis dengan sungguh-sungguh kepada Allah untuk pertolongan dan kekuatan melawan Setan itu. Selama Setan masih memerintah, kita masih akan mengalami diri kita ditundukkan, masih akan mengalami dosa-dosa untuk diatasi, dan tidak ada satu titik pun di mana kita bisa sampai dan berkata bahwa kita sudah sepenuhnya meraihnya……  89.5

Kehidupan Kristen adalah barisan yang secara tetap berjalan maju. Yesus duduk sebagai seorang penyuci dan pemurni umatNya; dan ketika gambaranNya secara sempurna direfleksikan dalam diri mereka, maka mereka adalah sempurna dan suci, dan dipersiapkan untuk pengubahan pada hidup kekal. 89.6

 

 

23 Maret – Waspadalah Terhadap Perangkat-Perangkat Setan  

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. 1 Petrus 5:8, 9.

 

Hendaklah setiap jiwa berada pada kewaspadaan. Musuh itu berada di jalanmu. Waspadalah, dengan mengawasi secara tekun agar jangan suatu perangkap yang secara berhati-hati disembunyikan dan secara mengagumkan akan mengambil anda tanpa sadar. Hendaklah orang yang tidak peduli dan yang acuh tak acuh berhati-hati agar jangan hari Tuhan itu datang atas mereka seperti pencuri di malam hari. Banyak orang akan berpaling dari jalan kerendahan hati, dan dengan melepaskan kuk yang diberikan Kristus, akan berjalan dalam jalan-jalan yang asing. Oleh karena dibutakan dan disesatkan, mereka akan meninggalkan jalan yang sempit itu yang menuntun ke kota Allah……  90.1

Dia yang menguasai harus mengawasi; sebab, dengan lilitan-lilitan, kekeliruan, dan takhayul-takhayul dunia ini, Setan berjuang untuk mengambil para pengikut Kristus dari Dia. Tidaklah cukup bahwa kita menghindari bahaya-bahaya yang mencolok dan pergerakan-pergerakan yang beresiko dan tidak konsisten. Kita harus tetap dekat pada Kristus, berjalan di jalan penyangkalan dan pengorbanan diri. Kita berada di negara musuh. Ia yang telah dilemparkan dari surga itu sudah muncul dengan kekuatan besarnya. Dengan setiap kecerdasan dan perangkat yang dapat menyesatkan ia sedang mencari jiwa-jiwa untuk ditawan. Jika kita tidak tetap berjaga-jaga maka kita akan jatuh dengan mudah dimangsa oleh tipuan-tipuannya yang tiada terbilang.  90.2

Setiap perkara saat ini dibungkus dengan suatu keagungan sehingga semua orang yang meyakini kebenaran masa kini hendaknya menyadari. Mereka harus bertindak dengan merujuk pada hari Allah itu. Penghakiman-penghakiman Allah akan segera jatuh atas dunia ini, dan kita perlu bersiap-siap untuk hari yang besar itu.  90.3

Waktu kita adalah berharga. Kita memiliki, tetapi hanya sedikit, hanya sedikit saja hari-hari kasihan di mana kita bersiap untuk masa yang akan datang, yaitu hidup yang tidak dapat mati itu.  Kita tidak mempunyai waktu untuk dihabiskan dalam pergerakan-pergerakan yang serampangan. Kita harus takut untuk bergeser dari firman Allah. 90.4

Jika seluruh kepentingan anda berada dalam kebenaran dan pekerjaan persiapan itu pada saat ini maka anda akan dikuduskan melalui kebenaran dan menerima sebuah kekuatan untuk keabadian….. Keseluruhan kerja dari persiapan itu harus terus berlangsung bersama dengan semua orang yang mengakui kebenaran, hingga kita berdiri di hadapan takhta Allah tanpa bersalah, tanpa cacat, atau noda, atau segala hal yang semacam itu.  Allah akan membersihkan anda jika anda menyerahkan diri kepada proses pemurnian itu.  90.5

 

24 Maret – Bukti Yang Menentang Setiap Pencobaan  

Tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah,…….dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia. Roma 6:13, 14.

 

Hanya ada satu kuasa yang bisa mematahkan belenggu kejahatan dari hati manusia, dan ia itu adalah kuasa Allah di dalam Yesus Kristus….. Kasih karuniaNya saja yang bisa memampukan kita untuk bertahan dan menundukkan kecenderungan-kecenderungan alami kita yang sudah jatuh.  91.1

Nilai yang tiada terbatas dari pengorbanan yang dituntut untuk penebusan kita mengungkapkan fakta bahwa dosa itu adalah sebuah kejahatan yang luar biasa. Melalui dosa seluruh organisme manusia adalah tidak waras, pikirannya adalah menyeleweng, imajinasinya dikorupsikan. Dosa telah menurunkan derajat jiwa. Godaan-godaan dari luar menemukan sebuah jawaban yang senada di dalam hati, dan kedua kaki pun beralih secara tidak kelihatan kepada kejahatan. Karena pengorbanan dalam kepentingan kita sudah sempurna, maka pemulihan kita dari dosa harus disempurnakan. Tak ada perbuatan kejahatan yang akan dimaafkan oleh hukum; tak ada orang yang jahat yang akan selamat dari kutukannya. Kehidupan Kristus adalah penggenapan yang sempurna dari setiap aturan hukum.  Dia berfirman; “….Aku menuruti perintah BapaKu…” Yohanes 15:10. HidupNya adalah patokan kita akan kepatuhan dan pelayanan. 91.2

Pada masa ini Setan menyajikan pencobaan-pencobaan yang sama dengan yang ia sajikan kepada Kristus, dengan menawarkan kepada kita kerajaan-kerajaan dunia ini sebagai imbalan untuk persatuan kita dengannya. Tetapi atas dia yang melihat kepada Yesus sebagai pencipta dan penyempurna imannya, pencobaan-pencobaan Setan tidak memiliki kekuatan. Ia tidak bisa membuat jatuh ke dalam dosa orang yang akan menerima melalui imannya kebajikan-kebajikanNya yang telah dicobai dalam segala hal yang seperti kita alami, hanya saja tidak berdosa. 91.3

Pengusiran dosa adalah tindakan dari jiwa itu sendiri. Benar bahwa kita tidak memiliki kekuatan untuk membebaskan diri kita sendiri dari pengendalian Setan; tetapi ketika kita menginginkan untuk dibebaskan dari dosa, dan di dalam kebutuhan besar kita berkeluhkesah untuk sebuah kuasa dari luar dan dari atas diri kita sendiri, kekuatan-kekuatan jiwa diilhami dengan energi ilahi dari Roh Kudus, dan kekuatan-kekuatan jiwa tersebut mematuhi kewenangan-kewenangan kehendak mereka di dalam memenuhi kehendak Allah.  91.4

Allah akan memiliki sekelompok orang yang bersemangat untuk pekerjaan-pekerjaan baik, yang berdiri teguh di tengah kecemaran-kecemaran dari zaman yang merosot ini. Akan ada sekelompok orang yang memegang teguh kekuatan ilahi sehingga mereka menjadi bukti yang menentang setiap pencobaan. 91.5

 

 

25 Maret – Mengapa Masa Kasihan Diperlama

Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 2 Petrus 3:9.

 

Kepada saya telah diperlihatkan bahaya kita, sebagai suatu umat, atas penyesuaian diri kepada dunia daripada kepada gambaran Kristus. Kita sekarang ini berada pada perbatasan yang sebenarnya akan dunia yang abadi, tetapi adalah tujuan dari pada musuh jiwa-jiwa itu menuntun kita untuk menganggap jauh penutupan masa [kasihan] itu. Setan dengan cara yang meyakinkan akan menyesatkan mereka yang mengaku sebagai umat pemelihara hukum-hukum Allah untuk menantikan kedatangan kedua Juruselamat kita dalam awan-awan langit dengan kuasa dan kemuliaan yang besar. Dia akan menuntun sebanyak mungkin [dari umat kita] untuk mengabaikan hari yang mengerikan itu dan untuk menjadi satu roh dengan dunia ini, meniru kebiasaan-kebiasaannya. Saya merasakan sinyal peringatan [alarm] ketika saya melihat bahwa roh dunia ini sedang mengendalikan hati dan pikiran banyak orang yang menyatakan suatu pengakuan yang tinggi akan kebenaran…….  92.1

Dalam pertimbangan akan singkatnya waktu, kita sebagai suatu umat mestinya berjaga-jaga dan berdoa, dan tidak membiarkan diri kita sendiri dalam keadaan apapun menjadi berpaling dari pekerjaan khidmat dari persiapan akan peristiwa besar di hadapan kita. Karena waktu itu tampaknya diperlama, banyak orang menjadi tidak peduli dan acuh tak acuh dengan perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan mereka. Mereka tidak menyadari bahaya mereka dan tidak melihat dan mengerti belaskasih Allah kita dalam memperpanjang masa kasihan mereka, agar mereka boleh memiliki waktu untuk membentuk tabiat-tabiat untuk masa depan, hidup yang abadi. Tiap saat adalah bernilai sangat mahal. Waktu dihadiahkan kepada mereka, bukan untuk digunakan demi mempelajari kemudahan mereka sendiri dan menjadi penghuni-penghuni bumi ini, tetapi untuk dipergunakan di dalam pekerjaan mengatasi setiap cacat dalam tabiat mereka sendiri dan di dalam menolong orang-orang lain, melalui teladan dan usaha pribadi, untuk melihat keindahan dari kesucian. Allah memiliki sebuah umat di bumi ini yang di dalam iman dan pengharapannya yang suci sedang membuka gulungan kertas dari nubuatan yang sedang menggenapi dengan cepat itu dan sedang mencari untuk membersihkan jiwa-jiwa mereka dengan mematuhi kebenaran, agar mereka tidak ditemukan tanpa pakaian pesta bilamana Kristus akan datang…..  92.2

Tanda-tanda yang telah diramalkan di dalam nubuatan sedang menggenapi dengan cepat di sekitar kita. Hal ini harus membangunkan setiap pengikut yang benar dari Kristus pada tindakan yang bersemangat. 92.3

 

 

26 Maret – Perkaramu Sedang Dimunculkan!

“Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakimanNya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.” Wahyu14:7.

 

Dalam tahun 1844 Imam Besar kita memasuki bilik yang mahasuci pada kaabah surgawi, untuk memulai pekerjaan penghakiman penyelidikan.  93.1

Sebagaimana buku-buku catatan dibukakan dalam penghakiman itu, kehidupan dari semua orang yang percaya kepada Yesus diperlihatkan kembali di hadapan Allah. Dimulai dari mereka yang pertama-tama hidup di bumi, Pembela kita itu menyajikan kasus-kasus dari masing-masing generasi pengganti, dan berakhir dengan orang-orang hidup. Setiap nama disebutkan, setiap kasus diselidiki secara teliti. Ada nama-nama yang diterima, ada yang ditolak. Bilamana setiap orang mempunyai dosa yang tertinggal pada buku-buku catatan itu, yang tidak ditinggalkan dan dimaafkan, maka nama-nama itu akan dicoret dari kitab kehidupan…..  93.2

Kita sekarang hidup di dalam hari besar pendamaian. Dalam pelayanan tipikalnya, sementara imam besar sedang melakukan pendamaian bagi umat Israel, semua orang dituntut untuk menyesah jiwa mereka dengan pertobatan dosa dan kerendahan hati di hadapan Allah, agar jangan mereka dimusnahkan dari antara umat. Dalam cara yang sama, semua orang yang memiliki namanya tercatat dalam kitab kehidupan, seharusnya sekarang ini, dalam beberapa hari yang tersisa dalam masa kasihan mereka, menyesah jiwa mereka di hadapan Allah dengan kesedihan bagi dosa dan pertobatan yang benar. Mesti ada pencarian yang dalam dan penuh iman atas hati…. Ada peperangan yang sungguh-sungguh di hadapan semua orang yang mau menundukkan kecenderungan-kecenderungan jahat yang berjuang untuk menguasai. Pekerjaan persiapan adalah sebuah pekerjaan pribadi. Kita tidak diselamatkan dalam kelompok-kelompok. Kemurnian dan pengabdian dari seseorang tidak akan menutupi kekurangan kualitas-kualitas ini di dalam diri orang lain….. Setiap orang harus diuji, dan ditemukan tanpa cacat atau noda atau segala hal yang seperti itu.  93.3

Semua orang yang benar-benar bertobat dari dosa, dan oleh iman menyatakan darah Kristus sebagai kurban pendamaian mereka, telah memiliki pengampunan yang dimasukkan terhadap nama-nama mereka di dalam buku-buku surga; sebab mereka telah menjadi pengambil bagian dalam kebenaran Kristus, dan tabiat-tabiat mereka ditemukan selaras dengan hukum Allah, dosa-dosa mereka akan disingkirkan, dan mereka sendiri akan terhitung bernilai atas kehidupan yang abadi. Tuhan menyatakan, ….. “Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.”  Yesaya 43:25.  93.4

 

27 Maret – Sebuah Standar Yang Bisa Engkau Percaya

Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis. Efesus 6:11.

 

Pada setiap kebangkitan pekerjaan Allah, pangeran kejahatan itu bangkit kepada aktivitas yang lebih intens; dia sekarang sedang menempatkan usaha-usahanya sekuat tenaga untuk sebuah perjuangan akhir melawan Kristus dan para pengikutNya. Tipuan hebat yang terakhir segera dibentangkan di hadapan kita. Antikristus mesti menampilkan pekerjaan-pekerjaan ajaibnya di dalam penglihatan kita. Pekerjaan tandingan itu akan menyerupai kebenaran dengan begitu dekat sehingga akan menjadi mustahil untuk membedakan keduanya kecuali dengan Alkitab. Dengan kesaksian Kitab-Kitab Suci itu setiap pernyataan dan setiap mujizat harus diuji…..  94.1

Tak seorangpun kecuali mereka yang telah membentengi pikiran mereka dengan kebenaran-kebenaran Alkitab akan bertahan melewati pertentangan besar yang terakhir itu. Kepada setiap jiwa akan datang ujian pemeriksaan: Akankah saya mematuhi Allah lebih daripada manusia? Jam yang menentukan itu bahkan sekarang sudah di depan mata. Apakah kaki kita tertancap pada batu dari firman yang tidak terubahkan milik Allah itu? Apakah kita bersiap untuk berdiri teguh dalam pertahanan hukum-hukum Allah dan iman akan Yesus?…..   94.2

Inilah tugas yang pertama dan tertinggi dari setiap mahkluk rasional untuk mempelajari dari Alkitab apa itu kebenaran, dan kemudian berjalan di dalam terang, dan mendorong orang-orang lain untuk mengikuti teladannya. Kita harus mempelajari Alkitab dengan tekun dari hari ke hari, menimbang setiap pemikiran, dan membandingkan kitab yang satu dengan kitab yang lain. Dengan pertolongan ilahi kita harus membentuk pendapat kita bagi diri kita sendiri sebagaimana kita menjawab bagi diri kita sendiri di hadapan Allah…….  94.3

Yesus menjanjikan kepada murid-muridNya: “Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam namaKu, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.” Yohanes 14:26. Tetapi ajaran-ajaran Kristus harus disimpan sebelumnya di dalam pikiran, agar Roh Kudus membawa ajaran-ajaran itu ke dalam ingatan kita pada waktu bahaya….  94.4

Bilamana masa ujian itu akan tiba, mereka yang telah membuat firman Allah sebagai aturan hidup mereka akan diungkapkan…… Biarlah penganiayaan menyala-nyala, dan orang-orang yang separuh hati dan munafik akan ragu-ragu dan meletakkan iman mereka; tetapi orang-orang Kristen yang benar akan berdiri teguh seperti sebuah batu, imannya lebih kuat, pengharapannya lebih cerah daripada dalam hari-hari kemakmuran.  94.5

 

 

28 Maret – Alkitab Penjaga Kita

Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan? Ibrani 1:14.

 

Selama umat Allah menyerahkan kesetiaan mereka kepadaNya, selama mereka bergantung oleh iman yang hidup kepada Yesus, mereka berada di bawah perlindungan dari malaikat-malaikat surga, dan Setan tidak akan diperbolehkan untuk menjalankan keahlian-keahlian jahatnya atas mereka untuk menghancurkan mereka. Tetapi mereka yang memisahkan diri mereka sendiri dari Kristus dengan dosa berada di dalam bahaya besar……  95.1

Setan sekarang lebih sungguh-sungguh terlibat dalam menjalankan permainan hidup bagi jiwa-jiwa daripada dalam waktu sebelumnya; dan jika kita tidak tetap berjaga-jaga, dia akan memantapkan posisinya dalam hati kita, kesombongan kita, cinta diri, cinta dunia, dan banyak lagi sifat-sifat jahat lainnya. Dia juga akan menggunakan setiap perangkat yang mungkin untuk merombak iman kita akan Allah dan dalam kebenaran-kebenaran FirmanNya. Jika kita tidak memiliki sebuah pengalaman yang dalam pada perkara-perkara Allah, jika kita tidak memiliki sebuah pengetahuan yang menyeluruh akan FirmanNya, maka kita akan terkecoh menjadi hancur oleh kesalahan-kesalahan dan cara-cara pemikiran sesat dari musuh itu. Doktrin-doktrin yang palsu akan melemahkan dasar-dasar iman banyak orang, sebab mereka tidak belajar untuk membedakan kebenaran dari kesalahan. Penjaga kita satu-satunya menentang tipu muslihat Setan adalah mempelajari Alkitab secara tekun, untuk memiliki pemahaman yang cerdas atas alasan-alasan iman kita, dan dengan penuh iman menjalankan setiap tugas yang telah kita ketahui. Kesenangan atas satu perkara yang diketahui sebagai dosa akan menyebabkan kelemahan dan kegelapan, dan menaklukkan kita pada pencobaan yang sengit…..  95.2

Apakah kita sedang membuka pintu hati kepada Yesus, dan menutup setiap sarana pintu masuk untuk Setan? Apakah kita setiap hari memperoleh terang yang lebih jernih, dan kekuatan yang lebih besar, sehingga kita boleh berdiri di dalam kebenaran Kristus? Apakah kita sedang mengosongkan diri kita dari segala keegoisan, dan membersihkannya, sebagai persiapan untuk penerimaan hujan akhir dari surga?…..  95.3

Pekerjaan pengendalian diri adalah sebuah pekerjaan yang besar. Akankah kita melaksanakannya dengan kekuatan dan ketabahan? Jika kita tidak melakukannya, maka “jubah kotor” tidak akan diambil dari kita. Kita jangan pernah mengharapkan bahwa jubah kotor ini akan dikoyakkan dari kita dengan cara kekerasan; kita harus pertama-tama memperlihatkan sebuah hasrat untuk menghindarkan diri kita dari jubah kotor itu. Kita harus berupaya untuk memisahkan dosa dari kita, dengan bergantung pada kelayakan-kelayakan darah Kristus; dan kemudian dalam hari penindasan yang akan datang, ketika musuh menekan kita, kita akan berjalan bersama para malaikat.  95.4

 

29 Maret – Janji Allah Akan Keselamatan

Maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman. 2 Petrus 2:9.

 

Dalam waktu pencobaan di hadapan kita janji Allah akan keamanan akan diberikan atas mereka yang telah memegang firman dari kesabaranNya……. Tiang penyangga awan yang menyatakan kemurkaan dan teror kepada pelanggar hukum Allah adalah terang dan belaskasih dan pembebasan kepada mereka yang telah memelihara hukum-hukumNya. Lengan yang kuat untuk menghancurkan para pemberontak akan kuat membebaskan orang-orang yang setia. Setiap orang beriman akan pasti dikumpulkan……  96.1

Bagian mana yang akan engkau perankan dalam skenario penutupan sejarah dunia ini?….. Apakah engkau menyadari pekerjaan besar akan persiapan yang sedang berlangsung di surga dan di bumi?……. Janganlah seorang pun sekarang ini bermain-main dengan dosa, sumber dari setiap kesengsaraan di dunia kita….. Janganlah takdir jiwamu bergantung pada sebuah ketidakpastian. Ketahuilah bahwa engkau adalah sepenuhnya berada pada pihak Tuhan. Biarlah penyelidikan bekerja dari hati yang tulus dan bibir yang gemetar, “Siapa yang akan tahan berdiri?” Apakah engkau, dalam masa kasihan yang terakhir ini, telah menaruh materi yang sungguh-sungguh sangat baik ke dalam pembentukan tabiatmu? Apakah engkau sedang menyucikan jiwamu dari setiap noda? Apakah engkau sudah mengikuti terang itu? Apakah engkau mempunyai pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan pengakuanmu akan iman?  96.2

Apakah pengaruh yang melembutkan dan menundukkan dari karunia Allah itu bekerja atas dirimu?…… Apakah engkau sedang membiarkan terangmu bersinar untuk menerangi bangsa-bangsa yang sedang binasa di dalam dosa-dosa mereka? Apakah engkau menyadari bahwa engkau harus berdiri dalam pembelaan hukum-hukum Allah di hadapan mereka yang sedang menginjak-injaknya?  96.3

Adalah mungkin untuk menjadi seorang percaya yang separuh hati dan resmi, dan namun demikian ditemukan berkekurangan dan kehilangan hidup yang abadi. Adalah mungkin untuk mempraktikkan sebagian perintah-perintah Alkitab dan dianggap sebagai seorang Kristen, dan namun demikian binasa karena engkau kekurangan kualifikasi yang esensial terhadap tabiat Kristen….. Sementara belaskasihan itu diperlama, sementara Sang Juruselamat sedang melaksanakan tugas pengantaraan, marilah kita mewujudkan seluruh pekerjaan untuk keabadian.  96.4

Krisis besar sangat dekat di hadapan kita. Untuk menghadapi pencobaan-pencobaan dan ujian-ujiannya, dan untuk menampilkan kewajiban-kewajibannya, akan menuntut iman yang tekun. Tetapi kita boleh menang secara mulia; tak satu pun jiwa yang berjaga-jaga, berdoa, dan percaya akan dijebak oleh musuh itu.  96.5

 

 

 

30 Maret – Sebuah Pengalaman Yang Dalam dan Hidup

Bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya. Ibrani 2:3.

 

Saya tampak bahwa kita tidak seharusnya menunda kedatangan Tuhan. Kata malaikat itu: “Bersiaplah, bersiaplah, untuk peristiwa yang akan datang atas bumi ini. Biarlah pekerjaan-pekerjaanmu sesuai dengan imanmu.” Saya tampak bahwa pikiran kita harus tetap tinggal pada Allah, dan bahwa pengaruh kita mesti berbicara untuk Allah dan kebenaranNya. Kita tidak bisa menghormati Tuhan manakala kita lalai dan acuh tak acuh….. Kita harus berada dalam kesungguhan untuk mengamankan keselamatan jiwa kita sendiri, dan untuk menyelamatkan orang-orang lain. Semua kepentingan harus ditujukan kepada hal ini, dan setiap perkara yang lain harus dinomorduakan.  97.1

Saya tampak keindahan surga. Saya dengar para malaikat menyanyikan lagu-lagu yang meriah, yang mempersembahkan pujian, kehormatan, dan kemuliaan kepada Yesus. Saya kemudian bisa menyadari sesuatu hal akan cinta yang ajaib dari Anak Allah itu. Dia telah meninggalkan semua kemuliaan, semua kehormatan yang Dia miliki di surga, dan berminat untuk keselamatan kita sehingga Dia dengan sabar dan lemah lembut menanggung setiap penghinaan dan penistaan yang dapat orang timpakan atas Dia.  Dia sudah terluka, dipukul, dan memar; Dia dipaku pada salib Kalvari dan menderita kematian yang paling menyedihkan untuk menyelamatkan kita dari kematian, agar kita boleh dicuci dalam darahNya dan diangkat untuk hidup bersama Dia di dalam rumah-rumah yang sedang Dia persiapkan bagi kita, untuk menikmati terang dan kemuliaan surga, untuk mendengar malaikat-malaikat bernyanyi, dan bernyanyi bersama mereka.  97.2

Saya tampak bahwa seluruh surga berminat dalam keselamatan kita; dan haruskah kita acuh tak acuh? Haruskah kita lalai, seolah-olah merupakan sebuah persoalan sepele apakah kita selamat atau lenyap? Haruskah kita meremehkan pengorbanan yang telah dibuat bagi kita?……  97.3

Sebuah Kitab telah diberikan bagi kita untuk menuntun langkah kita melewati bahaya-bahaya dunia yang gelap ini menuju ke surga. Ia itu menceriterakan kepada kita bagaimana kita bisa melepaskan diri dari amarah Allah, dan juga menceriterakan penderitaan-penderitaan Kristus bagi kita, pengorbanan besar yang telah dibuat sehingga kita boleh diselamatkan dan menikmati hadirat Allah selamanya.  97.4

Sebuah bentuk kesalehan tidak akan menyelamatkan siapa pun. Semua orang harus memiliki sebuah pengalaman yang dalam dan hidup. Hanya ini saja yang akan menyelamatkan mereka di dalam masa kesusahan itu. Kemudian pekerjaan mereka akan diuji dari jenis mana nilainya; dan jika pekerjaan itu merupakan emas, perak, dan batu-batu yang berharga, maka mereka akan disembunyikan di dalam rahasia dari pendopo [paviliun] milik Tuhan. 97.5

 

31 Maret – “Bersiaplah, Bersiaplah, Bersiaplah!”  

Bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu, hai Israel!” Amos 4:12.

 

Andaikan bahwa hari ini Kristus tampak di dalam awan-awan di langit, maka siapakah…. yang siap bertemu dengan Dia? Andaikan kita harus diubah ke dalam kerajaan surga sebagaimana adanya kita sekarang. Akankah kita siap untuk bersatu dengan para kudus Allah, untuk hidup dalam keharmonisan dengan keluarga kerajaan itu, anak-anak Raja surgawi? Persiapan apa yang telah engkau buat untuk penghakiman itu? Sudahkah engkau berdamai dengan Allah? Apakah engkau sedang bekerja bersama dengan Allah? Apakah engkau berupaya untuk menolong mereka yang berada di sekitarmu, mereka yang berada di rumahmu, para tetanggamu, mereka yang berhubungan dengan kamu yang tidak memelihara hukum-hukum Allah?……. Apakah kita sedang bersiap diri untuk menemui Sang Raja?  98.1

Sekiranya mungkin bagi kita untuk dibawa ke dalam surga sebagaimana adanya kita sekarang, maka berapa banyak dari antara kita yang akan dapat melihat Allah? Berapa banyak dari antara kita yang mengenakan pakaian pernikahan itu? Berapa banyak dari antara kita adalah tanpa cacat atau noda atau segala sesuatu yang serupa dengan hal itu? Berapa banyak dari antara kita yang pantas untuk menerima mahkota kehidupan?…… Jabatan tidak menentukan manusia. Adalah Kristus yang dibentuk di dalam dirinya yang membuat manusia itu berharga untuk menerima mahkota kehidupan itu, yang tidak akan pudar.  98.2

Kepada saya ditunjukkan umat yang sisa di bumi ini. Malaikat itu berkata kepada mereka, “Akankah kamu menghindari tujuh bela [malapetaka] yang terakhir itu?…… Jika begitu, kamu harus mati agar kamu boleh hidup. Bersiaplah, bersiaplah, bersiaplah. Kamu harus mempunyai persiapan yang lebih hebat daripada yang sekarang kamu miliki…… Korbankanlah semuanya kepada Allah. Letakkanlah semuanya di atas mezbahNya—diri kamu sendiri, kekayaan, dan semuanya, sebagai sebuah korban yang hidup. Pengorbanan ini akan memperoleh semuanya untuk memasuki kemuliaan.” 98.3

Kristus segera datang dengan kuasa dan kemuliaan yang besar. Dia segera datang dengan kemuliaanNya sendiri dan dengan kemuliaan yang berasal dari Bapa…… Sementara orang-orang jahat melarikan diri dari hadiratNya, para pengikut Kristus akan bersukacita….. Kepada para pengikutNya yang beriman Kristus menjadi kawan sekerja harian dan sahabat yang ramah. Mereka hidup di dalam hubungan yang erat, dan dalam persekutuan yang tetap dengan Allah. Atas mereka kemuliaan Tuhan telah bangkit….. Sekarang mereka bersukacita dalam sinar-sinar yang terus memancar dari terang dan kemuliaan Sang Raja di dalam kemuliaanNya. Mereka dipersiapkan untuk persekutuan dengan surga; sebab mereka telah memiliki surga di dalam hati mereka.  98.4

Jika engkau benar-benar bersama Allah pada hari ini, maka hal itu berarti engkau telah siap sedia sekiranya Kristus datang pada hari ini. 98.5

 

1 April – Pekerjaan Terbesar di Dunia Ini

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.” Markus 16:15.

 

“Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk”, adalah perintah Allah kepada para pengikutNya. Bukan hanya mereka yang disebut sebagai pelayan atau missionari dalam dalam arti harafiah; tetapi semua boleh menjadi pekerja bersama Dia dalam memberikan “kabar gembira” kepada sesamanya. Kepada semua, baik kecil maupun besar, terpelajar maupun tidak terpelajar, tua atau muda, perintah ini diberikan.  99.1

Terhadap setiap orang yang mengetahui kebenaran masa kini terletak tanggungjawab untuk membagikannya kepada orang-orang lain. Para hamba Kristus berada dalam sebuah tanggungjawab yang besar untuk kebaikan dan keselamatan dunia ini. Mereka harus menjadi rekan sekerja Allah dalam pekerjaan memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus.  99.2

Tema yang menarik hati para pendosa adalah Kristus yang tersalib. Pada salib Kalvari, pendirian-pendirian Yesus diungkapkan kepada dunia dalam cinta yang tiada bandingannya. Terangkanlah tentang DiriNya secara demikian kepada banyak orang yang berkekurangan, maka terang dari cintaNya itu akan memenangkan orang-orang dari kegelapan kepada terang, dari pelanggaran hukum kepada ketaatan dan kesucian yang benar. Menatap Yesus pada salib Kalvari membangkitkan kesadaran pada tabiat yang keji dari dosa seakan tak ada yang lain yang bisa diperbuat. 99.3

Akankah para anggota gereja kita tidak mempertahankan tatapan mereka pada Sang Juruselamat yang tersalib dan bangkit itu, yang di dalamNya pengharapan mereka akan hidup yang abadi dipusatkan? Inilah pesan kita, argumen kita, doktrin kita, amaran kita kepada orang-orang yang tidak menyesali dosa, dorongan kita bagi orang-orang yang bersedih hati, pengharapan bagi setiap orang beriman. Jika kita bisa membangkitkan sebuah minat di dalam pikiran orang-orang akan hal tersebut yang membuat mereka menujukan pandangan kepada Kristus, maka kita boleh maju selangkah, dan meminta mereka hanya untuk meneruskan tatapan mereka pada Anak Domba itu….. Ia yang menatap pada Yesus akan meninggalkan segalanya. Ia akan mati bagi keegoisan. Ia akan percaya dalam semua Firman Allah, yang adalah sedemikian ditinggikan secara mulia dan ajaib di dalam Kristus.  99.4

Adalah hak istimewa dari setiap orang Kristen, bukan hanya untuk menantikan, tetapi juga untuk mempercepat kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus. Andaikan semua orang yang mengakui namaNya menghasilkan buah untuk kemuliaanNya, betapa cepat dunia ini akan ditaburi dengan benih Injil. Maka dengan segera panenan terakhir akan menjadi masak, dan Kristus pun akan datang untuk mengumpulkan gandum yang berharga. 99.5

2 April – Pesan dari Salib

Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia. Galatia 6:14.

 

Allah telah memberikan kepada saya sebuah pesan untuk umatNya….. Kamu telah dibeli dengan sebuah harga, dan semua yang kamu miliki dan ada itu harus digunakan untuk kemuliaan Allah dan bagi kebaikan sesamamu. Kristus wafat di kayu salib untuk menyelamatkan dunia ini dari kebinasaan di dalam dosa. Dia meminta kerjasamamu dalam pekerjaan ini. Kamu harus menjadi perpanjangan tanganNya. Dengan usaha yang sungguh-sungguh dan tidak kenal lelah kamu harus berusaha untuk menyelamatkan yang hilang…….  100.1

Kuasa pengubah dari karunia Kristus membentuk orang yang menyerahkan dirinya pada pelayanan Allah…… Tidak lagi bisa ia menjadi acuh tak acuh terhadap jiwa-jiwa yang sedang binasa di sekitarnya…… Ia menyadari bahwa setiap bagian dari dirinya adalah kepunyaan Kristus, yang telah menebusnya dari perbudakan dosa; bahwa setiap momen dari masa depannya telah dibeli dengan darah yang mahal kepunyaan Anak Tunggal Allah itu.   100.2

Apakah kamu memiliki suatu penghargaan yang mendalam akan pengorbanan yang dibuat di Kalvari sehingga kamu mau membuat setiap kepentingan yang lain tunduk pada pekerjaan penyelamatan jiwa-jiwa? Intensitas yang sama dari keinginan untuk menyelamatkan para pendosa yang menandakan hidup Sang Juruselamat itu menandai hidup pengikut sejatiNya. Orang Kristen tidak memiliki hasrat untuk hidup bagi diri sendiri. Ia bergemar mengkhususkan semua yang ia punya dan ada untuk pelayanan Sang Guru. Ia digerakkan oleh sebuah kemauan yang tak dapat dilukiskan untuk memenangkan jiwa-jiwa kepada Kristus…..  100.3

Bagaimana saya bisa dengan sangat baik memuliakan Dia yang telah memiliki saya melalui penciptaan dan penebusan? Ini harus menjadi pertanyaan yang harus kita tanyakan pada diri kita sendiri. Dengan perhatian yang was-was orang yang benar-benar bertobat berusaha untuk menyelamatkan mereka yang masih berada dalam kuasa dosa…..  100.4

Kita sekarang memiliki hanya sedikit waktu untuk mempersiapkan diri bagi keabadian….. Orang-orang membutuhkan kebenaran, dan melalui usaha yang sungguh-sungguh dan penuh iman kebenaran ini harus disampaikan kepada mereka. Jiwa-jiwa harus dicari, didoakan, dan diberi pekabaran…..  100.5

Pada kita terletak tanggung-jawab yang berat atas pengamaran dunia ini mengenai kejatuhannya….. Allah memanggil gerejaNya untuk bangkit dan mengenakan kekuatan. Mahkota-mahkota abadi harus dimenangkan; kerajaan surga harus diperoleh; dunia ini, yang sedang binasa dalam ketidaktahuannya, harus diterangi.  100.6

 

 

 

 

3 April – Dimotivasi oleh Cinta Kasih

Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya. 1 Yohanes 4:21.

 

Cinta kasih adalah dasar dari kesalehan. Apapun pengakuannya, tak seorangpun memiliki cinta yang murni kepada Allah kecuali dia memiliki cinta yang tidak egois bagi saudaranya…… Ketika diri sendiri dipersatukan dengan Kristus, cinta kasih bertumbuh secara spontan. Kelengkapan tabiat Kristen diperoleh ketika dorongan untuk membantu dan memberkati orang-orang lain bertumbuh dengan tetap dari dalam diri—ketika sinar terang surgawi memenuhi hati dan terpancar pada wajah….. 101.1

 

Dengan berhubungan dengan Kristus, kita dipersatukan dengan saudara-saudari kita dengan untaian-untaian emas dari rantai cinta kasih. Kemudian belaskasih dan sayang Kristus akan dimanifestasikan di dalam hidup kita. Kita tidak akan menunggu orang-orang yang berkekurangan dan malang dibawa kepada kita. Kita tidak akan perlu didesak untuk merasakan dukacita orang-orang lain. Akan menjadi alamiah bagi kita untuk melayani orang-orang yang berkekurangan dan menderita seperti yang sudah terjadi dahulu pada Kristus untuk melakukan kebajikan. 101.2

Kemuliaan surga sedang mengangkat orang-orang yang jatuh, dan menghibur mereka yang tertekan….. Tidak ada pembedaan atas kebangsaan, ras, atau kasta [kelas sosial] dalam pandangan Allah…. Semua manusia adalah satu keluarga melalui penciptaan, dan semua adalah satu melalui penebusan. Kristus telah datang untuk menghapuskan setiap tembok pemisah, untuk membuka setiap sekat [pembatas] bait Allah, agar setiap jiwa boleh mempunyai akses yang bebas kepada Allah. Cinta kasihNya luas, dalam, penuh, sehingga ia itu meresap di setiap tempat. Cinta kasihNya itu mengangkat lingkaran Setan dari jiwa-jiwa yang malang yang telah diperdayakan oleh tipuan-tipuannya. Cinta kasihNya itu menempatkan mereka dalam mencapai takhta Allah, takhta yang dikelilingi oleh pelangi janji itu…… 101.3

Kristus sedang berjuang mengangkat semua orang yang akan dinaikkan kepada persekutuan dengan DiriNya sendiri, agar kita boleh menjadi satu dengan Dia sebagaimana Dia adalah satu dengan Bapa. Dia membolehkan kita mengalami penderitaan dan kemalangan agar dapat memanggil kita keluar dari keegoisan kita; Dia berjuang untuk membangun di dalam diri kita atribut-atribut dari tabiatNya—kasih sayang, ketulusan, dan cinta kasih……. 101.4

“Apabila engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan melakukan tugas yang Kuberikan kepadamu, maka engkau akan memerintah rumahKu dan mengurus pelataranKu, dan Aku akan mengizinkan engkau masuk ke antara mereka yang berdiri melayani di sini.” (Zakaria 3:7). Melalui kerjasama dengan makhluk-makhluk surgawi dalam pekerjaan di bumi ini, kita sedang dipersiapkan untuk persekutuan dengan mereka di surga.  101.5

 

4 April  – Tempat Untuk Memulai Memberikan Kesaksian

Semoga anak-anak lelaki kita seperti tanam-tanaman yang tumbuh menjadi besar pada waktu mudanya; dan anak-anak perempuan kita seperti tiang-tiang penjuru, yang dipahat untuk bangunan istana! Mazmur 144:12.

 

Pekerjaan kita bagi Kristus harus dimulai dari keluarga di rumah….. Tak ada lahan missionari yang lebih penting daripada hal ini. 102.1

Berbahagialah para orang tua yang hidup mereka merupakan cerminan yang benar akan perkara yang ilahi, sehingga janji-janji dan perintah-perintah Allah dibangunkan di dalam rasa syukur dan hormat anak mereka; para orang tua yang ketulusan, keadilan, dan penderitaan mereka yang berkepanjangan menafsirkan kepada anak mereka akan cinta kasih, keadilan, dan penderitaan yang berkepanjangan dari Allah; dan para orang tua yang, dengan mengajarkan anak mereka untuk mencintai, mempercayai dan mematuhi mereka, adalah sedang mengajarkan anak itu untuk mencintai, mempercayai, dan mematuhi Bapanya yang di surga. Para orang tua yang menanamkan kepada seorang anak sebuah hadiah yang demikian ini telah memberkatinya dengan harta yang lebih berharga daripada kekayaan dari segala zaman—sebuah harta yang bertahan selama-lamanya.  102.2

Allah menghendaki setiap anak yang berusia muda untuk menjadi anakNya, diadopsi ke dalam keluargaNya. Meskipun usia mereka muda, para pemuda boleh menjadi anggota keluarga orang-orang beriman dan mempunyai sebuah pengalaman yang berharga. Mereka boleh mempunyai hati yang lembut dan siap untuk menerima kesan-kesan yang akan berlangsung. Mereka boleh mempunyai hati mereka dibawa dalam keyakinan dan cinta untuk Yesus, dan hidup bagi Sang Juruselamat itu. Kristus akan membuat mereka menjadi missionari-missionari cilik. Seluruh arus pemikiran mereka boleh diubahkan, sehingga dosa tidak akan mendatangkan suatu hal untuk dinikmati, akan tetapi untuk dihindari dan dibenci.  102.3

Melalui aturan dan teladan para orang tua harus mengajarkan anak-anak mereka untuk bekerja bagi orang-orang yang belum bertobat. Anak-anak harus dididik sedemikian rupa sehingga mereka akan bersimpati dengan orang-orang tua dan yang menderita dan akan berjuang untuk meringankan kesusahan-kesusahan dari orang-orang miskin dan tertekan….. Sejak usia dini mereka penyangkalan diri dan pengorbanan untuk kebaikan orang lain dan kemajuan perkara Kristus harus ditanamkan, agar mereka boleh menjadi pekerja-pekerja bersama dengan Allah…..  102.4

Allah merancang bahwa keluarga-keluarga bumi ini akan menjadi sebuah lambang dari keluarga di surga. Rumah-rumah orang Kristen, yang dibangun dan diselenggarakan dalam kesesuaiannya dengan rencana Allah, adalah termasuk agen-agenNya yang paling efektif untuk pembentukan tabiat Kristen dan untuk kemajuan pekerjaanNya.  102.5

 

 

5 April – Sebuah Dunia Yang Membutuhkan

Kami menanti-nantikan terang, tetapi hanya kegelapan belaka, menanti-nantikan cahaya, tetapi kami berjalan dalam kekelaman. Yesaya 59:9.

 

Ada banyak orang yang membaca Alkitab tidak bisa memahami maknanya yang sebenarnya. Di seluruh dunia ini pria dan wanita sedang memandang ke surga dengan sedih. Doa-doa, air mata, dan penyelidikan-penyelidikan muncul dari dalam jiwa-jiwa yang merindukan terang, rahmat, dan Roh Suci. Banyak orang berada di ambang batas kerajaan itu, yang sedang menantikan hanya untuk dikumpulkan [di surga].  103.1

Di mana-mana ada orang-orang yang menangisi sesuatu yang tidak mereka miliki. Mereka merindukan sebuah kekuatan yang akan membuat mereka menguasai dosa, sebuah kuasa yang akan membebaskan mereka dari perbudakan setan, sebuah kuasa yang akan memberikan kesehatan dan hidup serta kedamaian. Banyak orang yang hanya sekali tahu saja firman Allah telah menetap dalam keadaan di mana tak ada pengenalan akan Allah, dan mereka merindukan hadirat ilahi.  103.2

Dunia membutuhkan pada masa ini apa yang dibutuhkannya pada waktu seribu sembilan ratus tahun yang lalu—sebuah pengungkapan dari Kristus. Sebuah pekerjaan besar reformasi dituntut pada saat ini, dan hanya melalui karunia Kristuslah pekerjaan restorasi [pemulihan] yang bersifat fisik, mental, maupun spiritual, dapat diselesaikan. 103.3

Metode Kristus sajalah yang akan memberikan kesuksesan yang benar dalam menjangkau umat. Sang Juruselamat itu berbaur dengan manusia sebagai seorang yang mendambakan kesejahteraan mereka. Dia menunjukkan simpatiNya bagi mereka, melayani keperluan-keperluan mereka, dan memenangkan keyakinan mereka. Lalu Dia memerintahkan mereka, “Ikutlah Aku.” 103.4

Ada kebutuhan untuk datang dekat kepada umat melalui usaha personal [pribadi]….. Kita harus menangis dengan mereka yang menangis, dan bersukacita dengan mereka yang bersukacita. Dengan disertai oleh kekuatan persuasi [bujukan], kekuatan doa, dan kekuatan cinta kasih Allah, pekerjaan ini tidak akan bisa tanpa hasil.  103.5

Kecerdasan-kecerdasan surgawi sedang menunggu untuk bekerjasama dengan sarana-sarana manusia, agar mereka boleh mengungkapkan kepada dunia apa yang menjadi nasib manusia, dan, melalui persatuan dengan Yang Ilahi, mengungkapkan apa yang perlu diselesaikan untuk penyelamatan jiwa-jiwa yang sedang bersiap untuk binasa. Tak ada pembatasan pada kegunaan seseorang yang menyediakan ruang bagi pekerjaan Roh Kudus atas hatinya dan, dengan mengesampingkan ego-nya, menjalani sebuah kehidupan yang sepenuhnya dikhususkan kepada Allah.  103.6

 

6 April – Mengajar dari Rumah ke Rumah

Sungguhpun demikian aku tidak pernah melalaikan apa yang berguna bagi kamu. Semua kuberitakan dan kuajarkan kepada kamu, baik di muka umum maupun dalam perkumpulan-perkumpulan di rumah kamu. Kisah Para Rasul 20:20.

 

Di antara para anggota gereja kita semestinya ada lebih banyak lagi pekerjaan dari rumah ke rumah dalam hal memberikan bacaan-bacaan Alkitab dan membagikan literatur …… Karena kita menabur di atas semua air kita mesti menyadari bahwa “orang yang menabur sedikit akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.” [2 Korintus 9:6]. 104.1

Teladan Kristus harus diikuti oleh mereka yang menyatakan diri mereka sebagai anak-anakNya. Ringankanlah kebutuhan-kebutuhan fisik sesamamu, maka perasaan syukur mereka akan mematahkan berbagai penghalang dan hal itu akan memampukan engkau untuk menjangkau hati mereka …… Kaum perempuan seperti halnya kaum laki-laki dapat terlibat dalam pekerjaan ini….  Mereka dapat melakukan suatu pekerjaan yang tidak dapat dilakukan kaum laki-laki di dalam keluarga-keluarga, sebuah pekerjaan yang menjangkau kehidupan batin. Mereka bisa datang dekat kepada setiap hati yang mana kaum laki-laki tak mampu menjangkaunya. Pekerjaan mereka diperlukan. Perempuan-perempuan yang bijaksana dan rendah hati dapat melakukan sebuah pekerjaan yang baik dalam menjelaskan kebenaran kepada orang-orang di rumah-rumah mereka. Firman Allah yang dijelaskan dengan cara sedemikian akan menjalankan pekerjaannya yang mengkhamirkan, dan …. seluruh keluargapun akan menjadi bertobat…… 104.2

Di sekitar rumah, pada keluarga tetanggamu, di tempat tidur orang sakit, dalam suatu cara yang hening engkau boleh membaca Alkitab dan mengucapkan sebuah kata untuk Yesus dan kebenaran. Bibit yang berharga dengan demikian boleh ditabur agar bertumbuh dan menghasilkan buah….. 104.3

Ada pekerjaan missionari yang harus dilakukan di berbagai tempat yang tidak menjanjikan. Roh missionari perlu menuntun jiwa-jiwa kita, yang mengilhami kita untuk menjangkau kelompok-kelompok yang kita tidak rencanakan dan pada jalan-jalan dan tempat-tempat yang kita tidak rancang untuk pekerjaan kita. Tuhan memiliki rencanaNya untuk penaburan benih Injil. Dalam menaburkan [benih Injil] sesuai dengan kehendakNya, kita akan melipatgandakan benih itu sehingga firmanNya itu boleh menjangkau ribuan orang yang belum pernah mendengarkan kebenaran.  104.4

Ribuan demi ribuan, dan sepuluh ribu kali sepuluh ribu malaikat sedang menunggu untuk bekerjasama dengan para anggota gereja kita dalam menyampaikan terang yang Allah telah berikan dengan murah hati, agar sebuah umat boleh dipersiapkan untuk kedatangan Kristus. 104.5

Para saudari, para pemuda, kaum paruh baya, dan mereka yang berusia lanjut dalam gereja kita boleh ambil bagian dalam pekerjaan penutupan untuk zaman ini; dan dalam melaksanakan pekerjaan ini sebagaimana adanya kesempatan yang mereka miliki, mereka akan memperoleh sebuah pengalaman dari nilai yang paling berharga untuk diri mereka sendiri. Dalam kelupaan akan diri sendiri, mereka akan bertumbuh dalam rahmat.  104.6

 

7 April – Kesaksian dari Satu Pribadi kepada Pribadi Yang Lain
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Yohanes 3:16.

Mengapa tidak semua orang yang menyatakan diri mereka mencintai Allah berjuang untuk menerangi para tetangga dan rekan-rekan mereka, agar mereka tidak dapat lebih lama lagi mengabaikan keselamatan yang besar ini? Kristus memberikan diriNya sendiri pada kematian yang memalukan dan menyakitkan, dengan menunjukkan penderitaan jiwaNya yang hebat untuk menyelamatkan yang binasa. Alangkah mengagumkan, Kristus sanggup, Kristus mau, Kristus rindu untuk menyelamatkan semua orang yang akan datang kepadaNya! 105.1
Berbicaralah kepada jiwa-jiwa yang berada dalam bahaya dan arahkanlah mereka untuk melihat Yesus yang tersalib, yang wafat demi memungkinkanNya untuk mengampuni. Berbicaralah kepada pendosa dengan hatimu sendiri yang melimpahi kelembutan, mengasihani cinta Kristus. Biarlah ada kesungguhan yang dalam; namun bukanlah catatan yang kasar dan keras yang semestinya terdengar dari seseorang yang sedang mencoba untuk memenangkan jiwa. 105.2
Pertama-tama biarlah jiwamu dikhususkan kepada Allah. Ketika engkau menatap Pengantara kita di surga, biarlah hatimu hancur. Kemudian, setelah dilembutkan dan ditundukkan, maka engkau dapat menyampaikan pesan kepada para pendosa yang bertobat sebagai seseorang yang menyadari kuasa dari cinta kasih yang menebus. Berdoalah bersama jiwa-jiwa ini, dengan membawa mereka melalui iman ke kaki salib itu; bawalah pikiran mereka bersama pikiranmu, dan benahilah mata iman di mana engkau mencari Yesus Sang Penghapus Dosa itu. Arahkan mereka untuk mengalihkan pandangan mereka dari diri mereka sendiri yang malang dan penuh dosa kepada Sang Juruselamat itu, maka kemenangan pun dapat diraih. Mereka melihat bagi diri mereka sendiri Anak Domba yang menghapus dosa dunia ini. Mereka melihat Jalan, Kebenaran, dan Hidup itu. Matahari Kebenaran memancarkan sinar terangnya ke dalam hati. Air pasang yang kuat dari cinta yang menebus itu tercurah ke dalam jiwa yang kering dan
haus, dan pendosa itu pun diselamatkan kepada Yesus Kristus. 105.3
Kristus yang tersalib—ceriterakanlah itu, doakanlah, nyanyikanlah, dan ia itu akan menghancurkan dan memenangkan setiap hati. Ini adalah kuasa dan kebijaksanaan Allah untuk mengumpulkan jiwa-jiwa bagi Kristus. Frase-frase yang resmi dan baku, presentasi yang semata-mata argumentatif, adalah sedikit produktif. Cinta yang melebur dari Allah di dalam hati para pekerja akan dikenali oleh orang-orang bagi siapa mereka bekerja. Jiwa-jiwa sedang haus akan air hidup. Janganlah menjadi waduk yang kering. Jika engkau mengungkapkan cinta Kristus kepada mereka, maka engkau boleh menuntun orang-orang yang lapar dan haus itu kepada Yesus dan memberi mereka roti hidup dan air keselamatan. 105.4

8 April – Bunyikanlah Tanda Bahaya!

Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunungKu yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari Tuhan datang, sebab hari itu sudah dekat. Yoel 2:1.

Perkara-perkara yang berpusat pada kesejahteraan abadi kita adalah pada saat sekarang ini harus menyedot perhatian kita. Kita tidak bisa berupaya untuk memberikan tempat kedua bagi perkara-perkara surga …… Penghakiman-penghakiman Allah berada di negeri itu. Mereka berbicara dalam amaran yang serius, dengan berkata, “Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.” [Matius 24:44]. 106.1

Ada banyak, banyak orang di dalam gereja-gereja kita yang mengetahui sedikit tentang makna yang sebenarnya akan kebenaran untuk masa kini. Saya mengimbau kepada mereka untuk tidak mengabaikan penggenapan tanda-tanda zaman, yang mengatakan secara jelas bahwa akhir zaman sudah dekat. Oh alangkah banyaknya orang yang tidak mencari keselamatan jiwa mereka akan segera merasakan ratapan yang pahit, “Sudah lewat musim menuai, sudah berakhir musim kemarau, tetapi kita belum diselamatkan juga!” [Yeremia 8:20]. 106.2

Kita sekarang sedang hidup dalam peristiwa-peristiwa penutupan sejarah dunia ini. Nubuatan sedang menggenapi dengan cepatnya. Masa kasihan sedang berlalu dengan segera. Kita tidak mempunyai waktu—tidak sesaat pun—untuk dilewatkan. Janganlah kita ditemukan tertidur dalam penjagaan. Janganlah ada seorang pun yang berkata di dalam hatinya atau melalui perbuatan-perbuatannya, “Tuanku tidak datang-datang.” [Matius 24:49]. Biarlah pekabaran dari hal kedatangan Kristus yang segera itu bergema dalam perkataan amaran yang sungguh-sungguh. Marilah kita membujuk kaum laki-laki dan perempuan di mana saja untuk bertobat, dan menghindarkan diri dari murka yang akan datang. Mari kita membangunkan mereka untuk persiapan yang segera; sebab kita mengetahui sedikit saja akan apa yang akan terjadi di hadapan kita. Biarlah para pendeta dan kaum awam pergi ke ladang-ladang yang sudah masak ….. 106.3

Tuhan segera datang dan kita harus bersiap menemuiNya dalam kedamaian. Marilah kita bertekad mengerahkan segala kekuatan kita untuk menanamkan terang kepada semua orang di sekitar kita. Kita tidak bersedih, tetapi bersukaria, dan kita harus mempertahankan Tuhan Yesus selamanya di hadapan kita…… Kita harus siap-sedia dan menantikan kedatanganNya. Oh alangkah mulianya melihat Dia dan disambut sebagai orang-orang tebusanNya! Lama sudah kita menantikan, tetapi iman kita tidak menjadi lemah. Jika kita bisa melihat Sang Raja dalam keindahanNya, maka kita akan selama-lamanya diberkati. Saya merasa seolah-olah saya harus berseru dengan keras, “Kita pulang.” Kita sekarang sedang mendekati waktu bilamana Kristus akan datang dengan kuasa dan kemuliaan yang besar, untuk membawa orang-orang tebusanNya ke rumah abadi mereka. 106.4

9 April – Pekabaran Istimewa Allah untuk Saat Ini

Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang! Roma 13:12.

Dalam waktu seperti sekarang ini, kita harus memiliki hanya satu sasaran dalam pandangan kita—yakni pemberdayaan setiap sarana yang Allah telah sediakan yang dengannya kebenaran boleh ditanamkan di dalam hati setiap orang……. Adalah kewajiban setiap orang Kristen untuk berjuang sehebat-hebatnya dari segala kemampuannya untuk menyebarluaskan pengetahuan akan kebenaran itu. 107.1

Allah telah menantikan dengan lama, dan Dia pun masih menunggu, untuk memiliki makhluk-makhluk yang merupakan milikNya baik melalui penciptaan maupun penebusan, untuk mendengarkan suaraNya, dan mematuhi Dia sebagaimana anak-anak yang mengasihi dan patuh, yang hasratnya adalah berada di dekatNya, dan untuk memiliki terang dari wajahNya bersinar atas mereka. Kita harus menyampaikan pekabaran malaikat ketiga kepada dunia ini, mengamarkan manusia untuk menentang penyembahan binatang itu dan gambarnya, dan mengarahkan mereka untuk mengambil tempat mereka di dalam barisan mereka yang “memelihara hukum-hukum Allah dan iman akan Yesus.” Allah belum mengungkapkan kepada kita kapan waktunya pekabaran ini berakhir, atau kapan masa kasihan itu akan berakhir…… Adalah tugas kita untuk berjaga-jaga dan bekerja dan menunggu, untuk menggunakan setiap saat bagi jiwa-jiwa yang sedang bersiap untuk binasa…….. 107.2
Sekarang, sekarang ini, adalah waktu bagi kita untuk berjaga-jaga, bekerja, dan menunggu….. Akhir dari segala perkara sudah dekat…… Roh Tuhan sedang bekerja untuk membawa kebenaran dari firman yang diilhami dan memeteraikannya atas jiwa sehingga para pengikut Kristus akan memiliki kesukaan yang suci dan murni yang akan dapat mereka tanamkan kepada orang-orang lain……. 107.3

Ada kebutuhan akan sebuah kesaksian yang lebih dalam, lebih kuat, dan lebih menekan atas kuasa kebenaran sebagaimana terlihat dalam kesalehan praktis dari orang-orang yang mengaku meyakininya. 107.4

Kita harus memiliki kebenaran yang tertanam di dalam hati, dan mengajarkannya kepada orang-orang lain sebagaimana ia itu ada di dalam Yesus. Dunia ini sedang berada dalam sebuah periode yang sangat serius; sebab jiwa-jiwa sedang memutuskan apa yang akan menjadi takdir abadi mereka. Setan dan malaikat-malaikatnya sedang terus-menerus merancangkan untuk membatalkan hukum Allah, dan dengan demikian memperbudak jiwa-jiwa dalam kesusahan-kesusahan dosa. Kegelapan yang menutupi bumi sedang meningkat, tetapi mereka yang berjalan dengan rendah hati bersama Allah tidak perlu takut. 107.5

10 April – Waktunya untuk Memutuskan!

Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah. Joshua 24:15.

Dunia pada masa ini adalah gila: suatu ketidakwarasan melanda para pria dan wanita, dan sedang mempercepat mereka menuju kehancuran abadi. Setiap jenis kesenangan merajalela, dan orang-orang sudah menjadi tergila-gila dengan setiap kesenangan itu sehingga mereka tidak akan mendengarkan amaran-amaran atau imbauan-imbauan. 108.1
Tuhan berkata kepada penduduk bumi, “Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah.” Semua orang kini sedang memutuskan takdir abadi mereka. Orang-orang perlu dibangunkan untuk menyadari keseriusan waktu kini, akan dekatnya hari bilamana masa kasihan manusia akan berakhir. Allah tidak memberikan pesan kepada siapapun bahwa masa kasihan itu akan berlangsung lima tahun atau sepuluh tahun atau duapuluh tahun lagi sebelum penutupan sejarah dunia ini. Dia tidak akan memberikan pengampunan bagi siapa saja karena menunda-nunda persiapan bagi kedatanganNya. Dia tidak menghendaki seorangpun berkata, sebagaimana hamba yang tidak setia itu, “Tuanku tidak datang-datang;” sebab hal ini mengarahkan untuk mengabaikan secara sembrono kesempatan-kesempatan dan hak-hak istimewa yang diberikan bagi kita untuk hari yang besar itu. Setiap orang yang menyatakan dirinya sebagai hamba Allah dipanggil untuk melaksanakan pelayananNya seolah-olah setiap hari
menjadi hari yang terakhir….. 108.2
Berbicaralah tentang kedatangan yang segera dari Anak Manusia itu di dalam awan-awan langit dengan kuasa dan kemuliaan yang besar. Jangan menunda-nunda hari itu…… 108.3
Inilah beban besar yang harus dipikul oleh setiap orang. Apakah dosa-dosaku diampuni? Apakah Kristus, Sang Pemikul beban itu, telah menghapuskan kesalahanku? Apakah aku memiliki hati yang bersih, yang disucikan oleh kebenaran Yesus Kristus? Celakalah bagi setiap jiwa yang tidak mencari perlindungan di dalam Kristus. Celakalah bagi semua orang yang dalam cara apapun juga mengalihkan pikiran mereka dari pekerjaan ini, dan menyebabkan setiap jiwa menjadi kurang waspada pada saat sekarang….. 108.4
Pekerjaan besar yang dari padanya pikiran kita tidak patut dialihkan merupakan pertimbangan akan kesiapan pribadi kita dalam pandangan Allah. Apakah kaki kita berada pada Batu Zaman itu? Apakah kita menyembunyikan diri kita di dalam Perlindungan yang satu-satunya itu? Badai segera melanda, dalam kegeramannya yang terus menerus. Apakah kita sudah siap untuk menghadapinya? Apakah kita satu dengan Kristus sebagaimana Dia adalah satu dengan Bapa? Apakah kita adalah para pewaris Allah dan pewaris bersama Kristus?…… 108.5
Tabiat Kristus harus menjadi tabiat kita. Kita harus diubahkan dengan pembaharuan hati kita. Inilah satu-satunya keselamatan kita. Tak ada sesuatu pun yang bisa memisahkan seorang Kristen yang hidup dari Allah. 108.6

11 April – Hidup untuk Menyelamatkan Orang-Orang Lain

“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” Lukas 9:23.

Dosa yang paling dimanjakan dan yang memisahkan kita dari Allah serta menghasilkan begitu banyak kekacauan rohani yang menular, adalah keegoisan. Tak ada yang bisa menjadi jalan kembali kepada Tuhan selain melalui penyangkalan diri. Dari diri kita sendiri kita tidak bisa melakukan apa-apa; tetapi, melalui Allah yang menguatkan kita, kita bisa melakukan kebaikan kepada orang-orang lain, dan dengan cara seperti ini menjauhkan diri dari jahatnya keegoisan. Kita tidak perlu pergi ke negeri-negeri orang kafir [yang tidak mengenal Allah yang benar] untuk memperlihatkan keinginan kita mempersembahkan segalanya kepada Allah dalam sebuah hidup yang berguna dan tidak egois. Kita hendaknya melakukan hal ini di lingkungan rumah tangga, di gereja, di antara sesama rekan atau para sahabat dan dengan siapa saja kita berurusan. Di dalam berbagai bidang kehidupan adalah tempat di mana diri sendiri harus disangkal dan ditundukkan. 109.1
Rasul Paulus bisa mengatakan: “Aku mati setiap hari.” [1 Korintus 15:31]. Adalah kematian bagi diri sendiri setiap hari dalam transaksi-transaksi kecil kehidupan ini yang membuat kita menjadi pemenang. Kita harus melupakan diri sendiri dalam keinginan untuk melakukan kebaikan kepada orang-orang lain. Dalam diri banyak orang ada kekurangan akan cinta untuk orang-orang lain. Daripada menjalankan tugas dengan penuh iman, mereka malah mencari kesenangan mereka sendiri. 109.2
Allah secara positif memerintahkan atas semua pengikutNya sebuah tugas untuk memberkati orang-orang lain dengan pengaruh dan sarana-sarana yang mereka miliki dan untuk mengusahakan bahwa kebijaksanaanNyalah yang akan memampukan mereka melakukan dalam segala kekuatan mereka untuk meninggikan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan mereka yang datang dengan pengaruh mereka itu. Dalam bekerja bagi orang-orang lain, sebuah kepuasan yang manis akan dialami, sebuah kedamaian batiniah yang akan menjadi suatu ganjaran yang cukup. Bilamana digerakkan oleh hasrat yang tinggi dan luhur untuk melakukan kebaikan bagi orang-orang lain, mereka akan menemukan kegembiraan yang benar di dalam sebuah pelepasan yang penuh iman akan bermacam-macam pekerjaan hidup. Hal ini akan membawa lebih banyak daripada sekedar ganjaran duniawi; sebab setiap pelaksanaan tugas yang penuh iman dan tidak egois dicatat oleh para malaikat dan bersinar dalam catatan kehidupan. 109.3
Di surga tidak akan ada orang yang memikirkan diri sendiri ataupun mencari kesenangan mereka sendiri; tetapi semua, dari cinta yang murni dan asli, akan mencari kebahagiaan makhluk-makhluk surgawi di sekitar mereka. Jika kita mau menikmati masyarakat surgawi di dalam dunia yang baru itu, maka kita harus bisa diatur dengan prinsip-prinsip surgawi di bumi ini. 109.4
Pekerjaan terbesar yang bisa dilakukan di dunia kita ini adalah memuliakan Allah dengan menghidupkan tabiat Kristus. 109.5

12 April – Jalan Menuju Hidup

Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya. Matius 7:13, 14.

Kristus memanggil kita untuk memasuki jalan yang sempit itu, di mana setiap langkah mengartikan sebuah penyangkalan diri. Dia memanggil kita untuk berdiri di atas landasan kebenaran abadi, dan berjuang, ya, berjuang dengan sungguh-sungguh, bagi iman yang menjadikan orang-orang suci….. 110.1
Karena kita sudah mendekati waktu di mana kerajaan-kerajaan dan kuasa-kuasa serta kejahatan-kejahatan spiritual di kalangan atas akan diuntungkan sepenuhnya untuk menentang kebenaran, ketika kuasa penyesatan Setan akan menjadi hebat sehingga, sekiranya mungkin, ia akan menyesatkan orang-orang pilihan [bdk. Matius 24:24], maka kecerdasan kita harus dipertajam dengan pencerahan ilahi agar kita tidak boleh terlena akan sarana-sarana yang digunakan Setan…… Dengan membuat kita bekerjasama dengan para malaikat suci, Allah telah memungkinkan pekerjaan kita untuk menjadi ……. sebuah keberhasilan yang mulia. Tetapi keberhasilan akan jarang diperoleh dari usaha yang tercerai berai. Pengaruh yang bersatu-padu dari semua anggota gereja adalah diperlukan. 110.2
Gereja kita pada masa ini membutuhkan orang-orang seperti Henokh, yang berjalan bersama Allah, mengungkapkan Kristus kepada dunia ini. Para anggota gereja perlu mencapai sebuah standar yang lebih tinggi. Para pembawa pesan surgawi sedang menunggu untuk berkomunikasi dengan mereka yang telah menenggelamkan diri sendiri dari pandangan orang lain, yang hidupnya merupakan sebuah penggenapan dari firman ini, “Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diriNya untuk aku.” [Galatia 2:20]. Dari para anggota jemaat yang pria maupun wanita yang menggenapi firman tersebutlah gereja mesti dibentuk sebelum cahayanya dapat menerangi dunia dalam sinar-sinar yang jelas dan khas. Pandangan-pandangan kita terhadap Matahari Kebenaran itu diselubungi oleh pencarian jati diri
sendiri. Kristus disalibkan lagi oleh banyak orang yang melalui kesenangan diri sendiri, mengizinkan Setan untuk mengendalikan diri mereka….. 110.3
Adalah tujuan Allah bahwa semua orang harus diuji dan dicobai, agar Dia dapat melihat apakah mereka setia atau tidak setia kepada hukum-hukum yang mengatur kerajaan surga itu. Pada akhirnya, Allah akan mengizinkan Setan untuk mengungkapkan dirinya sendiri sebagai penipu, penuduh, dan pembunuh. Dengan demikian kemenangan akhir dari umatNya dibuat lebih jelas, lebih mulia, serta lebih penuh dan lengkap. 110.4

13 April – Dalam Kemitraan dengan Kristus

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Yohanes 15:5.

Akhir zaman sudah dekat! Allah memanggil gereja untuk menata perkara-perkara yang masih tersisa. Dengan menjadi pekerja-pekerja bersama dengan Allah, kalian dikuatkan oleh Tuhan untuk mengajak orang-orang lain bersama kalian memasuki kerajaan itu. Kalian harus menjadi agen-agen Allah yang hidup, saluran-saluran terang kepada dunia, dan di sekelilingmu ada malaikat-malaikat surga dengan tugas perutusan mereka dari Kristus untuk mempertahankan, memperkuat, dan menegakkan kalian dalam bekerja bagi penyelamatan jiwa-jiwa…… 111.1
Pisahkan dan bedakanlah diri kalian dengan dunia ini—masih di dalam dunia, tapi bukan [melepaskan diri] dari dunia ini, dengan cara memantulkan sinar-sinar terang dari Matahari Kebenaran itu, dengan cara menjadi suci, murni, dan tidak bercacat, dan dalam iman membawakan terang memasuki semua jalan raya dan persimpangan jalan bumi ini. 111.2
Biarlah gereja-gereja bangkit sebelum terlambat secara abadi. Biarlah setiap anggotanya mengerjakan pekerjaannya masing-masing dan membela nama Tuhan yang olehnya ia dipanggil. Biarlah iman yang tampak dan kesalehan yang sungguh-sungguh menggantikan kemalasan dan ketidakpercayaan. Bilamana iman bersandar pada Kristus, maka kebenaran akan membawa terang ke dalam jiwa, dan pelayanan-pelayanan agama tidak akan menjadi membosankan dan tanpa daya tarik…… Setiap hari kalian akan memiliki sebuah pengalaman yang kaya bila kalian mempraktikkan Kekristenan yang kalian akui……. Para pendosa akan bertobat……. 111.3
Semoga semua orang boleh bangkit dan mewujudkan kepada dunia ini bahwa iman mereka adalah suatu iman yang hidup, dan bahwa sebuah issu yang paling penting di hadapan dunia ini adalah bahwa Yesus akan segera datang. Biarlah orang-orang mengerti kalau kita percaya bahwa kita sekarang berada pada batas-batas dunia yang abadi. 111.4
Pendirian kerajaan Allah itu diperlambat atau dipercepat tergantung pada ketidakberimanan atau kesetiaan agen-agen manusia. Pekerjaan ini dihambat oleh kegagalan manusia untuk bekerjasama dengan yang ilahi. Orang-orang boleh saja berdoa, “Datanglah kerajaanMu. Jadilah kehendakMu di bumi seperti di dalam surga”; akan tetapi bila mereka gagal mewujudkan doa ini dalam kehidupan mereka, maka permohonan mereka ini akan sia-sia. Namun walaupun kalian lemah, bersalah, dan berdosa, Tuhan terus menawarkan kepada kalian kemitraan [kerjasama] dengan DiriNya sendiri. Dia mengundang kalian untuk datang di bawah instruksi ilahi. Dengan bersatu dengan Kristus, kalian boleh melaksanakan pekerjaan-pekerjaan Allah. “Di luar Aku,” sabda Kristus, “kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” 111.5

14 April – Para Wakil dari Sang Juruselamat

Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka. 1 Petrus 2:12.

 

Allah mengharapkan mereka yang menyandang nama Kristus untuk mewakili DiriNya….. Mereka harus dikuduskan, dimurnikan, menjadi orang-orang suci, yang mengkomunikasikan terang kepada semua orang dengan siapa mereka berhubungan……  112.1

Para pengikut Kristus harus berpisah dari dunia ini dalam hal prinsip-prinsip dan kepentingan-kepentingannya, tetapi mereka tidak harus mengisolasi diri mereka sendiri dari dunia ini. Sang Juruselamat itu tetap berbaur dengan manusia, bukan untuk mendorong mereka dalam segala hal yang tidak sesuai dengan kehendak Allah, melainkan untuk meninggikan dan meluhurkan mereka. “Dan Aku menguduskan diriKu bagi mereka,” firmanNya, “supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.” [Yohanes 17:19]. Demikianlah orang-orang Kristen tinggal bersama orang-orang lain, agar kenikmatan cinta ilahi menjadi garam untuk melindungi dunia ini dari korupsi…….  112.2

Kuasa akan hidup yang lebih tinggi, lebih murni, dan lebih luhur adalah kebutuhan besar kita. Dunia ini sedang menantikan untuk melihat buah apa yang dihasilkan oleh orang-orang yang mengaku Kristen…… Kesan-kesan yang menguntungkan atau tidak menguntungkan kepada agama Alkitab sedang terus-menerus dibuat di dalam pikiran semua orang dengan siapa kita harus perbuat.  112.3

Dan Allah serta para malaikatNya kini sedang menyaksikan. Allah menghendaki umatNya untuk menunjukkan melalui kehidupan mereka keuntungan Kekristenan atas keduniawian, untuk menunjukkan bahwa mereka sedang bekerja pada sebuah pesawat yang tinggi dan suci. Dia rindu melihat mereka untuk menunjukkan bahwa kebenaran yang mereka terima telah membuat mereka menjadi anak-anak Raja Surgawi. Dia rindu membuat mereka menjadi saluran-saluran di mana Dia bisa mencurahkan cinta dan kasih-Nya yang tiada terbatas itu.  112.4

Kristus sedang menanti dengan hasrat yang merindukan untuk perwujudan DiriNya sendiri di dalam gerejaNya. Ketika tabiat Sang Juruselamat ini dihasilkan secara sempurna di dalam diri umatNya, maka Dia akan datang untuk menyatakan milikNya. Adalah hak istimewa setiap orang Kristen, bukan hanya untuk menunggu, tetapi juga untuk mempercepat kedatangan Tuhan kita.  Seandainya saja semua orang yang mengaku namaNya menghasilkan buah bagi kemuliaanNya, maka betapa cepatnya seluruh dunia ini akan ditaburi dengan benih injil! Dengan segera panenan terakhir itu akan dituai dan Kristus pun segera datang.  112.5

 

15 April – Sebuah Tabiat yang Dunia akan Kenal

Supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia. Filipi 2:15.

 

Adalah tujuan Allah untuk mewujudkan melalui umatNya prinsip-prinsip kerajaanNya. Agar di dalam hidup dan tabiat mereka boleh mengungkapkan prinsip-prinsip ini, Dia menghendaki untuk memisahkan mereka dari adat-istiadat, kebiasaan-kebiasaan, dan praktik-praktik dunia ini…… Dengan menyaksikan kesalehan, belaskasih, keadilan, dan cinta kasih Allah terungkap dalam gerejaNya, dunia ini memiliki sebuah wakil dari tabiatNya. Dan ketika hukum Allah dicontohkan secara demikian di dalam kehidupan, dunia ini akan mengenali keunggulan dari mereka yang mencintai dan menakuti serta melayani Allah melebihi semua orang di dunia ini.  113.1

Orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh, melebihi semua orang, hendaknya menjadi teladan kesalehan, suci di dalam hati dan di dalam percakapan. Kepada mereka telah dipercayakan kebenaran-kebenaran yang paling serius yang pernah diserahkan kepada manusia fana. Setiap anugerah rahmat dan kuasa serta efisiensi telah disediakan secara bebas. Mereka menantikan kedatangan yang segera dari Kristus dalam awan-awan di langit. Bagi mereka, memberikan kepada dunia ini kesan bahwa iman mereka bukanlah sebuah kekuatan yang mendominasi di dalam kehidupan mereka adalah sangat tidak menghormati Allah.  113.2

Karena peningkatan kekuatan dari pencobaan-pencobaan Setan, masa di mana kita hidup sekarang adalah penuh akan bahaya bagi anak-anak Allah, dan kita perlu terus-menerus belajar dari Sang Guru yang Agung itu, agar kita boleh mengambil setiap langkah di dalam jaminan dan kebenaran. Pandangan-pandangan yang ajaib sedang membentang di hadapan kita; dan pada saat ini sebuah kesaksian yang hidup dilahirkan dalam kehidupan orang-orang yang diakui Allah, sehingga dunia boleh mengerti bahwa di dalam zaman ini, ketika kejahatan memerintah di setiap sisi, masih ada sekelompok orang yang meninggalkan keinginan mereka dan sedang berjuang untuk melakukan kehendak Allah—sekelompok orang yang di dalam hati dan hidup mereka hukum Allah dituliskan…..   113.3

Pikiran mereka harus murni, perkataan mereka luhur dan membangkitkan semangat. Agama Kristus harus terjalin dengan semua hal yang mereka lakukan dan ucapkan. Mereka harus menjadi orang-orang yang disucikan, dimurnikan, dan kudus, yang menyampaikan terang kepada semua orang dengan siapa mereka berhubungan. Adalah tujuanNya bahwa melalui pemberian teladan kebenaran dalam kehidupan mereka, mereka akan menjadi sebuah pujian di bumi ini. Rahmat Kristus adalah cukup untuk mewujudkan hal ini.  113.4

 

16 April – Kesaksian yang Dunia Butuhkan

Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang. 2 Korintus 3:2.

 

Perubahan tabiat haruslah menjadi kesaksian dari orang-orang yang mendiami cinta kasih Kristus kepada dunia ini. Tuhan mengharapkan umatNya untuk menunjukkan bahwa kuasa penebusan dari rahmat itu bisa bekerja atas tabiat yang salah dan menyebabkannya bertumbuh dalam kesesuaian dan keberhasilan melimpah. 114.1

Tetapi untuk menggenapi tujuan Allah di dalam diri kita, ada sebuah pekerjaan persiapan yang harus dilakukan. Tuhan menawarkan kita untuk mengosongkan hati kita dari keegoisan yang merupakan akar daripada keterasingan. Dia rindu untuk mencurahkan atas kita Roh KudusNya dalam jumlah yang kaya, dan Dia menawarkan kita untuk membersihkan jalan melalui penyangkalan diri. Ketika diri ini diserahkan kepada Allah, mata kita akan dibuka untuk melihat batu-batu sandungan yang telah ditempatkan dalam jalan orang-orang lain oleh ketidakserupaan kita dengan Kristus. Semuanya ini Allah tawarkan untuk dihapuskan. Dia bersabda: “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Yakobus 5:16. Maka kita boleh mempunyai jaminan yang Daud punya, ketika, setelah mengakui dosanya, berdoa: “Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari padaMu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela! Maka aku akan mengajarkan jalanMu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepadaMu.” Mazmur 51:12,13.  114.2

Ketika rahmat Allah memerintah di dalam diri kita, jiwa akan diserahkan dengan sebuah atmosfir iman dan semangat serta cinta yang menyerupai Kristus, sebuah atmosfir yang menyegarkan kepada hidup spiritual dari semua orang yang menghirupnya….. Setiap orang yang merupakan peserta dari cinta pengampunan Kristus, setiap orang yang telah diterangi oleh Roh Allah dan diubah kepada kebenaran, akan merasakan bahwa untuk berkat-berkat yang berharga ini dia berutang kepada setiap jiwa dengan siapa dia berhubungan.  Mereka yang rendah hati yang Tuhan akan gunakan untuk mencapai jiwa-jiwa yang tidak dapat dijangkau oleh para pekerja. Mereka akan digerakkan untuk menyampaikan perkataan yang mengungkapkan rahmat penyelamatan dari Kristus.  114.3

Dan dalam memberkati orang-orang lain mereka sendiri pun akan diberkati. Allah memberikan kita kesempatan untuk menanamkan rahmat, agar Dia boleh mengisi kembali diri kita dengan rahmat yang semakin melimpah. Pengharapan dan iman akan memperkuat manakala agen-agen Allah bekerja dengan talenta-talenta dan sarana-sarana yang Allah telah sediakan. Dia akan mempunyai sebuah agen ilahi untuk bekerja denganNya.  114.4

17 April  – Ketika Allah menutupi Kekurangan-Kekurangan

Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima. 2 Korintus 6:1.

 

Kita harus menjadi rekan-rekan sekerja dalam pekerjaan Allah di seluruh dunia ini; di mana saja ada jiwa-jiwa untuk diselamatkan, kita harus mengulurkan tangan, agar banyak putera dan puteri Allah boleh dibawa kepada Allah. Akhir zaman sudah dekat, dan karena alasan ini kita harus mengerahkan semaksimal mungkin setiap kemampuan yang dipercayakan dan setiap agen yang akan menawarkan bantuan pada pekerjaan itu……. 115.1

Bagaimana para malaikat harus merasa tatkala mereka melihat akhir zaman itu mendekat, dan menyaksikan begitu banyak orang yang dipercayakan dengan pekabaran belaskasihan terakhir ini berkumpul bersama-sama, menghadiri pertemuan-pertemuan untuk kepentingan jiwa-jiwa mereka sendiri dan merasa tidak puas jika tidak banyak kotbah, sementara mereka memiliki sedikit beban dan berbuat sedikit juga untuk keselamatan orang-orang lain.  Semua orang yang sungguh-sungguh bersatu dengan Kristus dengan iman yang hidup akan mengambil bagian dari tabiat ilahi.  Mereka akan secara tetap menerima dari hidup spiritualNya, dan mereka tidak bisa berdiam diri.  115.2

Kehidupan selalu menunjukkan dirinya sendiri dalam tindakan. Jika hati hidup, maka ia itu akan mengirimkan aliran darah ke setiap bagian dari tubuh. Mereka yang hatinya dipenuhi dengan kehidupan spiritual tidak akan perlu didesak untuk mengungkapkannya. Kehidupan ilahi akan mengalir dari mereka dalam aliran yang kaya akan rahmat. Tatkala mereka berdoa, berbicara, dan bekerja, Allah dimuliakan…….   115.3

Bukanlah orang yang paling brilian atau yang paling bertalenta yang pekerjaannya menghasilkan buah-buah yang paling hebat dan paling bertahan lama. Siapakah para pekerja yang paling efisien? Mereka yang akan menjawab undangan itu: “Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati; dan jiwamu akan mendapat ketenangan.” [Matius 11:29].  115.4

Jika orang-orang yang kepadanya Allah telah mempercayakan talenta-talenta kecerdasan menolak untuk menggunakan hadiah-hadiah ini untuk kemuliaanNya, maka setelah ujian dan cobaan Dia akan meninggalkan mereka pada khayalan-khayalan mereka sendiri dan akan mengambil orang-orang yang tampaknya tidak begitu banyak dikaruniai, yang tidak memiliki rasa percaya diri yang besar, dan Dia akan membuat yang lemah menjadi kuat karena mereka percaya di dalam Allah yang akan melakukan bagi mereka perkara-perkara itu yang mereka tidak dapat lakukan bagi diri mereka sendiri. Allah akan menerima pelayanan yang sepenuh hati dan Dia sendiri akan menutupi kekurangan-kekurangan.  115.5

Para malaikat sekarang sedang mendengarkan laporan apa yang sedang engkau bawakan kepada dunia tentang Guru surgawimu.  115.6

 

 

18 April – Berkotbah dengan Kuasa

Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” Matius 3:1, 2, R.S.V.

 

Yohanes Pembaptis semasa hidupnya di padang gurun diajar oleh Allah. Dia telah mempelajari wahyu-wahyu Allah di dalam alam. Di bawah tuntunan Roh Ilahi, dia telah mempelajari gulungan-gulungan kitab para nabi. Siang dan malam, Kristus adalah pelajarannya, meditasinya, hingga pikiran dan hatinya serta jiwanya diisi dengan pandangan yang mulia. 116.1

Dia melihat Sang Raja itu dalam keindahanNya, dan kehilangan pandangan atas diri sendiri. Dia menyaksikan keagungan kekudusan dan mengetahui dirinya sendiri tidak patut dan tidak layak. Adalah pesan Allah yang harus ia serukan. Adalah kuasa Allah dan kebenaranNya yang membuat dia dapat berdiri. Dia bersiap untuk pergi sebagai pembawa pesan Surga, tanpa dikagumi oleh manusia, sebab ia telah melihat Yang Ilahi. Dia dapat berdiri tanpa takut di hadapan raja-raja bumi karena dengan gemetar ia telah menundukkan kepala di hadapan Sang Raja dari segala raja. 116.2

Tanpa argumen yang rumit dan teori-teori yang berputar-putar Yohanes Pembaptis menyatakan pesannya. Secara keras dan mengejutkan, namun penuh pengharapan, suaranya terdengar dari padang gurun: “Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagiNya.” Matius 3:2. Dengan sebuah kekuatan yang baru dan asing, seruan itu menggerakkan orang-orang. Seluruh bangsa itu diarahkan. Banyak orang berbondong-bondong ke padang gurun itu….. 116.3

Dalam zaman ini, dengan begitu dekatnya pada kedatangan yang kedua Kristus di awan-awan langit, pekerjaan yang demikian seperti yang diperbuat Yohanes harus dilakukan. Allah memanggil orang-orang yang akan mempersiapkan sekelompok orang untuk dapat berdiri dalam hari Tuhan yang besar itu….. Sebagai umat yang percaya akan kedatangan Kristus yang segera, kita mempunyai sebuah pekabaran untuk disampaikan—“Bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu.” Amos 4:12. Pekabaran kita haruslah langsung seperti pekabaran Yohanes Pembaptis.  Dia menegur raja-raja karena kejahatan mereka. Meskipun hidupnya terancam, ia tidak ragu-ragu untuk menyampaikan firman Allah.  Dan pekerjaan kita dalam zaman ini harus dilaksanakan dengan iman yang sama. 116.4

Untuk memberikan pekabaran yang demikian seperti yang telah diberikan Yohanes Pembaptis, kita harus memiliki sebuah pengalaman rohani yang sama dengan pengalamannya. Pekerjaan yang sama harus dibentuk di dalam diri kita. Kita harus melihat Allah, dan dalam melihat Dia kita kehilangan pandangan atas diri sendiri. 116.5

19 April – “Lihatlah Anak Domba Allah”

“Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.” Yohanes 1:29.

 

Yohanes secara alami mempunyai kesalahan-kesalahan dan kelemahan-kelemahan yang lazim bagi kemanusiaan; tetapi sentuhan cinta ilahi telah mengubah dia. Ketika, setelah pelayanan Kristus mulai, murid-murid Yohanes datang kepadanya dengan keluhan bahwa semua orang mengikuti Sang Guru yang baru itu, Yohanes menunjukkan secara jelas bagaimana dia memahami hubungannya dengan Mesias, dan betapa dia dengan senang menyambut Seorang yang bagiNya dia telah mempersiapkan jalan.  117.1

“Tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya,” katanya, “kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga. Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: “Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahuluiNya…….. Dan sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.” Yohanes 3:27-30.  117.2

Melihat dengan iman kepada Sang Penebus, Yohanes telah naik pada ketinggian akan penolakan diri sendiri. Dia berjuang bukan untuk menarik orang-orang kepada dirinya sendiri, tetapi untuk mengangkat pikiran mereka lebih tinggi dan lebih tinggi lagi hingga mereka dapat beristirahat pada Anak Domba itu. Dirinya sendiri hanyalah sebuah suara, sebuah seruan di padang gurun. Sekarang dengan sukacita dia menerima keheningan dan kegelapan, agar mata semua orang boleh diarahkan kepada Terang kehidupan itu. 117.3

Mereka yang benar pada panggilan mereka sebagai pembawa pesan bagi Allah tidak akan mencari kehormatan untuk diri mereka sendiri.  Cinta untuk diri sendiri akan ditelan di dalam cinta untuk Kristus. Mereka akan menyadari bahwa adalah pekerjaan mereka untuk mengabarkan, sebagaimana telah diperbuat oleh Yohanes Pembaptis: “Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia.” Yohanes 1:29. Mereka akan meninggikan Yesus, dan bersama Dia kemanusiaan akan diangkat….. 117.4

Jiwa nabi itu, yang telah dikosongkan dari diri sendiri, diisi dengan terang dari Yang Ilahi…. Dia membawakan kesaksian pada kemuliaan Sang Juruselamat…… Dalam kemuliaan Kristus ini, semua pengikutNya harus berbagi……. Kita bisa menerima terang surga hanya karena kita berkehendak mengosongkan diri kita sendiri. Kita bisa melihat tabiat Allah dan menerima Kristus dengan iman, hanya karena kita mengizinkan untuk menawan setiap pikiran pada kepatuhan akan Kristus. Kepada semua orang yang melakukan hal ini, Roh Kudus diberikan tanpa batas. Di dalam Kristus “berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia…..” Kolose 2:9,10.  117.5

 

20 April – Panggilan Allah untuk Mereformasi

Dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagiNya.” Lukas 1:17.

 

Yohanes Pembaptis berjalan dalam roh dan kuasa Elia untuk mempersiapkan jalan Tuhan dan untuk membuat orang-orang berbalik kepada kebijaksanaan akan kebenaran. Dia telah menjadi lambang dari orang-orang yang hidup pada zaman ini yang kepadanya Allah mempercayakan kebenaran-kebenaran suci untuk diajarkan kepada orang-orang demi mempersiapkan kedatangan kedua Kristus…….   118.1

Mereka yang harus mempersiapkan jalan untuk kedatangan kedua Kristus dilambangkan oleh Elia yang penuh iman, sebagaimana Yohanes [Pembaptis] telah datang dalam roh Elia untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan pertama Kristus. Pokok persoalan reformasi harus didesakkan, dan pikiran khalayak harus diarahkan. Pengendalian diri dalam segala perkara harus dihubungkan dengan pekabaran, untuk mengalihkan umat Allah dari berhala mereka, dari kerakusan mereka, dan dari pemborosan mereka dalam berpakaian dan dalam perkara-perkara lainnya.  118.2

Penyangkalan diri, kerendahan hati, dan pengendalian diri dituntut dari orang-orang benar, yang secara istimewa Allah tuntun dan berkati, harus diperlihatkan kepada umat untuk menolak kebiasaan-kebiasaan yang boros dan merusak kesehatan dari orang-orang yang hidup dalam zaman yang merosot ini. Allah telah menunjukkan bahwa reformasi kesehatan adalah berhubungan erat dengan pekabaran malaikat ketiga sebagaimana layaknya hubungan tangan dengan badan. Tak ada tempat lain di mana bisa ditemukan dengan begitu hebatnya sebuah penyebab kemerosotan fisik dan moral selain dari pengabaian atas pokok persoalan yang penting ini. Mereka yang memanjakan selera dan hawa nafsu, dan menutup mata terhadap terang karena takut melihat kesenangan-kesenangan penuh dosa yang mereka enggan untuk tinggalkan, adalah bersalah di hadapan Allah……    118.3

PenyelenggaraanNya telah menuntun umat Allah keluar dari kebiasaan-kebiasaan boros dunia ini, menjauh dari kesenangan akan selera dan nafsu, untuk berdiri di atas landasan penyangkalan diri dan pengendalian diri dalam segala perkara. Umat yang Allah sedang tuntun akan menjadi istimewa. Mereka tidak akan menjadi seperti dunia ini. Tetapi jika mereka mengikuti tuntunan-tuntunan Allah maka mereka akan menyelesaikan tujuan-tujuanNya, dan akan menyerahkan kehendak mereka kepada kehendakNya. Kristus akan tinggal dalam hati mereka…… Tubuhmu, kata rasul itu, adalah bait Roh Kudus [1 Korintus 6:19]. 118.4

 

 

21 April – Promosikanlah Hidup Sehat

Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Roma 12:1.

 

Adalah mustahil bagi seseorang untuk mempersembahkan tubuhnya sebagai persembahan yang hidup, suci, dan berkenan kepada Allah, sementara terus-menerus menuruti kebiasaan-kebiasaan yang membinasakan kekuatan fisik, mental, dan moralnya. Lagipula rasul itu berkata, “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” Roma 12:2.  119.1

Kita berada di dalam sebuah dunia yang bertentangan dengan kebenaran atau kemurnian tabiat, dan khususnya dengan pertumbuhan dalam karunia.  Di mana saja kita menyaksikan pencemaran dan korupsi, cacat, dan dosa. Betapa bertolak-belakang semuanya ini pada pekerjaan yang kita harus selesaikan di dalam diri kita hanya sebelum menerima hadiah keabadian!  Umat pilihan Allah harus berdiri dengan murni di tengah-tengah korupsi yang mengitari mereka dalam zaman akhir ini. Tubuh mereka harus suci, roh mereka harus murni. Jika pekerjaan ini harus diselesaikan, maka ia itu harus segera dilakukan, dengan sungguh-sungguh dan penuh pemahaman. Roh Allah mesti memiliki kendali yang sempurna, yang mempengaruhi setiap tindakan.  119.2

Reformasi kesehatan adalah sebuah cabang dari pekerjaan besar yang harus menguatkan sebuah umat sebelum kedatangan Tuhan…… Pria maupun wanita tidak bisa merusak hukum alam dengan memanjakan selera-selera yang membinasakan dan nafsu-nafsu yang penuh gairah tanpa merusak hukum Allah. Oleh karena itulah Dia telah mengizinkan terang dari reformasi kesehatan untuk bersinar atas kita, sehingga kita boleh menyadari keberdosaan dari pelanggaran hukum yang Dia telah tetapkan dalam keberadaan kita yang sebenarnya……  119.3

Untuk menjelaskan hukum alam dan mendorong kepatuhan terhadapnya, adalah sebuah pekerjaan yang menyertai pekabaran malaikat ketiga….. Dia merancang bahwa pokok persoalan itu harus didesakkan, dan pikiran khalayak secara mendalam harus diarahkan untuk menyelidikinya; sebab adalah mustahil bagi pria maupun wanita, sementara berada di bawah kuasa dari kebiasaan-kebiasaan yang merusak kesehatan dan melemahkan otak, menghargai kebenaran yang suci………   119.4

Ia yang memancarkan terang yang telah Allah berikan kepadanya atas reformasi kesehatan, memiliki bantuan yang penting dalam pekerjaan untuk menjadi suci melalui kebenaran dan untuk dikuatkan demi keabadian. 119.5

 

 

22 April – Keutamaan dari Pengabaian Diri Sendiri

Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diriNya untuk aku. Galatia 2:20.

 

Dengan imannya Paulus menjunjung tinggi karunia Kristus, dan karunia ini mencukupi kebutuhan-kebutuhan jiwanya. Dengan imannya dia telah menerima hadiah surgawi dan membagikannya kepada jiwa-jiwa yang merindukan terang. Inilah pengalaman yang kita butuhkan….. Berdoalah memohon iman ini. Berjuanglah untuk mendapatkan iman ini. Percayalah bahwa Allah akan mengaruniakannya kepadamu.  120.1

Ada sebuah pekerjaan besar untuk dilaksanakan di dunia kita ini.  Ini bukanlah tanah impian. Di hadapan kita terbentang kenyataan-kenyataan yang hidup. Di setiap sudut terlihat perwujudan-perwujudan kuasa Setan. Marilah kita bekerja sama dengan Dia yang bekerja untuk memulihkan dan meninggikan. Dan janganlah kita lupa bahwa ia yang bekerja untuk Kristus harus mengerahkan kekuatannya sekuat-kuatnya…… Orang-orang Kristen memerlukan kuasa pikiran, kekuatan kehendak, dan pengetahuan yang berasal dari pembelajaran Sabda Allah. Mereka tidak bisa mengupayakan untuk mengisi pikiran-pikiran mereka dengan hal-hal yang sepele. Setiap hari mereka harus diperbaharui dengan kuasa rohani.  120.2

Belajarlah dari Dia yang telah mengatakan, “Aku lemah lembut dan rendah hati.”[Matius 11:29]. Dengan belajar dari Dia, maka engkau akan menemukan perhentian. Hari demi hari engkau akan memperoleh sebuah pengalaman dalam perkara-perkara Allah, hari demi hari menyadari kebesaran penyelamatanNya dan kemuliaan akan sebuah persekutuan dengan Dia. Secara terus-menerus engkau akan mempelajari dengan lebih baik bagaimana hidup seperti Kristus, dan dengan tetap engkau akan bertumbuh semakin mirip dengan Sang Juruselamat. 120.3

Jika kita mati untuk diri sendiri, jika kita memperluas pengetahuan kita akan apa arti kehadiran Kristus untuk kita dan apa artinya kita untuk Dia, jika kita bersekutu satu sama lain dalam ikatan persaudaraan Kekristenan, maka Allah akan bekerja melalui kita dengan kuasa yang besar. Kemudian kita akan disucikan melalui kebenaran. Kita akan sungguh-sungguh dipilih oleh Allah dan dikendalikan oleh RohNya. Setiap hari dari hidup ini akan menjadi berharga pada kita, karena kita akan melihat di dalamnya sebuah kesempatan untuk mempergunakan hadiah-hadiah yang dipercayakan demi pemberkatan orang-orang lain.  120.4

Kita harus mengabaikan diri kita sendiri dalam pelayanan kasih bagi orang-orang lain….. Kita tidak patut mengingat suatu perbuatan kebaikan yang kita lakukan,…..  tetapi keabadian akan membawakan dalam segala terangnya setiap perbuatan yang telah dilakukan demi penyelamatan jiwa-jiwa, setiap perkataan yang diucapkan bagi keamanan anak-anak Allah; dan perbuatan-perbuatan ini yang telah diperbuat bagi kepentingan Kristus akan menjadi sebuah bagian dari kesukaan kita dalam segala keabadian.  120.5

 

 

 

 

23 April – Pemuda sebagai Alat Allah

Adalah baik bagi seorang pria memikul kuk pada masa mudanya. Ratapan 3:27.

 

Allah memanggil anak-anak muda dalam kekuatan dan semangat masa muda mereka untuk berbagi dengan Dia dalam penyangkalan diri, pengorbanan, dan penderitaan. Jika mereka menerima panggilan itu, maka Dia akan membuat mereka menjadi alat-Nya untuk menyelamatkan jiwa-jiwa bagi siapa Dia telah wafat. Namun Dia akan membuat mereka memperhitungkan tanggungan dan memasuki pekerjaan mereka dengan sebuah pengetahuan yang penuh tentang syarat-syarat yang dengannya mereka melayani Penebus yang tersalib itu….  121.1

Pekerjaan pertama kita haruslah membawa hati kita ke dalam keharmonisan dengan Allah, dan kemudian kita dipersiapkan untuk bekerja bagi orang-orang lain. Di masa lalu ada penyelidikan hati yang begitu hebat di antara para pekerja kita yang bersungguh-sungguh. Mereka saling menasehati dan bersatu dalam kerendahan hati, doa yang bersungguh-sungguh demi tuntunan yang ilahi…… Kedatangan Kristus adalah lebih dekat daripada ketika kita menjadi percaya. Setiap hari yang berlalu meninggalkan bagi kita kurang dari sehari untuk mengabarkan pekabaran amaran kepada dunia. Mestinya pada masa ini ada pengantaraan yang lebih bersungguh-sungguh dengan Allah, kerendahan hati yang lebih besar, kemurnian yang lebih besar, dan iman yang lebih besar.  121.2

Kita mempunyai sebuah pekerjaan besar untuk dilaksanakan bagi Sang Guru, untuk membukakan firman Allah kepada mereka yang tinggal dalam kegelapan kesalahan. Para sobat muda, bertindaklah seolah-olah engkau memiliki sebuah tanggungjawab yang suci. Engkau haruslah menjadi pelajar Alkitab, senantiasa siap-sedia untuk memberikan kepada setiap orang yang meminta kepadamu akan suatu alasan pengharapan yang ada padamu [bdk. 1 Petrus 3:15].  Melalui keluhuran Kekristenanmu yang benar yang memberikan bukti bahwa engkau mengetahui dirimu memiliki sebuah kebenaran yang merupakan kepentingan orang-orang untuk mendengarkannya. Jika kebenaran ini berhubungan di dalam jiwa, maka ia akan mewujudkan dirinya sendiri dalam raut wajah dan sikap, dalam kepemilikan diri yang tenang dan luhur dan kedamaian yang hanya orang-orang Kristen saja bisa miliki. Mereka yang memiliki kerendahan hati yang asli, dan yang pikirannya telah diperluas oleh kebenaran-kebenaran yang terbentang dalam Injil, akan mempunyai sebuah pengaruh yang akan dirasakan. Mereka akan membuat sebuah kesan dalam pikiran dan hati.  121.3

Saya tidak memiliki keinginan yang lebih tinggi selain melihat pemuda kita diilhami dengan roh agama yang murni yang akan menuntun mereka memikul salib dan mengikut Yesus. Pergilah, wahai para murid muda milik Kristus, dengan dikendalikan oleh prinsip, dengan berpakaikan jubah kemurnian dan kebenaran. Juruselamatmu akan menuntun engkau ke dalam tempat yang pantas untuk talenta-talentamu dan di mana engkau bisa menjadi sangat berguna. Dalam menjalankan tugas engkau boleh yakin menerima karunia yang mencukupi hari hidupmu.  121.4

 

 

24 April – Sebuah Pekerjaan untuk Segala Zaman

Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, karena kamu mengenal Bapa. Aku menulis kepada kamu, hai bapa-bapa, karena kamu mengenal Dia, yang ada dari mulanya. Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang muda, karena kamu kuat dan firman Allah diam di dalam kamu dan kamu telah mengalahkan yang jahat. 1 Yohanes 2:14.

 

Ada banyak jalan di mana pemuda dapat menemukan kesempatan untuk usaha yang membantu…… Dalam pekerjaan penghabisan dari injil ini ada sebuah ladang yang luas untuk diduduki; dan, lebih dari yang pernah ada, pekerjaan ini adalah untuk memperoleh para penolong dari masyarakat umum. Baik orang muda maupun orang-orang yang lebih tua akan dipanggil dari ladang itu, dari kebun anggur, dan dari tempat-kerja, dan diutus oleh Sang Guru untuk memberikan pekabaranNya. Banyak dari antara mereka ini telah memiliki sedikit kesempatan  untuk memperoleh pendidikan, tetapi Kristus melihat dalam diri mereka kemampuan-kemampuan yang akan memudahkan mereka untuk menggenapi tujuanNya. Jika mereka memberi hati mereka dalam pekerjaan itu dan terus menjadi pelajar, maka Dia akan menguatkan mereka untuk bekerja bagiNya….. 122.1

Seberapapun besar atau kecilnya talenta-talentamu, ingatlah bahwa apa yang engkau miliki adalah milikmu hanya di dalam kepercayaan. Demikianlah Allah sedang menguji engkau, dengan memberikan padamu sebuah kesempatan untuk membuktikan dirimu sendiri adalah benar.  KepadaNya engkau berutang untuk segala kemampuanmu. MilikNyalah kekuatan-kekuatan tubuh, pikiran dan jiwamu, dan bagiNyalah kekuatan-kekuatan ini harus digunakan. Waktumu, pengaruhmu, kemampuan-kemampuanmu, keahlianmu – semuanya harus disumbangkan kepadaNya yang telah memberikan segalanya.  122.2

Pemuda yang menemukan sukacita dan kegembiraan dalam membaca firman Allah dan dalam waktu berdoa adalah secara terus-menerus disegarkan oleh air sirup yang memancar dari Mata Air kehidupan itu. Ia akan memperoleh sebuah ketinggian dari keunggulan moral dan sebuah keluasan pikiran yang tidak dapat dimiliki orang lain….. Mereka yang dengan cara demikian menghubungkan jiwa mereka dengan Allah diakui olehNya sebagai putera dan puteriNya. Mereka terus-menerus mencapai tempat yang lebih tinggi dan lebih tinggi lagi, memperoleh pandangan-pandangan yang lebih jelas akan Allah dan akan keabadian, hingga Tuhan menjadikan mereka sebagai saluran-saluran terang dan kebijaksanaan kepada dunia. 122.3

Dengan barisan pekerja yang demikian pada pemuda kita, yang dilatih dan diperlengkapi dengan benar, betapa cepatnya pekabaran dari Sang Juruselamat yang tersalib, bangkit, dan segera datang itu disebarkan ke seluruh dunia! Betapa cepatnya akhir zaman itu tiba—akhir dari segala penderitaan dan kesedihan serta dosa!   122.4

 

25 April – Mengapa Begitu Banyak Penganggur ?

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. Kisah Para Rasul 1:8.

 

Dalam kepercayaan yang diberikan kepada murid-murid yang pertama itu, orang-orang beriman di setiap zaman telah berbagi. Setiap orang yang telah menerima injil telah diberi kebenaran yang suci untuk dibagikan kepada dunia. Umat beriman milik Allah telah selalu menjadi misionari-misionari yang agresif, yang mengkhususkan sumber-sumber daya mereka untuk kemuliaan namaNya, dan secara bijaksana menggunakan talenta-talenta mereka dalam pelayananNya…….  123.1

Para anggota gereja Allah harus bersemangat akan pekerjaan-pekerjaan baik, memisahkan diri dari ambisi duniawi, dan berjalan mengikuti jejakNya yang telah pergi berkeliling melakukan yang baik. Dengan hati yang diisi dengan simpati dan kasih sayang, mereka haruslah melayani orang-orang yang membutuhkan pertolongan, membawa kepada para pendosa sebuah pengetahuan akan cinta kasih Sang Juruselamat. Pekerjaan yang demikian menuntut upaya yang melelahkan, namun ia itu membawa hasil yang melimpah. Mereka yang tergabung di dalamnya dengan ketulusan maksud akan melihat jiwa-jiwa dimenangkan untuk Sang Juruselamat….. 123.2

“Roh dan pengantin perempuan itu berkata: “Marilah! Dan barangsiapa yang mendengarnya hendaklah ia berkata: “Marilah!” [Wahyu 22:17]. Tanggungjawab untuk memberikan undangan ini meliputi seluruh gereja. Setiap orang yang mendengar undangan ini harus menggemakan pekabaran dari bukit dan lembah dengan mengatakan, “Marilah.”…..  123.3

Ratusan, ya, ribuan, yang telah mendengar kabar penyelamatan ini, masih menjadi penganggur di pasar, ketika mereka berada di dalam suatu jalur pelayanan yang aktif. Kepada mereka ini Kristus berkata, “Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?” dan Dia menambahkan, “Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.” [Matius 20:6,7]. Mengapa lebih banyak lagi yang tidak menanggapi panggilan ini? Apakah karena mereka berpikir bahwa mereka sendiri dimaafkan dalam hal bahwa mereka bukanlah orang-orang yang berdiri di mimbar? Biarlah mereka memahami bahwa ada sebuah pekerjaan besar yang harus dilaksanakan di luar mimbar oleh ribuan anggota awam yang ditahbiskan.  123.4

Telah lama Allah menunggu roh pelayanan untuk mengambil alih seluruh gereja sehingga setiap orang akan bekerja bagiNya sesuai dengan kemampuannya. Ketika para anggota gereja Allah melakukan pekerjaan yang ditentukan bagi mereka di ladang-ladang yang membutuhkan di rumah dan di luar rumah, dalam penggenapan pekerjaan injil, maka seluruh dunia akan segera diamarkan, dan Tuhan Yesus akan kembali ke bumi ini dengan kuasa dan kemuliaan yang besar. “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” [Matius 24:14].  123.5

26 April – Semua Harta Kita Untuk Allah

Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. Matius 10:8.

 

Semua yang orang terima dari karunia Allah tetap milik Allah. Apa saja yang Dia limpahkan dalam bentuk benda-benda yang berharga dan indah dari dunia ini adalah diserahkan ke tangan kita untuk menguji kita, untuk menyuarakan kedalaman cinta kita bagiNya dan penghargaan kita akan kemurahan-kemurahan hatiNya. Entah itu harta kekayaan ataupun kecerdasan, semuanya harus diletakkan, dengan persembahan yang rela, di kaki Yesus.  124.1

Dalam mengutus murid-muridNya untuk pergi “ke seluruh dunia, dan mewartakan injil kepada segala makhluk,” Kristus menugaskan orang-orang untuk menyampaikan pengetahuan akan rahmatNya. Namun sementara sebagian orang pergi mengajar, Dia memanggil sebagian yang lain…… untuk persembahan-persembahan yang digunakan demi menyokong pekerjaanNya di bumi. 124.2

Tidak semua orang bisa memberikan persembahan yang besar, tidak semua orang bisa melaksanakan pekerjaan-pekerjaan besar, perbuatan-perbuatan megah; tetapi semuanya bisa mempraktikkan penyangkalan diri, semua bisa memperlihatkan ketidakegoisan dari Sang Juruselamat. Sebagian orang bisa membawa pemberian yang banyak ke rumah perbendaharaan Tuhan; sebagian lainnya bisa membawa hanya sedikit; tetapi setiap pemberian yang dibawa dalam ketulusan hati diterima oleh Tuhan.  124.3

Banyak orang akan terkejut melihat betapa banyak yang dapat disimpan demi pekerjaan Allah melalui tindakan-tindakan penyangkalan diri. Jumlah-jumlah yang sedikit yang disimpan melalui perbuatan-perbuatan berkorban akan berbuat lebih besar bagi pembangunan pekerjaan Allah daripada pemberian-pemberian yang lebih banyak yang tidak berasal dari penyangkalan diri.  124.4

Semangat kebebasan adalah semangat surga. Cinta pengorbanan diri dari Kristus diperlihatkan pada kayu salib. Agar manusia bisa diselamatkan, Dia telah menyerahkan segala yang Dia miliki dan kemudian menyerahkan diriNya sendiri. Salib Kristus memberikan imbauan pada kebajikan setiap pengikut Juruselamat yang terberkati itu. Prinsip yang digambarkan di situ adalah memberi, memberi…. Prinsip yang berasal dari dunia ini adalah mengambil, mengambil…..  124.5

Terang injil bersinar dari salib Kristus menegur keegoisan….. Banyak dari umat Allah sekarang berada dalam bahaya penyesatan oleh keduniawian dan hasrat kepemilikan. Mereka seharusnya mengerti bahwa adalah belaskasihNya yang melipatgandakan tuntutan-tuntutan untuk arti keberadaan mereka……. Dia dengan cara demikian membuat manusia menjadi saluran untuk menyalurkan berkat-berkatNya di bumi. Allah telah merancang sistem kemurahan hati agar manusia bisa menjadi seperti Penciptanya, yaitu murah hati dan tidak egois dalam tabiat, dan akhirnya ikut ambil bagian bersama dengan Kristus dalam ganjaran yang abadi dan mulia itu. 124.6

 

 

27 April – Sebuah Kehidupan Rangkap Dua

Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya Yesus Kristus. 1 Yohanes 1:3.

 

Tak ada yang lebih dibutuhkan dalam pekerjaan kita selain hasil-hasil praktis dari persekutuan dengan Allah. Kita harus menunjukkan lewat kehidupan kita sehari-hari bahwa kita memiliki kedamaian dan perhentian dalam Sang Juruselamat. DamaiNya di dalam hati akan memancar pada wajah…… Persekutuan dengan Allah akan meluhurkan tabiat dan kehidupan. Orang-orang akan mengetahui dari kita, sebagaimana murid-murid pertama dahulu, bahwa kita bersama Yesus. Hal ini akan menanamkan di dalam diri pekerja sebuah kuasa yang tidak dapat datang dari yang lain. Dengan adanya kuasa ini ia mestinya tidak memperbolehkan dirinya sendiri untuk dirampas [oleh si jahat]. Kita harus menjalani sebuah kehidupan rangkap dua—sebuah kehidupan dari pemikiran dan perbuatan, dari doa yang hening dan pekerjaan yang sungguh-sungguh.  125.1

Semua orang yang berada di bawah pelatihan Allah membutuhkan waktu yang hening untuk persekutuan dengan hati mereka sendiri, dengan alam, dan dengan Allah…… Kita harus secara pribadi mendengarkanNya berbicara kepada hati kita. Ketika suara-suara lain dibisikkan, dan di dalam keheningan kita menanti di hadapanNya, keheningan jiwa membuat suara Allah lebih berbeda. Dia menawarkan kita, “Diamlah dan ketahuilah bahwa Akulah Allah.” [Mazmur 46:10]. Ini adalah persiapan yang efektif untuk semua pekerjaan bagi Allah. Di tengah-tengah kerumunan orang yang bergegas, dan tekanan berbagai aktivitas yang intens dari kehidupan ini, ia yang disegarkan dengan cara demikian akan dikelilingi dengan sebuah atmosfir terang dan damai. Ia akan menerima sebuah anugerah baru baik kekuatan fisik maupun mental. Hidupnya akan meluapkan sebuah keharuman, dan akan mengungkapkan sebuah kuasa ilahi yang akan menjangkau hati orang-orang.  125.2

Banyak orang, bahkan dalam masa pengabdian mereka, gagal menerima berkat dari persekutuan yang nyata dengan Allah. Mereka terlalu tergesa-gesa. Dengan langkah yang terburu-buru mereka melewati lingkaran kehadiran Kristus yang mengasihi, mungkin berhenti sesaat dalam batas-batas wilayah yang suci, namun tidak mendambakan nasehat. Mereka tidak mempunyai waktu untuk tinggal bersama Guru ilahi. Dengan beban-bebannya mereka kembali bekerja.  125.3

Para pekerja ini tidak bisa meraih keberhasilan yang paling tinggi jika mereka tidak mempelajari rahasia kekuatan itu. Mereka harus memberi diri mereka sendiri waktu untuk berpikir, berdoa, menunggu dari Allah sebuah kuasa fisik, mental, dan spiritual yang memperbaharui. Mereka membutuhkan pengaruh yang meninggikan yang berasal dari RohNya. Dengan menerima ini, mereka akan dipercepat oleh hidup yang segar.   125.4

 

 

28 April – Semangat Yang Keliru

Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar. Roma 10:2.

 

Ada sebuah semangat yang kacau, tanpa maksud atau tujuan, yang tidak sejalan dengan pengetahuan, yang buta dalam pelaksanaannya dan destruktif dalam hasil-hasilnya. Ini bukanlah semangat Kristen. Semangat Kristen dikendalikan oleh prinsip dan bukannya tidak teratur. Ia itu sungguh-sungguh, dalam, dan kuat, melibatkan seluruh jiwa dan membangkitkan kepekaan moral. 126.1

Penyelamatan jiwa-jiwa dan kepentingan-kepentingan kerajaan Allah adalah urusan-urusan yang sangat penting. Perkara apakah yang menuntut kesungguhan yang lebih besar selain penyelamatan jiwa-jiwa dan kemuliaan Allah?  Ada pertimbangan-pertimbangan di sini yang tidak boleh dianggap remeh. Pertimbangan-pertimbangan itu sama pentingnya dengan keabadian. Takdir-takdir abadi sedang dipertaruhkan. Para pria dan wanita sedang memutuskan untuk kebaikan atau celaka. Semangat Kristen tidak akan membuang-buang energinya sendiri dalam pembicaraan, tetapi akan merasa dan bertindak dengan kuat dan efisien. Meskipun demikian semangat Kristen tidak akan bertindak supaya dilihat orang. Kerendahan hati akan memberi tabiat bagi setiap usaha dan terlihat dalam setiap pekerjaan. Semangat Kristen akan menuntun kepada doa yang sungguh dan kerendahan hati serta kepenuhan iman dalam tugas-tugas rumah. Dalam lingkungan keluarga akan terlihat kelemahlembutan dan cinta, kebajikan dan kasih sayang, yang senantiasa merupakan buah-buah dari semangat Kristen……  126.2

Aduh, betapa sedikit orang yang merasakan nilai dari jiwa-jiwa itu! Betapa sedikit orang yang mau berkorban untuk membawa jiwa-jiwa tersebut pada pengetahuan akan Kristus! Ada banyak pembicaraan, banyak cinta yang diakui untuk jiwa-jiwa yang sedang binasa; tetapi hanya sebatas pembicaraan.  Adalah semangat Kristen yang dibutuhkan—sebuah semangat yang akan diwujudkan dengan melakukan sesuatu. Semua orang sekarang harus bekerja bagi diri mereka sendiri, dan bilamana mereka memiliki Yesus dalam hati mereka maka mereka akan mengakui diriNya kepada orang-orang lain. Jiwa yang memiliki Kristus tidak lebih bisa lagi dihalangi untuk mengakui diriNya daripada air sungai Niagara dihentikan dari aliran terjunnya. 126.3

Hidup yang abadi harus melibatkan minat yang paling dalam dari setiap orang Kristen. Menjadi rekan sekerja Kristus dan para malaikat surga dalam rencana besar penyelamatan! Pekerjaan apa yang sebanding dengan ini! Dari setiap jiwa yang diselamatkan ada datang ke hadirat Allah sebuah ganjaran kemuliaan untuk dipantulkan pada orang yang diselamatkan dan juga pada orang yang menjadi alat dalam penyelamatannya.  126.3

 

29 April – Sebuah Dasar Yang Teguh

Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: “Tuhan mengenal siapa kepunyaanNya” dan “Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan.” 2 Timotius 2:19. 

 

Tuhan akan mempunyai sebuah umat yang benar seperti baja, dan yang memiliki iman sekuat batu granit. Mereka akan menjadi saksi-saksiNya di dunia ini, perantaraan-perantaraanNya untuk melakukan suatu pekerjaan yang istimewa dan mulia dalam hari persiapan kedatanganNya….. 127.1

Para pendeta yang telah mengkotbahkan kebenaran dengan segala semangat dan kesungguhan mungkin akan ingkar dan bergabung dengan rombongan musuh-musuh kita, tetapi apakah hal ini mengubah kebenaran Allah menjadi sebuah dusta?  “Tetapi”, kata rasul itu, “dasar yang diletakkan Allah itu teguh.” Iman dan perasaan orang-orang mungkin berubah; namun kebenaran Allah, tidak pernah…….  127.2

Adalah sama pastinya kita memiliki kebenaran dengan kenyataan bahwa Allah itu hidup; dan Setan, dengan segala keahlian dan kekuatan jahatnya, tidak bisa mengubah kebenaran Allah menjadi sebuah dusta. Sementara musuh besar itu akan mencoba sekuat tenaganya untuk menghapuskan pengaruh firman Allah, kebenaran harus memancar laksana sebuah obor yang menyala.  127.3

Tuhan telah mengambil kita keluar dan membuat kita menjadi penurut-penurut dari belaskasihNya yang luar biasa. Akankah kita terpesona dengan ocehan-ocehan kemurtadan? Akankah kita memilih untuk berdiri bersama Setan dan seluruh pengikutnya? Akankah kita bergabung dengan para pelanggar hukum Allah? Sebaiknya biarlah menjadi doa kita: “Tuhan, buatlah permusuhan antara aku dengan ular itu.” [bandingkan Kejadian 3:15]. Jika kita tidak bermusuhan dengan pekerjaan-pekerjaan kegelapannya, maka lipatan-lipatannya yang kuat akan mengitari kita, dan sengatnya siap sedia setiap saat ditujukan ke hati kita. Kita harus menganggapnya sebagai musuh yang mematikan. Kita harus melawannya dalam nama Kristus. Pekerjaan kita masih sedang berlangsung…. Biarlah semua orang yang menyebut nama Kristus memakaikan pada diri mereka sendiri jubah kebenaran itu….. 127.4

Waktunya sudah tiba ketika kita harus mengetahui untuk diri kita sendiri mengapa kita meyakini sebagaimana yang kita perbuat…… Mari membentangkan bagi diri kita sendiri sebuah dasar yang teguh menghadapi waktu yang akan datang itu, agar kita boleh bertahan pada hidup abadi. Kita harus bekerja, bukan dalam kekuatan kita sendiri, tetapi di dalam kekuatan Tuhan kita yang telah bangkit. Apa yang akan kita perbuat dan hadapi demi Yesus?  127.5

 

 

 

30 April – Surga Sedang Menantikan Engkau

Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu. Yohanes 20:21.

 

Tentang para rasul ada tertulis, “Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.” [Mark 16:20]. Sebagaimana Kristus mengutus murid-muridNya, maka pada hari ini Dia mengutus para anggota gerejaNya. Kuasa yang sama yang dimiliki oleh para rasul itu adalah untuk mereka. Jika mereka akan membuat Allah sebagai kekuatan mereka, maka Dia akan bekerja bersama mereka, dan mereka tidak akan bekerja dalam kesia-siaan. Biarlah mereka menyadari bahwa pekerjaan itu yang di dalamnya mereka terlibat adalah sesuatu pekerjaan yang padanya Tuhan menempatkan meteraiNya. Allah berfirman kepada Yeremia, “Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapapun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi, dan apapun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan. Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikianlah firman Tuhan.” Lalu Tuhan mengulurkan tanganNya dan menjamah mulutKu; Tuhan berfirman kepadaku: “Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataanKu ke dalam mulutmu.” [Yeremia 1:7-9]. Dan Dia menganjurkan kita pergi untuk mengucapkan perkataan yang diberikanNya kepada kita, dengan merasakan sentuhan suciNya pada mulut kita.  128.1

Kristus telah memberikan kepada gereja sebuah tanggungjawab yang suci. Setiap anggota haruslah menjadi saluran dengan mana Allah dapat mengkomunikasikan kepada dunia ini harta rahmatNya, kekayaan-kekayaan yang tak dapat dicari dari Kristus. Tak ada yang sedemikian diinginkan Juruselamat itu selain agen-agen yang akan mewakili Roh dan tabiatNya kepada dunia ini.  Tak ada yang sedemikian dibutuhkan oleh dunia selain manifestasi cinta Sang Juruselamat melalui kemanusiaan.  Seluruh surga sedang menantikan pria dan wanita yang melaluinya Allah dapat mengungkapkan kuasa Kekristenan.  128.2

Gereja adalah agen Allah untuk penyampaian kabar kebenaran, yang dikuatkan olehNya untuk melaksanakan sebuah pekerjaan istimewa; dan jika ia setia kepadaNya, patuh terhadap segala perintahNya, maka akan bersemayam di dalamnya kemuliaan karunia ilahi. Jika ia akan menjadi benar pada persekutuannya, jika ia akan menghormati Tuhan Allah Israel, maka tidak akan ada kekuatan yang mampu bertahan melawannya.  128.3

Semangat untuk Allah dan PekerjaanNya telah menggerakkan para murid dahulu untuk menyampaikan kesaksian pada injil dengan kuasa yang besar. Bukankah seharusnya demikian api semangat hati kita dengan sebuah tekad untuk menceritakan kisah cinta yang menebus dari Kristus dan Dia yang disalibkan itu?  Adalah hak istimewa setiap orang Kristen, bukan saja untuk menantikan, tetapi juga untuk mempercepat kedatangan Sang Juruselamat.  128.4

 

1 Mei  – Allah akan Menuntun UmatNya

Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau. Yesaya 43:2.

 

Allah mempunyai sebuah gereja di muka bumi ini, yang merupakan umat pilihanNya, yang memelihara perintah-perintahNya. Dia sedang memimpin, bukan cabang-cabang yang menyimpang, bukan seorang di sini dan seorang di sana, tetapi sebuah umat.  129.1

Tidak perlu ragu dan takut bahwa pekerjaan ini tidak akan berhasil. Allah adalah pemimpin pekerjaan ini, dan Dia akan mengatur segalanya. Jika perkara-perkara membutuhkan penyesuaian pada puncak pekerjaan, Allah akan memperhatikannya dan bekerja untuk membetulkan setiap kesalahan. Marilah kita beriman bahwa Allah akan membawa kapal yang mulia itu, yang membawa umat Allah, dengan selamat ke pelabuhan.  129.2

Ketika saya berlayar dari Portland, Maine, ke Boston, beberapa tahun yang lalu, sebuah badai melanda kami, dan gelombang-gelombang besar mengombang-ambingkan kami. Lampu-lampu berjatuhan dan tangkai-tangkainya berguling ke sana ke mari seperti bola. Para penumpang ketakutan dan banyak yang menjerit, menunggu ajal menjemput. 129.3

Setelah beberapa saat nakhoda datang ke atas kapal. Kapten kapal berdiri di samping nakhoda itu ketika sang nakhoda mengendalikan roda kemudi, dan mengungkapkan ketakutannya tentang jalur yang menjadi arah perjalanan kapal. “Maukah Anda mengendalikan kemudi ini?” tanya nakhoda itu. Sang kapten tidak siap untuk melakukan hal itu sebab ia tahu bahwa ia kurang berpengalaman. Kemudian beberapa penumpang menjadi gelisah dan mengatakan bahwa mereka takut kalau nakhoda itu akan menghempaskan mereka pada batu. “Maukah Anda mengambil kemudi ini?” tanya sang nakhoda; tetapi mereka tahu bahwa sang kapten tidak dapat mengendalikan kemudi itu.  129.4

Bilamana engkau merasa bahwa pekerjaan ini berada dalam bahaya, berdoalah, “Tuhan, berdirilah pada kemudi. Bawalah kami melewati kebingungan ini. Bawalah kami dengan selamat menuju pelabuhan.” Apakah kita tidak mempunyai alasan untuk percaya bahwa Tuhan akan membawa kita keluar dengan menang?……. 129.5

Engkau tidak bisa memahami pekerjaan dari segala takdir Allah dengan pemikiranmu yang terbatas. Biarlah Allah menangani pekerjaanNya sendiri. 129.6

 

 

2 Mei – Setan Melipatgandakan Usaha-Usahanya

Malaikat Tuhan berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka. Mazmur 34:7.

 

Kekuatan dan kedengkian Setan beserta seluruh pengikutnya mungkin selayaknya memperingatkan kita kalau bukan agar kita bisa menemukan tempat perlindungan dan kelepasan dalam kuasa yang lebih unggul dari Sang Penebus kita. Kita dengan  berhati-hati mengamankan rumah kita dengan berbagai baut dan kunci untuk melindungi kekayaan dan kehidupan kita dari orang-orang yang jahat; tetapi kita jarang berpikir tentang malaikat-malaikat jahat yang terus-menerus mencari jalan masuk kepada kita dan menentang orang-orang yang menyerang kita, dengan kekuatan kita sendiri, tanpa metode pertahanan. Jika diijinkan, maka mereka dapat mengalihkan pikiran kita, mengacaukan dan menyengsarakan tubuh kita, menghancurkan harta dan hidup kita. Kesenangan mereka hanyalah berada dalam kesengsaraan dan kehancuran. Adalah mengerikan kondisi mereka yang mempertahankan tuntutan ilahi namun menyerah kepada godaan-godaan Setan, hingga akhirnya Allah menyerahkan mereka pada kendali roh-roh jahat. Tetapi mereka yang mengikuti Kristus selalu aman di bawah pengawasanNya. Malaikat-malaikat yang unggul dalam kekuatan diutus dari surga untuk melindungi mereka. Si jahat itu tidak bisa menembus penjagaan yang Allah lakukan bagi umatNya.  130.1

Pertentangan besar antara Kristus dan Setan, yang telah berlangsung selama hampir enam ribu tahun, akan segera berakhir; dan si jahat itu kini melipatgandakan usaha-usahanya untuk mengalahkan pekerjaan Kristus atas nama kepentingan manusia dan mengikat jiwa-jiwa ke dalam perangkapnya. Untuk mempertahankan umat di dalam kegelapan dan kedurhakaan [tanpa penyesalan dosa] sampai selesainya pengantaraan Kristus, dan tak ada lagi kurban bagi dosa, adalah sasaran yang mau dicapainya. 130.2

Bilamana tidak ada usaha khusus yang dibuat untuk menahan kekuatannya, bilamana sikap acuh tak acuh merajalela di dalam gereja dan dunia ini, maka Setan tidak dapat dicemaskan; sebab ia tidak lagi berada dalam bahaya akan kehilangan mereka yang telah ia tuntun ke dalam kehendaknya. Tetapi bilamana perhatian diarahkan kepada perkara-perkara yang abadi, dan jiwa-jiwa sedang menyelidiki, “Apa yang harus aku perbuat untuk selamat?” maka ia pun muncul, berusaha untuk menyamakan kekuatannya melawan kuasa Kristus……. Ia mengawasi ketika orang-orang berkumpul untuk penyembahan Allah. Meskipun tersembunyi dari penglihatan, ia sedang bekerja dengan segala ketekunannya untuk mengendalikan pikiran para penyembah Allah itu. 130.3

 

3 Mei – Perjuangan Penting Di Hadapan Kita

Kita harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia. Kisah Para Rasul 5:29.

 

Sebuah krisis yang besar menanti umat Allah. Sebuah krisis menanti dunia ini. Perjuangan yang paling penting dari segala zaman begitu dekat di hadapan kita….. Tuntutan untuk memaksakan penyucian hari Minggu telah menjadi salah satu kepentingan dan kebutuhan nasional. Kita tahu persis apa yang menjadi akibat dari pergerakan ini. Tetapi apakah kita sudah siap untuk menghadapinya? Sudahkah kita dengan penuh iman menyelesaikan tugas yang Allah perintahkan pada kita untuk memberikan orang-orang amaran akan adanya bahaya di hadapan mereka?……. 131.1

Ada banyak orang yang belum pernah memahami tuntutan-tuntutan Sabat Alkitab dan landasan yang salah yang di atasnya pelembagaan hari Minggu bertumpu. Setiap pergerakan yang mendukung legislasi agama adalah sesungguhnya sebuah tindakan konsesi kepada kepausan, yang selama berabad-abad telah terus-menerus berperang menentang kebebasan hati nurani. Penyucian hari Minggu meminjam keberadaannya sebagai sesuatu yang disebut dengan pelembagaan Kristen pada “rahasia kedurhakaan” [bandingkan 2 Tesalonika 2:7]; dan peneguhannya akan menjadi sebuah pengakuan yang kuat dari prinsip-prinsip yang merupakan landasan Romanisme. Bilamana bangsa kita akan mengharamkan prinsip-prinsip pemerintahannya sendiri demi memaksakan hukum peribadatan hari Minggu, di mana Protestantisme dalam tindakan ini akan bergabung dengan ajaran Katolik Roma; maka ia itu tidak lain daripada menyerahkan hidup kepada tirani yang sedemikian lama telah mengincar kesempatannya dengan tidak sabar untuk bersemi kembali pada kelaliman yang aktif…..  131.2

Jika ajaran Katolik Roma atau prinsip-prinsipnya akan dilegislasikan kembali ke dalam kekuasaan, maka api penganiayaan akan dinyalakan kembali untuk menentang mereka yang tidak akan mengorbankan nurani dan kebenaran demi rasa hormat kepada kesalahan yang memasyarakat secara umum. Kejahatan ini kini berada pada titik perwujudannya. 131.3

Bilamana Allah telah memberikan kita terang yang menunjukkan bahaya-bahaya di hadapan kita, maka bagaimana kita bertahan bersih pada pandanganNya jika kita lalai untuk mengerahkan setiap usaha dalam kekuatan kita untuk membagikannya kepada masyarakat? Bisakah kita menjadi senang meninggalkan mereka untuk menghadapi issu yang penting ini tanpa diamarkan?…… 131.4

Ketika hukum-hukum yang dibuat para penguasa dunia ini dibuat untuk menentang hukum-hukum dari Sang Penguasa Tertinggi jagad raya ini, maka mereka yang adalah penurut-penurut setia milik Allah akan menjadi benar di hadapanNya. 131.5

 

 

4 Mei – Memutarbalikkan Alkitab 

Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.            2 Petrus 3:16.

 

Pendirian yang menyatakan bahwa apa yang orang-orang percayai tidak memiliki konsekuensi adalah salah satu tipuan yang paling sukses dari Setan. Ia tahu bahwa kebenaran itu, jika diterima dengan mencintainya, akan menyucikan jiwa penerimanya; dengan demikian si penerima kebenaran itu secara terus-menerus berusaha untuk menyisihkan teori-teori yang palsu, dongeng-dongeng, dan injil yang lain……. 132.1

Penafsiran-penafsiran yang samar-samar dan aneh dari Alkitab, dan banyaknya teori-teori yang bertentangan mengenai iman agama, yang ditemukan dalam dunia Kristen saat ini adalah pekerjaan musuh besar kita untuk mengacaukan pemikiran sehingga mereka tidak akan melihat kebenaran. Dan perselisihan serta perpecahan yang terdapat di antara gereja-gereja Kekristenan adalah dalam skala besar disebabkan oleh merebaknya kebiasaan pemutarbalikan Alkitab demi mendukung sebuah teori yang disenangi. Alih-alih mempelajari firman Allah secara hati-hati dengan kerendahan hati untuk memperoleh sebuah pengetahuan yang berasal dari kehendakNya, banyak orang menyelidiki hanya untuk menemukan sesuatu yang ganjil atau yang asli.  132.2

Untuk mempertahankan doktrin-doktrin yang keliru atau praktik-praktik non-Kristen, sebagian orang akan mengambil bacaan-bacaan Alkitab secara terpisah dari konteksnya, barangkali dengan mengutip sebagian atau salah satu ayat untuk membuktikan pokok pikiran mereka, tatkala bagian bacaan yang masih tersisa akan menunjukkan makna yang sangat bertentangan dengan pokok pikiran mereka itu. Dengan kelicikan sang ular mereka membawa diri mereka sendiri masuk ke antara perkataan-perkataan yang tidak berkaitan yang ditafsirkan demi menyesuaikan nafsu-nafsu kedagingan mereka. Demikianlah banyak orang dengan sengaja menyesatkan perkataan Allah. Sebagian lainnya, yang memiliki imajinasi yang aktif, mengambil kiasan-kiasan dan simbol-simbol dari Tulisan Suci, menafsirkannya untuk menyesuaikan khayalan mereka, dengan meremehkan kesaksian Alkitab sebagai penafsir Alkitab itu sendiri, dan kemudian menyajikan bualan mereka sebagai ajaran-ajaran dari Alkitab.   132.3

Bilamana pembelajaran Alkitab dimulai tanpa roh yang penuh doa, yang rendah hati, dan yang dapat diajar, maka sangat jelas dan sangat mudah sebagaimana halnya bacaan-bacaan yang paling sukar akan diputarbalikkan dari maknanya yang sebenarnya……. Firman Allah adalah jelas kepada semua orang yang mempelajarinya dengan hati yang penuh doa. Setiap kejujuran yang sungguh-sungguh akan datang menerangi kebenaran. “Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati.” Mazmur 97:11. Dan tak ada gereja yang bisa maju dalam kesucian jika para anggotanya tidak dengan sungguh-sungguh mencari kebenaran seperti mencari harta tersembunyi.  132.4

 

 

5 Mei – Teori-Teori Yang Palsu Tentang Allah 

Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepadaNya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. Roma 1:21.

 

Teori yang menyatakan bahwa Allah adalah dasar yang mengisi seluruh alam semesta adalah salah satu perangkat yang paling licik dari Setan. Ia itu salah mengartikan Allah, dan merupakan sebuah penghinaan pada kebesaran dan keagunganNya.  133.1

Teori-teori Pantheistik tidak didukung oleh Firman Allah. Terang kebenaranNya menunjukkan bahwa teori-teori ini merupakan agen-agen penghancur jiwa. Kegelapan adalah elemen pembentuknya, sensualitas merupakan ruang lingkupnya. Teori-teori ini memuaskan hati yang alami, dan memberikan izin pada kecenderungannya. Pemisahan dari Allah menjadi konsekuensi dari penerimaan teori-teori ini……..  133.2

Hanya ada satu kuasa yang bisa menghancurkan genggaman setan dari hati manusia, dan ia itu adalah kuasa Allah dalam Yesus Kristus. Hanya melalui darah Yang Tersalib itu ada pembersihan dari dosa. RahmatNya saja yang memampukan kita untuk bertahan dan menaklukkan kealamian kita yang telah jatuh. Teori-teori yang membahas Allah itu tidak memberikan tempat bagi kuasa ini. Jika Allah adalah suatu dasar yang mengisi seluruh alam, maka Dia tinggal di dalam diri semua orang; dan untuk memperoleh kesucian, orang hanya perlu membangun kekuatan yang ada di dalam dirinya sendiri.  133.3

Teori-teori ini, yang ditelusuri sampai pada kesimpulan logisnya, meruntuhkan seluruh ekonomi Kristen. Ia itu menyingkirkan kebutuhan untuk pendamaian, dan membuat manusia sebagai juruselamatnya sendiri. Teori-teori yang membahas Allah ini membuat FirmanNya tidak berpengaruh, dan mereka yang menerimanya berada dalam bahaya besar untuk dituntun pada akhirnya menganggap Alkitab sebagai sebuah fiksi. Mereka mungkin menganggap keutamaan lebih baik daripada tabiat buruk; akan tetapi Allah telah dihapuskan dari posisi kemahakuasaanNya, akibatnya mereka menempatkan ketergantungan pada kuasa manusia, yang tanpa Allah, tidak berarti apa-apa. Manusia yang tidak mendapat pertolongan tidak akan mempunyai kekuatan sejati untuk bertahan dan mengalahkan kejahatan. Pertahanan-pertahanan jiwa adalah rapuh. Manusia tidak mempunyai penghalang untuk menentang dosa. Begitu pengekangan diri yang berasal dari Firman Allah dan RohNya ditolak, kita tahu seberapa dalam seseorang itu tenggelam.  133.4

Mereka yang terus mempertahankan teori-teori spiritualistik ini pastilah akan merusak pengalaman Kristen mereka, mengakhiri hubungan mereka dengan Allah, dan kehilangan hidup abadi.  133.5

 

6 Mei – Bahaya-Bahaya Ilmu Pengetahuan Yang Palsu

Hai Timotius, peliharalah apa yang telah dipercayakan kepadamu. Hindarilah omongan yang kosong dan yang tidak suci dan pertentangan-pertentangan yang berasal dari apa yang disebut pengetahuan. 1 Timotius 6:20.

 

Di New Hampshire ada orang-orang yang aktif dalam penyebarluasan gagasan-gagasan palsu tentang Allah. Terang telah diberikan kepada saya bahwa orang-orang ini sedang membuat kebenaran-kebenaran yang tidak berpengaruh dari gagasan-gagasan mereka, sebagian yang menuntun kepada paham cinta bebas. Saya diberi petunjuk bahwa orang-orang ini sedang menggoda jiwa-jiwa dengan menyajikan teori-teori spekulatif tentang Allah…….. 134.1

Di antara pandangan-pandangan lainnya, mereka meyakini bahwa orang-orang yang sekali disucikan tidak dapat berdosa, dan hal ini mereka ajarkan sebagai makanan injil. Teori-teori palsu mereka, dengan beban pengaruh penyesatannya, sedang membuat kerugian besar pada diri mereka sendiri dan orang-orang lain. Mereka sedang memperoleh sebuah kekuatan spiritualistik atas orang-orang yang tidak bisa melihat kejahatan dari teori-teori yang dibungkus secara indah ini. Kejahatan-kejahatan besar telah dihasilkan. Doktrin yang menyatakan bahwa semua orang adalah suci telah mengantarkan kepada keyakinan bahwa perasaan-perasaan orang-orang suci itu tidak pernah lagi dalam bahaya penyesatan. Akibat dari keyakinan ini adalah penggenapan hasrat-hasrat jahat dari hati yang walaupun kelihatannya suci, namun jauh dari kemurnian pikiran dan praktiknya.  134.2

Hal ini hanyalah salah satu dari contoh-contoh di mana saya dipanggil untuk menegur mereka yang sedang mengajarkan doktrin dari sebuah allah yang bukan pribadi yang berbaur dengan alam, dan doktrin dari daging yang suci.  134.3

Di masa depan, kebenaran akan ditandingi oleh ajaran-ajaran manusia. Teori-teori yang menyesatkan akan disajikan sebagai ajaran-ajaran yang aman. Ilmu pengetahuan yang palsu adalah salah satu agen yang Setan gunakan dalam pengadilan-pengadilan surgawi, dan masih digunakan olehnya pada masa kini…….  134.4

Saya memohon mereka yang sedang bekerja bagi Allah untuk tidak menerima perkara yang palsu untuk menggantikan yang asli. Kita memiliki seluruh Alkitab yang penuh dengan kebenaran yang berharga. Kita tidak memerlukan dugaan atau kegembiraan yang palsu. Dalam pedupaan emas kebenaran, sebagaimana disajikan dalam ajaran-ajaran Kristus, kita memiliki sesuatu yang mendakwa dan mengubah jiwa-jiwa. Kemukakanlah dalam kesederhanaan Kristus kebenaran-kebenaran bahwa Dia telah datang ke dunia ini untuk mengabarkan, maka kuasa pekabaranmu akan terasa. Janganlah menyajikan teori-teori atau ujian-ujian yang tidak memiliki landasan di dalam Alkitab.  134.5

 

 

7 Mei – Sebuah Karya Besar dari Penyesatan-Penyesatan Setan

Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi Tuhan, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini. Ulangan 29:29.

 

Pengetahuan manusia akan perkara-perkara yang material dan spiritual adalah terbagi dan tidak sempurna; oleh karena itu banyak orang yang tidak dapat mengharmoniskan pandangan-pandangan mereka akan ilmu pengetahuan dengan pernyataan-pernyataan Alkitab. Banyak orang yang menerima sekedar teori-teori dan spekulasi-spekulasi sebagai fakta-fakta ilmiah, dan mereka berpikir bahwa perkataan Allah harus diuji oleh ajaran-ajaran dari “apa yang disebut pengetahuan”. 1 Timotius 6:20. Sang Pencipta dan pekerjaanNya adalah melampaui pemahaman mereka; dan karena mereka tidak mampu menjelaskan perkara-perkara ini melalui hukum-hukum alam, maka sejarah Alkitab dianggap sebagai tidak dapat dipercaya. Mereka yang meragukan kehandalan catatan-catatan sejarah dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru juga seringkali melangkah lebih jauh dan meragukan keberadaan Allah dan menghubungkan kuasa yang abadi kepada alam. Setelah melepaskan jangkar mereka, mereka dibiarkan untuk mengalahkan batu-batu ketidakpercayaan. 135.1

Demikianlah banyak orang menyimpang dari iman dan digoda oleh setan……. Filsafat manusia telah menggoda untuk menyelidiki dan menjelaskan rahasia-rahasia yang tidak akan pernah diungkapkan selamanya. Jika orang-orang mencari dan memahami hanya apa yang Allah telah beritahukan akan DiriNya sendiri dan maksud-maksudNya, mereka akan memperoleh suatu pandangan yang sedemikian tentang kemuliaan, keagungan, dan kuasa Yehova sehingga mereka menyadari kekerdilan mereka sendiri dan akan merasa puas dengan apa yang telah diungkapkan……. 135.2

Adalah sebuah karya besar dari penyesatan-penyesatan Setan untuk membuat pikiran orang-orang terus menyelidiki dan menduga-duga tentang apa yang Allah tidak beritahukan dan apa yang Dia tidak kehendaki untuk kita pahami. Adalah karena demikian Lusifer kehilangan tempatnya di dalam surga. Dia menjadi tidak puas karena semua rahasia dari maksud-maksud Allah tidak dipercayakan kepadanya, dan ia mengabaikan sepenuhnya apa yang telah diungkapkan mengenai pekerjaannya sendiri dalam kedudukan tinggi yang diberikan kepadanya. Dengan membangkitkan ketidakpuasan yang sama dalam diri malaikat-malaikat yang berada di bawah perintahnya, ia menyebabkan kejatuhan mereka. Sekarang ia mengusahakan untuk mengilhami pikiran orang-orang dengan roh yang sama dan untuk menggiring mereka juga mengabaikan perintah-perintah yang langsung dari Allah.  135.3

 

8 Mei – Masa dan Waktu

JawabNya: “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasaNya.” Kisah Para Rasul 1:7.

 

Masa dan waktu telah Allah tetapkan menurut kuasaNya sendiri. Dan mengapa Allah belum memberitahukan hal ini kepada kita?—Sebab kita tidak akan menggunakannya dengan benar jika Dia telah memberitahukannya. Sebuah keadaan perkara-perkara akan muncul dari pengetahuan ini di antara umat kita sehingga sangat menghambat pekerjaan Allah dalam mempersiapkan sebuah umat untuk tahan berdiri dalam hari besar yang akan datang itu……. Yesus telah mengatakan kepada para muridNya untuk “berjaga-jaga”, tetapi bukan untuk waktu yang ditentukan. Para pengikutNya haruslah berada dalam posisi yang sama dengan mereka yang mendengarkan perintah-perintah dari Kapten mereka; mereka harus berjaga-jaga, menunggu, berdoa, dan bekerja, sebagaimana mereka mendekati waktu kedatangan Tuhan; tetapi tidak seorang pun akan mampu meramalkan kapan persisnya waktu itu akan datang; sebab “tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu.” [Matius 24:36]. Engkau tidak akan dapat mengatakan bahwa Dia akan datang dalam satu, dua, atau lima tahun lagi, ataupun menunda kedatanganNya dengan menyatakan bahwa ia itu tidak mungkin dalam sepuluh atau duapuluh tahun ini…… Kita tidak diharuskan untuk mengetahui waktu yang pasti demikian juga saat pencurahan Roh Suci ataupun kedatangan Kristus.  136.1

Saya telah ditunjukkan kepada sejumlah orang yang berada dalam kesalahan besar yang mempercayai bahwa adalah tugas mereka untuk pergi ke Yerusalem Kuno, [DITULIS PADA AWAL TAHUN 1850-an KETIKA “ABAD YANG AKAN DATANG” MENGANJURKAN AJARAN BAHWA JERUSALEM KUNO AKAN DIBANGUN SEBAGAI SEBUAH PUSAT KESAKSIAN KRISTEN UNTUK MENGGENAPI NUBUATAN-NUBUATAN TERTENTU DARI PERJANJIAN LAMA] dan menganggap bahwa mereka memiliki sebuah pekerjaan untuk dilakukan di sana sebelum Tuhan datang. Pandangan yang demikian dianggap mengambil alih pikiran dan minat dari pekerjaan sekarang milik Tuhan, di bawah pekabaran malaikat ketiga; sebab mereka yang berpikir untuk harus pergi ke Yerusalem akan memikirkan Yerusalem, dan sarana-sarana mereka akan ditahan dari pekerjaan kebenaran sekarang untuk mereka bawa sendiri dan juga orang-orang lain ke sana. Saya melihat bahwa misi yang demikian tidak akan menghasilkan apa-apa, bahwa hal itu akan memakan waktu yang lama membuat hanya sedikit orang Yahudi percaya bahkan dalam kedatangan Kristus yang pertama, untuk bertambah banyak lagi percaya akan kedatanganNya yang kedua. 136.2

9 Mei – “Seperti Pada Zaman Nuh”

Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pulalah halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia. Lukas 17:26.

 

Saya diberi petunjuk bahwa sebuah keadaan yang mengerikan akan berbagai perkara terjadi di dunia kita. Malaikat belaskasih itu sedang menekuk sayap-sayapnya, bersiap untuk pergi……. Hukum Allah dinyatakan tidak berlaku. Kami melihat dan mendengar akan hal kekacauan dan kebingungan, kekurangan dan kelaparan, gempa bumi dan banjir; kemarahan-kemarahan yang mengerikan akan diperbuat oleh orang-orang; hasrat, bukan nalar, merajalela. Murka Allah berada di atas para penduduk bumi, yang begitu cepat menjadi kotor seperti para penduduk Sodom dan Gomora. Api dan banjir sedang bersiap menghancurkan ribuan makhluk hidup dan harta benda yang telah dikumpulkan secara egois melalui penindasan atas orang-orang miskin. Tuhan segera mempersingkat pekerjaanNya dan mengakhiri dosa. Oh, sekiranya pemandangan-pemandangan yang diperlihatkan kepada saya mengenai kedurhakaan yang dipraktikkan dalam hari-hari terakhir ini boleh memberikan sebuah kesan yang mendalam pada pikiran umat Allah. 137.1

Seperti pada zaman Nuh, maka demikianlah jadinya kelak ketika Anak Manusia dinyatakan. Tuhan sedang mengangkat pembatas-pembatasNya dari bumi ini, dan segera akan terjadi kematian dan kehancuran, kejahatan dan kekejaman yang semakin meningkat, pekerjaan yang jahat menghadapi orang-orang kaya yang telah meninggikan diri mereka sendiri terhadap orang-orang miskin. Mereka yang tanpa perlindungan Allah tidak akan menemukan keamanan di dalam tempat dan posisi manapun. Agen-agen manusia sedang dilatih dan sedang menggunakan kekuatan daya cipta mereka demi mengoperasikan mesin yang sangat kuat untuk melukai dan membunuh…….. 137.2

Para Saudara dan Saudariku……., saya menghimbau kepadamu…… Kehidupan banyak orang adalah terlalu lembut dan manis……. Mereka berpikir bahwa diri mereka sendiri adalah orang-orang Kristen, tetapi mereka tidak mengetahui apa yang menandakan kehidupan Kristen yang praktis. Apa artinya menjadi seorang Kristen? Itu artinya menjadi seperti Kristus…….. Bekerjasama dengan Allah dengan bekerja dalam keserasian denganNya. Usirlah dari kaabah jiwa segala perkara yang merupakan bentuk dari sebuah berhala. Sekarang adalah waktu Allah, dan waktuNya adalah waktumu. Perjuangkanlah perjuangan yang baik akan iman, dengan menolak untuk memikirkan atau membicarakan ketidakpercayaan. Dunia ini harus mendengar pekabaran amaran yang terakhir. 137.3

 

 

10 Mei  – Sebuah Teror Besar Segera Datang

Kami telah menjadi tontonan bagi dunia, bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia.        1 Korintus 4:9.

 

Dunia ini adalah sebuah gedung pertunjukan; para aktor, para penghuninya, sedang bersiap untuk memainkan peran mereka dalam drama besar yang terakhir. Dalam jumlah besar massa manusia tidak ada kesatuan, kecuali bila orang-orang berkonfederasi untuk menyelesaikan tujuan-tujuan egois mereka. Allah sedang menyaksikan. Tujuan-tujuanNya mengenai para pendurhakaNya akan digenapi. Dunia ini belum diserahkan ke dalam tangan manusia, meskipun Allah sedang membiarkan elemen-elemen kebingungan dan kekacauan merajalela untuk sementara. Sebuah kekuatan dari bawah sedang bekerja untuk menampilkan pertunjukan besar yang terakhir dalam drama itu—Setan datang sebagai Kristus, dan bekerja dengan semua yang dapat disesatkan dari ketidakbenaran dalam diri orang-orang yang mengikatkan diri mereka sendiri secara bersama-sama dalam perkumpulan-perkumpulan masyarakat yang bersifat rahasia. Mereka yang menyerah pada hasrat untuk konfederasi itu sedang mengerjakan rencana-rencana musuh. Penyebab akan diikuti oleh akibatnya.  138.1

Pelanggaran hukum sudah hampir mencapai batasnya. Kebingungan memenuhi dunia ini, dan sebuah teror besar akan segera datang menimpa semua manusia. Akhir zaman itu sangat dekat. Kita yang mengetahui kebenaran haruslah sedang bersiap untuk apa yang segera akan menimpa dunia ini sebagai sebuah kejutan yang luar biasa………  138.2

Apakah kita sebagai sebuah umat sedang tertidur? Oh, jika kaum pemuda dan pemudi dalam lembaga-lembaga kita yang saat ini tidak siap untuk kedatangan Tuhan, tidak layak menjadi anggota-anggota keluarga Tuhan, hanya bisa mengetahui tanda-tanda zaman, betapa perlunya sebuah perubahan terlihat dalam diri mereka! Tuhan Yesus sedang memanggil para pekerja yang menyangkal diri sendiri untuk mengikuti jejakNya, untuk berjalan dan bekerja untuk Dia, untuk memikul salib, dan mengikuti ke mana Dia memimpin jalan. 138.3

Banyak orang segera puas dengan mempersembahkan kepada Tuhan tindakan-tindakan pelayanan yang sepele. Kekristenan mereka adalah lemah. Kristus memberikan diriNya sendiri bagi para pendosa. Betapa dengan kecemasan mestinya diri kita dipenuhi demi penyelamatan jiwa-jiwa sebagaimana kita melihat umat manusia sedang binasa di dalam dosa! Jiwa-jiwa ini sudah dibeli dengan harga yang tidak terkira. Kematian Putera Allah pada salib Kalvari adalah ukuran dari harga mereka. Hari demi hari mereka sedang memutuskan apakah mereka akan memiliki hidup yang abadi atau kematian yang kekal.  138.4

11 Mei – Pemuda dan Sindrom Obat-Obatan

Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinginan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini Allah akan membawa engkau ke pengadilan. Pengkotbah 11:9.

 

Setan adalah pemberontak pertama di jagad raya ini, dan semenjak pengusirannya dari surga ia telah berusaha untuk membuat setiap anggota keluarga manusia menjadi murtad dari Allah, bahkan seperti dirinya sendiri. Ia membentangkan rencana-rencananya untuk menghancurkan manusia, dan melalui kesenangan yang tidak teratur akan selera, ia menuntun manusia untuk melanggar hukum-hukum Allah. Ia menggoda Adam dan Hawa untuk mengambil buah terlarang itu, dan dengan demikian menyempurnakan kejatuhan mereka serta pengusiran mereka dari Eden. Betapa banyak orang mengatakan, “Seandainya saya menjadi Adam, saya tidak akan pernah melanggar hukum dalam suatu ujian yang semudah itu.” Tetapi engkau yang menyatakan kesombongan ini memiliki sebuah kesempatan besar menunjukkan kekuatan maksudmu, kesetiaanmu kepada prinsip berada dalam uji coba…… Apakah Allah melihat tidak ada dosa dalam hidupmu?……. 139.1

Di setiap sisi, Setan berusaha untuk memikat pemuda kepada jalan kebinasaan; dan jika ia bisa sekali saja menarik kaki mereka ke jalan itu, maka ia bersegera membuat mereka berada di jalan menurun, menuntun mereka dari satu pemborosan ke pemborosan yang lain, hingga korban-korbannya kehilangan kecenderungan kesadaran mereka, dan tidak lagi memiliki rasa takut akan Allah di mata mereka. Mereka kurang melakukan pengekangan diri. Mereka menjadi ketagihan pada penggunaan anggur dan alkohol, tembakau dan opium, dan beranjak dari satu tingkatan penurunan harga diri yang satu ke tingkat berikutnya. Mereka adalah budak nafsu makan. Nasehat yang telah mereka junjung tinggi, menjadi mereka benci. Mereka menyombongkan diri, dan bermegah akan kebebasan padahal mereka adalah budak-budak dari kekotoran. Mereka mengartikan bahwa dengan kebebasan mereka adalah budak-budak keegoisan, nafsu makan yang hina, dan kecerobohan……. 139.2

Setan ditetapkan untuk memiliki umat manusia sebagai penurut-penurutnya, tetapi Kristus telah membayar dengan harga yang tidak terkira sehingga manusia bisa ditebus dari musuh,  dan agar citra moral Allah boleh dikembalikan kepada umat yang telah jatuh itu…… Orang-orang yang telah jatuh boleh melalui Kristus menemukan jalan kepada Bapa, boleh memiliki karunia untuk memampukan mereka menjadi para pemenang melalui jasa-jasa Sang Juruselamat yang telah disalibkan dan bangkit. 139.3

 

 

12 Mei – Pawai Eksternal dari Kekuatan Kafir

Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. 2 Timotius 4:3.

 

Dengan cepat orang-orang sedang menyatukan diri mereka sendiri di bawah panji yang mereka pilih, dengan gelisah menunggu dan menyaksikan pergerakan-pergerakan para pemimpin mereka. Ada orang-orang yang sedang menjaga dan menantikan serta bekerja demi kedatangan Tuhan mereka; sementara kelompok yang lain sedang cepatnya jatuh ke dalam kekuasaan dari kemurtadan besar yang pertama. Mereka mencari sesuatu Allah di dalam kemanusiaan, dan Setan mempersonifikasi allah yang mereka cari itu. Banyak orang akan disesatkan melalui penolakan mereka akan kebenaran, sehingga mereka akan menerima kebenaran tandingan itu. Kemanusiaan dielu-elukan sebagai Allah.   140.1

Karena  kita mendekati akhir zaman, akan ada pawai eksternal yang lebih besar dan semakin besar dari kekuatan kafir; dewa-dewa kafir akan mewujudkan kekuatan sinyal mereka, dan akan memamerkan diri mereka sendiri di kota-kota dunia; dan penggambaran ini telah mulai digenapi. Melalui berbagai gambaran Tuhan Yesus menunjukkan orang fasik itu kepada Yohanes dan pengaruh yang menggoda dari mereka yang telah dipisahkan karena penganiayaan mereka atas umat Allah. Semua orang memerlukan kebijaksanaan secara berhati-hati untuk menyelidiki rahasia kedurhakaan yang terbentang begitu luas dalam akhir sejarah dunia ini. …… Dalam waktu di mana kita sekarang hidup, Tuhan telah memanggil umatNya dan telah memberikan mereka sebuah pekabaran untuk disebarkan. Dia telah memanggil mereka untuk mengungkapkan kejahatan orang durhaka itu yang telah membuat hukum peribadatan Hari Minggu menjadi sebuah kekuatan yang unik, yang telah merancang untuk mengubah masa dan hukum, dan untuk menindas umat Allah yang berdiri teguh memuliakanNya dengan memelihara satu-satunya Sabat yang benar, yaitu Sabat penciptaan…… 140.2

Bahaya-bahaya akhir zaman berada di hadapan kita, dan dalam pekerjaan kita kita harus mengamarkan masyarakat akan bahaya di mana mereka berada. Janganlah pemandangan-pemandangan serius yang telah diungkapkan oleh nubuatan dibiarkan tanpa sentuhan. Jika umat kita setengah terjaga, seandainya mereka menyadari kedekatan peristiwa-peristiwa yang digambarkan di dalam kitab Wahyu itu, sebuah reformasi akan dibentuk di dalam gereja kita, dan lebih banyak lagi yang mempercayai pekabaran itu. Kita tidak mempunyai waktu untuk disia-siakan; Allah memanggil kita untuk menjaga jiwa-jiwa yaitu mereka yang harus memberi pertanggungjawaban.  140.3

 

 

13 Mei – Kekacauan di Berbagai Kota

Sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka akan menyesatkan dan disesatkan. 2 Timotius 3:13.

 

Bukanlah kehendak Allah bahwa umatNya harus hidup dalam kerumunan di kota-kota, berkumpul bersama-sama di teras-teras dan rumah-rumah susun. Pada mulanya Dia menempatkan orang tua kita yang pertama itu dalam sebuah taman di tengah-tengah pemandangan-pemandangan yang indah dan suara-suara yang menarik dari alam, dan pemandangan-pemandangan serta suara-suara ini Dia inginkan untuk dinikmati manusia pada masa ini.  141.1

Terang telah diberikan kepada saya bahwa kota-kota akan dipenuhi dengan kekacauan, kekerasan, dan kejahatan, dan bahwa perkara-perkara ini akan meningkat hingga akhir sejarah bumi ini.  141.2

Ini adalah saatnya bagi umat kita untuk memindahkan keluarga-keluarga mereka dari kota-kota ke dalam daerah-daerah pemukiman pensiunan, sebab jika tidak demikian maka banyak pemuda dan juga orang-orang yang lebih tua akan disesatkan dan diambil oleh musuh itu.  141.3

“Keluarlah dari kota-kota; keluarlah dari kota-kota!”—inilah pesan yang Tuhan berikan kepada saya.  141.4

Kekacauan dan kebingungan yang memenuhi kota-kota ini, kondisi-kondisi yang dimunculkan oleh serikat-serikat buruh dan pemogokan-pemogokan, akan menjadi sebuah penghalang besar pada pekerjaan kita. Orang-orang akan berupaya membawa mereka yang terlibat di dalam perdagangan-perdagangan yang berbeda ke bawah perbudakan serikat-serikat tertentu. Hal ini bukanlah rencana Allah, tetapi rencana dari suatu kekuatan yang kita tidak mesti ketahui. Firman Allah sedang menemukan penggenapannya; orang jahat sedang mengikatkan diri mereka sendiri dalam ikatan-ikatan yang siap untuk dibakar.  141.5

Kita sekarang harus menggunakan semua kemampuan yang telah dipercayakan kepada kita dalam menyebarkan pekabaran amaran terakhir kepada dunia. Dalam pekerjaan ini kita harus menjaga kepribadian kita. Kita tidak boleh bergabung dengan perkumpulan-perkumpulan rahasia atau dengan serikat-serikat dagang. Kita harus berdiri bebas di dalam Allah, secara terus-menerus menatap kepada Kristus. 141.6

Kota-kota yang tidak saleh dari dunia kita harus dimusnahkan oleh sapu kehancuran. Dalam bencana-bencana yang sekarang menimpa bangunan-bangunan besar dan bagian-bagian besar dari kota-kota, Allah sedang menunjukkan apa yang akan terjadi atas seluruh bumi. Dia telah mengatakan kepada kita: “Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.” Matius 24:32,33.  141.7

 

 

 

14 Mei – Prasangka Bertambah

Janganlah kamu heran, saudara-saudara, apabila dunia membenci kamu. Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut. 1 Yohanes 3:13, 14.

 

Ia yang secara dekat terhubung dengan Kristus diangkat dari prasangka warna kulit atau kasta. Imannya memegang kenyataan-kenyataan yang abadi. Sang Penulis ilahi dari kebenaran itu harus ditinggikan. Hati kita harus dipenuhi dengan iman yang bekerja dengan kasih dan memurnikan jiwa. Pekerjaan orang Samaria yang baik hati itu adalah contoh yang kita harus ikuti. 142.1

Akan menjadi mustahil untuk menyesuaikan segala perkara sehubungan dengan persoalan warna kulit dalam kesesuaian dengan perintah Tuhan hingga mereka yang meyakini kebenaran adalah begitu erat bersatu dengan Kristus agar mereka menjadi satu dengan Dia. Baik para anggota yang berkulit putih maupun yang berkulit berwarna dari gereja kita perlu bertobat. Ada sebagian dari kedua kelompok itu yang keterlaluan, dan ketika persoalan warna kulit dimunculkan, mereka memperlihatkan sifat-sifat yang tidak suci dan tidak bertobat dari tabiat mereka. Unsur-unsur  perbantahan dengan mudah dibangkitkan di dalam diri mereka yang, karena belum pernah belajar mengenakan kuk Kristus, adalah dogmatis dan keras kepala. Dalam orang-orang semacam ini, ada keributan diri sendiri dengan tekad yang tidak suci demi kekuasaan.  142.2

Seiring dengan berjalannya waktu, dan prasangka ras bertambah, maka ia itu akan menjadi hampir mustahil, di banyak tempat, bagi orang-orang berkulit putih untuk bekerja demi orang-orang yang kulitnya berwarna. Kadang-kadang orang-orang berkulit putih yang tidak simpatik dengan pekerjaan kita akan bersatu dengan orang-orang berkulit warna untuk menentangnya, menyatakan bahwa ajaran kita merupakan sebuah usaha untuk memecahkan gereja dan membawa kesulitan atas tuntutan Sabat. Para pendeta berkulit putih dan berkulit berwarna akan membuat pernyataan-pernyataan yang salah, membangkitkan dalam pikiran para anggota jemaat suatu perasaan antagonisme sehingga mereka akan siap-sedia untuk menghancurkan dan membunuh.  142.3

Kekuatan-kekuatan neraka kini sedang bekerja dengan segala kecerdikan mereka untuk menghalangi penyebaran pekabaran terakhir belaskasihan di antara orang-orang berkulit berwarna. Setan sedang bekerja untuk mempersulit para pelayan dan guru injil mengabaikan prasangka yang ada di antara umat berkulit putih dan berkulit berwarna. 142.4

Marilah kita mengikuti jalan kebijaksanaan. Janganlah melakukan sesuatu yang tidak perlu demi membangkitkan pertentangan—sebab tidak ada yang akan menghalangi penyebaran pekabaran injil.  142.5

15 Mei – Nafsu akan Ketelanjangan

Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Matius 5:28.

 

Banyak anak muda yang semangat akan buku-buku. Mereka membaca apa saja yang bisa mereka peroleh. Kisah-kisah cinta yang menarik dan gambar-gambar yang tidak senonoh mempunyai suatu pengaruh yang mengotori. Novel-novel dibaca dengan semangat oleh banyak orang, dan sebagai akibatnya, khayalan mereka menjadi najis. Di dalam mobil-mobil, foto-foto wanita yang berada dalam keadaan telanjang secara terus-menerus diedarkan untuk dijual. Gambar-gambar yang menjijikkan ini….. dipajang pada dinding-dinding rumah mereka yang berurusan dengan seni ukiran. Ini adalah zaman di mana kekotoran sedang merebak di mana-mana. Nafsu mata dan hasrat-hasrat yang kotor dibangkitkan dengan melihat dan dengan membaca. Hati dicemari melalui khayalan. Pikiran menikmati kesenangan dalam merenungkan pemandangan-pemandangan yang membangkitkan hasrat-hasrat yang lebih rendah dan lebih mendasar. Gambar-gambar yang keji ini, yang dilihat melalui khayalan yang cemar, mengotori moral dan mempersiapkan orang-orang yang sesat dan tergila-gila untuk melepaskan kendali pada gairah-gairah yang penuh nafsu. Kemudian dosa-dosa dan kejahatan datang mengikuti untuk menyeret mereka yang telah dibentuk dalam citra Allah itu jatuh ke dalam tingkatan yang sama dengan binatang-binatang, dengan menenggelamkan mereka pada akhirnya dalam kedurhakaan. Hindarilah membaca dan melihat perkara-perkara yang akan menganjurkan pikiran-pikiran najis. Tinggikanlah kekuatan-kekuatan moral dan intelektual. Jangan membiarkan kekuatan-kekuatan yang mulia ini menjadi dilemahkan dan disesatkan oleh banyaknya bacaan dari buku-buku cerita….. 143.1

Adalah mustahil bagi pemuda untuk memiliki pikiran yang sehat dan prinsip-prinsip agama yang benar jika mereka tidak menikmati pembacaan yang teliti akan firman Allah. Kitab ini mengandung sejarah yang sangat menarik, menjelaskan jalan keselamatan melalui Kristus, dan merupakan tuntunan mereka menuju hidup yang lebih tinggi dan lebih baik. Mereka semuanya akan mengatakan kitab itu sebagai kitab yang paling menarik yang pernah mereka baca, jika  khayalan mereka belum disesatkan oleh cerita-cerita menarik dari suatu karakter yang fiktif. Engkau yang sedang menantikan Tuhanmu datang kedua kalinya untuk mengubah tubuhmu yang fana dan untuk mengenakan mereka jubah seperti pada tubuhNya yang sangat mulia, haruslah bangkit dengan suatu pekerjaan yang lebih tinggi. Engkau harus bekerja dari suatu titik pijakan yang lebih tinggi daripada yang telah engkau perbuat sampai saat ini, atau engkau tidak akan pernah menjadi salah satu dari antara bilangan orang yang akan menerima sentuhan akhir keabadian.  143.2

 

16 Mei – Orang-Orang Yang Meneriakkan Damai

“Datanglah,” kata mereka, “aku akan mengambil anggur, baiklah kita minum arak banyak-banyak; besok akan sama seperti hari ini, dan lebih hebat lagi!” Yesaya 56:12.

 

Hamba yang jahat itu berkata dalam hatinya, “Tuanku menunda kedatangannya.” Ia tidak mengatakan bahwa Kristus tidak akan datang. Ia tidak mengejek gagasan tentang kedatanganNya yang kedua. Tetapi di dalam hatinya dan melalui perbuatan-perbuatan serta perkataan-perkataannya ia menyatakan bahwa kedatangan Tuhan itu ditunda. Ia membuang dari pikiran orang-orang lain keyakinan bahwa Tuhan segera datang. Pengaruhnya menuntun orang-orang pada penundaan yang sombong dan ceroboh. Mereka diteguhkan dalam keduniawian dan ketidaksadaran mereka. Hasrat-hasrat duniawi, pikiran-pikiran kotor, mengambil alih pemikiran. Hamba yang jahat itu makan dan minum dengan para pemabuk, bersatu dengan dunia ini dalam mencari kesenangan. Ia memukul rekan-rekannya, menuduh dan menghukum mereka yang beriman kepada Guru mereka…… 144.1

Kedatangan Kristus akan mengejutkan guru-guru palsu. Mereka mengatakan, “Damai dan sejahtera.” Seperti para imam dan guru sebelum kejatuhan Yerusalem dahulu, mereka mengharapkan gereja untuk menikmati kemakmuran dan kemuliaan duniawi. Mereka menafsirkan tanda-tanda zaman seperti sedang menandai hal ini. Tetapi apa yang dikatakan Firman dari Ilham? “Kehancuran yang tiba-tiba datang menimpa mereka…… 144.2

Orang-orang sedang dijauhkan dari kedatangan Tuhan. Mereka menertawakan amaran-amaran. Sindiran yang angkuh dinyatakan, “Segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.” “Besok akan sama seperti hari ini, dan lebih hebat lagi.” 2 Petrus 3:4; Yesaya 56:12. Kita akan semakin masuk ke dalam cinta kesenangan. Tetapi Kristus mengatakan, “Lihatlah, Aku datang seperti pencuri.” Wahyu 16:15. Pada waktunya tatkala dunia ini sedang mempertanyakan dalam cemooh, “Di manakah janji kedatangannya itu?” tanda-tanda sedang menggenapi kepenuhannya. Sementara mereka berteriak, “Damai dan sejahtera,” kehancuran mendadak ada datang. Ketika pengejek, penolak kebenaran itu, telah menjadi angkuh; ketika rutinitas pekerjaan dalam berbagai bidang penghasilan uang dijalankan tanpa menghargai prinsip; ketika pelajar dengan bersemangat mencari pengetahuan apa saja selain Alkitabnya, maka Kristus datang seperti pencuri. 144.3

 

17 Mei – Tontonan-Tontonan, Bunyi-Bunyian serta Kejahatan

Tiada kutaruh di depan mataku perkara dursila; perbuatan murtad aku benci, itu takkan melekat padaku. Hati yang bengkok akan menjauh dari padaku, kejahatan aku tidak mau tahu. Mazmur 101:3, 4.

 

Ada alasan atas keprihatinan yang mendalam bagimu untuk anak-anakmu, yang memiliki berbagai pencobaan untuk dijalani pada setiap pertumbuhannya. Adalah mustahil bagi mereka untuk mengelakkan kontak dengan perkumpulan-perkumpulan yang jahat……. Mereka akan menyaksikan tontonan-tontonan, mendengar bunyi-bunyian, dan terkena pengaruh yang merendahkan moral dan yang, jika tidak benar-benar dijaga, akan secara tidak kelihatan namun pasti mengotori hati dan merusak tabiat …….  145.1

Sebagian orang-tua adalah acuh tak acuh, tidak peduli, sehingga mereka menyangka bahwa tidak ada bedanya apakah anak-anak mereka bersekolah di sekolah gereja atau sekolah umum. “Kita berada di dalam dunia ini,” kata mereka, “dan kita tidak bisa meninggalkannya.” Akan tetapi, wahai para orang-tua, kita bisa mendapatkan jalan yang baik untuk keluar dari dunia ini, jika kita memilih untuk melakukannya. Kita bisa menghindari melihat berbagai hal yang jahat yang meningkat semakin cepat dalam hari-hari terakhir ini…….. 145.2

Pada pikiran aktif anak-anak dan pemuda peristiwa-peristiwa yang dilukiskan di dalam pengungkapan-pengungkapan khayalan masa depan adalah kenyataan. Tatkala revolusi-revolusi diramalkan dan segala macam proses digambarkan yang meruntuhkan hambatan-hambatan dari hukum dan pengendalian diri, banyak orang menangkap semangat dari pelukisan-pelukisan ini. Mereka pun dituntun pada penciptaan kejahatan-kejahatan yang bahkan lebih buruk, jika mungkin, daripada lukisan-lukisan para penulis sensasional. Melalui pengaruh-pengaruh yang demikian masyarakat sedang mengalami kemerosotan moral. Benih-benih pelanggaran hukum sedang disebarkan secara luas. Tak seorangpun perlu heran bahwa penuaian kejahatan merupakan hasilnya…….  145.3

Katakan dengan tegas: “Aku tidak akan menghabiskan saat-saat berharga untuk membaca hal-hal yang tidak menguntungkan bagiku, dan yang hanya membuat aku tidak layak menjadi pelayan bagi orang-orang lain. Aku akan mengabdikan waktu dan pikiranku untuk memperoleh sebuah kelayakan bagi pekerjaan pelayanan Allah. Aku akan menutup mataku pada perkara-perkara yang sembrono dan berdosa. Telingaku adalah milik Tuhan, dan aku tidak akan mendengarkan pemikiran yang cerdik dari pihak musuh. Suaraku tidak akan dengan cara yang bagaimanapun menjadi alat pada suatu keinginan yang tidak berada di bawah pengaruh Roh Allah. Tubuhku adalah bait Roh Kudus, dan setiap kekuatanku akan dikuduskan pada tuntutan-tuntutan yang berharga.” 145.

18 Mei – Spiritisme dan Revolusi

Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Lukas 10:27.

 

Tatkala pemuda pergi ke dalam dunia untuk memasuki godaan-godaannya pada dosa—hasrat untuk mencari uang, untuk hiburan dan kesenangan, untuk penampilan, kemewahan, dan pemborosan, perilaku yang berlebihan, penipuan, perampokan, dan kehancuran—pelajaran-pelajaran apa yang ditemukan di sana?  146.1

Spiritualisme mengajarkan bahwa manusia adalah makhluk setengah dewa yang tidak dapat gugur; bahwa “setiap pikiran akan menghakimi dirinya sendiri”; bahwa “pengetahuan yang benar menempatkan manusia di atas segala hukum”; bahwa “semua dosa yang dilakukan adalah tidak salah”; sebab “apapun itu, ia itu adalah benar”, dan “Allah tidak menghukum.” Perkara yang paling mendasar dari manusia ia lambangkan seperti di dalam surga dan ditinggikan secara agung di sana. Demikianlah ia menyatakan kepada semua orang, “Tidak masalah apa yang engkau lakukan; hiduplah seturut kesenanganmu, surga adalah rumahmu.” Orang banyak dengan demikian dituntun untuk mempercayai bahwa hasrat adalah hukum yang tertinggi, bahwa pembiaran adalah kebebasan, dan bahwa manusia adalah bertanggungjawab hanya pada dirinya sendiri.  146.2

Dengan ajaran demikian yang diberikan sejak awal kehidupan ini, tatkala dorongan hati sangat kuat, dan tuntutan untuk pengekangan diri dan kemurnian sangat mendesak, di manakah penjaga-penjaga kebajikan itu? Apakah yang harus mencegah dunia ini untuk menjadi Sodom yang kedua?  146.3

Semua anarki yang sama ini sedang berupaya menyingkirkan segala hukum, bukan saja hukum yang ilahi, tetapi juga hukum yang manusiawi. Pemusatan kemakmuran dan kekuasaan; kombinasi-kombinasi yang besar untuk memperkaya segelintir orang dengan pembiayaan dari banyak orang; gabungan-gabungan dari kelompok-kelompok miskin untuk pertahanan kepentingan dan tuntutan-tuntutan mereka;….. penyebarluasan ke seluruh dunia ajaran-ajaran yang sama yang telah menuntun kepada Revolusi Prancis—semuanya ini sedang cenderung melibatkan seluruh dunia dalam suatu perjuangan yang serupa pada apa yang telah mengguncang Prancis dahulu. 146.4

Hal-hal tersebut di atas merupakan pengaruh yang harus dijumpai oleh pemuda pada masa kini. Untuk dapat berdiri di tengah-tengah pergolakan yang demikian mereka sekarang harus membangun landasan-landasan tabiat. 146.5

Di dalam setiap generasi dan di setiap negeri landasan dan pola yang benar untuk pembangunan tabiat adalah sama. Hukum ilahi, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu,….. dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Lukas 10:27), yaitu prinsip besar yang telah dimanifestasikan dalam tabiat dan kehidupan Sang Juruselamat kita, adalah satu-satunya landasan yang aman dan tuntunan yang pasti.  146.6

 

19 Mei – Hati-Hatilah Terhadap Ujian-Ujian Buatan Manusia

Hati-hatilah……terhadap pekerja-pekerja yang jahat….. Karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus, dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Filipi 3:2,3.

 

Ada orang-orang yang membutuhkan sentuhan Roh ilahi di dalam hati mereka. Maka pekabaran untuk masa kini akan menjadi tanggungan mereka. Mereka tidak akan mencari ujian-ujian manusia, untuk sesuatu yang baru dan asing. Sabat hukum keempat itu adalah ujian bagi masa sekarang.  147.1

Hukum Allah yang hampir secara universal ditolak itu adalah kebenaran yang menguji pada masa kini……. Waktunya segera tiba manakala semua orang yang menyembah Allah akan dibedakan dengan tanda ini. Mereka akan dikenal sebagai hamba-hamba Allah, dengan meterai persekutuan mereka pada kerajaan Surga. Akan tetapi semua ujian buatan manusia akan mengalihkan pikiran dari ajaran-ajaran yang besar dan penting itu yang berisikan kebenaran sekarang.  147.2

Adalah hasrat dan rencana Setan untuk membawakan ke tengah-tengah kita orang-orang yang akan berpikiran terlalu sempit, yang kritis dan ketus, dan yang sangat gigih dalam memegang gagasan-gagasan mereka sendiri tentang arti kebenaran. Mereka akan menjadi rewel, dan akan berusaha untuk memaksakan kewajiban-kewajiban yang ketat, dan akan bertele-tele dalam perkara-perkara yang kurang begitu penting, sementara mereka mengabaikan perkara-perkara yang lebih penting akan penghakiman hukum serta belaskasihan dan cinta dari Allah. Melalui pekerjaan  beberapa orang dari kelompok ini, maka seluruh penganut Sabat akan ditandai sebagai orang-orang yang keras…. dan fanatik.  147.3

Allah memiliki sebuah pekerjaan istimewa bagi orang-orang yang berpengalaman untuk dilaksanakan. Mereka harus menjaga pekerjaan Allah. Mereka harus mengerti bahwa pekerjaan Allah tidak diserahkan kepada orang-orang yang merasa memiliki keistimewaan untuk bergerak berdasarkan penghakiman mereka sendiri, untuk mengkotbahkan apa saja yang mereka senangi, dan untuk bertanggungjawab pada apa saja yang bukan instruksi atau pekerjaan mereka. Sekali saja kita membiarkan roh kecukupan-diri ini memerintah di tengah-tengah kita, maka tidak akan ada lagi keharmonisan tindakan, tidak ada lagi kesatuan roh, tidak ada keamanan pekerjaan, dan tak ada pertumbuhan yang sehat dalam pekerjaan ini…… Kristus telah berdoa agar para pengikutNya menjadi satu sebagaimana Dia dan Bapa adalah satu. Mereka yang ingin melihat doa ini terjawab, hendaknya berusaha mencegah kecenderungan yang paling kecil pada perpecahan, dan mencoba mempertahankan roh kesatuan dan kasih di antara saudara-saudarinya.  147.4

 

20 Mei – Penyembuhan Bisa Datang Dari Setan

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. 1 Peter 5:8.

 

Kesesatan-kesesatan pemikiran Setan sekarang sedang dilipatgandakan, dan mereka yang menyimpang dari jalan kebenaran akan kehilangan ikatan mereka. Oleh karena tidak memiliki apa-apa untuk berpaut pada jangkar, mereka akan melayang dari satu khayalan ke khayalan yang lain, dihembus oleh berbagai angin-angin doktrin yang asing. Setan telah turun dengan kuasa besarnya. Banyak orang akan ditipu oleh mujizat-mujizatnya. 148.1

Saya diperintahkan untuk mengatakan bahwa di masa depan kewaspadaan besar akan dibutuhkan. Hendaklah di antara umat Allah tidak ditemukan kebodohan rohani. Roh-roh jahat secara aktif terlibat berupaya untuk mengendalikan pikiran manusia. Orang-orang diikat dalam berkas-berkas, yang siap untuk dibakar oleh api akhir zaman itu. Mereka yang membuang Kristus dan kebenaranNya akan menerima cara berpikir yang menyesatkan yang sedang membanjiri dunia ini. Orang-orang Kristen haruslah tenang dan waspada, dengan gigih menolak musuh mereka setan itu, yang sedang berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Orang-orang yang berada di bawah pengaruh roh-roh jahat akan mengerjakan keajaiban-keajaiban……  148.2

Kita tidak perlu disesatkan. Pemandangan-pemandangan yang ajaib, yang dengannya Setan akan berhubungan erat, akan segera terjadi. Firman Allah menyatakan bahwa Setan akan mengerjakan mujizat-mujizat. Ia akan membuat orang-orang sakit, dan kemudian secara tiba-tiba menarik dari mereka kuasa setannya. Lalu mereka akan dianggap telah disembuhkan. Pekerjaan-pekerjaan penyembuhan palsu ini akan menguji orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh….. 148.3

Jika orang-orang yang melaluinya penyembuhan-penyembuhan itu dikerjakan, diberikan,  berdasarkan manifestasi-manifestasi ini, untuk memaafkan pengabaian mereka akan hukum Allah, dan terus berada dalam ketidaktaatannya, meskipun mereka memiliki kekuatan pada tiap tingkatan apa saja, maka hal itu tidak berarti bahwa mereka memiliki kuasa besar dari Allah. Sebaliknya, ia itu adalah kuasa mujizat yang bekerja dari si penipu besar itu. Ia adalah pelanggar hukum moral, dan mengerahkan setiap alat yang ia bisa kuasai untuk membutakan orang-orang akan tabiatnya yang sebenarnya. Kita diamarkan bahwa dalam akhir zaman ini ia akan bekerja dengan tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban yang menyesatkan. Dan ia akan meneruskan keajaiban-keajaiban ini hingga penutupan masa kasihan, sehingga ia bisa menunjukkan kepada mereka sebagai bukti bahwa ia adalah malaikat terang dan bukan malaikat kegelapan. 148.4

 

21 Mei – Bumi Yang Bergolak

Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat. Wahyu 6:12.

 

Nubuatan tidak hanya meramalkan cara dan obyek kedatangan Kristus, tetapi juga menyajikan tanda-tanda yang harus diketahui orang-orang tatkala waktunya sudah dekat….. Demikianlah pewahyu itu menggambarkan yang pertama dari antara tanda-tanda untuk mendahului kedatangan yang kedua itu: “Terjadilah gempa bumi yang dahsyat; dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut, dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.” 149.1

Tanda-tanda tersebut telah disaksikan sebelum permulaan abad sembilan belas (19). Dalam penggenapan nubuatan ini ada tampak, dalam tahun 1755, gempa bumi yang sangat mengerikan yang pernah terjadi telah dicatat dalam sejarah. Meskipun secara umum dikenal sebagai gempa Lisbon, ia itu menyebar lebih luas ke benua Eropa, Afrika, dan Amerika. Gempa itu dirasakan di Greenland, Hindia Barat, pulau Madeira, Norwegia dan Swedia, Inggris Raya dan Irlandia. Gempa itu meliputi sejauh tidak kurang dari empat juta mil persegi. Di benua Afrika kekuatan getarannya hampir sama kerasnya dengan di Eropa. Sebagian besar wilayah Aljazair hancur; dan sebuah kampung yang jaraknya dekat dari Maroko, yang berpenghuni sekitar delapan atau sepuluh ribu penduduk telah ditelan bumi. Sebuah gelombang besar menyapu pantai di Spanyol dan Afrika, menelan kota-kota, dan menyebabkan kerusakan besar.  149.2

Adalah di Spanyol dan Portugal getaran gempa itu menunjukkan pengrusakannya yang luar biasa. Di kota pelabuhan Cadiz gelombang laut yang masuk dilaporkan setinggi enampuluh (60) kaki. Gunung-gunung, “sebagian yang terbesar di Portugal, diguncang secara mendadak dari dasar-dasarnya.”……–Sir Charles Lyell, Principles of Geology, p. 495…… “Gempa bumi itu terjadi pada sebuah hari suci, ketika gereja-gereja dan pertemuan-pertemuan dipenuhi orang-orang, yang mana sangat sedikit dari mereka yang bisa melarikan diri.” –Encyclopedia Americana, art. “Lisbon,” note (ed. 1831)….. Diperkirakan sembilan puluh ribu orang tewas pada hari naas itu. 149.3

Betapa seringnya kita mendengar gempa bumi dan badai tornado, kehancuran oleh kebakaran dan banjir, dengan kehilangan nyawa dan harta benda! Tampaknya bencana-bencana ini merupakan wabah yang berubah-ubah dari kekuatan-kekuatan alam yang tidak tertata dan tidak teratur, yang seluruhnya melampaui kendali manusia; namun di dalam semuanya itu, tujuan Allah dapat dibaca. Semuanya itu terdapat di antara agen-agen yang dengannya Dia berusaha membangunkan orang-orang laki-laki dan perempuan untuk menyadari bahaya mereka.  149.4

 

 

 

22 Mei – Tanda-Tanda di Langit

Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu. Yoel 2:31.

 

Dalam percakapan Sang Juruselamat dengan para muridNya di Bukit Zaitun,  setelah menggambarkan periode panjang pengadilan gereja—yaitu 1260 tahun penganiayaan oleh kepausan, yang mana Ia telah menjanjikan bahwa penderitaan itu akan dipersingkat—Dia dengan demikian telah menyebutkan kejadian-kejadian tertentu untuk mendahului kedatanganNya, dan telah menetapkan waktu bilamana yang pertama dari perkara-perkara ini akan disaksikan: “Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.” [Matius 24:29]. Periode 1260 hari, atau 1260 tahun itu berakhir pada tahun 1798. Seperempat abad sebelumnya, penganiayaan sudah hampir dihentikan seluruhnya. Setelah periode penganiayaan ini, menurut perkataan Kristus, matahari menjadi digelapkan. Maka pada tanggal 19 Mei 1780, nubuatan ini pun digenapi.  150.1

“Hampir saja jika tidak sama sekali, begitu fenomena yang sangat rahasia dan tidak terjelaskan itu,…….. berlangsung hari yang gelap pada tanggal 19 Mei 1780—sebuah kegelapan yang sangat tidak dapat dijelaskan dari langit dan atmosfir yang terlihat di New England.”—R.M. Devens, Our First Century, hlm. 89…… 150.2

Kegelapan pekat dari hari itu digantikan, sejam atau dua jam sebelum malam, oleh langit yang sebagian terang, dan matahari pun muncul, meskipun ia itu masih diselubungi oleh kabut hitam dan tebal. “Setelah mentari terbenam, awan-awan naik lagi ke atas, dan dengan cepat hari menjadi gelap.” Tidak ada kegelapan malam yang lebih aneh dan mengerikan daripada yang terjadi pada hari itu; meskipun tampak bulan hampir seutuhnya, tidak ada benda yang dapat dikenali kecuali melalui bantuan dari sebagian terang buatan…….”—Isaiah Thomas, Massachusetts Spy: or, American Oracle of Liberty, vol. 10, No. 472 (May 25, 1780)……… 150.3

Gambaran dari kejadian ini, sebagaimana telah diberikan oleh para saksi mata, tak lain dan tak bukan adalah gema dari perkataan Tuhan, yang telah direkam oleh nabi Yoel dua ribu lima ratus tahun mendahului kegenapannya: “Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu.”  150.4

Kristus telah menawarkan umatNya untuk menyaksikan tanda-tanda kedatanganNya dan bersukacita tatkala mereka melihat tanda-tanda dari Raja mereka yang datang. 150.5

 

23 Mei – Bintang-Bintang Langit Berjatuhan

Bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. Matius 24:29.

 

Dalam tahun 1833,……  tanda-tanda terakhir tampak yang mana telah dijanjikan oleh Sang Juruselamat sebagai pertanda dari kedatanganNya yang kedua. Kata Yesus, “Bintang-bintang akan berjatuhan dari langit.” Dan Yohanes dalam kitab Wahyu menyatakan, sebagaimana ia saksikan dalam penglihatan yang akan mewartakan hari Allah itu, “Bintang-bintang di langit berjatuhan ke bumi, seperti pohon ara menjatuhkan buah-buahnya sebelum waktunya, tatkala ia itu digoncang oleh angin yang keras.” Nubuatan ini menerima penggenapannya yang menyolok dan mengesankan dalam hujan meteor besar pada tanggal 13 November 1833 itu. Peristiwa itu merupakan pemandangan yang sangat luar biasa dan mengagumkan dari bintang-bintang jatuh yang belum pernah tercatat dalam sejarah; “segala cakrawala di seluruh Amerika Serikat, pada saat itu, selama berjam-jam, berada dalam keributan api! Belum pernah terjadi fenomena langit yang demikian di negara ini sejak berdirinya, yang dilihat dengan kekaguman mendalam oleh sekelompok orang dalam komunitas masyarakat, atau dengan kengerian dan bahaya yang begitu besar bagi kelompok yang lain.” “Keagungan dan keindahannya yang mengagumkan masih tetap hidup dalam pikiran banyak orang….. Tidak pernah butir-butir hujan jatuh lebih besar ke bumi daripada meteor-meteor itu; di timur, barat, utara, dan selatan, sama-sama besarnya. Secara singkat dapat dikatakan, bahwa seluruh langit tampak sedang bergerak…… Pemandangan itu, sebagaimana ditulis dalam Professor Silliman’s Journal, terlihat di seluruh Amerika Utara…… Dari jam dua dini hari hingga siang hari,…… sebuah pertunjukan yang terus-menerus dari kilauan cemerlang yang mempesona telah ditampilkan di seluruh langit.”—R.M. Devens, American Progress; or, The Great Events of the Greatest Century, ch. 28, pars. 1-5…….  151.1

Demikianlah diperlihatkan tanda-tanda terakhir akan kedatanganNya itu, sesuai dengan yang Yesus ucapkan kepada para muridNya, “Jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.” Setelah tanda-tanda ini, Yohanes melihat, sesuatu peristiwa besar yang akan terjadi selanjutnya, langit terbuka bagaikan sebuah gulungan, sementara bumi berguncang, gunung-gunung dan pulau-pulau bergeser dari tempatnya, dan orang-orang jahat dalam keterkejutan berusaha melarikan diri dari hadirat Anak Manusia itu.  151.2

Tetapi akan hari dan jam kedatanganNya itu belum Kristus ungkapkan….. Waktu yang tepat dari kedatangan kedua Anak Manusia itu adalah rahasia Allah. 151.3

24 Mei – Kekaisaran Ottoman dalam Nubuatan

“Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai besar Efrat itu.” Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia. Wahyu 9:14, 15.

 

Sejarah bangsa-bangsa yang silih berganti telah menempati ruang dan waktu yang ditentukan bagi mereka, yang secara tidak disadari memberikan kesaksian pada kebenaran yang mereka sendiri tidak pahami, kini berbicara kepada kita. Kepada setiap bangsa dan setiap pribadi pada masa kini Allah telah menetapkan sebuah tempat dalam rencana besarNya. Pada masa ini orang-orang dan bangsa-bangsa sedang diukur oleh timbangan di tanganNya yang tidak bisa salah. Semua orang sedang memutuskan takdir mereka melalui pilihannya masing-masing, dan Allah sedang mengendalikan segala perkara demi pencapaian tujuan-tujuanNya…… 152.1

Semua yang nubuatan ramalkan sebagaimana yang sedang berlangsung, hingga masa kini, telah ditorehkan pada lembaran-lembaran sejarah, dan kita boleh yakin bahwa semua yang masih akan terjadi akan digenapi sesuai aturannya. 152.2

Dalam tahun 1840, sebuah penggenapan yang luar biasa dari nubuatan telah membangkitkan minat yang meluas di mana-mana. Dua tahun sebelumnya, Josiah Litch, salah seorang dari para pendeta yang terkemuka yang mengajar tentang kedatangan yang kedua,  telah menerbitkan sebuah tulisan tentang Wahyu Pasal 9, yang meramalkan kejatuhan kekaisaran Ottoman. Menurut perhitungannya, kekuasaan ini akan segera berakhir “dalam tahun 1840 Masehi, pada sesuatu hari di bulan Agustus”; dan hanya beberapa hari sebelum penggenapan ramalan itu ia menulis: “Berakhirnya periode yang pertama itu, 150 tahun, yang digenapi dengan tepat sebelum Deacozes naik takhta atas izin bangsa Turki, dan bahwa 391 tahun  15 hari itu, yang telah memulai penutupan periode yang pertama, akan berakhir pada tanggal 11 Agustus 1840, pada saat kekuasaan Ottoman di Konstantinopel bisa diperkirakan hancur. Dan hal ini, saya yakin, akan terbukti benar adanya.”—Josiah Litch, in Signs of the Times, and Expositor of Prophecy, Aug. 1, 1840.  152.3

Persis pada waktu yang telah diramalkan itu, Kerajaan Turki, melalui para duta besarnya, menerima proteksi dari negara-negara berkuasa yang bersekutu di Eropa, dan dengan demikian menempatkan dirinya sendiri di bawah kendali bangsa-bangsa Kristen. Peristiwa ini secara tepat menggenapi ramalan itu….. Sebuah dorongan yang menakjubkan telah diberikan pada pergerakan advent.   152.4

 

25 Mei – Rendahnya Keadaan Moral

Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus. Efesus 5:3.

 

Ada suatu kebiasaan umum yang mengkhawatirkan dalam aktivitas-aktivitas percakapan pada masa kini, yang menunjukkan rendahnya keadaan pikiran dan moral. Keluhuran tabiat yang benar adalah sangat langka. Kerendahan hati dan tata krama yang benar adalah jarang terlihat. Ada sedikit orang saja yang murni dan tidak bernoda…… 153.1

Pikiran-pikiran cemar yang tersimpan menjadi kebiasaan, dan jiwa tergores dan ternoda. Sekali melakukan tindakan yang salah maka suatu noda diperbuat, yang tak satupun bisa membersihkannya kecuali darah Kristus; dan jika kebiasaan ini tidak diubah dengan ketekunan yang teguh, maka jiwa pun dikotori dan gelombang yang mengalir dari air terjun yang menodai ini akan mengotori orang-orang lain.  153.2

Ada laki-laki dan perempuan yang mengundang pencobaan; mereka menempatkan diri mereka sendiri dalam kedudukan-kedudukan di mana mereka akan digoda, di mana mereka tak bisa menolak selain untuk dicobai, tatkala mereka menempatkan diri mereka dalam masyarakat yang patut diragukan. Cara terbaik untuk menghindari dosa adalah bertindak atas dasar pertimbangan yang sepatutnya di setiap waktu dan dalam segala situasi, jangan pernah bergerak atau berbuat dari dorongan hati. Berbuatlah dalam takut akan Allah selamanya di hadapanmu maka engkau pasti akan bertindak benar.  153.3

Bahaya-bahaya moral yang diperlihatkan baik orang-orang tua maupun orang-orang muda, meningkat setiap hari. Kekacauan moral, yang kita sebut kebejatan, menemukan ruangan yang luas untuk bekerja, dan pengaruhnya diberikan oleh laki-laki, perempuan, dan kaum muda yang mengaku sebagai orang-orang Kristen yang adalah rendah, sensual, dan jahat …… 153.4

Mereka yang sudah mempelajari kebenaran dan tidak memiliki pekerjaan sesuai dengan pengakuan mereka akan iman adalah budak pencobaan-pencobaan Setan. Mereka memasuki bahaya pada setiap langkah mereka maju. Mereka dibawa untuk berhubungan dengan yang jahat, mereka menyaksikan penglihatan-penglihatan, mereka mendengar suara-suara, yang akan membangunkan hasrat-hasrat mereka yang tidak patuh itu; mereka ditundukkan pada pengaruh-pengaruh yang menuntun mereka untuk memilih yang jahat daripada yang baik, karena mereka tidak teguh bersungguh-sungguh.  153.5

Tak ada latihan yang sangat kita perlukan sekarang selain daripada penyiapan para pemuda dan pemudi untuk memiliki kejujuran moral dan untuk membersihkan jiwa-jiwa mereka dari setiap noda dan noda kekotoran moral.  153.6

 

 

26 Mei – Fanatisisme dan Bahasa Lidah

Karunia nabi takluk kepada nabi-nabi. Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera. 1 Korintus 14:32, 33.

 

Sebuah roh fanatisisme telah memimpin sekelompok tertentu dari para pemelihara Sabat…… Mereka telah menghirup namun dengan sedikit sumber air kebenaran dan tidak mengenal roh pekabaran malaikat ketiga. Tak ada yang bisa diperbuat bagi kelompok ini hingga pandangan-pandangan fanatik mereka dikoreksi……  154.1

Sebagian dari orang-orang dalam kelompok ini memiliki aktivitas-aktivitas latihan yang mereka sebut sebagai karunia-karunia dan mengatakan bahwa Tuhan telah menempatkan mereka di dalam gereja. Mereka mengucapkan suatu omongan yang tidak bermakna yang mereka sebut sebagai bahasa yang tidak dikenal, yang tidak diketahui bukan saja oleh manusia tetapi juga Tuhan dan seluruh penghuni surga. Karunia-karunia yang demikian dibuat oleh laki-laki dan perempuan, yang dibantu oleh si penipu besar itu. Fanatisisme, kegirangan yang palsu, omongan yang keliru dalam bahasa-bahasa lidah, dan aktivitas-aktivitas yang ribut telah dianggap sebagai karunia-karunia yang Allah tempatkan di dalam Gereja. Sebagian orang telah tertipu dalam hal ini. Buah-buah dari semuanya ini tidak pernah baik……..  154.2

Ada banyak semangat yang resah yang tidak akan tunduk pada kedisiplinan, sistem, dan aturan. Mereka menyangka bahwa kebebasan mereka akan dibatasi jika mereka harus menyingkirkan penilaian mereka sendiri dan tunduk kepada penilaian dari mereka yang berpengalaman. Pekerjaan Allah tidak akan berkembang jika tidak ada sebuah watak yang tunduk pada aturan dan menyingkirkan roh yang sembrono dan kacau dari fanatisisme yang lahir dari pertemuan-pertemuan mereka. Kesan-kesan dan perasaan-perasaan bukanlah bukti yang pasti bahwa seseorang dituntun oleh Tuhan. Setan, jika ia tidak dicurigai, akan memberikan kesan-kesan dan perasaan-perasaan itu. Hal ini bukanlah tuntunan yang aman. Semua orang hendaknya secara menyeluruh mengenalkan diri mereka sendiri pada bukti-bukti iman kita, dan menjadi pelajaran besar mestinya bagaimana mereka bisa menghiasi pengakuan mereka dan menghasilkan buah demi kemuliaan Allah……… Sebuah semangat yang remeh, bercanda, dan sembrono harus ditegur. Bukanlah bukti akan adanya karunia Allah atas hati bagi orang-orang untuk berbicara dan berdoa dengan talenta mereka di dalam pertemuan, dan kemudian menyerahkan diri pada tata cara yang kasar dan ceroboh atas pembicaraan dan tindakan bila keluar dari pertemuan itu……  154.3

Kebenaran Allah tidak akan pernah merendahkan, tetapi akan meninggikan penerimanya, membaharui citarasanya, menguduskan penilaiannya, dan menyempurnakan dirinya bagi rombongan malaikat murni dan suci di dalam kerajaan Allah.  154.4

 

 

 

27 Mei – Buktikanlah Segala Sesuatu

“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Matius 7:15.

 

Dalam pekerjaan di mana saya dan suami saya dipanggil oleh pemeliharaan Allah untuk bekerja, bahkan dari awalnya dalam tahun 1843 dan 1844, kami telah mempersilakan Tuhan untuk merancang dan merencanakan bagi kami, dan Dia pun telah mengerjakan rencana-rencanaNya melalui agen-agenNya yang hidup. Jalan-jalan yang sesat seringkali ditunjukkan kepada kami, dan jalan-jalan yang benar dan aman yang dengan begitu jelas ditentukan dalam segala usaha yang berhubungan dengan pekerjaan yang diberikan untuk kami lakukan, sehingga saya bisa mengatakan sebuah kebenaran bahwa saya tidak mengabaikan perangkat-perangkat Setan, dan juga tidak melalaikan cara-cara dan pekerjaan-pekerjaan Allah. Kami telah disuruh untuk membatasi setiap kekuatan pikiran, dengan bersandar pada kebijaksanaan dari Allah untuk menuntun kami dalam penyelidikan-penyelidikan kami, tatkala kami harus memeriksa kembali teori-teori yang berbeda yang dibawa ke dalam perhatian kami, mempertimbangkan kelayakan-kelayakan dan cacat-cacatnya dalam terang yang menyinari dari Firman Allah dan perkara-perkara yang Allah telah ungkapkan kepada saya melalui FirmanNya dan kesaksian-kesaksian, agar kami tidak tertipu atau menipu orang-orang lain. Kami menyerahkan keinginan dan cara kerja kami kepada Allah, dan dengan sungguh-sungguh memohonkan pertolonganNya; dan kami tidak pernah mencari dengan sia-sia. Pengalaman menderita selama bertahun-tahun dalam hubungannya dengan pekerjaan Allah telah membuat saya berkenalan dengan segala jenis pergerakan yang sesat. Berulangkali saya dikirim ke berbagai tempat yang berbeda dengan pesan, “Aku mempunyai sebuah pekerjaan untukmu agar engkau lakukan di tempat itu; Aku akan menyertaimu.” Ketika kesempatan ini tiba, Tuhan memberikan saya sebuah pesan bagi mereka yang sedang memiliki mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan yang palsu, dan di dalam kekuatan Kristus saya sampaikan kesaksian saya sesuai perintah Tuhan…….. 155.1

Selama empat puluh lima tahun yang lalu, saya telah disuruh untuk menemui orang-orang yang mengklaim diri mereka memiliki pesan-pesan atau teguran dari Allah untuk orang-orang lain. Fase dari fanatisisme religius ini telah bertumbuh lagi dan lagi sejak tahun 1844. Setan telah bekerja dalam banyak cara untuk menetapkan kesalahan. Beberapa perkara yang dibicarakan dalam penglihatan-penglihatan itu adalah mengenai masa lampau; tetapi banyak perkara—dalam kaitannya dengan kedatangan kedua Kristus, akhir dari masa kasihan, dan kejadian-kejadian yang akan terjadi—terbukti salah……. 155.2

“Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar” (Lukas 8:18), adalah nasehat Kristus….. Periksa dengan teliti, “ujilah segala sesuatu” (1 Tesalonika 5:21)……. Ini adalah nasehat dari Allah; akankah kita mengindahkannya? 155.3

 

 

 

28 Mei – Kepalsuan-Kepalsuan!

Di dalam Torat dan di dalam Kesaksian, jika mereka tidak mengatakan sesuai perkataan ini, bagi mereka tidak ada fajar. Yesaya 8:20. (MILT)

 

Umat Allah diarahkan pada Alkitab sebagai penjaga mereka menentang pengaruh atau guru-guru palsu serta kuasa menyesatkan dari roh-roh kegelapan. Setan menggerakkan setiap perangkat yang mungkin untuk mencegah manusia memperoleh sebuah pengetahuan dari Alkitab; sebab ucapan-ucapan yang jelas dari Alkitab itu mengungkapkan penipuan-penipuannya [Setan]. Pada setiap kebangkitan pekerjaan Allah pangeran kejahatan itu bangkit untuk aktivitas yang lebih sengit; ia sekarang sedang menempatkan usaha-usahanya yang paling gigih untuk sebuah perjuangan akhir melawan Kristus dan para pengikutNya. Penyesatan besar yang terakhir segera dibukakan di hadapan kita. Antikristus harus membentuk pekerjaan-pekerjaannya yang ajaib dalam pandangan kita. Dengan sedemikian miripnya kepalsuan itu akan menyerupai kebenaran sehingga adalah mustahil untuk membedakan di antara keduanya kecuali dengan Kitab-Kitab Suci. Melalui kesaksian mereka setiap pernyataan dan setiap mukjizat harus diuji………  156.1

Orang yang membuat pekerjaan mukjizat-mukjizat itu sebagai ujian akan imannya akan menemukan bahwa Setan bisa, melalui sejenis penipuan, mengadakan keajaiban-keajaiban yang akan tampak menjadi mukjizat-mukjizat yang asli.  156.2

Setan adalah pekerja yang licik, dan ia akan membawa ke dalam kesesatan-kesesatan yang halus untuk menggelapkan dan mengacaukan pikiran dan mencabut ajaran-ajaran keselamatan. Mereka yang tidak menerima Firman Allah sebagaimana ia itu dibaca, akan terperangkap dalam jebakannya.  156.3

Malaikat-malaikat Setan berada di jalan kita setiap saat…… Mereka mengenakan dasar yang baru dan mengerjakan keajaiban-keajaiban dan mukjizat-mukjizat di dalam pandangan kita……  156.4

Sebagian orang akan dicobai untuk menerima keajaiban-keajaiban ini sebagai sesuatu yang berasal dari Allah. Orang-orang sakit akan disembuhkan di hadapan kita. Mukjizat-mukjizat akan diadakan dalam penglihatan kita. Apakah kita siap untuk pengadilan yang menanti kita bilamana keajaiban-keajaiban yang menipu dari Setan itu akan menjadi lebih dipertontonkan lagi dengan lengkap? Tidakkah banyak jiwa akan disesatkan dan diambilnya? Dengan meninggalkan aturan-aturan dan hukum-hukum yang jelas dari Allah dan mengindahkan dongeng-dongeng, pikiran-pikiran banyak orang sedang bersiap-siap untuk menerima keajaiban-keajaiban yang menyesatkan ini. Kita semua sekarang harus berusaha untuk mempersenjatai diri kita untuk pertandingan yang di dalamnya kita harus segera ikutserta. Iman di dalam firman Allah, yang dipelajari dengan penuh doa dan diterapkan secara praktis, akan menjadi perisai kita dari kuasa Setan dan akan membawa kita menjadi penakluk-penakluk melalui darah Kristus.  156.5

 

29 Mei – Waspadalah terhadap Para Pemecahbelah!

“Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.” Lukas 17:1.

 

Allah sedang membawa keluar sebuah umat dan mempersiapkan mereka untuk berdiri sebagai umat yang satu dan bersatu, untuk mengabarkan perkara-perkara yang sama, dan melaksanakan doa Kristus bagi murid-muridNya…… “Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita…..” [Yohanes 17:21].  157.1

Ada kelompok-kelompok kecil yang muncul secara berkelanjutan yang percaya bahwa Allah hanyalah bersama dengan sedikit orang saja, yang tercerai-berai, dan pengaruh mereka haruslah meruntuhkan dan menceraiberaikan umat yang sudah dibangun oleh hamba-hamba Allah…… Orang-orang yang sedang melancarkan setiap upaya dalam kesesuaiannya dengan firman Allah untuk menjadi satu, yang telah ditegaskan dalam pekabaran malaikat ketiga, dipandang oleh mereka dengan kecurigaan, sebab orang-orang itu sedang memperluas pekerjaan mereka, dan sedang mengumpulkan jiwa-jiwa ke dalam kebenaran. Mereka melihat orang-orang itu secara duniawi, sebab mereka memiliki pengaruh di dalam dunia ini……  157.2

Seseorang muncul dengan menyatakan dirinya dituntun oleh Allah, yang menganjurkan ajaran sesat tentang ketidakbangkitan orang jahat……. Yang lain menghargai pandangan-pandangan yang salah tentang masa depan……. Mereka semua menginginkan kebebasan religius yang penuh, dan masing-masing saling membebaskan diri dari satu sama lain, dan meskipun demikian mengklaim bahwa Allah secara khusus bekerja di antara mereka……. Orang-orang ini bukanlah gila; mereka dituntun semangat yang keliru, dan kita tahu bahwa mereka tidak memiliki kebenaran…… Jika berserah kepada Allah mereka akan diperbaharui atau menyerahkan Sabat. Maka dengan demikian mereka tidak akan berdiri pada jalan orang-orang yang tidak beriman…..  157.3

Allah marah pada mereka yang memaksakan suatu jalan untuk membuat dunia membenci mereka. Jika seorang Kristen dibenci karena pekerjaan-pekerjaannya yang baik, dan karena mengikuti Kristus, ia akan memperoleh sebuah ganjaran. Tetapi jika ia dibenci karena tidak mengambil jalan untuk dicintai, dibenci karena tatakrama yang tidak terdidik, dan karena ia membuat kebenaran menjadi bahan pertengkaran dengan para tetangganya, dan karena ia telah mengambil jalan untuk membuat Sabat sedapat mungkin mengganggu kepada mereka, maka ia adalah batu sandungan bagi para pendosa, celaan bagi kebenaran yang suci, dan jika ia tidak bertobat adalah lebih baik baginya sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya dan dilemparkan ke dalam laut.  157.4

 

30 Mei – Buah-Buah dari Penglihatan-Penglihatan Yang Salah

Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Matius 7:19, 20.

 

 

Sebagian orang yang sekarang hidup adalah skeptis, tidak memiliki keyakinan tentang karunia-karunia yang dimiliki oleh gereja, tidak beriman di dalam kebenaran, sama sekali tidak beragama. Orang-orang yang demikian, sebagaimana telah ditunjukkan kepada saya, adalah buah-buah yang pasti dari penglihatan-penglihatan yang palsu……. 158.1

Setan……. sedang terus-menerus menekankan perkara yang palsu—untuk menuntun keluar dari kebenaran.   158.2

Penipuan terakhir dari Setan akan berupa melenyapkan pengaruh kesaksian Roh Allah. “Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat” (Amsal 29:18). Setan akan bekerja dengan cerdik, dalam cara-cara yang berbeda dan melalui agen-agen yang berbeda, untuk meruntuhkan keyakinan umat yang sisa milik Allah dalam kesaksian yang benar. Ia akan membawakan penglihatan-penglihatan yang palsu untuk menyesatkan, dan akan mencampurbaurkan yang salah dengan yang benar, dan dengan demikian membosankan orang-orang sehingga mereka akan menganggap segala sesuatu yang mengatasnamakan penglihatan-penglihatan sebagai sejenis fanatisisme; tetapi jiwa-jiwa yang jujur, yang mempertentangkan yang salah dan yang benar, akan dimampukan untuk memisahkan diri dari mereka…….  158.3

Tidak ada yang lebih merugikan pada kepentingan jiwa, kemurniannya, kebenaran dan pemikiran-pemikirannya yang suci, dan yang berasal dari perkara-perkara yang murni dan abadi, selain daripada memberi hormat dan meninggikan sesuatu yang tidak berasal dari Allah secara terus menerus. Ia itu meracuni hati dan merendahkan pemahaman. Kebenaran yang murni dapat ditelusuri pada Sumber ilahinya, dengan pengaruhnya yang meninggikan, menghaluskan, dan menguduskan tabiat si penerimanya. Sang Penulis dari segala kebenaran itu telah berdoa kepada BapaNya, “Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepadaKu oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” (Yohanes 17:20,21).  158.4

Perkara-perkara akan secara terus-menerus muncul untuk menimbulkan perpecahan, untuk menarik dari kebenaran. Penghakiman yang mempertanyakan, mengkritik, mencela dan menyingkirkan ini atas orang-orang lain, bukanlah merupakan sebuah bukti karunia Kristus di dalam hati. Ia itu tidak menghasilkan kesatuan. Pekerjaan yang demikian telah dilakukan di masa lalu oleh orang-orang yang mengklaim diri mereka memiliki terang yang ajaib, padahal mereka berada jauh di dalam dosa.  158.5

 

 

31 Mei – Masuk ke dalam Barisan

Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali! Mazmur 69:32.

 

Adalah hak istimewa anda untuk bergembira di dalam Tuhan, dan bersukacita dalam pengetahuan akan karuniaNya yang melimpah. Biarlah cintaNya memiliki pikiran dan hati. Berjagalah agar jangan menjadi keletihan, bersusah hati, dan tertekan. Hasilkanlah kesaksian yang meninggikan. Alihkan pandanganmu dari hal-hal yang gelap dan mematahkan semangat, lalu pandanglah Yesus, Pemimpin besar kita, yang memiliki pengawasan yang waspada atas perkara kebenaran sekarang, yang kepadanya kita serahkan hidup kita dan segala milik kita, ditakdirkan untuk menang dengan mulia…… 159.1

Oh, biarlah hal itu terlihat…… bahwa Yesus berdiam di dalam hati, memberi kelimpahan, menguatkan, dan memberikan penghiburan. Adalah hak istimewa anda untuk dikaruniai, dari hari ke hari, suatu curahan yang kaya akan Roh KudusNya, dan untuk memiliki pentingnya pandangan-pandangan yang diperluas dan jangkauan pesan yang sedang kita kabarkan ke seluruh dunia. Tuhan ingin mengungkapkan kepadamu hal-hal yang menakjubkan akan hukumNya. Berharaplah di hadapanNya dengan kerendahan hati. Berdoalah dengan sangat bersungguh-sungguh untuk pemahaman akan masa di mana kita hidup, demi sebuah pengertian yang lebih penuh akan tujuanNya, dan demi efisiensi yang meningkat dalam penyelamatan jiwa….. 159.2

Akan menjadi baik bagi kita untuk mempertimbangkan apa yang segera akan datang menimpa bumi ini. Sekarang ini tidak ada waktu lagi untuk meremehkan atau berusaha sendiri. Jika masa di mana kita hidup gagal untuk mengesankan pikiran kita secara serius, maka apa lagi yang bisa menjangkau kita?…… 159.3

Orang-orang yang memiliki pemahaman yang jernih dibutuhkan sekarang. Allah memanggil mereka yang berkeinginan dikendalikan oleh Roh Kudus untuk melancarkan sebuah pekerjaan reformasi menyeluruh. Saya melihat sebuah krisis di hadapan kita, dan Tuhan memanggil para pekerjaNya untuk masuk ke dalam barisan. Setiap jiwa kini seharusnya berdiri dalam sebuah posisi penyerahan yang lebih dalam dan lebih benar kepada Allah daripada tahun-tahun yang lalu…… 159.4

Saya sudah dikesankan dengan dalam oleh penglihatan-penglihatan yang baru-baru ini ditampilkan di hadapan saya dalam waktu malam. Tampaknya ada sebuah pergerakan besar—sebuah pekerjaan kebangkitan—berlangsung di banyak tempat. Para anggota gereja kita masuk ke dalam barisan, menanggapi panggilan Allah….. Akankah kita tidak mengindahkan suaraNya? Akankah kita tidak membenahi lampu-lampu kita, dan bertindak seperti orang-orang yang menantikan Tuhan mereka yang akan datang? Waktu ini adalah sesuatu yang memanggil untuk pembagian terang, untuk tindakan.  159.5

 

1 Juni – Peristiwa-Peristiwa Yang Akan Datang Diungkapkan Dengan Jelas

Sungguh, Tuhan Allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusanNya kepada hamba-hambaNya, para nabi. Amos 3:7.

 

 

Peristiwa-peristiwa yang berhubungan dengan penutupan masa kasihan dan pekerjaan persiapan untuk masa kesusahan itu disajikan dengan jelas. Tetapi orang banyak tidak memiliki pengertian yang lebih besar akan kebenaran-kebenaran yang penting ini daripada sekiranya ia itu belum pernah diungkapkan. Setan berjaga untuk menyingkirkan setiap kesan yang akan membuat mereka bijaksana dalam keselamatan, dan masa kesusahan itu akan menjumpai mereka dalam keadaan tidak siap.  160.1

Karena kita mendekati penutupan sejarah dunia ini, nubuatan-nubuatan yang berkaitan pada hari-hari terakhir ini menuntut pelajaran kita secara khusus. Kitab terakhir dari Alkitab Perjanjian Baru adalah penuh dengan kebenaran yang kita perlu pahami.   160.2

Pesan-pesan yang serius yang telah diberikan dalam susunannya di dalam kitab Wahyu harus menduduki tempat yang pertama di dalam pikiran umat Allah……. 160.3

Waktu yang berharga sedang berlalu dengan cepatnya, dan ada bahaya bahwa banyak waktu yang dirampok yang seharusnya diberikan untuk pekabaran pesan-pesan yang Allah telah kirimkan pada dunia yang sudah jatuh. Setan senang melihat pengalihan pikiran yang seharusnya dilibatkan dalam sebuah pelajaran yang berurusan dengan kenyataan-kenyataan abadi.  160.4

Kesaksian Kristus, yaitu sebuah kesaksian akan tabiat yang sangat serius, harus dilahirkan kepada dunia ini. Dalam seluruh kitab Wahyu ada janji-janji yang sangat berharga dan meninggikan, dan juga ada amaran-amaran yang sangat serius secara menakutkan. Apakah mereka yang mengaku memiliki pengetahuan kebenaran tidak akan membaca kesaksian yang diberikan oleh Kristus kepada Yohanes itu? Dalam kitab ini tidak ada tebak-tebakan, tidak ada penyesatan ilmiah. Di dalam kitab ini ada kebenaran-kebenaran yang memperhatikan kesejahteraan kita kini dan masa mendatang. Apa artinya sekam pada gandum?  160.5

Hanya mereka yang telah menjadi pelajar-pelajar yang tekun akan Alkitab dan telah menerima cinta kebenaran yang akan dilindungi dari penyesatan yang kuat yang menawan dunia ini. Dengan kesaksian Alkitab orang-orang ini akan mendeteksi penyesat itu dalam samarannya. Waktu ujian akan datang pada semua orang. Melalui penyaringan pencobaan orang-orang Kristen sejati akan diungkapkan. Apakah umat Allah saat ini berdiri dengan begitu teguh di atas firmanNya sehingga mereka tidak akan menyerah pada bukti perasaan-perasaan mereka? Apakah mereka, dalam suatu krisis yang demikian, bergantung kepada Alkitab dan hanya Alkitab?  160.6

 

 

 

2 Juni – Persiapan untuk Menghadapi Masa Depan

Carilah Tuhan, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukumNya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati, mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan Tuhan. Zefanya 2:3.

 

Pelanggaran hukum sudah hampir mencapai batasnya. Kekacauan memenuhi dunia ini, dan sebuah teror besar segera menimpa umat manusia. Akhir zaman itu sudah sangat dekat. Umat Allah seharusnya sedang mempersiapkan diri akan apa yang akan muncul atas dunia ini sebagai sebuah kejutan yang luar biasa.  161.1

“Masa kesusahan, seperti yang belum pernah ada,” segera terbentang di hadapan kita; dan kita akan membutuhkan sebuah pengalaman yang sekarang ini kita tidak miliki dan yang banyak orang terlalu malas untuk memperolehnya. Adalah sering terbukti bahwa kesusahan itu lebih besar dalam antisipasi daripada dalam kenyataannya; akan tetapi hal ini tidaklah benar sehubungan dengan krisis yang terbentang di hadapan kita. Penyajian gambaran yang paling hidup pun tidak mampu mencapai besarnya cobaan itu. Dalam waktu ujian itu, setiap jiwa harus berdiri demi dirinya sendiri di hadapan Allah. Dan biarpun Nuh, Daniel dan Ayub berada di tengah-tengahnya, demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan Allah, mereka tidak akan menyelamatkan baik anak laki-laki maupun anak perempuan, melainkan mereka akan menyelamatkan hanya nyawanya sendiri karena kebenaran mereka.” Yehezkiel 14:20.  161.2

Konflik besar yang terakhir antara kebenaran dan kesalahan tak lain merupakan perjuangan akhir dari pertentangan yang sudah berlangsung lama sehubungan dengan hukum Allah. Terhadap pertempuran yang sekarang sedang kita masuki—sebuah pertempuran antara hukum-hukum manusia dan hukum-hukum Yehova, antara agama Alkitab dan agama dongeng serta tradisi.  161.3

Kita hendaknya mempelajari rambu-rambu besar yang menunjuk pada waktu-waktu di mana kita sedang hidup…. Kita hendaknya sekarang berdoa dengan sangat sungguh-sungguh agar kita bersiap-sedia bagi peperangan hari besar dari persiapan Allah itu. 161.3

Mereka yang menempatkan diri mereka sendiri di bawah pengendalian Allah, untuk dipimpin dan dituntun oleh Dia, akan menemukan jejak-jejak yang berkelanjutan dari peristiwa-peristiwa yang ditata olehNya untuk terjadi. Dengan diilhami oleh Roh KudusNya yang telah menyerahkan diriNya demi kehidupan dunia ini, mereka tidak akan lagi berdiri dalam kelemahan dengan menunjuk pada apa yang mereka tidak bisa lakukan. Dengan mengenakan baju zirah surgawi, mereka akan masuk ke arena perang, berniat untuk bertempur dan berani demi Allah, sebab mereka mengetahui bahwa kemahakuasaanNya akan memenuhi kebutuhan mereka. 161.4

 

 

 

 

3 Juni – Landasan Setan untuk Pertentangan Akhir

Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. Daniel 7:25.

 

Selama masa kelonggaran orang-orang Kristen, musuh besar kebahagiaan manusia itu telah membuat Sabat hukum keempat menjadi obyek khusus serangannya. Setan berkata, “Aku akan bekerja menentang maksud-maksud Allah. Aku akan memperkuat para pengikutku untuk menyingkirkan ingatan akan Allah, yaitu Sabat hari ketujuh. Demikianlah aku akan menunjukkan kepada dunia bahwa hari yang dikuduskan dan diberkati oleh Allah itu telah diubah. Hari itu tidak akan tinggal dalam ingatan orang-orang. Aku akan menghapuskan kenangan akan hari itu. Aku akan menggantinya dengan sebuah hari yang tidak membawakan mandat Allah, sebuah hari yang tidak bisa menjadi tanda antara Allah dan umatNya. Aku akan menuntun mereka yang menerima hari ini untuk menempatkan padanya kekudusan yang Allah telah tempatkan pada hari ketujuh itu. 162.1

“Melalui wakilku, aku akan meninggikan diriku. Hari pertama akan diagung-agungkan, dan dunia Protestan akan menerima sabat palsu ini sebagai sabat yang asli. Melalui pengabaian Sabat yang Allah lembagakan, aku akan membawakan hukumNya itu ke dalam penistaan. Firman yang mengatakan, “Sebuah peringatan antara Aku dan kamu turun-temurun [Keluaran 31:12],” akan kubuat terlaksana pada sabatku.  162.2

“Demikianlah dunia akan menjadi milikku. Aku akan menjadi penguasa bumi, raja dunia ini. Aku akan mengendalikan pikiran manusia di bawah kekuatanku sehingga Sabat Allah itu akan menjadi sebuah obyek khusus penistaan. Bagaimana dengan sebuah tanda? Aku akan membuat pemeliharaan hari ketujuh itu sebagai sebuah tanda ketidaksetiaan pada otoritas bumi ini. Hukum-hukum manusia akan dibuat ketat sehingga laki-laki dan perempuan tidak akan berani memelihara Sabat hari ketujuh itu. Karena rasa takut akan kekurangan makanan dan pakaian, mereka akan bergabung dengan dunia dalam melanggar hukum Allah. Bumi ini akan sepenuhnya berada dalam kerajaanku.” 162.3

Sabat akan menjadi ujian terbesar kesetiaan, sebab ia itu adalah poin kebenaran yang dipertentangkan secara khusus. Manakala ujian terakhir ini akan dibawakan kepada orang-orang, maka garis pembedaan akan ditarik di antara mereka yang melayani Allah dan mereka yang tidak melayaniNya.  162.4

 

 

 

4 Juni – Strategi Setan Menentang Pemelihara Sabat

Masakan bersekutu dengan Engkau takhta kebusukan, yang merancangkan bencana berdasarkan ketetapan? Mereka bersekongkol melawan jiwa orang benar, dan menyatakan fasik darah orang yang tidak bersalah.  Mazmur 94:20, 21.

 

Begitu umat Allah mendekati bahaya-bahaya akhir zaman, Setan mengadakan musyawarah yang sungguh-sungguh dengan malaikat-malaikatnya tentang rencana yang paling ampuh untuk mencampakkan iman mereka…..  163.1

Si penyesat itu berkata: “….. Sabat adalah persoalan besar yang dengannya harus diputuskan takdir jiwa-jiwa. Kita harus meninggikan sabat buatan kita. Kita harus menyebabkannya diterima oleh baik para warga dunia maupun para anggota gereja; sekarang gereja harus dituntun untuk bersatu dengan dunia ini. Kita harus bekerja dengan tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat untuk membutakan mata mereka pada kebenaran, dan menggiring mereka untuk menyisihkan alasan dan rasa takut akan Allah serta mengikuti adat dan tradisi.  163.2

“Saya akan mempengaruhi para pendeta yang populer di kalangan jemaat untuk mengalihkan perhatian para pendengar mereka dari perintah-perintah Allah…..  163.3

“Akan tetapi perhatian utama kita adalah untuk mendiamkan sekte yang berisikan para pemelihara Sabat ini. Kita harus membangkitkan kegeraman masyarakat untuk menentang mereka. Kita akan memasukkan orang-orang besar dan orang-orang bijak dunia di pihak kita, dan memasukkan mereka yang memiliki kewenangan untuk menjalankan tujuan-tujuan kita. Kemudian sabat yang telah saya tetapkan akan dipaksakan secara hukum dengan sangat keras dan pasti. Mereka yang mengabaikannya akan disingkirkan dari kota-kota dan desa-desa, dan dibiarkan kelaparan dan menderita. Begitu kita memiliki kekuatan, kita akan menunjukkan apa yang bisa kita lakukan bagi mereka yang tidak melepaskan persekutuan mereka dengan Allah….. Sekarang setelah kita membawa gereja-gereja Protestan dan dunia ini ke dalam keharmonisan bersama lengan kanan kekuatan kita, maka pada akhirnya kita akan memiliki sebuah hukum untuk membasmi semua orang yang tidak tunduk pada kewenangan kita. Bilamana kematian akan dijadikan sebagai hukuman atas pelanggaran sabat kita, maka banyak orang yang sekarang bergabung dengan para pemelihara hukum-hukum Allah akan beralih ke pihak kita.  163.4

“Tetapi sebelum menjalankan tindakan-tindakan yang ekstrim ini, kita harus….. menjerat mereka yang menghormati Sabat yang benar. Kita bisa memisahkan banyak orang dari Kristus melalui keduniawian, hawa nafsu, dan kebanggaan. Mereka boleh berpikir bahwa mereka sendiri aman karena mereka meyakini kebenaran, tetapi pemanjaan selera atau gairah-gairah yang lebih rendah, yang akan mengacaukan penghukuman dan merusak pembedaan, akan menyebabkan kejatuhan mereka.”  163.5

 

 

5 Juni – Patung Binatang itu Didirikan

Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu. Wahyu 13:14.

 

 

Patung binatang itu akan dibentuk sebelum penutupan masa kasihan; sebab hal itu harus menjadi ujian besar bagi umat Allah, yang dengannya takdir abadi mereka akan diputuskan…… 164.1

Dalam kitab Wahyu pasal 13 persoalan ini disajikan secara jelas: “Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga. Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.” Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang. Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu. Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.” 164.2

Inilah ujian yang umat Allah harus hadapi sebelum mereka dimeteraikan. Semua orang yang membuktikan kesetiaan mereka kepada Allah dengan memelihara hukumNya, dan dengan menolak untuk menerima sebuah sabat yang palsu, akan menempati kedudukan di bawah panji-panji Tuhan Allah Yehova, dan akan menerima meterai dari Allah yang hidup. Mereka yang meletakkan kebenaran yang berasal dari sorga dan menerima sabat Hari Minggu, akan menerima tanda binatang itu……… 164.3

Sementara kepada Yohanes ditunjukkan perjuangan-perjuangan besar terakhir dari gereja dengan kuasa-kuasa bumi ini, ia juga diizinkan untuk melihat kemenangan akhir dan kelepasan dari orang-orang beriman…….. Dengan melihat ke atas asap dan hiruk-pikuk pertempuran itu, ia menyaksikan sebuah pasukan berdiri di atas Gunung Sion bersama dengan Anak Domba itu, sebuah pasukan yang memiliki “nama Bapa tertulis pada dahi mereka”, bukan tanda binatang itu.  164.4

6 Juni – Kemurtadan Mempersiapkan Jalannya

Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa. 2 Tesalonika 2:3.

 

Ketika gereja yang mula-mula telah menjadi kotor oleh karena memisahkan diri dari kesederhanaan injil dan menerima upacara-upacara dan adat-istiadat kafir, ia pun kehilangan Roh dan Kuasa Allah; dan untuk mengendalikan hati nurani umat, ia mencari dukungan dari kuasa duniawi. Hasilnya adalah kepausan, sebuah gereja yang mengendalikan kuasa negara dan yang memperalat negara itu demi tujuan-tujuannya sendiri, khususnya untuk pemberian hukuman atas “ajaran sesat”……  165.1

Bilamana gereja telah meraih kuasa duniawi, ia itu telah menggunakannya untuk menghukum perbedaan pendapat dari ajaran-ajarannya. Gereja-gereja Protestan yang telah mengikuti jejak langkah Roma dengan cara membentuk persekutuan dengan kuasa-kuasa dunia ini telah mewujudkan suatu hasrat yang sama untuk mengekang kebebasan hati nurani. Sebuah contoh dari perkara ini telah diberikan dalam penganiayaan berkepanjangan atas orang-orang yang berbeda paham dalam Gereja Inggris. Selama abad ke-16 dan ke-17, ribuan pendeta yang tidak mau kompromi dipaksa untuk meninggalkan gereja mereka, dan banyak dari antara mereka, baik pastor maupun anggota jemaat, dipaksa untuk didenda, dipenjarakan, disiksa, dan mati sahid.  165.2

Adalah kemurtadan yang telah menggiring gereja yang mula-mula untuk meminta bantuan dari pemerintah sipil, dan hal ini menyiapkan jalan bagi perkembangan kepausan—binatang itu. Paulus berkata: “Haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka.” 2 Tesalonika 2:3. Jadi, kemurtadan di dalam gereja akan menyiapkan jalan bagi patung binatang itu.  165.3

Setan akan bekerja dengan segala kekuatannya dan “dengan segala penyesatan dari ketidakbenaran.” 2 Tesalonika 2:9,10. Pekerjaannya adalah secara jelas diungkapkan oleh kegelapan yang meningkat semakin cepat, oleh beraneka-macam kesalahan, ajaran-ajaran sesat, dan khayalan-khayalan dari akhir zaman ini. Setan tidak saja menuntun dunia dalam tawanannya, tetapi penyesatan-penyesatannya sedang memisahkan gereja-gereja dari Tuhan kita Yesus Kristus. Kemurtadan besar akan berkembang ke dalam kegelapan seperti gelapnya tengah malam. Kepada umat Allah hal itu akan menjadi sebuah malam penghakiman, sebuah malam tangisan, sebuah malam penganiayaan bagi kepentingan kebenaran. Tetapi di luar malam kegelapan itu terang Allah akan bersinar.  165.4

 

7 Juni – Peran Spiritualisme dalam Penyesatan

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. 1 Yohanes 4:1.

 

Banyak orang akan terjerat melalui keyakinan bahwa spiritualisme adalah sekedar penipuan manusia; namun manakala dibawa berhadapan secara langsung dengan manifestasi-manifestasi yang tidak dapat dianggap selain daripada kekuatan supernatural, mereka akan disesatkan dan akan digiring untuk menerima manifestasi-manifestasi itu sebagai kuasa Allah.  166.1

Karena ajaran-ajaran spiritualisme telah diterima oleh gereja-gereja, pengekangan yang dibebankan pada hati daging dihapuskan dan pemelukan agama akan menjadi sebuah selubung untuk menyembunyikan kejahatan yang paling mendasar. Suatu keyakinan di dalam manifestasi-manifestasi spiritual membuka pintu untuk menggoda roh-roh dan ajaran-ajaran setan-setan, dan dengan demikian pengaruh dari malaikat-malaikat jahat akan terasa di dalam gereja-gereja.  166.2

Kependetaan yang populer tidak berhasil membendung spiritualisme. Mereka tidak memiliki perangkat yang diperlukan untuk membentengi domba-domba mereka dari pengaruhnya yang jahat. Banyak sekali akibat yang menyedihkan dari spiritualisme itu akan menimpa para pendeta zaman ini; sebab mereka telah menginjak-injak kebenaran, dan sebagai gantinya mereka telah memilih dongeng-dongeng.  166.3

Setan telah lama mempersiapkan usahanya yang terakhir untuk menipu dunia ini. Landasan pekerjaannya dibentuk oleh jaminan yang diberikannya kepada Hawa di taman Eden: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.” Kejadian 3:4,5. Sedikit demi sedikit ia telah mempersiapkan jalan untuk karya besar penyesatannya dalam pembangunan spiritualisme. Ia masih belum mencapai penggenapan yang penuh akan rancangan-rancangannya; tetapi hal itu akan dipenuhi dalam sisa waktu yang terakhir. Nabi itu berkata: “Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak. Itulah roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari Allah yang Mahakuasa. Wahyu 16:13,14. Dunia akan disapu ke dalam barisan-barisan penyesatan ini, kecuali mereka yang dipelihara oleh kuasa Allah melalui iman dalam perkataanNya. Orang-orang sedang terbuai dengan cepatnya pada sebuah keamanan yang fatal, untuk disadarkan oleh hanya pencurahan murka Allah.  166.4

 

 

 

8 Juni – Berbagai Roh dan Issu Hukum Peribadatan Hari Minggu

Di dalam torat dan di dalam kesaksian, jika mereka tidak mengatakan sesuai perkataan ini, bagi mereka tidak ada fajar. Yesaya 8:20 (MILT)

 

Kuasa pembuatan mukjizat yang dimanifestasikan melalui spiritualisme akan menggunakan pengaruhnya menentang orang-orang yang taat lebih kepada Allah daripada manusia. Penyampaian pesan dari berbagai roh akan menyatakan bahwa Allah telah mengutus mereka untuk meyakinkan para penentang hukum peribadatan Hari Minggu tentang kesalahan mereka, dengan meneguhkan bahwa hukum-hukum buatan manusia harus dipatuhi layaknya hukum Allah. Mereka akan meratapi kejahatan besar di dunia ini dan mendukung kesaksian para guru agama bahwa keadaan moral yang merosot disebabkan oleh penodaan Hari Minggu. Besarlah kemarahan yang akan ditimbulkan menentang semua orang yang tidak mau menerima kesaksian mereka.  167.1

Orang-orang yang menentang pengajaran-pengajaran spiritualisme sedang menyerang, bukan saja manusia, tetapi juga Setan dan para malaikatnya. Orang-orang tersebut telah memasuki sebuah pertandingan melawan kerajaan-kerajaan dan kuasa-kuasa serta roh-roh jahat di tempat-tempat yang tinggi. Setan tidak akan menyerahkan satu inci pun dari wilayahnya kecuali ia dipukul mundur oleh kuasa dari para pembawa pesan surgawi. Umat Allah, sebagaimana halnya Juruselamat kita, akan dapat menemui Setan itu dengan perkataan: “Ada tertulis.” Setan bisa mengutip perkataan Alkitab sekarang seperti yang telah ia lakukan dahulu pada hari-hari Kristus di bumi ini, dan ia akan membengkokkan ajaran-ajaran Alkitab itu untuk mempertahankan kelanjutan tipuan-tipuannya. Orang-orang yang akan berdiri pada masa bahaya ini harus memahami bagi diri mereka sendiri kesaksian dari Alkitab.   167.2

Banyak orang akan diperhadapkan dengan roh-roh setan-setan yang memainkan peran sebagai kerabat atau sahabat-sahabat kesayangan serta menyatakan ajaran-ajaran sesat yang paling berbahaya. Para pengunjung ini akan mengimbau simpati kita yang paling tulus dan akan mengerjakan mukjizat-mukjizat demi mempertahankan kepalsuan-kepalsuan mereka. Kita harus bersiap-siap untuk melawan mereka dengan kebenaran Alkitab bahwa orang mati tidak tahu apa-apa dan bahwa mereka yang tampak itu adalah roh-roh setan-setan.  167.3

Agen-agen Setan dalam rupa manusia akan ikutserta dalam konflik besar yang terakhir ini untuk melawan bangunan kerajaan Allah. Dan malaikat-malaikat surga dalam rupa manusia pun akan bertindak. Dua kelompok yang saling berhadapan ini akan terus ada hingga penutupan bab terakhir dari sejarah dunia ini.  167.4

 

 

9 Juni – Kebangkitan Yang Palsu

Pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulutNya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali. Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu. 2 Tesalonika 2:8, 9.

 

Rasul Paulus, dalam suratnya yang kedua kepada jemaat Tesalonika, memberi perhatian pada pekerjaan khusus Setan dalam spiritualisme sebagai sebuah peristiwa yang harus segera terjadi sebelum kedatangan kedua Kristus. Berbicara tentang kedatangan kedua Kristus, ia menyatakan bahwa hal itu ada “setelah pekerjaan Setan dengan segala kekuatan dan tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu.” 2 Tesalonika 2:9.  168.1

Sebelum kedatangan akhir dari penghakiman Allah atas bumi ini, akan ada di antara umat Tuhan sebuah kebangkitan dari kesalehan yang mula-mula sebagaimana belum pernah disaksikan sejak zaman para rasul dahulu. Roh dan kuasa Allah akan dicurahkan atas anak-anakNya. Pada waktu itu banyak orang akan memisahkan diri mereka sendiri dari gereja-gereja yang di dalamnya cinta bagi dunia ini telah menggantikan cinta bagi Allah dan firmanNya. Banyak orang, baik para pendeta maupun orang-orang awam, akan dengan senang hati menerima kebenaran-kebenaran besar yang Allah telah buat untuk dikabarkan pada masa ini untuk mempersiapkan sebuah umat bagi kedatangan Tuhan yang kedua. Musuh jiwa-jiwa itu berkeinginan untuk mencegah pekerjaan ini; dan sebelum waktu itu tiba sebuah pergerakan akan datang, ia akan berupaya keras mencegahnya dengan memunculkan sebuah kepalsuan. Di dalam gereja-gereja yang bisa ia bawa ke dalam kuasa penyesatannya ia akan membuat seolah-olah berkat istimewa Allah sedang dicurahkan; akan ada perwujudan dari apa yang disangka sebagai minat religius. Banyak orang akan bersukaria bahwa Allah sedang bekerja secara ajaib bagi mereka, padahal pekerjaan itu berasal dari suatu roh yang lain. Di bawah topeng religius, Setan akan berusaha memperluas pengaruhnya atas dunia Kristen.  168.2

Para pemuda dan pemudi akan ditinggikan, dan akan menganggap diri mereka sendiri sebagai orang-orang yang dikasihi secara ajaib, yang dipanggil untuk melakukan suatu pekerjaan besar. Akan ada pertobatan banyak orang, setelah suatu keteraturan yang istimewa, tetapi mereka tidak akan menghasilkan tanda ilahi. Ketidakbermoralan akan muncul, dan pemborosan, serta banyak orang akan membuat iman mereka terbenam.  168.3

 

 

 

10 Juni – Bagaimana Patung Binatang itu Berkembang

Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang yang pertama, yang luka parahnya telah sembuh. Wahyu 13:12.

 

Supaya Amerika Serikat membentuk patung binatang itu, maka kuasa religius harus sungguh-sungguh mengendalikan pemerintahan sipil yang otoritasnya atas negara juga akan dikendalikan oleh gereja demi mencapai tujuan-tujuannya sendiri……  169.1

“Patung binatang itu” melambangkan bentuk kemurtadan paham Protestan yang akan berkembang ketika gereja-gereja Protestan itu akan mengusahakan bantuan dari kekuasaan sipil demi penguatan dogma-dogma mereka…… 169.2

Manakala peribadatan hari Minggu akan dipaksakan secara hukum, dan dunia ini akan diterangi sehubungan dengan kewajiban akan Sabat yang benar, maka siapa saja yang akan melanggar perintah Allah, yaitu yang mentaati sebuah undang-undang yang tidak memiliki otoritas yang lebih tinggi selain daripada Roma, maka ia dengan sendirinya akan menghormati kepausan di atas Allah. Ia menaruh hormat kepada Roma dan pada kuasa yang menegakkan lembaga yang diatur oleh Roma. Ia menyembah binatang itu dan patungnya. Karena orang-orang ini menolak lembaga yang Allah telah nyatakan sebagai tanda otoritasNya, dan menghormati lembaga yang Roma telah tentukan menjadi tanda kekuasaannya, maka mereka dengan demikian akan menerima tanda persekutuan pada Roma—“tanda binatang itu.” Dan hal ini tidak sampai menjadi masalah setelah ia itu secara jelas disampaikan di hadapan orang-orang, dan mereka diberi pilihan antara perintah-perintah Allah dan perintah-perintah manusia, maka mereka yang terus melanggar perintah tersebut akan menerima “tanda binatang itu”……. 169.3

Dalam kemunculan masalah ini seluruh dunia Kekristenan akan terbagi menjadi dua kelompok besar—yaitu kelompok mereka yang memelihara perintah-perintah Allah dan iman akan Yesus dan kelompok mereka yang menyembah binatang itu dan patungnya serta menerima tandanya. Walaupun gereja dan negara akan menyatukan kekuatan untuk memaksa “semua orang, baik kecil maupun besar, kaya maupun miskin, merdeka atau hamba” (Wahyu 13:16), untuk menerima “tanda binatang itu”, umat Allah tidak akan menerimanya. Nabi di pulau Patmos itu menyaksikan “mereka yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya berdiri di tepi lautan kaca, pada mereka ada kecapi Allah, dan mereka menyanyikan nyanyian Musa dan nyanyian Anak Domba. Wahyu 15:2, 3.  169.4

 

 

 

11 Juni – Hukum Sabat Diberitakan dengan Lebih Penuh

Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, dan ia berseru dengan suara nyaring: “Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakimanNya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air. Wahyu 14:6, 7.

 

 

Pada saat dimulainya masa kesusahan, kita dipenuhi oleh Roh Kudus ketika kita maju dan memberitakan hukum Sabat dengan lebih penuh.   170.1

“Permulaan masa kesusahan” yang disebutkan di sini tidaklah merujuk pada waktu di mana bela-bela itu akan mulai dituangkan, namun “permulaan masa kesusahan” itu adalah sebuah periode yang singkat sebelum bela-bela tersebut dituangkan, sementara Kristus masih berada di tempat kudus. Pada waktu itu, tatkala pekerjaan penyelamatan sedang berakhir, kesusahan akan menimpa bumi ini, dan bangsa-bangsa akan marah, namun dikendalikan sehingga tidak menghambat pekerjaan malaikat ketiga. Pada waktu itulah “hujan akhir”, atau penyegaran dari hadirat Tuhan, akan dicurahkan, untuk memberi kekuatan pada seruan keras malaikat ketiga, dan mempersiapkan orang-orang kudus untuk mampu bertahan manakala tujuh bela itu dituangkan.  170.2

[Malaikat dari Wahyu Pasal 14] membawakan pesan yang harus diberitakan kepada dunia sebelum Kristus datang dalam awan-awan langit….. Lalu, mendekati waktu ini, perhatian orang-orang harus ditujukan kepada hukum Allah yang sudah diinjak-injak, yang terdapat dalam tabut perjanjian itu…….  170.3

Mereka menyadari bahwa sebagai ganti memelihara hari ketujuh, yakni hari yang dikuduskan Allah dan diperintahkan untuk dipelihara sebagai Sabat, mereka malah sedang memelihara hari pertama dari minggu. Namun mereka secara jujur ingin melakukan kehendak Allah, dan merekapun mulai menyelidiki Alkitab untuk menemukan alasan perubahan itu. Oleh karena gagal menemukan kewenangan Alkitabiah atas kebiasaan itu, maka pertanyaan pun muncul, Akankah kita menerima suatu kebenaran yang sudah menjadi tidak populer dan mematuhi hukum-hukum Allah, atau apakah kita akan terus bersama dengan dunia ini serta mematuhi hukum-hukum manusia? Dengan Alkitab yang terbuka mereka menangis dan berdoa serta membandingkan kitab yang satu dengan kitab yang lain, hingga, setelah yakin oleh kebenaran, mereka pun secara sadar menentukan sikap menjadi pemelihara hukum-hukum Allah. 170.4

 

 

12 Juni – Pekabaran Malaikat Kedua Harus Diulangi

Dan seorang malaikat lain, malaikat kedua, menyusul dia dan berkata: “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya. Wahyu 14:8.

 

Pekabaran malaikat kedua dari kitab Wahyu pasal 14 pertama kali dikotbahkan pada musim panas tahun 1844, dan ia itu selanjutnya memiliki sebuah penerapan yang lebih mengena pada gereja-gereja di Amerika Serikat, di mana amaran penghakiman telah dikabarkan secara luas dan juga telah ditolak secara sangat luas, dan di mana kemerosotan di dalam gereja-gereja itu telah menjadi sangat cepat. Tetapi pekabaran malaikat kedua tersebut tidaklah mencapai penggenapannya yang sempurna dalam tahun 1844 itu. Gereja-gereja selanjutnya mengalami suatu kejatuhan moral, sebagai konsekuensi penolakan mereka atas terang pekabaran kedatangan Kristus; akan tetapi kejatuhan tersebut belumlah lengkap. Karena mereka terus menolak kebenaran-kebenaran istimewa untuk zaman ini mereka memang telah jatuh semakin dalam dan semakin dalam lagi. Namun demikian, belum dapat dikatakan bahwa “Sudah rubuh Babel,…… karena ia telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya”. Ia masih belum membuat segala bangsa melakukan hal ini.  171.1

Allah masih mempunyai suatu umat di Babel; dan sebelum genap waktu penghakiman-penghakimanNya orang-orang beriman ini harus dipanggil keluar, agar mereka tidak terlibat dalam dosa-dosanya dan “tidak menerima malapetaka-malapetakanya.” 171.2

Ini adalah pesan yang sama yang telah diberikan oleh malaikat kedua. Sudah rubuh Babel, “karena ia telah membuat segala bangsa minum anggur hawa nafsu cabulnya.” Apakah anggur itu? – Ia itu adalah doktrin-doktrinnya yang palsu. Ia telah memberikan kepada dunia ini sebuah sabat yang palsu sebagai ganti Sabat dari hukum yang keempat, dan telah mengulangi kepalsuan yang mula-mula Setan ajarkan kepada Hawa di taman Eden—yaitu keabadian alami dari jiwa. Banyak kesalahan yang saling berkaitan yang telah disebarluaskannya, “dengan mengajarkan doktrin-doktrin dari perintah-perintah manusia.”……. 171.3

Dalam pekerjaan terakhir bagi pengamaran dunia ini, dua panggilan yang berbeda akan disampaikan kepada gereja. Pekabaran malaikat kedua adalah “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, karena ia telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya”. Dan dalam seruan keras dari pekabaran malaikat ketiga sebuah suara terdengar dari surga yang mengatakan, “Pergilah kamu, hai umatKu, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.”  171.4

 

13 Juni – Munculnya Issu Hukum Sabat Melawan Hukum Peribadatan Hari Minggu

Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: “Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murkaNya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba. Wahyu 14:9, 10.

 

Sampai saat ini, mereka yang mengajarkan kebenaran-kebenaran dari pekabaran malaikat ketiga seringkali dianggap hanya sebagai orang-orang yang membunyikan tanda bahaya. Ramalan-ramalan mereka bahwa intoleransi agama akan memegang kendali di Amerika Serikat, bahwa gereja dan negara akan bersatu menganiaya umat yang memelihara hukum-hukum Allah, telah disebut-sebut sebagai ramalan yang tidak berdasar dan konyol…… Namun karena tuntutan pemaksaan pemeliharaan hari Minggu sedang disebarluaskan, maka peristiwa yang diragukan dan tidak diyakini itu tampaknya sedang mendekati kegenapannya, dan pekabaran malaikat ketiga itu akan menghasilkan suatu pengaruh sebagaimana yang belum pernah tampak sebelumnya…… 172.1

Orang-orang yang beriman dan pendoa akan dihambat untuk menyebarluaskan dengan semangat yang suci perkataan-perkataan yang Allah berikan kepada mereka. Dosa-dosa Babel akan dibentangkan secara terbuka. Akibat-akibat yang mengerikan dari pemaksaan peribadatan-peribadatan gereja oleh otoritas sipil, serangan-serangan spiritualisme, pertumbuhan yang diam-diam namun cepat dari kuasa kepausan—semuanya ini akan diungkapkan. Oleh amaran-amaran yang serius ini orang-orang akan diarahkan…… Tatkala orang-orang itu pergi kepada para guru mereka yang dahulu dengan penyelidikan yang bersemangat, Apakah perkara-perkara ini memang demikian halnya? maka para pendeta itu akan mengajarkan dongeng-dongeng, menubuatkan hal-hal yang lembut, untuk meredakan ketakutan mereka dan mendiamkan kesadaran nurani yang bangkit. Tetapi karena banyak dari antara mereka itu merasa tidak puas dengan sekadar otoritas manusia dan menuntut suatu pernyataan yang jelas atas “Demikianlah firman Tuhan”, maka para pendeta yang populer ini, sebagaimana layaknya orang-orang Farisi di masa lalu, dengan dipenuhi amarah oleh sebab otoritas mereka dipertanyakan, akan menyatakan bahwa pekabaran itu berasal dari Setan dan akan menggerakkan orang banyak yang mencintai dosa untuk mencemooh dan menganiaya mereka yang menyebarkannya. 172.2

Ketika pertentangan ini meluas pada bidang-bidang yang baru dan pikiran orang-orang dipanggil kepada hukum Allah yang sudah diinjak-injak itu, maka Setan pun sibuk. Kuasa yang menguatkan pekabaran itu hanya akan menjengkelkan orang-orang yang menentangnya. Dinas kependetaan akan mengerahkan usaha-usaha luar biasa untuk menolak terang agar ia itu tidak menyinari domba-domba mereka. Dengan segala sarana di bawah kendali mereka, para pendeta ini akan berjuang menaklukkan diskusi atas pertanyaan-pertanyaan penting. Gereja mengajak kepada lengan kuat kuasa sipil, dan, dalam pekerjaan ini, umat kepausan dan Protestan pun bersatu. 172.3

 

14 Juni – Perlambangan dari Pekabaran-Pekabaran Tiga Malaikat

Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu. Maleakhi 4:5.

 

Untuk mempersiapkan sebuah umat agar tahan berdiri pada hari Allah itu, sebuah pekerjaan besar reformasi harus diselesaikan [oleh Pergerakan Advent]. Allah menyaksikan bahwa banyak pengikutNya tidak mempersiapkan diri untuk keabadian, dan di dalam belaskasihNya Dia mengirimkan sebuah pesan amaran untuk membangunkan mereka dari ketidaksadaran dan menuntun mereka untuk bersiap-sedia menghadapi kedatangan Tuhan. 173.1

Amaran ini dapat dilihat dalam kitab Wahyu pasal 14. Di dalam kitab ini pekabaran rangkap tiga tersebut disajikan kembali sebagaimana dikabarkan oleh para makhluk surgawi itu dan segera diikuti oleh peristiwa kedatangan Anak Manusia untuk menyabit “tuaian di bumi”.  173.2

Para malaikat dilambangkan sedang terbang di tengah-tengah langit, mengabarkan kepada dunia sebuah pesan amaran, dan pekabaran itu mempunyai keterkaitan yang langsung atas orang-orang yang hidup dalam zaman akhir sejarah bumi ini. Tak seorang pun yang mendengar suara dari malaikat-malaikat ini, sebab mereka adalah suatu lambang yang mewakili orang-orang suruhan Allah yang sedang bekerja secara harmonis dengan alam surgawi.  173.3

Pekabaran-pekabaran tiga malaikat itu harus disatukan, dengan memberikan terang rangkap tiganya kepada dunia ini. Dalam kitab Wahyu, Yohanes mengatakan, “Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya.”…. Penglihatan ini melambangkan pemberian pesan amaran yang terakhir dan yang tiga rangkap itu kepada dunia.  173.4

Kitab Wahyu pasal 18 menunjuk kepada masa, ketika, sebagai akibat dari penolakan amaran rangkap tiga dari kitab Wahyu 14:16-12 itu, gereja akan benar-benar mencapai kondisi yang telah diramalkan oleh malaikat kedua [“Sudah rubuh Babel”], dan umat Allah yang masih berada di Babel akan dipanggil keluar untuk memisahkan diri mereka dari persekutuan mereka itu. Pekabaran ini adalah pekabaran yang terakhir yang diberikan kepada dunia; dan ia itu akan menyelesaikan pekerjaannya. Ketika orang-orang yang “tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan” (2 Tesalonika 2:12), akan ditinggalkan untuk menerima tipu muslihat yang kuat dan mempercayai dusta, maka terang kebenaran itu akan bersinar atas semua orang yang hatinya terbuka menerimanya, dan semua anak Tuhan yang masih tinggal di Babel akan mengindahkan panggilan: “Pergilah kamu, hai umatKu, pergilah dari padanya.” (Wahyu 18:4).. 173.5

 

 

 

15 Juni – Konflik Bersenjata di Akhir Zaman

Beginilah firman Tuhan semesta alam: Sesungguhnya, malapetaka akan menjalar dari bangsa ke bangsa, suatu badai besar akan berkecamuk dari ujung-ujung bumi. Yeremia 25:32.

 

Kesusahan-kesusahaan yang pedih akan segera muncul di antara bangsa-bangsa—yakni kesusahan yang tidak akan berakhir hingga Yesus datang. Sebagaimana sebelumnya tidak pernah kita lakukan maka kita perlu bersama-sama saling meneguhkan, dengan melayani Dia yang telah mempersiapkan takhtaNya di surga dan yang kerajaanNya memerintah atas segala sesuatu. Allah belum meninggalkan umatNya, dan kekuatan kita ada selama kita tidak meninggalkan Dia.  174.1

Penghakiman-penghakiman Allah ada di negeri itu. Peperangan dan desas-desus tentang perang, kehancuran oleh api dan banjir, mengatakan dengan jelas bahwa masa kesukaran itu, yang akan meningkat hingga akhir zaman, sudah di depan mata. Kita jangan sampai kehilangan waktu. Dunia ini digerakkan oleh roh perang. Nubuatan dari kitab Daniel pasal 11 sudah hampir mencapai penggenapan akhir.  174.2

Perselisihan di antara bangsa-bangsa akan segera pecah dengan kekuatan yang kita tidak dapat antisipasi pada saat sekarang. Waktu sekarang adalah suatu waktu yang luar biasa bagi segala makhluk hidup. Para pejabat dan negarawan, yakni orang-orang yang menduduki posisi-posisi kepercayaan dan otoritas, orang-orang pemikir dari segala kelas sosial, sedang memperhatikan dengan seksama kejadian-kejadian yang akan timbul tentang kita. Mereka sedang mengawasi hubungan-hubungan yang tegang dan merisaukan yang timbul di antara bangsa-bangsa. Mereka mengamati kekuatan yang sedang mengambil alih setiap unsur bumi, dan mereka menyadari bahwa sesuatu yang besar dan menentukan akan segera terjadi, bahwa dunia ini sudah berada di ambang krisis yang menakjubkan.  174.3

Sebuah masa jeda  telah diberikan dengan penuh rahmat oleh Allah bagi kita. Setiap kuasa yang dipinjamkan kepada kita oleh kerajaan Surga sekarang harus digunakan dalam pekerjaan demi kepentingan mereka yang sedang binasa dalam ketidaksadaran mereka. Tidaklah seharusnya ada penundaan. Kebenaran harus dikabarkan di tempat-tempat gelap bumi ini……. Sebuah pekerjaan besar harus dilakukan, dan pekerjaan ini telah dipercayakan kepada mereka yang mengetahui kebenaran masa kini.  174.4

Dalam peristiwa-peristiwa akhir sejarah bumi ini, perang akan berkecamuk. Akan ada penyakit sampar, pes, dan kelaparan. Air dari tempat-tempat yang dalam akan meluapkan batas-batasnya. Harta dan nyawa akan dihancurkan oleh api dan banjir. Kita mestinya sedang mempersiapkan diri bagi rumah-rumah yang Kristus telah siapkan bagi orang-orang yang mengasihiNya. Ada sebuah peristirahatan dari konflik bumi ini.  174.5

 

 

16 Juni – Masa Kesusahan di Hadapan Kita

Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon. Wahyu 7:1.

 

Keempat malaikat perkasa itu masih menahan keempat angin bumi. Kehancuran yang mengerikan masih dihambat untuk datang dalam kekuatannya yang penuh. Angin-angin itu….. akan menjadi penghasutan bangsa-bangsa pada satu pertempuran yang mematikan, sementara para malaikat menahan keempat angin itu, dengan menghambat kuasa mengerikan dari Setan untuk dikerahkan dalam kemarahannya hingga hamba-hamba Allah selesai dimeteraikan pada dahi mereka.  175.1

Tanda-tanda zaman memberikan bukti bahwa penghakiman-penghakiman surga sedang dicurahkan, bahwa hari Tuhan itu sudah dekat. Suratkabar-suratkabar harian penuh dengan petunjuk-petunjuk dari suatu konflik yang keras di masa depan. Perampokan-perampokan yang nekat adalah peristiwa yang terjadi berulangkali. Aksi-aksi pemogokan sudah menjadi lazim. Pencurian dan pembunuhan terjadi di setiap tempat. Orang-orang yang dikuasai oleh roh-roh jahat mencabut nyawa sesamanya, baik laki-laki, perempuan, maupun anak-anak kecil. Semua perkara ini memberi kesaksian bahwa kedatangan Tuhan sudah dekat.  175.2

Roh Allah yang menahan segala perkara sekarang sedang ditarik dari dunia ini. Badai, taufan, prahara, bencana-bencana di laut dan di darat, datang silih berganti dengan cepatnya. Tanda-tanda yang sedang merebak di sekitar kita, yang mengatakan dekatnya waktu kedatangan Anak Allah itu, dihubungkan kepada hal yang lain daripada penyebab yang sebenarnya…… 175.3

Waktunya di depan mata manakala akan terdapat kesedihan di dunia ini yang tak dapat disembuhkan oleh obat balsem apapun buatan manusia. Bahkan sebelum kehancuran besar yang terakhir itu menimpa dunia ini, monumen-monumen yang menyanjung kehebatan manusia akan dihancurkan dalam debu. Penghakiman-penghakiman pembalasan yang berasal dari Allah akan menimpa mereka yang dalam terang besar telah terus-menerus berbuat dosa. Gedung-gedung yang mahal, yang disangka tahan api, sedang didirikan. Akan tetapi seperti Sodom binasa di dalam api pembalasan Allah, maka demikianlah halnya bangunan-bangunan yang dibanggakan itu menjadi abu. Saya telah melihat kapal-kapal yang sangat mahal bergumul dengan samudera luas, berusaha mengatasi puncak ombak-ombak besar yang marah. Tetapi dengan segala harta kekayaan dari emas dan perak milik mereka, dan dengan semua orang yang mereka angkut, mereka tenggelam ke dalam kubur air…… Namun di tengah-tengah keributan itu, dengan kekacauan yang terdapat di mana-mana, ada pekerjaan yang harus dilakukan bagi Allah di dunia ini.   175.4

 

 

17 Juni – Umat Allah Dipersalahkan Karena Berbagai Bencana

“Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! Karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.”(Why. 12:12) 

 

Bilamana umat manusia semakin jauh meninggalkan Allah, Setan diperbolehkan memiliki kuasa atas mereka yang tidak patuh itu. Dia melemparkan kehancuran di antara umat manusia. Ada  bencana di darat dan di laut. Harta dan hidup manusia dihancurkan oleh api dan banjir. Atas malapetaka ini Setan mempersalahkan orang-orang yang menolak untuk menyembah berhala yang telah didirikannya. Agen-agen Setan menuduh umat Masehi Advent Hari Ketujuh sebagai biang keladi petaka ini. Mereka mengatakan, “Orang-orang ini (Masehi Advent Hari Ketujuh) membangkang terhadap aturan. Mereka mencemarkan Hari Minggu. Seandainya mereka dipaksa  mematuhi hukum peribadatan Hari Minggu, maka penghakiman-penghakiman yang mengerikan ini akan terhenti.”   176.1

Bencana-bencana akan datang—yaitu bencana-bencana yang sangat mengerikan, yang sangat tidak diharapkan; dan akan muncul silih berganti. Jika ada perhatian terhadap amaran-amaran yang Allah berikan, dan jika gereja-gereja bertobat, kembali pada kesetiaan mereka, maka kota-kota yang lain dapat terhindar untuk sekian  lama. Namun apabila orang-orang sesat terus berada dalam kesesatan mereka, mengabaikan hukum Allah dan mempraktekkan ajaran-ajaran palsu di hadapan orang-orang, maka Allah akan membiarkan mereka menderita bencana agar mereka sadar.  176.2

Penghakiman-penghakiman akan dicurahkan sesuai kejahatan orang-orang dan terang kebenaran yang mereka miliki. Jika mereka telah memiliki kebenaran, maka hukuman yang ditimpakan kepada mereka adalah sesuai dengan terang kebenaran tersebut.  176.3

Setan menaruh hasil penafsirannya atas berbagai kejadian di dalam benak para pemimpin dan  menggerakkan  mereka untuk berfikir bahwa bencana-bencana yang memenuhi bumi adalah hasil dari pelanggaran hukum peribadatan Hari Minggu. Sebagai hasil pemikiran untuk meredakan murka Allah, orang-orang yang berpengaruh ini pun membuat undang-undang yang memaksakan pemeliharaan Hari Minggu. Mereka menganggap bahwa dengan meninggikan hari perhentian palsu ini lebih tinggi dan tinggi lagi, yaitu dengan cara memaksakan ketaatan orang pada hukum peribadatan Hari Minggu, yakni Sabat yang palsu, mereka melayani Allah. Orang yang menghormati Allah dengan memelihara Sabat yang benar dianggap tidak taat kepada Allah, padahal mereka sendirilah yang tidak taat kepada Allah, karena mereka menginjak-injak hukum Sabat yang berasal dari Taman Eden itu.  176.4

 

 

 

18 Juni – Kebijaksanaan diperlukan oleh para pemelihara Sabat

“Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Mat. 10:16

 

Manakala perbuatan orang-orang tidak bertentangan dengan hukum Allah, maka Anda dapat menyesuaikan diri pada mereka. Jika para pekerja gagal melakukan penyesuaian diri, mereka bukan saja akan menghalangi pekerjaan mereka, melainkan juga akan menempatkan batu sandungan bagi orang-orang yang mereka layani, dan dengan demikian menghambat orang-orang tersebut untuk menerima kebenaran. Pada hari Minggu ada kesempatan terbaik bagi mereka yang menjadi missionari  untuk mengadakan acara Sekolah Minggu, dan menemui orang-orang di sana dengan perilaku yang bersahaja, menceriterakan kepada mereka kasih Yesus untuk para pendosa, dan mendidik mereka dalam Alkitab….. 177.1

Pada masa sekarang pemeliharaan hari Minggu bukanlah suatu pencobaan. Tapi suatu saat nanti masanya akan tiba di mana orang-orang bukan saja dilarang untuk bekerja pada hari Minggu, tetapi juga dipaksa untuk bekerja pada hari Sabat, dan diharuskan masuk menjadi anggota pemelihara hari Minggu atau kalau tidak akan kehilangan kebebasan dan nyawa mereka. Masa pemaksaan itu belum tiba sekarang, sebab kebenaran harus dinyatakan dulu dengan lebih terang kepada orang-orang sebagai suatu kesaksian…..  177.2

Terang yang diperlihatkan kepada saya adalah bahwa hamba-hamba Allah harus bekerja secara diam-diam, mengajarkan kebenaran-kebenaran yang agung dan berharga dari Alkitab—Kristus telah disalibkan. Cinta dan  pengorbananNya yang tiada berkesudahan—menunjukkan bahwa alasan mengapa Kristus wafat adalah karena hukum Allah tidak dapat diubah, tak dapat diganti, sifatnya abadi. Hukum Sabat harus diajarkan dalam cara yang sedemikian rupa, namun berhati-hatilah dalam menghadapi pemuja hari Minggu. Sebuah kata untuk orang bijaksana adalah cukup….. 177.3

Menahan diri dari pekerjaan pada hari Minggu bukan berarti menerima tanda binatang itu; dan bilamana hal ini akan memajukan kepentingan pekerjaan pelayanan, maka haruslah dilakukan. Kita tidak perlu pergi keluar untuk melakukan pekerjaan kita sendiri pada hari Minggu….. 177.4

Bilamana orang-orang yang dilayani itu telah memahami terang atas hukum Sabat dan berpihak pada kebenaran akan hari suci milik Allah, maka kesulitan-kesulitan akan muncul bagi mereka; sebab berbagai upaya akan ditujukan untuk menentang mereka sehingga memaksa baik pria maupun wanita untuk tetap melanggar hukum Allah. Dalam keadaan ini mereka harus berdiri teguh, agar jangan sampai mereka melanggar hukum Allah; dan jika pertentangan dan penganiayaan semakin meningkat, biarlah mereka memegang teguh sabda Kristus: “Bila mereka menganiaya kamu di kota ini, pergilah ke kota yang lain.” [Matius 10:23].  177.5

 

 

 

19 Juni – Pekerjaan Misionari Hari Minggu

Beritakanlah  firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. 2 Timotius 4:2

 

Menentang hukum peribadatan hari Minggu hanya akan menyebabkan orang-orang religius fanatik semakin keras dalam memberikan penganiayaan. Namun demikian janganlah memberi kesempatan bagi mereka untuk menyebut Anda sebagai pelanggar hukum. Jika mereka dibiarkan mengekang orang-orang yang tidak takut baik kepada Allah maupun manusia, maka pengekangan itu akan segera kehilangan kebaruannya bagi mereka, dan mereka akan mengerti bahwa tidaklah konsisten ataupun cocok bagi mereka untuk menjadi kaku dalam hal pemeliharaan hari Minggu.     Tetaplah jalankan pelayanan misionari Anda, dengan Alkitab di tangan Anda, maka musuh akan mengerti bahwa ia hanya memperburuk masalah yang dibuatnya. Seseorang tak akan menerima tanda binatang itu karena dia menunjukkan bahwa dia menyadari kebijaksanaan akan penjagaan perdamaian dengan penarikan diri dari pekerjaan yang menimbulkan pelanggaran, sementara pada saat yang bersamaan melakukan pekerjaan yang sangat penting.  178.1

Bilamana kita mengabdikan hari Minggu untuk pekerjaan misionari, maka cambuk akan diambil dari tangan orang-orang fanatik yang semena-mena dan senang menghina Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh ……   178.2

Hari Minggu dapat digunakan untuk menjalankan berbagai pekerjaan yang akan menyumbangkan banyak manfaat bagi kepentingan Tuhan. Sepanjang hari dapat diisi dengan pertemuan-pertemuan di alam terbuka dan pondok-pondok. Pelayanan dari rumah ke rumah dapat pula dilakukan. Mereka yang bisa menulis dapat mempersembahkan hari Minggu ini untuk menuliskan artikel-artikel rohani. Kapan saja sejauh memungkinkan selama hari Minggu, biarlah pelayanan-pelayanan rohani dilaksanakan. Buatlah pertemuan-pertemuan ini sangat menarik perhatian. Nyanyikanlah lagu-lagu kebangkitan rohani yang murni, dan berbicaralah dengan kuasa dan keyakinan akan kasih Juruselamat. Berbicaralah berdasarkan pengendalian diri dan pengalaman  rohani yang benar. Dengan demikian, Anda akan belajar lebih banyak lagi tentang bagaimana melayani, dan akan mencapai banyak jiwa…….  178.3

Hukum yang memerintahkan pemeliharaan hari pertama dalam minggu adalah hasil dari sebuah kemurtadan Kekristenan. Hukum ini bersumber dari Kepausan dan telah ditinggikan oleh dunia Kristen di atas hari perhentian suci milik Allah. Tak ada alasan bagi umat Allah untuk menghormati hukum tersebut.  Namun saya berharap agar mereka mengerti bahwa mereka tidak melakukan kehendak Allah dengan cara menantang pihak lawan bilamana Allah ingin agar mereka menghindarinya.  178.4

Pemandangan-pemandangan indah terbentang di hadapan kita; dan pada saat ini sebuah kesaksian hidup dilahirkan dalam kehidupan umat Allah, sehingga dunia dapat melihat bahwa pada zaman ini, di mana kejahatan memerintah di mana-mana, masih ada sekelompok orang yang menaklukkan nafsu-nafsu mereka dan  menjalankan kehendak Allah—sekelompok orang yang di dalam hati dan kehidupan setiap anggotanya tertulis hukum Allah.  178.5

 

 

20 Juni – Hukum Allah dinyatakan tidak berlaku di Amerika

TUHAN, sudah tiba saatnya Engkau bertindak, sebab orang-orang melanggar hukum-Mu.  Mzm. 119:126

 

Waktunya akan tiba bilamana hukum Allah, dalam keadaan khusus, dinyatakan tidak berlaku di negeri kita (Amerika Serikat). Para pembuat undang-undang bangsa kita, melalui pembuatan undang-undang di lembaga legislatif, akan memaksakan hukum peribadatan hari Minggu, dan dengan demikian umat Allah akan dibawa ke dalam bahaya besar. Ketika bangsa kita, melalui dewan-dewan legislatifnya, akan membuat hukum-hukum untuk mengekang hati nurani orang-orang sehubungan dengan hak-hak religiusnya, dengan memaksakan pemeliharaan hari Minggu, dan  dengan membawa kekuatan penindas untuk memberantas mereka yang memelihara Sabat Hari Ketujuh, maka hukum yang dikehendaki Allah ini dinyatakan tidak berlaku dalam segala maksud dan tujuannya di negara kita.  179.1

Ketika negeri ini (Amerika Serikat) disediakan oleh Tuhan sebagai tempat perlindungan  bagi umatNya, sehingga mereka dapat beribadah kepadaNya seturut perintah-perintah hati nurani mereka, negeri di mana selama bertahun-tahun perisai perlindungan yang Mahakuasa disebarluaskan,  negeri yang Allah kasihi dengan menjadikannya sebagai tempat penyimpanan agama murni dari Kristus—ketika negeri ini melalui para legislatornya akan  menyangkal prinsip-prinsip Protestantisme, dan memberikan dukungan pada kemurtadan Roma dalam menginjak hukum Allah—maka pada saat itulah pekerjaan akhir si manusia durhaka itu akan terungkap. Kaum Protestan akan meletakkan seluruh pengaruh dan kekuatan mereka di kaki Kepausan; dengan undang-undang nasional yang memaksakan hari Sabat palsu, mereka akan memberi angin segar dan kekuasaan bagi iman yang korup dari Katolik Roma, membangkitkan kembali tirani dan penindasannya atas hati hurani. Maka saat itu waktunya akan tiba bagi Allah bekerja dalam kuasaNya yang besar untuk mempertahankan kebenaranNya.  179.2

Nabi itu mengatakan: “Aku tampak malaikat lain turun dari surga, mempunyai kuasa yang besar; dan bumi diterangi oleh kemuliaannya. Dan ia berseru dengan suara yang keras, mengatakan, sudah rubuh Babel besar itu, sudah rubuh….. Dan aku mendengar suara lain dari surga, mengatakan, Keluarlah dari padanya, hai umatKu, agar kamu jangan mengambil bagian atas dosa-dosanya, dan agar kamu jangan mengambil bagian atas  malapetakanya. Sebab dosa-dosanya sudah menumpuk sampai ke langit, dan Allah mengingat kejahatannya.” Kapankah dosa-dosanya mencapai langit? Yaitu ketika hukum Allah pada akhirnya dinyatakan tidak berlaku oleh undang-undang. Kemudian kehebatan umat Allah menjadi kesempatanNya untuk menunjukkan pemerintahan surga dan bumi. Begitu kuasa Setan mengendalikan berbagai unsur dari bumi ini, maka Allah akan mengirimkan terang dan kuasa pada umatNya, sehingga pesan kebenaran dapat dinyatakan ke seluruh dunia.  179.3

 

 

21 Juni – Pertanda untuk Meninggalkan Kota-Kota Besar

Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel—para pembaca hendaklah memperhatikannya—maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan. Mat. 24:15, 16.

 

Waktunya akan segera tiba ketika kita terpaksa mencari perlindungan di tempat-tempat terpencil dan sunyi seperti murid-murid perdana dahulu. Sebagaimana pengepungan Yerusalem oleh para tentara Romawi ketika itu menjadi tanda bagi umat Kristen Yudea untuk melarikan diri, begitu pula penggunaan kekuasaan dalam pemaksaan Sabat Kepausan di negara kita (Amerika Serikat) akan  menjadi amaran bagi kita. Maka pada waktu  itu kita akan meninggalkan kota-kota besar, persiapan untuk meninggalkan kota-kota kecil untuk menempati rumah-rumah sunyi di tempat-tempat yang terpencil di antara gunung-gunung.  180.1

Selama bertahun-tahun saya telah menerima terang istimewa bahwa kita tidak boleh memusatkan pekerjaan kita di kota-kota. Kebisingan dan  kekacauan  yang melingkupi kota-kota ini, keadaan-keadaan yang diakibatkan oleh serikat-serikat pekerja dan pemogokan-pemogokannya, akan menyebabkan hambatan besar bagi pekerjaan kita.  Orang-orang mencari dan mengajak  yang lain dari perusahaan-perusahaan dagang yang berbeda untuk bergabung di bawah penindasan dalam serikat-serikat tertentu. Ini bukanlah rencana Allah, tetapi rencana dari suatu kekuasaan yang bagi kita tidaklah bijaksana untuk memeluknya. Sabda Allah sedang menggenapi nubuatannya; orang-orang jahat mengikat diri mereka dalam berkas-berkas yang siap untuk dibakar.   180.2

Serikat-serikat dagang dan persekutuan-persekutuan dunia ini adalah suatu perangkap. Menghindarlah dan menjauhlah dari semuanya itu, Saudara-saudara. Jangan berurusan dengan mereka. Oleh karena serikat-serikat dan persekutuan-persekutuan ini, lembaga-lembaga milik kita akan segera kesulitan menyelenggarakan pekerjaan mereka di berbagai kota…..  Didiklah umat kita untuk meninggalkan kota-kota menuju desa, di mana mereka dapat memperoleh sebidang tanah dan membuat sebuah rumah bagi mereka sendiri dan anak-anaknya….   180.3

Tak lama lagi akan ada percekcokan dan kekacauan di berbagai kota, sehingga orang-orang yang mau meninggalkannya tidak akan bisa berangkat.  180.4

Janganlah kita menempatkan diri kita di mana kita akan dipaksa berhubungan akrab dengan orang-orang yang tidak menghormati Allah…. Sebuah krisis akan segera berlangsung sehubungan dengan datangnya hukum pemeliharaan hari Minggu….  180.5

Perayaan  ibadah hari Minggu menguatkan posisinya dengan tuntutan-tuntutan yang palsu, dan ini berarti akan adanya penindasan bagi mereka yang tetap teguh memelihara Sabat hari Tuhan…. 180.6

Jika dalam pemeliharaan Allah kita bisa memastikan tempat-tempat yang jauh dari kota-kota, maka Tuhan mengharuskan kita melakukan demikian. Waktu-waktu kesusahan sudah di hadapan kita.  180.7

 

22 Juni – Makanan dan Tanah pada Hari-Hari Terakhir

Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.  Matius 6:34.

 

Tuhan telah memperlihatkan khayal kepadaku, secara berulangkali, bahwa adalah bertentangan dengan Alkitab bila kita membuat persiapan apa saja untuk kebutuhan-kebutuhan sesaat pada masa kesusahan nanti. Aku tampak bahwa jika orang-orang kudus memiliki makanan yang mereka siapkan di tangan mereka, atau di kebun-kebun, pada masa kesusahan di mana pedang, kelaparan, dan wabah penyakit berjangkit di negeri itu, maka semua makanan itu akan dirampas dari mereka dan orang-orang asinglah yang akan memanen kebun-kebun mereka itu. Maka waktu itulah bagi kita untuk sepenuhnya bergantung kepada Allah, dan Ia akan mempertahankan kehidupan kita. Aku tampak bahwa roti dan air kita akan terjamin pada waktunya, dan kita takkan kekurangan atau menderita kelaparan. Tuhan telah memperlihatkan kepadaku bahwa sebagian anak-anakNya akan merasa panik ketika mengetahui harga-harga makanan mengalami kenaikan, dan mereka akan membeli makanan untuk persiapan masa kesusahan itu. Lalu ketika dibutuhkan, aku tampak mereka mengambil makanan itu, namun makanan itu dikerumuni banyak ulat dan makhluk-makhluk hidup sehingga tidak aman untuk dikonsumsi.  181.1

Rumah-rumah dan tanah tak akan berguna bagi orang-orang kudus pada masa kesusahan itu, sebab mereka akan harus melarikan diri sebelum pengepungan oleh orang-orang jahat, dan pada masa itu segala harta kepunyaan mereka tidak akan dapat lagi digunakan untuk memajukan pekabaran kebenaran sekarang……  181.2

Aku tampak bahwa jika orang-orang mempertahankan harta mereka dan  bukannya mencari Tuhan sebagai kewajiban mereka, maka Tuhan tidak akan memberitahukan kewajiban itu, dan mereka akan dibiarkan merangkul hak milik mereka, namun pada masa kesusahan itu akan terjadi bahwa segala harta tersebut akan menimpa mereka dan mereka akan berusaha melepaskan harta itu tetapi tidak bisa…… Akan tetapi jika mereka memiliki keinginan untuk diajar oleh Tuhan, maka Tuhan akan mengajar mereka, pada saatnya, kapan untuk menjual dan berapa banyak yang harus dijual…….. 181.3

Di akhir konflik besar dari pertentangan dengan Setan semua orang yang setia kepada Allah akan melihat segala yang dibangun kekuatan dunia ini dipatahkan. Oleh karena mereka menolak melanggar hukum Allah untuk taat pada kuasa dunia, maka mereka akan dilarang  membeli dan menjual. Akhirnya akan diundangkan bahwa mereka harus dihukum mati….. Tetapi kepada orang-orang yang patuh ini telah diberikan janji, ”dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu; rotinya disediakan air minumnya terjamin.”  Yesaya 33:16. Oleh janji ini, anak-anak Allah akan tetap hidup.  181.4

 

 

23 Juni – Serikat-Serikat Pekerja dan Gabungan-Gabungan Perusahaan

Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi. Yakobus 5:7.

 

Persekutuan-persekutuan dagang akan menjadi salah satu dari agen-agen yang membawa masa kesusahan di bumi ini seperti yang belum pernah terjadi sejak dunia dijadikan. 182.1

Di semua kota-kota besar kita akan terbentuk banyak persekutuan dan serikat. Manusia akan memerintah atas manusia dan menuntut banyak hal dari mereka. Kehidupan orang-orang yang menolak serikat-serikat ini akan berada dalam bahaya.  182.2

Pekerjaan umat Allah adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi peristiwa-peristiwa  masa depan, yang akan segera mendatangi mereka secara membabi buta. Di dunia ini monopoli-monopoli raksasa akan dibentuk.  Orang-orang akan mempersatukan diri mereka dalam serikat-serikat yang akan menyelubungi mereka dalam kungkungan musuh. Beberapa orang akan bergabung untuk mengendalikan semua sarana yang diperlukan dalam bidang-bidang tertentu dari bisnis. Persekutuan-persekutuan dagang akan dibentuk dan orang-orang yang menolak untuk bergabung dengan persekutuan-persekutuan ini akan disingkirkan…..  182.3

Serikat-serikat dan persekutuan-persektuan ini adalah salah satu tanda-tanda akhir zaman. Orang-orang yang tergabung di dalamnya akan mendapat hukuman. Mereka mungkin saja angggota-anggota gereja, tetapi selama mereka tergabung dalam serikat-serikat ini, mereka tidak mungkin memelihara hukum-hukum Allah; sebab dengan bergabung ke dalam keanggotaan serikat-serikat ini berarti mengabaikan Sepuluh Hukum Allah.  182.4

“Engkau harus mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dan dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap kekuatanmu, dan dengan segenap budimu; dan tetanggamu seperti dirimu sendiri.”….. Bagaimana mereka dapat mematuhi perintah ini sementara mereka bersekutu untuk merampok orang-orang miskin dari hasil keuntungan yang mereka peroleh, menghindarkan orang-orang miskin itu dari membeli atau menjual, kecuali dalam keadaan-keadaan tertentu.  182.5

Orang-orang yang menyatakan dirinya sebagai anak-anak Allah tidak mempunyai alasan apapun untuk menggabungkan diri mereka ke dalam serikat-serikat pekerja. Tuhan melarangnya.   Tak dapatkah mereka yang mempelajari nubuatan melihat dan mengerti apa yang terbentang di hadapan kita?  182.6

Issu-issu penting akan segera digenapi, dan kita berharap disembunyikan dalam celah batu karang, sehingga kita boleh melihat Jesus,  dan dipercepat oleh Roh KudusNya. Tak sedetik waktu kita boleh lewatkan, tak sedetik pun.  182.7

 

24 Juni – Larangan Membeli atau Menjual

Dan tidak seorang pun  yang dapat membeli atau menjual selain daripada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Wahyu 13:17.

 

Waktunya  akan tiba manakala kita tak bisa lagi menjual dengan harga berapa pun. Undang-undang itu akan segera dibuat untuk melarang orang membeli atau menjual kecuali ia memiliki tanda binatang itu. 183.1

Dalam konflik besar yang terakhir dari pertentangan dengan Setan, mereka yang setia kepada Allah akan melihat setiap hal yang didukung oleh dunia ini binasa. Namun karena mereka menolak untuk melanggar hukum Allah sebagai ganti mematuhi kuasa-kuasa dunia, mereka akan dilarang untuk membeli atau menjual.  183.2

Kekuatan-kekuatan religius yang disatukan ke surga melalui pengakuan, dan mengklaim memiliki tabiat seekor domba, akan memperlihatkan melalui tindak-tanduk mereka bahwa mereka sebenarnya memiliki hati seekor naga yang dihasut dan dikendalikan oleh Setan. Waktunya segera datang manakala umat Allah akan merasakan penganiayaan karena mereka mempertahankan kesucian Sabat hari ketujuh. 183.3

Akan tiba waktunya manakala para pemelihara hukum tak bisa membeli atau menjual. Segeralah menggali talenta-talentamu yang tersembunyi. Jika Allah mempercayakan kepadamu uang, tunjukkan bahwa dirimu dapat dipercaya kepada orang yang percaya padamu, bukalah serbetmu dan kirimlah talenta-talentamu kepada para penukar uang, sehingga ketika Kristus datang, Dia dapat menerima milikNya beserta bunganya. Dalam kegentingan terakhir, sebelum pekerjaan ini ditutup, ribuan talenta akan ditaruh dengan penuh kegembiraan di atas altar.  Laki-laki dan perempuan akan merasakannya sebagai kehormatan yang terberkati bila mereka membagi milik mereka dalam pekerjaan mempersiapkan jiwa-jiwa untuk bertahan kelak pada hari yang besar milik Allah itu, dan mereka akan siap-sedia memberikan ratusan dollar sekarang juga. Jika kasih Kristus membakar di dalam hati umat yang diakuiNya dahulu, maka kita akan melihat roh yang sama diwujudkan pada hari ini. Jika mereka menyadari betapa dekatnya akhir dari semua pekerjaan penebusan jiwa-jiwa, maka mereka akan mengorbankan semua harta milik mereka secara bebas seperti jemaat perdana dahulu. Mereka akan bekerja demi kemajuan kehendak Allah secara sungguh-sungguh sebagaimana anak-anak dunia ini bekerja untuk mencapai kekayaan. Kebijaksanaan dan keahlian akan dikerahkan, dan pekerjaan yang sungguh-sungguh dan tidak egois dijalankan untuk memperoleh sarana-sarana, bukan untuk menimbun, tetapi mencurahkan ke dalam harta perbendaharaan milik Allah.  183.4

 

 

 

25 Juni – Melayani Kota-Kota dari Tempat-Tempat Terpencil

Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.  2 Korintus 6:17.

 

Sebagai umat pemelihara perintah Allah, kita harus meninggalkan kota-kota. Sebagaimana yang telah diperbuat Henokh, kita harus bekerja di kota-kota tetapi tidak berdiam di dalamnya. 184.1

Lembaga-lembaga kita sebaiknya ditempatkan sejauh mungkin dari kota-kota….  Bukanlah kehendak Allah bahwa umatNya harus bermukim di kota-kota, di mana terdapat kebisingan dan kekacauan yang terus menerus. Anak-anak mereka mesti dihindarkan dari ini; sebab seluruh sistem lingkungan perkotaan mengalami kemerosotan moral oleh ketergesa-gesaan, kesibukan, dan hiruk-pikuk.  Tuhan menginginkan umatNya berpindah ke desa, di mana mereka dapat bermukim di atas sebidang tanah, menanam buah-buahan dan sayur-sayuran bagi mereka sendiri, dan mendidik anak-anak mereka dengan hubungan yang langsung dengan pekerjaan-pekerjaan Allah di alam ini.  Saya berpesan agar Anda membawa keluarga Anda menjauh dari kota-kota.  184.2

Kebenaran harus disampaikan, terserah apakah orang mau mendengar atau menahan diri dari padanya. Kota-kota adalah penuh dengan pencobaan. Kita harus merencanakan pekerjaan pelayanan kita sedemikian rupa sehingga dapat menjaga generasi muda kita terhindar sejauh mungkin dari kecemaran kota.   184.3

Kota-kota haruslah dilayani dari tempat-tempat terpencil. Utusan Allah mengatakan,”Apakah kota-kota tidak akan diberi amaran? Ya; bukan dengan bermukimnya umat Allah di dalamnya, melainkan dengan mengunjungi mereka, untuk mengamarkan mereka akan apa yang akan terjadi atas bumi ini.”  184.4

Manakala kedurhakaan merajalela di dalam suatu bangsa, selalu ada terdengar suatu seruan yang menyuarakan peringatan dan perintah, seperti suara Lot yang terdengar di kota Sodom.   Meskipun demikian Lot dapat menyelamatkan keluarganya dari banyak kejahatan yang tidak pernah dibuatnya selama ia tinggal di  kota yang jahat dan tercemar itu. Semua yang telah diperbuat oleh Lot dan keluarganya di Sodom dapat dilakukan oleh mereka bahkan jika mereka tinggal di sebuah tempat yang jauh dari kota. Henokh berjalan bersama Allah, dan meskipun demikian ia tidak tinggal di kota manapun yang tercemar dengan segala jenis kekerasan dan kejahatan, sebagaimana yang Lot alami di Sodom.   184.5

Dia tidak membangun tempat tinggalnya bersama orang-orang jahat….. Dia tempatkan dirinya dan keluarganya di dalam lingkungan yang suasananya semurni mungkin. Kemudian sewaktu-waktu ia pergi menemui para penduduk dunia ini untuk menyampaikan pesan yang diberikan Allah padanya…..  Setelah mengabarkan pesan itu, dia selalu kembali ke tempat tinggalnya membawa sejumlah orang yang menerima amarannya.  184.6

 

 

 

26 Juni – Penyembuhan Penyakit

Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.  Matius 10:7, 8.

 

Masa-masa yang penuh bahaya terbentang di hadapan kita. Seluruh dunia akan terlibat dalam kebingungan dan kesusahan, berbagai macam penyakit akan menyerang umat manusia, dan pengabaian atas hukum kesehatan akan menyebabkan penderitaan besar dan hilangnya banyak nyawa yang mungkin dapat diselamatkan….. 185.1

Begitu penyerangan agama menumbangkan kebebasan bangsa kita (Amerika Serikat), orang-orang yang berpihak pada kebebasan hati nurani akan ditempatkan pada posisi-posisi yang tidak menguntungkan. Demi kepentingan mereka sendiri, bilamana mempunyai kesempatan, sebaiknya mereka menjadi cerdas dalam berurusan dengan penyakit, penyebabnya, pencegahan, dan perawatannya. Dan orang-orang yang melakukan hal ini akan menemukan lapangan pekerjaan di mana saja. Sebab akan banyak orang yang sakit yang membutuhkan pertolongan, bukan hanya di antara saudara-saudara seiman, tapi juga lebih banyak lagi di antara mereka yang tidak mengenal kebenaran.  185.2

Pekerjaan medis yang dihubungkan dengan pekabaran malaikat ketiga adalah untuk meraih hasil-hasil yang luar biasa. Ini akan menjadi pelayanan yang menguduskan dan  mempersatukan, sejalan dengan pekerjaan pelayanan sebagaimana diperintahkan Kepala Gereja untuk dilakukan para muridNya dahulu.   185.3

Di hadapan para muridNya yang berkumpul, Kristus memberikan tugas perutusan bagi mereka:….” Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. “Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba-domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.”  Matius 10:7, 8, 16.  185.4

Adalah baik bagi kita membaca bab ini dan membiarkan instruksinya mempersiapkan kita untuk pekerjaan-pekerjaan pelayanan kita. Para murid yang pertama dahulu telah berkeliling demi kepentingan Kristus di bawah perutusanNya. RohNya telah mempersiapkan jalan di hadapan mereka. Mereka dituntun untuk merasakan bahwa dengan kabar baik yang diberikan dan berbagai berkat untuk dibagikan, mereka akan menerima sambutan baik di rumah-rumah orang.  185.5

Allah menjangkau hati manusia melalui penyembuhan penyakit. Benih kebenaran ditaburkan ke dalam pikiran dan disirami oleh Allah. Banyak kesabaran mungkin dituntut sebelum benih-benih itu menunjukkan tanda-tanda kehidupan, tapi akhirnya ia akan mekar, dan menghasilkan buah-buah untuk kehidupan abadi. 185.6

Betapa lambannya manusia memahami persiapan yang dimiliki Allah untuk hari kekuasaanNya!  185.7

 

 

27 Juni  – Hukum Peribadatan Hari Minggu Dituntut

Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku. Matius 24:9.

 

Ketika pergerakan untuk menekankan pemeliharaan Hari Minggu semakin gencar dilakukan, maka Hukum Peribadatan Hari Minggu itu akan semakin dituntut demi menentang para pemelihara Sepuluh Hukum Allah. Mereka akan diancam dengan hukuman denda dan penjara, dan sebagian orang akan ditawari dengan posisi-posisi yang berpengaruh dan sebagian lagi dengan hadiah-hadiah serta berbagai keuntungan, sebagai bujuk-rayu untuk melepaskan iman mereka. Tetapi jawaban  yang mantap dari mereka adalah: “Tunjukkanlah pada kami firman Allah yang memperlihatkan kesalahan kami”…… Orang-orang beriman yang dituduh di pengadilan menyatakan bukti yang kuat akan kebenaran, sehingga sebagian orang yang mendengar pembuktian  mereka menjadi terpengaruh untuk mengikuti semua perintah Allah. Demikianlah terang dibawakan ke hadapan ribuan orang yang belum mengetahui apa-apa tentang kebenaran ini.   186.1

Kepatuhan yang didasarkan pada hati nurani untuk mengikuti firman Allah akan dianggap sebagai pemberontakan. Dalam kebutaannya oleh pengaruh Setan, orangtua akan melancarkan kekerasan dan kebengisan pada anaknya yang percaya; majikan laki-laki atau perempuan akan menindas karyawannya yang memelihara hukum Allah. Kasih sayang akan hilang; anak-anak akan dicabut hak warisnya dan diusir dari rumah. Ucapan rasul Paulus akan menemukan kegenapannya: “Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya.” 2 Timotius 3:12. Sebagaimana para pembela kebenaran menolak untuk menghormati hari Minggu sebagai sabat, sebagian dari mereka akan dijebloskan ke penjara, sebagian lagi akan dikucilkan, dan sebagian akan diperlakukan sebagai budak…..  186.2

Dalam masa penganiayaan tersebut iman hamba-hamba Tuhan akan dicoba. Mereka dengan penuh iman telah memberikan amaran, mencari Allah dan sabdaNya saja. Roh Allah, bekerja dalam hati mereka, telah membuat mereka berani berbicara….. Meskipun demikian ketika badai penentangan  dan pencelaan  menerpa hamba-hamba Tuhan ini, sebagian dari mereka, dengan penuh kekuatiran, akan menyerukan: “Jika kita telah meramalkan akibat-akibat dari perkataan kita sebelumnya, maka tentunya kita telah menemukan kedamaian kita.” Mereka dikepung oleh berbagai kesukaran. Setan menyerbu mereka dengan cobaan-cobaan yang ganas. Pekerjaan yang telah mereka jalani kelihatannya masih terlalu jauh dari kemampuan mereka untuk diselesaikan. Mereka terancam oleh kehancuran. Semangat yang menggerakkan mereka telah lenyap; namun mereka tak dapat lagi berpaling ke manapun. Lalu, dengan perasaan tanpa pertolongan, mereka segera memohon kekuatan kepada Allah yang Mahakuasa.  186.3

 

 

28 Juni  – Protestantisme Bersatu dengan Kepausan

Dan kesepuluh tanduk yang telah kau lihat itu adalah sepuluh raja, yang belum mulai memerintah, tetapi satu jam lamanya mereka akan menerima kuasa sebagai raja, bersama-sama dengan binatang itu. Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka mereka berikan kepada binatang itu. Wahyu 17:12, 13.

 

Semakin kita mendekati krisis yang terakhir, adalah momen yang penting bahwa keharmonisan dan persatuan tercipta di antara sarana-sarana milik Tuhan. Saat ini dunia masih diributi dengan badai dan perang dan lain sebagainya. Namun di bawah satu pemimpin—kuasa Kepausan—orang-orang akan bersatu menantang Allah yang bersemayam di dalam diri para saksiNya.   187.1

Apa yang menyebabkan penyerahan kerajaan itu pada kuasanya? Protestantisme, suatu kekuasaan yang, sementara mengaku dirinya memiliki tabiat dan roh anak domba serta bersekutu dengan Surga, berbicara dengan suara ular naga. Penyerahan kerajaan ini digerakkan oleh kuasa yang bergerak dari bawah.   187.2

“Semuanya ini mempunyai satu maksud.” Akan ada sebuah persatuan sedunia, satu keharmonisan besar, sebuah persekutuan dari kekuatan-kekuatan Setan. “Dan mereka akan menyerahkan kekuasaan mereka kepada binatang itu.” Demikianlah terwujud kuasa peradilan yang satu dan sama, yaitu kuasa penindas yang menentang kebebasan beragama, kebebasan untuk menyembah Allah berdasarkan perintah-perintah hati nurani, sebagaimana yang pernah dimanifestasikan oleh Kepausan, ketika di masa lalu menganiaya orang-orang yang berani menolak pemaksaan ritus-ritus penyembahan dan perayaan-perayaan Romawi.  187.3

Dalam peperangan di akhir zaman nanti  akan bersekutu  semua kekuatan korup yang telah murtad dari ketaatan akan hukum Allah untuk menentang umat Allah. Dalam peperangan ini, Sabat hukum keempat akan menjadi issu utama; sebab dalam hukum Sabat ini Sang Pemberi Hukum mengidentifikasi diriNya sendiri sebagai Pencipta langit dan bumi.  187.4

Melalui dua kesalahan fatal, yaitu keabadian jiwa dan Minggu hari kesucian, Setan akan menggiring umat manusia ke dalam penyesatan-penyesatannya. Kesalahan yang pertama berdasar pada spiritualisme dan kesalahan yang kedua menciptakan simpati dengan Roma.  Orang-orang Protestan Amerika Serikat akan menjadi yang pertama mengulurkan tangan untuk merangkul spiritualisme; mereka pun akan melewati jurang yang dalam untuk berjabat tangan dengan kekuasaan Roma; dan di bawah pengaruh dari bersatunya ketiga hal tersebut negara ini (Amerika Serikat) akan mengikuti jejak Roma menghempaskan hak-hak akan kebebasan hati nurani.  187.5

 

29 Juni – Dua Kelas Orang Kristen

Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.   Wahyu 13:3.

 

Amerika Serikat tidak akan sendirian berbakti pada Kepausan. Pengaruh Roma di berbagai negara yang dulu mengakui kekuasaannya, sampai saat ini masih tetap ada.

Dalam pertentangan yang terakhir nanti hukum penyucian hari Sabat akan menjadi isu utama kontroversi di seluruh dunia Kekristenan. Para pejabat pemerintahan dunia dan para pemimpin religius akan bersatu untuk menegakkan penyucian hari Minggu; dan karena upaya-upaya yang lembut tidak berhasil, maka aturan-aturan yang sangat memaksa akan diberlakukan. Akan ada desakan untuk tidak mentolerir sejumlah orang yang membangkang pada lembaga gereja dan hukum negara….. Seperti Romanisme di masa lalu, demikian pula Protestantisme di  akhir zaman ini, akan memaksakan kekerasan yang sama kepada mereka yang menghormati aturan-aturan ilahi.

Yang disebut sebagai dunia Kristen akan menjadi panggung sandiwara perbuatan-perbuatan yang hebat dan menyesatkan. Orang-orang yang menduduki jabatan akan memberlakukan aturan-aturan yang mengendalikan hati nurani, setelah mendapat contoh dari Kepausan. Babil akan membuat semua bangsa meminum anggur dari murka percabulannya. Setiap bangsa akan dilibatkan.

Amaran dari malaikat yang ketiga (Wahyu 14)…… dilambangkan dalam nubuatan sebagai yang dinyatakan dengan seruan keras oleh seorang malaikat yang terbang di tengah-tengah langit; dan ia akan mengeluarkan perintah untuk diperhatikan dunia.

Dalam issu yang dipertentangkan itu seluruh Kekristenan akan terbagi dalam dua kelas—yakni mereka yang tetap memegang perintah-perintah Allah dan iman akan Yesus pada satu kelas, dan mereka yang menyembah binatang itu dan patungnya serta menerima tandanya pada kelas yang lain. Walaupun gereja dan negara akan menyatukan kekuatan mereka untuk memaksa “semua orang, baik kecil maupun besar, kaya ataupun miskin, merdeka atau budak” (Wahyu 13:16), menerima “tanda binatang itu”, namun umat Allah tidak akan menerimanya. Nabi yang di Patmos itu melihat “mereka yang mengalahkan binatang itu, patungnya, serta bilangan namanya, berdiri di atas lautan kaca, membunyikan kecapi Allah dan menyanyikan  nyanyian Musa dan Anak Domba. Wahyu 15:2,3.

 

30 Juni  – Kebingungan akan Banyaknya Seruan

Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata,”Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.” Wahyu 18:4.

 

Dalam pekerjaan terakhir untuk mengamarkan dunia ini, dua panggilan yang berbeda ditujukan kepada gereja-gereja. Pesan malaikat kedua adalah, “Babil sudah rubuh, sudah rubuh, kota besar itu, karena dia menyebabkan semua bangsa meminum murka dari percabulannya.” Dan dalam seruan keras dari malaikat yang ketiga, sebuah seruan terdengar dari surga mengatakan, “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.”

Sebagaimana Allah memanggil anak-anak Israel keluar dari Mesir, agar mereka dapat memelihara hukum SabatNya, demikianlah Ia memanggil umatNya keluar dari Babil, sehingga mereka tidak jatuh ke dalam penyembahan binatang itu dan patungnya……

Setelah kebenaran itu dinyatakan sebagai kesaksian ke hadapan segala bangsa, setiap kuasa setan akan mulai bekerja, dan pikiran-pikiran orang akan dikacaukan dengan banyaknya suara yang menyerukan, “Lihat, di sinilah Kristus, Lihat, Dia ada di sini. Inilah kebenaran, saya mempunyai pekabaran dari Allah, Dia telah menyampaikannya pada saya dengan terang yang besar. Kemudian akan ada suatu pergeseran tonggak-tonggak batas (prinsip), dan pencobaan untuk menghancurluluhkan pondasi iman kita. Upaya yang semakin gencar akan dibuat untuk meninggikan sabat yang palsu dan untuk menantang Allah sendiri dengan menggantikan hari yang diberkati dan disucikanNya itu. Sabat palsu ini dipaksakan dengan hukum yang menindas….. Akan tetapi sementara Setan bekerja dengan penyesatan-penyesatannya, waktunya akan digenapi sebagaimana telah dinubuatkan dalam kitab Wahyu, dan malaikat perkasa yang akan menyinari bumi dengan kemuliaannya akan mengumumkan kejatuhan Babil, dan memanggil umat Allah untuk meninggalkannya.

Kapankah dosa-dosanya mencapai langit? Yaitu ketika hukum Allah pada akhirnya ditolak melalui perundang-undangan. Kemudian setelah itu kehebatan umat Allah akan menjadi kesempatan bagi Allah untuk memperlihatkan siapa sebenarnya penguasa langit dan bumi. Ketika kuasa Setan mengendalikan berbagai unsur dari dalam bumi, Allah akan memancarkan terang dan kuasaNya kepada umatNya, sehingga pesan kebenaran dapat dinyatakan ke seluruh dunia.   

 

1 Juli – Persekutuan Rangkap Tiga dari Agama

Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak. Itulah roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari Allah yang Mahakuasa. Wahyu 16:13, 14.

 

Melalui  undang-undang yang menegaskan lembaga kepausan menginjak-injak hukum Allah, bangsa kita [Amerika Serikat] akan melepaskan hubungannya dari kebenaran. Ketika Protestantisme mengulurkan tangannya melintasi teluk untuk merangkul kekuasaan Roma, ketika dia melintasi jurang yang dalam untuk bergandengan tangan dengan Spiritualisme, ketika di bawah pengaruh bersatunya tiga unsur ini, negara kita akan menyangkal setiap prinsip Konstitusinya sebagai pemerintahan yang berciri Protestan dan republik, dan akan membuat ketentuan yang menyebarluaskan kesalahan-kesalahan dan penyesatan-penyesatan kepausan; maka pada saat itulah kita mengetahui bahwa waktunya telah tiba untuk pekerjaan menakjubkan dari Setan dan bahwa akhir dari masa telah dekat.  190.1

Melalui dua kesalahan besar, yakni keabadian jiwa dan penyucian hari Minggu, Setan akan menjerumuskan umat manusia di bawah penipuannya. Kesalahan besar yang pertama itu, yakni keabadian jiwa, membentangkan dasar spiritualisme, sedangkan kesalahan besar yang kedua, yakni penyucian hari Minggu, membentuk tali simpati dengan Roma. Orang-orang Protestan Amerika Serikat akan menjadi yang terdepan dalam mengulurkan tangannya melintasi teluk untuk merangkul spiritualisme; mereka akan melampaui jurang dalam untuk bergandengan tangan dengan kekuasaan Katolik Roma; dan di bawah pengaruh persatuan ketiga unsur ini, negara ini akan mengikuti jejak Katolik Roma dalam menginjak-injak hak kesadaran hati nurani……  190.2

Para pengikut Paus, orang-orang Protestan, dan semua anak-anak dunia ini akan merasa suka menerima jubah keilahian tanpa kekuatan, dan mereka akan menyaksikan dalam persekutuan ketiga unsur ini suatu pergerakan besar untuk mengubah dunia dan penuntunan mereka ke dalam milenium yang telah lama dinantikan.  190.3

Ketika bangsa kita [Amerika Serikat] akan mengingkari prinsip-prinsip pemerintahannya oleh karena memaksakan hukum peribadatan hari Minggu, Protestantisme dalam perbelakuan undang-undang ini akan bergandengan tangan dengan kepausan; maksudnya tak lain dan tak bukan hanyalah untuk memberi angin segar bagi tirani yang telah lama menunggu munculnya kesempatan untuk  merajalela kembali di dalam kesewenang-wenangan seperti dulu.   190.4

 

 

 

2 Juli  – Setan dan Persekutuan Rangkap Tiga

Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Wahyu 13:4.

 

“Dia mempunyai dua tanduk seperti seekor domba, dan dia berbicara seperti seekor naga.” Meski mengaku sebagai pengikut Domba Allah, orang-orang itu ternyata menjadi diilhami oleh roh naga itu. Mereka mengaku sebagai orang-orang yang lemah lembut dan rendah hati, namun mereka berbicara dan membuat undang-undang dengan kekuatan roh Setan, yang dengan demikian menunjukkan perilaku mereka bertolak-belakang dengan pengakuan mereka itu. Kekuasaan yang menyerupai domba ini bersatu dengan naga dalam memerangi siapa saja yang memelihara hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus Kristus. Dan Setan bersatu dengan orang-orang Protestan dan pengikut Paus, bertindak bersama mereka sebagai dewa dunia ini, mengajar kepada setiap orang bahwa mereka semua adalah anggota-anggota kerajaannya, yang harus diatur dan diperintah serta dikendalikan sesuai kesenangannya. Jika ada orang yang tidak setuju untuk menginjak-injak hukum Allah, maka roh naga itu akan memperlihatkan kuasanya. Mereka akan dipenjara, dibawa ke hadapan mahkamah, dan didenda. “Dia menyebabkan semua orang, baik kecil maupun besar, kaya maupun miskin, merdeka ataupun hamba, menerima suatu tanda pada tangan kanan mereka, atau pada dahi mereka.” “Dia mempunyai kuasa untuk menghidupkan patung binatang itu, sehingga patung binatang itu dapat berbicara dan menyebabkan banyak orang yang tidak menyembah binatang itu akan dibunuh.” Demikianlah Setan merebut tahta keistimewaan Yehova. Manusia durhaka itu duduk di tahta Allah, menyatakan dirinya sebagai Allah, dan bertindak melampaui Allah.  191.1

Ada perbedaan yang menyolok antara mereka yang menerima meterai Allah dan mereka yang menyembah patung binatang dan patungnya itu. Hamba-hamba Allah yang beriman akan menerima penganiayaan yang paling pahit dari guru-guru palsu, yang tidak akan mau mendengar firman Allah, dan yang menaruh batu sandungan  di hadapan orang-orang lain yang ingin mendengarnya. Tetapi umat Allah tidaklah takut. Setan tidak akan bisa melampaui batas kekuatannya sendiri. Tuhan akan menjadi benteng pertahanan umat-Nya. Dia memperhatikan ketidakadilan yang diberlakukan atas hamba-hambaNya demi kebenaran sebagai ketidakadilan bagi diriNya sendiri. Bilamana keputusan terakhir sudah diambil, bilamana semua orang telah menetapkan pendirian mereka, apakah kepada Kristus dan perintah-perintahNya atau kepada kemurtadan besar, Allah akan bangkit dalam  kuasaNya, dan semua mulut yang menghujat menentang Dia akan selama-lamanya dibungkam. Setiap kekuatan yang membangkang akan menerima hukumannya.  191.2

 

 

3 Juli – Korupsi Kebenaran

Pada waktu itu jika orang berkata kepadamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya. Matius 24:23.

 

Akan timbul suatu kekacauan iman sebelum pembangunan-pembangunan akhir dari pekerjaan kemurtadan. Tak akan ada gagasan-gagasan yang terang dan pasti tentang rahasia Allah. Kebenaran yang satu dan yang lainnya akan dikorupsikan.  192.1

Setelah kebenaran yang sesungguhnya dinyatakan sebagai suatu kesaksian kepada segala bangsa, maka setiap kuasa yang dapat dibayangkan dari kejahatan akan mulai bekerja, sehingga pikiran tiap-tiap orang akan dibingungkan dengan banyaknya suara yang berseru, “Lihat, Kristus ada di sini; lihat, Dia ada di sana. Inilah kebenaran, saya mempunyai pesan dari Allah, Dia telah mengirimkan terang besar padaku.” Selanjutnya akan timbul sebuah penghapusan tonggak-tonggak sejarah dan suatu pencobaan untuk meruntuhkan pilar-pilar iman kita. Upaya yang lebih keras akan dibuat untuk meninggikan sabat yang palsu, dan mencobai Allah dengan menggantikan hari yang Ia berkati dan kuduskan. Sabat palsu ini akan dipaksakan melalui suatu hukum yang menindas.  192.2

Di masa depan, berbagai macam penipuan akan dimunculkan, dan kita memerlukan landasan yang kokoh untuk berpijak. Kita menginginkan pilar-pilar yang kuat untuk bangunan. Tak satu patok pun dihapuskan yang daripadanya Allah telah dirikan. Musuh akan membawa doktrin yang tidak suci ke dalam teori-teori yang palsu. Ini adalah salah satu titik yang bisa membuat orang meninggalkan iman.  192.3

Akan ada mimpi-mimpi yang palsu dan khayal-khayal yang keliru, yang memiliki sebagian kebenaran, namun menuntun orang untuk meninggalkan iman yang asli. Tuhan telah memberikan kepada manusia suatu aturan untuk mendeteksi kekeliruan : “Akan hukum dan kesaksian: jika mereka berbicara tidak berdasarkan pada perkataan ini, itu adalah karena tidak ada terang dalam diri mereka” (Yesaya 8:20).  192.4

Oleh karena kita semakin dekat pada akhir zaman,  kekeliruan akan sedemikian bercampur dengan kebenaran, sehingga hanya mereka yang memiliki tuntunan Roh Kudus yang akan mampu membedakan antara kebenaran dan kesalahan. Kita perlu membuat setiap usaha untuk tetap berada di jalan Allah. Kita tidak boleh karena alasan apapun berbelok dari tuntunanNya dengan menaruh kepercayaan kita pada manusia. Malaikat-malaikat Tuhan ditugaskan untuk mengawasi dengan ketat mereka yang menaruh kepercayaannya kepada Tuhan, dan malaikat-malaikat ini menjadi penolong istimewa setiap saat kita butuhkan. Setiap hari kita harus datang ke hadirat Tuhan dengan penuh jaminan iman, dan mencari Dia untuk memperoleh kebijaksanaan …… Mereka yang dituntun oleh Sabda Tuhan akan mengenali dengan pasti antara kesalahan dan kebenaran, antara dosa dan kebenaran.   192.5

 

 

4 Juli  – Amerika Serikat dalam Nubuatan

Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga. Wahyu 13:11.

 

Satu-satunya  bangsa dalam  sejarah dunia  yang menggenapi nubuatan dalam kitab Wahyu 13:11 tersebut di atas adalah Amerika Serikat.  193.1

Di negeri ini kebangkitan dan pertumbuhan bangsa kita (Amerika Serikat) adalah figur yang menarik perhatian. Dan tanduk-tanduk yang menyerupai domba itu, lambang-lambang atau ketidakberdosaan dan kelemah-lembutan, mewakili karakter pemerintahan kita, sebagaimana terungkap dalam dua prinsip utamanya, yaitu Republikan dan Protestan.   193.2

Tuhan telah berbuat lebih banyak bagi Amerika Serikat daripada negara-negara lain di mana mentari mencurahkan sinarnya. Di sini Dia menyediakan  tempat perlindungan bagi umatNya, di mana mereka dapat menyembahNya sesuai dengan perintah-perintah hati nurani. Di sini Kekristenan telah berkembang pesat dalam kemurniannya. Doktrin yang memberikan hidup dari seorang Perantara antara Allah dan manusia telah diajarkan secara bebas. Allah telah merancang bahwa negara ini (Amerika Serikat) akan selalu tetap merdeka bagi semua orang untuk menyembah Dia sesuai dengan perintah-perintah hati nurani. Dia merancang bahwa lembaga-lembaga sipilnya, dalam produksi-produksi ekspansif mereka, akan mewakili kemerdekaan atas hak penginjilan.  193.3

Tetapi musuh dari semua kebenaran telah pula merancang hal yang lain atas tujuan Allah untuk negara ini. Dia akan membawa penyesatan dalam bentuk hiburan-hiburan yang akan menuntun orang-orang untuk melupakan Allah. Keduniawian dan hawa nafsu, yang menjadi berhala, akan tersebar melalui pekerjaan si pendusta besar ini, sampai semua hukum Allah dalam segala aspeknya dibuatnya tidak berlaku.  193.4

Aku tampak bahwa Setan sedang menyerobot barisan kita. Hukum Allah akan dibuat tidak berlaku melalui agen Setan.  Dalam negeri kita yang penuh kebebasan ini (Amerika Serikat), kemerdekaan beragama akan berakhir.  193.5

Ketika bangsa kita (Amerika Serikat), dalam dewan-dewan legislatifnya, akan memaksakan hukum-hukum untuk mengekang kesadaran hati nurani manusia sehubungan dengan hak religiusitasnya, dengan memaksakan hukum peribadatan Hari Minggu, dan dengan membawa kekuatan penindas untuk menentang mereka yang memelihara Sabat hari ketujuh, maka hukum Allah dalam segala maksud dan tujuannya akan dibuat tidak berlaku di negeri kita ini; dan kemurtadan nasional ini akan segera disusul dengan kehancuran nasional (Amerika Serikat).  193.6

 

5 Juli  – Penganiayaan oleh Orang-Orang Protestan dan Katholik

Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena namaKu; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.  Matius 10:22.

 

Tak ada gunanya memikirkan bahwa kita akan terhindar dari penganiayaan; kita akan harus melalui waktu-waktu yang sulit.  194.1

Penganiayaan-penganiayaan terhadap kaum Protestan oleh Katholik Roma, yang dengannya agama Jesus Kristus hampir musnah, akan lebih ditandingi lagi ketika Protestan dan Kepausan bersatu.   194.2

Umat Allah yang memelihara perintahNya tak lama lagi akan berada pada posisi-posisi yang sangat penuh cobaaan; namun semua orang yang telah berjalan dalam terang, dan menyebarkan terang itu, akan menyadari bahwa Allah turut campur tangan dalam kepentingan mereka.  Ketika segala hal kelihatannya sangat mengekang, maka saat itulah Tuhan akan mengungkapkan kekuatanNya kepada umatNya yang percaya. Ketika bangsa (Amerika Serikat) yang kepadanya Allah telah bekerja dalam cara yang ajaib dan merentangkan kemahakuasaanNya, meninggalkan prinsip-prinsip Protestan dan lembaga legislatifnya memberikan perhatian dan dukungan untuk menyokong Roma dalam pembatasan kebebasan beragama, maka saat itulah Allah akan bekerja dalam kekuasaanNya sendiri bagi umatNya yang benar. Penindasan Katholik Roma akan digunakan, tetapi Kristuslah pelindung kita.  194.3

Manakala gereja-gereja besar Amerika Serikat yang bersatu di atas butir-butir doktrin sebagaimana mereka jalankan bersama akan mempengaruhi negara untuk memaksakan perintah-perintah mereka dan untuk mempertahankan lembaga-lembaga mereka, maka saat itulah Amerika yang berjiwa Protestan ini akan membentuk patung hirarki Roma, dan akan menimbulkan siksaan atas hukuman sipil bagi orang-orang yang tidak menyetujui doktrin mereka itu.  194.4

Alkitab mengajarkan bahwa kepausan akan memperoleh kembali kekuasaannya yang telah hilang itu, dan bahwa api penyiksaan akan kembali menyala melalui kesepakatan-kesepakatan layanan waktu dari dunia Protestan.  Dalam masa bahaya ini kita bisa bertahan hanya oleh karena kebenaran dan kuasa Allah yang kita miliki…. Kemungkinan akan terbawanya kita ke dalam bahaya dan kesengsaraan tidak perlu menyebabkan patah semangat, melainkan haruslah menghidupkan kekuatan dan harapan umat Allah; sebab masa bahaya yang mereka alami adalah waktu bagi Allah untuk memberi ganjaran bagi mereka wujud kekuasaanNya yang lebih jelas.  194.5

 

6 Juli  – Dianiaya demi Kristus

Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya.  2 Tim. 3:12.

 

Sebagaimana Kristus telah dibenci tanpa sebab, demikian pula umatNya akan dibenci karena mereka patuh pada hukum-hukum Allah. Jika Dia yang adalah murni, suci, dan tidak bercela, yang melakukan yang baik dan hanya yang baik dalam dunia kita ini, telah diperlakukan  seperti penjahat dan dijatuhi hukuman mati, maka murid-muridNya tentulah akan mengalami perlakuan yang sama, meskipun hidup mereka tidak ditemukan salah dan tabiat mereka tanpa cacat.  195.1

Undang-undang manusia, yakni peraturan-peraturan yang diciptakan oleh agen-agen setan atas nama kebaikan dan pembatasan kejahatan, akan ditinggikan, sementara perintah-perintah suci Allah akan diremehkan dan diinjak-injak. Dan semua orang yang membuktikan kesetiaan mereka melalui kepatuhan pada hukum Yehovah harus siap-sedia untuk ditangkap, diadili sebagai orang-orang yang tidak taat pada standar dan hukum suci milik Allah.   195.2

Mereka yang hidup di masa akhir sejarah dunia ini akan mengerti bagaimana rasanya dianiaya demi kebenaran. Di pengadilan-pengadilan ketidakadilan akan ditegakkan. Para hakim akan menolak mendengar alasan-alasan mereka yang setia kepada hukum-hukum Allah, karena para hakim itu tahu bahwa alasan-alasan yang mendukung hukum keempat dari perintah Allah itu tidak dapat dibantah. Mereka akan mengatakan, “Kami mempunyai hukum, dan menurut hukum itu dia harus mati.” Hukum Allah tidak ada artinya bagi mereka. “Hukum  kami” itulah yang berkuasa bagi mereka. Orang-orang yang menghormati hukum buatan manusia ini akan dikasihi, tetapi mereka yang tidak mau tunduk pada hukum sabat palsu itu tidak akan dikasihi.  195.3

Pada musim panas tidak tampak perbedaan yang menyolok antara pohon yang selalu hijau dengan pohon-pohon lainnya; namun tatkala musim dingin tiba, pohon yang selalu hijau itu tetap hijau dan tidak berubah, sementara pohon-pohon yang lain itu dilucuti oleh daun-daunnya. Demikianlah penganut (Kristen) yang berhati dusta saat ini tak dapat dibedakan dari orang Kristen yang sesungguhnya, tetapi waktunya akan segera tiba di hadapan kita manakala perbedaannya akan tampak. Biarlah penentang bangkit, biarlah sikap fanatik dan intoleransi kembali berkuasa, biarlah penganiayaan menyala-nyala, hingga orang yang separoh hati dan munafik itu meragukan dan meninggalkan imannya; tetapi orang Kristen sejati akan berdiri teguh bagai batu karang, imannya lebih kuat, harapannya lebih cerah daripada sebelumnya pada masa kemakmuran.  195.4

 

 

7 Juli  – Yang Dulunya Saudara Seiman akan menjadi Penganiaya yang Paling Keji

Dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. Matius 24:10.

 

Ketika badai mendekat, sekelompok besar umat yang mengaku beriman akan pekabaran malaikat ketiga, tetapi belum disucikan melalui kepatuhan pada kebenaran, meninggalkan keanggotaan mereka dan bergabung dengan pihak penentang. Dengan bergabung dengan dunia ini dan turut ambil bagian dalam semangatnya, mereka memandang perkara-perkara dalam terang yang hampir sama; dan manakala cobaan menghadang, mereka akan segera memilih jalan yang mudah dan populer. Orang-orang yang berbakat dan selalu menyampaikan ceramah yang menyenangkan, yang dulunya bersemangat dalam kebenaran, akhirnya mengabdikan segenap kekuatan mereka untuk menipu dan menyesatkan jiwa-jiwa. Mereka menjadi musuh-musuh yang paling jahat bagi mantan saudara-saudara mereka. Ketika para pemelihara Sabat dihadapkan ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan iman mereka, orang-orang yang murtad ini justru menjadi agen-agen Setan yang paling efisien untuk memberikan gambaran yang salah dan menuduh mereka, lalu dengan laporan-laporan yang menyesatkan dan sindiran-sindiran mengarahkan para penegak hukum untuk menentang mereka itu.   196.1

Masa kesusahan yang membentang di hadapan umat Allah akan memanggil iman yang tidak akan goyah. Anak-anakNya harus mewujudkan bahwa hanya Dialah yang mereka sembah, dan tak ada pertimbangan, bahkan tidak pula hidup itu sendiri, yang dapat menuntun mereka untuk menyerah pada penyembahan yang salah.  196.2

Pada saat itu emas akan dipisahkan dari sampah….. Banyak orang terkenal yang pernah kita kagumi atas kehebatannya justru akan tersesat dalam kegelapan. Mereka yang telah mengenakan hiasan-hiasan kekudusan, tetapi tidak mengenakan jubah kebenaran Kristus, akan tampak dalam malu ketelanjangan mereka sendiri.  196.3

Di antara para penduduk bumi, tersebar di setiap negeri, ada orang-orang yang tidak pernah tunduk menyembah Baal. Bagaikan bintang-bintang di angkasa, yang muncul hanya di malam hari, orang-orang beriman ini akan bersinar tatkala kegelapan menyelubungi bumi dan kegelapan tebal menaungi umat manusia.  196.4

. . . . Di dalam saat kemurtadan yang paling dalam, di mana usaha terkuat dari Setan digunakan untuk menyebabkan “semua orang, baik kecil maupun besar, kaya maupun miskin, merdeka maupun hamba,” menerima di bawah ancaman hukuman mati, tanda persekutuan untuk hari perhentian yang palsu itu, orang-orang yang beriman ini …. akan “memancarkan terang di seluruh dunia.” . . . Filipi 2:15. Semakin gelap malam, semakin bersinar mereka dengan hebatnya.  196.5

 

 

 

8 Juli  – Dikhianati oleh Para Sahabat dan Kaum Kerabat

Dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.  Matius. 10:36.

 

Ketika hukum Allah dinyatakan tidak berlaku, dan gereja disaring dengan pencobaan yang berapi-api atas segala yang hidup di bumi ini, maka sejumlah besar orang yang disangka suci akan mencurahkan perhatian mereka untuk merusak berbagai semangat dan akan menjadi pengkhianat yang mengkhianati kebenaran-kebenaran yang murni. Mereka akan terbukti sebagai penganiaya kita yang paling keji. “Dari tengah-tengahmu akan bangkit orang-orang yang berbicara hal-hal yang jahat, untuk menarik para murid ke pihak mereka”; (Kisah Para Rasul 20:30) dan banyaklah yang akan menaruh hati untuk roh-roh penggoda itu. 197.1

Mereka yang ingkar pada masa pencobaan itu akan menyebarkan kesaksian palsu dan mengkhianati saudara-saudara mereka demi mempertahankan kenyamanan mereka sendiri. Mereka akan mengatakan di mana tempat saudara-saudara mereka bersembunyi dengan menempatkan serigala-serigala di dalam perjalanan saudara-saudara mereka itu. Kristus telah mengingatkan kita akan hal ini agar kita tidak perlu terkejut akan perlakuan yang kejam dan yang tidak alamiah yang dilakukan oleh para sahabat dan kaum kerabat kita.  197.2

Kita akan menemukan kenyataan bahwa kita harus melepaskan segala pegangan tangan kecuali pegangan tangan Yesus Kristus. Para sahabat akan terbukti tidak setia dan akan mengkhianati kita. Sementara kaum kerabat keluarga kita yang ditipu oleh musuh mengira bahwa mereka melakukan kebajikan bagi Allah jika menentang iman kita dan melakukan upaya-upaya yang sehebat-hebatnya untuk membawa kita ke tempat-tempat yang sukar dengan harapan agar kita menyangkal iman kita. Tetapi kita boleh mempercayakan tangan kita pada lengan Kristus meskipun di dalam kegelapan dan bahaya.   197.3

Para pengikut Kristus mesti menemukan ejekan-ejekan. Mereka akan dicaci-maki; kata-kata dan iman mereka akan disalahpahami. Kebekuan hubungan dan kehinaan mungkin lebih keras untuk ditanggung daripada mati sahid…. 197.4

Para orangtua akan bersikap kasar menentang anak-anak mereka yang menerima kebenaran yang tidak populer. Mereka yang secara sadar melayani Allah akan dituduh sebagai pemberontak. Harta milik yang telah diserahkan kepada anak-anak atau sanak famili lainnya yang percaya pada kebenaran masa kini akan diambil alih dan diserahkan kepada orang lain. Para pejabat akan merampok hak-hak anak-anak yatim piatu dan para janda. Mereka yang bertolak dari ajaran yang jahat akan membuat bagi diri mereka sendiri suatu rampasan melalui aturan-aturan yang ditetapkan untuk memaksakan suara hati nurani.  Orang-orang akan mengambil harta yang bukan hak milik mereka. Kata-kata rasul itu akan digenapi di masa depan: “Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita penganiayaan.” (2 Timotius 3:12). 197.5

 

 

9 Juli – Di bawah Ancaman Kematian

Sebab sekalipun engkau pada saat ini berdiam diri saja, bagi orang Yahudi akan timbul juga pertolongan dan kelepasan dari pihak lain, dan engkau dengan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.” Ester 4:14.

 

Kejadian-kejadian hebat akan segera dibentangkan di hadapan dunia ini. Akhir dari segala sesuatunya sudah dalam genggaman tangan. Masa kesusahan segera tiba di hadapan umat Allah. Selanjutnya berlakulah undang-undang yang melarang para pemelihara Sabat Tuhan untuk membeli atau menjual, dengan mengancam mereka melalui hukuman, dan bahkan kematian, jika mereka tidak memelihara hari pertama dalam minggu sebagai Sabat.  198.1

Undang-undang yang menentang umat Allah itu akan mirip dengan aturan yang dikeluarkan oleh Ahasiweros dalam rangka menentang orang-orang Yahudi dalam zamannya ratu Ester…. Waktu itu Setan merancang skema sejarah untuk melenyapkan dari bumi orang-orang yang memelihara pengetahuan akan Allah yang benar. Tetapi rancangannya itu dikalahkan oleh kekuatan balasan yang merajai anak-anak manusia…..  198.2

Dunia Protestan pada masa kini melihat barisan kecil pemelihara Sabat sebagai seorang Mordekai yang setia berdiri di pintu gerbang. Karakter dan prilakunya yang mengungkapkan penghormatan akan hukum Allah, adalah teguran keras yang terus-menerus bagi mereka yang membuang rasa takut terhadap Tuhan dan menginjak-injak hukum SabatNya; maka penyusup yang tidak dapat diterima masuk lewat pintu gerbangnya mestilah diusir.  198.3

Pemikiran yang sama yang direncanakan menentang umat beriman dalam abad-abad yang lalu masih tetap mengincar untuk melenyapkan dari bumi orang-orang yang takut pada Allah dan mematuhi hukumNya. Setan akan membangkitkan kemarahan menentang kaum minoritas sederhana yang secara sadar menolak untuk menerima kebiasaan-kebiasaan dan tradisi-tradisi yang populer. Orang-orang yang memiliki posisi dan reputasi akan bergabung dengan orang-orang yang menolak hukum Allah dan orang-orang keji lainnya untuk meminta nasehat dalam menentang umat Allah…. Oleh karena tidak memiliki bukti pendukung “Demikianlah dikatakan Alkitab” dalam menentang para pembela Sabat Alkitab, mereka akan berlindung pada perundang-undangan yang menindas untuk mendukung kekurangan mereka itu…… Pada medan pertempuran nanti tibalah konflik terakhir atas pertentangan antara kebenaran dan kesalahan. Dan kita tak akan dibiarkan dalam keraguan sehubungan dengan issu ini. Sekarang, seperti pada zaman Mordekai, Tuhan akan mempertahankan kebenaranNya dan umatNya.  198.4

 

10 Juli – Para Martir pada Hari-Hari Terakhir

Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. Yohannes 16:2.

 

Setiap pribadi di dunia kita ini akan mengikuti barisan di dalam salah satu dari antara dua panji-panji.  199.1

Kedua pasukan itu akan berdiri secara terpisah dan berbeda, dan pembedaan ini akan tampak menyolok sehingga banyak orang yang akan diyakinkan dengan kebenaran akan datang berdiri di pihak orang-orang yang memelihara hukum-hukum Allah. Ketika pekerjaan besar ini dilaksanakan dalam pertempuran, dekat pada konflik penutupan yang terakhir nanti, banyak dari antara mereka yang dipenjarakan, melarikan diri dari kota-kota besar dan kecil, dan banyak yang akan menjadi martir demi Kristus dalam mempertahankan kebenaran.  199.2

Melalui undang-undang yang menekankan lembaga kepausan dalam menentang hukum Allah, bangsa kita (Amerika Serikat) akan memutuskan hubungannya secara total dengan kebenaran….  199.3

Sebagaimana pengepungan tentara Roma menjadi sebuah tanda bagi para murid akan kehancuran Yerusalem yang segera terjadi pada waktu dulu, maka demikian pula kemurtadan ini menjadi tanda bagi kita bahwa batas kesabaran Allah telah tercapai, bahwa ukuran kejahatan bangsa kita sudah memuncak, dan bahwa malaikat belaskasih segera akan pergi dan tak pernah kembali lagi. Umat Allah kemudian akan diceburkan ke dalam kejadian-kejadian penderitaan dan kesengsaraan yang telah digambarkan sebagai para nabi sebagai masa kesusahan Yakub. Tangisan orang-orang beriman yang dianiaya terdengar naik ke surga. Dan sebagaimana darah Habel berteriak dari tanah, suara-suara ini juga menangis berteriak dari makam para martir, dari kubur-kubur di laut, dari gua-gua di pegunungan, dari makam-makam biara: “Berapa lama lagi, ya Tuhan yang suci dan benar, Engkau tidak mengadili dan membalaskan darah kami pada mereka yang masih hidup di bumi?”  199.4

Ketika meterai kelima dibuka, Johannes Pewahyu dalam penglihatan melihat di bawah altar rombongan orang yang dibunuh demi Firman Allah dan kesaksian Jesus Kristus. Setelah ini terjadilah sebagaimana yang digambarkan dalam Wahyu Pasal 18, manakala orang-orang beriman dan benar dipanggil keluar dari Babil.  199.5

Kristus akan mengembalikan hidup yang telah diambil itu; sebab Dia adalah pemberi Hidup: Dia akan memperindah orang-orang saleh dengan kehidupan yang abadi.  199.6

 

11 Juli  – Masa Keguncangan

Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Matius 24:12.

 

Segera sesudah umat Allah dimeteraikan di dahi mereka—tanda atau meterai ini tak dapat dilihat, namun merupakan penetapan ke dalam kebenaran, baik secara intelektual maupun spiritual, sehingga tak dapat dihapus—begitu umat Allah selesai dimeteraikan dan dipersiapkan untuk masa keguncangan itu, akan tibalah saatnya. Sesungguhnya saat itu sudah dimulai; penghakiman Allah sekarang di bumi ini, untuk memberikan kita amaran, agar kita tahu apa yang segera datang.   200.1

Hari-hari itu begitu cepatnya mendekat tatkala akan muncul kekacauan dan kecemasan besar. Setan, yang mengenakan jubah malaikat, akan menyesatkan, sekiranya mungkin, orang-orang pilihan. Akan ada banyak allah dan banyak tuhan. Setiap angin doktrin akan berhembus….. 200.2

Tanda binatang itu akan dipaksakan bagi kita. Mereka yang selangkah demi selangkah mengalah pada tuntutan duniawi dan menyerah pada kebiasaan-kebiasaan duniawi tak akan menemukan kesulitan untuk tunduk pada kuasa-kuasa yang akan muncul, daripada meneguhkan diri mereka pada penghinaan, ancaman penjara, dan kematian. Perintah-perintah Allah dan perintah-perintah manusia tampil bertarung. Pada masa ini, di dalam gereja kita, emas akan dipisahkan dari sampah. Keilahian yang benar akan secara jelas dibedakan dari kemunculan dan kecemerlangan yang murahan. Banyak orang terkenal yang sebelumnya kita kagumi atas kecemerlangannya akan pergi ke dalam kegelapan. Sekam seperti awan akan dihembuskan oleh angin, bahkan dari tempat-tempat di mana kita melihat hanya lantai yang penuh gandum. Semua yang memakai perhiasan-perhiasan bait suci, tetapi tidak mengenakan jubah kebenaran Kristus, akan malu atas ketelanjangan mereka.  200.3

Tetapi ada orang-orang yang akan menerima kebenaran, dan mereka ini akan menempati posisi yang telah ditinggalkan oleh orang-orang lain yang meninggalkan kebenaran…..  200.4

Orang-orang Kristen yang sejati akan menggantikan tempat mereka, dan akan menjadi penghuni rumah yang beriman dan dapat dipercaya, untuk menyebarkan firman Allah dalam sudut tinjauannya yang benar dan dalam kesederhanaannya. Tuhan akan bekerja sehingga orang-orang yang tidak setia akan dipisahkan dari orang-orang yang setia….. Barisan umat Allah tidak akan berkurang. Mereka yang teguh dan benar akan meraih peluang-peluang yang ditinggalkan oleh orang-orang yang murtad.  200.5

 

 

12 Juli – Suatu Penglihatan tentang Keguncangan

Dalam cemburuKu dan dalam api kemurkaanKu Aku akan berfirman: Pada hari itu pasti terjadi gempa bumi yang dahsyat di tanah Israel. Yehezkiel 38:19.

 

Saya melihat sebagian orang, dengan iman yang teguh dan tangisan yang memilukan, bersujud memohon ke hadirat Allah. Wajah mereka pucat dan penuh kecemasan, ungkapan dari pergumulan bathin mereka. Keteguhan dan kesungguhan terpancar di wajah mereka; cucuran keringat berjatuhan dari dahi mereka…..  201.1

Malaikat-malaikat setan datang mengepung, menebarkan kegelapan yang menutupi pandangan mereka terhadap Yesus, sehingga mata mereka hanya bisa melihat kegelapan di sekitar mereka, dan dengan demikian mereka dituntun untuk tidak mempercayai Allah dan menentangNya. Keselamatan mereka hanyalah dengan tetap mengarahkan pandangan mereka ke atas. Malaikat-malaikat Allah melindungi umatNya, dan manakala atmosfir beracun dari malaikat-malaikat setan ditebarkan atas orang-orang yang cemas ini, malaikat-malaikat surga senantiasa mengepakkan sayap-sayap masing-masing untuk mengusir kegelapan pekat itu dari mereka.  201.2

Ketika orang-orang yang berdoa ini melanjutkan tangisan kesungguhan mereka, sesekali sinar terang dari Yesus menyinari mereka, mendorong semangat hati dan mencerahkan wajah mereka. Sebagian orang lain, saya lihat, tidak ikut ambil bagian dalam pekerjaan penderitaan dan permohonan ini. Mereka kelihatannya bersikap netral dan tidak mau tahu…. Malaikat-malaikat Allah… pergi menolong orang-orang yang bersungguh-sungguh dan berdoa itu…. Akan tetapi malaikat-malaikatNya itu meninggalkan orang-orang yang tidak mau berusaha menolong diri mereka sendiri, dan saya kehilangan pandangan atas mereka.   201.3

Saya menanyakan  maksud dari keguncangan yang telah saya lihat tersebut dan kepada saya ditunjukkan bahwa ia itu disebabkan oleh kesaksian langsung yang diberikan melalui nasehat oleh Saksi Yang Benar kepada sidang Laodikea…. 201.4

Perhatian saya lalu beralih pada rombongan yang telah saya lihat, yang telah diguncang dengan kuat itu…. Rombongan malaikat-malaikat penjaga di sekeliling mereka telah dilipatgandakan, dan  kepada  merekapun dikenakan baju zirah dari kepala hingga kaki mereka.  201.5

Lalu saya mendengar orang-orang yang berbaju zirah ini mengucapkan kebenaran dengan kuasa yang besar. Ucapan mereka itu sangat berpengaruh…. Saya menanyakan apa yang membuat perubahan besar ini. Seorang malaikat menjawab, “Inilah hujan akhir, yang menyegarkan  kehadiran Tuhan, seruan keras dari malaikat ketiga.”  201.6

 

 

13 Juli  – Penyatuan dan Pemisahan di bawah Seruan Keras 

Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang Tuhan terbit atasmu, dan kemuliaanNya menjadi nyata atasmu.  Yesaya 60:1, 2.

 

Manakala  penghakiman-penghakiman dilancarkan di sekitar kita, maka baik pemisahan maupun penyatuan akan tampak di dalam golongan kita. Sebagian orang yang saat ini bersiap diri mengangkat senjata perang akan terbukti belum berdiri kokoh di atas batu karang yang teguh pada masa-masa bahaya yang akan datang itu; mereka akan jatuh ke dalam pencobaan. Mereka yang mempunyai terang besar dan hak-hak istimewa tetapi tidak menyempurnakannya akan keluar dari antara kita dengan alasan karena seseorang atau karena orang lain. Oleh sebab tidak menerima kasih akan kebenaran, mereka akan disesatkan oleh musuh; mereka akan menaruh perhatian pada roh-roh dan ajaran setan-setan, dan akan terpisah dari iman. Namun, di lain pihak, ketika badai penganiayaan sungguh-sungguh datang menghadang kita, maka domba yang sejati akan mendengarkan suara Gembala yang benar. Usaha-usaha penyangkalan diri akan ditingkatkan untuk menyelamatkan yang hilang, dan banyak yang telah tersesat akan kembali untuk mengikuti Gembala Agung itu. Umat Allah akan bersatu dan memperlihatkan barisan persatuan di hadapan musuh. Dalam menghadapi bahaya bersama, pertengkaran atas supremasi akan berhenti; tak akan ada lagi perdebatan tentang siapa yang terhebat.  Tak seorang pun dari antara orang-orang beriman yang sejati akan mengatakan: “Aku dari golongan Paulus; dan aku dari golongan Apollos; dan aku dari golongan Kefas.” Kesaksian dari setiap orang dan semuanya akan berbunyi: “Aku berasal dari Kristus; Aku bersukacita di dalam Dia sebagai Juruselamatku.”  202.1

Manakala pesan malaikat ketiga bergabung ke dalam seruan keras, kuasa besar dan kemuliaan akan mengisi pernyataannya. Wajah umat Allah akan bersinar dengan terang yang berasal dari surga.   202.2

Banyak dari pejabat yang berada di bawah kendali Setan; tetapi…. Allah memiliki agen-agenNya, bahkan di antara para pejabat itu.  Dan sebagian dari mereka akan ditobatkan kepada kebenaran…. Beberapa agen Allah akan memiliki kuasa untuk menaklukkan serombongan besar setan. Demikianlah pekerjaan akan berlanjut hingga pesan malaikat ketiga itu menyelesaikan pekerjaannya, dan pada seruan keras malaikat yang ketiga, agen-agen ini akan mempunyai kesempatan untuk menerima kebenaran, dan sebagian dari mereka akan ditobatkan, dan bertahan hidup bersama orang-orang kudus pada masa kesusahan.  202.3

 

 

14 Juli  – Sidang Hampir Jatuh

Sion berkata: “Tuhan telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku.” Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Yesaya 49:14, 15.  

 

Setan akan memperlihatkan mujizat-mujizatnya untuk menyesatkan; dia akan menyusun kekuatannya sebagai kekuasaan tertinggi.  Sidang tampaknya hampir jatuh, tetapi ia tidaklah jatuh. Ia tetap berdiri, sementara para pendosa di Sion akan disingkirkan—sekam dipisahkan dari gandum yang berharga. Ini adalah cobaan berat yang tidak mengenakkan, namun walaupun demikian hal ini harus terjadi. Tak seorang pun selain dari pada mereka yang telah ditaklukkan oleh darah Domba itu dan kesaksian mereka akan ditemukan bersama dengan orang-orang yang setia dan benar, tanpa cacat atau noda dosa, tanpa tipu di mulut…. Umat yang sisa yang memurnikan jiwa mereka dengan mematuhi kebenaran akan mengumpulkan kekuatan dari proses pencobaan, memperlihatkan keindahan akan kesucian di tengah-tengah kemurtadan yang mengepung.  203.1

Saya mengetahui bahwa Tuhan mencintai sidangNya. Ia itu bukanlah untuk dikacaukan atau dihancurkan berkeping-keping. Tidak ada konsistensi yang paling kecil dalam hal ini; tidak ada bukti yang paling kecil bahwa hal yang demikian akan terjadi. Mereka yang akan mendengar pekabaran yang palsu dan mencoba meninggalkan yang lain akan ditipu dan dipersiapkan untuk menerima khayalan-khayalan yang lebih tinggi, dan mereka akan sia-sia.   203.2

Saya disemangati dan diberkati sebagaimana saya sadari bahwa Allah Israel tetap menuntun umatNya, dan bahwa Dia akan selalu bersama mereka bahkan hingga akhir zaman.  203.3

Kita tidak bisa melangkah keluar dari pondasi yang ditetapkan Allah. Kita tidak bisa memasuki organisasi baru apa saja; sebab hal ini berarti kemurtadan dari kebenaran.  203.4

Sidang, segera memasuki konfliknya yang paling keras, akan menjadi objek yang paling disayangi Allah di bumi ini. Konfederasi jahat akan digerakkan dengan kekuatan dari bawah, dan Setan akan melontarkan semua celaan yang mungkin atas orang-orang terpilih yang tidak bisa dia tipu dan sesatkan dengan karangan-karangan dan kepalsuan-kepalsuannya. Akan tetapi yang ditinggikan “sebagai Pangeran dan Juruselamat, untuk memberikan pertobatan kepada Israel, dan penghapusan dosa,” akankah Kristus, wakil dan kepala kita, menutup hatiNya, atau menarik tanganNya, atau memalsukan janjiNya?  Tidak; tidak pernah, tidak pernah.  203.5

 

15 Juli – Penyucian Sidang

Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada Tuhan. Maleakhi 3:3.

 

Waktunya di depan kita ketika kuasa yang mengerjakan mukjizat dari si penipu ulung itu akan diungkapkan dengan lebih hebat. Dan tipuan-tipuannya akan semakin meningkat dalam daya tariknya yang menyesatkan, sehingga akan membingungkan, dan sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan. Pangeran kegelapan beserta malaikat-malaikat jahatnya sedang bekerja di dalam dunia Kristen, merayu orang-orang yang mengaku nama Kristus untuk berdiri di bawah panji kegelapan, untuk memerangi mereka yang memelihara hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.   204.1

Sidang yang murtad akan menyatukan kekuatan-kekuatan dunia dan neraka untuk menempatkan pada dahi atau tangan, tanda binatang itu, dan membujuk anak-anak Allah untuk menyembah binatang itu dan patungnya. Mereka akan berusaha memaksa anak-anak Allah itu untuk meninggalkan persekutuan mereka dengan hukum Allah, dan menyerahkan penghormatan mereka pada kepausan. Kemudian akan datang waktu pencobaan bagi jiwa-jiwa; sebab konfederasi kemurtadan akan menuntut bahwa orang-orang yang setia kepada Allah harus melepaskan diri dari hukum Yehovah, dan menyangkal kebenaran firmanNya. Maka akan dipisahkanlah emas dari sampah, dan akan diperlihatkan siapa-siapa yang saleh, siapa-siapa yang setia dan benar, dan siapa-siapa yang tidak setia, siapa-siapa yang menjadi sampah dan yang murahan. Betapa awan-awan sekam akan diterbangkan oleh kipas milik Allah! Di mana saat ini mata kita melihat hanya lantai yang melimpah dengan gandum, maka suatu saat nanti sekam akan dihembuskan daripadanya oleh kipas milik Allah. Setiap orang yang tidak berpusat pada Kristus akan jatuh pada ujian dan cobaan berat pada masa itu. Sementara mereka yang mengenakan jubah kebenaran Kristus akan berdiri teguh pada kebenaran dan kewajiban, namun orang-orang yang percaya pada kebenaran mereka sendiri akan berada di bawah panji pangeran kegelapan. Maka akan terlihat orang-orang yang memutuskan pilihan mereka apakah kepada Kristus atau Baal.   204.2

Mereka yang tidak mempercayai diri sendiri, yang menjaga keadaannya sehingga mereka tidak berani menghadapi noda dan cela, pada akhirnya akan secara terbuka menyatakan diri mereka untuk Kristus dan hukumNya; sementara banyak orang yang tampaknya seperti pohon-pohon yang bertumbuh, tetapi tidak menghasilkan buah, akan pergi bersama rombongan besar orang kepada kejahatan, dan akan menerima tanda kemurtadan pada dahi atau pada tangan mereka.   204.3

 

16 Juli – Setan menyamar sebagai Kristus – Bagian I

JawabNya: “Waspadalah supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka.” Lukas 21:8.

 

“Dalam zaman ini antikristus akan tampil sebagai Kristus yang sebenarnya, dan hukum Allah akan sepenuhnya ditolak di antara bangsa-bangsa di dunia kita ini. Pemberontakan menentang hukum suci milik Allah akan semakin matang. Tetapi pemimpin sebenarnya dari semua pemberontakan ini adalah Setan yang menyamar sebagai malaikat terang. Orang-orang akan ditipu dan akan meninggikan dia di tempat Allah, dan akan mendewakannya. Tetapi yang Mahakuasa akan ikut mencampuri, dan kepada gereja-gereja murtad yang bersatu dalam meninggikan Setan, hukuman akan dijatuhkan, ‘Untuk itu bencana-bencananya akan datang suatu hari nanti, yaitu kematian, dukacita, dan kelaparan; dan dia akan sungguh-sungguh dibakar dengan api: sebab Tuhan Allah yang menghakiminya adalah kuat’.”  205.1

Menyamar sebagai malaikat terang, ia akan berjalan di bumi sebagai pekerja ajaib. Dalam bahasa yang indah ia akan menampilkan perasaan-perasaan yang mulia. Kata-kata yang baik akan diucapkannya, dan perbuatan-perbuatan yang baik akan ditunjukkannya. Pribadi Kristus akan ditampilkan dalam dirinya, tetapi pada satu titik akan terdapat perbedaan menyolok. Setan akan mengalihkan orang-orang dari hukum Allah.   205.2

Ia akan mengumumkan bahwa Sabat sudah diubah dari hari ketujuh kepada hari pertama dalam minggu; dan sebagai tuan atas hari pertama dalam minggu dia akan menampilkan sabat palsu ini sebagai ujian atas kesetiaan padanya.  205.3

Adalah mustahil untuk memberikan gambaran tentang pengalaman umat Allah yang akan hidup di bumi ketika kemuliaan surgawi bercampur dengan pengulangan penganiayaan masa lalu. Mereka akan berjalan di dalam terang yang memancar dari takhta Allah. Dengan sarana-sarana dari para malaikat akan ada komunikasi yang tetap antara surga dan bumi. Dan Setan, dikelilingi oleh malaikat-malaikat jahat, dan menyatakan dirinya sebagai Allah, akan mengerjakan segala macam mujizat, untuk menyesatkan, sedapat mungkin, orang-orang pilihan Allah. Umat Allah tidak akan menemukan kenyamanan dalam mujizat-mujizat yang mereka adakan, sebab Setan akan menandingi mujizat-mujizat yang akan ditempa itu. Umat Allah yang dicoba dan diuji akan menemukan kekuatan mereka dalam tanda yang diucapkan dalam Keluaran 31:12-18. Mereka menetapkan pendirian atas perkataan yang hidup ini: “Ada tertulis.” Hanya inilah pondasi di atas mana mereka dapat berdiri dengan kokoh.  205.4

 

 

17 Juli – Setan menyamar sebagai Kristus – Bagian II

Hal itu tidak usah mengherankan, sebab iblis pun menyamar sebagai malaikat terang. 2 Korintus 11:14.

 

Setan sedang menyiapkan penyesatan-penyesatannya agar dalam kampanyenya yang terakhir menentang umat Allah, mereka tidak dapat menyadari bahwa dia hadir. “Hal itu tidak usah mengherankan, sebab iblis pun menyamar sebagai malaikat terang.” Setan akan menjejaki tingkat kekuatannya untuk mengusik, mencobai, dan menyesatkan umat Allah.  206.1

Dia yang berani menghadap, mencoba, dan mencemooh Tuhan kita, dan yang mempunyai kekuatan untuk membawaNya ke puncak bait Allah, dan naik ke puncak gunung yang sangat tinggi, akan melancarkan kekuatannya dalam tingkatan yang memukau bagi generasi masa kini, yang sangat kurang kebijaksanaannya kepada Tuhan mereka, dan yang hampir melupakan kehalusan dan kekuatannya.  206.2

Dalam suatu cara yang ajaib ia akan mempengaruhi tubuh orang yang telah ditaklukkan untuk melaksanakan perintahnya.  206.3

Ia akan datang menyamar sebagai Yesus Kristus, mengerjakan mujizat-mujizat yang hebat; dan orang-orang akan tersungkur dan menyembahnya sebagai Yesus Kristus.  206.4

Kita akan diperintahkan untuk menyembah makhluk ini, yang dimuliakan dunia sebagai Kristus. Apa yang akan kita lakukan? Katakan kepada mereka bahwa Kristus telah mengamarkan kita untuk menentang lawan itu, yang merupakan musuh terburuk manusia, namun masih menyatakan dirinya sebagai Allah; dan bahwa ketika Kristus akan menyatakan diriNya, akan ikutserta bersamanya beratus-ratus ribu malaikat; dan bahwa ketika Dia datang, kita akan mengenali suaranya.   206.5

Waktunya akan segera tiba manakala Setan akan mengerjakan mujizat-mujizat di hadapanmu, menyatakan bahwa dia adalah Kristus; dan jika kakimu tidak teguh berdiri di atas kebenaran Allah, maka engkau akan ditarik keluar dari pondasimu.  206.6

Setan ditentukan untuk mempertahankan peperangan sampai akhir zaman. Datang sebagai malaikat terang, menyatakan dirinya sebagai Kristus, dia akan menyesatkan dunia. Tetapi keberhasilannya akan singkat. Tak ada badai atau topan yang dapat memindahkan kaki mereka yang terpancang teguh pada prinsip-prinsip kebenaran abadi. Mereka akan bisa bertahan pada masa kemurtadan yang hampir universal ini.  206.7

 

 

 

18 Juli – Mujizat-Mujizat Setan – Bagian I

Sebab mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Matius 24:24

 

Musuh sedang bersiap-siap untuk menyesatkan seluruh dunia dengan kuasa mujizatnya yang bekerja. Dia akan menyamar sebagai malaikat terang, memerankan pribadi Yesus Kristus.  207.1

Sejauh ini begitu kuasanya mengalami peningkatan, dia akan memamerkan mujizat-mujizat yang tampak nyata. Alkitab berkata: “Dia … menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan sarana-sarana mujizat-mujizat itu yang padanya dia mempunyai kekuatan untuk melakukannya,” bukan hanya sarana-sarana yang pura-pura dilakukannya. Sesuatu yang lebih dari sekedar penipuan tampaknya dibawakan kepada kita oleh ayat alkitab tersebut. Namun ada suatu batasan di mana Setan tak dapat lewati, dan di sinilah ia mengadakan penyesatan untuk membantu dan menandingi pekerjaan yang dia sendiri sebenarnya tak punya kuasa untuk mengadakannya. Pada hari-hari terakhir nanti ia akan tampil sedemikian rupa untuk meyakinkan manusia bahwa dia adalah Kristus yang datang kedua kalinya ke dalam dunia. Sesungguhnya dia akan mengubah dirinya menjadi malaikat terang.  207.2

Dia akan datang menyamar sebagai Yesus Kristus, mengerjakan mujizat-mujizat besar; dan orang-orang akan tersungkur serta menyembahnya sebagai Yesus Kristus. Kita akan diperintahkan untuk menyembah dia yang dimuliakan oleh dunia sebagai Kristus.   207.3

Persis di hadapan kita membentang “jam pencobaan, yang akan melanda seluruh dunia ini, untuk mencobai mereka yang diam di bumi.” Wahyu 3:10. Semua orang yang imannya tidak teguh atas sabda Allah akan disesatkan dan ditaklukkannya. Setan bekerja “dengan semua kesesatan dari ketidakbenaran” untuk mengendalikan anak-anak manusia, dan penyesatan-penyesatannya akan terus berkembang. Tetapi dia bisa mencengkram objeknya hanya jika orang secara rela menyerah pada pencobaannya. Mereka yang secara bersungguh-sungguh mencari pengetahuan akan kebenaran dan bergumul untuk memurnikan jiwa mereka melalui kepatuhan, dengan demikian melakukan apa yang bisa mereka lakukan untuk mempersiapkan diri pada pertentangan itu, akan menemukan, dalam kebenaran Allah, sebuah pertahanan yang pasti. “Sebab engkau telah memelihara perkataan akan kesabaranKu, maka Aku juga akan memelihara engkau” (ayat 10), adalah janji sang Juruselamat. Dia akan selekasnya mengirim setiap malaikat dari surga untuk melindungi umatNya daripada membiarkan satu jiwa pun yang percaya kepadaNya untuk ditaklukkan oleh Setan.   207.4

 

 

19 Juli – Mujizat-Mujizat Setan – Bagian II

Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang. Wahyu 13:13.

 

Begitu umat Allah semakin dekat pada masa bahaya-bahaya di akhir zaman, Setan mengadakan musyawarah yang sangat serius dengan para malaikatnya guna menyepakati rencana yang paling sukses untuk membuang iman umat Allah itu. Dia mengetahui bahwa gereja-gereja yang populer sudah dininabobokkan oleh kuasa penyesatannya. Dengan cara berpikir sesat yang menyenangkan dan keajaiban-keajaiban yang menyesatkan dia terus mengendalikan mereka. Untuk itu kini ia memerintahkan malaikat-malaikatnya memasang perangkap mereka khususnya bagi orang-orang yang sedang menantikan kedatangan Kristus yang kedua kali dan berusaha keras memelihara semua hukum Allah.   208.1

Kita diamarkan bahwa pada masa akhir zaman dia akan bekerja dengan tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban yang menyesatkan. Dan dia akan terus mengerjakan keajaiban-keajaiban itu hingga penutupan pintu kasihan, sehingga dia dapat menunjukkan pada mereka yang disesatkan itu bahwa dia adalah malaikat terang dan bukan malaikat kegelapan.  208.2

Setan akan datang untuk menyesatkan sedapat mungkin orang-orang pilihan Allah. Dia menyatakan dirinya sebagai Kristus, dan dia sedang datang, berpura-pura sebagai missionaris medis yang hebat. Dia akan menurunkan api dari langit di depan mata orang-orang untuk membuktikan bahwa dia adalah Allah.   208.3

Adalah keajaiban-keajaiban yang menyesatkan dari si jahat bahwa dia akan menyebabkan dunia ini tertawan, dan dia akan menurunkan api dari langit di hadapan orang-orang. Dia akan mengerjakan mujizat-mujizat; dan kuasa hebat yang mengerjakan mujizat ini melanda seluruh dunia.   208.4

Sebahagian orang akan dicobai untuk menerima keajaiban-keajaiban itu sebagai yang datang dari Allah. Orang sakit akan disembuhkan di depan mata kita. Mujizat-mujizat akan dikerjakan di hadapan kita. Sudah siapkah kita untuk pencobaan yang menanti kita bilamana keajaiban-keajaiban sesat dari Setan akan dipertontonkan dengan cara yang semakin sempurna? Bukankah banyak jiwa yang akan dijebak dan direnggut? Dengan meninggalkan ajaran yang terang dan hukum-hukum Allah, dan memberikan telinga kepada dongeng-dongeng, maka pikiran orang-orang disiapkan untuk menerima keajaiban-keajaiban yang menyesatkan ini. Sekarang kita semua harus mempersenjatai diri kita untuk menghadapi pertentangan yang di dalamnya kita akan segera ikut. Iman di dalam firman Allah, belajar dengan penuh doa dan pengamalannya secara praktis, akan menjadi perisai kita dari kuasa Setan dan akan membawa kita para penakluk melalui darah Kristus.  208.5

 

20 Juli – Umat Allah Diuji

Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi namaMu, dan mengusir setan demi namaMu, dan mengadakan banyak mujizat demi namaMu juga? Pada waktu itulah aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari padaKu, kamu sekalian pembuat kejahatan!” Matius 7:22, 23.

 

Kita tidak perlu tertipu. Penglihatan-penglihatan hebat, yang sangat berhubungan erat dengan Setan, akan segera terjadi. Firman Allah menyatakan bahwa Setan akan mengerjakan mujizat-mujizat. Dia akan membuat orang-orang sakit, dan kemudian akan tiba-tiba melenyapkan dari mereka kuasa setannya. Maka mereka pun kemudian sembuh. Pekerjaan-pekerjaan penyembuhan ini akan membawa umat Masehi Advent Hari Ketujuh ke dalam ujian. Banyak dari antara mereka yang telah memiliki terang besar akan gagal berjalan dalam terang itu, karena mereka tidak bersatu dengan Kristus.  209.1

Aku tampak umat kita berada dalam kesengsaraan besar, menangis, dan berdoa, memohon janji-janji yang pasti dari Allah, sementara orang-orang jahat berada di sekeliling kita, mengolok-olok kita, dan mengancam untuk menghancurkan kita. Mereka mentertawakan kelemahan kita, mereka mengolok-olok jumlah kita yang sedikit, dan mengejek kita dengan kata-kata yang melukai hati. Mereka menuduh kita mengambil posisi yang independen dari seluruh penduduk dunia ini.  Mereka memangkas sumber-sumber daya kita sehingga kita tidak bisa membeli ataupun menjual, dan menunjuk pada kemiskinan kita yang hina dan keadaan yang mencekam. Mereka tak dapat mengerti bagaimana kita bisa hidup tanpa dunia; kita bergantung pada dunia, dan kita harus menyesuaikan diri pada kebiasaan-kebiasaan, praktek-praktek, dan aturan-aturan dunia, atau meninggalkannya sama sekali. Jika hanya kita masyarakat yang tinggal di dunia ini yang dikasihi oleh Tuhan maka penampilan-penampilan (dunia) sangatlah bertentangan dengan kita. Mereka menyatakan bahwa mereka memiliki kebenaran, bahwa mujizat-mujizat ada di antara mereka, bahwa malaikat-malaikat dari surga telah berbicara dan berjalan bersama mereka, bahwa kekuatan besar dan tanda-tanda serta keajaiban-keajaiban ditampakkan di antara mereka, dan inilah Milenium Temporal, yang telah sekian lama mereka nantikan. Seluruh dunia diubah dan menyelaraskan diri dengan hukum peribadatan hari Minggu, dan orang-orang ini berdiri menentang hukum-hukum negeri, hukum-hukum Allah, dan menyatakan dirinya sebagai orang-orang yang benar di bumi.   209.2

Umat Allah tidak akan menemukan kenyamanan mereka dalam mengerjakan mujizat-mujizat, sebab Setan akan menandingi mujizat apa saja yang dapat dikerjakan….. Mereka harus berdiri teguh pada Firman yang hidup—“Ada tertulis.”  209.3

 

 

21 Juli – Penglihatan-Penglihatan atas Karakter Supernatural

Dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit. Lukas 21:11.

 

Semakin dekat kita pada penutupan waktu, akan terdapat parade eksternal yang semakin hebat dari kekuatan orang-orang kafir; dewa-dewa kafir akan mempertunjukkan kekuatan mereka, dan akan memamerkan diri mereka di berbagai kota dunia; dan penggambaran ini telah mulai digenapi.   210.1

Nubuatan Sang Juruselamat menyangkut datangnya penghakiman atas Yerusalem memiliki kegenapan lain, yang daripadanya kehancuran mengerikan tak lain hanyalah bayangan yang samar.    Dalam takdir kota pilihan itu kita dapat melihat malapetaka dari sebuah dunia yang telah menolak belaskasih Allah dan menginjak-injak hukumNya.  210.2

Tanda-tanda dan keajaiban muncul meramalkan kehancuran dan malapetaka. Di tengah malam sebuah cahaya yang tidak alami bersinar di atas kaabah dan altar. Kereta perang tergambar di atas langit senja hari dan orang-orang lelaki berkumpul untuk bertempur.   210.3

Hari Jumat pagi yang lalu [24 Agustus 1906], sebelum saya terbangun, sebuah pemandangan yang sangat mengesankan ditampakkan di hadapan saya. Saya sepertinya terjaga dari tidur namun tidak berada di rumah saya. Dari jendela saya dapat melihat kebakaran besar yang mengerikan. Bola-bola api yang besar berjatuhan menimpa rumah-rumah, dan dari bola-bola api ini panah-panah api beterbangan ke segala arah. Adalah mustahil menghindarkan api yang berkobar itu, dan banyak tempat menjadi hancur. Keterkejutan orang-orang tidak terlukiskan.  210.4

Penglihatan-penglihatan yang mengerikan atas sebuah karakter supernatural akan segera dimunculkan di langit, sebagai bukti atas kuasa setan-setan yang mengerjakan mujizat. Roh-roh jahat akan pergi kepada raja-raja di bumi dan ke seluruh dunia, untuk mempercepat penyesatan atas mereka, dan mendesak mereka untuk bersatu dengan Setan dalam peperangannya yang terakhir melawan pemerintahan surga. Melalui agen-agen ini, para penguasa dan rakyatnya akan sama-sama disesatkan. Orang-orang akan muncul berpura-pura sebagai Kristus sendiri, dan menyatakan berhak atas predikat dan penyembahan yang menjadi milik Sang Penebus dunia itu.   Mereka akan mempertontonkan mujizat-mujizat penyembuhan dan akan mengaku mempunyai hubungan dengan surga yang mana tentunya bertentangan dengan kesaksian Alkitab.  210.5

 

22 Juli – Meterai Allah dan Tanda Binatang  

Aku harus menyimpan kesaksian ini dan memeteraikan pengajaran ini di antara murid-muridku. Yesaya 8:16.

 

Orang-orang hidup yang benar akan menerima meterai Allah menjelang dekatnya penutupan masa pencobaan itu.   211.1

Tanda atau meterai dari Allah diungkapkan di dalam pemeliharaan Sabat hari ketujuh, kenangan akan penciptaan milik Tuhan…… Tanda binatang itu, yakni pemeliharaan hari pertama dalam minggu, adalah lawan dari meterai Allah.  211.2

Pemeliharaan hari Minggu belum menjadi tanda binatang itu, sampai akhirnya undang-undang yang mengatur orang-orang untuk menyembah sabat berhala ini dibuat. Waktunya akan tiba manakala hari ini akan menjadi ujian, tetapi sekarang waktu itu belum tiba.  211.3

Belum ada orang yang sudah menerima tanda binatang itu. Masa pencobaan itu belum tiba. Ada orang-orang Kristen yang benar di setiap gereja, tanpa kecuali gereja Katolik Roma. Tak seorang pun dari mereka dikutuk hingga akhirnya mereka menerima terang dan memahami kewajiban pada hukum keempat. Tetapi ketika undang-undang itu mulai berlaku memaksakan sabat tandingannya, dan seruan keras malaikat ketiga mengamarkan orang-orang untuk menentang penyembahan binatang itu dan patungnya, maka garis pemisahan antara ajaran yang palsu dan benar akan semakin jelas. Selanjutnya mereka yang masih terus melanggar hukum keempat itu akan menerima tanda atau meterai binatang itu.  211.4

Jika terang kebenaran telah disajikan kepadamu, mengungkapkan Sabat sebagai hukum keempat, dan menunjukkan bahwa tak ada pondasi dalam Sabda Allah untuk pemeliharaan hari Minggu, dan meskipun demikian engkau masih terus bergantung pada sabat palsu itu dengan menolak untuk memelihara Sabat suci yang disebut Allah sebagai “hari kudusKu”, maka itu berarti engkau menerima tanda binatang itu. Kapankah hal ini terjadi? Hal ini terjadi bilamana engkau mematuhi undang-undang yang memerintahkan perhentian pekerjaan pada hari Minggu dan menyembah Allah, sementara engkau tahu bahwa tidak ada satu perkataan pun di dalam Alkitab yang menunjukkan hari Minggu selain hari bekerja yang umum, maka engkau secara sadar menerima tanda binatang itu dan menolak meterai Allah.  211.5

Dalam waktu sekejap setiap orang yang merupakan anak Allah akan menerima meteraiNya. Semoga meterai itu diberikan pada dahi kita masing-masing! Siapa yang dapat tahan dilewatkan begitu saja ketika malaikat memberi meterai hamba-hamba Allah pada dahi mereka?  211.6

 

 

 

23 Juli – Pemeteraian dan Hujan Akhir

Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: “Tuhan mengenal siapa kepunyaanNya” dan “Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan.” 2 Timotius 2:19.

 

Sebelum pekerjaan ditutup dan pemeteraian umat Allah diselesaikan, kita akan menerima pencurahan Roh Allah. Malaikat-malaikat dari surga akan berada di tengah-tengah kita.  212.1

Bapa samawi kita menuntut pada kita bukan apa yang kita tidak dapat perbuat. Dia menghendaki umatNya untuk bekerja secara bersungguh-sungguh untuk mewujudkan tujuanNya bagi mereka. Mereka hendaklah berdoa untuk kekuatan, mengharapkan kekuatan, dan menerima kekuatan sehingga mereka dapat tumbuh menjadi laki-laki dan perempuan yang sungguh-sungguh utuh di dalam Kristus Yesus.   212.2

Tidak semua anggota gereja menumbuhkan kesalehan pribadi; sebab mereka tidak mengerti kewajiban mereka masing-masing. Mereka tidak menyadari bahwa adalah hak dan kewajiban mereka untuk mencapai standar yang tinggi akan kesempurnaan Kristen…… Apakah kita sedang menantikan hujan akhir, dengan berharap penuh percaya diri akan sebuah hari yang lebih baik, ketika gereja nanti akan disegarkan dengan kuasa dari atas dan dengan demikian dibuat layak pada pekerjaan itu?  Hujan akhir itu tidak akan pernah menyegarkan dan menguatkan orang-orang yang malas, yang tidak menggunakan kekuatan-kekuatan yang Allah berikan bagi mereka.  212.3

Kita sangat membutuhkan atmosfer yang memberi hidup murni yang mengasuh dan menguatkan hidup kerohanian. Kita membutuhkan kesungguhan yang lebih besar. Pekabaran serius yang diberikan kepada kita untuk disebarkan kepada dunia adalah harus dinyatakan dengan semangat yang lebih besar, bahkan dengan suatu intensitas yang akan mengesankan orang-orang yang tidak percaya, menuntun mereka untuk memahami bahwa yang Mahatinggi sedang bekerja bersama kita, bahwa Dialah sumber kecukupan dan kekuatan kita….  212.4

Apakah engkau sedang menggunakan semua kekuatanmu dalam upaya membawa domba yang hilang kembali bertobat? Ada beribu-ribu orang dalam ketidaktahuan yang patut diberi amaran. Berdoalah seperti yang belum pernah engkau lakukan sebelumnya untuk meminta kuasa dari Kristus. Mintalah inspirasi dari Roh KudusNya, sehingga engkau diisi dengan semangat untuk menyelamatkan mereka yang hilang. Biarlah doamu naik ke surga, “Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajahNya, Sela supaya jalanMu dikenal di bumi, dan keselamatanMu di antara segala bangsa” (Mzm. 67:1, 2).   212.5

 

 

 

24 Juli – Umat yang Sisa dan Pemeteraian

Lalu berkatalah Malaikat Tuhan kepada Iblis itu: ”Tuhan kiranya menghardik engkau, hai Iblis! Tuhan, yang memilih Yerusalem, kiranya menghardik engkau! Bukankah dia ini puntung yang telah ditarik dari api?” Zakharia 3:2.

 

Umat yang sisa akan dibawa ke dalam pencobaan dan kesusahan besar. Mereka yang memelihara hukum-hukum Allah dan iman akan Yesus, akan merasakan kemarahan naga itu dan para pengikutnya. Setan menjadikan dunia sebagai bonekanya; dia telah mengendalikan gereja-gereja yang murtad. Tetapi di sini ada sekelompok kecil yang tetap menentang kekuasaannya. Jika dia dapat memusnahkan mereka ini dari dunia, maka kemenangannya akan lengkap. Sebagaimana dia dulunya mempengaruhi bangsa-bangsa kafir untuk menghancurkan Israel, maka demikian pula di masa mendatang dia akan mengendalikan kuasa-kuasa jahat bumi untuk menghancurkan umat Allah. Semua orang akan dituntut menyerahkan kepatuhannya pada perintah-perintah manusia dalam rangka merusak hukum ilahi. Mereka yang benar di hadapan Allah dan pada kewajibannya akan diancam, dituduh, dan dihalangi. Mereka akan dikhianati oleh “orangtua, saudara-saudara, sanak-saudara, dan teman-teman.”  213.1

Harapan mereka satu-satunya hanyalah belaskasihan Allah; pertahanan mereka hanyalah doa. Sebagaimana Yosua memohon di hadapan Malaikat, demikian pula umat yang sisa, dengan kehancuran hati dan iman yang sungguh, akan memohon pengampunan dan kelepasan melalui Yesus Pembela mereka…..  213.2

Setan mendakwa mereka di hadapan Allah, dengan menyatakan bahwa mereka telah kehilangan perlindungan ilahi akibat dosa-dosa mereka, dan mengklaim berhak untuk menghancurkan mereka sebagai para pelanggar hukum……   213.3

Namun meskipun para pengikut Kristus telah berdosa, mereka tidak menyerahkan diri mereka dalam penguasaan setan. Mereka telah meninggalkan dosa mereka, dan telah mencari Tuhan dalam kerendahan hati dan penyesalan, dan Sang Pembela ilahi itu memohonkan (pengampunan) dalam perilaku mereka…..   213.4

Umat Allah berkeluh-kesah dan menangis atas kekejian yang terjadi di negeri itu. Dengan berurai air mata mereka mengingatkan orang-orang jahat itu atas bahaya menginjak-injak hukum Allah, dan dengan kesedihan yang tak terkatakan mereka merendahkan diri mereka di hadapan Allah atas pelanggaran-pelanggaran mereka. Orang-orang jahat itu mengolok-olok kesedihan mereka, menertawakan himbauan-himbauan mereka yang serius, dan mencibirkan kelemahan mereka. Namun penderitaan dan kerendahan hati umat Allah itu adalah bukti yang tidak dapat disalahkan bahwa mereka sedang memperoleh kembali kekuatan dan keluhuran karakter yang telah hilang sebagai akibat dosa….   213.5

Sementara Setan mendesakkan tuduhan-tuduhannya, maka malaikat-malaikat suci yang tidak kelihatan datang mengitari mereka dengan menempatkan meterai Allah yang hidup atas diri mereka.  213.6

 

 

25 Juli – Semua Bangsa mengikuti Tuntunan Amerika Serikat

Sebab itu demi segala bangsa mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, maka sujudlah orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa, dan menyembah patung emas yang telah didirikan raja Nebukadnezar itu. Daniel 3:7.

 

Sejarah akan berulang. Agama yang palsu akan ditinggikan. Hari pertama dalam minggu, yaitu sebuah hari bekerja yang lazim, yang tidak memiliki kesucian apapun, akan ditetapkan seperti patung Babil yang pernah ada. Semua bangsa dan bahasa dan kaum akan diperintahkan untuk menyembah sabat yang palsu ini. Ini adalah rencana Setan untuk merendahkan hari yang telah ditentukan Allah yang telah diberikan kepada dunia sebagai sebuah ingatan akan penciptaan.  214.1

Undang-undang yang memaksa penyembahan hari pertama ini akan diterapkan ke seluruh dunia.  214.2

Sebagaimana Amerika Serikat, negeri kebebasan beragama, akan bersatu dengan kepausan dalam menindas hati nurani dan memaksa mereka untuk menghormati sabat palsu itu, demikian pula orang-orang di seluruh dunia ini akan dituntun untuk mencontohnya.   214.3

Bangsa-bangsa lain akan mengikuti Amerika Serikat. Meskipun dia memimpin, krisis yang sama akan menimpa umat kita di seluruh penjuru dunia.  214.4

Bangsa-bangsa akan diarahkan pada kuasanya. Dukungan akan ditarik dari negara-negara yang menyatakan taat pada standar kebenaran Allah, satu-satunya ujian yang pasti atas kepribadian. Dan semua orang yang tidak tunduk pada undang-undang yang dibuat oleh dewan-dewan nasional dan mematuhi hukum-hukum nasional yang meninggikan sabat palsu yang ditetapkan oleh si manusia durhaka itu dalam rangka menginjak-injak hari kesucian milik Allah, akan merasakan kuasa menindas patung binatang itu bukan saja dari kepausan tetapi juga dari dunia Protestan.   214.5

Masa kesusahan yang terbentang di hadapan umat Allah akan menguji iman yang tidak akan bimbang. Anak-anakNya harus memanifestasikan bahwa hanya Dialah yang patut disembah, dan tak ada keraguan biarpun dari hidup itu sendiri, yang dapat menuntun mereka untuk berkompromi dengan penyembahan yang palsu itu. Bagi hati yang setia, perintah-perintah dari  orang-orang yang berdosa dan fana akan tenggelam ke dalam kesia-siaan di luar firman Allah yang abadi. Kebenaran akan dipatuhi meskipun akibatnya harus dipenjarakan, dibuang, atau dibunuh. 214.6

 

 

 

26 Juli – Permulaan dari Akhir

Beginilah firman Tuhan Allah: Lihat, bencana demi bencana akan datang! Kesudahan datang, kesudahanmu tiba, seakan-akan ia terbangun melawan engkau, lihat datangnya! Yehezkiel 7: 5,6.

 

Adalah menakutkan issu tentang ke mana dunia ini sedang dibawa. Kuasa-kuasa dunia yang bersatu untuk berperang melawan perintah-perintah Allah, akan mengatur dalam undang-undang bahwa semua orang, “baik kecil maupun besar, kaya maupun miskin, merdeka maupun budak,” akan mengenakan tradisi gereja dengan memelihara sabat palsu. Semua yang menolak pelaksanaannya akan dikenai hukuman sipil dan pada akhirnya akan dinyatakan bahwa mereka patut dihukum mati. Pada sisi lain, hukum Allah yang memerintahkan hari perhentian Sang Pencipta menuntut ketaatan dan mengancam akan mendatangkan amarah bagi semua orang yang melanggar pengajarannya.  215.1

Dengan issu yang sedemikian jelas itu, maka siapa saja yang menginjak-injak hukum Allah demi mematuhi sebuah undang-undang manusia, akan menerima tanda binatang itu, menerima tanda persekutuan pada kuasa yang dia pilih sebagai ganti atas kuasa Allah…..  215.2

Sabat sejati akan menjadi ujian terbesar atas kesetiaan; karena ini adalah satu butir kebenaran yang secara khusus dipertentangkan. Manakala ujian terakhir ini didatangkan untuk menguji orang-orang, maka garis pembeda akan ditarik di antara mereka yang melayani Allah dan yang tidak melayaniNya. Sementara pemeliharaan sabat palsu diselaraskan ke dalam hukum negara, yang mana bertentangan dengan hukum yang keempat, akan menjadi sebuah pengakuan dari suatu persekutuan kekuasaan yang menentang Allah, maka pemeliharaan Sabat sejati dalam rangka mematuhi hukum Allah adalah sebuah bukti kesetiaan kepada Sang Pencipta. Sementara satu kelas menerima tanda binatang itu dengan menyerahkan diri pada kuasa-kuasa dunia, maka kelas yang lain menerima meterai Allah dengan memilih tanda persekutuan kepada kewenangan ilahi.  215.3

Sampai sekarang orang-orang yang mengajarkan kebenaran-kebenaran dari pekabaran malaikat ketiga sering dianggap sebagai sekadar pembuat onar….. Tetapi karena permintaan akan penekanan pemeliharaan hari Minggu secara luas dianjurkan, maka kejadian yang begitu lama diragukan dan tidak dipercaya kelihatannya sedang mendekat, dan pesan malaikat ketiga itu akan menghasilkan suatu pengaruh yang belum pernah ada sebelumnya.  215.4

 

 

27 Juli – Kehancuran Bangsa mengikuti Kemurtadan Nasional

Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi. Yesaya 24:5.

 

Masyarakat Amerika Serikat telah menjadi masyarakat yang dikasihi; tetapi ketika mereka membatasi kebebasan beragama, menyerahkan Protestantisme, dan memberikan dukungan pada kepausan, maka takaran kesalahan mereka akan menjadi penuh, dan “kemurtadan nasional” akan didaftarkan pada buku-buku surgawi. Akibat dari kemurtadan ini adalah kehancuran bangsa.  216.1

Melalui undang-undang yang memaksakan lembaga kepausan dalam merusak hukum Allah, bangsa kita (Amerika Serikat) akan memutuskan hubungannya sendiri secara mutlak dari kebenaran. Ketika Protestantisme menjulurkan tangannya melintasi teluk untuk bergandengan tangan dengan kekuatan Roma, ketika dia melewati jurang untuk berjabat tangan dengan Spiritualisme, ketika, di bawah pengaruh bersatunya ketiga unsur ini, negara kita menyangkal setiap prinsip dari Konstitusinya sebagai sebuah pemerintahan yang Protestan dan Republik, dan akan membuat undang-undang untuk penyebarluasan kesalahan-kesalahan dan ajaran-ajaran sesat kepausan, maka kita pun mengetahui bahwa waktunya telah tiba untuk pekerjaan ajaib Setan dan bahwa akhir zaman sudah dekat.  216.2

Melalui Spiritualisme, Setan muncul sebagai seorang penolong bangsa, menyembuhkan penyakit orang, dan mengaku dirinya sebagai pembawa sebuah sistem yang baru dan lebih hebat akan iman religius; tetapi pada saat yang sama dia bekerja sebagai perusak…..  216.3

Sementara memunculkan diri di hadapan anak-anak sebagai seorang dokter yang hebat yang bisa menyembuhkan semua penyakit mereka, dia akan menbawa penyakit dan malapetaka, sampai kota-kota yang berpenduduk dihancurkan dan diisolir….. 216.4

Dan kemudian si penipu ulung ini akan meyakinkan banyak orang bahwa orang-orang yang menyembah Allah adalah penyebab kejahatan-kejahatan ini.   216.5

Oleh karena manusia terpisah jauh dan semakin jauh dari Allah, Setan diizinkan untuk melancarkan kekuatannya atas anak-anak yang tidak patuh. Dia melemparkan kehancuran di antara manusia. Ada bencana di darat dan lautan. Harta dan nyawa dihancurkan oleh api dan banjir. Setan memutuskan untuk menanggungkan hal ini pada orang-orang yang menolak tunduk pada berhala yang dia telah dirikan. Agen-agennya menunjuk pada orang-orang Advent Hari Ketujuh sebagai penyebab bencana ini. “Orang-orang ini menyimpang dari hukum,” kata mereka. “Mereka tidak menyucikan hari Minggu. Jika saja mereka dipaksa untuk mematuhi hukum pemeliharaan hari Minggu, maka akan berhentilah penghakiman-penghakiman yang buruk ini.” 216.6

 

 

28 Juli – Dunia Menentang Umat Allah

Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus. Wahyu 12:17.

 

Umat kita telah dianggap sebagai umat yang terlalu meremehkan nilai amaran, tetapi suatu perubahan  akan datang. Dunia Kristen saat ini sedang membuat pergerakan-pergerakan yang akan harus membawa umat penurut hukum-hukum Allah tampil ke depan.  217.1

Seluruh dunia sedang diarahkan untuk memusuhi orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh, karena mereka tak akan menghormati kepausan, yakni lembaga kekuasaan antikristus, melalui pemeliharaan hari Minggu. Adalah tujuan Setan untuk melenyapkan mereka dari dunia, supaya kekuasaannya atas dunia ini tidak dipersoalkan.  217.2

Setiap posisi kebenaran yang dimiliki oleh umat kita akan mengatasi kritik yang berasal dari pikiran-pikiran yang paling hebat; orang-orang yang sangat hebat dari dunia ini akan diperkenalkan pada kebenaran, dan untuk itu setiap posisi yang kita ambil harus secara kritis diperiksa dan diuji oleh Alkitab. Sekarang tampaknya kita tidak dikenal, tetapi hal ini tidak akan selalu demikian. Pergerakan-pergerakan sedang bekerja membawa kita tampil ke depan, dan bilamana teori-teori kebenaran kita dapat disusun para ahli sejarah atau orang-orang besar dunia ini, maka akan jadilah kita tampil di depan.  217.3

Kita harus secara pribadi mengetahui bagi diri kita sendiri apa itu kebenaran, dan siap sedia memberikan alasan akan harapan yang kita miliki dengan lemah-lembut dan hormat, bukan dalam kesombongan, membual, merasakan kecukupan diri sendiri, tetapi dengan roh Kristus. Kita sedang mendekati waktu di mana kita akan secara pribadi memberi pertanggungjawaban atas keyakinan kita.  217.4

Kita akan diserang pada setiap poin; kita akan sangat diuji. Kita tidak mau memegang iman kita hanya karena diwariskan kepada kita oleh para orangtua kita.  Iman yang demikian tidak akan dapat bertahan atas ujian hebat yang terbentang di hadapan kita. Kita mau mengetahui mengapa kita ini adalah orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh, apa alasan nyata yang kita miliki untuk keluar dari dunia ini sebagai orang-orang yang terpisah dan membedakan diri….. 217.5

Kuasa-kuasa kegelapan akan menghadang kita; dan semua orang yang tidak mau berbeda dan tidak waspada, yang menggantungkan perasaan mereka pada harta duniawi mereka, dan yang tidak mau peduli untuk memahami urusan-urusan Allah dengan umatNya, akan menjadi korban yang paling empuk. Tak ada kekuatan selain pengetahuan akan kebenaran di dalam Yesus, yang akan membuat kita tabah; tetapi dengan pengetahuan ini, seseorang mungkin mengejar seribu, dan dua orang menempatkan sepuluh ribu untuk terbang.   217.6

 

 

29 Juli – Malaikat dalam Kitab Wahyu Pasal 18

Kemudian dari pada itu aku melihat malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya. Wahyu 18:1.

 

Nubuatan-nubuatan dalam Kitab Wahyu pasal delapanbelas akan segera digenapi. Selama pemberitahuan pekabaran malaikat ketiga, “malaikat lain” turun “dari surga, mempunyai kekuasaan besar,” dan bumi “menjadi terang oleh kemuliaannya.” Roh Tuhan akan memberkati dengan penuh keindahan sarana-sarana manusiawi yang disucikan sehingga laki-laki, perempuan, dan anak-anak akan membuka mulut mereka dalam pujian dan bersyukur, mengisi bumi ini dengan pengetahuan akan Allah dan dengan kemuliaanNya yang tak tertandingi, sebagaimana air membasahi lautan.   218.1

Mereka yang telah memegang teguh kepercayaan mereka hingga akhir akan terjaga selama waktu di mana pekabaran malaikat ketiga dinyatakan dengan kuasa besar. Selama seruan keras, gereja dengan dibantu oleh takdir penempatan-penempatannya oleh Tuhannya yang agung, akan menyebarluaskan pengetahuan keselamatan dengan berlimpah-limpah sehingga terang akan disampaikan ke setiap kota besar dan kota kecil. Bumi akan diisi dengan pengetahuan keselamatan. Roh Allah yang membaharui akan sedemikian limpahnya memahkotai dengan sukses agen-agen yang aktif dengan penuh semangat sehingga terang kebenaran sekarang akan terlihat memancar di mana-mana.  218.2

Dalam periode tersebut akan ada serangkaian kejadian yang mengungkapkan bahwa Allah adalah Tuhan atas situasi tersebut. Kebenaran akan dinyatakan secara jelas, dalam bahasa yang tidak dapat keliru. Sebagai suatu umat, kita harus mempersiapkan jalan Tuhan di bawah tuntunan Roh Kudus. Injil harus diberitakan dalam kemurniannya. Aliran air hidup itu harus diperdalam dan diperlebar. Di semua bidang, baik dekat maupun jauh, orang-orang akan dipanggil dari pekerjaan mereka dan dari jabatan-jabatan bisnis komersial yang menguasai pikiran mereka, dan akan dididik berhubungan dengan orang-orang yang berpengalaman. Karena mereka belajar bekerja secara efektif, maka mereka akan menyatakan kebenaran dengan kuasa. Melalui pekerjaan-pekerjaan yang sangat hebat dari pemeliharaan ilahi, gunung-gunung kesukaran akan dihancurkan dan dibuang ke laut. Pekabaran yang ditujukan kepada para para penghuni bumi ini akan didengarkan dan dimengerti. Orang-orang akan mengetahui apa itu kebenaran. Untuk seterusnya, dan masih seterusnya pekerjaan itu akan berkembang pesat, hingga seluruh bumi akan mendapat amaran. Dan kemudian barulah tiba kesudahannya.  218.3

 

30 Juli – Hujan Awal dan Hujan Akhir

Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena Tuhan, Allahmu! Sebab telah diberikanNya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkanNya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu. Yoel 2:23.

 

Ada di dalam gereja-gereja sebuah manifestasi ajaib akan kuasa Allah, tetapi kuasa itu tak akan bekerja bagi orang-orang yang tidak mau merendahkan diri mereka di hadapan Tuhan dan membuka pintu hati mereka dengan pengakuan dan pertobatan. Dalam manifestasi kuasa itu yang menerangi bumi dengan kemuliaan Allah, mereka akan melihat hanya sesuatu yang dalam kebutaan mereka mereka anggap berbahaya, sesuatu yang akan membangkitkan ketakutan mereka, dan mereka akan mempermalukan diri mereka dengan mempertahankan hal itu. Karena Tuhan tidak bekerja sesuai dengan harapan-harapan dan cita-cita mereka, mereka akan menentang pekerjaan itu. “Mengapa,” kata mereka, “kita tidak mengetahui Roh Allah, ketika kita sudah bekerja dalam pekerjaan ini selama bertahun-tahun?” Karena mereka tidak memberikan tanggapan terhadap amaran-amaran dan desakan-desakan dari pesan-pesan Allah, namun tetap saja berkata, “Aku kaya dan sudah bertambah kekayaanku, dan aku tidak membutuhkan apa-apa.”  219.1

Bakat dan pengalaman yang lama tidak akan membuat orang-orang menjadi saluran-saluran terang jika mereka tidak menempatkan diri mereka di bawah sorotan-sorotan sinar Matahari Kebenaran, dan dipanggil, dipilih dan dipersiapkan oleh anugerah Roh Kudus. Bilamana orang-orang yang menangani hal-hal yang sakral merendahkan diri mereka sendiri di bawah kuasa tangan Allah, Tuhan akan mengangkat mereka. Dia akan membuat mereka menjadi orang-orang arif—orang-orang yang kaya di dalam karunia Roh-Nya. Karakter sifat egois dan keras kepala mereka yang kuat akan terlihat dalam terang yang bersinar dari Sang Terang dunia. “  “Aku akan segera datang kepadamu, dan akan memindahkan kandil dari tempat ini kecuali kamu bertobat.” Jika engkau mencari Tuhan dengan segenap hatimu, Dia akan berkenan ditemui olehmu.  219.2

Tidak seharusnya ada pengabaian karunia yang diperwakilkan oleh hujan awal. Hanya mereka yang menghidupkan terang yang mereka miliki akan menerima terang yang lebih besar. Jika kita tidak memajukan setiap hari di dalam contoh keutamaan-keutamaan Kristen yang aktif, kita tidak akan mengenali manifestasi-manifestasi Roh Kudus dalam hujan akhir. Hal itu mungkin tercurah bagi orang-orang di sekitar kita, tetapi kita tidak akan mengenal atau menerimanya.  219.3

 

 

 

31 Juli – Sudah Waktunya untuk Bangun !

Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk bangun dari tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya. Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita meninggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang! Roma 13:11, 12.

 

Pertentangan besar sedang mendekati akhirnya. Setiap khabar bencana di darat ataupun lautan merupakan sebuah kesaksian pada fakta bahwa akhir dari semua perkara sudah di depan mata. Peperangan dan desas-desus peperangan menyatakannya. Adakah seorang Kristen yang nadinya tidak berdenyut dengan tindakan yang dipercepat begitu dia mengantisipasi kejadian-kejadian besar membentang di depan kita?  Tuhan segera datang. Kita mendengar jejak kaki Allah yang sedang mendekat.  220.1

Pengetahuan akan dekatnya kedatangan Kristus ini jangan dibiarkan kehilangan tenaganya sehingga kita menjadi kurang peduli dan ceroboh, dan jatuh tertidur dalam ketidaksadaran dan ketidakberbedaan pada kenyataan-kenyataan duniawi. Dalam tidur kita berada pada dunia yang tidak nyata, dan tidak merasakan akan hal-hal yang terjadi di sekitar kita…..  220.2

Ada orang-orang yang memiliki terang bernyala akan kebenaran yang bersinar di sekitar mereka namun tidak merasakannya. Mereka dipikat oleh musuh, ditarik oleh mantera dengan kuasanya yang mempesona. Mereka tidak mempersiapkan diri untuk hari yang besar itu yang segera datang ke dunia ini. Mereka tampaknya sungguh-sungguh tidak merasakan kebenaran agama.  220.3

Tidak adakah beberapa pemuda yang terjaga? Mereka yang melihat malam datang, dan juga pagi, haruslah bekerja dengan energi yang tak kenal lelah untuk membangunkan rekan-rekan mereka yang tertidur. Tak bisakah mereka merasakan bahaya yang mengancam rekan-rekan mereka itu, berdoa bagi mereka, dan menunjukkan kepada rekan-rekan mereka itu melalui hidup dan karakter mereka sendiri bahwa mereka sendiri percaya bahwa Kristus segera datang?…….. Pengurangan jarak waktu yang cepat antara kita dan keabadian seharusnya mengesankan kita semakin dalam. Setiap hari yang berlalu membuat berkurangnya satu hari bagi kita untuk menyelesaikan pekerjaan kita menyempurnakan tabiat……. 220.4

Selama masih banyak yang tertidur, banyak yang mengambil resiko menjauh dari waktu yang berharga dalam ketidakpedulian atas semakin dekatnya akhir dunia, mereka yang sungguh-sungguh percaya haruslah serius, harus terjaga, harus bersungguh-sungguh dan tekun, serta selalu sedia untuk berdoa…… 220.5

Hai pemuda sekalian, sudahkah lampumu berhias dan menyala?  220.6

 

 

1 Agustus – “Dalam Masa Kasihan Ini”

Sebab Allah berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.

2 Korintus 6:2.

 

Kita percaya tanpa sedikit pun ragu bahwa Kristus segera datang. Ini bukanlah sebuah dongeng bagi kita; ini adalah sebuah kenyataan.  Kita tidak menyangsikan sedikit pun saat ini maupun pada tahun-tahun yang lampau, bahwa ajaran-ajaran yang kita pegang hari ini adalah kebenaran masa kini, dan bahwa kita sedang mendekati penghakiman itu. Kita sedang mempersiapkan diri untuk menemui Dia, yang dikawal oleh iringan para malaikat suci, muncul di awan-awan untuk menyempurnakan keabadian hidup bagi orang-orang yang beriman dan benar.    Ketika Dia datang Dia bukannya membersihkan kita dari dosa-dosa kita, menghapus cacat cela dalam kepribadian kita, atau merawat kita atas penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh sifat-sifat dan tabiat kita. Pekerjaan ini akan telah diselesaikan bagi kita semua sebelum waktu itu.  Ketika Tuhan datang, mereka yang suci akan tetap suci. Orang-orang yang telah memelihara tubuh dan roh mereka dalam kesucian, dalam pembersihan dosa dan kehormatan, akan menerima penyempurnaan hidup kekal itu. Tetapi mereka yang tidak benar, tidak menyucikan dirinya dan bercela, akan tetap demikian selamanya. Tak ada lagi pekerjaan pelayanan yang akan dibuat bagi mereka untuk menghapus proses dan dosa-dosa serta kekotoran mereka itu. Semuanya dikerjakan dalam masa kasihan ini. Sekarang inilah pekerjaan itu sedang diselesaikan bagi kita.  221.1

Kita memeluk kebenaran Allah dengan pola hidup kita yang berbeda, dan sebagaimana kita menghidupkan pengaruh kebenaran itu, maka hal itu akan menyempurnakan pekerjaan bagi kita yang penting untuk memberikan kita kekuatan moral demi kerajaan kemuliaan dan masyarakat malaikat-malaikat surga. Sekarang kita berada dalam ruang karya Allah. Banyak dari antara kita adalah batu-batu cacat yang keluar dari tambang. Tetapi karena kita berdiri teguh di atas kebenaran milik Allah, pengaruhnya menggerakkan kita. Pengaruh kebenaranNya itu meninggikan kualitas kita dan menghapus setiap ketidaksempurnaan dan dosa-dosa dari kita dari alam manapun. Dengan demikian kita dipersiapkan untuk menemui Sang Raja dalam keindahanNya dan akhirnya bersatu dengan malaikat-malaikat yang murni dan samawi di dalam kerajaan kemuliaan. Di sinilah pekerjaan ini diselesaikan bagi kita, di sinilah tubuh dan roh kita dikuatkan untuk keabadian.  221.2

 

 

2 Agustus – Intisari dari Karakter Moral

Kami tidak bermegah atas pekerjaan yang dilakukan oleh orang lain di daerah kerja yang tidak dipatok untuk kami. Tetapi kami berharap, bahwa apabila imanmu makin bertumbuh, kami akan mendapat penghormatan lebih besar lagi di antara kamu, jika dibandingkan dengan daerah kerja yang dipatok untuk kami. 2 Korintus 10:15.

 

Engkau haruslah menjauh dari tempat yang dipikat oleh Setan dan jangan membiarkan pikiranmu dialihkan dari persekutuan dengan Allah. Melalui Kristus engkau boleh dan mesti bergembira dan hendaknya memperoleh kebiasaan-kebiasaan pengendalian diri. Bahkan pikiran-pikiranmu haruslah dibawa ke dalam penguasaan kehendak Allah dan perasaan-perasaanmu di bawah kendali akal sehat dan agama. Khayalanmu janganlah membuatmu menjadi kacau dan liar tanpa suatu usaha pembatasan atau disiplin. Jika pikiran salah, maka perasaan pun akan menjadi salah, dan pikiran serta perasaan itu menyatu membentuk karakter moral….. Jika engkau menyerah kepada kesan-kesanmu dan membiarkan pikiran-pikiranmu dalam kecurigaan, keraguan, dan keluhan, maka engkau akan menjadi orang yang paling tidak bahagia di antara manusia fana……  222.1

Saudari F yang terkasih, engkau mempunyai imajinasi yang sakit; dan engkau tidak menghormati Allah dengan membiarkan perasaan-perasaaanmu mengendalikan sepenuhnya akal pikiran dan penilaianmu.  Engkau mempunyai sebuah keinginan yang nekat, yang menyebabkan pikiran bereaksi atas tubuh, tidak seimbangnya peredaran darah dan menghasilkan kepadatan dalam organ-organ tertentu; dan dengan demikian engkau sedang mengorbankan kesehatan demi perasaan-perasaanmu.   222.2

Engkau membuat suatu kekeliruan, yang jika tidak dikoreksi, tidak akan berakhir dengan mengandaskan kebahagiaanmu saja. Engkau sedang melukai bukan hanya dirimu sendiri, tetapi juga para anggota keluargamu……. Engkau telah membiarkan ….imajinasimu yang terlalu gelisah mengendalikan akal pikiran….. Jika engkau tidak memiliki kekuatan atas perasaan-perasaanmu, maka hal ini tidaklah menjadi dosa; tetapi ia itu tidak akan menjawab demikian untuk menyerah pada musuh. Keinginan-keinginanmu perlu disucikan dan ditundukkan sebagai ganti dibiarkan bertentangan pada keinginan-keinginan Allah…..  222.3

Manusia telah ditempatkan di dalam sebuah dunia kesedihan,  kecemasan, dan kebingungan. Dia ditempatkan untuk diuji dan dicoba, seperti Adam dan Hawa, sehingga dia dapat menumbuhkan sebuah karakter yang baik dan membawa keharmonisan atas pertentangan pendapat dan kebingungan.  Ada banyak hal penting bagi kita untuk dikerjakan….. Dan ada banyak hal bagi kita untuk dinikmati. Melalui Kristus kita dibawa dalam hubungan dengan Allah. BelaskasihNya menempatkan kita di bawah kewajiban yang berkelanjutan; dengan merasa diri tidak layak atas belaskasihNya, kita hendaknya menghargai bahkan yang paling kecil dari karuniaNya itu.  222.4

 

 

 

3 Agustus – Menempa Sebuah Kualitas Jiwa 

Baik gewang, baik hablur, tidak terhitung lagi; memiliki hikmat adalah lebih baik daripada mutiara. Ayub 28:18.

 

Sebuah karakter yang dibentuk seturut kesamaan ilahi adalah harta satu-satunya yang dapat kita bawa dari dunia ini ke dunia akhirat nanti. Mereka yang berada di bawah bimbingan Kristus di dunia ini akan memperoleh pencapaian ilahi untuk mereka bawa ke rumah-rumah mereka di surga. Dan di surga kita secara terus-menerus menyempurnakan diri…… 223.1

Kemampuan mental dan sifat jenius bukanlah karakter, sebab hal-hal ini seringkali dimiliki oleh mereka yang karakternya sangat bertentangan dengan orang-orang yang memiliki karakter yang baik. Reputasi atau nama baik bukanlah karakter. Karakter yang benar adalah kualitas jiwa, yang mengungkapkan dirinya sendiri dalam perilaku.  223.2

Sebuah karakter yang baik adalah modal yang lebih berharga daripada emas atau perak.  Ia itu tidak dipengaruhi oleh kepanikan atau kegagalan, dan suatu hari nanti ketika harta duniawi dimusnahkan, karakter yang baik itu akan membawa kekayaan. Integritas, keteguhan, dan ketabahan adalah kualitas yang harusnya dipelihara dengan sungguh-sungguh; sebab mereka mengenakan bagi pemiliknya sebuah kekuatan yang sangat menarik—sebuah kekuatan yang membuatnya kuat untuk melakukan hal-hal yang baik, kuat untuk mengusir yang jahat, dan kuat untuk menghadapi kesulitan.  223.3

Kekuatan karakter terdiri atas dua hal—kekuatan untuk berkehendak dan kekuatan pengendalian diri. Banyak kesalahan kaum muda adalah keinginan yang kuat dan tidak terkendalikan untuk kekuatan karakter; tetapi yang benar adalah bahwa siapa yang dikuasai oleh hawa nafsunya adalah orang yang lemah. Kebesaran dan keluhuran yang sesungguhnya dari manusia adalah diukur dari kekuatan-kekuatannya untuk menaklukkan perasaan-perasaannya, bukannya perasaan-perasaannya yang menundukkan dia. Orang yang paling kuat adalah dia yang akan menahan amarah dan mengampuni musuh-musuhnya, walaupun dia sensitif pada perlakuan kejam.  223.4

Seandainya dianggap perlu bahwa orang muda memiliki karakter yang indah dan sifat yang ramah seperti perlunya peniruan mereka terhadap mode dan tingkah laku dunia ini, maka kita akan menyaksikan ratusan kaum muda di mana ada satu hari ini yang muncul di panggung kehidupan yang dipersiapkan untuk mengerahkan sebuah pengaruh yang mulia bagi masyarakat. 223.5

 

 

4 Agustus – Kristus Penolong dan Penebus Kita

Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar. Roma 5:19.

 

Karena manusia yang sudah jatuh tidak dapat mengalahkan Setan dengan kekuatan manusiawinya, Kristus telah datang dari istana kerajaan surga untuk menolongnya dengan kekuatan manusiawi dan surgawiNya yang dipadukan. Kristus mengetahui bahwa Adam dengan keunggulan-keunggulannya yang lebih tinggi di Taman Eden mungkin dapat melawan godaan-godaan Setan dan mengalahkannya. Dia juga mengetahui bahwa adalah mustahil bagi manusia   dapat menahan pencobaan-pencobaan Setan dengan kekuatannya sendiri di luar Taman Eden dengan terpisah dari terang dan kasih Allah sejak Kejatuhan itu. Untuk membawa pengharapan kepada manusia dan menyelamatkannya dari kehancuran total, Dia merendahkan diriNya sendiri dengan mengambil rupa manusia, yang mana dengan kuasa ilahiNya berkombinasi dengan kekuatan manusiawi, Dia dapat mencapai manusia di mana pun berada.  Dia mendapati putra-putri Adam yang jatuh dengan kekuatan itu, yang mustahil dapat dimiliki oleh mereka sendiri, sehingga di dalam namaNya mereka dapat mengalahkan pencobaan-pencobaan Setan……  224.1

Adam dan Hawa di Taman Eden telah ditempatkan di bawah lingkungan yang sangat menguntungkan….. Mereka tidak berada dalam kutukan dosa….. Sang Pencipta mereka adalah guru mereka. Tetapi mereka jatuh di bawah kuasa dan pencobaan-pencobaan musuh yang licik itu.   Selama empat ribu tahun Setan telah bekerja menentang pemerintahan Allah, dan dia telah memperoleh kekuatan dan pengalaman dari kebiasaan yang nekat. Orang-orang yang jatuh tidak memiliki keuntungan apa-apa atas Adam di Taman Eden. Mereka telah berpisah dari Allah selama empat ribu tahun. Kebijaksanaan untuk dipahami dan kekuatan untuk dipertahankan adalah bahwa pencobaan-pencobaan Setan telah menjadi semakin berkurang hingga nantinya Setan kelihatan menguasai kejayaan di bumi. Selera makan dan nafsu berahi, cinta dunia dan dosa-dosa keangkuhan, adalah cabang-cabang utama kejahatan dari setiap spesies yang berasal dari …… tumbuhnya kekotoran.  224.2

Hidup kita kelihatannya sebuah pergumulan; namun karena kita tetap menyerahkan diri kita kepada Tuan Pekerja yang bijaksana, Dia akan membawa pola kehidupan dan tabiat yang terdapat pada kemuliaanNya sendiri. Dan tabiat yang mengungkapkan tabiat mulia Kristus itu akan diterima di dalam Surga Allah.   224.3

Setiap orang yang dengan iman mematuhi hukum-hukum Allah akan mencapai kondisi ketidakberdosaan di mana Adam hidup sebelum pelanggarannya.  224.4

 

 

 

 

5 Agustus – Keadaan Spiritual yang Tinggi Dapat Dicapai  

Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaanNya. Yudas 24.

 

Kristus patuh kepada setiap tuntutan hukum……..  225.1

Dengan kepatuhanNya yang sempurna Dia menjadikan mungkin bagi setiap orang mematuhi hukum-hukum Allah. Ketika kita menyerahkan diri kita kepada Kristus, hati kita dipersatukan dengan hatiNya, keinginan kita bersatu dengan keinginanNya, pikiran menjadi satu dengan pikiranNya, dan maksud-maksud hati dibawa kepadaNya; kita hidup seperti Dia. Inilah yang dimaksud dengan mengenakan jubah kebenaran Kristus. Maka ketika Tuhan memandang kita Dia melihat bukannya jubah dari daun ara, bukan ketelanjangan dan bercacat dosa, tetapi jubah kebenaranNya sendiri, yang adalah kepatuhan sempurna kepada hukum Jehova.  225.2

Melalui rencana penebusan, Allah telah menyediakan sarana-sarana untuk menaklukkan  setiap sifat dosa dan bertahan atas setiap cobaan, betapa pun kuatnya cobaan itu.  225.3

Pencobaan yang paling kuat tidak menyediakan alasan apapun untuk dosa. Sehebat apapun tekanan yang melanda jiwa, pelanggaran tentu saja merupakan hasil perbuatan kita. Bukanlah kekuatan bumi atau neraka untuk memaksa orang berbuat dosa. Pastilah keinginan yang mengabulkan dan hati menyerahkan, sebab kalau tidak demikian hasrat tidak bisa menundukkan pertimbangan akal sehat dan kejahatan tidak dapat menang atas kebenaran.  225.4

Jika engkau akan berdiri di atas panji yang berlumuran darah Sang Pangeran Imanuel, melakukan pelayananNya dengan penuh iman, engkau tidak akan pernah menyerah pada pencobaan; sebab Dia berdiri di sisimu menjaga engkau agar jangan jatuh.  225.5

Kita tidak perlu mempertahankan kecenderungan dosa…. [Efesus 2:1-6] 225.6

Karena kita mengambil bagian dalam tabiat ilahi, maka warisan dan kecenderungan-kecenderungan yang bertumbuh untuk kesalahan dihapuskan dari karakter kita, dan kita dibuat menjadi kuasa yang hidup untuk selamanya. Dengan selalu belajar dari Guru ilahi dan setiap hari mengambil bagian dalam tabiatNya, kita bekerjasama dengan Allah dalam mengatasi pencobaan-pencobaan Setan. Allah bekerja dan manusia bekerja, sehingga manusia dapat menjadi satu dengan Kristus sebagaimana Kristus adalah satu dengan Bapa. Maka kita duduk bersama dengan Kristus di tempat-tempat surgawi. Pikiran beristirahat dalam damai dan jaminan di dalam Yesus.  225.7

 

 

6 Agustus – Mencapai Ketinggian Kesempurnaan Kristen  

Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak daripada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita. Efesus 3:20.

 

Jika engkau menjadikan Allah sebagai kekuatanmu, engkau boleh, meskipun di bawah keadaan-keadaan yang paling menakutkan, mencapai sebuah ketinggian dan luasnya kesempurnaan Kristen yang engkau anggap mustahil untuk dicapai. Pikiran-pikiranmu dipertajam dan engkau boleh memiliki aspirasi-aspirasi yang luhur, pemahaman yang jelas akan kebenaran, dan tujuan-tujuan tindakan yang akan mengangkat engkau di atas segala motif-motif yang kotor. 226.1

Baik pikiran maupun tindakan akan menjadi perlu jika engkau hendak memperoleh kesempurnaan karakter. Sementara berhubungan dengan dunia ini, engkau hendaknya tetap waspada sehingga tidak terlalu bersemangat mencari pujian orang-orang dan hidup untuk opini mereka…… Tumbuhkanlah karunia kerendahan hati, dan sandarkanlah jiwamu yang tiada tertolong pada Kristus….. Di tengah-tengah kekacauan dan pencobaan dalam keramaian duniawi ini engkau boleh mempertahankan kemerdekaan jiwa dengan kemanisan yang sempurna.  226.2

Jika engkau berada dalam persekutuan setiap hari bersama Allah, engkau akan belajar menempatkan penilaianNya atas orang-orang, dan kewajiban-kewajiban yang ada padamu untuk memberkati kemanusiaan yang menderita akan menemukan orang-orang yang menginginkannya. Engkau bukanlah milikmu sendiri; Tuhanmu memiliki pernyataan-pernyataan yang kudus atas kasihmu yang tertinggi dan pelayanan-pelayanan yang sangat agung atas hidupmu. Dia berhak menggunakan engkau dengan segenap kemampuanmu, dalam tubuh dan rohmu, demi kehormatan dan kemuliaanNya. Apa saja yang menghadang engkau mungkin dituntut untuk ditanggung,….engkau harus menerimanya tanpa bersungut-sungut…. 226.3

Banyak orang di dunia ini hidup tanpa Allah dan tanpa pengharapan. Mereka bersalah, korupsi, dan terhina, diperbudak oleh sarana-sarana Setan. Namun demikian mereka inilah orang-orang kepada siapa Kristus datang untuk memberikan tebusan. Mereka adalah sasaran belaskasih, simpati yang tulus, dan usaha yang tiada kenal henti; sebab mereka berada di ambang kehancuran. Mereka menderita dari keinginan-keinginan yang tidak terpuaskan, hasrat-hasrat yang tidak teratur, dan kutukan dari hati nurani mereka sendiri; mereka sengsara, karena mereka kehilangan pengendalian atas hidup ini dan tidak mempunyai prospek hidup ke masa depan.  226.4

Engkau memiliki bidang pekerjaan yang penting dan engkau harus aktif dan ulet, memberi diri dengan penuh semangat dan kepatuhan yang tidak bersyarat pada panggilan Sang Guru.  226.5

 

 

7 Agustus – Kesempurnaan dalam Lingkungan Manusia

Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.  Matius 5:48.

 

Juruselamat kita memahami segala hal tentang tabiat manusia, dan Dia berkata kepada setiap manusia,”Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Sebagaimana Allah sempurna dalam ruang lingkupNya, maka begitu pula manusia harus sempurna dalam lingkungannya. Mereka yang menerima Kristus adalah terhitung di antara orang-orang yang kepadanya pengharapan penuh disampaikan. “Sebanyak yang menerima Dia, kepada mereka Dia memberikan kekuatan untuk menjadi anak-anak Allah, bahkan kepada mereka yang percaya di dalam namaNya.” Kata-kata ini menyatakan kepada kita bahwa diri kita harus berisikan karakter yang terbaik dan tertinggi, sebuah karakter yang dibentuk setelah terwujudnya kesamaan ilahi. Bilamana karakter yang demikian dimiliki, maka hidup, iman, dan kemurnian agama menjadi contoh yang mengandung pelajaran bagi orang lain.  227.1

Tetapi orang-orang yang menunggu untuk melihat perubahan magis dalam karakter mereka tanpa menjalankan usaha untuk mengalahkan dosa, akan kecewa. Kita tak punya alasan untuk takut sementara menatap Yesus, tak ada alasan untuk ragu melainkan percaya bahwa Dia dapat menyelamatkan sepenuhnya semua orang yang datang kepadaNya; tetapi kita boleh tetap takut kalau tabiat kita yang lama akan kembali merajalela, sehingga musuh itu akan memikirkan perangkap dimana kita akan kembali menjadi tawanannya. Kita harus mengerjakan keselamatan kita dengan takut dan gentar, sebab adalah Allah yang bekerja di dalam dirimu untuk menghendaki dan melakukan kesenangan baikNya.  Dengan kekuatan kita yang terbatas kita dapat suci dalam ruang lingkup kita sebagaimana Allah adalah suci dalam ruang lingkupNya. Pada tingkatan kemampuan kita, kita harus membuat manifestasi kebenaran dan kasih serta keunggulan karakter ilahi. Sebagaimana lilin mendapat tanda cetakan dari meterai, demikian pula jiwa memperoleh cetakan dari Roh Allah dan memegang teguh gambaran Kristus.  227.2

Kita harus tumbuh setiap hari di dalam cinta kasih rohani. Kita akan seringkali gagal dalam usaha-usaha kita untuk meniru pola ilahi. Kita akan seringkali harus membungkuk menangis di kaki Yesus karena cacat-cacat dan kesalahan-kesalahan kita; tetapi kita tidak harus patah semangat; kita harus berdoa dengan lebih bersemangat, percaya lebih penuh, dan mencoba lagi dengan ketabahan yang lebih besar untuk bertumbuh semakin serupa dengan Tuhan kita. Begitu kita tidak mempercayai kekuatan kita sendiri, maka kita akan mempercayai kuasa Penebus kita, dan menyampaikan pujian kepada Allah, yang merupakan kesehatan dari wajah kita dan Allah kita.  227.3

 

 

8 Agustus – Terhormat di dalam Maksud dan Tindakan

Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. Efesus 4:32.

 

Prinsip, kebenaran, dan kejujuran hendaknya dijunjung tinggi. Kejujuran tidak akan berdiam di mana kebijakan ditutupi.  Mereka tidak akan saling sepakat; satu dari Baal dan yang satunya lagi dari Allah. Tuhan menuntut hamba-hambaNya untuk terhormat di dalam maksud dan tindakan….. Orang-orang yang memilih kejujuran sebagai sahabatnya akan mengenakannya di dalam segala tindak-tanduk mereka. Bagi kebanyakan orang, mereka ini tidak menyenangkan, namun bagi Allah mereka indah.  228.1

Setan  sedang bekerja membanggakan dirinya di mana-mana. Dia memecah-belah orang-orang yang paling bersahabat sekalipun. Ada orang-orang yang selalu membicarakan dan menggosipkan serta mengemukakan kesaksian palsu, yang menebarkan benih-benih pertentangan dan menimbulkan perselisihan. Surga memandang kelompok orang-orang semacam ini sebagai budak-budak yang paling efisien milik Setan. Tetapi orang yang terluka berada dalam posisi yang lebih sedikit bahayanya daripada ketika ia menjilat dan memuji sedikit usahanya yang kelihatannya berhasil. Pujian dari teman-teman yang palsu jauh lebih berbahaya daripada celaan.  228.2

Setiap orang yang memuji diri sendiri menyapu kilauan dari usahanya yang terbaik. Sebuah karakter yang sungguh-sungguh luhur tidak akan membungkuk jengkel pada tuduhan-tuduhan palsu yang berasal dari para musuh; setiap kata yang diucapkannya keluar tanpa melukai, sebab setiap kata itu memperkuat karakter yang tak dapat ia jatuhkan. Tuhan menghendaki umatNya untuk bersatu erat denganNya, Allah yang penuh kesabaran dan kasih. Semua orang hendaknya memanifestasikan dalam hidupnya kasih Kristus. Janganlah ada seorangpun yang berani meremehkan reputasi atau posisi orang lain; ini egoisme….  228.3

Jangan pernah berbicara merendahkan siapapun, sebab dia mungkin besar dalam pandangan Allah, sementara mereka yang merasa dirinya hebat mungkin dipandang ringan oleh Allah karena hati mereka yang suka menantang. Keselamatan kita satu-satunya hanyalah sujud merendah di kaki salib, menjadi kecil di mata kita sendiri, dan percaya di dalam Allah; karena Dia sendirilah memiliki kuasa untuk membuat kita besar…..  228.4

Penghakiman dan kemampuan atas segala hal tidaklah dibutuhkan. Setiap pekerjaan orang adalah berasal dari kepentingan yang cukup untuk dituntut bahwa ia itu harus dijalankan dengan kepedulian dan kesetiaan. Satu orang tak dapat melakukan semua pekerjaan. Setiap orang mempunyai tempat yang terhormat dan pekerjaan yang khusus, dan setiap orang hendaknya menyadari bahwa caranya bekerja haruslah tahan uji akan penghakiman. 228.5

 

 

 

9 Agustus – Mengatasi Kebiasaan-Kebiasaan Buruk

Jagalah kemurnian dirimu. 1 Timotius 5:22.

 

Mengetahui hal apa yang membentuk kemurnian pikiran, jiwa, dan tubuh adalah bagian penting dari pendidikan.  229.1

Ketika karakter kurang murni, ketika dosa menjadi bagian dari pada karakter tersebut, maka ia memiliki kekuatan yang memukau yang sama dengan segelas minuman keras yang memabukkan. Kekuatan pengendalian diri dan akal pikiran dikuasai oleh perbuatan-perbuatan yang mengotori seluruh diri orang; dan jika perbuatan-perbuatan penuh dosa ini terus berlanjut, maka otak orang dilemahkan dan kejangkitan penyakit, serta kehilangan keseimbangannya. Orang-orang yang seperti ini adalah menjadi kutukan bagi diri mereka sendiri dan bagi semua orang yang berhubungan dengan mereka.   229.2

Kebiasaan-kebiasaan buruk lebih mudah dibentuk daripada kebiasaan-kebiasaan baik, dan lebih banyak kesulitan untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut. Kemerosotan moral alamiah dari dalam hati untuk fakta yang dikenal secara baik ini yang memerlukan jauh lebih sedikit pekerjaan untuk melemahkan moralitas pemuda, mengotori ide-ide mereka tentang karakter moral dan religius daripada menanamkan pada karakter mereka kebiasaan-kebiasaan yang tidak kotor, murni, dan kekal dari kesalehan dan kebenaran. Pemaafan diri, cinta kesenangan, rasa permusuhan, kesombongan, harga diri, iri hati, kecemburuan, akan tumbuh secara spontan tanpa contoh dan pengajaran. Dalam keadaan kejatuhan kita yang perlu dilakukan adalah menyerahkan pikiran dan karakter kepada kecenderungan-kecenderungannya yang alami. Dalam dunia alami, tinggalkanlah sebidang tanah sendirian dan engkau akan melihat bahwa ia itu diselubungi dengan onak dan semak berduri; tetapi jika ia itu menghasilkan butir-butir yang berharga atau bunga-bunga yang indah, maka perawatan dan pekerjaan yang terus-menerus harus diberikan.  229.3

Sekarang kami menyajikan kepadamu perlunya penolakan yang terus-menerus pada kejahatan. Semua penghuni surga mengasihi pria dan wanita yang telah ditinggikan Allah sedemikian rupa dengan menyerahkan PuteraNya yang terkasih untuk menebus mereka. Tak ada ciptaan lain yang dibuat Allah dapat mencapai penyempurnaan, penjernihan, dan keluhuran sedemikian selain manusia. Maka ketika orang-orang menjadi tumpul oleh nafsu-nafsu yang menghina mereka sendiri dan tenggelam dalam kejahatan, alangkah buruknya bagi pemandangan Allah! Manusia tak bisa memahami mau menjadi apa dia. Melalui rahmat Kristus dia bisa mencapai perkembangan mental yang terus-menerus. Biarlah terang kebenaran bersinar ke dalam pikirannya dan kasih Allah dicurahkan di dalam hatinya dan dia boleh, melalui karunia Kristus yang telah mati bagi dirinya, menjadi seorang manusia yang kuat—seorang anak dunia yang menjadi ahli waris keabadian.  229.4

 

 

10 Agustus – Pengudusan Manusia Seutuhnya

Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Efesus 4:23, 24.

 

Kebenaran haruslah menguduskan pribadi manusia seutuhnya—akal budinya, pemikiran-pemikirannya, perasaannya, dan kekuatannya. Kekuatan-kekuatan hidupnya tidak akan digunakan untuk melayani tindakan-tindakan yang penuh hawa nafsu. Semuanya itu harus ditaklukkan, atau sebaliknya semuanya itu akan menaklukkan dirinya….. Pikiran-pikiran memerlukan pemurnian. Apa yang tampaknya belum disadari oleh pria dan wanita adalah bahwa perlakuan atas tubuh sangat berpengaruh pada kekuatan dan kemurnian akal pikiran dan perasaan.  230.1

Orang Kristen sejati memperoleh suatu pengalaman yang membawa kesucian. Dia itu tanpa bintik noda atas hati nuraninya atau noda korupsi atas jiwanya.  Kerohanian akan hukum Allah dengan prinsip-prinsipnya yang memberikan pembatasan dibawa ke dalam hidupnya. Terang kebenaran menyinari pemahamannya. Sebuah cahaya kasih sempurna untuk Sang Penebus membersihkan semua pengaruh yang tidak baik yang menyusup di antara jiwanya dan Allah. Kehendak Allah menjadi kehendaknya, suci, mulia, halus, dan kudus. Wajahnya memancarkan sinar surga. Tubuhnya adalah bait yang kokoh untuk Roh Kudus. Kekudusan memperindah karakternya. Allah dapat berkomunikasi dengan dia; karena jiwa dan raganya serasi dengan Allah….  230.2

Allah menyuruh kita menyadari bahwa Dia mempunyai hak atas akal pikiran, jiwa, raga, dan roh—pada semua yang kita miliki. Kita adalah milikNya oleh karena penciptaan dan penebusan. Sebagai pencipta kita, Dia berhak menuntut semua pelayanan dari kita. Sebagai penebus kita, Dia berhak menuntut cinta sebagaimana hak untuk dicintai—tanpa ada yang sejajar. Tuntutan-tuntutan Allah ini haruslah kita sadari di setiap saat keberadaan kita…. Tubuh, jiwa, dan hidup kita adalah milikNya, bukan hanya karena semuanya itu pemberian cuma-cuma dari Dia, tetapi juga karena Dia terus-menerus menyokong kita dengan kesejahteraanNya dan memberi kita kekuatan untuk menggunakan semua perlengkapan kita….. Dia berkata, “Sebanyak orang yang menerima Dia, Dia memberikan mereka itu kuasa untuk menjadi anak-anak Allah, bahkan kepada mereka yang percaya akan namaNya”…..   230.3

Orang-orang yang menjadi anak-anak Allah akan mewakili Kristus dalam karakter mereka. Pekerjaan-pekerjaan mereka akan diharumkan oleh ketulusan yang tiada akhir, perasaan kasih, cinta, dan kemurnian dari Anak Allah. Dan semakin sempurna pikiran dan tubuh diserahkan kepada Roh Kudus, maka akan semakin harum persembahan kita kepadaNya. 230.4

 

 

11 Agustus – Dalam Keserasian dengan HukumNya

Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang tauratMu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati. Mazmur 119:34.

 

Dalam kelahiran baru hati dibawa ke dalam keserasian dengan Allah, sebagaimana ia itu diselaraskan dengan hukumNya. Manakala perubahan yang kuat ini terjadi di dalam diri orang berdosa, maka ia telah melintasi kematian menuju kehidupan, dari dosa menuju kesucian, dari pelanggaran hukum dan pemberontakan menuju ketaatan dan kesetiaan…..   231.1

Teori-teori yang salah tentang pengudusan….. yang bertolak dari pengabaian atau penolakan hukum ilahi, memiliki tempat yang utama dalam pergerakan-pergerakan religius masa kini. Teori-teori ini adalah palsu dalam ajarannya dan berbahaya dalam akibat-akibat praktisnya; dan fakta bahwa teori-teori itu secara umum disukai, membuatnya menjadi dua kali lipat pentingnya bahwa semua orang memiliki pengertian yang jelas tentang apa yang diajarkan Alkitab mengenai pokok persoalan ini. 231.2

Pengudusan yang benar adalah sebuah ajaran Alkitab. Rasul Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Tesalonika menyatakan: “Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu…” Dan dia berdoa: “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya…” (1 Tesalonika 4:3; 5:23). Alkitab secara jelas mengajarkan apa yang dimaksud dengan pengudusan dan bagaimana ia itu diperoleh. Sang Juruselamat berdoa bagi murid-muridNya: “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firmanMu adalah kebenaran”. (Johannes 17:17). Dan Paulus mengajarkan bahwa orang-orang beriman haruslah “dikuduskan oleh Roh Kudus” (Roma 15: 16). Apakah pekerjaan Roh Kudus? Yesus mengajarkan kepada murid-muridNya: “Tetapi apabila ia datang, yaitu Roh Kebenaran, ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;…” (Johannes 16:13). Dan pemazmur mengatakan: “HukumMu adalah kebenaran.” Melalui Firman dan Roh Allah, prinsip-prinsip agung kebenaran yang ditaruh di dalam hukumNya dibukakan kepada orang-orang. Dan oleh karena hukum Allah adalah “suci, benar, dan baik”, sebuah salinan kesempurnaan ilahi, maka suatu karakter yang dibentuk oleh ketaatan kepada hukum itu akan menjadi suci. Kristus adalah contoh yang sempurna dari karakter tersebut. Dia berkata: “Aku menuruti perintah-perintah BapaKu….” “Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepadaNya…” (Johannes 15:10; 8:29). Para pengikut Kristus haruslah seperti Dia—dengan rahmat Allah untuk membentuk karakter-karakter dalam keserasian dengan prinsip-prinsip hukum suci milikNya. Inilah pengudusan Alkitab.  231.3

Pekerjaan ini dapat diselesaikan hanya melalui iman di dalam Kristus, melalui kuasa Roh Allah yang selalu ada dalam jiwa.  231.4

 

 

12 Agustus – Pengudusan yang Palsu

Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia. 1 Johannes 2:4,5.

 

Pada masa ini pengudusan yang mengambil tempatnya dalam dunia agama membawakan peninggian diri dan suatu pengabaian terhadap hukum Allah yang menjadikannya asing bagi agama Alkitab. Pengudusan diajarkan sebagai suatu pekerjaan instan, yang dengannya mereka dapat meraih kesucian sempurna melalui iman saja. “Percaya saja,” kata mereka, “maka berkat itu akan menjadi milikmu.” Tidak ada usaha lebih lanjut yang dituntut bagi penerima ajaran tersebut. Mereka menyangkal kewenangan hukum Allah, dengan mengajarkan bahwa mereka dilepaskan dari kewajiban memelihara hukum-hukum Allah itu. Tetapi mungkinkah bagi manusia menjadi suci dan serasi dengan kehendak dan karakter Allah tanpa menyelaraskan dirinya dengan prinsip-prinsip yang mengungkapkan tabiat dan kehendakNya….?  232.1

Keinginan untuk memiliki agama yang mudah yang tidak menuntut pergumulan, penyangkalan diri, dan pemisahan dari kebodohan dunia ini telah membuat doktrin iman, dan hanya iman, menjadi sebuah doktrin yang populer; tetapi apa yang dikatakan oleh firman Allah?  Rasul Yakobus berkata: “Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? ….. Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yak. 2:14,17)  232.2

Kesaksian firman Allah adalah bertentangan dengan doktrin iman tanpa perbuatan yang memperdayakan ini. Iman tidak berhak menuntut karunia Surga tanpa melengkapi persyaratan yang dengannya belaskasih dapat diterima, hal ini merupakan kecongkakan; sebab iman yang murni berlandaskan pada janji-janji dan syarat-syarat dari Alkitab.  232.3

Janganlah ada yang menipu diri sendiri dengan keyakinan bahwa dia bisa menjadi suci sementara dengan sengaja melanggar salah satu dari syarat-syarat yang ditentukan Allah. Perbuatan dosa yang diketahui mendiamkan suara kesaksian Roh dan memisahkan jiwa dari Allah…. Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia. (1 Yoh 2:4,5).  232.4

 

 

13 Agustus – Kesan-Kesan, Perasaan-Perasaan, dan Obat-Obatan

Aku beroleh pengertian dari titah-titah-Mu, itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta. Mazmur 119:104.

 

Ada banyak roh yang gelisah yang tidak akan tunduk pada disiplin, sistem, dan aturan.   Mereka menyangka bahwa kebebasan mereka akan berkurang jika harus mengesampingkan keputusan mereka dan patuh pada keputusan orang-orang yang berpengalaman. Pekerjaan Allah tidak akan berkembang jika tidak ada pembawaan yang tunduk pada aturan dan menyingkirkan kecerobohan serta roh fanatisme yang kacau dari pertemuan-pertemuan mereka.  233.1

Kesan-kesan dan perasaan-perasaan bukanlah bukti yang kuat bahwa seseorang dituntun oleh Tuhan. Setan, jika dia tidak dicurigai, akan memberikan perasaan-perasaan dan kesan-kesan. Semuanya ini bukanlah panduan yang aman. Semua orang hendaklah membuat diri mereka mengenal secara menyeluruh pada bukti iman kita dan pelajaran utama hendaknya bagaimana mereka dapat memperindah profesi mereka dan menghasilkan buah bagi kemuliaan Allah…..  233.2

Untuk beberapa waktu lamanya dia [salah seorang pasien di Sanitarium Battle Creek] telah menyangka memperoleh terang baru. Dia sangat sekarat dan hampir mati…. Orang-orang yang mendengarkan pandangannya menyaksikan dia dengan penuh semangat dan sebagian mengira bahwa dia diberi ilham …… Bagi banyak orang alasan-alasan yang diberikannya tampaknya tanpa cacat. Mereka memperbincangkan nasehat-nasehatnya di ruang kamarnya. Kebanyakan pandangan-pandangan yang hebat tampak ada padanya. Tetapi apakah yang menjadi sumber inspirasinya? Adalah morfin yang diberikan kepadanya untuk mengurangi rasa sakit yang diderita. 233.3

Racun yang terkandung di dalam benda yang disebut kebanyakan orang sebagai obat menciptakan kebiasaan-kebiasaan dan selera yang menghancurkan baik jiwa maupun tubuh. Kebanyakan obat yang dijual di pasar yang disebut sebagai obat paten, bahkan sebagian dari obat-obatan itu dibagikan para dokter, memberikan kontribusi bagi terbentuknya dasar kebiasaan mengkonsumsi minuman keras, opium, morfin, sehingga begitu buruklah kutukan bagi masyarakat.  233.4

Jika orang-orang yang merasa dikuduskan itu telah mengklaim menerima berkat dan bahwa berkat itu menuntun mereka untuk bersandar pada sebagian perasaan tertentu, dan mereka menyatakan tidak perlu menyelidiki Alkitab untuk mengetahui kehendak Allah, maka berkat yang mereka terima itu adalah berkat yang palsu, sebab ia menuntun para penerimanya untuk menghargai perasaan-perasaan dan kesenangan-kesenangan mereka yang tidak suci dan menutup telinga mereka pada suara Allah dalam firmanNya. 233.5

 

14 Agustus – Bunyi Dram, Dansa dan Keributan

Tetapi segala sesuatu harus berlangsung dengan sopan dan teratur. 1 Korintus 14:40.

 

Perkara-perkara yang telah engkau gambarkan ……. telah Tuhan tunjukkan kepada saya sebagai yang akan terjadi sebelum penutupan masa kasihan. Setiap perkara yang biadab akan dipertontonkan. Akan ada sorak-sorai dengan bunyi dram, musik, dan dansa. Kesadaran makhluk berakal budi akan menjadi kacau sehingga mereka tidak dapat dipercaya untuk membuat keputusan-keputusan yang benar. Dan hal ini akan disebut sebagai pergerakan Roh Kudus.  234.1

Roh Kudus tidak pernah mengungkapkan diriNya sendiri dalam metode-metode yang demikian, yakni hiruk-pikuk keributan. Ini adalah campur tangan Setan untuk menyelubungi metode-metodenya yang licik supaya menghalangi kesucian dan ketulusan dari kebenaran masa kini yang memajukan, mempermuliakan, dan menyucikan….. Suatu hiruk-pikuk keributan mengejutkan dan menyesatkan mereka yang apabila diarahkan dengan benar mungkin menjadi sebuah berkat. Kekuatan-kekuatan dari agen-agen Setan bercampur dengan suara hiruk-pikuk dan keributan untuk mengadakan sebuah karnaval, dan ini disebut sebagai pekerjaan Roh Kudus……  Mereka yang berpartisipasi dalam apa yang disangka sebagai kebangkitan rohani itu menerima kesan-kesan yang menuntun mereka mengambang tak tentu arah. Mereka tidak dapat lagi mengemukakan tentang apa yang sebelumnya mereka ketahui sehubungan dengan prinsip-prinsip Alkitab.  234.2

Janganlah ada dukungan yang diberikan pada perbaktian semacam ini. Sebab pengaruh perbaktian yang seperti itu telah muncul selepas masa itu di tahun 1844. Gambaran-gambaran yang seperti itu telah dibuat. Pada waktu itu orang-orang menjadi bersemangat dan digerakkan oleh suatu kuasa yang disangka sebagai kuasa Allah……  234.3

Laki-laki dan perempuan, yang menyangka dituntun oleh Roh Kudus, mengadakan pertemuan-pertemuan dalam keadaan telanjang. Mereka berbicara tentang tubuh yang suci. Mereka katakan bahwa mereka melampaui kuasa pencobaan, dan mereka bernyanyi serta bersorak dan membuat segala bentuk demonstrasi keributan….. Setan mengendalikan pekerjaan itu dan hasilnya adalah sensualitas. Perkara Allah telah diremehkan. Kebenaran, kebenaran yang suci, telah diratakan ke dalam abu oleh agen-agen manusia……. 234.4

Saya memberikan kesaksian saya dengan menyatakan bahwa pergerakan-pergerakan fanatik, hiruk pikuk dan keributan ini adalah diinspirasikan oleh roh Setan, yang mengerjakan mujizat-mujizat untuk menipu bahkan orang-orang pilihan sekalipun.   234.5

Kita perlu berjaga-jaga untuk mempertahankan hubungan yang erat dengan Kristus, sehingga kita tidak tertipu oleh sarana-sarana milik Setan. Tuhan menghendaki dalam pelayananNya keteraturan dan disiplin, bukan kegemparan dan kekacauan.  234.6

 

 

15 Agustus – Tak Ada Ruang untuk Menyombongkan Diri

Lalu kataku: “Celakalah aku! Aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni Tuhan semesta alam.”  Yesaya 6:5.

 

Mereka yang mengalami pengudusan Alkitab akan memanifestasikan roh kerendahan hati. Seperti Musa, mereka telah memandang keagungan kekudusan yang dahsyat dan mereka melihat kehinaan mereka sendiri tidak sesuai dengan kemurnian dan kesempurnaan yang mulia dari Yang Mahabesar.  235.1

Nabi Daniel adalah teladan pengudusan yang benar. Seluruh hidupnya diisi dengan pelayanan yang luhur untuk Tuhannya. Dia adalah “orang yang dikasihi” (Dan. 10:11) oleh Surga. Namun walaupun berhak menyatakan dirinya sebagai murni dan suci, nabi yang dihormati ini menyamakan dirinya sendiri dengan orang Israel yang sungguh berdosa karena dia memohon kepada Allah untuk kepentingan umatNya: “… sebab kami menyampaikan doa permohonan kami ke hadapanMu bukan berdasarkan jasa-jasa kami, tetapi berdasarkan kasih sayangMu yang berlimpah-limpah.” “Kami telah berbuat dosa, kami telah berlaku fasik.” Dia menyatakan: “Aku berbicara dan berdoa dan mengaku dosaku dan dosa bangsaku…..” (Dan. 9:18, 15, 20).  235.2

Ketika Ayub mendengar suara Tuhan keluar dari angin puyuh, dia menyerukan: “Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu.” (Ayub 42:6). Ketika Yesaya melihat kemuliaan Tuhan dan mendengar kerubim berseru, “Kudus, kudus, kuduslah Tuhan semesta alam,” sehingga ia berseru, “Celakalah aku! Aku binasa! (Yesaya 6:3, 5). Paulus, setelah dia dibawa ke langit ketiga dan mendengar perkara-perkara yang mustahil bagi seorang manusia untuk dibicarakan, mengatakan dirinya sendiri sebagai “yang paling hina di antara segala orang kudus” (2 Korintus 12:2-4, margin; Eph. 3:8). Adalah murid yang dikasihi Tuhan, Yohannes, yang bersandar di dada Yesus dan menyaksikan kemuliaanNya, yang jatuh seperti orang mati di bawah kaki malaikat sebagaimana dikisahkan dalam kitab Wahyu 1:17.  235.3

Tidak bisa ada peninggian diri, kesombongan yang mengklaim diri bebas dari dosa bagi mereka yang berjalan di bawah bayang-bayang salib Kalvari.  Mereka merasa bahwa dosa merekalah yang menyebabkan penderitaan yang menghancurkan hati Putera Allah, dan pemikiran ini akan menuntun mereka kepada kehinaan diri. Mereka yang hidup sangat dekat dengan Yesus dapat membedakan dengan sangat jelas kelemahan dan keberdosaan manusia, dan harapan mereka satu-satunya adalah di dalam jasa Sang Juruselamat yang telah disalibkan dan telah bangkit.  235.4

 

“Wheter or not my life is spared, my writings will constantly speak, and their work will go forward as long as time shall last. My writings are kept on file in the office, and even though I should not live, these words that have been given to me by the Lord will still have life and will speak to the people.” – 1 Selected Messages, pg. 55:5

 

16 Agustus – Penyelamatan Setiap Hari Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! 1 Korintus 10:12.

 

Kejatuhan Petrus bukanlah secara instan, melainkan secara bertahap. Rasa percaya diri menuntun dia pada keyakinan bahwa dia sudah diselamatkan, dan selangkah demi selangkah merosot ke bawah, hingga dia mampu menyangkal Gurunya. Kita tidak pernah bisa merasa aman dengan menaruh keyakinan di dalam diri atau dengan merasakan sisi surgawi ini bahwa kita kuat terhadap pencobaan. Mereka yang menerima Sang Juruselamat, betapa tulus pun pertobatan mereka, sebaiknya tidak pernah diajar untuk mengatakan atau merasakan bahwa mereka diselamatkan. Hal ini menyesatkan. Setiap orang harus diajar untuk menumbuhkan pengharapan dan iman; namun walaupun kita menyerahkan diri kita kepada Kristus dan mengetahui bahwa Dia menerima kita, kita tidak berada di luar pencobaan….. Hanya orang yang bertahan dalam pencobaan yang akan menerima mahkota kehidupan  (Yakobus 1:12).  236.1

Mereka yang menerima Kristus, dan dalam keyakinan mereka yang pertama berkata bahwa “saya diselamatkan”, sesungguhnya berada dalam bahaya akan percaya diri sendiri….. Kita dinasehati, “Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!”  (1 Korintus 10:12). Keselamatan kita satu-satunya adalah di dalam penyangkalan diri yang terus menerus, dan bergantung kepada Kristus.  236.2

Ada banyak orang yang mengakui Kristus, tetapi tidak pernah menjadi orang Kristen yang dewasa. Mereka mengakui bahwa manusia sudah jatuh, perlengkapan dirinya melemahkan, bahwa dirinya tidak benar dalam pencapaian moral, tetapi mereka berkata bahwa Kristus telah memikul semua beban kita, semua penderitaan, semua penyangkalan diri, dan mereka mau membiarkan Dia memikul semuanya itu. Mereka mengatakan bahwa tak ada apa pun bagi mereka yang perlu diperbuat selain percaya; tetapi Kristus berkata, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” (Matius 16:24)……. 236.3

Kita jangan pernah berhenti di dalam suatu kondisi yang memuaskan dan berhenti membuat kemajuan dengan mengatakan, “Saya selamat.” Ketika gagasan semacam ini diberi penghiburan, maka maksud kita untuk berjaga-jaga, berdoa, dan bekerja keras secara sungguh-sungguh demi pencapaian yang lebih tinggi, akan terhenti. Tak ada lidah yang kudus akan ditemukan mengucapkan perkataan ini sampai Kristus datang dan hingga kita berjalan memasuki gerbang kota Allah. Kemudian dengan kepatutan yang sepenuhnya, kita boleh memberikan kemuliaan kepada Allah dan kepada Sang Domba untuk penyelamatan abadi.  236.4

 

 

 

17 Agustus – Makna Pertobatan

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 2 Korintus 5:17.

 

Tabiat yang lama, yang dilahirkan oleh darah dan keinginan daging, tak dapat mewarisi kerajaan Allah. Cara-cara yang lama, kecenderungan-kecenderungan yang diwarisi, kebiasaan-kebiasaan yang dulu harus dihentikan; sebab rahmat tidaklah diwariskan. Kelahiran baru terdapat dalam kepemilikan maksud-maksud yang baru, selera yang baru, dan kecenderungan-kecenderungan yang baru. Orang-orang yang dilahirkan ke dalam hidup yang baru oleh Roh Kudus telah menjadi peserta dalam tabiat ilahi dan di dalam semua kebiasaan dan perilaku mereka mereka akan memberikan bukti akan hubungan mereka dengan Kristus. Bilamana orang-orang yang mengaku menjadi Kristen mempertahankan semua noda karakter dan pembawaan alamiah mereka, maka apakah bedanya mereka dengan orang-orang duniawi?  Berarti mereka tidak meninggikan kebenaran sebagai pembuat kekudusan, sebagai pemberi kesucian. Mereka belum dilahirkan kembali…..  237.1

Suatu pertobatan yang sejati mengubah perilaku turun–temurun dan kecenderungan yang berkembang menuju kesalahan. Agama milik Allah adalah jubah yang kuat, yang dibentuk oleh jalinan benang yang tiada terhitung dan ditenun bersama dengan kebijaksanaan dan keahlian.  Hanya kebijaksanaan yang berasal dari Allah yang dapat melengkapi jubah ini. Ada banyak ragam jubah yang hebat yang mula-mula memiliki tampilan yang indah, namun semuanya itu tidak dapat tahan uji. Ketika dicuci warnanya luntur. Di bawah teriknya sinar mentari musim panas warna-warna jubah itu pudar. Pakaian itu tidak bisa tahan terhadap penanganan yang kasar.  237.2

Demikian halnya dengan agama kebanyakan orang. Ketika tenunan tabiat tak akan dapat menahan ujian pengadilan, maka bahan pembentuk tabiat itu menjadi tidak bernilai. Usaha-usaha yang dilakukan untuk menambal yang lama dengan yang baru tidak akan menjadikan keadaan lebih baik; sebab bahan yang lama itu mudah lapuk, maka akan membuat sobekan yang lebih besar dari sebelumnya. Penambalan tidak akan berhasil. Satu-satunya cara adalah membuang pakaian yang lama itu dan menerima pakaian yang seluruhnya baru.  237.3

Rencana Kristus adalah satu-satunya yang menyelamatkan. Dia menyatakan, “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru.” “Barangsiapa ada di dalam Kristus, dia adalah ciptaan baru.”…..    Pekerjaan tambal-sulam agama bukanlah harapan Allah. Dia menuntut seluruh hati kita.  237.4

Yesus telah memberikan hidupNya….. bagi kita, dan apakah kita tidak akan memberikan kepadaNya perasaan kita yang terbaik, aspirasi kita yang paling suci, dan pelayanan kita yang paling utuh? 237.5

 

18 Agustus – Pengudusan Adalah Bagi Para Pemelihara Sabat

Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat…………. Hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan. Keluaran 20:8-10.

 

Allah telah menyatakan dalam FirmanNya bahwa hari ketujuh adalah sebuah tanda antara Dia dan umat pilihanNya—sebuah tanda kesetiaan mereka……..

Hari ketujuh itu adalah hari pilihan milik Allah. Dia tidak membiarkan hal ini untuk dirombak oleh imam atau pejabat. Ia itu adalah perkara yang terlalu besar kepentingannya untuk dibiarkan pada penghakiman manusia. Allah telah mengerti bahwa orang-orang akan mempelajari kenyamanan mereka sendiri, dan memilih sebuah hari yang paling cocok pada kecenderungan-kecenderungan mereka, sebuah hari yang memperlihatkan ketiadaan otoritas ilahi; dan Dia telah menyatakan dengan jelas bahwa hari ketujuh itulah hari Sabat Tuhan.

Setiap orang di dalam dunia Allah ada di bawah hukum-hukum pemerintahanNya. Allah telah menempatkan hukum Sabat di pangkuan Sepuluh Hukum itu, dan telah menjadikannya sebagai kriteria kepatuhan. Melaluinya kita boleh belajar akan kuasaNya, sebagaimana ditunjukkan dalam pekerjaan-pekerjaanNya dan Perkataan-PerkataanNya…….

Manusia tidak dapat menempatkan diri mereka sendiri dengan lebih pasti di dalam pertentangan kepada pekerjaan Allah dan kepada hukumNya daripada dengan menegakkan sebuah hari yang tiada satu pun bukti kesuciannya, dan mengaku menyembahNya pada hari itu. Mereka yang telah mengotori hukum dengan menggantikan sebuah sabat yang palsu untuk Sabat yang suci milik Allah itu, dan yang memaksakan pemeliharaan akan sabat palsu ini, meninggikan diri mereka sendiri di atas Allah, dan menghormati yang palsu di atas yang asli.

Pengudusan diklaim oleh orang-orang Kristen yang mengabaikan hari perhentian suci milik Allah demi sebuah sabat yang palsu. Tetapi Allah menyatakan bahwa pengudusan yang berasal dari padaNya diberikan hanya bagi mereka yang menghormati Dia dengan mematuhi perintah-perintahNya. Pengudusan yang diklaim oleh orang-orang yang terus berada dalam pelanggaran hukum adalah suatu pengudusan yang palsu. Demikianlah dunia religius ditipu oleh musuh Allah dan manusia itu……..

Orang-orang telah mencari banyak penemuan. Mereka telah mengambil sebuah hari yang umum, yang padanya Allah tidak menempatkan kekudusan, dan telah membungkusnya dengan hak prerogatif yang disucikan. Mereka telah menyatakannya menjadi sebuah hari yang suci, tetapi hal ini tidak memberinya sebuah sisa kesucian. Mereka tidak menghormati Allah dengan menerima lembaga-lembaga manusia dan mempersembahkan kepada dunia sebagai Sabat Kristen sebuah hari yang tidak memiliki “Demikianlah firman Tuhan” untuk kewenangannya.

 

 

19 Agustus – Bunyikanlah Tanda Bahaya

Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Amsal 3:6.

 

Dalam segala jalan kita kita harus mengakui Allah, dan Dia akan meluruskan jalan kita. Kita hendaknya menerima keputusan FirmanNya dengan hati yang rendah, memohon nasehatnya, dan menyerahkan kehendak kita kepadaNya. Kita tidak bisa berbuat apa-apa tanpa Allah.  239.1

Ada alasan yang sangat tinggi bagi kita untuk menghargai Sabat yang benar dan berdiri mempertahankannya, sebab ia itu adalah tanda yang membedakan umat Allah dari dunia ini. Hukum yang dibatalkan oleh dunia ini adalah sebuah hukum yang kepadanya, untuk alasan ini, umat Allah akan memberikan kehormatan yang lebih besar. Adalah ketika orang-orang yang tidak percaya itu melemparkan penghinaan atas Firman Allah maka Kaleb-Kaleb yang beriman dipanggil. Maka mereka akan berdiri teguh pada tempat tugas mereka, tanpa berpawai, dan tanpa berbelok oleh sebab celaan. Para pengintai yang tidak beriman itu berdiri siap-siaga untuk menghancurkan Kaleb. Ia melihat batu-batu di tangan mereka yang membawa sebuah laporan palsu itu, tetapi hal ini tidak menghalanginya; ia mempunyai sebuah pekabaran, dan ia akan menyebarkannya. Roh yang sama akan dimanifestasikan pada masa ini oleh mereka yang benar kepada Allah.  239.2

Pemazmur mengatakan, “Mereka telah merombak Taurat-Mu. Itulah sebabnya aku mencintai perintah-perintah-Mu lebih daripada emas, bahkan daripada emas tua” (Mzm. 19:126,127). Ketika orang-orang datang dekat ke sisi Yesus, ketika Kristus berdiam di hati mereka oleh iman, maka cinta mereka akan perintah-perintah Allah tumbuh lebih kuat dalam mengimbangi celaan yang dicurahkan dunia ini atas aturan-aturan suci-Nya. Adalah pada saat ini bahwa Sabat yang benar harus dibawakan kepada orang-orang melalui pena dan suara. Sebagaimana perintah yang keempat itu dan mereka yang memeliharanya diabaikan dan dihina, orang-orang beriman merasa bahwa inilah waktunya untuk tidak menyembunyikan iman mereka melainkan meninggikan hukum Jehova dengan membentangkan panji-panji yang padanya tertulis pekabaran malaikat ketiga, hukum-hukum Allah dan iman akan Yesus.  239.3

Janganlah mereka yang mempunyai kebenaran ini di dalam Yesus memberikan restu, bahkan dengan keheningan mereka, pada pekerjaan rahasia kedurhakaan itu. Biarlah mereka tidak pernah berhenti untuk membunyikan tanda bahaya…….. Kebenaran haruslah tidak disembunyikan, ia itu tidak seharusnya disangkal atau diselubungi, melainkan dengan sepenuhnya diakui, dan dengan berani dikabarkan.  239.4

 

20 Agustus  – Meterai Suci Kebenaran

Firman TUHAN kepadanya: “Berjalanlah dari tengah-tengah kota, yaitu Yerusalem   dan tulislah huruf  T pada dahi orang-orang yang berkeluh kesah  karena segala perbuatan-perbuatan keji  yang dilakukan di sana.” Yehezkiel 9:4.

 

Tandailah  hal ini dengan hati-hati: Mereka yang menerima meterai suci kebenaran itu, ditorehkan di dalam diri mereka oleh Roh Kudus, yang dilambangkan dengan sebuah tanda oleh orang yang berpakaian lenan itu, adalah mereka “yang berkeluh-kesah dan menangis atas segala kekejian yang dilakukan” di dalam sidang. 240.1

Kelas yang tidak merasa bersedih atas kemerosotan rohani mereka, dan tidak meratap atas dosa-dosa orang-orang lain, akan ditinggalkan tanpa meterai dari Allah itu………. 240.2

Tidak semua orang yang mengaku memelihara Sabat akan dimeteraikan. Ada banyak bahkan di antara mereka yang mengajarkan kebenaran kepada orang-orang lain yang tidak akan menerima meterai Allah itu di dahi mereka. Mereka memiliki terang kebenaran, mereka mengetahui kehendak Guru mereka, mereka mengerti setiap poin iman kita, tetapi mereka tidak memiliki pekerjaan-pekerjaan yang sesuai…. 240.3

Tak satupun dari antara kita akan menerima meterai Allah itu sementara tabiat-tabiat kita memiliki satu cela atau noda. Adalah diserahkan kepada kita untuk memperbaiki cacat-cacat dalam tabiat kita, untuk membersihkan kaabah jiwa dari setiap kecemaran. Kemudian hujan akhir akan turun atas kita sebagaimana hujan awal telah turun atas para murid itu…… 240.4

Apa yang sedang kalian kerjakan, saudara-saudari, dalam pekerjaan besar persiapan ini? Mereka yang sedang menyatu dengan dunia ini menerima acuan dunia dan sedang mempersiapkan diri untuk tanda binatang itu. Mereka yang curiga akan diri sendiri, yang merendahkan diri mereka sendiri di hadapan Allah dan sedang menyucikan jiwa-jiwa mereka dengan mematuhi kebenaran—mereka ini sedang menerima acuan surgawi dan mempersiapkan diri untuk meterai Allah di dahi mereka. Ketika undang-undang itu diterbitkan dan distempel, tabiat mereka akan tetap murni dan tanpa cacat untuk keabadian. 240.5

Sekarang adalah waktunya untuk bersiap. Meterai Allah itu tidak akan pernah ditaruh di dahi laki-laki atau perempuan yang tidak suci. Ia itu tidak akan pernah ditaruh pada dahi laki-laki dan perempuan yang ambisius dan cinta dunia. Ia itu tidak akan pernah ditaruh pada dahi laki-laki atau perempuan yang lidah mereka menipu atau hati mereka menyesatkan. Semua orang yang menerima meterai itu pastilah tanpa cela di hadapan Allah—para calon penghuni surga. 240.6

 

 

21 Agustus – Siapa yang menerima Meterai ?

Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela. Wahyu 14:5.

 

Hanya mereka yang menerima meterai dari Allah yang hidup yang akan mempunyai paspor melewati pintu-pintu gerbang Kota Suci….  241.1

Meterai dari Allah yang hidup akan ditempatkan hanya pada mereka yang menyerupai Kristus dalam karakter.  241.2

Sebagaimana lilin mendapat bekas tanda dari meterai, demikian pula jiwa mendapat bekas tanda dari Roh Allah dan mempertahankan gambaran Kristus.  241.3

Banyak orang yang tidak akan menerima meterai Allah karena mereka tidak memelihara hukum-hukumNya atau menghasilkan buah-buah kesalehan.   241.4

Sekumpulan besar orang-orang yang mengaku Kristen akan menemui kekecewaan yang pahit pada hari Tuhan. Mereka tidak mempunyai meterai Allah yang hidup pada dahi mereka. Dalam kondisi yang suam-suam kuku dan separuh hati, mereka melecehkan Allah jauh lebih hebat daripada orang-orang yang terang-terangan tidak beriman. Mereka meraba-raba dalam kegelapan, pada saat mereka mungkin sedang berjalan dalam terang siang hari dari Firman, di bawah tuntunan dari Dia yang tidak pernah salah…..  241.5

Orang-orang yang akan dituntun oleh Domba Allah melalui sumber-sumber air hidup, yang olehNya akan diseka air mata dari mata mereka, akan menjadi mereka yang sekarang ini menerima pengetahuan dan pengertian yang diungkapkan di dalam Alkitab, Firman Allah …..  241.6

Kita jangan meniru manusia. Tidak ada manusia yang cukup bijaksana untuk menjadi kriteria teladan bagi kita. Kita harus melihat pada diri Yesus Kristus sebagai manusia, yang lengkap dalam kesempurnaan kebenaran dan kesucian. Dialah pelopor dan penutup iman kita. Dia adalah manusia teladan. PengalamanNya merupakan ukuran pengalaman yang harus kita peroleh. KarakterNya adalah model bagi kita.  Maka marilah kita mengalihkan pikiran kita dari kekacauan-kekacauan dan kesukaran-kesukaran hidup ini, dan menyempurnakan pikiran itu pada Dia sehingga dengan memandang kita boleh diubahkan ke dalam keserupaan dengan Dia. Kita boleh melihat Kristus untuk tujuan yang baik. Kita dapat secara aman melihat Dia; sebab Dia bijaksana dalam segala hal. Ketika kita melihat Dia dan berpikir akan Dia, maka Dia akan diisikan ke dalam pengharapan kemuliaan.  241.7

Mari kita berjuang dengan segala kekuatan yang Allah berikan kepada kita untuk menjadi bagian dari antara seratus empat puluh empat ribu itu.  241.8

 

 

 

22 Agustus – Waktu Pemeteraian Segera Berakhir

Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja. Yohanes 9:4.

 

Waktu pemeteraian sangat singkat, dan akan segera berlalu. Sekaranglah waktunya, sementara keempat malaikat itu menahan empat mata angin, untuk memastikan panggilan dan terpilihnya kita.  242.1

Kepada saya ditunjukkan waktu ketika pekabaran malaikat ketiga itu berakhir. Kuasa Allah tercurah atas umatNya; mereka telah menyelesaikan pekerjaan mereka dan disiapkan untuk masa pencobaan yang telah menanti mereka.  242.2

Mereka telah menerima hujan akhir atau penyegaran dari hadirnya Tuhan, dan kesaksian yang hidup telah dibangkitkan kembali. Amaran besar terakhir telah disuarakan di mana-mana dan amaran itu telah menghasut dan menimbulkan amarah para penduduk bumi yang tidak mau menerima pesan dalam amaran tersebut.  242.3

Saya tampak para malaikat bergegas-gegas naik dan turun di langit.  Seorang malaikat dengan sebuah pena di tangannya kembali dari bumi dan melaporkan kepada Yesus bahwa pekerjaannya telah selesai dilaksanakan, dan orang-orang kudus telah dihitung dan dimeteraikan. Kemudian  saya melihat Yesus……. menjatuhkan pedupaan. Dia menaikkan tanganNya dan dengan suara keras berseru, “Sudah terlaksana.”  242.4

Saya juga melihat banyak orang yang tidak menyadari apa yang harus mereka lakukan agar hidup pantas dalam pemandangan Tuhan tanpa seorang imam agung di tempat kudus pada masa kesusahan itu. Mereka yang menerima meterai dari Allah yang hidup dan dilindungi olehNya dalam masa kesusahan itu harus mencerminkan gambaran Yesus sepenuhnya. 242.5

Saya melihat bahwa banyak orang sedang mengabaikan persiapan yang begitu dibutuhkan dan menantikan waktu “penyegaran” dan “hujan akhir” untuk menguatkan mereka berdiri pada hari Tuhan dan hidup pantas dalam pandanganNya. Aduh, betapa banyak yang saya lihat pada masa kesusahan itu tanpa suatu tempat perlindungan.   242.6

Ketika Yesus meninggalkan tempat kudus itu, maka mereka yang suci dan benar akan tetap suci dan benar; sebab semua dosa mereka telah dihapuskan dan mereka akan dimeteraikan dengan meterai Allah yang hidup. Tetapi orang-orang berdosa dan kotor akan tetap berdosa dan kotor; sebab pada masa itu tidak ada lagi Imam di tempat kudus untuk menyampaikan persembahan-persembahan, pengakuan-pengakuan, dan doa-doa mereka di hadapan tahta Bapa. Oleh sebab itu apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan jiwa-jiwa dari badai amarah yang akan datang haruslah dilakukan sebelum Yesus meninggalkan tempat yang mahakudus di kaabah surga.  242.7

 

 

23 Agustus – Malaikat-Malaikat Dapat Membaca Meterai Allah

Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut, katanya: “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!”  Wahyu 7:2, 3.

 

Setiap perkara di dunia ini berada dalam keadaan yang belum stabil. Bangsa-bangsa marah dan persiapan-persiapan besar untuk perang sedang dibuat. Bangsa bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Hari Allah yang besar itu sedang bergegas dengan hebatnya. Namun walaupun bangsa-bangsa sedang mengumpulkan kekuatan mereka untuk perang dan pertumpahan darah, perintah kepada para malaikat itu masih dipegang, yakni mereka menahan keempat angin hingga hamba-hamba Allah dimeteraikan pada dahi mereka.  243.1

Keempat angin itu masih ditahan hingga hamba-hamba Allah dimeteraikan pada dahi mereka. Kemudian kuasa-kuasa di bumi akan menyusun kekuatan mereka untuk peperangan besar yang terakhir. Betapa dengan hati-hatinya kita harus menyempurnakan waktu yang sisa dari pencobaan kita!  243.2

Pikiran-pikiran yang sudah menyerah untuk kehilangan pandangan perlu diubah… Pandangan-pandangan harus dipusatkan kepada Allah. Sekaranglah waktunya untuk menaruh usaha yang bersungguh-sungguh mengalahkan kecenderungan-kecenderungan keinginan daging. 243.3

Sebelum kita memasuki hal itu, kita semua akan menerima meterai dari Allah yang hidup. Lalu saya melihat keempat malaikat itu melepaskan keempat angin. Dan saya pun melihat kelaparan, penyakit dan pedang, bangsa bangkit melawan bangsa, dan seluruh dunia berada dalam kekacauan.  243.4

Apakah meterai dari Allah yang hidup yang ditaruh pada dahi umatNya itu? Meterai itu adalah tanda yang bisa dibaca oleh malaikat-malaikat, bukan mata manusia; sebab malaikat pemusnah itu harus melihat tanda penebusan ini. Pikiran yang cerdas telah melihat tanda salib Kalvari di dalam para putra dan putri yang diadopsiNya. Dosa pelanggaran hukum Allah telah dihapuskan. Mereka mengenakan pakaian pesta pernikahan dan patuh serta percaya pada seluruh perintah Allah.  243.5

Tuhan tidak akan mengampuni mereka yang mengetahui kebenaran jika mereka tidak mematuhi perintah-perintahNya dalam perkataan dan perbuatan.  243.6

 

 

24 Agustus – Sebuah Tanda yang Membedakan Umat Allah

Hari-hari SabatKu juga Kuberikan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, supaya mereka mengetahui bahwa Akulah Tuhan, yang menguduskan mereka.  Yehezkiel 20:12.

 

Sebagaimana Sabat menjadi tanda yang membedakan orang-orang Israel ketika mereka keluar dari Mesir memasuki Kanaan duniawi, maka demikianlah sekarang ini Sabat tersebut membedakan umat Allah karena mereka meninggalkan dunia untuk memasuki perhentian surgawi. 244.1

Pemeliharaan Sabat adalah sarana-sarana yang diatur oleh Allah atas memeliharakan suatu pengenalan akan diriNya dan yang membedakan antara para pengikutNya yang setia dan para pelanggar hukumNya.  244.2

Hari Sabat adalah milik Kristus …. Dia menciptakan Sabat sebab Dia menciptakan segala sesuatu. OlehNya Sabat dijadikan sebagai peringatan atas pekerjaan penciptaan. Sabat itu ditujukan kepadaNya sebagai baik Pencipta maupun Pengudus. Sabat menyatakan bahwa Dia yang menciptakan segala hal di surga dan di bumi dan yang memiliki segala perkara, adalah kepala gereja, dan bahwa melalui kuasaNya kita diperdamaikan dengan Allah. Sebab, berbicara mengenai Israel, Dia berfirman, “Hari-hari SabatKu juga Kuberikan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, supaya mereka mengetahui bahwa Akulah Tuhan, yang menguduskan mereka” – membuat mereka suci. Maka Sabat adalah sebuah tanda dari kuasa Kristus untuk membuat kita suci. Dan tanda itu diberikan kepada semua orang yang Kristus kuduskan. Sebagai sebuah tanda kuasa pengudusanNya, Sabat diberikan kepada semua orang yang melalui Kristus menjadi bagian dari Israel milik Allah……  244.3

Kepada semua orang yang menerima Sabat sebagai sebuah tanda kuasa penciptaan dan penebusan Kristus, hal itu akan menjadi sebuah kesenangan. Dengan melihat Kristus di dalamnya, mereka menyenangkan diri mereka sendiri di dalam Dia. Sabat menunjukkan kepada mereka pekerjaan-pekerjaan penciptaan sebagai sebuah bukti dari kuasaNya yang besar di dalam penebusan. Sementara Sabat mengingatkan akan damai yang hilang di Eden, ia mengabarkan damai dipulihkan melalui Sang Juruselamat. Dan setiap benda di alam ini menyerukan kembali undanganNya, “Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”  244.4

Sabat adalah sebuah pegangan emas yang mempersatukan Allah dengan umatNya. 244.5

 

25 Agustus – Pentingnya dan Mulianya Hari Sabat

Maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya. Yesaya 58:14.

 

Dalam Hari Sabat kita mempunyai waktu yang indah dan sangat menyenangkan… Kita telah diciptakan untuk bersukacita dan memuliakan Allah atas kebaikanNya yang luar biasa pada kita…. Aku telah dibawa dalam suatu penglihatan…..  245.1

Aku lihat bahwa kita memikirkan dan menyadari hanya sedikit saja akan pentingnya Hari Sabat, padahal kita seharusnya menyadari serta memahami akan pentingnya dan mulianya Sabat itu. Tampak kepadaku bahwa kita belum mengetahui apa pun tentang melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan dan diberi makan dari milik pusaka Yakub. Tetapi ketika penyegaran dan hujan akhir akan turun dari hadirat Tuhan dan kemuliaan kuasaNya, maka kita akan mengerti apa artinya diberi makan dari milik pusaka Yakub dan berkendaraan melintasi puncak bukit-bukit bumi. Kemudian kita akan melihat akan lebih penting dan mulianya lagi hari Sabat itu. Tetapi kita tidak akan melihatnya dalam segala kemuliaan dan kepentingannya sebelum perjanjian damai dibuat bersama kita pada saat seruan Allah dan pintu-pintu gerbang mutiara Yerusalem Baru dibuka dan berayun pada engsel-engselnya yang berkilauan serta suara yang gembira dan bersukacita dari Yesus yang terkasih terdengar lebih merdu daripada musik apa pun yang pernah terdengar di telinga kita. (Aku melihat) bahwa kita memiliki hak yang sempurna di kota itu sebab kita telah memelihara hukum-hukum Allah, dan akan surga, surga yang indah adalah rumah kita.   245.2

Aku melihat sepuluh hukum itu ada pada mereka (kedua loh batu) yang ditulis oleh jari Allah. Pada satu loh ada empat hukum, dan pada loh yang lain ada enam hukum. Empat hukum pada loh yang pertama bersinar lebih terang daripada enam hukum pada loh yang kedua. Tetapi hukum yang keempat, yaitu hukum Hari Sabat, bersinar paling terang dari antara semua hukum; sebab hukum Sabat telah ditentukan secara tersendiri untuk dijalankan demi nama yang suci milik Allah. Sabat yang suci kelihatan mulia—sebuah lingkaran cahaya kemuliaan bersinar di sekelilingnya. Saya melihat bahwa hukum Sabat tidaklah dipakukan pada salib. Jika demikian halnya, maka sembilan hukum lainnya pun pastilah dipakukan pula dan kita bisa bebas melanggar semuanya seperti halnya kita melanggar hukum yang keempat…..  245.3

Aku lihat bahwa Sabat yang suci masih dan akan menjadi dinding pemisah antara umat Israel Allah yang sejati dan orang-orang yang tidak beriman; dan Sabat tersebut adalah tuntutan besar untuk menyatukan hati orang-orang kudus Allah yang tercinta dan yang sedang menanti-nanti. 245.4

 

 

26 Agustus – Sabat adalah Tanda milik Allah

Kuduskanlah hari-hari SabatKu, sehingga itu menjadi tanda peringatan di antara Aku dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa Akulah Tuhan, Allahmu. Yehezkiel 20:20.

 

Orang-orang Israel membubuhkan tanda darah pada pintu-pintu rumah mereka untuk menunjukkan bahwa mereka adalah umat kepunyaan Allah. Maka demikian halnya anak-anak Allah pada zaman ini menunjukkan tanda yang Allah telah tentukan. Mereka akan menempatkan diri mereka sendiri dalam keharmonisan dengan hukum suci milik Allah. Sebuah tanda yang dibubuhkan pada setiap anggota umat Allah adalah sesungguhnya sama dengan sebuah tanda yang dibubuhkan pada rumah-rumah orang Ibrani, untuk memelihara umat itu dari kehancuran besar.    Allah menyatakan, “Aku telah memberikan mereka hari-hari SabatKu, untuk menjadi tanda antara Aku dengan mereka, sehingga mereka mengetahui bahwa Akulah Tuhan yang menguduskan mereka.”  246.1

Setiap jiwa di dunia kita adalah kepunyaan Tuhan, melalui penciptaan dan penebusan.  Setiap jiwa dihadapkan pada pengadilan untuk kehidupannya. Sudahkah ia memberikan kepada Allah segala kepunyaanNya? Semua orang yang mengasihi Tuhan sepanjang hidupnya akan berada di bawah pengendalianNya dan akan menerima tanda kepunyaan Allah, yang menunjukkan mereka sebagai kepunyaan Allah yang istimewa. Kesalehan Kristus akan menyertai mereka dan kemuliaan Tuhan akan menjadi ganjaran mereka. Tuhan melindungi setiap orang yang memiliki tandaNya.  246.2

“Dan Tuhan bersabda kepada Musa dengan mengatakan, Berbicaralah juga engkau kepada umat Israel, bahwa sesungguhnya hari-hari SabatKu akan harus kamu pelihara: sebab itulah suatu tanda antara Aku dan kamu dan semua keturunanmu; sehingga kamu mengetahui bahwa Akulah Tuhan yang menguduskan kamu…… Enam hari lamanya pekerjaan boleh dilakukan; tetapi dalam hari yang ketujuh adalah Sabat hari perhentian, suci bagi Tuhan: barangsiapa melakukan suatu pekerjaan pada hari Sabat, pastilah dia dihukum mati. Di mana saja umat Israel harus memelihara Sabat, menguduskan Sabat secara turun-temurun dari generasi ke generasi, demi sebuah perjanjian abadi. Inilah suatu tanda antara Aku dan umat Israel untuk selama-lamanya: sebab enam hari Tuhan telah menciptakan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Dia beristirahat dan disegarkan.  246.3

Pengetahuan akan Allah ini adalah bersumber dari nilai yang tertinggi kepada semua orang. Semua yang mencintai dan melayani Dia adalah sangat berharga dalam pemandanganNya. Dia akan membuat mereka bertahan di mana mereka menjadi wakil-wakil yang berharga akan kebenaran seperti halnya di dalam Yesus.  246.4

 

27 Agustus – Pelajarilah Perihal Tempat Kudus

Maka ia menjawab: “Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar.” Daniel 8:14.

 

Kita hendaknya menjadi pelajar yang bersungguh-sungguh atas nubuatan; kita jangan berhenti sampai kita menjadi cerdas dalam hal tempat kudus, yang dibawakan dalam khayal-khayal Daniel dan Yohanes. Pokok persoalan ini memancarkan terang yang besar pada posisi dan pekerjaan kita sekarang, dan memberikan bukti yang tidak dapat keliru bahwa Allah telah menuntun kita di masa lalu. Ia itu menjelaskan kekecewaan kita dalam tahun 1844, dengan menunjukkan kepada kita bahwa tempat kudus yang dipulihkan itu bukanlah bumi, seperti yang kita sangka, tetapi bahwa Kristuslah yang kemudian memasuki bilik yang mahakudus di dalam kaabah surgawi, dan di sana mengadakan pekerjaan penutupan akan tugas keimamatanNya, dalam menggenapi perkataan malaikat kepada nabi Daniel.  247.1

Perihal 2300 hari itu telah diketahui bermula pada saat perintah Arthasasta untuk pembangunan kembali kota Yerusalem dilaksanakan pada musim gugur tahun 457 SM. Bertolak dari sini, ditemukan keserasian yang sempurna dalam penerapan semua kejadian yang telah diramalkan dalam penjelasan tentang periode tersebut dalam Daniel 9:25-27……. Tujuhpuluh minggu, atau 490 tahun, dihubungkan secara khusus pada orang-orang Yahudi. Pada akhir periode ini, bangsa itu memeteraikan penolakannya terhadap Kristus melalui penganiayaan murid-muridNya, dan para rasul pun beralih kepada orang-orang non-Yahudi pada tahun 34 Masehi. Periode 490 tahun yang pertama itu dari 2300 tahun menyisakan 1810 tahun. Bertolak dari tahun 34 Masehi, maka 1810 tahun kemudian jatuh pada tahun 1844. “Kemudian,” malaikat itu berkata,”tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar.”  247.2

Iman kita dalam rujukannya kepada pesan-pesan malaikat yang pertama, kedua, dan ketiga adalah benar. Tanda-tanda besar yang telah kita lalui tak dapat diubah. Meskipun para penghuni neraka mungkin mencoba menghapuskan tanda-tanda besar itu dari dasarnya dan memenangkan dalam pikiran bahwa mereka berhasil, namun sesungguhnya mereka tidak berhasil. Pilar-pilar kebenaran ini berdiri teguh sebagai bukit-bukit abadi, tidak dapat digeser oleh segala usaha manusia bergabung dengan Setan dan kelompoknya. Kita bisa belajar banyak dan hendaknya terus-menerus menyelidiki Alkitab untuk memeriksa apakah demikian halnya. 247.3

 

28 Agustus – Pembersihan Tempat Kudus

Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapanNya. Daniel 7:13.

 

Setelah kenaikanNya, Juruselamat kita memulai pekerjaanNya sebagai imam agung kita. Rasul Paulus berkata, “Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.” Ibrani 9:24……  248.1

Selama delapan belas abad pekerjaan pelayanan ini berlanjut di ruang pertama dari tempat kudus di surga. Darah Kristus, yang tercurah demi orang-orang beriman yang bertobat, meneguhkan pengampunan dan penerimaan mereka di hadapan Bapa, meskipun dosa-dosa mereka masih tercatat dalam buku-buku di surga. Sebagaimana dalam pelayanan tipikal ada sebuah pekerjaan pendamaian pada akhir tahun, maka sebelum pekerjaan penebusan Kristus atas umat manusia selesai, ada pekerjaan pendamaian untuk penghapusan dosa dari bilik suci. Ini adalah pelayanan yang dimulai ketika 2300 hari itu berakhir. Pada waktu itu…. Imam Agung kita memasuki tempat yang mahakudus, untuk mengadakan bagian terakhir pekerjaanNya yang serius—membersihkan tempat kudus……  248.2

Kedatangan Kristus sebagai imam agung kita ke tempat yang mahakudus, untuk pembersihan tempat kudus, dibawakan pada penampakan dalam Daniel 8:14; kedatangan Anak Manusia kepada Yang Lanjut Usianya itu, sebagaimana disajikan dalam Daniel 7:13; dan kedatangan Tuhan ke kaabahNya, sebagaimana diramalkan oleh Maleakhi, adalah gambaran-gambaran kejadian yang sama;  dan hal ini juga dilambangkan dengan kedatangan mempelai ke perkawinan, yang digambarkan oleh Kristus dalam perumpamaan sepuluh gadis itu, dari kitab Matius pasal 25.   248.3

Pembersihan tempat kudus…. melibatkan sebuah pekerjaan penyelidikan—pekerjaan penghakiman. Pekerjaan ini pasti dilaksanakan menjelang kedatangan Kristus untuk menebus umatNya; sebab ketika Dia datang, Dia membawa upahNya yang hendak diberikan kepada setiap orang yang hidup menurut firmanNya.   248.4

Dalam hari perhitungan yang terakhir itu, jabatan, tingkatan, atau kekayaan tidak akan menggantikan seujung rambut pun kasus dari setiap orang. Oleh Allah yang melihat segala perkara, orang-orang akan dihakimi sesuai apa adanya mereka di dalam kesucian, keluhuran, dan cinta untuk Kristus.  248.5

 

29 Agustus – Perintah dari Tempat Kudus di Surga

Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.  Ibrani 10:22.

 

“Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapanNya”. Daniel 7:13……. Kedatangan Kristus yang digambarkan di sini bukanlah kedatanganNya yang kedua ke bumi. Dia datang kepada Yang Lanjut Usianya itu di surga untuk menerima kerajaan dan kemuliaan dan sebuah kerajaan, yang akan diberikan kepadaNya pada akhir masa pekerjaanNya sebagai seorang perantara. Kedatangan ini, bukan sebagai kedatanganNya yang kedua ke bumi, yang telah diramalkan dalam nubuatan terjadi pada berakhirnya 2300 hari dalam tahun 1844 itu. Dihadiri oleh para malaikat surga, Imam Agung kita memasuki tempat yang mahakudus, dan di sana Ia tampak dalam hadirat Allah…. Untuk melaksanakan pekerjaan penghakiman penyelidikan dan untuk mengadakan pendamaian bagi semua orang yang berhak memperolehnya.  249.1

Semoga Tuhan memperbolehkan kita untuk menemukan perlunya meminum air kehidupan dari sumber air hidup itu. Arusnya yang murni akan menyegarkan dan menyembuhkan kita dan menyegarkan semua yang berhubungan dengan kita. Oh, jika saja hati hanya tunduk kepada Roh Allah! Jika mata hanya tertuju pada kemuliaan Allah, betapa gemerlapnya terang surga terpancar pada jiwa. Dia yang berbicara sebagaimana manusia tidak pernah berbicara adalah seorang pendidik di bumi.  Setelah kebangkitanNya Dia adalah pendidik bagi murid-murid yang kesepian dan kecewa yang sedang berjalan menuju Emmaus, dan bagi mereka yang bergabung di ruangan atas itu. Dia membukakan kepada mereka Alkitab yang berisikan tentang Dirinya sendiri dan mengikat hati mereka dengan suatu pengharapan dan sukacita yang suci, baru, dan sakral.   249.2

Dari tempat yang mahakudus, berlangsung pekerjaan agung pemberian perintah. Para malaikat Allah sedang berkomunikasi pada umat manusia. Kristus menjalankan kewajibanNya di tempat kudus. Kita tidak mengikuti Dia ke dalam tempat kudus sebagaimana mestinya.  Kristus dan para malaikat bekerja di dalam hati anak-anak manusia. Gereja yang di surga bersatu dengan gereja di bumi ini sedang menjalani perang yang baik di bumi. Harus ada suatu penyucian jiwa di muka bumi ini, dalam keserasian dengan pekerjaan penyucian di tempat kudus di surga.  249.3

Umat Allah sekarang harus menujukan pandangan mereka ke tempat kudus surga, di mana…. Imam Agung kita…. sedang menjadi perantara bagi umatNya.  249.4

 

30 Agustus – Penghakiman Orang Hidup

Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu. Wahyu 3:3.

 

Pada masa yang ditentukan untuk pehukuman—penutupan 2300 hari itu, di dalam tahun 1844—telah dimulai pekerjaan penghakiman dan penyucian dosa. Semua orang yang sudah pernah mengambil nama Kristus bagi diri mereka harus melewati pemeriksaan penghakiman dengan teliti. Baik orang hidup maupun orang mati harus dihakimi “berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu sesuai dengan perbuatan mereka.” Wahyu 20:12.  250.1

Hakim itu bersabda: “Semua orang akan dibenarkan berdasarkan iman mereka dan dihakimi berdasarkan perbuatan mereka.”  250.2

Dosa-dosa yang belum ditobatkan dan ditinggalkan tidak akan diampuni dan dihapus dari buku-buku catatan, tetapi akan tetap tertulis sebagai kesaksian yang menentang si pendosa pada hari Allah itu…..  250.3

Ada peperangan yang sungguh-sungguh di hadapan semua orang yang mau menaklukkan kecenderungan-kecenderungan jahat yang berjuang untuk merajalela. Pekerjaan persiapan adalah pekerjaan pribadi. Kita tidak diselamatkan secara berkelompok. Kemurnian dan pengabdian seseorang tidak akan ditaruh pada orang lain. Meskipun semua bangsa harus melewati penghakiman di hadapan Allah, namun Ia akan menguji kasus setiap orang secara dekat dan teliti seolah-olah tidak ada orang lain di muka bumi. Setiap orang harus diuji dan ditemukan tanpa cacat atau cela.   250.4

Penghakiman sedang berlangsung sekarang pada tempat kudus di surga. Selama bertahun-tahun pekerjaan ini telah mengalami kemajuan. Segera kemudian—tak seorang pun tahu betapa segeranya—penghakiman itu akan beralih kepada kasus orang-orang hidup. Dalam kehadiran yang dahsyat dari Allah kehidupan kita harus dilihat kembali. Pada masa ini penghakiman itu di atas segalanya menuntun setiap jiwa untuk memperhatikan nasehat Sang Juruselamat, “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.” Markus 13:33. Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu. Wahyu 3:3.  250.5

 

 

31 Agustus –  Penghakiman Penyelidikan

Dosa beberapa orang menyolok, seakan-akan mendahului mereka ke pengadilan, tetapi dosa beberapa orang lagi baru menjadi nyata kemudian. 1 Timotius 5:24.

 

Pekerjaan penghakiman penyelidikan dan penyucian dosa akan diselesaikan sebelum kedatangan yang kedua kalinya Tuhan kita. Karena orang mati harus diadili berdasarkan perkara-perkara yang tercatat di dalam buku-buku, adalah mustahil bahwa dosa orang harus dibersihkan hingga selesainya penghakiman di mana kasus mereka akan diselidiki…… Ketika penghakiman penyelidikan berakhir, Kristus akan datang, dan ganjaranNya akan Dia bawa besertaNya untuk diberikan kepada setiap orang sebagaimana mestinya.  251.1

Semua orang akan dihakimi berdasarkan perkara-perkara yang tercatat di dalam buku-buku, dan diberikan ganjaran berdasarkan pekerjaan mereka. Penghakiman ini tidak terjadi pada saat kematian.  251.2

Dalam pelayanan istimewanya imam besar keluar untuk memberkati jemaat setelah mempersembahkan kurban penebusan dosa bagi Israel. Demikianlah Kristus, pada waktu penutupan pekerjaanNya sebagai perantara, akan muncul “tanpa dosa untuk penyelamatan”, memberkati umatNya yang menantikan kehidupan abadi. Ketika imam dalam penghapusan dosa-dosa dari tempat kudus, mengakui dosa-dosa itu di atas kepala kambing jantan, demikianlah Kristus akan menempatkan segala dosa ini pada Setan, pencetus dan penghasut dosa. Kambing jantan itu, dengan menanggung dosa-dosa Israel, diusir pergi ke “suatu tempat yang tidak berpenghuni”; demikianlah Setan, dengan menanggung kesalahan dari segala dosa yang disebabkannya untuk dilakukan orang, akan dibuang selama seribu tahun ke bumi, yang saat itu sunyi dan tanpa penghuni, dan dia akhirnya menderita hukuman yang penuh atas dosa di dalam api yang akan menghancurkan semua orang jahat.   251.3

Sedikit, ya, hanya sedikit dari banyaknya jumlah manusia di bumi yang akan diselamatkan ke dalam hidup yang kekal itu, sementara sebagian besar yang tidak menyempurnakan jiwa-jiwa mereka dalam mematuhi kebenaran akan dipastikan mengalami kematian yang kedua.  251.4

Sementara dosa-dosa orang-orang beriman yang bertobat sedang dihapuskan dari tempat kudus, ada sebuah pekerjaan istimewa akan pemurnian, penghapusan dosa di antara umat Allah di bumi ini.  251.5

 

 

1 September – Berdiri di Hadapan Sidang-Sidang Pengadilan dan Dewan

Aku hendak berbicara tentang peringatan-peringatanMu di hadapan raja-raja, dan aku tidak akan mendapat malu. Mazmur 119:46.

 

Dalam penutupan besar pekerjaan kita akan menemukan dengan kebingungan yaitu perkara yang kita tidak tahu bagaimana harus menanganinya, akan tetapi janganlah kita lupa bahwa ketiga kuasa besar di surga sedang bekerja, bahwa sebuah tangan ilahi sedang menyetir, dan bahwa Allah akan menyelesaikan maksud-maksudNya. 252.1

Waktunya akan tiba manakala kita akan digiring ke hadapan dewan-dewan dan ribuan orang demi namaNya, dan setiap orang akan harus memberikan alasan atas imannya.  252.2

Setiap pendirian kebenaran yang dipegang oleh umat kita akan menghadapi kritik dari pemikiran-pemikiran yang sangat hebat; yang paling hebat dari para pembesar dunia ini akan dibawa berhubungan dengan kebenaran, dan oleh sebab itu setiap pendirian yang kita pegang akan diperiksa secara kritis dan diuji oleh Alkitab. Sekarang tampaknya kita tidak dikenal, tetapi hal ini tidaklah akan selalu demikian. Pergerakan-pergerakan sedang bekerja untuk membawa kita ke depan dan jika teori-teori kebenaran kita dapat diuraikan oleh para ahli sejarah atau para pembesar dunia, maka hal itu akan dilaksanakan. 252.3

Tuhan Yesus akan memberikan murid-muridNya perkataan dan kebijaksanaan sehingga para penuduh mereka tidak dapat menyangkal maupun mempertahankan tuduhan mereka. Orang-orang yang tidak bisa mengatasi tipuan-tipuan setan secara akal sehat akan menerima suatu kesaksian yang menguatkan yang semestinya akan membingungkan orang-orang terpelajar. Perkataan-perkataan akan keluar dari mulut orang-orang yang tidak terpelajar dengan kuasa dan kebijaksanaan yang meyakinkan sehingga pertobatan-pertobatan akan dibuat kepada kebenaran. Ribuan orang akan bertobat di bawah kesaksian mereka.  252.4

Mengapa mesti orang-orang yang tidak terpelajar yang memiliki kuasa ini, sedangkan yang terpelajar tidak memilikinya? Orang yang tidak terpelajar, melalui imannya di dalam Kristus, telah memasuki atmosfir kemurnian, kebenaran yang jelas, sementara orang yang terpelajar telah berpaling dari kebenaran. Orang yang miskin adalah saksi Kristus. Dia tidak mampu menarik perhatian orang kepada sejarah atau sains, tetapi dia mengumpulkan bukti-bukti yang kuat dari Sabda Allah. Kebenaran yang dia ucapkan di bawah inspirasi Roh Allah, adalah demikian murni dan ajaib dan membawakan padanya suatu kekuatan yang begitu kuat, sehingga kesaksiannya tidak dapat disangkal.  252.5

 

 

2 September – Bersaksi di Hadapan Para Pembesar Bumi

Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah. Matius 10:18.

 

Waktunya tidak akan lama lagi manakala umat Allah akan digiring untuk memberikan kesaksian mereka di hadapan para penguasa bumi. Tak satupun dari antara duapuluh orang yang menyadari akan betapa cepatnya langkah yang harus kita jalankan menjelang datangnya krisis besar dalam sejarah kita…… Tak ada lagi waktu untuk berlagak sombong, menganggap remeh, dan memikirkan hal-hal yang tidak perlu.  253.1

Raja-raja, para gubernur, dan para pembesar akan mendengar tentang engkau melalui laporan-laporan yang diberikan oleh orang-orang yang bermusuhan dengan engkau, dan iman serta karaktermu akan disalahartikan di hadapan mereka. Tetapi orang-orang yang dituduh secara palsu akan mempunyai kesempatan untuk tampil di hadapan para penuduhnya memberi pertanggungjawaban atas diri mereka sendiri. Mereka akan mempunyai hak istimewa untuk membawakan terang di hadapan para pembesar itu, dan jika engkau telah mempelajari Alkitab, jika engkau bersiap memberikan jawaban kepada setiap orang yang meminta daripadamu akan pengharapan yang ada padamu dengan lemah lembut dan hormat, maka musuh-musuhmu tidak akan mampu menyangkal kebijaksanaanmu.  253.2

Sekarang engkau mempunyai sebuah kesempatan untuk memperoleh kuasa intelektual yang sangat hebat melalui pembelajaran Sabda Allah. Tetapi jikalau engkau malas dan gagal menggali secara dalam tambang-tambang kebenaran, maka engkau tiada akan bersiap menghadapi krisis yang segera datang di hadapan kita. Alangkah baiknya engkau menyadari bahwa setiap waktu adalah emas. Jika engkau hidup dalam setiap perkataan yang diucapkan Allah, maka engkau tidak akan ditemukan dalam keadaan tidak siap.  253.3

Engkau tidak tahu di mana engkau akan dipanggil memberikan kesaksianmu demi kebenaran. Banyak yang akan harus berdiri di hadapan sidang-sidang legislatif; sebagian lagi akan harus berdiri di hadapan raja-raja dan orang-orang terpelajar untuk memberi jawab akan imannya.   Mereka yang memiliki pengetahuan yang dangkal akan kebenaran tak akan mampu menguraikan Alkitab secara jelas dan memberikan alasan-alasan yang pasti untuk iman mereka. Mereka akan menjadi bingung dan tidak akan menjadi pekerja yang tidak perlu mendapat malu. Janganlah ada seorang pun yang membayangkan bahwa dia tidak perlu belajar karena dia tidak diharuskan berkotbah di mimbar suci. Engkau tidak tahu apa yang mungkin dituntut Allah daripadamu.  253.4

 

 

3 September – Bersiaplah Menemui Allahmu

“Sebab itu demikianlah akan Kulakukan kepadamu, hai Israel. Oleh karena Aku akan melakukan yang demikian kepadamu, maka bersiaplah untuk bertemu dengan Allahmu, hai Israel!” Amos 4:12.

 

Banyak yang tidak menyadari  bahwa mereka harus berada dalam aturan untuk hidup dalam pandangan Tuhan tanpa seorang imam agung di tempat kudus selama masa kesusahan itu.  Orang-orang yang menerima meterai dari Allah yang hidup dan yang dilindungi dalam masa kesusahan itu harus mencerminkan gambaran Yesus sepenuhnya.  254.1

Jubah mereka mestilah tanpa cela, karakter mereka haruslah murni dari dosa oleh percikan darah. Melalui karunia Allah dan usaha mereka yang tekun, mereka haruslah menjadi penakluk di dalam pertempuran melawan kejahatan. Sementara pehukuman penyelidikan sedang berlangsung di dalam surga, sementara dosa-dosa para orang percaya yang bertobat sedang dihapuskan dari tempat kudus, ada sebuah pekerjaan istimewa untuk pemurnian, penghapusan dosa, di antara umat Allah di bumi ini.  254.2

Saya melihat bahwa banyak orang mengabaikan persiapan yang sangat dibutuhkan dan menantikan waktu “penyegaran” dan “hujan akhir” itu demi menguatkan mereka agar dapat berdiri pada hari Tuhan itu dan hidup dalam pandanganNya. Aduh, betapa banyak orang yang saya lihat pada masa kesusahan itu tanpa suatu perlindungan! Mereka telah mengabaikan persiapan yang diperlukan itu; oleh karenanya mereka tidak dapat menerima penyegaran yang harus dimiliki demi menguatkan mereka untuk hidup dalam pandangan Allah yang suci.  254.3

Mereka yang telah menolak untuk dibentuk oleh para nabi dan gagal memurnikan jiwa-jiwa mereka dalam mematuhi seluruh kebenaran, dan yang meyakini bahwa keadaan mereka lebih baik daripada yang sebenarnya, akan berhadapan dengan masa kejatuhan bela-bela itu, dan kemudian mereka akan mengerti bahwa mereka sesungguhnya perlu dibentuk dan diatur untuk bangunan itu…..  254.4

Saya melihat bahwa tak seorang pun dapat membagikan “penyegaran” itu hingga mereka meraih kemenangan atas setiap dosa, kesombongan, keegoisan, cinta dunia, dan atas setiap perkataan dan tindakan yang salah. Oleh karena itu, kita hendaknya mendekatkan diri semakin dekat kepada Tuhan dan bersungguh-sungguh mencari persiapan yang penting itu untuk memampukan kita bertahan di dalam pertempuran pada hari Tuhan itu. Biarlah semua orang mengingat bahwa Allah adalah suci dan tak seorang pun kecuali yang suci yang bisa tinggal di hadiratNya.   254.5

 

 

4 September – Janji Pertolongan Ilahi

Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Matius 10:19.

 

Para hamba Kristus diminta tidak mempersiapkan pembicaraan untuk diucapkan saat dibawa ke pengadilan oleh karena iman mereka. Persiapan mereka adalah dibuat hari demi hari dalam mengumpulkan kebenaran-kebenaran yang berharga dari Sabda Allah di dalam hati mereka, dengan hidup dari ajaran Kristus dan melalui doa yang menguatkan iman mereka; maka, ketika dihadapkan ke pengadilan, Roh Kudus akan membawakan kebenaran sejati pada ingatan mereka yang akan menjangkau hati siapa saja yang datang untuk mendengar. Allah akan memancarkan pengetahuan yang diperoleh melalui pencarian yang tekun akan Alkitab ke dalam ingatan mereka pada saat dibutuhkan.  255.1

Sekarang engkau mempersiapkan diri untuk masa pengadilan itu. Sekarang engkau harus mengetahui apakah kakimu berdiri teguh di atas Batu Karang Abadi itu. Engkau harus memiliki pengalaman pribadi dan jangan bergantung pada orang lain akan terangmu. Ketika engkau diuji, bagaimana engkau tahu bahwa engkau tidak akan sendirian tanpa seorang pun teman di sisimu? Akankah engkau mampu menyadari bahwa Kristus mendukungmu? Akankah engkau mampu mengingat janji, “Lihat, Aku menyertaimu selalu, bahkan hingga akhir dunia ini”? Akan ada orang-orang yang tidak kelihatan yang menginginkan kehancuranmu. Setan dan agen-agennya akan mencari setiap jalan untuk menggoyahkan pendirianmu kepada Allah dan kebenaranNya. Tetapi jika engkau memandang pada kemuliaanNya, maka engkau tidak perlu memikirkan bagaimana engkau akan bersaksi demi kebenaranNya.  255.2

Wahai para pemuda-pemudi, apakah kamu sedang bertumbuh menjadi pria dan wanita yang sepenuhnya di dalam Kristus, sehingga ketika krisis-krisis itu datang, kamu tidak bisa dipisahkan dari Sumber kekuatanmu? Jika kita mau bertahan selama masa ujian itu, maka sekarang di masa damai ini kita harus sedang memperoleh sebuah pengalaman yang hidup akan perkara-perkara Allah. Kita sekarang harus mempelajari untuk dapat memahami pergerakan-pergerakan yang mendalam akan Roh Allah. Kristus haruslah menjadi segalanya bagi kita, Alfa dan Omega, pertama dan terkemudian, yang awal dan yang akhir.  255.3

 

 

5 September – Pentakosta Yang Satu Lagi Datang !

Aku akan menjadikan mereka dan semua yang di sekitar gunungKu menjadi berkat; Aku akan menurunkan hujan pada waktunya; itu adalah hujan yang membawa berkat. Yehezkiel 34:26.

 

Di bawah gambaran hujan awal dan hujan akhir yang jatuh di tanah sebelah Timur pada masa penyemaian dan penuaian, para nabi Ibrani meramalkan hadiah karunia rohani dalam ukuran yang luar biasa atas gereja Allah. Pencurahan Roh Kudus pada masa para rasul dahulu adalah permulaan dari hujan awal dan agunglah hasilnya….. Akan tetapi menjelang penutupan penuaian bumi, sebuah hadiah istimewa akan karunia rohani dijanjikan untuk mempersiapkan gereja bagi kedatangan Anak Manusia. Pencurahan Roh Kudus ini dipersamakan pada kejatuhan hujan akhir. 256.1

Pekerjaan besar Injil tidak akan diselesaikan dengan manifestasi kuasa Allah yang lebih sedikit dibandingkan pada waktu permulaannya. Nubuatan-nubuatan yang telah digenapi dalam pencurahan hujan awal pada permulaan pekabaran Injil akan digenapi lagi pada masa hujan akhir dalam penutupan pekabaran Injil itu…..  256.2

Hamba-hamba Allah, dengan wajah mereka yang cerah dan bersinar dengan pengabdian yang suci, akan bergegas-gegas dari tempat yang satu ke tempat lainnya untuk mengabarkan pesan dari surga. Dengan ribuan seruan di seluruh bumi, amaran akan diberikan. Mujizat-mujizat akan diadakan, orang-orang sakit akan disembuhkan, dan tanda-tanda serta keajaiban-keajaiban akan menyertai orang-orang percaya. Setan juga bekerja dengan keajaiban-keajaiban yang menipu, bahkan menurunkan api dari langit di hadapan orang-orang. Wahyu 13:13. Demikianlah para penduduk bumi akan diuji pendiriannya.  256.3

Pekabaran akan dibawakan oleh keyakinan yang mendalam akan Roh Allah tanpa banyak argumen. Argumen-argumen telah dipertunjukkan. Benih telah disebarkan dan sekarang ia akan mekar dan menghasilkan buah….. Sekarang ini sinar-sinar terang menyebar di mana-mana, kebenaran terlihat dengan jelasnya, dan anak-anak yang jujur milik Allah memutuskan ikatan-ikatan yang melingkupi mereka. Hubungan-hubungan keluarga dan gereja tidak lagi berkuasa menahan mereka sekarang. Kebenaran lebih berharga dari segalanya. Meskipun para agen dipertentangkan melawan kebenaran, sejumlah besar orang berada di pihak Tuhan.  256.4

 

 

6 September – Perang Armagedon 

Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia. Wahyu 17:14.

 

Kita perlu mempelajari pencurahan murka Allah dari cawan yang ketujuh. Kuasa-kuasa jahat tidak akan meninggalkan konflik tanpa perjuangan. Namun Sang Penyelenggara itu berperan dalam perang Armagedon. Ketika bumi diterangi dengan kemuliaan malaikat dari Wahyu Pasal 18, maka unsur-unsur religius yang baik maupun yang jahat, akan bangkit dari tidur lelap, dan tentara Allah yang hidup akan menguasai medan perang.  257.1

Empat malaikat perkasa telah menahan kuasa-kuasa bumi ini hingga hamba-hamba Allah dimeteraikan pada dahi mereka. Bangsa-bangsa dunia ini bersegera untuk pertikaian; namun mereka ditahan oleh malaikat-malaikat itu. Bilamana kuasa penahan ini dihapuskan, maka akan datang masa kesusahan dan penderitaan. Senjata-senjata mematikan untuk peperangan akan ditemukan. Kapal-kapal besar dengan barang muatan yang hidup akan dikubur di tempat-tempat yang sangat dalam. Semua orang yang tidak memiliki roh kebenaran akan bersatu di bawah kepemimpinan agen-agen setan. Tetapi mereka masih ditahan hingga tiba saatnya untuk perang besar Armagedon.  257.2

Setiap bentuk kejahatan semakin bergiat. Malaikat-malaikat jahat menyatukan kuasa-kuasa mereka dengan orang-orang jahat dan sebagaimana mereka telah berada dalam pertikaian yang terus-menerus dan telah memperoleh suatu pengalaman dalam model-model terbaik penipuan dan peperangan dan telah membangun kekuatan selama berabad-abad, maka mereka tidak akan melepaskan perang besar terakhir tanpa perjuangan yang nekat. Seluruh dunia akan berada pada satu pihak atau jika berada di pihak lain akan dipertanyakan. Perang Armagedon akan pecah, dan pada hari itu janganlah ada di antara kita yang ditemukan tidur. Kita harus terjaga, seperti gadis-gadis bijaksana kita memiliki minyak di dalam buli-buli lampu….  257.3

Kuasa Roh Kudus harus ada pada kita dan Kapten kerajaan Tuhan akan berdiri pada penghulu para malaikat surga untuk memimpin pertempuran. Kejadian-kejadian yang serius masih akan dibukakan di hadapan kita. Terompet demi terompet akan dibunyikan, cawan demi cawan murka Allah akan dituangkan bagi para penduduk bumi. Pemandangan-pemandangan menarik yang menakjubkan berada di hadapan kita.  257.4

 

 

7 September – Kejadian-Kejadian Masa Depan Datang Secara Berurutan

Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri. 1 Tesalonika 5:4.

 

Aku melihat bahwa Yesus tidak meninggalkan tempat yang mahakudus hingga setiap kasus diputuskan baik untuk keselamatan ataupun untuk kebinasaan, dan bahwa murka Allah tidak dapat terjadi hingga Yesus menyelesaikan pekerjaanNya di tempat yang mahakudus itu, melepaskan pakaian keimamatanNya dan mengenakan pada diriNya pakaian pembalasan. Kemudian Yesus akan meninggalkan pengantaraan Bapa dan manusia sehingga Allah tak dapat lagi berdiam diri, namun menuangkan murkaNya atas mereka yang menolak kebenaranNya. Aku melihat bahwa amarah bangsa-bangsa, murka Allah, dan masa pehukuman orang mati adalah terpisah dan dibedakan, satu mengikuti yang lainnya, juga bahwa Mikhael belum berdiri dan bahwa masa kesusahan yang belum pernah ada itu, belum dimulai. Bangsa-bangsa sekarang bangkit marah, tetapi ketika Imam Agung kita telah menyelesaikan pekerjaanNya di tempat kudus, Dia akan berdiri, mengenakan pakaian pembalasan, dan kemudian ketujuh bela yang terakhir akan dituangkan.  258.1

Aku melihat bahwa keempat malaikat itu masih akan menahan keempat angin hingga pekerjaan Yesus selesai di tempat kudus, dan kemudian akan datang ketujuh bela itu. Bela-bela ini menimbulkan amarah orang-orang jahat terhadap orang-orang saleh; mereka mengira bahwa kita membawakan penghakiman-penghakiman Allah atas mereka, dan bahwa apabila mereka dapat melepaskan bumi dari kita, maka bela-bela itu akan berhenti. Sebuah undang-undang diterbitkan untuk membunuh orang-orang suci, yang menyebabkan mereka menangis siang dan malam memohonkan kelepasan. Inilah masa kesusahan Yakub. Selanjutnya semua orang suci menjerit dengan kesedihan besar di dalam roh dan dilepaskan oleh suara Allah. 258.2

Sebelum penyalibanNya Sang Juruselamat menjelaskan kepada kepada para muridNya bahwa Dia akan dibunuh dan bangkit lagi dari kubur….. Tetapi para murid itu menantikan kelepasan sementara dari penindasan Roma, dan mereka tidak dapat menerima pemikiran bahwa Dia yang di dalamNya semua pengharapan mereka berpusat akan menderita kematian yang memalukan…. Jadi di dalam nubuatan-nubuatan masa depan dibukakan ke hadapan kita sejelas yang dibukakan kepada para murid oleh perkataan-perkatan Kristus. Kejadian-kejadian yang dihubungkan dengan penutupan masa kasihan dan pekerjaan persiapan masa kesusahan adalah disajikan dengan jelas. Tetapi banyak orang tidak lebih memahami kebenaran-kebenaran penting ini daripada jika kebenaran-kebenaran ini tidak pernah diungkapkan.  258.3

 

 

 

8 September – Perdamaian Yang Singkat

Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman—maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin—mereka pasti tidak akan luput. 1 Tesalonika 5:3.

 

Sementara pekerjaan penyelamatan sedang berakhir, masalah besar akan muncul di bumi dan bangsa-bangsa akan marah, namun masalah itu tetap dikendalikan agar tidak menghalangi pekerjaan malaikat ketiga. Pada waktu itu “hujan akhir”, atau penyegaran dari hadirat Tuhan akan datang untuk memberikan kekuatan pada seruan keras malaikat ketiga, dan mempersiapkan orang-orang kudus untuk dapat tahan berdiri manakala tujuh bela yang terakhir dicurahkan.  259.1

Saya diberi penglihatan tentang para penduduk bumi yang berada dalam kekacauan besar.  Perang, pertumpahan darah, penderitaan, kekurangan, kelaparan, dan wabah penyakit merebak di mana-mana. Ketika perkara-perkara ini menimpa umat Allah, mereka mulai bersama-sama menekan dan menyisihkan kesukaran-kesukaran kecil mereka. Kepentingan diri tidak lagi mengendalikan mereka; kerendahan hati yang mendalam datang sebagai gantinya. Penderitaan, kebingungan, dan kekurangan telah menyebabkan orang yang bernafsu dan tidak rasional menjadi insyaf dan bertindak dengan penilaian dan kebijaksanaan.  259.2

Perhatian saya kemudian beralih dari pemandangan itu. Tampaknya ada sesuatu masa yang singkat akan perdamaian. Sekali lagi para penduduk bumi ditampilkan di hadapan saya; dan kembali segala perkara berada dalam kekacauan besar. Pertengkaran, perang, dan pertumpahan darah, dengan kelaparan dan wabah penyakit merebak di mana-mana. Bangsa-bangsa lain terlibat dalam perang dan kekacauan ini. Perang mengakibatkan kelaparan. Kekurangan dan pertumpahan darah menimbulkan penyakit. Dan kemudian hati manusia menggagalkan mereka demi rasa takut, “dan demi menantikan perkara-perkara yang segera datang ke bumi.” 259.3

Malaikat-malaikat kini menahan angin-angin pertengkaran itu, sampai seluruh dunia diamarkan malapetakanya yang akan datang; tetapi sebuah badai sedang bergumul, siap sedia untuk dihembuskan ke bumi, dan ketika Allah menyuruh malaikat-malaikatNya melepaskan angin-angin itu, maka akan terjadi sebuah pemandangan pertengkaran yang tak dapat dilukiskan dengan pena ….. 259.4

Suatu masa istirahat telah diberikan dari Allah bagi kita secara cuma-cuma. Setiap kuasa yang diberikan dari surga kepada kita hendaklah digunakan dalam melakukan pekerjaan yang ditugaskan oleh Tuhan untuk menolong mereka yang sedang binasa dalam ketidaktahuan.  259.5

 

 

 

9 September – Seruan Damai dan Sejahtera  

Mereka mengobati luka umatKu dengan memandangnya ringan, katanya: Damai sejahtera! Damai sejahtera!, tetapi tidak ada damai sejahtera. Yeremia 6:14.

 

Para pengikut kepausan, Protestan, dan dunia ini akan…. melihat dalam persekutuan ini sebuah pergerakan besar untuk pengubahan dunia dan mengantarkan mereka menuju milenium yang telah lama dinantikan.  260.1

“Hari Tuhan akan datang seperti pencuri di malam hari; di mana langit akan berlalu dengan suatu keributan besar, berbagai elemen akan dilebur dalam api yang sungguh-sungguh panas, bumi dan juga perbuatan-perbuatannya akan dibakar. 2 Petrus 3:10. Manakala penalaran filsafat telah membungkam rasa takut akan penghakiman-penghakiman Allah; manakala guru-guru agama mengarahkan pikiran pada sejarah panjang damai dan kemakmuran, dan dunia disibukkan dengan urusan-urusan dan kesenangan-kesenangannya, menanam dan membangun, berpesta dan bergembira, menolak amaran-amaran dan Allah dan mengejek para utusanNya—maka itulah saatnya kehancuran mendadak menimpa mereka, dan mereka tidak akan luput. 1 Tesalonika 5:3.  260.2

Seperti para penghuni lembah Siddim, orang-orang sedang bermimpi akan kemakmuran dan perdamaian. “Menyingkirlah demi hidupmu,” adalah amaran dari malaikat-malaikat Allah; tetapi suara-suara lain terdengar mengatakan, “Tidak usah gempar; tak ada alasan untuk takut.” Orang banyak berseru, “Damai dan sejahtera,” sedangkan Surga menyatakan bahwa kehancuran yang cepat sedang mendekati pendosa. Pada malam menjelang kehancuran mereka, kota-kota milik orang-orang lugu itu bergemuruh dalam kesenangan dan menertawakan amaran-amaran dari utusan Allah; namun para pengejek itu binasa di dalam api; bahwa malam itu pintu kasihan tertutup selamanya bagi para penduduk yang jahat dan tidak peduli milik Sodom. Allah tidak akan selamanya dicemooh; Dia tidak akan berlama-lama diremehkan. “Sungguh, hari Tuhan datang dengan kebengisan, dengan gemas dan dengan murka yang menyala-nyala, untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi dan untuk memunahkan daripadanya orang-orang yang berdosa.” Yesaya 13:9. Sebagian besar penduduk dunia akan menolak belaskasihan Allah dan akan diliputi dengan kehancuran yang cepat dan yang tidak pernah terjadi lagi. Tetapi orang-orang yang memperhatikan amaran itu akan tinggal “di dalam tempat rahasia milik yang Mahatinggi,” dan “di bawah bayang-bayang yang Mahakuasa.” KebenaranNya akan menjadi perisai dan naungan mereka.  260.3

 

 

10 September – Pekerjaan Allah Diselesaikan

Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya. Matius 24:14.

 

Pesan peringatan yang hikmat dan suci haruslah dinyatakan di negeri-negeri yang paling keras dan kota-kota yang paling berdosa, di setiap tempat di mana terang daripada pekabaran besar tiga malaikat itu belum menyingsing. Setiap orang harus mendengar panggilan terakhir ke perjamuan kawin Anak Domba. Dari kota kecil ke kota kecil, dari kota besar ke kota besar, dari negara ke negara, pesan kebenaran masa kini harus dikabarkan, bukan dengan pameran lahiriah tetapi dengan kuasa Roh Allah.  261.1

Pekabaran dari kuasa pembaharuan yang berasal dari karunia Allah akan dibawakan ke setiap negara dan setiap musim, hingga kebenaran meliputi seluruh dunia. Sebagian dari antara mereka yang akan dimeteraikan adalah orang-orang yang datang dari setiap bangsa, suku, bahasa, dan masyarakat. Dari setiap negara akan dikumpulkan para laki-laki dan perempuan yang akan tahan berdiri di hadapan tahta Allah dan di hadapan Anak Domba, sambil berseru, “Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!” Wahyu 7:10.  261.2

Seluruh bumi harus diterangi dengan kemuliaan kebenaran Allah. Terang harus dipancarkan ke semua negeri dan semua bangsa. Dan adalah mereka yang telah menerima terang itu yang akan memancarkannya. Bintang fajar telah terbit atas kita, dan kita harus memancarkan cahayanya menelusuri lorong-lorong mereka yang tinggal dalam kegelapan.  261.3

Sebuah krisis terbentang di hadapan kita. Dengan kuasa Roh Kudus kita sekarang harus menyatakan kebenaran-kebenaran besar untuk hari-hari terakhir. Waktunya tak akan lama lagi begitu setiap orang mendengar amaran dan membuat keputusan. Maka kemudian akhirnya akan tiba.  261.4

Kebenaran yang terkandung dalam pekabaran malaikat yang pertama, kedua, dan ketiga harus disiarkan ke setiap bangsa, suku, bahasa, dan masyarakat; pekabaran itu harus menyinari kegelapan dari setiap benua dan meluas melewati pulau-pulau di samudera. Janganlah ada penundaan dalam pekerjaan ini. 261.5

 

Semboyan kita haruslah Maju dan Maju terus! Malaikat-malaikat surga akan mendahului kita mempersiapkan jalan. Beban kita bagi daerah-daerah yang belum terjangkau tidak bisa diletakkan hingga seluruh bumi diterangi dengan kemuliaan Allah.  261.6

 

 

11 September – Allah Mengintervensi Demi Kepentingan UmatNya

Dengarlah, hai bangsa-bangsa sekalian! Perhatikanlah, hai bumi serta isinya! Biarlah Tuhan Allah menjadi saksi terhadap kamu, yakni Tuhan dari baitNya yang kudus. Sebab sesungguhnya, Tuhan keluar dari tempatNya dan turun berjejak di atas bukit-bukit bumi. Mikha 1:2, 3.

 

Adalah di dalam suatu krisis tabiat itu dinyatakan….. Ujian akhir yang paling hebat terjadi saat masa kasihan berakhir, ketika waktunya akan terlambat bagi jiwa-jiwa untuk diberikan pertolongan firman Allah.  262.1

Allah menjaga perhitunganNya dengan bangsa-bangsa. Melalui setiap abad sejarah dunia ini para pekerja kejahatan telah mengumpulkan amarah menentang hari kemurkaan itu; dan manakala waktunya sudah genap bahwa kejahatan telah mencapai batas pengasihan Allah, maka kesabaranNya akan habis.  Ketika catatan-catatan yang terkumpul dalam buku-buku surga telah memberikan tanda kelengkapan pelanggaran hukum, maka kemurkaan itu akan datang tanpa belaskasihan, dan akan terlihat bahwa sebuah perkara yang luar biasa harus mengakhiri kesabaran ilahi. Krisis ini akan dicapai pada saat bangsa-bangsa akan bersatu membatalkan hukum Allah.  262.2

Masanya akan tiba manakala orang-orang benar akan diarahkan untuk bertekun bagi Allah karena kejahatan yang melimpah. Tak ada kuasa selain kuasa ilahi yang bisa menahan kesombongan Setan yang bersatu dengan orang-orang jahat; akan tetapi dalam jam yang paling berbahaya bagi gereja maka doa yang penuh kesungguhan akan dipersembahkan oleh umat sisa yang beriman, dan Allah akan mendengar dan menjawab pada saat itu juga di mana dosa pelanggar hukum telah mencapai puncaknya. Dia akan “membalas dendam” orang-orang pilihanNya, yang berseru siang dan malam kepadaNya, yang Dia alami bersama mereka.  262.3

Penggantian hukum yang benar menjadi hukum yang palsu akan menjadi perbuatan terakhir drama dunia ini. Ketika penggantian hukum ini berlaku di seluruh dunia, Allah akan mengungkapkan diriNya sendiri. Ketika undang-undang manusia ditinggikan di atas undang-undang Allah, ketika kuasa-kuasa bumi ini mencoba memaksa manusia untuk memelihara hari pertama dalam minggu menjadi hari perbaktian bagi Allah, maka ketahuilah bahwa waktunya telah tiba bagi Allah untuk bertindak. Dia akan bangkit dalam kemuliaanNya dan akan mengguncangkan bumi dengan dahsyat. Dia akan keluar dari tempatNya untuk menghukum para penduduk dunia atas kejahatan mereka. Bumi akan menumpahkan darahnya dan tak akan lagi menutupi orang-orangnya yang tewas.  262.4

 

 

12 September – Masa Kasihan Untuk Manusia Berakhir

Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!” Wahyu 22:11.

 

Ketika pekerjaan penghakiman pemeriksaan berakhir, maka takdir dari semua orang akan diputuskan untuk kehidupan atau kematian. Masa kasihan berakhir sesaat sebelum kemunculan Tuhan di awan-awan di langit.  263.1

Para pengejek menunjuk benda-benda alam—pada musim yang tidak pernah berganti, pada langit biru yang tidak pernah mencurahkan hujan, pada tanah subur yang disegarkan oleh embun yang lembut di malam hari—dan mereka berseru: “Bukankah dia menceriterakan dongeng?” Dalam penghinaan mereka menyatakan si pengkotbah kebenaran itu sebagai pecandu yang liar; dan mereka terus dengan lebih bergairah dalam mengejar kesenangan dan jalan-jalan kejahatan daripada sebelumnya. Tetapi ketidakpercayaan mereka tidak dapat mengantisipasi kejadian yang telah diramalkan. Allah sabar menanggung kejahatan mereka, memberikan mereka kesempatan yang cukup banyak untuk bertobat; tetapi pada waktu yang ditentukan penghakiman-penghakimanNya  harus dihadapi oleh para penolak belaskasihNya itu.  263.2

Kristus menyatakan bahwa akan ada ketidakpercayaan yang sama dengan peristiwa di atas terkait dengan kedatanganNya yang kedua kali. Sebagaimana orang-orang pada zaman Nuh “tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia”.  Matius 24:39. Ketika orang-orang yang berasal dari umat Allah sedang menyatu dengan dunia ini, hidup seperti dunia hidup, dan bergabung dengan dunia dalam kesenangan-kesenangan terlarang; ketika kemewahan dunia menjadi kemewahan gereja; ketika lonceng-lonceng pernikahan berdering, dan semua orang sedang mengharapkan tahun-tahun kemakmuran duniawi—maka, secara tiba-tiba bagaikan cahaya memancar dari langit, akan berakhirlah impian-impian terang dan harapan-harapan mereka yang menyesatkan.  263.3

Kejadian-kejadian yang berhubungan dengan penutupan masa kasihan dan pekerjaan persiapan akan masa kesusahan adalah secara jelas disajikan. Tetapi banyak orang tidak mengerti kebenaran-kebenaran penting ini jika dibandingkan dengan masa ketika ia ini tidak pernah diungkapkan. Setan selalu berjaga-jaga untuk menghalangi kesan yang akan membuat mereka menjadi bijaksana kepada keselamatan hingga masa kesusahan itu akan menjumpai mereka dalam keadaan tidak siap.  263.4

 

 

 

13 September – Penutupan Masa Kasihan Berlalu Tanpa Diketahui

Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu, karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. 1 Tesalonika 5:1, 2.

 

Orang-orang benar dan orang-orang jahat masih akan tetap tinggal di bumi dalam keadaan mereka yang fana—akan menanam dan membangun, makan dan minum, dan mereka semuanya tidak sadar bahwa keputusan akhir yang tidak dibatalkan telah dinyatakan di tempat kudus di surga. Sebelum datangnya air bah, Nuh telah memasuki bahtera, Allah menguncinya di dalam dan mengunci orang-orang yang tidak beriman di luar bahtera itu; tetapi selama tujuh hari orang-orang yang tidak menyadari bahwa takdirnya sudah ditentukan itu meneruskan kehidupan mereka yang tidak acuh, memburu kesenangan, dan mencemooh amaran-amaran dari pehukuman yang akan segera terjadi. “Demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia,” kata Sang Juruselamat. Secara diam-diam, tanpa diketahui seperti pencuri di malam hari, akan tiba jam penentuan yang menandai penetapan nasib setiap orang, penarikan kembali untuk yang terakhir kalinya tawaran belaskasihan kepada orang-orang berdosa.  264.1

Orang-orang sedang begitu cepatnya dibodohi pada keamanan yang fatal, yang akan dibangunkan hanya oleh pencurahan murka Allah.  264.2

Tuhan kita dalam pehukuman pada akhir zaman itu akan berjalan melewati bumi, dan bela-bela yang menakutkan akan mulai berjatuhan. Kemudian orang-orang yang membenci firman Allah, mereka yang menganggap remeh firman itu, akan mengembara dari samudera ke samudera, dari utara ke selatan; mereka akan lari ke sana kemari untuk mencari firman Tuhan dan tidak akan menemukannya….. Para pelayan Allah akan menyelesaikan pekerjaan mereka yang terakhir, mempersembahkan doa-doa yang terakhir, meneteskan air mata yang terakhir bagi sebuah gereja yang membangkang dan sebuah umat yang tidak beriman.  264.3

Mata Tuhan Yesus memandang segala zaman, ditujukan kepada masa kita sekarang ini ketika Dia bersabda, “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Ini adalah harimu, wahai umat Allah, yang dijadikanNya sebagai tempat penyimpanan hukumNya. Hari keyakinan dan masa kasihan ini sedang akan berakhir. Matahari dengan cepatnya sedang menuju ke barat. Mungkinkah ia akan terbenam dan engkau tidak tahu “apa yang perlu untuk damai sejahteramu!”?  Haruskah kalimat yang tidak dapat dibatalkan ini berlaku, “Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu” (Lukas 19:42) ?  264.4

14 September – Masa Kesusahan Seperti Yang Belum Pernah Ada

Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu. Daniel 12:1.

 

Ketika pekabaran malaikat ketiga berakhir, belaskasihan tiada akan lagi dimohonkan bagi para penduduk yang bersalah di bumi ini. Umat Allah telah menyelesaikan pekerjaan mereka. Mereka telah menerima “hujan akhir”, “penyegaran” …… dari hadirat Tuhan,” dan mereka dipersiapkan untuk jam pencobaan yang terbentang di hadapan mereka. Para malaikat bergegas ke sana kemari di dalam surga. Seorang malaikat kembali dari bumi mengumumkan bahwa pekerjaannya telah selesai dilakukan; ujian terakhir telah dibuat di dunia ini, dan semua orang yang membuktikan diri mereka sendiri setia kepada undang-undang ilahi telah menerima “meterai Allah yang hidup”. Lalu Yesus menghentikan tugas pengantaraanNya di tempat kudus di surga. Dia mengangkat kedua tanganNya dan dengan sebuah seruan berkata, “Sudah terlaksana.”….   265.1

Ketika Dia meninggalkan tempat kudus itu, kegelapan menyelubungi para penduduk bumi. Dalam masa yang menakutkan itu orang-orang benar harus hidup dalam pandangan Allah yang suci tanpa seorang perantara. Pengekangan yang dibebankan pada orang-orang jahat telah dihapus, dan Setan memegang kendali sepenuhnya atas orang-orang yang pada akhirnya tidak mau bertobat. Penderitaan berkepanjangan dari Allah telah berakhir. Dunia telah menolak belaskasihNya, meremehkan cintaNya, dan menginjak-injak hukumNya. Orang-orang jahat telah melampaui batas kemurahan untuk mereka; Roh Allah, yang selalu ditolak, akhirnya ditarik kembali. Tanpa diteduhkan oleh karunia ilahi, mereka tidak memiliki perlindungan dari si jahat. Setan akan melemparkan para penduduk bumi ke dalam satu kesusahan besar yang terakhir. Setelah para malaikat Allah berhenti menahan angin-angin sengit hasrat manusia, semua unsur pertengkaran akan dibiarkan lepas.  Seluruh dunia akan terlibat dalam keruntuhan yang lebih dahsyat daripada keruntuhan yang dulu terjadi di kota Jerusalem.  265.2

Hanya mereka yang tangan-tangannya bersih dan hatinya suci akan bertahan di dalam masa pencobaan….. Sekarang adalah waktunya, sementara empat malaikat sedang menahan keempat angin itu, untuk membuat panggilan dan pilihan kita menjadi pasti.  265.3

 

 

15 September – Keempat Angin itu Dilepaskan

Katanya: “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!” Wahyu 7:3.

 

Para malaikat sedang mengikat bumi untuk menangkal tuntutan supremasi Setan atas bumi ini yang disebabkan oleh meluasnya jumlah para pengikutnya. Kita tidak mendengar suara-suara, tidak melihat pekerjaan para malaikat ini dengan penglihatan alamiah, tetapi tangan-tangan mereka melintang mengitari bumi, dan dengan kewaspadaan penuh tanpa pernah tidur mereka sedang menghalau serdadu-serdadu Setan ke laut hingga selesainya pemeteraian umat Allah.  266.1

Yohanes melihat unsur-unsur alam—gempa bumi, angin topan, dan pertentangan politik—yang dilambangkan oleh angin-angin itu sedang ditahan oleh keempat malaikat itu. Angin-angin ini tetap berada di bawah pengendalian hingga Allah memerintahkan untuk melepaskannya. Selama itu amanlah umat Allah. Para malaikat Allah melakukan kehendakNya, menahan angin-angin bumi itu, sehingga angin-angin tersebut tidak menghembus bumi, laut, maupun pohon, hingga hamba-hamba Allah dimeteraikan pada dahi mereka. 266.2

Masa sekarang adalah sebuah masa peluapan kepentingan kepada semua makhluk hidup. Para pejabat dan negarawan, orang-orang yang menduduki posisi-posisi kepercayaan dan kewenangan, para pria dan wanita pemikir di semua tingkatan masyarakat, sedang memusatkan perhatian mereka pada kejadian-kejadian yang menyangkut kepentingan kita. Mereka mengawasi hubungan-hubungan yang tegang di antara bangsa-bangsa. Mereka mengamati intensitas pergerakan yang sedang melucuti setiap unsur bumi, dan mereka menyadari bahwa sesuatu yang besar dan pasti akan segera terjadi—bahwa dunia ini berada di ambang sebuah krisis yang luar biasa.  266.3

Para malaikat sekarang sedang menahan angin-angin pertentangan hingga dunia diamarkan akan kedatangan malapetakanya; tetapi sebuah badai sedang mengumpulkan kekuatan, siap untuk dihembuskan ke bumi, dan ketika Allah akan memerintahkan para malaikat melepaskan angin-angin itu, akan tampak sebuah pemandangan pertentangan yang sedemikian hebat yang tidak dapat dilukiskan dengan pena….   266.4

Sebuah masa kelegaan telah dan sedang diberikan dengan penuh kemurahan oleh Allah bagi kita saat ini. Setiap kuasa yang diberikan surga kepada kita harus digunakan dalam pekerjaan yang ditugaskan kepada kita oleh Tuhan untuk mengamarkan mereka yang sedang binasa tanpa sepengetahuan mereka. Amaran itu harus disuarakan di seluruh dunia…….. Sebuah pekerjaan besar harus dilaksanakan, dan pekerjaan ini telah dipercayakan kepada mereka yang mengetahui kebenaran masa kini.  266.5

 

 

 

16 September – Tujuh Bela Yang Terakhir Mulai Dijatuhkan 

Dan aku mendengar suara yang nyaring dari dalam Bait Suci berkata kepada ketujuh malaikat itu: “Pergilah dan tumpahkanlah ketujuh cawan murka Allah itu ke atas bumi”. Wahyu 16:1.

 

Ketika Kristus menghentikan pengantaraanNya di tempat kudus, murka yang tidak bercampur yang mengancam menentang mereka yang menyembah binatang dan patungnya itu dan menerima tandanya (Wahyu 14:9,10), akan ditumpahkan. Bela-bela yang terjadi di Mesir ketika Allah hendak melepaskan Israel keluar darinya adalah mirip dalam karakternya pada pehukuman-pehukuman yang lebih mengerikan dan luas yang akan dijatuhkan pada dunia ini menjelang pelepasan terakhir umat Allah. Pewahyu mengatakan, dalam menggambarkan malapetaka-malapetaka yang mengerikan itu: “Maka timbullah bisul yang jahat dan yang berbahaya pada semua orang yang memakai tanda dari binatang itu dan yang menyembah patungnya”. Lautan menjadi “menjadi darah, seperti darah orang mati dan matilah segala yang bernyawa, yang hidup di dalam laut”. Dan “sungai-sungai dan mata-mata air, dan semuanya menjadi darah”. Mengerikan penderitaan-penderitaan ini, keadilan Allah terbukti benar sepenuhnya. Malaikat Allah itu berkata: “Adil Engkau, Engkau yang ada dan yang sudah ada, Engkau yang kudus, yang telah menjatuhkan hukuman ini. Karena mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, Engkau juga telah memberi mereka minum darah; hal itu wajar bagi mereka!” Wahyu 16:2-6. Dengan menghukum mati umat Allah, mereka sebenarnya menjadi bersalah atas darah mereka itu yang ditumpahkan oleh tangan mereka…..  267.1

Dalam bela yang berikutnya, kuasa diberikan pada matahari “untuk menghanguskan manusia dengan api. Dan manusia dihanguskan oleh panas api yang dahsyat”. Ayat 8, 9……. 267.2

Bela-bela ini tidaklah berlaku secara universal, sebab jika demikian maka para penduduk bumi akan dibunuh semuanya. Meskipun demikian bela-bela itu akan menjadi bela-bela yang sangat menakutkan yang pernah diperkenalkan pada manusia fana. Semua pehukuman yang telah dijatuhkan atas manusia hingga menjelang penutupan pintu kasihan telah dicampur dengan belaskasih. Darah Kristus yang mengalir telah melindungi pendosa dari penerimaan pembalasan penuh atas kesalahannya; tetapi dalam pehukuman yang terakhir nanti, murka Allah dituangkan tanpa bercampur dengan belaskasihan.  267.3

Gulungan-gulungan murka Allah akan segera dijatuhkan, dan ketika Dia akan mulai menghukum para pendosa, maka tidak akan ada lagi masa kelegaan hingga akhir zaman. Badai murka Allah sedang berkumpul, dan hanya orang-orang yang bertahan yang disucikan melalui kebenaran di dalam cinta Allah. Mereka akan disembunyikan bersama Kristus di dalam Allah hingga kehancuran itu berlalu.  267.4

 

 

17 September – Undang-Undang Kematian Diterbitkan

Dan kepadanya diberikan kuasa ……. sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh. Wahyu 13:15.

 

Ketika Yesus meninggalkan tempat yang mahakudus itu, RohNya akan ditarik kembali dari para pejabat pemerintah dan orang-orang. Mereka ditinggalkan untuk jatuh dalam pengendalian malaikat-malaikat jahat. Lalu suatu undang-undang akan disusun dengan nasehat dan pengarahan dari Setan, yang apabila waktunya tidak dipersingkat, maka tak seorangpun yang hidup akan diselamatkan.   268.1

Aku lihat keempat malaikat menahan empat angin itu hingga pekerjaan Yesus selesai di tempat kudus, dan kemudian akan datanglah tujuh bela yang terakhir itu. Bela-bela ini menimbulkan amarah orang-orang jahat terhadap orang-orang benar; mereka berpikir bahwa kita telah membawakan pehukuman-pehukuman Allah atas mereka dan jika mereka bisa membebaskan bumi ini dari kita, maka bela-bela itu akan berhenti. Sebuah undang-undang diterbitkan untuk membunuh orang-orang kudus, yang menyebabkan mereka berseru siang dan malam memohon kelepasan. Inilah masa kesusahan Yakub itu.  268.2

Aku lihat para pemimpin di bumi mengadakan rapat bersama dan Setan serta para malaikatnya sibuk di sekitar mereka. Aku tampak sebuah tulisan, yang salinan-salinannya disebarluaskan di berbagai penjuru bumi, berisikan perintah bahwa jika para orang kudus tidak meninggalkan iman mereka yang aneh, meninggalkan Sabat, dan memelihara hari pertama dalam minggu, maka masyarakat diberikan kebebasan pada suatu waktu yang ditentukan untuk membunuh mereka.  268.3

Meskipun sebuah undang-undang umum telah menentukan waktu bilamana para pemelihara hukum Allah dibunuh, musuh-musuh mereka dalam suatu kasus akan mengantisipasi undang-undang itu, dan sebelum waktunya dikhususkan, akan berusaha mengambil nyawa mereka. Akan tetapi tak seorang pun mampu melewati para pengawal yang kuat yang ditempatkan pada jiwa yang beriman. Sebagian orang dibunuh dalam penerbangan mereka dari kota-kota dan kampung-kampung; tetapi pedang yang diacungkan menentang mereka itu patah dan jatuh terkulai bagaikan jerami. Sebagian lagi dijaga oleh para malaikat dalam wujud pejuang-pejuang perang.   268.4

Seandainya orang-orang dapat melihat dengan penglihatan surgawi, maka mereka akan melihat serombongan malaikat yang perkasa ditempatkan pada mereka yang memelihara firman dari kesabaran Kristus. Dengan kelembutan yang simpatik, para malaikat itu telah menyaksikan kesusahan mereka dan telah mendengarkan doa-doa mereka. Mereka kini sedang menantikan firman dari Pimpinan mereka untuk merebut para pemelihara firman Kristus itu dari marabahaya.   Tetapi mereka harus menunggu sedikit waktu lagi. Umat Allah harus minum dari piala itu dan dibaptiskan.  268.5

 

18 September – Ditandai untuk Mati

Surat-surat itu dikirimkan dengan perantaraan pesuruh-pesuruh cepat ke segala daerah kerajaan, supaya dipunahkan, dibunuh dan dibinasakan semua orang Yahudi dari pada yang muda sampai kepada yang tua, bahkan anak-anak dan perempuan-perempuan, pada satu hari juga, pada tanggal tiga belas bulan yang kedua belas—yakni bulan Adar–, dan supaya dirampas harta milik mereka. Ester 3:13.

 

Undang-undang yang pada akhirnya akan menentang umat sisa milik Allah akan serupa dengan yang dikeluarkan dahulu oleh Ahasiweros untuk menentang orang-orang Yahudi itu.  269.1

Ketika perlindungan undang-undang manusia akan ditarik dari mereka yang menghormati hukum Allah, akan ada, di berbagai tempat, sebuah pergerakan yang serempak untuk kehancuran mereka. Mengingat waktu yang ditentukan dalam undang-undang itu dekat, orang-orang akan bersekongkol untuk menyingkirkan sekte yang dibenci itu. Akan ditentukan dalam satu malam untuk menciptakan sebuah pukulan yang mematikan, yang akan benar-benar mendiamkan suara perbedaan pendapat dan teguran.  269.2

Undang-undang itu akan memerintahkan bahwa mereka harus mengabaikan Sabat dari hukum keempat dan menghormati hari yang pertama, atau kehilangan hidup mereka; tetapi mereka tidak akan menyerah dan tidak akan menginjak-injak Sabat Tuhan tersebut dan  menghormati lembaga kepausan. Kerajaan Setan dan orang-orang jahat akan mengepung mereka dan bersuka ria atas mereka, karena tampaknya tidak akan ada jalan keluar bagi mereka.  269.3

Bilamana masa kesusahan ini datang, setiap kasus harus diputuskan; tak ada lagi pencobaan, tak ada lagi belaskasihan bagi orang yang tidak bertobat. Meterai Allah yang hidup ada pada umat Allah. Umat sisa yang sedikit ini, yang tidak dapat melindungi diri mereka sendiri dalam konflik mematikan dengan kuasa-kuasa bumi yang diatur oleh naga itu, menjadikan Allah sebagai benteng pertahanan mereka. Undang-undang itu telah disampaikan oleh otoritas tertinggi dunia sehingga mereka harus menyembah binatang itu dan menerima tandanya di bawah penderitaan penganiayaan dan kematian.  269.4

Aku tampak orang-orang kudus mengalami penderitaan mental yang hebat. Mereka kelihatan dikepung oleh para penduduk yang jahat bumi ini. Setiap orang menentang mereka. Sebagian dari mereka mulai takut kalau-kalau Allah telah meninggalkan mereka untuk binasa di tangan orang-orang jahat itu…… 269.5

Saat itu merupakan masa yang menakutkan, penderitaan yang mengerikan dari orang-orang kudus. Siang dan malam mereka berseru kepada Allah untuk kelepasan mereka. Orang-orang lain di luar mereka menganggap mustahil bagi mereka untuk selamat. Orang-orang jahat ini telah bersedia untuk menang dengan berseru, “Mengapa Allahmu tidak melepaskan kamu dari tangan kami? Mengapa kamu tidak pergi dan menyelamatkan hidupmu?” Tetapi orang-orang kudus itu tidak mengacuhkan mereka.  269.6

 

 

19 September – Perlindungan Malaikat dalam Masa Kesusahan

Mari bangsaku, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintumu sesudah engkau masuk, bersembunyilah barang sesaat lamanya, sampai amarah itu berlalu. Yesaya 26:20.

 

Dalam hari pengadilan yang dahsyat itu Dia akan berkata, “Mari bangsaku, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintumu sesudah engkau masuk, bersembunyilah barang sesaat lamanya, sampai amarah itu berlalu”. Apakah yang dimaksud dengan kamar di mana mereka bersembunyi itu? Ia itu adalah perlindungan Kristus dan para malaikat suci. Umat Allah pada masa yang demikian tidak berada pada satu tempat seluruhnya. Mereka berada di dalam rombongan-rombongan yang berbeda-beda di seluruh penjuru bumi. 270.1

Saya tampak orang-orang kudus meninggalkan kota-kota dan desa-desa, berkumpul bersama dalam rombongan-rombongan, dan tinggal di tempat-tempat yang sangat terpencil. Para malaikat menyediakan bagi mereka makanan dan minuman, sedangkan orang-orang jahat menderita kelaparan dan kehausan.  270.2

Pada malam itu sebuah pemandangan yang sangat mengesankan tampak di hadapan saya. Terlihat kekacauan besar dan konflik para tentara. Seorang pembawa pesan dari Tuhan berdiri di hadapanku dan berkata, “Panggillah seisi rumahmu. Aku akan menuntun kamu; ikutilah aku.” Dia menuntun aku melewati lorong yang gelap, melalui sebuah hutan, kemudian melewati celah-celah pegunungan dan berkata, “Di sini kamu aman.” Ada juga orang-orang lain yang telah dituntun ke tempat itu. Utusan surga itu berkata, “Masa kesusahan kini telah tiba seperti seorang pencuri di malam hari, hal ini sebagaimana yang telah Tuhan amarkan kepada kamu.”  270.3

Dalam masa kesusahan menjelang kedatangan Kristus, orang-orang benar akan dilindungi melalui pelayanan para malaikat surga; tetapi tidak akan ada keamanan bagi pelanggar hukum Allah. Malaikat-malaikat tidak dapat melindungi mereka yang meremehkan satu pun peraturan ilahi.  270.4

Dalam periode penutupan sejarah dunia Tuhan akan bekerja dengan penuh kuasa di dalam diri mereka yang berdiri teguh untuk kebenaran….. Di tengah-tengah masa kesusahan itu—yakni kesusahan yang belum pernah terjadi semenjak adanya suatu bangsa—umat pilihanNya akan berdiri teguh tidak tergoyahkan. Setan dengan semua penghuni kerajaan kejahatan akan menghancurkan orang-orang kudus yang paling lemah milik Allah. Malaikat-malaikat yang perkasa akan melindungi mereka dan di dalam diri mereka Yehova akan mengungkapkan diriNya sebagai “Allah dari segala allah”, mampu menyelamatkan dengan sepenuhnya orang-orang yang menaruh kepercayaan mereka kepadaNya.  270.5

 

20 September – Orang-Orang Jahat dalam Pencurahan Bela-Bela Itu

“Sesungguhnya, waktu akan datang,” demikianlah firman Tuhan Allah, “Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman Tuhan. Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman Tuhan, tetapi tidak mendapatnya. Amos 8:11, 12.

 

Dan begitu suara yang lembut penuh belaskasih itu diam, maka ketakutan dan kengerian pun melanda orang-orang jahat. Dengan kejelasan yang mengerikan mereka mendengar ucapan-ucapan, “Sudah terlambat! Sudah terlambat!”  271.1

Kristus [di kayu salib] telah banyak merasakan apa yang akan dirasakan para pendosa ketika cawan-cawan murka Allah dituangkan atas mereka. Keputusasaan gelap seperti selubung kematian akan menggumpal di dalam jiwa mereka yang bersalah, dan kemudian mereka akan menyadari tingkat kepenuhan tertinggi keberdosaan atas dosa.  271.2

Orang-orang yang tidak menghargai Firman Allah bergegas kesana kemari, mengembara dari lautan ke lautan, dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari Firman Tuhan. Malaikat itu berkata, “Mereka tidak akan menemukannya. Ada kelaparan di negeri itu; bukan kelaparan akan makanan, bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman Tuhan. Betapa mereka tidak akan memberikan satu kata pun akan persetujuan dari Allah!…….  271.3

Banyak orang jahat yang marah besar begitu mereka menderita akibat bela-bela itu. Hal itu merupakan pemandangan atas kesengsaraan yang mengerikan. Para orangtua sangat menyalahkan anak-anak mereka, dan anak-anak menyalahkan para orangtua mereka, para saudara laki-laki menyalahkan para saudara perempuan, dan para saudara perempuan menyalahkan para saudara laki-laki….. Orang-orang itu beralih kepada para pendeta mereka dan menyalahkan mereka dengan berkata, “Kalian tidak mengamarkan kami. Kalian mengatakan bahwa seluruh dunia sudah ditobatkan, dan menyerukan, Damai, damai, untuk menenteramkan setiap rasa takut yang muncul. Kalian tidak memberitahukan tentang waktu ini kepada kami; dan orang-orang yang mengamarkan kami akan hal ini kalian nyatakan sebagai orang-orang yang fanatik dan jahat yang akan menghancurkan kami.” Tetapi saya melihat para pendeta itu tidak dapat lolos dari murka Allah. Penderitaan mereka sepuluh kali lebih parah daripada umat mereka itu.  271.4

Dalam masa ketika pehukuman-pehukuman Allah dijatuhkan tanpa belaskasihan, oh, alangkah cemburunya orang-orang jahat itu akan posisi orang-orang benar yang tinggal “dalam tempat rahasia milik Yang Mahatinggi”—paviliun itu yang di dalamnya Tuhan menyembunyikan semua orang yang mengasihi Dia dan mematuhi semua perintahNya.  271.5

 

21 September – Masa Kesusahan Yakub

Hai, alangkah hebatnya hari itu, tidak ada taranya; itulah waktu kesusahan bagi Yakub, tetapi ia akan diselamatkan dari padanya. Yeremia 30:7.

 

Saya melihat bahwa keempat malaikat itu menahan keempat angin hingga pekerjaan Yesus selesai di tempat kudus, dan kemudian akan datang tujuh bela yang terakhir itu. Bela-bela ini membangkitkan amarah orang-orang jahat menentang orang-orang benar; mereka menyangka bahwa kita telah membawakan pehukuman-pehukuman Allah atas mereka, dan seandainya mereka dapat membebaskan bumi dari kita, bela-bela itu akan berhenti. Sebuah undang-undang dikeluarkan untuk membunuh orang-orang kudus, yang menyebabkan mereka berseru siang dan malam bagi kelepasan mereka. Inilah masa kesusahan Yakub.  272.1

Sebagaimana Setan mempengaruhi Esau untuk menghadang Yakub, demikianlah ia juga akan menggerakkan orang-orang jahat untuk menghancurkan umat Allah dalam masa kesusahan itu. Dan sebagaimana ia telah menuduh Yakub, ia pun akan mendesakkan tuduhan-tuduhannya menentang umat Allah itu. Ia memperhitungkan dunia ini sebagai wilayah kekuasaannya; tetapi serombongan kecil umat yang memelihara perintah-perintah Allah itu bertahan menolak supremasinya. Jika saja ia dapat menyingkirkan mereka dari bumi ini, maka kemenangannya akan sempurna. Setan ini melihat bahwa para malaikat suci menjaga mereka, dan ia menduga bahwa dosa-dosa mereka telah diampuni; namun ia tidak tahu bahwa kasus-kasus mereka telah diputuskan di tempat kudus di surga. Ia mempunyai pengetahuan yang akurat akan dosa-dosa yang diujinya kepada mereka untuk diakui, dan ia membeberkan dosa-dosa ini di hadapan Allah dalam terang yang luar biasa, dengan menunjukkan orang-orang ini untuk dijadikan sama seperti dirinya sendiri dikecualikan dari karunia Allah. Ia menyatakan bahwa Tuhan tidak dapat mengampuni dosa-dosa mereka dalam keadilan dan akan menghancurkan ia dan para malaikatnya. Ia mengklaim mereka sebagai rampasannya dan menuntut supaya mereka diberikan kepadanya untuk dihancurkan.  272.2

Sebagaimana Setan menuduh umat Allah atas dosa-dosa mereka, Tuhan mengizinkannya untuk mencobai mereka dengan amat sangat. Keyakinan mereka di dalam Allah, iman dan keteguhan mereka, akan diuji dengan sungguh-sungguh. Sebagaimana mereka melihat kembali ke masa lalu, harapan-harapan mereka tenggelam; sebab di dalam seluruh hidup mereka dapat mereka lihat hanya sedikit kebaikan. Mereka sungguh sadar akan kelemahan dan ketidaklayakan mereka. Setan berusaha keras menakuti mereka dengan pikiran bahwa kasus-kasus mereka adalah tidak mempunyai harapan, bahwa noda kecemaran mereka tidak akan pernah dapat dihapuskan. Ia berharap demikian untuk menghancurkan iman mereka sehingga mereka akan menyerah pada pencobaan-pencobaannya dan beralih meninggalkan persekutuan mereka dengan Allah.  272.3

 

22 September – Mengapa Ada Masa Kesusahan Itu

Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Mazmur 46:1.

 

Meskipun umat Allah akan dikepung oleh musuh-musuh yang disesatkan untuk kehancuran mereka, penderitaan yang mereka alami bukanlah rasa takut akan penganiayaan demi kebenaran; mereka takut bahwa setiap dosa belum mereka tinggalkan, dan bahwa atas beberapa  kesalahan di dalam diri mereka sendiri mereka akan gagal mewujudkan kegenapan janji Sang Juruselamat: “Karena engkau menuruti firmanKu, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi”. Wahyu 3:10. Seandainya mereka dapat memiliki jaminan pengampunan maka mereka tidak akan menjauhkan diri dari penyiksaan atau kematian; tetapi jika mereka terbukti tidak setia dan kehilangan hidup mereka karena cacat tabiat mereka sendiri, maka nama Allah akan dipermalukan.  273.1

Di mana-mana mereka mendengar rencana-rencana pengkhianatan dan melihat pekerjaan yang aktif atas pemberontakan; dan muncullah di dalam diri mereka sebuah keinginan yang mendalam, kerinduan yang sungguh dari jiwa, agar kemurtadan besar ini dapat dihentikan dan kejahatan orang-orang jahat berakhir. Namun sementara mereka memohon kepada Allah untuk menghentikan pekerjaan pemberontakan itu, dengan perasaan malu akan diri sendiri bahwa mereka sendiripun tidak memiliki kekuatan yang lebih banyak untuk bertahan dan menolak jerat yang kuat dari orang-orang jahat. Mereka merasa bahwa jika mereka selalu memberdayakan semua kemampuan mereka di dalam pelayanan Kristus, maju terus dalam kekuatan, maka balatentara Setan akan berkurang kekuatannya untuk menang melawan mereka.  273.2

Jiwa mereka bersusah di hadapan Allah, menunjuk pada masa pertobatan atas dosa-dosa mereka dan memohon janji Sang Juruselamat: “Kecuali kalau mereka mencari perlindungan kepadaKu dan mencari damai dengan Aku, ya mencari damai dengan Aku!” Yesaya 27:5. Iman mereka tidak jatuh karena doa-doa mereka tidak langsung dijawab. Meskipun menderita kecemasan, teror, dan kesusahan yang sangat pelik, mereka tidak menghentikan perantaraan mereka. Mereka berpegang pada kekuatan Allah sebagaimana Yakub berpegang pada Malaikat itu; dan bahasa dari jiwa mereka adalah: “Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, kecuali engkau memberkati aku.” 273.3

Masa kesusahan adalah percobaan yang membawa keluar tabiat-tabiat seperti Kristus. Masa itu dirancang untuk menuntun umat Allah menjauhkan diri dari Setan dan cobaan-cobaannya. 273.4

 

23 September – Pandangan Allah Tertuju pada UmatNya

Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihanNya yang siang malam berseru kepadaNya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka. Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” Lukas 18:7, 8.

                                          

Dalam masa kesusahan itu, jika umat Allah memiliki dosa-dosa yang tidak diakui di dalam diri mereka sementara disiksa oleh ketakutan dan kesengsaraan, maka mereka tidak akan luput; keputusasaan akan melunturkan iman mereka, dan mereka tidak akan mampu memiliki keyakinan untuk memohon kelepasan kepada Allah. Tetapi sementara mereka memiliki kesadaran yang mendalam atas ketidakbenaran mereka, maka mereka tidak memiliki kesalahan-kesalahan tersembunyi untuk diungkapkan. Dosa-dosa mereka telah dibuang dan dihapuskan untuk pehukuman, dan tidak diingat-ingat lagi.  274.1

Mereka yang mengaku orang-orang Kristen yang menjalani pertentangan terakhir yang besar dan tiba-tiba itu akan mengakui dosa-dosa mereka dalam keputusasaan dengan sengsara yang membakar, sementara orang-orang jahat bersukaria atas penderitaan mereka…..  274.2

Sejarah Yakub adalah juga sebuah jaminan bagi kita bahwa Allah tidak akan membuang mereka yang sesat dan dicobai serta digiring ke dalam dosa, namun yang telah berbalik kepadaNya dengan pertobatan yang sungguh-sungguh. Sementara Setan berusaha mencari upaya untuk menghancurkan kelompok ini, Allah akan mengirim malaikat-malaikatNya untuk mengamankan dan melindungi mereka dalam masa bahaya itu. Pembunuhan-pembunuhan dari Setan adalah sengit dan menentukan, penyesatan-penyesatannya adalah menakutkan; namun pandangan Allah tertuju pada umatNya, dan telingaNya mendengar seruan mereka. Penderitaan mereka adalah berat, tungku api yang bernyala tampaknya siap menghanguskan mereka; tetapi Sang Penebus akan membawa mereka sebagai emas dari dalam api. Kasih Allah untuk anak-anakNya dalam periode pencobaan mereka yang paling keras adalah sekuat dan selembut pada masa kemakmuran mereka; tetapi adalah perlu bagi mereka untuk ditempatkan di dalam nyala api; tabiat keduniawian mereka harus dibakar habis, sehingga gambaran Kristus dapat dipantulkan secara sempurna.  274.3

Masa kesengsaraan dan penderitaan di hadapan kita akan menuntut sebuah iman yang dapat menahan keletihan, kelambanan, dan kelaparan—sebuah iman yang tidak akan redup dalam ujian yang sesungguhnya. Masa kasihan dihadiahkan kepada semua orang untuk mempersiapkan diri menghadapi masa itu…. Semua orang yang akan bersandar pada janji-janji Allah, seperti Yakub telah lakukan, dan sungguh-sungguh serta tekun seperti dia, akan berhasil sebagaimana Yakub telah berhasil.   274.4

 

 

24 September – Masa Kesusahan Besar

Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. Mrk. 13:19.

 

Masa kesusahan yang belum pernah terjadi sejak awal dunia segera dibentangkan di hadapan kita; dan kita akan membutuhkan sebuah pengalaman yang kita tidak miliki sekarang dan yang banyak orang merasa terlalu malas untuk memperolehnya. Seringkali kasusnya adalah bahwa kesusahan itu lebih besar dalam antisipasinya daripada dalam kenyataannya; tetapi hal ini tidak benar menyangkut krisis yang di hadapan kita. Penyajian yang paling terang tidak dapat mencapai besarnya cobaan. Dan sekarang, sementara Sang Juruselamat yang mulia sedang mengerjakan penghapusan dosa bagi kita, kita mestinya berusaha menjadi sempurna di dalam Kristus. Pemeliharaan Allah adalah sekolah yang di dalamnya kita harus mempelajari kelemahlembutan dan kerendahan hati Yesus. Tuhan senantiasa di hadapan kita, bukan dalam cara yang kita pilih, yang lebih mudah dan lebih menyenangkan pada kita, tetapi dalam tujuan-tujuan yang benar dari kehidupan. Tidak seorangpun dapat mengabaikan atau menunda pekerjaan ini kecuali menginginkan bahaya yang paling mengerikan bagi jiwa mereka.  275.1

Rasul Yohanes dalam penglihatannya mendengar sebuah suara yang nyaring di Surga menyerukan, “Celakalah kamu, hai bumi dan laut! Karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat.” Mengerikanlah gambaran-gambaran peristiwa yang menimbulkan seruan dari suara surgawi ini. Amarah Setan meningkat karena waktunya sudah singkat dan pekerjaan penipuan dan penghancurannya mencapai puncaknya pada masa kesusahan itu. Penderitaan yang berkepanjangan milik Allah pun berakhir. Dunia telah menolak belaskasihNya, membenci kasihNya, dan menginjak-injak hukumNya. Orang-orang jahat telah melampaui batas pengasihan mereka dan Tuhan pun menarik kembali perlindungannya serta meninggalkan mereka pada pengasihan pemimpin yang telah mereka pilih. Maka Setan akan berkuasa atas mereka yang telah menyerahkan diri mereka di bawah kendalinya dan dia akan mencampakkan para penduduk bumi ke dalam satu kesusahan akhir yang besar. Setelah para malaikat Allah melepaskan keempat angin sengit akan penderitaan manusia itu, maka semua unsur pertentangan akan dibiarkan lepas. Seluruh dunia akan terlibat dalam kehancuran yang lebih mengerikan daripada kehancuran Yerusalem dahulu.  275.2

Di tengah masa kesusahan itu—yakni kesusahan yang belum pernah terjadi semenjak adanya suatu bangsa—orang-orang pilihan Allah akan berdiri teguh tidak tergoyahkan. Setan dengan seluruh pasukannya yang jahat tidak dapat menghancurkan orang-orang kudus yang paling lemah milik Allah.  275.3

 

25 September – Aksi Pemahkotaan Penipuan

Karena engkau menuruti firmanKu, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Wahyu 3:10.

 

Karena  kedatangan kedua Tuhan kita Yesus Kristus sudah dekat, maka agen-agen setan sedang bergerak dari bawah. Setan tidak hanya akan muncul sebagai seorang manusia, tetapi dia akan mempersonifikasikan Yesus Kristus; dan dunia yang telah menolak kebenaran akan menerima dia sebagai Tuhan dari segala tuan dan Raja dari segala raja.  276.1

Amarah Setan meningkat karena waktu baginya sudah semakin singkat, dan pekerjaan penipuan dan penghancurannya akan mencapai titik puncak dalam masa kesusahan itu….  276.2

Sebagai aksi pemahkotaan dalam drama penipuan itu, Setan sendiri akan meniru pribadi dan penampilan Yesus Kristus. Gereja telah lama mengakui menantikan kedatangan Sang Juruselamat sebagai puncak segala pengharapannya. Sekarang si penipu besar itu akan mempertontonkan bahwa Kristus datang. Di berbagai belahan bumi, Setan akan memperlihatkan dirinya sendiri di antara umat manusia sebagai makhluk yang mulia dari terang yang mempesona, menirukan gambaran Putera Allah yang dituliskan oleh Yohanes dalam kitab Wahyu. Wahyu 1:13-15. Kemuliaan yang mengitari dia tidak dapat ditandingi oleh apapun yang dapat dilihat mata manusia fana. Bunyi nafiri bergema di udara: “Kristus sudah datang! Kristus sudah datang!” Orang-orang merendahkan diri mereka dalam menyembahnya, sementara dia mengangkat kedua tangannya dan mengucapkan berkat atas mereka, seperti Kristus memberkati murid-muridNya ketika Dia dahulu berada di bumi ini. Suaranya lembut dan menundukkan hati, namun penuh irama. Dalam kelemahlembutan nada-nada kasih dia memperdengarkan sebahagian kebenaran ramah surgawi yang pernah diucapkan Sang Juruselamat; dia menyembuhkan penyakit-penyakit orang-orang dan kemudian, dalam pribadi tiruannya akan Kristus, dia menyatakan telah mengubah hari Sabat ke hari Minggu, dan memerintahkan semua orang untuk menghormati hari itu sebagai hari yang dia berkati. Dia menyatakan bahwa orang-orang yang tetap menyucikan hari ketujuh adalah menghujat namanya dengan menolak mendengarkan para malaikatnya yang dikirim kepada mereka dalam terang dan kebenaran. Ini adalah khayalan yang kuat yang bisa saja menundukkan pikiran orang. Seperti orang-orang Samaria yang ditipu oleh Simon Magus, maka orang banyak itu, mulai dari yang paling kecil hingga paling besar, mengindahkan ilmu-ilmu sihir ini dengan berkata: “Orang ini adalah kuasa Allah yang terkenal sebagai Kuasa Besar”. Kisah Para Rasul 8:10.   276.3

Tetapi umat Allah tidak akan keliru. Ajaran-ajaran dari kristus palsu ini tidak akan ditemukan sesuai dengan Alkitab.  276.4

 

 

26 September – Tidak Ada Orang Yang Mati Sahid Setelah Masa Kasihan Berakhir

Bila ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya. Mazmur 91:15.

 

Umat Allah tidak akan bebas dari penderitaan; manakala dianiaya dan disengsarakan, sementara mereka menahan kemelaratan dan menderita akan kebutuhan makanan maka mereka tidak akan dibiarkan binasa…..  277.1

Namun bagi pandangan manusia umat Allah harus segera menandai kesaksian mereka dengan darah mereka seperti para martir dahulu sebelum mereka. Mereka sendiri mulai takut bahwa Tuhan telah meninggalkan mereka untuk jatuh ke tangan musuh-musuh mereka. Inilah waktu kesengsaraan yang menakutkan itu. Siang dan malam mereka berseru kepada Allah untuk kelepasan…. 277.2

 

Pandangan Allah, melihat kepada sejarah, tertuju pada krisis yang harus dihadapi umatNya, ketika kekuatan-kekuatan dunia akan dikumpulkan menentang mereka. Seperti orang-orang buangan yang tertawan, mereka akan takut pada kematian melalui kelaparan atau kekerasan. Tetapi Yang Mahakudus yang membelah Laut Merah di hadapan orang-orang Israel akan memperlihatkan kuasaNya yang besar dan melepaskan perbudakan mereka. “Mereka akan menjadi milik kesayanganKu sendiri, firman Tuhan semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.” Maleakhi 3:17. Seandainya darah dari para saksi Kristus yang penuh iman dicurahkan pada waktu ini, maka darah itu tidak akan seperti darah para martir dahulu, yang bagaikan benih ditaburkan untuk diserahkan pada panenan bagi Allah. Kepercayaan mereka tidak akan menjadi suatu kesaksian untuk meyakinkan orang-orang lain akan kebenaran; sebab hati yang tegar tengkuk telah memukul mundur gelombang-gelombang belaskasihan sampai habis. Seandainya orang-orang saleh saat ini dibiarkan jatuh menjadi mangsa musuh-musuh mereka, maka hal ini akan menjadi sebuah kemenangan bagi pangeran kegelapan itu. Pemazmur berkata: “Sebab ia melindungi aku dalam pondokNya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemahNya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu.” Mazmur 27:5. Kristus bersabda : “Mari bangsaKu, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintumu sesudah engkau masuk, bersembunyilah barang sesaat lamanya, sampai amarah itu berlalu. Sebab sesungguhnya, Tuhan mau keluar dari tempatNya untuk menghukum penduduk bumi karena kesalahannya, dan bumi tidak lagi menyembunyikan darah yang tertumpah di atasnya, tidak lagi menutupi orang-orang yang mati terbunuh di sana.”Yesaya 26:20, 21. Akan menjadi mulia kelepasan orang-orang yang dengan sabar menantikan kedatanganNya dan yang namanya tertulis dalam kitab kehidupan.  277.3

 

 

27 September – Umat Allah Dibebaskan

Sungguh, beginilah firman Tuhan: “Tawanan pahlawanpun dapat direbut kembali, dan jarahan orang gagah dapat lolos, sebab Aku sendiri akan melawan orang yang melawan engkau dan Aku sendiri akan menyelamatkan anak-anakmu. Yesaya 49:25.

 

Bilamana perlindungan hukum manusiawi akan ditarik dari orang-orang yang menghormati hukum Allah, maka akan ada di berbagai benua, sebuah gerakan serentak untuk menghancurkan mereka. Begitu waktu yang ditentukan dalam undang-undang itu mendekat, maka orang-orang akan bersekongkol untuk menyingkirkan sekte yang dibenci ini. Akan dilancarkan sebuah pukulan yang menentukan pada suatu malam, yang akan sungguh-sungguh mendiamkan perbedaan pendapat dan teguran.  278.1

Umat Allah—sebagian di dalam sel penjara, sebagian lagi bersembunyi di tempat-tempat sunyi di hutan-hutan dan gunung-gunung—tetap memohon untuk perlindungan ilahi, sementara di setiap markas angkatan bersenjata yang diarahkan oleh para malaikat jahat, umat Allah itu disiapkan untuk dibunuh. Inilah saatnya, dalam masa keadaan yang sungguh di luar batas, bahwa Allah Israel akan campur tangan untuk membebaskan orang-orang pilihanNya.…. 278.2

Dengan sorak sorai kemenangan, cemooh dan kutukan, kerumunan orang-orang jahat hendak bergegas-gegas menelan mangsanya, ketika, lihat, sebuah kegelapan pekat yang lebih gelap dari gelapnya malam, menimpa bumi. Selanjutnya sebuah pelangi yang bersinar dengan kemuliaan dari tahta Allah, merentang di langit dan terlihat mengitari setiap rombongan umat yang berdoa. Kerumunan yang marah itu tiba-tiba tertahan. Teriakan-teriakan mereka yang mengejek segera lenyap. Sasaran pembunuhan mereka terlupakan. Dengan firasat-firasat yang penuh ketakutan mereka menatap pada lambang perjanjian Allah dan lama terlindung dari cahayanya yang terlalu kuat.   278.3

Demi umat Allah itu terdengarlah sebuah suara yang jelas dan merdu mengatakan, “Lihatlah,” dan dengan mengangkat mata mereka ke langit, mereka melihat pelangi perjanjian itu. Awan-awan yang hitam dan marah yang menutupi langit itu dipisahkan, dan seperti Stefanus mereka pun menatap dengan tegar ke dalam surga dan melihat kemuliaan Allah dan Anak Manusia itu duduk di atas tahtaNya.  278.4

Sementara seluruh dunia tercampak dalam kegelapan, akan ada terang di setiap tempat hunian orang-orang kudus. Mereka akan mendapat cahaya pertama dari kemunculanNya yang kedua.  278.5

 

28 September – Kelepasan Di Tengah Malam

Dalam sekejap mata mereka mati, ya, pada tengah malam orang dikejutkan dan binasa; mereka yang perkasa dilenyapkan bukan oleh tangan orang. Ayub 34:20.

 

Dia [Allah] selalu memilih cara-cara yang sangat luar biasa bilamana tampaknya tak ada kemungkinan untuk kelepasan dari pekerjaan-pekerjaan Setan, demi perwujudan kekuasaanNya.  279.1

Adalah pada tengah malam Allah mewujudkan kuasaNya untuk kelepasan umatNya. Matahari muncul, bersinar kuat dengan terangnya. Tanda-tanda dan keajaiban datang silih berganti dengan cepat. Orang-orang jahat melihat dengan terkejut dan heran pada pemandangan itu, sementara orang-orang benar melihat dengan sukacita yang hening tanda-tanda kelepasan mereka itu. Segala sesuatu di alam ini tampaknya berjalan melenceng dari situasi normalnya. Sungai-sungai berhenti mengalir. Awan-awan gelap dan tebal datang dan saling bertrubukan satu sama lain. Di tengah-tengah langit yang sedang marah terdapat sebuah ruang celah yang bersih yang tidak dapat digambarkan, yang darinya terdengar suara Allah bagaikan desau air bah, mengatakan: “Sudah terlaksana.” Wahyu 16:17.   279.2

Kuasa-kuasa langit akan bergoncang pada suara Allah. Kemudian matahari, bulan, dan bintang-bintang akan berpindah dari tempatnya. Semua benda itu tidak akan lenyap, namun digoncangkan oleh suara Allah.  279.3

Awan-awan gelap dan tebal datang dan saling bertubrukan satu sama lain. Atmosfir langit dipisahkan dan diputar kembali; kemudian kita dapat melihat ruang celah itu di Orion, yang darinya muncul suara Allah.  279.4

Sekarang dalam rangka kedatangan Anak Manusia itu, ini tidak akan terjadi sampai munculnya gempa bumi yang dahsyat itu setelah orang-orang mendengar suara Allah. Mereka berada dalam keadaan kecewa dan putus asa seperti belum pernah terjadi semenjak adanya suatu bangsa, dan dalam situasi ini umat Allah akan menderita kesusahan. Awan-awan akan bertubrukan dan akan muncul kegelapan. Kemudian suara itu datang dari surga dan awan-awan mulai bergulung kembali seperti sebuah gulungan kertas, dan muncul tanda yang terang dan bersih dari Anak Manusia itu. Anak-anak Allah mengetahui apa arti awan itu. 279.5

144.000 umat kesucian telah menang. Wajah-wajah mereka bersinar dengan kemuliaan Allah.  279.6

Bilamana suara Allah mengubah keadaan umatNya yang tertawan, maka akan ada sebuah keterkejutan yang menakutkan bagi mereka yang sudah kalah dalam semua pertentangan besar kehidupan.   279.7

Hari kemurkaan pada musuh-musuh Allah adalah hari kelepasan akhir bagi sidangNya.  279.8

 

 

 

29 September – Allah Menjungkirbalikkan Alam

Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa. Dan dari dalam Bait Suci kedengaranlah suara yang nyaring dari takhta itu, katanya: “Sudah terlaksana.” Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu. Wahyu 16:17, 18.

 

Kita perlu mempelajari pencurahan [murka Allah] dari cawan yang ketujuh. Kuasa-kuasa jahat tidak akan meninggalkan pertentangan [konflik] tanpa perjuangan. 280.1

Di tengah-tengah langit yang sedang marah terdapat sebuah ruang celah yang bersih yang tidak dapat digambarkan, yang darinya terdengar suara Allah bagaikan desau air bah, mengatakan: “Sudah terlaksana.” Wahyu 16:17.   280.2

Suara itu menggoncangkan langit dan bumi. Ada sebuah gempa bumi yang dahsyat, “seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi, dan begitu hebat.” Ayat 17,18. Langit membuka dan menutup. Kemuliaan dari tahta Allah terlihat memancar. Gunung-gunung bergetar seperti buluh dalam angin, dan batu-batunya bertebaran ke mana-mana. Terdengar deru badai yang datang. Laut marah. Terdengar pekik badai seperti suara setan-setan yang membawa misi kehancuran. Seluruh bumi mengalun dan menggelembung seperti ombak lautan. Permukaannya pecah. Dasar-dasarnya seperti lenyap. Barisan gunung tenggelam. Para penduduk pulau-pulau menghilang. Pelabuhan-pelabuhan yang sudah menjadi seperti Sodom bagi kejahatan-kejahatan ditelan oleh air yang marah. Babel besar itu telah datang dalam pembalasan di hadapan Allah, “untuk memberikan kepadanya cawan anggur keganasan murkaNya.” Hujan es besar “seberat seratus pon”, mengadakan perusakan. Ayat 19, 21. Kota-kota yang sangat sombong di bumi ini direndahkan. Istana-istana agung, yang di dalamnya para pembesar dunia ini telah memboroskan kekayaan mereka untuk memuliakan diri mereka sendiri, runtuh di depan mata mereka. Tembok-tembok penjara terbelah, dan umat Allah, yang telah ditahan karena iman mereka, dibebaskan.  280.3

 

 

 

30 September – Kebangkitan Istimewa

Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal. Daniel 12:2.

 

Allah memilih waktu tengah malam untuk membebaskan umatNya. Ketika orang-orang jahat mengolok-olok di sekitar mereka, tiba-tiba matahari muncul, bersinar dengan terangnya, dan bulan pun tetap berdiri….. Awan-awan tebal dan gelap datang dan saling bertubrukan. Tetapi ada satu tempat yang terang dengan kemuliaan, yang daripadanya muncul suara Allah bagaikan desau air bah, menggoncangkan langit dan bumi. Ada sebuah gempa bumi yang dahsyat. Kubur-kubur terbuka, dan mereka yang telah mati di dalam iman pada masa pekabaran malaikat ketiga, yang memelihara Sabat, bangkit dari peti-peti mati mereka yang berdebu, dimuliakan, untuk mendengarkan perjanjian damai yang telah dibuat Allah dengan mereka yang telah memelihara hukumNya. 281.1

Mereka yang tidur di dalam Yesus akan dipanggil dari rumah tawanan mereka…. kepada keabadian yang mulia…… Dia telah bangkit, wahai para sahabat, dan dalam kegundahanmu engkau boleh mengetahui….. bahwa Yesus ada di sisimu memberimu damai.  281.2

Saya tahu apa yang saya bicarakan ini. Saya telah melihat masa bilamana saya mengira bahwa gelombang-gelombang bermunculan di atas kepala saya; pada waktu itu saya merasa Juruselamat saya begitu berharga kepada saya. Ketika anak saya yang tertua diambil dari hidup saya saya merasa bahwa dukacita saya sangat berat, tetapi Yesus datang ke sisiku dan saya merasakan damaiNya di dalam jiwa saya. Cawan penghiburan ditaruh pada bibir saya.  281.3

Dan kemudian dia yang telah hidup bersama saya selama tigapuluh enam tahun…. diambil. Kami telah bekerja bersama di dalam pelayanan, tetapi kami harus melipat tangan pejuang ini dan membaringkannya untuk beristirahat dalam kubur yang hening. Kembali dukacita saya terlihat sangat berat, namun bagaimanapun juga telah muncul cawan penghiburan itu. Yesus berharga bagi saya. Dia berjalan di sisi saya…. dan Dia akan berjalan di sisimu. Ketika sahabat-sahabat kita dimakamkan mereka begitu indah bagi kita. Barangkali ayah atau ibu kita yang telah meninggal: ketika mereka bangkit maka semua kerutan mereka menghilang tetapi tubuh mereka tetap di sana dan kita mengenal mereka…..  281.4

Kita mau dipersiapkan untuk menemui para sahabat tersayang ini begitu mereka bangkit dalam kebangkitan pagi hari…. Akankah kita bersandar pada pengharapan yang ada pada kita dalam injil bahwa kita akan menjadi seperti Dia, karena kita akan melihat Dia sebagaimana adanya Dia ?   281.5

 

 

 

1 Oktober – Kebangkitan Istimewa Orang-Orang Jahat

Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin. Wahyu 1:7.

 

“Juga mereka yang telah menikam Dia” (Wahyu 1:7), mereka yang telah mengejek dan mencemooh penderitaan sekarat Kristus, dan para penentang yang paling keras terhadap kebenaranNya dan umatNya, dibangkitkan untuk melihat Dia dalam kemuliaanNya dan untuk menyaksikan keagungan diberikan kepada orang-orang yang setia dan taat. 282.1

[Pada saat pengadilanNya], Kayafas, mengacungkan tangan kanannya ke arah surga, berbicara di hadapan Yesus dalam sebuah sumpah: “Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak.” ……  282.2

Setiap telinga dibukakan untuk mendengar, dan setiap mata disegarkan untuk melihat pada wajahNya tatkala Ia menjawab, “Engkau telah mengatakannya.” Sebuah sinar surgawi terlihat menerangi wajahNya yang pucat sebagaimana Dia melanjutkan, “Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit.”  282.3

Untuk sesaat lamanya keilahian Kristus memancar melalui samaran kemanusiaanNya. Imam besar itu menunduk di hadapan kedua mata yang menembus dari Sang Juruselamat….. Untuk sesaat dia merasa seolah-olah berdiri di hadapan Hakim abadi, yang matanya melihat segala perkara, sedang membaca jiwanya, dengan menerangi rahasia-rahasia yang dianggap tersembunyi bagi orang mati.  282.4

Pandangan itu berlalu dari penglihatan imam itu…. Dengan mengoyakkan jubahnya,…. dia menyatakan bahwa …. tawanan itu harus dijatuhi hukuman mati atas penghujatannya. “Untuk apa kita perlu saksi lagi?” katanya; “Sekarang telah kamu dengar hujatNya. Bagaimana pendapat kamu?” Dan mereka semua menjatuhkan hukuman mati kepadaNya.  282.5

Demikianlah para pemimpin Yahudi membuat pilihan mereka. Keputusan mereka itu didaftarkan dalam buku yang telah dilihat oleh Yohanes ada pada tanganNya yang duduk di atas tahta, buku yang tidak seorang pun dapat membukanya. Di dalam semua pembalasan dendamnya, keputusan ini akan tampak di hadapan mereka pada hari bilamana buku ini dibukakan oleh Singa dari suku Yehuda itu.  282.6

Ketika Kristus datang kedua kalinya, mereka akan melihat Dia bukan sebagai seorang tawanan yang dikelilingi oleh rakyat jelata. Mereka akan melihat Dia sebagai Raja Surga …. Kemudian para imam dan penguasa itu akan mengingat secara jelas peristiwa di ruang pengadilan itu. Setiap keadaan akan tampak di hadapan mereka seolah-olah tertulis dalam surat-surat dari api.  282.7

 

 

 

2 Oktober – Berbagai Unsur Hangus Dalam Nyala Api

Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. 2 Petrus 3:10.

 

Dalam hari Tuhan itu, sebelum kedatangan Kristus, Allah akan mengirim kilat yang bertubi-tubi dari Surga dalam murkaNya, yang akan bersatu dengan api di dalam bumi. Gunung-gunung akan terbakar seperti peleburan api, dan akan memancarkan keluar aliran-aliran lava yang mengerikan, menghancurkan kebun-kebun dan ladang-ladang, desa-desa dan kota-kota; dan tatkala gunung-gunung itu mencurahkan biji-biji dan batu-batuan yang meleleh serta lumpur panas ke dalam sungai-sungai, akan menyebabkan gunung-gunung itu merebus seperti panci, dan memuntahkan batu-batu besar dan menyerakkan pecahan-pecahannya di atas tanah dengan kekerasan yang tidak terlukiskan. Seluruh sungai-sungai akan dikeringkan. Bumi akan kejang, dan akan ada erupsi mengerikan dan gempa bumi di mana-mana. Allah akan menulahi para penduduk yang jahat bumi ini hingga mereka dihancurkan darinya. 283.1

Bumi akan terhuyung-huyung kesana-kemari seperti seorang pemabuk, dan disingkirkan seperti sebuah pondok. Unsur-unsur bumi akan berada di dalam api, dan langit akan tergulung bersama seperti sebuah gulungan. 283.2

Kerak bumi akan dikoyakkan oleh ledakan-ledakan dari unsur-unsur tersembunyi di dalam isi perut bumi. Unsur-unsur ini, sekali dihancurkan lepas, akan menyapu habis harta benda dari orang-orang yang selama bertahun-tahun telah menambahkan kepada kekayaan mereka dengan mengamankan hak-hak milik yang besar atas harga-harga yang memberatkan orang-orang yang mereka pekerjakan. 283.3

Kebakaran besar menyeluruh yang hebat adalah dekat di depan, manakala semua pekerjaan sia-sia dari hidup ini akan disapu bersih dalam sehari semalam. 283.4

Akan ada …….. kehancuran besar hidup manusia. Tetapi seperti pada zaman air Bah itu  Nuh dilindungi di dalam bahtera yang Allah telah sediakan baginya, maka dalam masa kehancuran dan malapetaka ini, Allah akan menjadi tempat perlindungan dari orang-orang beriman milikNya. Melalui pemazmur Dia menyatakan, “Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu, malapetakan tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu.” (Mazmur 91:9-10). Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya……” (Mazmur 27:5). Maka tidakkah kita akan membuat Tuhan sebagai jaminan dan pertahanan kita? 283.5

Kita seharusnya sedang mempersiapkan diri bagi rumah-rumah yang Kristus telah pergi untuk persiapkan bagi mereka yang mengasihi Dia. Ada sebuah perhentian dari konflik bumi ini. 283.6

 

 

3 Oktober – Sebuah Ilustrasi dari Bela yang Ketujuh

Apakah engkau telah masuk sampai ke perbendaharaan salju, atau melihat perbendaharaan hujan batu, yang Kusimpan untuk masa kesesakan, untuk waktu pertempuran dan peperangan. Ayub 38:22, 23.

 

Byron Belden, Sarah Belden, dan Saudari May Lacey menemani saya untuk datang ke pertemuan di Prospect [Australia]. Setelah kami meninggalkan rumah [pertemuan] itu, kami melihat sebuah badai datang….. begitu dahsyat sehingga kami mengendarai dengan cepat kuda-kuda kami karena kami takut. Ketika kami hampir tiba di rumah, kemarahan angin ribut itu pecah. Butiran-butiran batu mulai berjatuhan—sebesar telur ayam….. [Butir-butir batu itu] membikin takut kuda-kuda kami sebab batu-batu itu menimpuk mereka dengan kuatnya.  284.1

Saya berkata, “Byron, segeralah turun…… Dekati kudamu dan bicaralah padanya. Beritahu mereka bahwa bukan kamu yang memukul mereka.” Dia pun langsung melompat. Saya berkata, “May Lacey dan Sarah, turunlah.” Mereka menurut….. Saya pun turun, May dan Sarah menolong saya…. Angin berhembus dengan sangat kuatnya sehingga topi-topi beterbangan dari kepala kami dan bantalan-bantalan duduk dihembuskan dari kereta. Bantalan-bantalan kereta yang berat, payung-payung, dan tenda-tenda kereta yang berat dihempaskan ke tanah, dan beterbangan kesana kemari.   284.2

Betapa dahsyat kejadian itu! Saudari Belden, May lacey, dan saya dapat sampai ke rumah tanpa topi….. Byron dengan kuda barunya yang sangat ketakutan…. Kami hanya bisa mengangkat hati kami kepada Allah demi pertolonganNya…..  284.3

Ini adalah pengalaman paling berat yang pernah saya alami terperangkap dalam badai…. Saya memikirkan hari itu ketika penghakiman Allah dituangkan ke atas dunia, ketika kesuraman dan kegelapan yang mengerikan meliputi bumi seperti kain kabung rambut….. Khayalan saya dapat mengetahui lebih dulu apa yang harus terjadi dalam periode itu ketika suara Tuhan yang kuat memberikan perintah kepada para malaikatNya, “Pergilah, dan tuangkanlah cawan-cawan anggur murka Allah ke atas bumi.”…..  284.4

Wahyu 6 dan 7 adalah sarat dengan makna. Adalah mengerikan pehukuman-pehukuman yang diungkapkan Allah. Tujuh malaikat berdiri di hadapan Allah untuk menerima penugasan mereka. Kepada mereka telah diberikan tujuh terompet. Tuhan akan menghukum para penduduk bumi….  284.5

Ketika bela-bela dari Allah datang ke atas bumi, hujan es seberat satu talenta akan menimpa orang-orang jahat. 284.6

 

4 Oktober – Bumi Bergoncang dari Tempatnya

Sebab itu Aku akan membuat langit gemetar, dan bumipun akan bergoncang dari tempatnya, pada waktu amarah TUHAN semesta alam, dan pada hari murka-Nya yang menyala-nyala. Seperti kijang yang dikejar-kejar dan seperti domba yang tidak digembalakan, demikianlah mereka akan berpaling, masing-masing kepada bangsanya, dan melarikan diri, masing-masing ke negerinya. Yesaya 13:13, 14.

 

Awan tebal masih menutupi langit; namun matahari kadang-kadang muncul, tampak bagaikan mata Jehova yang mengawasi. Kilat-kilat yang dahsyat memancar dari langit, menyelubungi bumi dalam sebuah lembaran api. Di atas gemuruh dahsyat guntur, terdengar suara-suara yang misterius dan menakutkan, menyatakan akhir hidup dari orang-orang jahat. Kata-kata yang diucapkan itu tidak dimengerti oleh semua orang; tetapi dapat dipahami secara jelas oleh guru-guru palsu. Mereka yang sebelumnya begitu sembrono, sombong, dan menantang, sangat gembira dalam kekejamannya terhadap umat pemelihara hukum Allah, sekarang diliputi ketakutan dan kegentaran. Raungan mereka terdengar di atas suara elemen-elemen bumi. Setan-setan mengenali keilahian Kristus dan gemetar di hadapan kuasanya, sedangkan orang-orang memohon belaskasihan dan merendahkan diri dalam ketakutan yang hina……  285.1

Melalui suatu celah di awan tampak sebuah bintang berpijar yang kilaunya meningkat empat kali lipat melawan kegelapan. Dia memancarkan pengharapan dan sukacita kepada orang-orang beriman, tetapi kebengisan dan kemurkaan terhadap para pelanggar hukum Allah. Mereka yang telah mengorbankan semuanya demi Kristus sekarang aman, disembunyikan secara rahasia dalam anjungan Allah. Mereka telah diuji, dan di hadapan dunia dan para penentang kebenaran  mereka telah memperlihatkan iman mereka kepada-Nya yang telah wafat bagi mereka. Sebuah perubahan yang luar biasa telah meliputi mereka yang memegang teguh integritas mereka dalam berhadapan dengan maut. Mereka tiba-tiba dilepaskan dari kegelapan dan penindasan yang mengerikan dari orang-orang yang telah berubah menjadi setan-setan. Wajah-wajah mereka, yang tadinya sedemikian pucat, cemas, dan kuyu, kini bersinar dengan ajaib, iman, dan kasih. Suara mereka naik dalam nyanyian kemenangan: “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya”. Mazmur 46:1-3.    285.2

 

5 Oktober – Hukum Allah Tampak Di Langit

Langit memberitakan keadilan-Nya, sebab Allah sendirilah Hakim. Sela. Mazmur 50:6.

 

Awan-awan menyisih dan langit yang berbintang kelihatan mulia yang tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata berbanding kontras dengan cakrawala berawan hitam dan tebal di sisi lain.  Kemuliaan kota surgawi itu memancar dari pintu-pintu gerbangnya yang terbuka.  286.1

Di dalam kaabah akan terlihat bahtera perjanjian yang di dalamnya ditempatkan dua log batu itu, di mana tertulis hukum Allah.  Kedua log batu ini akan dibawa dari tempatnya yang tersembunyi dan padanya akan terlihat Sepuluh Perintah yang dituliskan oleh jari Allah sendiri. Kedua log batu ini yang sekarang berada di dalam bahtera perjanjian akan menjadi sebuah kesaksian yang meyakinkan pada kebenaran dan tuntutan-tuntutan yang mengikat dari hukum Allah.   286.2

Pikiran dan hati yang melanggar kesucian menyangka bahwa mereka memiliki cukup kuasa untuk mengubah masa dan hukum milik Jehova; akan tetapi, perintah-perintah asli yang tertulis pada dua log batu itu tersimpan aman pada arsip di surga, di dalam bahtera Allah. Tak ada kuasa bumi yang memiliki kekuatan untuk mengambil kedua log batu itu dari tempat penyimpanannya yang suci di bawah kursi penuh rahmat itu.  286.3

Tampak di seberang langit sebuah tangan sedang memegang kedua log batu itu bersama-sama. Nabi itu berkata: “Surga akan menyatakan kebenarannya: sebab Allah sendiri adalah hakim.” Mazmur 50:6.  Hukum yang suci itu, kebenaran milik Allah, yang dinyatakan di tengah-tengah guntur dan api dari Sinai sebagai panduan hidup, sekarang diungkapkan kepada manusia sebagai aturan penghakiman. Tangan itu membuka kedua log batu, dan terlihat aturan-aturan dari Kesepuluh Hukum itu, ditorehkan dengan sebuah pena api. Kata-katanya begitu jelas sehingga semua orang dapat membacanya. Memori dimunculkan, kegelapan takhyul dan ajaran sesat dihapus dari setiap pikiran, dan sepuluh hukum Allah itu, disajikan secara singkat, lengkap, dan penuh kewenangan pada pandangan semua penduduk bumi.   286.4

Adalah mustahil menggambarkan ketakutan dan keputusasaan dari orang-orang yang telah menginjak-injak persyaratan-persyaratan yang suci milik Allah itu …..  286.4

Musuh-musuh hukum Allah, dari para pendeta hingga bawahan mereka, telah memiliki sebuah konsepsi baru akan kebenaran dan kewajiban mereka. Terlambat bagi mereka untuk mengetahui bahwa Sabat perintah keempat itu adalah meterai Allah yang hidup.  286.6

 

 

6 Oktober – Hari dan Jam Kedatangan Kristus Diumumkan

Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri. Matius 24:36.

<3441>

Suara Allah terdengar dari surga, menyatakan hari dan jam kedatangan Yesus, dan mengantarkan perjanjian yang abadi kepada umatNya. Bagaikan gema suara guntur yang sangat dahsyat perkataan-Nya itu terdengar meliputi bumi. 287.1

Dia mengucapkan satu kalimat, dan kemudian beristirahat, sementara perkataan itu meliputi bumi. Israel milik Allah berdiri dengan mata terpana, mendengarkan perkataan yang keluar dari mulut Jehova dan memenuhi bumi bagaikan suara guntur yang amat dahsyat.  Sungguh hening waktu itu. Pada akhir dari setiap kalimat orang-orang kudus itu berseru, “Kemuliaan! Haleluya!” 287.2

Orang-orang kudus yang hidup itu, 144.00 jumlahnya, mengenal dan mengetahui suara itu, sementara orang-orang jahat menyangka itu adalah petir dan sebuah gempa bumi. 287.3

Israel milik Allah berdiri mendengarkan, dengan mata mereka menatap ke atas. Wajah-wajah mereka disinari kemuliaan-Nya, dan bersinar seperti wajah Musa tatkala dia turun dari Sinai. Orang-orang jahat tak bisa menatap mereka. Dan ketika berkat dinyatakan bagi mereka yang telah menghormati Allah dengan memelihara hari Sabat-Nya suci, maka terdengar sebuah seruan keras akan kemenangan.  287.4

Maka dimulailah tahun Yobel, bilamana bumi harus beristirahat.  287.5

Sebuah terang yang mulia bersinar atas mereka [orang-orang kudus itu]. Betapa indahnya mereka terlihat saat itu. Semua tanda perawatan dan keletihan telah lenyap, dan kesehatan serta keindahan terlihat di setiap wajah. Musuh-musuh mereka, orang-orang kapir di sekeliling mereka, merasa seperti orang-orang yang mati; mereka tidak dapat tahan melihat cahaya yang bersinar atas umat yang dibebaskan itu, orang-orang kudus. Terang dan kemuliaan menetap atas mereka sampai Yesus terlihat di awan-awan di langit. 287.6

Dan aku tampak sebuah awan yang bernyala muncul di mana Yesus berdiri. Kemudian Yesus……mengambil tempat-Nya pada awan itu yang membawa-Nya ke sebelah Timur, di mana muncul pertama kalinya kepada orang-orang kudus di bumi—sebuah awan hitam yang kecil yang merupakan pertanda Anak Manusia itu. Sementara awan itu berjalan dari Tempat Mahasuci ke sebelah Timur, yang memakan waktu beberapa hari, maka kaabah Setan menyembah di kaki orang-orang kudus itu.  287.7

7 Oktober – Sinar-Sinar Pagi Keemasan

Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia. Matius 24:27.

 

Sementara dunia ini terhanyut dalam kegelapan, akan ada terang di setiap tempat tinggal orang-orang kudus. Mereka akan menangkap cahaya pertama akan kemunculan-Nya yang kedua. 288.1

Dengan segera tampak di sebelah timur sebuah awan kecil yang berwarna hitam, sebesar lebih kurang setengah dari ukuran tangan manusia. Itulah awan yang mengelilingi Sang Juruselamat dan yang terlihat di kejauhan dibungkus dalam kegelapan. Umat Allah tahu bahwa ia itu adalah pertanda Anak Manusia. Dalam keheningan yang khidmat mereka menatapnya tatkala ia semakin mendekati bumi, menjadi semakin terang dan mulia, hingga menjadi awan putih yang besar, dasarnya adalah mulia bagaikan api yang bernyala-nyala, dan di atasnya terbentang pelangi perjanjian itu. Yesus mengendarainya sebagai penakluk yang berkuasa. Dia datang sekarang bukan sebagai “orang yang bersedih”, yang meminum cawan malu dan duka, tetapi sebagai pemenang di surga dan di bumi, untuk menghakimi orang-orang hidup dan mati. “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan mengenakan lenan halus yang putih bersih (Wahyu 19:11, 14). Dengan nyanyian-nyanyian surgawi para malaikat suci, rombongan besar yang tak terhitung banyaknya itu mengiringi langkah-Nya. Langit kelihatan terisi dengan “berlaksa-laksa” pasukan yang mengitarinya. Tak ada pena manusia yang dapat menggambarkan pemandangan itu; tak ada satu pun pemikiran yang fana sanggup memahami kemegahan pemandangan itu. “Kemuliaan-Nya meliputi segala langit dan bumi penuh akan pujian-Nya. “Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya. Ada kilauan seperti cahaya, sinar cahaya dari sisi-Nya dan di situlah terselubung kekuatan-Nya.” Habakuk 3:3, 4. Sebagaimana awan yang bergerak itu datang semakin dekat, setiap mata memandang Pangeran Kehidupan itu. Tak ada satu pun mahkota duri melingkar di atas kepala yang suci; melainkan sebuah mahkota kemuliaan menetap pada kening suci-Nya. Wajah-Nya memancarkan cahaya yang berkilauan dari matahari. “Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.” Wahyu 19:16.  288.2

Dengan kepala yang menengadah ke atas, dengan sinar-sinar terang dari Matahari Kebenaran yang bersinar atas mereka, dengan bersukacita bahwa penebus mereka telah menghapus malam, mereka [orang-orang kudus] bergegas menemui Sang Mempelai, dengan berkata: “Lihat, inilah Allah kita; kita telah menanti-nantikan Dia, dan Dia akan menyelamatkan kita.”  288.3

 

 

 

8 Oktober – Kedatangan Yang Kedua Tuhan Yesus Kristus

Allah kita datang dan tidak akan berdiam diri, di hadapan-Nya api menjilat, sekeliling-Nya bertiup badai yang dahsyat. Ia berseru kepada langit di atas, dan kepada bumi untuk mengadili umat-Nya. Mazmur 50:3, 4.

 

Dengan segera pandangan mata kami diarahkan ke timur, sebab sebuah awan hitam yang kecil telah muncul, sebesar lebih kurang setengah dari ukuran tangan manusia, yang kami tahu sebagai pertanda dari Anak Manusia itu. Kami semua dalam keheningan yang khidmat menatap pada awan itu begitu ia semakin dekat dan semakin terang, mulia, dan semakin mulia, hingga menjadi awan putih yang besar. Dasarnya muncul bagaikan api; sebuah pelangi muncul di atas awan itu, sementara di sekelilingnya terdapat sepuluh ribu malaikat, menyanyikan sebuah lagu yang indah; dan di atas awan itu duduklah Anak Manusia.  289.1

Ketika muncul pertama kali di kejauhan, awan ini kelihatan sangat kecil. Malaikat itu mengatakan bahwa itu adalah pertanda Anak Manusia. Begitu ia semakin mendekati bumi, kami dapat melihat kemuliaan yang luar biasa dan keagungan Yesus sebagaimana Dia datang untuk menaklukkan. 289.2

Rambut-Nya putih bergelombang dan terjuntai pada kedua bahu-Nya; dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota. Kaki-Nya memancarkan api; di tangan kanan-Nya ada sebilah sabit yang tajam; di tangan kiri-Nya sebuah nafiri yang terbuat dari perak. Mata-Nya bagaikan nyala api, yang mencari anak-anak-Nya kesana dan kemari. Kemudian semua wajah diliputi kepucatan, dan orang-orang yang ditolak oleh Allah diliputi kegelapan. Lalu kami semua berteriak, “Siapa yang akan sanggup bertahan?” Apakah jubah saya tidak bernoda?” Kemudian para malaikat berhenti bernyanyi dan ada waktu keheningan yang mengerikan, ketika Yesus berkata: “Mereka yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mampu bertahan; Kasih karunia-Ku adalah cukup bagimu.”  Mendengar perkataan ini wajah kami terangkat, dan sukacita memenuhi hati kami. Dan para malaikat menarik sebuah not lebih tinggi dan bernyanyi lagi sementara awan itu semakin mendekati bumi.  289.3

Bumi bergetar di hadapan-Nya, langit terbuka bagaikan sebuah gulungan dan setiap gunung dan pulau bergeser dari tempatnya. “Dan para raja bumi ini serta para pembesar, orang-orang kaya, para kepala kapten, para penguasa, budak-budak, dan orang-orang merdeka menyembunyikan diri mereka di dalam liang-liang tanah dan bukit-bukit gunung.  289.4

 

 

 

9 Oktober – Di dalam Liang-Liang Tanah dan Gua-Gua di Bumi

Maka orang akan masuk ke dalam gua-gua di gunung batu dan ke dalam liang-liang di tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya, pada waktu Ia bangkit menakut-nakuti bumi. Yesaya 2:19.

 

Orang-orang yang bersembunyi itu mengalami ketakutan karena permusuhan manusia dengan hukum Jehova. Mereka telah ditindas oleh segala kuasa bumi. Mereka terpencar-pencar di liang-liang tanah dan gua-gua bumi akibat kekerasan musuh-musuh mereka, sebab mereka adalah benar dan taat kepada hukum-hukum Jehova. Tetapi kelepasan datang kepada umat Allah. Kepada musuh-musuh mereka Allah akan memperlihatkan Diri-Nya sendiri sebagai Allah dari pembalasan yang adil.  290.1

Dari liang-liang dan gua-gua bumi, yang telah menjadi tempat-tempat persembunyian rahasia umat Allah, mereka dipanggil sebagai saksi-saksiNya, yang benar dan setia.   290.2

Orang-orang yang telah melancarkan pemberontakan mereka akan menggenapi gambaran yang diberikan dalam Wahyu 6:15-17. Dalam setiap liang dan gua ini mereka menemukan pernyataan kebenaran yang sungguh-sungguh dalam surat-surat dan dalam penerbitan-penerbitan sebagai kesaksian menentang mereka. Para gembala yang telah menuntun domba ini di jalan yang sesat akan mendengar tuntutan yang diucapkan menentang mereka, “Kalianlah yang telah membuat terang kebenaran. Kalianlah yang mengajarkan kami bahwa hukum Allah sudah dibatalkan, bahwasanya ia itu adalah kuk perbudakan. Kalianlah yang telah menyuarakan ajaran-ajaran yang salah ketika saya didakwa bahwa orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh ini mempunyai kebenaran. Darah atas jiwa-jiwa kami adalah di atas jubah-jubah keimamatan kalian… Sekarang akankah kalian membayar uang tebusan atas jiwa saya?….. Apa yang akan kami lakukan yang sudah mengikuti pemutarbalikan kalian atas Alkitab dan penipuan kebenaran yang jika ditaati akan menyelamatkan kami?   290.3

Ketika Kristus datang untuk membalas mereka yang telah mendidik dan melatih orang-orang untuk menginjak-injak hukum Allah, untuk meruntuhkan kenangan-Nya, dan untuk memijak-mijak para gembala-Nya, maka segala ratapan akan sia-sia. Mereka yang percaya kepada para gembala yang palsu itu memiliki sabda Allah untuk mereka selidiki sendiri, dan mereka menemukan bahwa Allah akan menghakimi setiap orang yang memiliki kebenaran dan berpaling dari terang sebab iaitu melibatkan penyangkalan diri dan salib. Bukit-bukit dan gunung-gunung tidak dapat melindungi mereka dari amarah-Nya yang duduk di atas tahta-Nya dan dari murka Anak Domba itu.  290.4

 

10 Oktober – Kenampakan Kristus pada Kedatangan-Nya yang Kedua

Tetapi kita adalah warga negara surga. Dari situlah juga Raja Penyelamat kita, Tuhan Yesus Kristus, akan datang. Dialah yang kita nanti-nantikan dengan rindu. Tubuh kita yang lemah dan dapat hancur ini, akan diubah oleh Kristus menjadi seperti tubuh-Nya sendiri yang mulia. Ia dapat melakukan itu karena Ia memiliki kuasa untuk menaklukkan segala sesuatu. Filipi 3:20, 21.

 

Kristus telah naik  ke surga dalam wujud manusia. Para murid telah menyaksikan awan yang membawa Dia. Yesus yang sama yang telah berjalan dan berbicara serta berdoa bersama mereka; yang telah memecah-mecahkan roti bersama mereka; yang telah menyertai mereka dalam perahu-perahu mereka di danau; dan yang telah bersusah-payah bersama mereka pada hari itu hingga kenaikan-Nya dari Bukit Zaitun—Yesus yang sama yang kini pergi untuk berbagi takhta dengan Bapa-Nya. Dan para malaikat sudah menjamin bahwa Sang Juruselamat yang telah mereka lihat pergi ke surga, akan datang lagi sebagaimana Dia telah naik.  291.1

Keagungan kemanusiaan Kristus tidak nampak ketika Dia dahulu berada di bumi ini…. Namun kemanusiaan yang sama itu kini tampak sebagaimana Dia turun dari surga, dikenakan dalam keagungan kemanusiaan yang menang dan unggul.  291.2

Kristus akan datang di dalam kemuliaan-Nya sendiri, di dalam kemuliaan Bapa-Nya, dan di dalam kemuliaan para malaikat suci. Sepuluh ribu kali sepuluh ribu dan beribu-ribu malaikat,  anak-anak yang indah dan menang milik Allah,  yang memiliki kecintaan dan kemuliaan yang luar biasa, akan mengawal Dia dalam perjalanan-Nya. Sebagai ganti dari mahkota duri itu, Ia akan mengenakan sebuah mahkota kemuliaan—sebuah mahkota di dalam mahkota. Sebagai ganti dari jubah ungu yang usang itu, Dia akan berpakaian jubah yang mahaputih, “tidak ada seorang penatu pun di dunia ini yang dapat mencuci seputih itu” (Markus 9:3). “Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.” Wahyu 19:16.  291.3

Seluruh surga akan dikosongkan para malaikat, sementara orang-orang kudus akan menanti-nantikan Dia dan memandang ke surga, sebagaimana ketika Orang Galilea itu naik dari Bukit Zaitun. Maka hanya orang-orang suci, yakni mereka yang sungguh-sungguh telah mengikuti Teladan yang lemah-lembut itu, akan menyatakan dengan sukacita meriah ketika mereka melihat Dia, “Lihat, inilah Allah kita; kita telah menanti-nantikan Dia, dan Dia akan menyelamatkan kita.” Dan mereka akan diubah “dalam sesaat, dalam sekejap mata, pada perjalanan waktu yang terakhir—perjalanan waktu yang telah membangunkan orang-orang kudus yang tertidur dan memanggil mereka dari kuburnya yang berdebu, lalu dikenakan pakaian keabadian yang agung dan menyerukan, “Kemenangan! Kemenangan atas maut dan kubur!” 291.4

 

11 Oktober – Penghakiman pada KedatanganNya yang Kedua

Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi pernyataanNya dan demi KerajaanNya. 2 Timotius 4:1.

 

Peristiwa penghakiman itu akan disaksikan oleh seluruh dunia ini; sebab di dalam penghakiman ini pemerintahan Allah akan dibenarkan, dan hukumNya akan ditegakkan sebagai “suci, benar, dan baik.” Kemudian setiap perkara akan diputuskan, dan vonis hukuman akan dijatuhkan atas semua orang. Dosa tidak akan tampak menarik pada saat itu, tetapi akan terlihat dalam segala kekuatannya yang tersembunyi.  292.1

Tak ada bahasa manusia yang bisa melukiskan peristiwa-peristiwa kedatangan kedua Anak Manusia itu dalam awan-awan langit. Dia harus datang dalam kemuliaanNya sendiri, dan dalam kemuliaan Bapa dan para malaikat suci. Dia akan datang berpakaikan jubah terang, yang Dia telah kenakan dari hari-hari keabadian. Para malaikat akan mengiringi Dia. Sepuluh ribu kali sepuluh ribu malaikat itu akan mengawal Dia pada jalanNya. Suara terompet akan terdengar, memanggil orang-orang mati yang tidur dari kubur. Suara Kristus akan menembus makam, dan menembus telinga orang mati, “dan semua yang ada di dalam kubur……. akan bangkit.”  292.2

“Dan di hadapanNya akan dikumpulkan segala bangsa.” Dia yang satu-satunya itu yang telah wafat bagi manusia harus menghakimi manusia pada hari terakhir: karena Bapa “telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak: (Yohanes 5:22) ….. dan telah menyerahkan kepadaNya kewenangan untuk menjalankan penghakiman juga, sebab Dia adalah Anak Manusia.” Bagaimana nantinya hari itu, ketika semua orang yang menolak Kristus akan menatap kepadaNya yang telah memakukan dosa-dosa mereka. 292.3

Pada kedatanganNya yang kedua, keyakinan akan dibawakan ke dalam setiap hati orang. Mereka yang telah berpaling dariNya kepada perkara-perkara yang sepele di bumi ini, mencari kepentingan-kepentingan sendiri dan kehormatan duniawi, akan mengakui kesalahan mereka pada hari kedatanganNya itu. Inilah orang-orang yang dikatakan sebagai Pewahyu itu sebagai “semua bangsa di bumi,” yang “akan meratapi Dia.”…….. (Wahyu 1:7).   292.4

“Dan juga mereka yang telah menikam Dia.” Perkataan ini diaplikasikan bukan saja kepada orang-orang yang telah menikam Kristus ketika Dia tergantung di kayu salib Kalvari itu, tetapi juga kepada mereka yang sedang menikam Dia hari ini dengan berbicara jahat dan berbuat salah.  292.5

 

12 Oktober – Mereka Yang Telah Menikam Dia

“Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit. Markus 14:62.

 

Tatkala mereka [para pemimpin Yahudi] menatap kemuliaanNya, ada muncul di dalam pikiran mereka ingatan akan Anak Manusia itu yang telah mengambil rupa dalam wujud manusia. Mereka ingat bagaimana mereka telah memperlakukan Dia, bagaimana mereka telah menolak Dia, dan mendekatkan diri pada sisi kemurtadan besar. Pemandangan-pemandangan kehidupan Kristus tampak di hadapan mereka dengan sejelas-jelasnya. Semua yang Dia telah lakukan, semua yang Dia telah ucapkan, kehinaan yang untuknya Dia telah turun-surga demi menyelamatkan mereka dari noda dosa, muncul di hadapan mereka sebagai kutukan. 293.1

Mereka menyaksikan Dia masuk ke kota Yerusalem, dan melihatNya menderita berurai air mata atas kota yang tidak menyesal itu yang tidak mau menerima pekabaranNya. SuaraNya, yang terdengar mengundang, memohon, dalam nada perhatian yang lembut, kembali terdengar di telinga mereka. Pemandangan di taman Getsemani muncul di hadapan mereka, dan mereka mendengar doa yang luar biasa dari Kristus, “Ya BapaKu, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaKu.” (Matius 26:39).  293.2

Kembali mereka mendengar suara Pilatus, mengatakan, “Aku tidak mendapati kesalahan apapun padaNya” (Yohanes 18:38). Mereka melihat pemandangan yang memalukan dalam gedung pengadilan itu, ketika Barabas berdiri di sebelah Kristus, dan mereka memiliki hak istimewa memilih Yang Tidak Bersalah itu. Mereka mendengar lagi kata-kata Pilatus, “Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu, Yesus Barabas atau Yesus, yang disebut Kristus?” (Matius 27:21). Mereka pun mendengar jawaban, “Enyahkanlah Dia, lepaskanlah Barabas bagi kami!” (Lukas 23:18). Terhadap pertanyaan Pilatus, “Apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus?” mereka menjawab, “Ia harus disalibkan.” (Matius 27:22). 293.3

Kembali mereka melihat Korban Sembelihan mereka itu menanggung celaan salib. Mereka mendengar nada-nada suara kemenangan yang keras menyerukan, “Jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!” “Orang lain Ia selamatkan, tetapi diriNya sendiri tidak dapat Ia selamatkan!” (Matius 27:40,42). 293.4

Sekarang mereka menyaksikan Dia bukan di taman Getsemani, bukan di gedung pengadilan, bukan pada salib Kalvari. Tanda-tanda kehinaanNya itu sudah berlalu, dan mereka kini melihat wajah Allah—wajah yang telah mereka ludahi, wajah yang telah ditampar para imam dan pejabat. Kini kebenaran yang sejelas-jelasnya diungkapkan kepada mereka.  293.5

 

 

13 Oktober – Orang-Orang Jahat Saling Membunuh

Dan Aku akan memanggil segala macam kekejutan terhadap Gog, demikianlah firman Tuhan Allah, sehingga pedang seorang akan memakan yang lain. Yehezkiel 38:21.

 

Orang-orang jahat itu dipenuhi rasa penyesalan, bukan karena kelalaian mereka dan teman-teman mereka yang penuh dosa, tetapi karena Allah telah menaklukkan mereka. Mereka meratap akan akibatnya; tetapi mereka tidak bertobat dari kejahatan mereka. Mereka tidak mencoba apa pun untuk menundukkan kejahatan itu sekiranya pun mereka sanggup….. 294.1

Para pendeta dan para anggota mereka menyadari bahwa mereka sudah tidak melanjutkan hubungan yang baik dengan Allah. Mereka melihat bahwa mereka telah memberontak melawan Sang Pencipta dari segala kebenaran dan hukum yang benar itu. Penyingkiran aturan-aturan ilahi telah membuat berseminya ribuan kejahatan, pertengkaran, kebencian, kedurhakaan, hingga bumi ini menjadi tempat yang luas untuk perselisihan, yang tenggelam dalam kekotoran. Inilah pemandangan yang kini terlihat kepada mereka yang telah menolak kebenaran dan memilih untuk memelihara kesalahan. Tak ada bahasa yang bisa mengungkapkan kerinduan yang dirasakan oleh orang-orang yang tidak patuh dan tidak setia itu atas kehilangan mereka akan hidup yang abadi. Orang-orang yang dipuja oleh dunia ini karena talenta-talenta dan kepandaian berpidato mereka sekarang melihat perkara-perkara ini dalam terangnya yang benar. Mereka menyadari akan sesuatu yang hilang dari diri mereka sebagai akibat dari pelanggaran hukum, dan mereka tersungkur di kaki orang-orang yang kesetiaannya telah mereka hina dan cemooh, dan mengaku bahwa Allah telah mengasihi mereka.  294.2

Orang-orang itu menyadari bahwa mereka telah diperdayakan. Mereka pun saling menuduh karena telah menuntun pada kehancuran; namun semuanya bersatu dalam menimpakan kutukan paling pahit mereka ke atas pundak para pendeta. Para gembala yang tidak setia itu telah menubuatkan perkara-perkara yang lembut; telah menuntun para pendengar mereka untuk tidak memberlakukan hukum Allah dan menganiaya mereka yang memeliharanya tetap suci. Sekarang, dalam keputusasaan, para guru ini mengakui di hadapan dunia pekerjaan penyesatan mereka. Orang banyak itu pun dipenuhi rasa amarah. “Kami sudah hilang!” teriak mereka, “dan kalianlah penyebab kehancuran kami”; dan mereka berpaling kepada gembala-gembala palsu itu. Orang-orang yang tadinya sangat mengagumi mereka akan menyerukan kutukan-kutukan yang paling mengerikan atas mereka. Tangan-tangan yang tadinya memahkotai mereka dengan daun-daun salem akan diangkat untuk kehancuran mereka. Pedang-pedang yang tadinya digunakan untuk membunuh umat Allah kini digunakan untuk menghancurkan musuh-musuh mereka. Di mana-mana ada pertengkaran dan pertumpahan darah.  294.3

 

 

14 Oktober  – Murka Anak Domba Allah

Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung. Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: “Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu. Wahyu 6:15,16. 

 

Lelucon-lelucon ejekan telah berhenti. Mulut-mulut yang berdusta dibuat diam. Bentrokan senjata, huru-hara pertempuran, “dengan sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah” (Yesaya 9:5), terhenti. Sia-sia kini kedengaran kecuali suara doa dan bunyi tangisan dan ratapan. Jeritan meledak dari bibir yang tadinya mengejek itu: “Sebab sudah tiba hari besar murkaNya; dan siapakah yang dapat bertahan?” (Wahyu 6:17). Orang-orang jahat itu berdoa meminta dikuburkan di bawah batu-batu gunung daripada melihat wajahNya yang telah mereka hina dan tolak itu. 295.1

Suara yang menembus telinga orang mati itu mereka kenal. Betapa sering nadanya yang sedih dan tulus itu telah memanggil mereka kepada pertobatan. Betapa sering ia itu terdengar dalam sentuhan seorang sahabat, seorang saudara, seorang Penebus. Kepada para penolak kasih karuniaNya tidak ada lagi yang bisa sedemikian penuh akan penghakiman, sedemikian terbebani dengan pengaduan, seperti suara yang telah begitu lama memohon itu: “Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? – Yehezkiel 33:11. Oh, suara itu bagi mereka adalah suara orang asing! Yesus berkata: “Oleh karena kamu menolak ketika Aku memanggil, dan tidak ada orang yang menghiraukan ketika aku mengulurkan tanganku, bahkan, kamu mengabaikan nasihatku, dan tidak mau menerima teguranku.” – Amsal 1:24,25. Suara itu membangkitkan kenangan yang mereka telah rela hapuskan—peringatan-peringatan dibenci, undangan-undangan ditolak, hak-hak mereka telah mereka abaikan……… 295.2

Dalam kehidupan semua orang yang menolak kebenaran ada saat-saat ketika hati nurani terjaga, ketika ingatan menyajikan kenangan yang menyiksa dari sebuah hidup kemunafikan dan jiwa diusik dengan penyesalan-penyesalan yang sia-sia. Tetapi apalah artinya semua ini dibandingkan dengan penyesalan dari hari itu….. ketika “celaka melanda seperti angin puyuh!” – Amsal 1:27. Mereka yang telah menghancurkan Kristus dan umat beriman milikNya sekarang menyaksikan kemuliaan yang terbentang atas mereka.  295.3

 

 

15 Oktober – Allah Campur Tangan Dalam Perang Armagedon

Deru perang akan sampai ke ujung bumi, sebab Tuhan mempunyai pengaduan terhadap bangsa-bangsa; Ia akan berperkara dengan segala makhluk: Orang-orang fasik akan diserahkanNya kepada pedang, demikianlah firman Tuhan. Yeremia 25:31.

 

Selama enam ribu tahun pertentangan hebat telah berlangsung; Anak Manusia dan para pembawa pekabaran surgawiNya sudah berada di dalam konflik dengan kuasa si jahat itu, untuk mengamarkan, menerangi, dan menyelamatkan anak-anak manusia. Sekarang semua orang telah membuat keputusan mereka masing-masing; orang-orang jahat sudah sepenuhnya bersekutu dengan Setan dalam peperangannya menentang Allah. Waktunya sudah tiba bagi Allah untuk membela otoritas hukumNya yang terinjak-injak. Sekarang pertentangan itu bukan lagi hanya dengan Setan, tetapi juga dengan orang-orang. “Tuhan mempunyai pengaduan terhadap bangsa-bangsa; Orang-orang fasik akan diserahkanNya kepada pedang.” (Yeremia 25:31).  296.1

Tanda kelepasan telah dipasang atas mereka “yang berkeluh-kesah dan menangis atas segala kekejian yang telah terjadi.” Sekarang malaikat kematian itu berjalan, dilambangkan dalam penglihatan Yehezkiel oleh orang-orang yang memegang senjata-senjata pembantaian, pada mereka yang perintah ini diberikan: “Orang-orang tua, teruna-teruna dan dara-dara, anak-anak kecil dan perempuan-perempuan, bunuh dan musnahkan! Tetapi semua orang yang ditandai dengan huruf T itu, jangan singgung! Dan mulailah dari tempat kudusKu!”  Nabi itu berkata: “Lalu mereka mulai dengan tua-tua yang berada di hadapan bait suci.” Yehezkiel 9:1-6. Pekerjaan pembantaian ini mulai di antara mereka yang mengaku sebagai penjaga rohani umat itu. Para penjaga palsu ini adalah yang pertama harus jatuh. Tak ada seorangpun yang harus dikasihani atau diluputkan. Laki-laki, perempuan, teruna-teruna dan anak-anak dara, dan anak-anak kecil binasa bersama-sama. 296.2

“Sebab sesungguhnya, Tuhan mau keluar dari tempatNya untuk menghukum penduduk bumi karena kesalahannya, dan bumi tidak lagi menyembunyikan darah yang tertumpah di atasnya, tidak lagi menutupi orang-orang yang mati terbunuh di sana.” Yesaya 26:21……. Dalam pertengkaran gila yang berasal dari gairah mereka yang menyala-nyala, dan oleh penuangan yang mengerikan dari murka yang tidak bercampur dari Allah, jatuhlah para penduduk bumi ini—pendeta-pendeta, pejabat-pejabat, dan orang-orang, baik kaya maupun miskin, mulia maupun hina. “Maka pada hari itu akan bergelimpangan orang-orang yang mati terbunuh oleh Tuhan dari ujung bumi sampai ke ujung bumi. Mereka tidak akan diratapi, tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang.” Yeremia 25:33.  296.3

 

16 Oktober – Hakikat Pertempuran Terakhir

Tuhan telah membuka tempat perlengkapanNya dan mengeluarkan senjata-senjata geramNya. Yeremia 50:25.

 

Seturut kehendakNya sendiri Allah memanggil kekuatan-kekuatan alam untuk menggulingkan kekuasaan musuh-musuhNya—“api, dan hujan es, salju dan kabut, angin badai yang melakukan firmanNya.” Mazmur 148:8. Ketika orang-orang Amori yang kapir itu telah menetapkan diri mereka sendiri untuk menolak kehendak-kehendakNya, Allah melibatkan diri, mencampakkan “batu-batu besar dari surga” atas musuh-musuh Israel. Kepada kita dikisahkan sebuah pertempuran yang lebih besar yang harus terjadi dalam penutupan peristiwa-peristiwa sejarah bumi ini, tatkala Yehova “membuka tempat perlengkapannya dan mengeluarkan senjata-senjata geramnya.” Yeremia 50:25. “Apakah engkau,” tanyaNya, “telah masuk sampai ke perbendaharaan salju, atau melihat perbendaharaan hujan batu yang Kusimpan untuk masa kesesakan, untuk waktu pertempuran dan peperangan?” Ayub 38:22,23.  297.1

Pewahyu itu menggambarkan kehancuran yang harus terjadi ketika “suara yang nyaring dari takhta itu” menyerukan, “Sudah terlaksana.” Dia berkata, “Dan hujan es besar, seberat seratus pon, jatuh dari langit menimpa manusia, dan manusia menghujat Allah karena malapetaka hujan es itu, sebab malapetaka itu sangat dahsyat.” Wahyu 16:17, 21.    297.2

Dalam peristiwa-peristiwa akhir dari sejarah bumi ini, perang akan berkecamuk.   297.3

Kuasa-kuasa setan tidak akan menyerah pada konflik itu tanpa suatu perjuangan. Tetapi Sang Penyelenggara itu memiliki suatu bagian untuk bertindak dalam pertempuran Armagedon. 297.4

Pemimpin Laskar Tuhan itu akan berdiri sebagai kepala para malaikat surga untuk memimpin pertempuran. Dia yang pada jubahNya tertulis suatu nama, yaitu Raja dari segala raja dan Tuan di atas segala tuan, memimpin pasukan surga di atas kuda-kuda putih, berpakaian lenan halus, bersih dan putih. (Wahyu 19:14-16).  297.5

Ketika Dia akan datang lagi ke bumi ini, Dia akan mengguncang “bukan saja bumi, tetapi juga langit.” “Bumi terhuyung-huyung sama sekali seperti orang mabuk dan goyang seperti gubuk yang ditiup angin.” “Langit akan digulung seperti gulungan kitab”; “unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.” Tetapi “Tuhan adalah tempat perlindungan bagi umatNya, dan benteng bagi orang Israel.” Ibrani 12:26; Yesaya 24:20; 34:4; 2 Petrus 3:10; Yoel 3:16.   297.6

 

17 Oktober – Hendaklah Kamu Juga Siap Sedia

Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga. Matius 24:44.

 

Andaikan bahwa hari ini Kristus tampak dalam awan-awan di langit, maka siapa…… yang siap sedia menemuiNya? Andaikan kita harus diubahkan ke dalam kerajaan surga sebagaimana adanya kita sekarang. Akankah kita siap untuk bersatu dengan para kudus Allah, untuk hidup dalam keharmonisan dengan keluarga kerajaan itu, anak-anak Raja surgawi? Persiapan apa yang telah Anda buat untuk penghakiman itu? Sudah berdamaikah Anda dengan Allah?…… Apakah Anda berusaha menolong mereka yang ada di sekitar Anda, mereka yang berada di rumah Anda, para tetangga Anda, mereka yang berhubungan dengan Anda yang tidak memelihara hukum-hukum Allah?…… Ingatlah bahwa pengakuan itu tidak ada nilainya tanpa suatu praktek yang dibawakan dalam hidup sehari-hari. Allah mengetahui apakah kita memelihara hukumNya dengan benar. Dia mengetahui apa yang sedang kita kerjakan, yang sedang kita pikirkan dan ucapkan. Apakah kita siap menemui Sang Raja? Ketika Dia datang dalam awan-awan di langit dengan kuasa dan kemuliaan yang besar, akankah Anda sanggup untuk mengatakan, “Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan” (Yesaya 25:9)? Kepada mereka yang sanggup mengatakan hal itu Kristus akan mengatakan, “Mari, naiklah. Di bumi ini engkau telah mengasihi Aku. Engkau telah mencintai untuk melakukan kehendakKu. Sekarang engkau bisa memasuki Kota Suci dan menerima mahkota kehidupan abadi.” 298.1

Seandainya kita dimungkinkan masuk ke dalam surga sebagaimana adanya kita sekarang, maka berapa banyak dari antara kita yang bisa menatap Allah? Berapa banyak dari kita yang mengenakan pakaian perkawinan itu? Berapa banyak dari kita adalah tanpa noda atau cacat atau hal apapun semacam itu?…….. 298.2

Inilah waktu pencucian dan pembentukan kita—waktu di mana kita harus membersihkan jubah tabiat kita dalam darah Anak Domba. Yohanes berkata, “Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29)….. Akankah kita tidak melepaskan dosa-dosa kita?……… 298.3

Saya meminta dengan sangat kepadamu, saudara-saudariku, untuk bekerja dengan bersungguh-sungguh demi memastikan mahkota kehidupan abadi itu. Ganjaran itu akan menjadi nilai dari pertentangan, nilai dari usaha…… Dalam perlombaan di mana kita ikut berlari, setiap peserta boleh menerima hadiah yang ditawarkan—sebuah mahkota kehidupan abadi. Saya menginginkan mahkota ini; saya bermaksud melalui pertolongan Allah untuk meraihnya. Saya bermaksud memegang teguh kebenaran itu, agar saya boleh melihat Sang Raja dalam keindahanNya.  298.4

 

 

18 Oktober – Kebangkitan Umum Orang-Orang Benar

Hai orang-orang yang sudah dikubur di dalam tanah bangkitlah dan bersorak-sorai! Sebab embun Tuhan ialah embun terang, dan bumi akan melahirkan arwah kembali. Yesaya 26:19.

 

Raja dari segala raja itu turun di atas awan, berselubungkan api yang menyala-nyala. Langit terbuka bagaikan sebuah gulungan kertas, bumi bergetar di hadapanNya, dan setiap gunung dan pulau bergeser dari tempatnya………  299.1

Di tengah-tengah guncangan bumi, kilatan petir, dan gemuruh guntur, suara Anak Allah itu memanggil orang-orang kudus yang tertidur. Dia melihat pada kubur-kubur orang-orang benar itu, kemudian, sambil mengangkat kedua tanganNya ke langit, Dia berseru: “Bangunlah, bangunlah, bangunlah, hai kamu sekalian yang tidur di dalam abu, dan bangkitlah!” Di seluruh bumi ini orang-orang mati akan mendengar suara itu, dan mereka yang mendengarnya akan hidup. Dan seluruh bumi memperdengarkan derap langkah tentara yang luar biasa hebatnya dari setiap bangsa, suku, bahasa, dan kaum. Dari penjara kematian mereka datang, berpakaian kemuliaan abadi, berseru: “Hai maut, di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu? 1 Korintus 15:55. Dan orang-orang benar yang hidup itu serta orang-orang kudus yang bangkit itu menyatukan suara mereka dalam sebuah seruan yang panjang dan gembira akan kemenangan.  299.2

Semuanya keluar dari kubur sebagaimana keadaan mereka ketika dimakamkan dahulu…… Tetapi semua bangkit dengan kesegaran dan kekuatan pemuda abadi…….. Jubah fana yang kotor, tanpa keindahan, yang dulunya tercemar dosa, kini menjadi sempurna, indah, dan kekal. Semua cacat dan cela ditinggalkan di dalam kubur……….  299.3

Orang-orang benar yang hidup diubah “dalam sekejap mata.” (1 Korintus 15:52). Pada panggilan suara Allah itu mereka dimuliakan; sekarang mereka dibuat kekal dan bersama para kudus mereka diangkat untuk menemui Tuhan mereka di angkasa. Malaikat-malaikat “mengumpulkan orang-orang pilihanNya dari empat penjuru mata angin, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.”  299.4

Seperti bayi-bayi kecil abadi yang datang keluar dari pembaringan mereka yang penuh debu, mereka segera berjalan mendekat pada lengan ibu mereka. 299.5

Para sahabat yang dipisahkan lama oleh kematian kini dipersatukan, tidak akan pernah lagi berpisah, dan dengan lagu-lagu kegembiraan naik bersama ke Kota Allah.  299.6

 

 

19 Oktober – Kemenangan Orang-Orang Kudus Yang Tidur

Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suaraNya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum. Yohanes 5:28, 29.

 

Sang Pemberi hidup itu akan memanggil milik tebusanNya dalam kebangkitan yang pertama, dan hingga jam penuh kemenangan itu, ketika nafiri yang terakhir akan berbunyi dan tentara yang besar akan datang maju pada kemenangan yang kekal, setiap orang kudus yang tertidur akan dilindungi dengan aman dan akan dijaga seperti perhiasan yang berharga, yang dikenal Allah berdasarkan nama-nama mereka. Oleh kuasa Sang Juruselamat yang bersemayam di dalam diri mereka ketika mereka hidup dan oleh karena mereka ikut ambil bagian dalam tabiat ilahi, maka mereka diangkat dari kematian.  300.1

“Waktunya sudah tiba,” kata Kristus, “di mana semua orang yang berada di dalam kubur akan mendengar suaranya, dan akan bangkit.” Suara itu harus digemakan di seluruh kediaman orang-orang mati; dan setiap orang kudus yang tidur dalam Yesus akan bangkit dan meninggalkan rumah penjaranya itu. Kemudian keutamaan tabiat yang kita telah terima dari kebenaran Kristus akan menggabungkan kita kepada kebesaran yang benar akan perintah yang mahatinggi.  300.2

Kemenangan orang-orang kudus yang tertidur akan menjadi kemuliaan pada pagi hari kebangkitan itu…… Sang Pemberi hidup itu akan memahkotai dengan keabadian semua orang yang bangkit dari kubur.  300.3

Berdirilah orang yang dibangkitkan itu di kuburnya. Pikirannya yang terakhir dulunya adalah kematian dan kepedihannya. Pikiran terakhir yang sebelumnya mereka miliki itu di dalam kubur dan makam, namun kini mereka menyerukan, “Wahai maut, di manakah sengatmu? Wahai kubur di manakah kemenanganmu?”……. Kini mereka berdiri dan sentuhan akhir keabadian ditaruh pada diri mereka dan mereka pun beranjak pergi untuk menemui Tuhan mereka di angkasa……. Ada rombongan malaikat mengiringi pada kedua sisi mereka;……. lalu paduan suara malaikat membunyikan not kemenangan dan rombongan malaikat itu menyanyikan lagu dan orang-orang tebusan tersebut pun bergabung seakan mereka telah menyanyikan lagu itu di bumi, dan memang mereka sudah pernah menyanyikannya. Oh, alangkah indahnya musik itu! Tak ada satupun bunyi not yang tidak harmonis. Setiap suara menyerukan, “Terpujilah Anak Domba yang telah dikorbankan.” Dia menyaksikan penderitaan jiwaNya, dan Dia pun merasa puas.  300.4

 

 

20 Oktober – Rahasia-Rahasia Kebangkitan

Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingpun aku akan melihat Allah, yang aku sendiri akan memihak kepadaku; mataku sendiri menyaksikanNya dan bukan orang lain. Hati sanubariku merana karena rindu. Ayub 19:25-27.

 

Identitas pribadi kita adalah terpelihara dalam kebangkitan itu, meskipun bukan partikel-partikel yang sama dari unsur atau substansi material kita pada waktu dimasukkan ke dalam kubur. Pekerjaan-pekerjaan ajaib dari Allah adalah suatu rahasia bagi manusia. Roh, tabiat manusia, kembali kepada Allah, untuk dilindungi. Di dalam kebangkitan setiap orang akan mengalami tabiatnya sendiri. Allah dalam waktuNya sendiri akan memanggil orang-orang mati, memberikan kembali nafas kehidupan, dan menghidupkan kembali tulang-tulangnya yang kering. Bentuk yang sama akan datang lagi, tetapi ia itu akan bebas dari penyakit dan setiap noda. Ia itu hidup kembali dengan memperlihatkan masing-masing bagiannya yang sama, sehingga seorang sahabat akan mengenali sahabatnya. Namun tidak ada hukum Allah di alam ini yang menunjukkan bahwa Allah mengembalikan materi partikel yang identik sama yang menyusun struktur tubuh sebelum kematian. Allah akan memberikan kepada orang benar yang mati itu bentuk tubuhnya yang akan menyenangkannya.   301.1

Rasul Paulus menggambarkan pokok persoalan ini melalui biji-bijian gandum yang ditaburkan di tanah. Biji-bijian yang ditanam itu membusuk, tetapi darinya muncul sebuah biji yang baru. Substansi alamiah dalam biji yang membusuk itu tidak pernah tumbuh seperti sebelumnya, tetapi Allah memberinya sebuah tubuh sebagaimana dikehendakiNya. Sebuah material yang jauh lebih baik akan menyusun struktur tubuh manusia, sebab ia itu ciptaan baru, sebuah kelahiran baru. Ia itu ditaburkan sebagai tubuh alamiah, dibangkitkan sebagai tubuh rohaniah. (1 Korintus 15: 35-44).  301.2

Ia [orang beriman itu] bisa mati, sebagaimana Kristus telah mati, namun kehidupan Sang Juruselamat itu ada di dalam dirinya. Hidupnya dilindungi bersama Kristus di dalam Allah. “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,” kata Yesus, “dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yohanes 10:10). Dia meneruskan sebuah proses besar yang dengannya orang-orang beriman dipersatukan denganNya dalam hidup saat ini, untuk menjadi satu dengan Dia dalam seluruh keabadian……..  301.3

Pada hari terakhir itu Dia akan membangkitkan mereka sebagai bagian dari diriNya sendiri…… Kristus telah menjadi satu dengan kita agar kita menjadi satu dengan Dia dalam keilahian.  301.4

 

 

21 Oktober – Hidup Abadi Berawal Dari Sekarang

Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam AnakNya. 1 Yohanes 5:11.

 

Kebangkitan Yesus adalah sebuah contoh dari kebangkitan akhir dari semua orang yang tidur di dalam Dia.  302.1

Ia [seorang Kristen] bisa mati; tetapi hidup Kristus ada di dalam dirinya, dan pada saat kebangkitan orang-orang benar ia akan bangkit pada kebaharuan hidup.  302.2

“Di dalam diriNya [Kristus] ada kehidupan; dan kehidupan itu adalah terang manusia.” Bukanlah kehidupan fisik yang dibahas di sini, melainkan keabadian, yakni hidup yang secara eksklusif adalah milik kepunyaan Allah. Firman, yang bersama Allah itu, dan yang adalah Allah, memiliki kehidupan ini. Kehidupan fisik adalah sesuatu yang diterima setiap pribadi. Ia itu tidaklah abadi atau kekal; sebab Allah, Sang Pemberi Hidup itu, mengambilnya kembali. Manusia tidak memiliki kendali atas hidupnya. Tetapi hidup Kristus itu adalah tidak dapat dipinjam. Tak seorang pun bisa mengambil hidup itu daripadaNya. “Aku memberikannya menurut kehendakKu sendiri,” kataNya (Yohanes 10:18). Di dalam diriNya ada hidup, yang asli, yang tidak dapat dipinjam, dan tidak terbagi-bagi. Hidup ini tidak melekat di dalam diri manusia. Ia dapat memilikinya hanya melalui Kristus.  302.3

Sementara mengenakan wujud manusia, Dia [Kristus] bergantung kepada Yang Mahakuasa atas hidupNya. Dalam kemanusiaanNya, Dia meninggalkan keilahian Allah; dan setiap anggota keluarga manusia mempunyai hak istimewa untuk berbuat…….. 302.4

Jika kita meninggalkan pelanggaran kita, dan menerima Kristus sebagai Pemberi Hidup,…… maka kita akan menjadi satu dengan Dia, dan kehendak kita akan diselaraskan dengan kehendak ilahi. Kita menjadi bagian dari kehidupan Kristus yang adalah abadi. Kita menyerap keabadian dari Allah dengan menerima kehidupan Kristus, sebab di dalam Kristus berdiam segala kepenuhan akan Keallahan secara keseluruhan. Hidup ini adalah persekutuan mistik dan kerjasama dari yang ilahi dengan manusia.  302.5

Kristus menjadi satu daging dengan kita, agar kita boleh menjadi satu roh dengan Dia. Adalah dengan keutamaan persekutuan ini kita bisa beranjak dari kubur—bukan hanya sebagai sebuah manifestasi kuasa Kristus, tetapi karena melalui iman, hidupNya telah menjadi milik kita. Mereka yang melihat Kristus di dalam tabiatNya yang benar, dan menerima Dia di dalam hatinya, memiliki hidup abadi. Adalah melalui Roh bahwa Kristus hidup di dalam kita; dan Roh Allah itu, yang diterima ke dalam hati melalui iman, adalah permulaan dari hidup yang abadi.  302.6

 

22 Oktober – Kita Akan Saling Mengenali Satu Sama Lain

Tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal. 1 Korintus 13:12.

 

Kita akan mengenali para sahabat kita, bahkan sebagaimana layaknya para murid mengenali Yesus. Mereka bisa saja sudah menjadi cacat, atau berkerut, dalam hidup yang fana ini, dan mereka bangkit dalam kesehatan dan keseimbangan yang sempurna; meskipun demikian di dalam tubuh yang mulia identitas mereka akan dipelihara secara sempurna……. Dalam wajah yang berseri-seri dengan terang yang memancar dari wajah Yesus, kita akan mengenali raut muka mereka yang kita cintai.  303.1

Orang-orang tebusan akan bertemu dan mengenali orang-orang lain yang perhatiannya telah mereka arahkan kepada Sang Juruselamat yang ditinggikan itu. Alangkah terberkatinya pertobatan yang mereka miliki bersama jiwa-jiwa ini! “Saya dulunya seorang pendosa,” akan diucapkan, “tanpa Allah dan tanpa harapan di dunia ini, dan Anda datang kepada saya serta menarik perhatian saya kepada Sang Juruselamat yang mulia sebagai satu-satunya harapan saya……” Orang-orang lain akan mengatakan, “Saya dulunya seorang kapir di negeri-negeri orang kapir. Anda telah meninggalkan teman-teman dan rumah Anda yang nyaman untuk datang mengajar saya bagaimana menemukan Yesus dan percaya kepadaNya sebagai satu-satunya Allah yang benar. Saya pun menghancurkan berhala-berhala saya dan menyembah Allah, dan sekarang saya melihat Dia dengan bertatap muka. Kini saya diselamatkan, diselamatkan selamanya, untuk selalu melihat Dia yang saya kasihi…..” 303.2

Orang-orang lainnya akan mengungkapkan terima kasih kepada mereka yang telah memberi makan sesamanya yang lapar dan pakaian bagi sesamanya yang telanjang. “Ketika keputusasaan mengikat jiwaku dalam ketidakpercayaan, Tuhan mengutus engkau kepadaku,” kata mereka, “untuk menyampaikan kata-kata pengharapan dan penghiburan. Engkau membawakan aku makanan untuk kebutuhan tubuhku, dan engkau membuka kepadaku Firman Allah, membangunkan aku pada kebutuhan rohaniku. Engkau memperlakukan aku sebagai seorang saudara. Engkau bersimpati bersama aku dalam kesedihan-kesedihanku, dan memulihkan jiwaku yang memar dan luka, sehingga aku bisa memegang tangan Kristus yang telah dibentangkan untuk menyelamatkan aku. Di dalam kebodohanku engkau telah mengajar aku dengan sabar sehingga aku memiliki Bapa di surga yang menjaga aku. Engkau telah membacakan padaku janji-janji berharga dari Firman Allah. Engkau menginspirasikan di dalam diriku iman bahwa Dia akan menyelamatkan aku. Hatiku dilembutkan, ditaklukkan, dihancurkan, tatkala aku merenungkan pengorbanan yang Kristus telah perbuat bagiku……. Sekarang aku berada di sini, diselamatkan, dengan abadi diselamatkan, selamanya untuk hidup di hadiratNya dan untuk memuji Dia yang telah memberikan hidupNya bagiku.”  303.3

Alangkah besarnya sukacita yang akan dirasakan ketika orang-orang yang ditebus ini bertemu dan menyapa orang-orang lainnya yang telah memikul beban demi kepentingan mereka! Dan orang-orang hidup, yang tidak menyukakan diri mereka sendiri, melainkan menjadi berkat bagi orang-orang lain yang tidak beruntung yang memiliki sedikit berkat—betapa hati mereka digetarkan dengan kepuasan!   303.4

 

 

 

23 Oktober – Pengharapan Yang Terberkati

Dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan pernyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus. Titus 2:13.

 

Yesus berkata bahwa Dia akan pergi untuk mempersiapkan rumah-rumah bagi kita, agar di tempat di mana Dia berada kita pun berada. (Yohanes 14:2,3). Kita akan selamanya tinggal bersama dan menikmati terang dari wajah muliaNya. Hatiku meloncat-loncat dengan gembira dalam sorak-sorai. Kita sudah hampir tiba di rumah. Surga, surga yang manis! Ia itu rumah abadi kita. Setiap saat aku gembira bahwa Yesus hidup, dan karena Dia hidup maka kita pun akan hidup. Jiwaku berkata, Pujilah Tuhan. Ada sebuah kepenuhan di dalam Yesus, sebuah persediaan untuk setiap orang, untuk segalanya, dan mengapakah kita akan harus mati demi roti atau kelaparan di negeri-negeri asing?  304.1

Aku lapar, aku haus akan keselamatan, untuk seluruh kenyamanan pada kehendak Allah. Kita memiliki suatu pengharapan yang baik melalui Yesus. Ia itu adalah pasti dan teguh serta berada dalam selubung yang tertutup. Ia itu membuat kita terhibur dalam penderitaan, ia itu memberi kita kegembiraan di tengah-tengah kecemasan, memecahkan kemuraman di sekitar kita, dan menggerakkan kita untuk mencari di dalamnya keabadian dan hidup yang kekal……. Harta-harta dunia bukanlah bujukan kepada kita, sebab sementara kita memiliki pengharapan ini, ia itu melampaui harta-harta dunia yang sedang berlalu ini dan menggenggam warisan abadi, harta yang bertahan lama, tidak dapat dikotori, tidak bercacat, dan tidak akan musnah……. 304.2

Tubuh kita yang fana ini bisa mati dan diletakkan di dalam kubur. Meskipun demikian pengharapan yang terberkati itu hidup terus hingga kebangkitan nanti, ketika suara Yesus memanggil keluar dari abu yang tertidur. Kita selanjutnya akan menikmati kepenuhan akan pengharapan yang terberkati dan mulia itu. Kita tahu di dalam siapa kita telah percaya. Kita tidak berlari sia-sia, dan kita pun tidak bekerja sia-sia. Sebuah ganjaran yang kaya dan mulia ada di depan kita; ia itu adalah hadiah yang untuknya kita berlari, dan jika kita bertekun dengan semangat kita pasti akan meraihnya……….  304.3

Ada keselamatan bagi kita, dan mengapakah kita berdiri menjauh dari air terjun itu? Mengapa tidak datang dan minum agar jiwa kita bisa disegarkan, dikuatkan, dan boleh dimekarkan di dalam Allah? Mengapa kita bergantung begitu dekatnya kepada bumi ini? Ada sesuatu yang lebih baik daripada bumi ini bagi kita untuk dibicarakan dan dipikirkan. Kita bisa berada di dalam bingkai pemikiran surgawi. Oh, marilah kita berdiam di atas tabiat yang indah dan tanpa cacat milik Yesus, dan dengan melihat kita akan diubahkan pada gambar yang sama. Bersemangatlah. Milikilah iman di dalam Allah.  304.4

 

24 Oktober – Pengubahan Orang-Orang Benar

Maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. 1 Tesalonika 4:16, 17.

 

Awan putih yang besar segera muncul. Ia itu kelihatan lebih indah daripada sebelumnya. Di atasnya duduk Anak Manusia itu. Awalnya kami tidak melihat Yesus pada awan itu, tetapi setelah awan itu mendekati bumi kami dapat menyaksikan pribadiNya yang indah……. Suara Anak Allah itu memanggil orang-orang kudus yang tertidur, berpakaian keabadian yang mulia. Orang-orang kudus yang hidup diubah dalam sesaat dan diangkat bersama mereka ke dalam kereta yang berselubung rawan. Kereta itu kelihatan mulia seluruhnya ketika ia berjalan ke atas. Pada masing-masing sisi kereta ada sayap-sayap, dan juga di bawah roda-rodanya. Dan tatkala kereta itu naik ke atas, roda-roda itu berseru, “Suci,”, dan sayap-sayap itu, ketika bergerak, berseru, “Suci,” dan iringan malaikat-malaikat suci di sekitarnya berseru, “Suci, suci, suci, Tuhan Allah Yang Mahakuasa!” Dan orang-orang kudus di awan itu berseru, “Mulia! Alleluia!” 305.1

Kami semua memasuki awan itu bersama-sama, dan ada tujuh hari lamanya naik ke lautan kaca itu, tatkala Yesus membawa mahkota-mahkota, dan dengan tangan kananNya sendiri menaruh mahkota-mahkota tersebut di atas kepala kami. Dia memberi kami kecapi-kecapi emas dan daun-daun palem kemenangan. Di sini di atas lautan kaca ini umat pilihan yang berjumlah 144.000 itu berdiri dalam barisan yang sempurna. Beberapa dari antara mereka mempunyai mahkota-mahkota yang sangat terang, sedangkan yang lainnya tidak begitu terang. Beberapa mahkota terlihat begitu sarat dengan bintang-bintang, sedangkan pada mahkota-mahkota lainnya ada sedikit. Mereka semua puas dengan mahkota-mahkota mereka. Dan mereka berpakaian mantel putih yang mulia dari bahu sampai kaki. Malaikat-malaikat semuanya berada di sekitar kami tatkala kami berjalan berbaris melewati lautan kaca itu menuju pintu gerbang kota suci. Yesus mengangkat tanganNya yang kuat dan mulia, memegang pintu gerbang yang terbuat dari mutiara itu, mengayunnya ke belakang pada engsel-engselnya yang berkilauan, dan berkata kepada kami, “Kalian yang telah mencuci jubah-jubah kalian di dalam darahKu, berdiri dengan kaku demi kebenaranKu, mari masuklah.” Kami pun melangkah masuk ke dalam dan merasa bahwa kami memiliki  sebuah kebenaran yang sempurna di dalam kota itu.  305.2

Sebuah suara, yang lebih merdu daripada musik apapun yang pernah didengar oleh telinga yang fana, akan terdengar mengatakan, “Marilah, kamu sekalian yang diberkati oleh BapaKu, warisilah kerajaan yang telah dipersiapkan bagi kamu sejak dunia dijadikan.”  305.3

 

 

25 Oktober – Bumi Dikosongkan

Aku melihat kepada bumi, ternyata campur baur dan kosong, dan melihat kepada langit, tidak ada terangnya. Aku melihat kepada gunung-gunung, ternyata goncang; dan seluruh bukitpun goyah. Aku melihat, ternyata tidak ada manusia, dan semua burung di udara sudah lari terbang. Yeremia 4:23-25.

 

Pada waktu kedatangan Kristus orang-orang jahat dihapuskan dari muka bumi ini—ditelan oleh roh yang keluar dari mulutNya dan dihancurkan oleh terang kemuliaanNya. Kristus membawa umatNya ke Kota Allah, dan bumi ini dikosongkan dari para penduduknya. “Sesungguhnya, Tuhan akan menanduskan bumi dan akan menghancurkannya, akan membalikkan permukaannya, dan akan menyerakkan penduduknya.” “Bumi akan ditanduskan setandus-tandusnya, dan akan dijarah sehabis-habisnya, sebab Tuhanlah yang mengucapkan firman ini.” “Sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi.” “Sebab itu sumpah serapah akan memakan bumi, dan penduduknya akan mendapat hukuman; sebab itu penduduk bumi akan hangus lenyap.” Yesaya 24:1,3,5,6.  306.1

Seluruh bumi tampak seperti padang belantara yang terasing. Keruntuhan kota-kota dan desa-desa yang dirusak oleh gempa bumi, menumbangkan pepohonan, batu-batu yang runtuh oleh lautan atau tercabik oleh bumi itu sendiri, bertebaran di seluruh permukaannya, sementara gua-gua besar menandai titik di mana gunung-gunung telah bergeser dari landasan-landasannya.  306.2

Sekarang peristiwa itu terjadi sebagai bayangan dalam pelayanan terakhir yang serius dari Hari Pendamaian itu. Tatkala pelayanan di tempat yang mahakudus itu telah selesai dilakukan, dan dosa-dosa orang Israel telah dihapuskan dari bilik suci oleh keutamaan darah dari pengorbanan dosa, maka selanjutnya kambing jantan itu dipersembahkan hidup-hidup di hadapan Tuhan; dan di hadapan jemaat imam besar itu mengaku atas dirinya “segala kedurhakaan anak-anak Israel, dan segala pelanggaran mereka di dalam seluruh dosa mereka, menanggungkannya di atas kepala kambing jantan itu.” Imamat 16:21. Dalam cara yang sama ketika pekerjaan pendamaian di bilik suci surga telah diselesaikan maka di hadirat Allah dan para malaikat surgawi serta seluruh orang tebusan dosa-dosa umat Allah akan ditanggungkan pada Setan; ia akan dinyatakan bersalah atas segala yang jahat yang oleh karena ia mereka lakukan.  306.3

 

26 Oktober – Setan Diikat

Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya; ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya. Wahyu 20:1, 2.

 

Pewahyu meramalkan pembuangan Setan dan kondisi kekacauan serta kesunyian yang kepadanya bumi ini disusutkan, dan dia menyatakan bahwa kondisi ini akan berlangsung selama seribu tahun. Setelah menyajikan gambaran-gambaran kedatangan Tuhan yang kedua kali dan kebinasaan orang-orang jahat, nubuatan itu melanjutkan: “Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya; ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian daripada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya. Wahyu 20:1-3.  307.1

Bahwa ungkapan “jurang” melambangkan bumi di dalam keadaan kekacauan dan kegelapan adalah merupakan bukti dari kitab-kitab lainnya. Sehubungan dengan kondisi bumi “pada mulanya”, catatan Alkitab mengatakan bahwa ia itu “belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya.” Kejadian 1:2. Nubuatan mengajarkan bahwa hal itu akan terjadi lagi, setidaknya sebagian, pada kondisi ini. Melihat ke depan pada hari besar Allah itu, nabi Yeremia menyatakan: “Aku melihat kepada bumi, ternyata campur baur dan kosong, dan melihat kepada langit, tidak ada terangnya. Aku melihat kepada gunung-gunung, ternyata goncang; dan seluruh bukitpun goyah. Aku melihat, ternyata tidak ada manusia, dan semua burung di udara sudah lari terbang. Aku melihat, ternyata tanah subur sudah menjadi padang gurun, dan segala kotanya sudah runtuh di hadapan Tuhan, di hadapan murkaNya yang menyala-nyala.” Yeremia 4:23-26.  307.2

Di sinilah rumah Setan bersama malaikat-malaikatnya selama seribu tahun. Karena dibatasi di bumi ini, maka ia tidak akan mempunyai akses kepada dunia-dunia lain untuk mencobai dan menggoda mereka yang tidak pernah jatuh. Adalah dalam pengertian ini bahwa ia diikat: tak ada seorang pun yang tertinggal, yang bisa ia kendalikan dalam kuasanya. Ia benar-benar dilepaskan dari pekerjaan penyesatan dan kehancuran yang selama berabad-abad sudah menjadi kegemarannya satu-satunya.  307.3

 

 

27 Oktober – Keluarga-Keluarga Akan Berkumpul Kembali

Beginilah firman Tuhan: Cegahlah suaramu dari menangis, dan matamu dari mencucurkan air mata, sebab untuk jerih payahmu ada ganjaran, demikianlah firman Tuhan; mereka akan kembali dari negeri musuh. Masih ada harapan untuk hari depanmu, demikianlah firman Tuhan: anak-anak akan kembali ke daerah mereka. Yeremia 31:16, 17.

 

Kristus segera datang dengan awan-awan dan dengan kemuliaan yang besar. Rombongan besar malaikat yang bersinar akan menyertai Dia. Dia akan datang membangkitkan orang-orang mati, dan mengubah orang-orang kudus yang hidup dari kemuliaan kepada kemuliaan. Dia akan datang menghormati mereka yang telah mengasihi Dia dan memelihara perintah-perintahNya, dan membawa mereka kepada diriNya sendiri. Dia tidak melupakan mereka maupun janjiNya. Akan ada sebuah penyatuan kembali mata rantai hubungan keluarga.  308.1

Hari Tuhan itu akan mengungkapkan betapa banyak dunia ini berutang kepada para ibu yang saleh………  308.2

Tatkala pengadilan akan duduk, dan kitab-kitab akan dibuka; ketika perkataan “sudah selesai” dari Sang Hakim Agung itu diucapkan, dan mahkota kemuliaan abadi sudah ditaruh di atas dahi pemenang, maka banyak orang akan mengangkat mahkota mereka di hadapan seluruh penghuni jagad raya yang berkumpul, dan berkata kepada ibu mereka: “Ia telah membuat aku sebagaimana adanya melalui karunia Allah. Perintahnya, doa-doanya, telah diberkati untuk keselamatanku yang abadi.”  308.3

Dengan kegembiraan yang tidak terkatakan, para orangtua melihat mahkota itu, jubah, kecapi, yang diberikan kepada anak-anak mereka. Hari-hari pengharapan dan ketakutan telah berakhir. Benih yang ditabur dengan air mata dan doa mungkin kelihatan sia-sia, tetapi panenan mereka akhirnya dituai. Anak-anak mereka telah ditebus.  308.4

Oh, penebusan yang indah! yang telah lama dibicarakan, lama dinanti-nantikan, direnungkan dengan antisipasi yang bersemangat, tetapi tidak pernah dipahami sepenuhnya.  308.5

Kepada para pengikutNya Kristus telah menjadi teman dan sahabat yang akrab. Mereka telah hidup dalam hubungan yang sangat dekat, dalam persekutuan yang tetap dengan Allah. Bagi mereka kemuliaan Tuhan telah bangkit. Di dalam diri mereka terang pengetahuan akan kemuliaan Allah itu dalam wajah Yesus Kristus telah dipantulkan. Sekarang mereka bersukacita dalam sinar-sinar terang dari cahaya dan kemuliaan Sang Raja Agung. Mereka dipersiapkan untuk persekutuan surga; sebab mereka memiliki surga di dalam hati mereka.  308.6

 

28 Oktober – Mahkota-Mahkota sedang Dipersiapkan Bagi Orang-Orang Beriman

Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hariNya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatanganNya. 2 Timotius 4:7, 8.

 

Ketika Tuhan membuat permata-permataNya, maka orang-orang yang benar, yang jujur, dan yang layak akan menyaksikan dengan senang. Para malaikat ditugaskan untuk membuat mahkota-mahkota bagi orang-orang yang demikian, dan di atas mahkota-mahkota yang berhiaskan bintang ini akan terpantul dengan indah terang yang memancar dari takhta Allah.  309.1

Berbicaralah akan hal-hal surgawi. Berbicaralah tentang Yesus, cinta kasih dan kemuliaanNya, dan akan kasihNya yang tiada akhir bagimu, dan biarlah hatimu memancarkan cinta dan syukur kepadaNya, yang telah wafat untuk menyelamatkanmu. Oh, bersiaplah untuk menemui Tuhanmu di dalam damai. Mereka yang bersiap-sedia akan segera menerima mahkota kehidupan yang tiada akan pudar, dan akan berdiam selamanya di dalam kerajaan Allah, bersama Kristus, dengan malaikat-malaikat, dan beserta mereka yang telah ditebus oleh darah yang mahal milik Kristus.  309.2

Sebuah mahkota kemuliaan……… ditaruh bagi kita yang menunggu, mencintai, dan merindukan kehadiran Sang Juruselamat. 309.3

Adalah orang-orang yang menunggu yang harus dimahkotai dengan kemuliaan, kehormatan, dan keabadian. Engkau tidak perlu berbicara……. akan kehormatan-kehormatan dunia ini, atau pujian-pujian orang-orang hebatnya. Mereka semuanya adalah kesia-siaan. Biarlah jari Allah menyentuh mereka, dan mereka akan segera menjadi abu lagi. Aku menghendaki kehormatan yang abadi, kehormatan yang selamanya, kehormatan yang tidak akan pernah binasa; sebuah mahkota yang lebih kaya dari mahkota apapun yang pernah menghiasi dahi seorang raja.  309.4

Pada hari itu orang-orang tebusan akan bersinar dalam kemuliaan Bapa dan PuteraNya. Malaikat-malaikat surga, dengan menyentuh kecapi-kecapi emas mereka, akan menyambut Sang Raja, dan mereka yang menjadi trofi kemenanganNya—yaitu mereka yang telah disucikan dan diputihkan dalam darah Anak Domba itu. Sebuah nyanyian kemenangan akan berkumandang, memenuhi seluruh langit. Kristus telah menang. Dia memasuki pengadilan-pengadilan surgawi bersama orang-orang tebusannya, yaitu para saksi yang membuktikan bahwa misi penderitaan dan pengorbanan diriNya yang tidak sia-sia.  309.5

 

29 Oktober – Sebuah Mahkota untuk Setiap Anak Allah

Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. Yakobus 1:12.

 

Aku tampak  sejumlah besar malaikat membawa dari kota itu mahkota-mahkota—yaitu mahkota untuk setiap orang kudus, dengan namanya tertulis pada mahkota itu. Ketika Yesus meminta mahkota-mahkota itu, para malaikat mempersembahkannya di hadapanNya, dan dengan tangan kananNya Yesus yang terkasih itu menempatkan mahkota-mahkota itu pada kepala orang-orang kudus. Dengan cara yang sama para malaikat membawa kecapi-kecapi, dan Yesus memberikannya juga kepada orang-orang kudus itu. Malaikat-malaikat yang memandu mula-mula membunyikan not-nya, dan kemudian setiap suara dimunculkan dalam pujian yang penuh syukur dan bahagia, dan setiap tangan pun dengan lihai memetik senar-senar kecapi itu, melantunkan musik yang merdu dalam irama yang megah dan sempurna….. 310.1

Dalam kota itu seluruhnya berpesta.  Kemuliaan yang megah mereka saksikan di mana-mana. Lalu Yesus melihat orang-orang kudus tebusanNya; wajah mereka bersinar dengan mulia; dan tatkala Dia menatap dengan kedua mata kasihNya pada mereka, Dia berkata dengan suaranya yang merdu dan megah, “Aku melihat penderitaan jiwaKu, dan Aku puas. Kemuliaan yang megah ini adalah milik kalian untuk dinikmati selama-lamanya. Kesedihan-kesedihanmu telah berakhir. Tidak perlu lagi ada kematian, kesedihan maupun tangisan, juga takkan ada lagi penderitaan.”…..  310.2

Kemudian aku melihat Yesus menuntun umatNya ke pohon hayat itu……. Pada pohon hayat tersebut ada buah yang sangat indah, yang boleh diambil secara bebas oleh orang-orang kudus tersebut; di dalam kota itu ada sebuah takhta yang sangat mulia, yang dari padanya mengalir sebuah sungai yang murni dari air kehidupan, bersih seperti kristal. Pada kedua sisi sungai ini terdapat pohon hayat, dan pada bantaran sungai itu ada pohon-pohon indah yang menghasilkan buah-buahnya…..  310.3

Bahasa sama sekali terlalu lemah untuk mengupayakan sebuah gambaran surga. Ketika pemandangan itu muncul di hadapanku, aku lenyap dalam ketakjuban. Setelah dibawa pergi dari keindahan dan kemuliaan yang luar biasa itu, aku pun meletakkan pena, dan berseru, “Oh, alangkah indahnya! Betapa luar biasa indahnya!” Bahasa yang paling tinggi pun gagal menggambarkan kemuliaan surga atau kedalaman tiada tara dari cinta Sang Juruselamat itu.  310.4

 

30 Oktober – Penebus Kita Sudah Dekat

Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat. Lukas 21:28.

 

Kedatangan Kristus adalah lebih dekat daripada waktu kita pertama kalinya percaya. Pertentangan besar itu sedang mendekati akhirnya. Penghakiman-penghakiman Allah terdapat di negeri itu. Mereka berbicara dalam amaran yang serius, dengan berkata: “Sebab itu hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.” Matius 24:44…….  311.1

Kita hidup di dalam peristiwa-peristiwa penutupan sejarah dunia ini. Nubuatan sedang menggenapi dengan cepatnya. Masa kasihan sedang berlalu dengan segeranya. Kita tidak mempunyai waktu—tiada sesaat pun—untuk dilepaskan. Janganlah kita ditemukan tertidur dalam penjagaan. Janganlah ada seorangpun yang berkata di dalam hatinya atau dengan perbuatan-perbuatannya: “Tuhanku menunda kedatanganNya.” (Matius 24:49). Biarlah pekabaran atas kedatangan segera Kristus disuarakan dalam kata-kata amaran yang sungguh-sungguh. Mari kita membujuk orang laki-laki dan perempuan di mana saja untuk bertobat dan menghindari murka yang akan datang………  311.2

Tuhan segera datang, dan kita harus bersiap untuk menemuiNya dalam damai. Biarlah kita bertekun melakukan segalanya di dalam kekuatan kita untuk membagikan terang kepada mereka di sekitar kita. Kita tidak harus bersedih, melainkan bergembira, dan kita harus mempertahankan Tuhan Yesus selamanya di hadapan kita. Dia sedang datang dengan segera, dan kita harus bersiap serta menantikan kemunculanNya. Oh, alangkah mulianya nanti melihat Dia dan disambut sebagai orang-orang tebusanNya! Lama sudah kita menanti, namun demikian pengharapan kita tidak redup. Jika kita dapat melihat Sang Raja dalam keindahanNya maka kita akan diberkati selamanya. Aku merasa seolah-olah aku harus berseru dengan keras: “Pulang ke rumah!” Kita sedang mendekati waktu ketika Kristus akan datang dalam kuasa dan kemuliaan yang besar untuk membawa orang-orang tebusanNya ke rumah abadi mereka…….. 311.3

Lama sudah kita menunggu kembalinya Sang Juruselamat kita. Tetapi bagaimanapun juga janji itu adalah pasti. Segera kita akan berada di rumah terjanji kita. Di sanalah Yesus akan menuntun kita di tepi arus air hidup yang mengalir dari takhta Allah dan akan menjelaskan kepada kita penyelenggaraan-penyelenggaraan gelap yang melaluinya di atas bumi ini Dia telah bawakan kepada kita demi untuk menyempurnakan tabiat kita. Di sana kita akan menyaksikan dengan penglihatan yang tidak redup keindahan-keindahan taman Eden yang sudah diperbaharui. Dengan melemparkan di kaki Sang Penebus itu mahkota-mahkota yang Dia telah taruh di kepala kita, dan memetik kecapi-kecapi emas kita, maka kita akan memenuhi seluruh surga dengan pujian kepadaNya yang duduk di takhta itu.  311.4

 

31 Oktober – UpahNya Ada BersamaNya

Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upahKu untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Wahyu 22:12..

 

Pekerjaan kita di sini segera berakhir, dan setiap orang akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya. Aku diberi petunjuk akan upah orang-orang kudus, yaitu warisan kekal, dan aku melihat bahwa mereka yang telah bertahan paling kuat demi kepentingan kebenaran tidak akan berpikir bahwa mereka sudah mengalami sebuah waktu yang sukar, tetapi akan menganggap bahwa surga itu cukup murah. 312.1

Setiap hari memikul bebannya atas catatan tugas-tugas yang tidak dipenuhi, atas pengabaian, atas keegoisan, atas penyesatan, atas penipuan, atas perbuatan yang melampaui batas. Alangkah banyaknya jumlah perbuatan jahat yang terhitung untuk penghakiman akhir nanti! Ketika Kristus akan datang, “UpahNya ada bersamaNya, dan pekerjaanNya di hadapanNya,” untuk menyerahkan pada setiap orang menurut pekerjaan yang telah dilakukannya. Betapa sebuah pengungkapan akan terjadi nanti! Betapa kacaunya terlihat wajah sebagian orang tatkala perbuatan-perbuatan hidup mereka diungkapkan berdasarkan lembaran-lembaran sejarahnya.   312.2

Setiap tindakan yang baik maupun yang salah, dan setiap pengaruhnya atas orang-orang lain, dikeluarkan oleh Sang Penyelidik hati, kepada siapa setiap rahasia terungkap. Dan upah akan diperhitungkan menurut motif-motif yang mendorong tindakan.  312.3

Kedatangan Kristus sudah dekat dan sangat tergesa. Waktu untuk bekerja sudah singkat, dan baik pria maupun wanita kini sedang binasa…….. 312.4

Kita membutuhkan kuasa pengubahan dari Allah untuk mengendalikan kita, agar kita boleh memahami kebutuhan-kebutuhan dari sebuah dunia yang sedang binasa. Beban tanggungan pekabaranku kepadamu adalah: Bersiaplah, bersiaplah untuk menemui Tuhan. Nyalakanlah lampumu dan biarlah terang kebenaran menyinari persimpangan dan lorong-lorong jalan. Ada sebuah dunia yang harus diamarkan tentang akhir dari segala perkara yang semakin mendekat…… 312.5

Mari mengupayakan sebuah pertobatan yang baru. Kita membutuhkan kehadiran Roh Kudus Allah bersama kita, agar hati kita boleh dilembutkan dan agar jangan kita membawa roh yang kasar ke dalam pekerjaan kita. Aku berdoa semoga Roh Kudus berkenan mengendalikan sepenuhnya hati kita. Marilah kita bertindak seperti anak-anak Allah yang sedang mencari Dia demi nasehat, yang bersiap sedia mengerjakan rencana-rencanaNya di manapun disajikan. Allah akan dimuliakan oleh orang-orang yang demikian, dan mereka yang menyaksikan semangat kita akan berkata: Amin dan amin. 312.6

1 November – Penahanan Setan dan Malaikat-Malaikatnya

Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar. Yudas 6.

 

Bumi kelihatan seperti sebuah padang belantara yang sunyi. Kota-kota dan desa-desa, oleh karena diguncang oleh gempa bumi, tergeletak dalam reruntuhan puing-puingnya. Gunung-gunung sudah bergeser dari tempatnya, dengan meninggalkan gua-gua besar. Bebatuan yang runtuh, yang dihempaskan oleh laut atau diguncangkan oleh bumi itu sendiri, bertebaran di mana-mana memenuhi permukaan bumi. Pepohonan besar telah tercabut dan memenuhi tanah. Di sinilah rumah Setan dan para malaikatnya selama seribu tahun. 313.1

Di sinilah ia akan dikurung, untuk mengembara naik dan turun di atas permukaan bumi yang hancur serta menyaksikan akibat-akibat dari pemberontakannya menentang hukum Allah. Selama seribu tahun itu ia bisa menikmati buah kutukan yang telah disebabkan olehnya. Dibatasi sendirian pada bumi ini, ia tidak akan mempunyai hak untuk menjangkau ke planet-planet lain, untuk mencobai dan mengganggu mereka yang belum pernah jatuh ke dalam dosa. Selama jangka waktu tersebut, Setan menderita dengan sangat luar biasa. Semenjak kejatuhannya sifat-sifatnya yang jahat itu sudah berada dalam tempaan yang tetap. Namun ia kemudian dilucuti dari kekuatannya, dan dibiarkan untuk merefleksikan bagian yang ia perbuat sejak kejatuhannya, dan menantikan kegentaran dan ketakutan pada masa depan yang mengerikan, pada saat mana ia harus menderita untuk segala yang jahat yang ia telah perbuat dan harus dihukum atas semua dosa yang ia telah sebabkan terjadi.  313.2

Aku mendengar seruan-seruan kemenangan dari para malaikat dan orang-orang tebusan, yang kedengaran seperti sepuluh ribu alat musik, sebab mereka tidak lagi diganggu dan dicobai oleh Setan dan oleh karena para penduduk dari dunia-dunia lain telah dilepaskan dari kehadiran dan pencobaan-pencobaannya.  313.3

Bagi umat Allah penahanan Setan tersebut akan membawa kegembiraan dan sukacita. Nabi berkata: “Maka pada hari TUHAN mengakhiri kesakitan dan kegelisahanmu dan kerja paksa yang berat yang dipaksakan kepadamu, maka engkau akan memperdengarkan ejekan ini tentang raja Babel [yang melambangkan Setan], dan berkata: “Wah, sudah berakhir si penindas!…… TUHAN telah mematahkan tongkat orang-orang fasik, gada orang-orang yang memerintah, yang memukul bangsa-bangsa dengan gemas, dengan pukulan yang tidak putus-putusnya; yang menginjak-injak bangsa-bangsa dalam murka dengan tiada henti-hentinya.”  313.4

 

2 November – Kita Akan Menemui Para Malaikat Penjaga Kita

Sebab malaikat-malaikatNya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mazmur 91:11.

 

Sebelum pemeliharaan-pemeliharaan yang baik dari Allah terlihat dalam terang keabadian itu kita tidak akan mengerti apa hutang kita terhadap penjagaan dan pengantaraan para malaikatNya. Makhluk-makhluk surgawi itu telah mengambil peran yang aktif dalam urusan-urusan manusia. Mereka tampil dalam jubah-jubah yang bersinar bagaikan halilintar; mereka datang sebagai orang laki-laki, dengan mengenakan pakaian kaum musafir. Mereka menerima keramahtamahan dari rumah-rumah manusia; mereka bertindak sebagai pemandu kepada para pelancong yang kemalaman. Mereka telah menggagalkan maksud-maksud si perusak dan menyingkirkan pukulan si pemusnah.  314.1

Meskipun para pejabat dunia ini tidak mengetahui hal itu, namun seringkali dalam dewan-dewan mereka para malaikat telah menjadi pembicara-pembicara. Mata manusia telah melihat mereka. Telinga manusia telah mendengar ajakan-ajakan mereka. Di gedung dewan dan persidangan, para pembawa pesan surga ini telah memperjuangkan perkara orang-orang yang teraniaya dan tertekan. Mereka telah mengalahkan maksud-maksud dan menangkap malaikat-malaikat jahat yang hendak membuat salah dan menyakiti pada anak-anak Allah. Kepada para pelajar di sekolah surga, semua hal ini akan diungkapkan.  314.2

Setiap orang tebusan akan memahami pelayanan para malaikat dalam hidupnya sendiri. Malaikat yang sudah menjadi penjaganya sejak masa kehidupannya yang paling awal; malaikat yang menjaga langkah-langkahnya, dan menutupi kepalanya dalam hari berbahaya itu; malaikat yang telah bersama dengan dia dalam lembah bayangan kematian, yang mengawal tempat istirahatnya, yang pertama menyapa dia pada pagi kebangkitan itu—betapa akan menjadi penting meneruskan komunikasi dengannya, dan mempelajari sejarah pengantaraan ilahi dalam kehidupan seseorang, atas kerjasama surgawi dalam setiap pekerjaan untuk kemanusiaan!  314.3

Dengan firman Allah di tangannya, setiap manusia, di manapun banyak waktu yang tersita dalam kehidupannya, boleh memiliki persahabatan yang demikian sebagaimana dia akan pilih. Dalam lembaran-lembaran kehidupannya ia boleh berkomunikasi dengan orang-orang yang paling luhur dan paling baik, dan boleh mendengarkan suara dari Yang Abadi itu sebagaimana Dia berbicara dengan manusia. Bilamana ia belajar dan merenungkan hal-hal “yang ingin diketahui oleh malaikat-malaikat” (1 Petrus 1:12), maka ia boleh memiliki persahabatan mereka.  314.4

 

3 November – Selamat Datang Di Kota Allah

Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Matius 25:23.

 

Dengan cinta yang tidak dapat terucapkan, Yesus menyambut orang-orang berimanNya untuk sukacita Tuhan mereka. Sukacita Sang Juruselamat itu adalah dalam menyaksikan, di dalam kemuliaan kerajaan, jiwa-jiwa yang telah diselamatkan oleh derita dan sengsaraNya. Dan orang-orang tebusan itu akan menjadi pengikut-pengikut dalam sukacitaNya, sebagaimana mereka saksikan, di antara orang-orang yang terberkati itu, mereka yang telah dimenangkan bagi Kristus melalui doa-doa mereka, pekerjaan-pekerjaan mereka, kurban cinta kasih mereka. Ketika mereka berkumpul di sekitar takhta putih yang agung itu, kesukaan yang tidak terucapkan akan memenuhi hati mereka, tatkala mereka melihat orang-orang yang telah mereka menangkan demi Kristus, dan mengetahui bahwa orang yang satu meraih orang-orang lainnya, dan orang-orang lainnya ini, semuanya dibawa ke dalam peristirahatan surga, di sanalah diletakkan mahkota-mahkota mereka pada kedua kaki Yesus dan memuji Dia dalam lingkaran keabadian yang tanpa akhir.  315.1

Sebagaimana orang-orang tebusan disambut di Kota Allah itu, bergemalah di udara seruan yang sangat gembira dari pemujaan. Kedua Adam itu akan bertemu. Putera Allah sedang berdiri dengan kedua tangan yang terulur untuk menyambut bapak bangsa kita—makhluk yang Dia telah ciptakan, yang telah berdosa melawan Penciptanya, dan yang demi dosanya tanda-tanda bekas penyaliban itu terbentuk pada tubuh Sang Juruselamat. Ketika Adam mengenali bekas paku-paku yang kejam itu, ia tidak rebah di dada Tuhannya, melainkan dalam kerendahan hati menjatuhkan dirinya di kedua kakiNya, sambil berseru: “Layak, layaklah Anak Domba yang telah disembelih!” (bdk. Wahyu 5:12). Dengan lembut Sang Juruselamat mengangkat dia dan menawarkan dia untuk melihat sekali lagi pada rumah di Eden, dari mana ia telah lama diusir.  315.2

Setelah pengusirannya dari Eden itu, kehidupan Adam di bumi ini dipenuhi dengan kesedihan. Setiap daun yang layu, setiap korban persembahan, setiap kutuk atas wajah yang baik dari alam ini, setiap noda atas kemurnian manusia, adalah pengingat yang segar atas dosanya……Dengan kerendahan hati yang sabar ia telah menanggung, selama hampir seribu tahun, hukuman atas pelanggaran dosa. Dengan penuh iman ia telah bertobat dari dosanya dan percaya dalam jasa Juruselamat yang terjanji, dan ia telah meninggal dunia dalam pengharapan akan kebangkitan. Putera Allah itu telah menebus kegagalan dan kejatuhan manusia; dan sekarang, melalui pekerjaan pendamaian, Adam dikembalikan kedudukannya dalam kerajaannya yang semula.  315.3

 

 

4 November – Kegembiraan Yang Tidak Dapat Terucapkan

Yesus….. yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. Ibrani 12:2.

 

“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.” Yohanes 15:11.   316.1

Untuk selamanya di hadapanNya, Kristus telah melihat hasil dari tugas perutusanNya. Kehidupan duniawiNya, yang begitu penuh dengan kerja keras dan pengorbanan diri, telah dihibur oleh pikiran bahwa Dia tidak akan mendapati semua penderitaan itu untuk kesia-siaan. Dengan menyerahkan hidupNya demi kehidupan manusia, Dia memulihkan citra Allah dalam kemanusiaan. Dia mengangkat kita dari abu, membentuk kembali tabiat seturut pola tabiatNya sendiri, dan membuatnya indah dengan kemuliaanNya.  316.2

Kristus telah melihat penderitaan jiwaNya dan merasa puas. Dia telah memandang bentangan keabadian dan melihat kegembiraan dari orang-orang yang melalui kehinaanNya mesti menerima pengampunan dan hidup yang abadi. Dia telah terluka demi pelanggaran-pelanggaran mereka, memar demi kedurhakaan-kedurhakaan mereka. Siksaan dari kedamaian mereka ada padaNya, dan dengan pukulan-pukulanNya mereka telah disembuhkan. Dia telah mendengar jeritan orang-orang yang tertebus itu. Dia mendengar orang-orang tebusan ini menyanyikan nyanyian Musa dan Anak Domba. Walaupun baptisan darah harus diterima terlebih dahulu, walaupun dosa-dosa dunia ini harus dibebankan pada jiwaNya yang tidak bersalah, walaupun gambaran dari celaka yang tidak terucapkan ini ada pada Dia; namun demi sukacita yang telah ditetapkan di hadapanNya Dia telah memilih untuk memikul salib dan mengabaikan rasa malu.   316.3

Kegembiraan inilah yang dibagikan semua pengikutNya. Betapapun besar dan mulia selanjutnya, upah kita tidak semuanya harus dicadangkan untuk masa kemenangan akhir itu. Bahkan di sini kita dengan iman harus masuk ke dalam kesukaan Sang Juruselamat itu.   316.4

Kepada mereka yang menerima Dia, Dia memberikan kekuatan untuk menjadi anak-anak Allah, sehingga pada akhirnya Allah berkenan menerima mereka sebagai milikNya, tinggal bersama mereka di sepanjang keabadian. Jika, selama hidup ini, mereka setia kepada Allah, maka mereka pada akhirnya “akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka.” Wahyu 22:4. Dan apakah kegembiraan surga selain melihat Allah? Sukacita apa yang lebih besar yang bisa datang kepada pendosa yang diselamatkan oleh karunia Kristus selain daripada menatap wajah Allah dan mengenalNya sebagai Bapa?   316.5

 

 

 

5 November – Rasa Syukur Orang-Orang Tebusan

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Matius 25:40.

 

Setiap tindakan dari kita dalam bersahabat dengan umat Allah akan diganjar seperti perbuatan yang dilakukan terhadap diriNya sendiri.  317.1

Alangkah puasnya para penuai, ketika suara yang terang dan merdu dari Yesus akan terdengar mengatakan, “Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.” (Matius 25:34). “Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.” (Matius 25:21).  317.2

Sang Penebus itu dimuliakan sebab Dia tidak wafat dalam kesia-siaan. Dengan hati yang gembira dan bersukacita, mereka yang telah menjadi rekan-rekan sekerja Allah menyaksikan penderitaan jiwa mereka untuk orang-orang yang sedang binasa dan sekarat, dan merekapun dipuaskan. Waktu-waktu mencemaskan yang mereka lalui, keadaan-keadaan membingungkan yang harus mereka hadapi, kesedihan hati karena sebagian orang menolak untuk memahami dan menerima perkara-perkara yang membuat kedamaian mereka, kini dilupakan. Penyangkalan diri yang telah mereka praktikkan untuk mendukung pekerjaan itu, tidak lagi diingat. Ketika mereka melihat jiwa-jiwa yang mereka menangkan kepada Yesus, dan melihat bahwa mereka selamat, selamat untuk selamanya—monumen-monumen belaskasih Allah dan cinta kasih Sang Penebus itu—bergemalah melalui kubah-kubah surga seruan-seruan pujian dan syukur. 317.3

Ada sebuah surga di hadapan kita, dan di antara para penghuninya tidak akan ada pertengkaran……. 317.4

Kita akan memberi salam kepada keluarga kudus yang telah ditebus, dan mendengar perkataan Kristus, ““Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.” (Matius 25:34). Kita akan memainkan kecapi-kecapi emas kita, dan surga akan bergema dengan musik yang merdu. Kita akan melemparkan mahkota-mahkota kita yang berkilauan di hadapan kedua kakiNya, dan memberi kemuliaan kepadaNya yang telah menang demi kepentingan kita.  317.5

Mungkin ada beberapa hal yang kita tidak mengerti di sini. Beberapa perkara di dalam Alkitab barangkali muncul di hadapan kita sebagai rahasia, karena hal-hal itu melampaui pemahaman kita yang terbatas. Tetapi begitu Juruselamat kita menuntun kita dengan air kehidupan itu, maka Dia akan menjelaskan pada pikiran kita hal-hal yang sebelumnya kita tidak mengerti secara jelas.  317.6

 

 

6 November – Surga itu Cukup Murah

Ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya. Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas. Yesaya 53:10,11.

 

Kasih Allah tiada dapat diukur, tiada dapat dibandingkan! Ia itu adalah tanpa batas…… Manakala kita merenungkan keilahian dan kemuliaan Kristus kita mengerti betapa besar cinta yang mendorong pengorbanan yang telah dibuat di salib Kalvari demi penebusan dari sebuah dunia yang hilang. Tema ini akan memenuhi orang-orang kudus dengan keajaiban dan keheranan selama-lamanya, dan mengapa kita tidak seharusnya merenungkan hal tersebut di sini dalam dunia ini?  318.1

Oh rahasia kesalehan—Allah menjelma di dalam daging! Rahasia ini semakin besar ketika kita mencoba memahaminya. Ia itu tidak dapat dipahami, dan walaupun manusia akan mengizinkan perkara-perkara duniawi bumi ini untuk mencegat pemahamannya yang lemah adalah mungkin bagi manusia fana untuk memiliki Yesus dan kasihNya yang tiada tara itu…. Bagaimana kita bisa antusias terhadap persoalan-persoalan duniawi yang lazim dan tidak mau digerakkan oleh gambaran ini—salib Kalvari, cinta yang diungkapkan dalam kematian Putera terkasih milik Allah….?   318.2

Segala kehinaan dan penderitaan ini telah dipikul untuk membawa kembali semua pengembara, yang bersalah dan tidak tahu bersyukur, ke rumah Bapa. Oh rumah yang terberkati—aku tidak sanggup kehilangannya! Aku akan, jika diselamatkan dalam kerajaan Allah, terus-menerus memahami kedalaman-kedalaman baru dalam rencana keselamatan. Semua orang kudus tebusan akan melihat dan menghargai sebagaimana belum pernah sebelumnya cinta Bapa dan Putera, dan nyanyian-nyanyian pujian akan dilantunkan oleh lidah-lidah yang abadi. Dia mengasihi kita, Dia menyerahkan hidupNya bagi kita. Dengan tubuh kita yang dimuliakan, dengan kemampuan-kemampuan yang diperbesar, dengan hati yang dibuat suci, dengan bibir yang tidak bernoda, kita akan menyanyikan kekayaan dari cinta yang menebus itu. Tidak akan ada lagi orang-orang yang menderita di surga, tidak ada orang-orang skeptis yang kepada mereka kitab harus bekerja untuk meyakinkan akan kenyataan dari perkara-perkara yang abadi, tidak ada prasangka-prasangka yang harus dicabut, tetapi semuanya akan mudah dibawa terhadap cinta yang menyalurkan pengetahuan. Peristirahatan, terima kasih ya Allah, ada peristirahatan bagi umat Allah, di mana Yesus akan menuntun orang-orang tebusan ini ke padang rumput yang hijau, di tepi aliran-aliran air hidup yang menyenangkan kota Allah kita. Kemudian doa Yesus kepada BapaNya akan dijawab: “Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku.” (Yohanes 17:24).   318.3

7 November – Akhirnya Tiba di Rumah!

Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.  Matius 25:21.

 

Ketika pikiranmu bergemar dalam keindahan yang memukau dari dunia ini, pikirkanlah dunia yang akan datang, yang tidak akan pernah mengetahui kesuraman dosa dan kematian; di mana wajah alam ini tidak akan lagi mengenakan bayangan kutukan. Biarlah imajinasimu melukiskan rumah orang-orang yang diselamatkan, dan ingatlah bahwa ia itu akan lebih mulia daripada yang bisa dilukiskan oleh imajinasimu yang paling cemerlang. Dalam berbagai karunia Allah di alam ini kita melihat hanya kilauan yang paling samar dari kemuliaanNya. Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” 1 Korintus 2:9.  319.1

Suatu saat nanti pintu-pintu gerbang surga akan dibuka untuk dilewati anak-anak Allah, dan dari bibir Sang Raja kemuliaan itu dan berkah akan sampai ke telinga mereka bagaikan musik yang sangat merdu, “Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.” Matius 25:34.   319.2

Kemudian orang-orang tebusan itu akan disambut ke rumah yang Yesus sedang persiapkan bagi mereka.  319.3

Lalu aku tampak Yesus menuntun rombongan orang-orang tebusan itu ke pintu gerbang kota itu. Dia memegang pintu gerbang itu dan mengayunnya ke belakang pada engsel-engselnya yang berkilauan dan memerintahkan bangsa-bangsa yang telah memelihara kebenaran untuk masuk ke dalam. Di dalam kota itu ada setiap perkara untuk memukau mata. Kemuliaan yang kaya mereka saksikan di mana-mana. Kemudian Yesus menyaksikan orang-orang kudus tebusanNya; wajah mereka berkilauan dengan kemuliaan; dan pada saat Dia telah mengarahkan kedua mataNya yang penuh cinta pada mereka. Dia berkata, dengan suaraNya yang megah dan merdu, “Aku menyaksikan penderitaan jiwaKu, dan merasa puas. Kemuliaan yang kaya ini adalah milik kamu sekalian untuk dinikmati selama-lamanya. Kesedihan-kesedihanmu sudah berakhir. Tidak akan ada lagi kematian, maupun kesedihan serta tangisan, juga takkan ada lagi penderitaan.” ….. 319.4

Bahasa sama sekali sangat lemah untuk melukiskan sebuah gambaran surga. Ketika pemandangan itu muncul di hadapanku, aku hilang dalam ketakjuban. Terbawa oleh kemuliaan cemerlang dan luar biasa yang melintas, aku meletakkan pena, dan berseru, “Oh, alangkah indahnya! Betapa keindahan yang ajaib!” Bahasa yang paling tinggi sekalipun gagal untuk menggambarkan kemuliaan surga atau kedalaman-kedalaman yang tiada tara dari cinta Sang Juruselamat. 319.5

 

8 November – Kejutan-Kejutan Ketika Kita Sampai Ke Surga

Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati. 1 Sam. 16:7.

 

Seringkali kita menganggap sebagai orang-orang yang tidak layak diharapkan yaitu mereka yang Kristus tarik kepada diriNya sendiri……. Banyak orang akan berada di surga yang disangka para tetangga mereka tidak akan pernah masuk ke sana. Manusia menghakimi dari penampilan, tetapi Allah menghakimi hati.  320.1

Sebagian di antara orang-orang tebusan akan telah menyerahkan Kristus dalam jam-jam terakhir hidup mereka, dan di surga perintah akan diberikan kepada orang-orang ini, yang, ketika mereka mati, tidak mengerti secara sempurna rencana penyelamatan.  320.2

Bagi Yesus dalam kesengsaraanNya di salib itu ada datang satu cahaya penghiburan. Ia itu adalah doa dari seorang pencuri yang bertobat…… Di dalam Yesus, yang luka memar, dicemooh, dan tergantung pada salib, ia melihat Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia ini. Pengharapan bercampur penderitaan di dalam suaranya seperti jiwa yang sekarat tanpa pertolongan mencampakkan dirinya sendiri di hadapan Sang Juruselamat yang sekarat. “Tuhan, ingatlah daku,” serunya, “bilamana Engkau kembali ke dalam kerajaanMu.” Dengan segera jawaban datang…… Sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus. (Lukas 23:43).  320.3

Iman yang demikian boleh dilambangkan oleh para pekerja jam kesebelas yang menerima ganjaran sebanyak mereka yang sudah bekerja selama berjam-jam. Pencuri itu memohon di dalam iman, di dalam pertobatan, di dalam penyesalan. Dia meminta di dalam kesungguhan, seolah ia menyadari sepenuhnya bahwa Yesus dapat menyelamatkannya jika Dia mau.  320.4

Mereka yang Kristus puji dalam penghakiman bisa saja mengetahui sedikit teologi, namun mereka mengasihi prinsip-prinsipNya…… Di antara orang kafir ada orang-orang yang menyembah Allah secara bodoh, mereka yang kepadanya terang itu tidak pernah dibawakan oleh sarana manusiawi, namun mereka tidak akan binasa. Meskipun bodoh akan hukum Allah yang tertulis, mereka telah mendengarkan suaraNya berbicara kepada mereka secara alami, dan telah melakukan perkara-perkara yang dituntut oleh hukum itu. Pekerjaan-pekerjaan mereka adalah bukti bahwa Roh Suci telah menyentuh hati mereka, dan mereka dikenali sebagai anak-anak Allah.  320.5

Betapa akan terkejut dan gembiranya nanti orang-orang rendahan di antara bangsa-bangsa, dan di antara orang-orang kafir, mendengar dari bibir Sang Juruselamat itu, “Segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku”! Betapa akan senangnya nanti hati Cinta Yang Tiada Berkesudahan itu sebagaimana para pengikutNya menatap dengan heran dan gembira terhadap kata-kata penerimaanNya!   320.6

 

 

9 November – Jawaban-Jawaban Yang Memuaskan

Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. Yes. 55:9. 

 

Rencana-rencana kita tidak selalu merupakan rencana-rencana Allah………  321.1

Dalam pemeliharaan dan perhatian cintaNya bagi kita, seringkali Dia yang memahami kita lebih baik daripada kita memahami diri kita sendiri menolak untuk mengizinkan kita secara egois mencari kepuasan atas ambisi kita sendiri…….. Seringkali rencana-rencana kita gagal agar rencana-rencana Allah bagi kita boleh berhasil…….  321.2

Dalam kehidupan masa depan rahasia-rahasia yang telah mengganggu dan mengecewakan kita di sini akan dibuat jelas. Kita akan mengerti bahwa doa-doa kita yang tampaknya tidak terjawab dan harapan-harapan yang mengecewakan telah terdapat di antara berkat-berkat terbesar kita.  321.3

Kita sekarang ini tidaklah cukup maju dalam perolehan-perolehan spiritual untuk memahami rahasia-rahasia Allah. Tetapi ketika kita membentuk keluarga surga, rahasia-rahasia ini akan dibentangkan di hadapan kita……….. 321.4

Pada saat itu akan banyak diungkapkan dalam penjelasan perkara-perkara atas mana Allah sekarang diamkan karena kita belum berkumpul dan menghargai hal yang telah diketahui dari rahasia-rahasia abadi itu. Cara-cara Penyelenggaraan akan dijelaskan; rahasia-rahasia karunia melalui Kristus akan diungkapkan. Hal yang sekarang belum dapat dijangkau oleh pikiran, yang sukar dipahami, akan dijelaskan. Kita akan memahami aturan yang di dalamnya kelihatannya tidak dapat dijelaskan; kebijaksanaan yang dalam segala hal telah ditahan; kebaikan dan belaskasih rahmat yang telah diberikan dalam segala hal. Kebenaran akan diungkapkan pada pikiran, bebas dari kekaburan, dalam sebuah jalan, dan terangnya akan dapat bertahan. Hati akan dibuat bernyanyi bagi sukacita. Pertentangan-pertentangan akan berakhir selamanya, dan semua kesukaran akan diatasi. 321.5

Semua yang telah membingungkan kita di dalam penyelenggaraan-penyelenggaraan Allah akan dijelaskan di dunia ini. Perkara-perkara yang sukar dipahami akan menemukan penjelasan pada saat itu. Rahasia-rahasia karunia akan terungkap di hadapan kita. Di mana pikiran-pikiran kita yang terbatas menemukan hanya kebingungan dan janji-janji yang hancur, kita akan melihat keharmonisan yang sangat sempurna dan indah. Kita akan mengetahui bahwa cinta tanpa akhir telah mengatur pengalaman-pengalaman yang kelihatannya sangat mencobai. Ketika kita menyadari pemeliharaan yang lembut dariNya yang membuat segala perkara bekerja demi kebaikan kita, kita akan bergembira dengan sukacita yang tidak terucapkan dan penuh akan kemuliaan. 321.6

 

 

10 November – Pikirkanlah Perkara Yang Di Atas

Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Kol. 3:2.

 

Ketika umat Allah mengalihkan perhatian mereka dari perkara-perkara dunia ini dan menempatkan diri mereka pada surga dan perkara-perkara surgawi mereka akan menjadi sebuah umat yang istimewa, sebab mereka akan melihat belaskasih dan kebaikan serta kasih sayang yang Allah telah tunjukkan kepada anak-anak manusia. CintaNya akan memanggil sebuah jawaban dari mereka, dan kehidupan mereka akan memperlihatkan kepada orang-orang di sekitar mereka bahwa Roh Allah sedang mengendalikan mereka, bahwa mereka sedang memikirkan perkara-perkara yang di atas, bukan yang di bumi.  322.1

Dalam memikirkan surga, kita boleh menaruh imajinasi kita pada rentangan yang paling tinggi dan merenungkan pemikiran-pemikiran yang paling luhur yang kita dapat pikirkan, dan pikiran-pikiran kita akan tumbuh berjerih dalam upaya untuk memahami luas dan dalamnya serta tingginya pokok persoalan itu. Adalah mustahil bagi pikiran-pikiran kita untuk memasuki tema-tema besar keabadian. Adalah mustahil bagi kita bahkan untuk berusaha memahami perkara-perkara ini tanpa usaha yang mempengaruhi seluruh tabiat kita bagi kebaikan dan memiliki pengaruh yang meninggikan atas pikiran-pikiran kita. Sebagaimana kita memikirkan bagaimana Kristus telah datang ke dunia kita untuk wafat bagi manusia yang telah jatuh, kita memahami suatu harga yang telah dibayar demi penebusan kita, dan kita menyadari bahwa tidak ada kebaikan atau kebesaran yang benar terpisah dari Allah.  322.2

Hanya dengan terang yang bersinar dari salib Kalvari kita bisa mengetahui sedalam apa dosa dan kemerosotan umat manusia telah jatuh melalui dosa. Hanya dengan panjangnya rantai yang dibiarkan turun dari surga untuk menarik kita maka kita mengetahui dalamnya kita telah tenggelam. Dan adalah hanya dengan memelihara kenyataan-kenyataan yang tidak terlihat ini kita bisa mengerti segala hal akan tema ajaib penebusan.  322.3

Kita hampir sampai di rumah; kita akan segera mendengar suara Sang Juruselamat lebih merdu dari segala musik, mengatakan, Peperanganmu sudah selesai. Masuklah ke dalam kebahagiaan Tuhanmu. Ucapan selamat, ucapan selamat yang terberkati; aku mau mendengarnya dari bibirNya yang abadi. Aku ingin memuji Dia; aku ingin menghormati Dia yang duduk di takhta itu. Aku ingin suaraku bergema dan bergema kembali di pelataran-pelataran surga. Akankah engkau berada di sana?……. Allah menolong kita, dan mengisi kita dengan segala kepenuhan dan kuasa, dan kemudian kita bisa mengecap sukacita-sukacita dunia yang akan datang itu.  322.4

 

 

11 November – Hadiah Orang-Orang Tebusan

Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. 1 Kor. 3:14.

 

Akan mulialah nantinya hadiah yang diberikan ketika pekerja-pekerja yang beriman berkumpul di sekitar takhta Allah dan Anak Domba itu. Ketika Yohanes dalam keadaannya yang fana menyaksikan kemuliaan Allah, ia jatuh seperti seorang yang mati; ia tidak sanggup menyaksikan penglihatan itu. Tetapi ketika anak-anak Allah nantinya akan mengenakan keabadian, mereka akan “melihat Dia sebagaimana adanya Dia.” 1 Yoh. 3:2. Mereka akan berdiri di hadapan takhta itu, diterima di dalam Yang Mahacinta. Semua dosa mereka telah dihapus, segala pelanggaran mereka telah disingkirkan. Sekarang mereka dapat melihat pada kemuliaan yang kekal dari takhta Allah. Mereka telah menjadi pengikut Kristus dalam penderitaan-penderitaanNya, mereka telah menjadi pekerja-pekerja bersama dengan Dia dalam sukacita mencari jiwa-jiwa untuk diselamatkan di dalam kerajaan Allah, di sana mereka memuji Allah selama-lamanya.  323.1

Dalam hari itu orang-orang tebusan akan bersinar dalam kemuliaan Bapa dan Putera. Para malaikat, dengan memainkan kecapi-kecapi emas mereka, akan menyambut Sang Raja dan piala-piala kemenanganNya…… Sebuah nyanyian kemenangan akan bergemuruh, memenuhi seluruh surga. Kristus telah menang. Dia memasuki pelataran-pelataran surga, diiringi orang-orang tebusanNya, yaitu para saksi bahwa tugas penderitaan dan pengurbananNya tidak menjadi sia-sia……. 323.2

Ada rumah bagi para peziarah di bumi. Ada jubah bagi orang-orang benar, dengan mahkota-mahkota kemuliaan dan daun-daun palem kemenangan. Semua yang telah mengacaukan kita di dalam pemeliharaan Allah akan dibuat jelas di dunia ini. Perkara-perkara yang sukar dipahami   akan menemukan penjelasannya kemudian. Rahasia-rahasia karunia akan dibentangkan di hadapan kita. Di mana pikiran-pikiran kita yang terbatas menemukan hanya kebingungan dan janji-janji yang hancur, kita akan melihat keharmonisan yang paling sempurna dan indah. Kita akan mengetahui bahwa cinta tanpa akhir itu telah menata pengalaman-pengalaman yang kelihatannya sangat menguji. Sebagaimana kita menyadari perhatian yang lembut dari padaNya yang membuat segala perkara bekerja bersama demi kebaikan kita, kita akan bergembira dengan sukacita yang tidak terucapkan dan penuh akan kemuliaan.  323.3

Aku mendesak engkau mempersiapkan diri untuk kedatangan Kristus dalam awan-awan di langit…….. Bersiaplah untuk penghakiman itu, bahwa ketika Kristus datang nanti, untuk dikagumi di dalam diri semua mereka yang percaya, engkau boleh berada di antara orang-orang yang akan menemui Dia di dalam damai.  323.4

 

12 November – Tidak Pernah Dilihat oleh Mata, Tidak Pernah Didengar oleh Telinga

“Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” 1 Kor. 2:9.

 

Mereka yang sungguh mengasihi Allah akan ingin menyempurnakan talenta-talenta yang Dia telah berikan kepada mereka, agar mereka boleh menjadi berkat bagi sesama. Dan suatu saat nanti pintu-pintu gerbang surga akan terbuka lebar untuk mengizinkan mereka masuk, dan dari bibir Sang Raja Kemuliaan itu ucapan berkat akan terdengar di telinga mereka seperti musik yang sangat merdu, “Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.” (Mat. 25:34). Demikianlah orang-orang tebusan itu akan disambut ke rumah-rumah yang kini Yesus sedang persiapkan bagi mereka. Di sana sahabat-sahabat mereka tidak akan lagi orang-orang yang keji milik bumi ini, tetapi orang-orang yang melalui pertolongan ilahi telah mengenakan tabiat-tabiat yang sempurna. Setiap kecenderungan dosa, setiap ketidaksempurnaan, telah dihapuskan oleh darah Kristus; dan keunggulan serta kecerahan dari kemuliaanNya, yang jauh melebihi cerahnya mentari dalam kecemerlangannya pada tengah hari, diberikan kepada mereka. Dan keindahan moral, kesempurnaan tabiatNya, bersinar melalui mereka dalam nilai yang jauh mengungguli keindahan lahiriah ini. Mereka adalah tanpa salah di hadapan takhta putih yang besar itu, yang membagikan keluhuran dan keistimewaan-keistimewaan dari para malaikat.  324.1

“Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” Dalam memandang warisan mulia itu yang boleh menjadi miliknya, “Apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?” (Mat. 16:26). Ia barangkali miskin; namun di dalam dirinya ia memiliki sebuah kekayaan dan keluhuran yang dunia ini tidak pernah bisa berikan. Jiwa, yang ditebus dan dibersihkan dari dosa, dengan segala kekuasaannya yang luhur untuk pelayanan Allah, adalah harga yang jauh lebih mahal.  324.2

Untuk tinggal selamanya di dalam rumah yang terberkati ini, untuk menebarkan di dalam jiwa, tubuh, dan roh, bukannya jejak-jejak dosa dan kutukan, melainkan keserupaan yang sempurna dengan Pencipta kita, dan dalam abad-abad yang tiada pernah berhenti meningkat di dalam kebijaksanaan, di dalam pengetahuan, dan di dalam kesucian, senantiasa menggali bidang-bidang baru pemikiran, selalu menemukan keajaiban-keajaiban baru dan kemuliaan-kemuliaan yang baru, senantiasa meningkat di dalam kapasitas untuk mengetahui dan untuk menikmati serta mencintai, dan memahami bahwa masih ada di atas kita kegembiraan dan cinta serta kebijaksanaan yang tanpa batas—demikianlah sasaran yang kepadanya pengharapan orang-orang Kristen tertuju.  324.3

 

 

13 November – Buah Yang Memberi Hidup

Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa. Wahyu 22:2.

 

Buah dari pohon kehidupan yang ada di Taman Eden itu mempunyai keunggulan supernatural. Memakan buah dari pohon itu berarti hidup selamanya. Buah pohon itu adalah penangkal kematian…….. 325.1

Setelah masuknya dosa maka Sang Petani surgawi memindahkan pohon kehidupan itu ke Surga di atas sana.  325.2

Orang-orang kudus yang ditebus, yang telah mengasihi Allah dan memelihara perintah-perintahNya di sini, akan masuk melalui pintu-pintu gerbang kota itu, dan mempunyai hak pada pohon kehidupan itu. Mereka akan memakan secara bebas dari pohon itu sebagaimana orangtua kita yang mula-mula sebelum kejatuhan mereka. Daun-daun dari pohon yang tersebar luas abadi itu akan menjadi bagi penyembuhan bangsa-bangsa. Semua celaka mereka kemudian akan lenyap. Kesakitan, kesedihan, dan kematian tak akan pernah lagi mereka rasakan, sebab daun-daun dari pohon kehidupan itu telah menyembuhkan mereka. Maka Yesus akan melihat dari penderitaan jiwaNya dan menjadi puas, ketika orang-orang tebusan itu, yang telah menjadi pelaku untuk kesedihan, kerja keras, dan penderitaan, yang telah mengerang di bawah kutukan, dikumpulkan di sekeliling pohon kehidupan itu untuk memakan buahnya yang abadi, yang untuknya orangtua kita yang mula-mula itu telah kehilangan semua haknya, oleh sebab melanggar perintah-perintah Allah. Tidak akan pernah ada bahaya akan kehilangan hak mereka pada pohon kehidupan itu lagi, sebab ia yang telah menggoda orangtua kita yang mula-mula pada dosa itu akan dihancurkan oleh kematian kedua.  325.3

Kepatuhan kepada semua perintah Allah adalah syarat untuk makan dari pohon kehidupan itu. Adam telah jatuh karena ketidakpatuhan……. 325.4

Kepatuhan melalui Yesus Kristus memberi kepada manusia kesempurnaan tabiat dan sebuah hak pada pohon kehidupan itu. Syarat-syarat untuk mengambil bagian lagi dalam pohon kehidupan itu secara jelas dinyatakan di dalam kesaksian Yesus Kristus kepada Yohanes: “Berbahagialah mereka yang melakukan perintah-perintah-Nya, sehingga kekuasaan mereka akan ada atas pohon kehidupan itu, dan mereka boleh masuk ke dalam kota itu melalui pintu gerbang.” (Wahyu 22:14 – MILT 2008).  325.5

Setelah dipulihkan pada pohon kehidupan di Eden yang telah lama hilang itu, orang-orang tebusan akan “tumbuh” pada perawakan yang penuh dari bangsa manusia dalam kemuliaannya yang mula-mula. Bekas-bekas yang masih tinggal dari kutukan dosa akan dihapuskan, dan orang-orang beriman milik Kristus akan tampak dalam “keindahan dari Tuhan Allah kita,” di dalam pikiran dan jiwa dan tubuh yang memantulkan citra yang sempurna dari Tuhan mereka. Oh, penebusan yang ajaib! Yang lama telah dibicarakan, lama sudah diharapkan, direnungkan dengan penantian, tetapi tidak pernah seluruhnya dipahami.  325.6

 

 

14 November – Takhta Yang Dikelilingi Busur

Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya. Wahyu 4:2,3.

 

Dalam pelangi di atas takhta ada sebuah kesaksian abadi bahwa “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”……. (Yoh. 3:16) 326.1

Sebagaimana busur di awan itu dibentuk oleh gabungan sinar matahari dan air hujan, demikianlah pelangi mengitari takhta itu melambangkan kuasa yang berpadu atas belaskasih dan keadilan. Bukanlah keadilan saja yang harus dipelihara; sebab hal ini memudarkan kemuliaan pelangi perjanjian di atas takhta itu; manusia hanya bisa melihat sanksi dari hukum. Di mana tidak ada keadilan, maka tidak ada sanksi, tidak ada stabilitas pada pemerintahan Allah. Adalah percampuran dari penghakiman dan belaskasihan yang membuat keselamatan itu lengkap…….  326.2

Belaskasih mengundang kita untuk masuk melalui pintu-pintu gerbang itu ke dalam kota Allah, dan keadilan itu dipuaskan untuk selaras pada setiap jiwa yang patuh yang penuh dengan hak-hak istimewa sebagai seorang anggota keluarga kerajaan, seorang anak dari Raja surgawi. Jika kita bercacat dalam tabiat, kita tidak bisa melewati pintu-pintu gerbang yang telah dibuka oleh belaskasih itu kepada orang yang patuh; sebab keadilan berdiri pada pintu masuknya, dan menuntut kesucian di dalam diri semua orang yang mau melihat Allah.  326.3

Seandainya keadilan itu lenyap, dan andaikan adalah mungkin bagi belaskasih ilahi itu membuka pintu-pintu gerbang kepada seluruh umat manusia, tanpa tergantung akan tabiat, maka akan terjadi sebuah keadaan ketidakpuasan dan pemberontakan yang lebih buruk di surga daripada sebelum waktu Setan diusir. Damai, kebahagiaan, dan keharmonisan surga akan hancur. Perubahan dari bumi ke surga tidak akan mengubah tabiat manusia; kebahagiaan dari orang-orang tebusan di surga dihasilkan dari tabiat yang dibentuk dalam kehidupan ini seturut gambaran Kristus. Orang-orang kudus di surga akan terlebih dahulu menjadi orang-orang kudus di bumi. 326.4

Penyelamatan di mana Kristus telah membuat sebuah pengurbanan yang sedemikian rupa untuk meraih manusia adalah yang satu-satunya berharga; sebab itulah yang menyelamatkan dari dosa…….. Dengan demikian hukum Allah tidak dilemahkan oleh injil, melainkan kuasa dosa dipatahkan, dan tongkat belaskasihan itu diperpanjang untuk menjangkau pendosa yang bertobat….. Allah tidak akan pernah melupakan umatNya di dalam perjuangan mereka melawan kejahatan. Biarlah Yesus menjadi pokok pemikiran kita.  326.5

 

15 November – Kita Akan Memandang Sang Raja

Engkau akan memandang raja dalam semaraknya, akan melihat negeri yang terbentang jauh. Yes. 33:17.

 

Jika kita ingin memandang Sang Raja dalam semarakNya maka kita di sini haruslah berperilaku secara patut. Kita harus mengatasi sifat kekanak-kanakan kita. Ketika provokasi muncul biarlah kita diam. Ada saat-saat di mana keheningan adalah bahasa yang kuat. Kita harus memperlihatkan kesabaran dan keramahan serta ketabahan yang akan membuat kita patut disebut putera-putera dan puteri-puteri Allah. Kita harus percaya kepadaNya, dan yakin kepadaNya, serta bersandar padaNya. Kita harus ikutserta dalam jejak-jejak Kristus. “Setiap orang yang mau mengikut Aku,” kataNya, “ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku” (Lukas 9:23)…… Mungkin merupakan sebuah salib yang berat untuk tetap diam  bilamana engkau harus melakukannya. Ia itu mungkin merupakan disiplin yang menyakitkan, tetapi biarlah aku meyakinkan engkau bahwa keheningan berbuat lebih banyak untuk mengatasi kejahatan daripada sebuah badai perkataan amarah. 327.1

Di sini di dunia ini kita harus mempelajari menjadi apa seharusnya kita agar mempunyai sebuah tempat di pelataran-pelataran surga. Kita harus mempelajari pelajaran-pelajaran yang Kristus ingin ajarkan kepada kita, agar kita boleh dipersiapkan untuk diangkat ke sekolah yang lebih tinggi di pelataran-pelataran di atas sana, di mana Sang Juruselamat akan menuntun kita di tepi sungai kehidupan itu, dengan menjelaskan kepada kita banyak perkara yang di sini kita tidak akan bisa pahami…….. Di sana kita akan melihat kemuliaan Allah seperti yang belum pernah kita lihat di sini. Kita mendapatkan hanya sekilas kemuliaan itu sekarang, karena kita tidak terus mengikuti untuk mengenal Tuhan.   327.2

Setiap prinsip yang benar, setiap kebenaran yang dipelajari di sebuah sekolah bumi ini, akan meningkatkan kita seperti halnya di sekolah surgawi. Seperti Kristus telah berjalan dan berbicara dengan para muridNya selama pelayananNya di bumi ini, maka demikianlah Dia akan mengajari kita di sekolah di atas sana, dengan menuntun kita di tepi sungai air kehidupan, dan mengungkapkan kepada kita kebenaran-kebenaran yang dalam hidup ini tetap tinggal sebagai rahasia karena keterbatasan pikiran manusia, yang sedemikian telah dirusak oleh dosa. Di dalam sekolah surga kita akan mempunyai kesempatan untuk memperoleh, tahap demi tahap, ketinggian-ketinggian yang sangat hebat akan pembelajaran. Di sana, sebagai anak-anak Raja surga, kita akan selamanya tinggal bersama keluarga kerajaan; di sana kita akan memandang Sang Raja dalam semarakNya, dan menyaksikan pesona-pesonaNya yang tidak tertandingi.  327.3

Lama sudah kita menanti, tetapi pengharapan kita tidak memudar. Jika kita bisa memandang Sang Raja dalam semarakNya, maka kita akan selamanya diberkati.  327.4

 

16 November – Seratus Empat Puluh Empat Ribu Orang

Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya. Wahyu 14:1.

 

Dia atas lautan kristal di hadapan takhta itu, yakni laut kaca sebagaimana ia bercampur dengan api—yang sedemikian gemerlapnya ia dengan kemuliaan Allah—ada berkumpul rombongan yang “telah memperoleh kemenangan atas binatang itu, dan atas patungnya, dan atas tandanya, dan atas bilangan namanya.” Bersama dengan Anak Domba di Bukit Sion, “dengan memegang kecapi-kecapi Allah,” mereka berdiri, yaitu seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari antara umat manusia itu; dan ada terdengar, seperti suara air bah, dan seperti suara sebuah guruh yang besar, “suara para pemain kecapi yang beriringan dengan kecapi-kecapi mereka.” Dan mereka menyanyikan “sebuah lagu baru” di hadapan takhta itu, yakni sebuah nyanyian yang tidak seorang pun dapat mempelajarinya selain seratus empat puluh empat ribu orang itu. Ia itu adalah nyanyian Musa dan Anak Domba—sebuah nyanyian kelepasan.  328.1

Tak seorang pun selain seratus empat puluh empat ribu orang itu yang bisa mempelajari nyanyian tersebut; sebab ia itu adalah nyanyian dari pengalaman mereka—sebuah pengalaman yang tak ada rombongan lain manapun yang pernah miliki. “Inilah mereka yang mengikuti Anak Domba itu ke manapun Dia pergi.” Mereka ini, setelah diubahkan dari bumi, dari antara orang-orang yang hidup, adalah terhitung sebagai “buah-buah pertama kepada Allah dan kepada Anak Domba itu.” Wahyu 15:2,3; 14:1-5. “Inilah mereka yang keluar dari kesusahan besar itu;” mereka telah melewati masa kesusahan seperti yang belum pernah terjadi sejak adanya sebuah bangsa; mereka telah menahan penderitaan dari masa kesusahan Yakub; mereka telah berdiri tanpa seorang pengantara selama pencurahan akhir dari penghakiman-penghakiman Allah. Tetapi mereka telah dilepaskan, sebab mereka telah “membasuh jubah mereka, dan memutihkannya di dalam darah Anak Domba.” “Pada mulut mereka tidak ada tipu: sebab mereka adalah tanpa salah” di hadapan Allah. “Oleh sebab itulah mereka di hadapan takhta Allah, dan melayani Dia siang dan malam di kaabahNya: dan Dia yang duduk pada takhta itu akan berdiam di antara mereka.” 328.2

Mereka telah melihat bumi dicemarkan dengan kelaparan dan sampar, matahari yang mempunyai kekuatan untuk menghanguskan manusia dengan panas yang besar, dan mereka sendiri telah tahan menderita, lapar, dan haus. Tetapi “mereka tidak akan lagi lapar, tidak akan lagi dahaga; matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.” Wahyu 7:14-16.   328.3

 

 

17 November – Kumpulan Besar Orang-Orang Tebusan

Kemudian daripada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, dan berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. Why. 7:9.

 

Semua kelompok, semua bangsa dan kaum dan masyarakat serta bahasa akan berdiri di hadapan takhta Allah dan Anak Domba itu dengan jubah mereka yang tiada bernoda dan mengenakan mahkota-mahkota yang dihiasi permata. Berkata malaikat itu, Inilah mereka yang telah keluar dari kesusahan besar dan telah membasuh jubah mereka dan memutihkannya, sementara orang-orang yang mencintai kesenangan lebih daripada Allah, yang memanjakan diri dan tidak patuh, telah kehilangan kedua dunia. Mereka tidak memiliki perkara-perkara dari kehidupan ini maupun dari hidup abadi.   329.1

Kerumunan orang yang menang itu, dengan nyanyian-nyanyian kemenangan serta  mahkota-mahkota dan kecapi-kecapi, telah menginjak tungku api dari kesusahan dunia ketika ia itu dipanaskan dan sangat panas. Dari kemelaratan, dari kelaparan dan penyiksaan, mereka datang, dari penyangkalan diri yang dalam dan kekecewaan-kekecewaan yang pahit. Lihatlah kepada mereka sekarang sebagai para penakluk, yang tidak lagi melarat, tidak lagi di dalam kesedihan, dalam penderitaan dan dibenci oleh semua orang demi kepentingan Kristus. Lihatlah pakaian-pakaian surgawi mereka, putih dan bersinar, lebih mewah daripada jubah kerajaan manapun. Lihatlah dengan iman atas mahkota-mahkota mereka yang berhiaskan permata itu; belum pernah ada mahkota semacam itu yang menghias dahi raja duniawi manapun.  329.2

Dengarlah suara mereka tatkala menyanyikan dengan keras hosanna-hosanna dan ketika mereka mengayunkan daun-daun palem kemenangan itu. Musik yang merdu memenuhi surga ketika suara mereka menyanyikan kata-kata ini: “Layak, layaklah Anak Domba itu yang telah dibunuh dan bangkit kembali untuk selama-lamanya. Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba.” Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat mahkluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah Allah, sambil berkata: “Amin! Puji-pujian dan kemuliaan, dan hikmat dan syukur, dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! (Why. 7:12).  329.3

Oh, dalam hari itu akan diungkapkan bahwa orang-orang benar adalah orang-orang yang bijaksana, sedangkan orang-orang yang berdosa dan tidak taat adalah bodoh….. Malu dan penghinaan adalah bagian mereka.  Mereka yang telah menjadi rekan-rekan sekerja bagi Kristus pada saat itu akan berada di dekat takhta Allah, dikenakan dengan kemurnian dan jubah kebenaran abadi.  329.4

 

 

 

18 November  – Ganjaran Pemenang Jiwa

Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya. Dan. 12:3.

 

Ketika aku sedang memikirkan perkataan dari nabi Daniel, aku menemukan diriku terjaga di tengah malam dan mengucapkan perkataan itu berulang-ulang: “Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.” Lihatlah kepada matahari dan bintang-bintang yang bersusun di angkasa, dan yang dikenal dengan nama-namanya. Tuhan berkata, Mereka yang menuntun banyak orang kepada kebenaran akan bersinar seperti bintang-bintang itu selama-lamanya.  330.1

Untuk memastikan betapa perlunya kepentingan-kepentingan yang dilibatkan dalam pengubahan jiwa dari kesalahan kepada kebenaran, kita harus menjunjung tinggi nilai keabadian; kita harus menyadari betapa mengerikan sakit dari kematian kedua itu; kita harus memahami kehormatan dan kemuliaan yang sedang menunggu orang-orang yang dibebaskan, dan mengerti apa yang harus dijalani dalam hidup di hadapanNya yang telah wafat agar Dia dapat meninggikan dan meluhurkan manusia, dan memberikan kepada pemenang sebuah mahkota kerajaan. 330.2

Nilai dari satu jiwa tidak bisa ditaksir sepenuhnya oleh pikiran yang terbatas. Betapa akan bersyukur orang-orang yang telah dibebaskan dan dimuliakan waktu mengingat mereka yang telah menjadi alat dalam keselamatan mereka! Tidak seorang pun pada saat itu menyesali usaha-usaha penyangkalan dirinya dan pekerjaan-pekerjaan yang tekun, ketabahannya, kesabaran, dan kerinduan-kerinduan dari hati yang bersungguh-sungguh bagi jiwa-jiwa yang mungkin telah hilang oleh mengabaikan kewajibannya atau menjadi lelah dalam berbuat baik.  330.3

Sekarang orang-orang yang berjubah putih ini dikumpulkan ke dalam pangkuan Gembala Agung itu. Pekerja yang beriman dan jiwa yang telah diselamatkan melalui pekerjaannya disambut oleh Anak Domba di tengah-tengah takhta itu, dan mereka dituntun ke pohon kehidupan itu dan ke sumber air hidup. Betapa bersukacita hamba Kristus menyaksikan orang-orang tebusan ini, yang diciptakan untuk membagikan kemuliaan dari Sang Penebus! Betapa jauh lebih indah surga pada mereka yang telah menjadi percaya di dalam pekerjaan penyelamatan jiwa-jiwa itu! “Dan mereka yang menjadi bijaksana akan bersinar seperti terangnya cakrawala; dan mereka yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang.” 330.4

Apa yang telah dikerjakan melalui kerjasama manusia dan Allah adalah sebuah pekerjaan yang tidak akan pernah binasa, tetapi bertahan selama-lamanya. 330.5

19 November – Pikirkanlah Hal-Hal Surgawi

Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba. Why. 7:14.

 

Yohanes, sementara berada dalam penglihatan, melihat sebuah rombongan yang berpakaian jubah putih…… Mereka terlihat di kaabah Allah. Ini akan menjadi hasil bagi semua orang yang akan memegang teguh kelayakan-kelayakan Kristus dan mencuci jubah mereka dalam darahNya. Setiap ketentuan telah dibuat agar kita bisa duduk bersama Kristus di atas takhtaNya, namun syaratnya adalah agar kita menjadi selaras dengan hukum Allah…… 331.1

Kita tidak sanggup membayar untuk kehilangan surga. Kita harus mengarahkan percakapan kita atas perkara-perkara surgawi. Di sana tidak ada kematian atau penderitaan. Mengapa kita begitu enggan untuk membicarakan perkara-perkara ini? Mengapa kita berdiam di atas perkara-perkara duniawi? Rasul menasehati kita untuk mengarahkan percakapan kita di surga. “Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat” (Fil. 3:20)……. Kristus akan segera kembali untuk mengumpulkan mereka yang telah bersiap-sedia, dan membawa mereka ke tempat yang mulia ini. “Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia” (Ibr. 9:28). 331.2

Apakah kita suka memikirkan dari hal ini atau apakah kita akan melepaskannya?….. Semakin banyak kita berbicara tentang Yesus, semakin banyak kita akan memantulkan citra ilahiNya. Dengan melihat kita menjadi diubahkan. Kita perlu membawa Kristus ke dalam pengalaman religius kita. Ketika kamu berkumpul bersama, biarlah percakapanmu tentang Kristus dan penyelamatanNya….. Semakin banyak kita berbicara akan hal Yesus semakian banyak pesona-Nya yang tiada bandingannya itu kita saksikan.  331.3

Mereka yang tidak mengambil kesukaan dalam memikirkan dan membicarakan tentang Allah dalam kehidupan ini, tidak akan menikmati kehidupan yang akan datang, di mana Allah selalu hadir, berdiam di tengah-tengah umatNya. Namun mereka yang suka berpikir akan Allah akan berada di antara mereka, menghirup udara atmosfir surga. Mereka yang di bumi ini menyukai pemikiran surga akan menjadi gembira di dalam persekutuan-persekutuan dan kesenangan-kesenangannya yang suci…….. “Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya, dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka” (Wahyu 22:3,4). 331.4

20 November – Kemuliaan-Kemuliaan Dunia Surgawi

Karena sejak dunia diciptakan, tidak seorang pun pernah melihat atau mendengar adanya allah yang seperti Engkau, Allah kami, Allah yang bertindak untuk mereka yang menaruh harap kepada-Nya. Yesaya 64:4. (FAYH-1989).

 

Banyak orang berharap untuk memahami kemuliaan-kemuliaan masa depan dunia dan untuk memiliki rahasia-rahasia abadi dibukakan kepada mereka, namun mereka telah sia-sia.   Perkara yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita…… (Ulangan 29:29). Pewahyu Agung itu telah membukakan pada kecerdasan kita banyak perkara yang adalah penting agar kita boleh memahami daya tarik-daya tarik surgawi dan mempunyai tanggung-jawab untuk memberikan balasan atas ganjarannya……  332.1

Ungkapan-ungkapan Yesus dalam hubungannya dengan perkara-perkara surgawi adalah berasal dari suatu tabiat yang hanya pikiran spiritual yang dapat menghargainya. Khayalan boleh saja mengerahkan kekuatan-kekuatannya yang paling tinggi agar dapat menggambarkan kemuliaan-kemuliaan surga, tetapi “apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” (1 Kor. 2:9). Kecerdasan-kecerdasan surgawi semuanya di sekitar kita……. Malaikat-malaikat terang menciptakan sebuah atmosfir surgawi tentang jiwa, dengan mengangkat kita menuju yang tidak kelihatan dan yang abadi. Kita tidak bisa menyaksikan bentuk-bentuk mereka dengan penglihatan alamiah; hanya dengan penglihatan spiritual kita bisa memahami perkara-perkara surgawi. Kekuatan-kekuatan manusiawi kita akan dipadamkan oleh kemuliaan yang tidak terungkapkan dari malaikat-malaikat terang itu. Hanya telinga spiritual yang bisa membedakan keharmonisan suara-suara surgawi. Bukanlah rencana Kristus untuk membangkitkan perasaan-perasaan melalui gambaran-gambaran yang brilian…….. Dia telah mempersembahkan diriNya sendiri dengan pembedaan-pembedaan yang cukup, jalan, kebenaran, dan kehidupan, sebagai satu-satunya sarana di mana keselamatan harus diperoleh. Tak ada selain hal ini yang sungguh-sungguh dituntut.  332.3

Dia dapat membawa jiwa manusia ke ambang pintu surga, dan melalui pintu yang terbuka itu menunjukkan kepada kita kemuliaan dari dalam jiwa tersebut mengalir memenuhi bait kudus surga dan bersinar melalui pintu-pintu gerbangnya; tetapi kita harus menyaksikannya dengan mata iman, bukan dengan mata alami. Dia tidak lupa bahwa kita adalah agen-agenNya, yang harus mengerjakan pekerjaan-pekerjaan Allah di dalam dunia yang dibakar dan dirusak oleh kutukan. Adalah di dalam dunia yang diselubungi oleh kegelapan moral seperti pakaian kematian, di mana kegelapan menutupi bumi dan kekotoran menggelapkan umat manusia, agar kita harus berjalan di dalam terang surga.  332.3

21 November  – Lihatlah Perkara-Perkara Abadi

Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal. 2 Kor. 4:18.

 

Jika gereja akan mengenakan jubah Kristus, dengan menarik diri dari segala persekutuannya dengan dunia ini, maka akan ada di hadapannya fajar dari sebuah hari yang bersinar dan mulia. Janji Allah kepadanya akan segera ditegakkan untuk selamanya……. Kebenaran, yang dilangkahi oleh mereka yang meremehkan dan menolaknya, akan menang. Meskipun kadangkala tampak tertunda, kemajuan kebenaran itu tidak pernah dapat dicegah…….. Diberkahi dengan kekuatan ilahi, ia itu akan memotong jalannya melewati rintangan-rintangan yang paling kuat dan menang atas setiap penghalang.  333.1

Apa yang telah mempertahankan Putera Allah itu selama hidup kerja keras dan penderitaanNya? Dia telah melihat hasil-hasil dari penderitaan jiwanya dan puas. Melihat ke dalam keabadian, Dia menyaksikan kegembiraan mereka yang melalui kehinaanNya telah menerima pengampunan dan hidup yang abadi. TelingaNya mendengar jeritan orang-orang yang tertebus. Dia telah mendengar orang-orang tebusan itu menyanyikan nyanyian Musa dan Anak Domba.  333.2

Kita boleh memiliki sebuah penglihatan masa depan, kebahagiaan surga. Di dalam Alkitab diungkapkan penglihatan-penglihatan dari kemuliaan masa depan, gambaran-gambaran yang dilukiskan oleh tangan Allah, dan hal-hal ini merupakan kesayangan bagi gerejaNya. Oleh iman kita boleh berdiri di ambang pintu kota abadi itu, dan mendengar sambutan yang ramah yang diberikan kepada mereka yang di dalam hidup ini bekerjasama dengan Kristus, dengan menganggapnya sebagai sebuah kehormatan untuk menderita demi kepentinganNya. Sebagaimana kata-kata ini diucapkan, “Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku” maka mereka melemparkan mahkota-mahkota mereka di kaki Sang Penebus, dengan menyerukan, “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian…….. Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya.” Matius 25:34; Wahyu 5:12, 13.  333.3

Di sanalah orang-orang tebusan itu memberi salam kepada orang-orang yang telah menuntun mereka kepada Sang Juruselamat, dan mereka semua bersatu dalam menyembah Dia yang telah wafat agar manusia dapat memiliki hidup yang setara dengan hidup Allah. Pertentangan telah berakhir. Kesusahan dan perselisihan telah selesai. Nyanyian-nyanyian kemenangan memenuhi seluruh surga sebagaimana orang-orang yang telah dibebaskan itu mengangkat alunan yang menyenangkan,   Layak, layaklah Anak Domba yang telah disembelih itu, dan hidup kembali, seorang penakluk yang menang. 333.4

 

22 November – Berbahagialah Mereka Yang Membasuh Jubahnya

Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. Wahyu 22:14.

 

Apakah kita berharap sampai ke surga pada akhirnya dan bergabung dengan paduan suara surgawi? Sebagaimana kita masuk ke dalam kubur demikian kita akan bangkit, sejauh mana tabiat dipentingkan…… Sekarang adalah waktunya untuk membasuh dan menyeterika……  334.1

Yohanes telah melihat takhta Allah dan di sekitar takhta itu sebuah rombongan, dan ia menanyakan, Siapakah orang-orang ini? Jawaban pun datang, “Mereka ini adalah orang-orang yang ……… telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba” (Why.7:14). Kristus menuntun mereka ke sumber-sumber air hidup, dan di sana ada pohon kehidupan serta Sang Juruselamat yang mulia. Di sini disajikan kepada kita sebuah kehidupan yang seukuran dengan kehidupan Allah. Tidak ada derita, kesedihan, sakit, atau kematian di sana. Semuanya adalah damai dan keharmonisan serta cinta…….  334.2

Sekarang adalah waktu untuk menerima karunia dan kekuatan serta kuasa untuk menggabungkan dengan usaha-usaha manusiawi kita agar kita bisa membentuk tabiat-tabiat untuk kehidupan yang abadi. Ketika kita melakukan hal ini maka kita akan menemukan bahwa para malaikat Allah akan melayani kita, dan kita akan menjadi pewaris-pewaris Allah dan menjadi pewaris-pewaris bersama Yesus Kristus. Dan ketika terompet terakhir berbunyi, dan orang-orang mati dipanggil dari kubur mereka dan diubahkan sesaat, dalam sekejap mata, mahkota-mahkota kemuliaan abadi akan ditempatkan di atas kepala-kepala para pemenang.  Pintu-pintu gerbang mutiara itu akan terbuka untuk bangsa-bangsa yang telah memelihara kebenaran dan mereka akan masuk. Pertentangan pun berakhir.  334.3

“Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan” (Mat. 25:34). Apakah kita menginginkan berkat ini? Aku ingin berkat ini, dan aku percaya engkau pun menginginkannya. Semoga Allah menolong engkau agar engkau boleh melawan pertempuran-pertempuran hidup ini dan memperoleh sebuah kemenangan hari demi hari dan akhirnya menjadi terhitung di antara jumlah orang yang akan melemparkan mahkota-mahkota mereka di kaki Yesus dan memainkan kecapi-kecapi emas itu dan memenuhi seluruh surga dengan musik yang paling merdu. Aku ingin engkau mengasihi Yesusku…. Jangan menolak Juruselamatku, sebab Dia telah menebus sebuah harga yang tiada ternilai bagimu. Aku melihat di dalam pesona-pesona yang tiada bandingan milik Yesus, dan aku ingin engkau pun melihat pesona-pesona ini. 334.4

 

 

 

23 November – Penghakiman Seribu Tahun

Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat? Jadi apalagi perkara-perkara biasa dalam hidup kita sehari-hari. 1 Kor. 6:3.

 

Selama seribu tahun di antara kebangkitan pertama dan kedua penghakiman orang-orang jahat dilaksanakan. Rasul Paulus menyatakan penghakiman ini sebagai sebuah peristiwa yang mengikuti kedatangan kedua. “Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati.” 1 Korintus 4:5. Daniel menyatakan bahwa ketika Yang Lanjut UmurNya itu datang, “penghakiman diberikan kepada orang-orang kudus dari Yang Mahatinggi.” Daniel 7:22. Pada waktu ini orang-orang benar memimpin sebagai para raja dan imam untuk Allah. Yohanes dalam kitab Wahyu mengatakan: “Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi.” “Mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.” Wahyu 20:4,6. Adalah pada masa ini bahwa, sebagaimana telah diramalkan oleh rasul Paulus, “orang-orang kudus akan menghakimi dunia.” 1 Korintus 6:2. Dalam persatuan dengan Kristus mereka menghakimi orang-orang jahat, membandingkan tindakan-tindakan mereka dengan buku peraturan, Alkitab, dan memutuskan setiap kasus menurut perbuatan-perbuatan yang telah dilakukan di dalam tubuh. Kemudian bagian yang harus diderita oleh orang-orang jahat itu diputuskan, sesuai dengan pekerjaan-pekerjaan mereka; dan hal itu dicatat menentang nama-nama mereka di dalam kitab kematian. 335.1

Juga Setan dan para malaikat jahat dihakimi oleh Kristus dan umatNya. Kata Paulus: Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat?” Ayat 3. Dan Yudas menyatakan bahwa “Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar.” Yudas 6. 335.2

Pada penutupan masa seribu tahun itu kebangkitan kedua akan terjadi. Kemudian orang-orang jahat akan dibangkitkan dari mati dan tampak di hadapan Allah untuk penjatuhan hukuman berdasarkan “penghakiman yang tertulis.” Demikianlah pewahyu itu, setelah menggambarkan kebangkitan orang-orang benar, mengatakan: “Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu.” Wahyu 20:5. Dan Yesaya menyatakan, sehubungan dengan orang-orang jahat itu: “Mereka akan dikumpulkan bersama-sama, seperti tahanan dimasukkan dalam liang; mereka akan dimasukkan dalam penjara dan akan dihukum sesudah waktu yang lama.” Yesaya 24:22. 335.3

 

 

24 November – Kristus Kembali Lagi Ke Bumi

Dan juga kepada mereka ini, Henokh, generasi ketujuh dari Adam, bernubuat sambil mengatakan, “Lihatlah, Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya, untuk melakukan penghakiman terhadap semua orang. Yudas 14, 15 (MILT-2008).

 

Pada penutupan masa seribu tahun itu, Kristus kembali lagi ke bumi. Dia ditemani oleh rombongan orang-orang tebusan dan diiringi oleh rombongan malaikat. Ketika Dia turun dengan keagungan yang hebat Dia memanggil orang-orang jahat bangkit untuk menerima ajal mereka. Mereka datang, sebuah rombongan yang kuat, tiada terhitung bagaikan pasir di laut. Alangkah kontrasnya pada orang-orang yang telah dibangkitkan pada kebangkitan pertama! Orang-orang benar berpakaikan kemudaan dan keindahan abadi. Orang-orang jahat mengenakan bekas-bekas penyakit dan kematian. 336.1

Setiap mata dalam khalayak ramai itu diarahkan untuk menyaksikan kemuliaan Anak Allah. Dengan satu suara rombongan orang-orang jahat itu berseru: “Terberkatilah dia yang datang dalam nama Tuhan!” Bukanlah cinta kepada Yesus yang mengilhami ucapan ini. Kuasa kebenaran mendesak perkataan itu keluar dari bibir-bibir yang tidak rela. Sebagaimana orang-orang jahat itu masuk ke dalam kubur mereka, demikianlah mereka datang dengan permusuhan yang sama kepada Kristus dan roh pemberontakan yang sama. Mereka tidak memiliki masa kasihan baru yang mengobati cacat-cacat kehidupan masa lalu mereka. Tak ada satu pun yang akan diperoleh dari hal ini. Sebuah masa kehidupan yang berisikan pelanggaran hukum tidak melembutkan hati mereka. Sebuah masa kasihan yang kedua, seandainya diberikan kepada mereka, akan dilakoni seperti masa kasihan yang pertama dalam menghindarkan tuntutan-tuntutan Allah dan membangkitkan pemberontakan melawan Dia. 336.2

Kristus turun ke bukit Zaitun, di mana, setelah kebangkitanNya, Dia naik, dan di mana para malaikat mengulangi janji kembaliNya. Berkata nabi itu: “Lalu TUHAN, Allahku, akan datang, dan semua orang kudus bersama-sama Dia.” “Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua ……. sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar.” “Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi, pada waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya. Zakharia 14:5, 4, 9. Seperti Jerusalem Baru, dalam keindahannya yang menyilaukan, datang turun dari surga, ia itu berhenti di atas tempat yang disucikan dan telah disiapkan untuk menerimanya, dan Kristus, bersama dengan umat dan para malaikatNya, memasuki Kota Suci itu. 336.3

 

25 November – Setan Dilepaskan Dari PenjaraNya

Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya, dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi. Wahyu 20:7, 8.

 

Pada penutupan masa seribu tahun itu kebangkitan kedua akan terjadi. Kemudian orang-orang jahat akan dibangkitkan dari mati dan muncul di hadapan Allah untuk eksekusi atas “penghakiman yang tertulis.” Demikianlah pewahyu itu, setelah menggambarkan kebangkitan orang-orang mati, berkata: “Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu.” Wahyu 20:5. Dan Yesaya menyatakan, sehubungan dengan orang-orang jahat itu: “Mereka akan dikumpulkan bersama-sama, seperti tahanan dimasukkan dalam liang; mereka akan dimasukkan dalam penjara dan akan dihukum sesudah waktu yang lama.” Yesaya 24:22. 337.1

Sekarang Iblis mempersiapkan diri untuk sebuah pertempuran besar terakhir untuk merebut kekuasaan. Sementara dilucuti dari kekuasaannya dan diputuskan dari pekerjaan penyesatannya, pangeran kegelapan itu sengsara dan sedih; tetapi sebagaimana orang-orang jahat dibangkitkan dan ia melihat khalayak ramai itu di sampingnya, harapannya hidup kembali, dan ia berusaha untuk tidak menghentikan pertentangan besar itu. Ia akan mengatur barisan semua tentara yang hilang itu di bawah panji-panjinya dan melalui mereka berusaha untuk menjalankan rencana-rencananya. Orang-orang jahat itu adalah tawanan-tawanan Setan. Dalam menolak Kristus mereka telah menerima aturan dari pemimpin pemberontakan itu. Mereka siap untuk menerima saran-sarannya dan melakukan kehendaknya. Meski benar pada kelicikannya yang mula-mula, ia tidak mengakui dirinya sendiri sebagai Setan. Ia mengklaim diri sebagai pangeran yang merupakan pemilik yang sah dari dunia ini dan yang warisannya telah direbut daripadanya secara tidak sah. Ia melambangkan dirinya sendiri kepada korban-korbannya yang tertipu sebagai seorang penebus, dengan meyakinkan mereka bahwa kekuasaannya telah membangkitkan mereka dari kubur mereka dan bahwa ia hendak menyelamatkan mereka dari tirani yang paling kejam. Kehadiran Kristus kini sedang dihapuskan, Setan mengerjakan keajaiban-keajaiban untuk mendukung tuntutan-tuntutannya. Ia menguatkan yang lemah dan mengilhami semua orang dengan roh dan tenaganya sendiri. Ia mengajukan untuk memimpin mereka melawan orang-orang kudus dan untuk mengambil alih Kota Allah itu. Dengan kegembiraan yang jahat ia menyatakan kepada jutaan orang yang tidak terhitung itu yang telah bangkit dari mati dan menyatakan bahwa sebagai pemimpin mereka ia adalah mampu dengan baik menggulingkan kota itu dan memperoleh kembali takhta dan kerajaannya. 337.2

25 November – Setan Dilepaskan Dari PenjaraNya

Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan dilepaskan dari penjaranya, dan ia akan pergi menyesatkan bangsa-bangsa pada keempat penjuru bumi. Wahyu 20:7, 8.

 

Pada penutupan masa seribu tahun itu kebangkitan kedua akan terjadi. Kemudian orang-orang jahat akan dibangkitkan dari mati dan muncul di hadapan Allah untuk eksekusi atas “penghakiman yang tertulis.” Demikianlah pewahyu itu, setelah menggambarkan kebangkitan orang-orang mati, berkata: “Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu.” Wahyu 20:5. Dan Yesaya menyatakan, sehubungan dengan orang-orang jahat itu: “Mereka akan dikumpulkan bersama-sama, seperti tahanan dimasukkan dalam liang; mereka akan dimasukkan dalam penjara dan akan dihukum sesudah waktu yang lama.” Yesaya 24:22. 337.1

Sekarang Iblis mempersiapkan diri untuk sebuah pertempuran besar terakhir untuk merebut kekuasaan. Sementara dilucuti dari kekuasaannya dan diputuskan dari pekerjaan penyesatannya, pangeran kegelapan itu sengsara dan sedih; tetapi sebagaimana orang-orang jahat dibangkitkan dan ia melihat khalayak ramai itu di sampingnya, harapannya hidup kembali, dan ia berusaha untuk tidak menghentikan pertentangan besar itu. Ia akan mengatur barisan semua tentara yang hilang itu di bawah panji-panjinya dan melalui mereka berusaha untuk menjalankan rencana-rencananya. Orang-orang jahat itu adalah tawanan-tawanan Setan. Dalam menolak Kristus mereka telah menerima aturan dari pemimpin pemberontakan itu. Mereka siap untuk menerima saran-sarannya dan melakukan kehendaknya. Meski benar pada kelicikannya yang mula-mula, ia tidak mengakui dirinya sendiri sebagai Setan. Ia mengklaim diri sebagai pangeran yang merupakan pemilik yang sah dari dunia ini dan yang warisannya telah direbut daripadanya secara tidak sah. Ia melambangkan dirinya sendiri kepada korban-korbannya yang tertipu sebagai seorang penebus, dengan meyakinkan mereka bahwa kekuasaannya telah membangkitkan mereka dari kubur mereka dan bahwa ia hendak menyelamatkan mereka dari tirani yang paling kejam. Kehadiran Kristus kini sedang dihapuskan, Setan mengerjakan keajaiban-keajaiban untuk mendukung tuntutan-tuntutannya. Ia menguatkan yang lemah dan mengilhami semua orang dengan roh dan tenaganya sendiri. Ia mengajukan untuk memimpin mereka melawan orang-orang kudus dan untuk mengambil alih Kota Allah itu. Dengan kegembiraan yang jahat ia menyatakan kepada jutaan orang yang tidak terhitung itu yang telah bangkit dari mati dan menyatakan bahwa sebagai pemimpin mereka ia adalah mampu dengan baik menggulingkan kota itu dan memperoleh kembali takhta dan kerajaannya. 337.2

 

27 November – Penghakiman Terakhir  

Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. ….. dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Why. 20:12.

 

Sekarang Kristus kembali muncul pada penglihatan musuh-musuhNya. Jauh di atas kota itu, pada sebuah landasan dari emas yang mengkilap, ada sebuah takhta, yang tinggi dan melayang. Di atas takhta ini duduk Anak Allah, dan di sekitar Dia terdapat para pengikut kerajaanNya. Akan kuasa dan keagungan Kristus tak ada satu pun bahasa yang dapat menggambarkannya, tak satu pun pena yang bisa melukiskannya. Kemuliaan dari Bapa Yang Abadi itu meliputi AnakNya. Cahaya kehadiranNya memenuhi Kota Allah itu, dan menembus keluar pintu-pintu gerbang, meliputi seluruh bumi dengan pancarannya. 339.1

Yang paling dekat dengan takhta itu adalah orang-orang yang dulunya bersemangat dalam pekerjaan Setan, tetapi yang, bagaikan puntung yang dipetik dari api, telah mengikuti Sang Juruselamat mereka dengan pengabdian yang dalam dan intens. Yang selanjutnya adalah orang-orang yang telah menyempurnakan tabiat-tabiat Kristen di tengah-tengah kepalsuan dan ketidakberimanan, yakni mereka yang menghormati hukum Allah ketika dunia Kristen menyatakannya tidak berlaku, dan berjuta-juta orang dari segala zaman, yang telah menjadi martir demi iman mereka. Dan seterusnya adalah “rombongan orang banyak itu, yang tak seorang pun dapat menghitungnya, dari segala bangsa, suku, masyarakat, dan bahasa,……… di hadapan takhta itu, dan di hadapan Anak Domba, berpakaikan jubah-jubah putih, dan daun-daun palma di tangan mereka.” Wahyu 7:9…….339.2

Orang-orang tebusan itu melambungkan sebuah nyanyian pujian yang bergema dan bergema kembali melalui kubah-kubah surga: “ Keselamatan kepada Allah kita yang duduk di atas takhta, dan kepada Anak Domba.” Ayat 10. Dan malaikat serta serafim menyatukan suara mereka dalam pemujaan…… 339.3

Dalam kehadiran para penduduk bumi dan surga yang berkumpul pemahkotaan terakhir dari Anak Allah terjadi. Dan sekarang, dipenuhi dengan keagungan dan kuasa yang tinggi, Raja dari segala raja itu mengumumkan hukuman atas orang-orang yang memberontak terhadap pemerintahanNya dan menjalankan keadilan atas mereka yang telah melanggar hukumNya dan menindas umatNya……..339.4

Segera sesudah buku-buku catatan dibuka, dan mata Yesus melihat orang-orang jahat itu, mereka sadar atas segala dosa yang mereka telah perbuat. 339.5

 

 

 

28 November – Setiap Pekerjaan akan dibawa ke dalam Penghakiman  

Karena Allah akan membawa  setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat. Pengkotbah 12:14.

 

Di dalam kasus setiap orang ada sebuah proses yang berlangsung yang jauh lebih hebat daripada alat yang mengalihkan fitur-fitur ke piringan hitam dari seorang seniman. Seni dari seorang fotografer sekadar merekam keserupaan pada substansi yang dapat rusak; tetapi di dalam rekaman kehidupan tabiat itu digambarkan secara setia, dan rekaman ini, betapapun gelap, tidak pernah bisa dihapus kecuali oleh darah dari Kurban pendamaian itu. 340.1

Para malaikat Allah sedang mengambil sebuah penyempurnaan terakhir dari tabiat secara akurat sebagaimana seniman mengambil keserupaan dari fitur-fitur manusia; dan….. adalah berdasarkan hal ini kita harus dihakimi!  340.2

Bilamana penghakiman itu duduk, dan buku-buku dibuka, maka akan terdapat banyak   pengungkapan yang menakjubkan. Orang-orang pada saat itu tidak akan tampak sebagaimana mereka tampak pada penglihatan dan penghakiman-penghakiman akhir manusia. Dosa-dosa rahasia akan dibentangkan secara terbuka ke hadapan semua orang. Motif-motif dan maksud-maksud yang telah disembunyikan dalam kamar-kamar yang gelap dari  hati akan diungkapkan. 340.3

Semuanya akan tampak seperti sebuah gambar-hidup yang nyata. 340.4

Dalam waktu yang serius dan menakutkan itu ketidaksetiaan suami akan dibukakan kepada isterinya, dan ketidaksetiaan isteri kepada suaminya. Para orangtua akan menyadari, untuk pertama kalinya, apa yang telah menjadi tabiat nyata dari anak-anak mereka, dan anak-anak akan melihat kesalahan-kesalahan dan kekeliruan-kekeliruan yang menodai kehidupan para orangtua mereka. Orang yang merampok tetangganya dengan penampilan-penampilan yang palsu, tidak dapat melarikan diri dengan keuntungan-keuntungannya yang diperoleh secara tidak halal. Allah memiliki sebuah rekaman yang pasti di dalam buku-bukuNya, dari setiap catatan yang tidak lalim dan urusan yang tidak adil. 340.5

Ingatan akan menjadi benar dan hidup di dalam kutukan dari setiap orang yang bersalah, yang pada hari itu ditemukan kurang layak. Pikiran akan memanggil kembali semua pemikiran dan perbuatan di masa lalu; seluruh hidup akan dilihat kembali seperti peristiwa-peristiwa dalam sebuah panorama.  340.6

 

 

29 November – Kristus adalah Hakim

Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak. Yoh. 5:22.

 

Dalam pengajaran-pengajaranNya, Kristus berusaha mengesankan orang-orang dengan kepastian akan penghakiman yang akan datang, dan dengan penyebarluasannya. Ini bukanlah penghakiman atas beberapa orang, atau bahkan atas sebuah bangsa, melainkan atas seluruh dunia kecerdasan manusia, atas makhluk-makhluk yang bertanggung-jawab. Ia itu akan dilaksanakan di hadapan makhluk-makhluk dari dunia-dunia lain, sehingga cinta, integritas, dan pelayanan manusia untuk Allah boleh dihormati dengan setinggi-tingginya. Tidak akan ada kekurangan atas kemuliaan dan kehormatan…… Hukum Allah akan diungkapkan dalam keagungannya; dan mereka yang telah berdiri dalam pemberontakan yang menyimpang menentang aturan-aturannya yang suci akan mengerti bahwa hukum yang telah mereka buang, remehkan, dan injak-injak itu adalah standar tabiat Allah……. 341.1

Dalam dunia yang setitik ini, jagad surgawi memanifestasikan kepentingan yang sangat besar; sebab Yesus telah menebus sebuah harga yang tiada batas demi jiwa-jiwa dari para penduduknya…… 341.2

Allah telah menyerahkan segala penghakiman kepada Anak, sebab tanpa pertentangan Dia adalah Allah yang berwujud di dalam daging. 341.3

Allah telah merancang bahwa Pangeran dari para penderita di dalam kemanusiaan itu harus menjadi hakim atas seluruh dunia ini. Dia yang telah datang dari pengadilan-pengadilan surgawi untuk menyelamatkan manusia dari kematian abadi; …… Dia yang telah menyerah untuk dituduh di hadapan pengadilan duniawi ini, dan yang menderita kematian yang memalukan di salib itu—Dia sendirilah yang harus menyatakan vonis atas ganjaran ataupun atas hukuman. Dia yang telah berserah pada penderitaan dan penghinaan kayu salib di bumi ini, seturut nasehat Allah adalah memiliki kompensasi yang sepenuhnya, dan menaiki takhta yang dikenal oleh seluruh jagad surgawi sebagai Raja atas orang-orang kudus. Dia yang telah melakukan pekerjaan penyelamatan, dan telah menunjukkan di hadapan dunia-dunia yang tidak jatuh dan keluarga kerajaan surga bahwa pekerjaan yang Dia telah mulai Dia sanggup selesaikan…….. 341.4

Dalam hari pemberian hukuman dan ganjaran yang terakhir, baik orang-orang kudus maupun orang-orang pendosa akan mengakui di dalam DiriNya yang telah disalibkan itu Hakim dari segala yang hidup…….. Akan menjadi khidmat hari dari keputusan akhir itu……. Masa kasihan telah dihadiahkan kepada kita, kesempatan-kesempatan dan hak-hak istimewa telah diberikan kepada kita, untuk memastikan terpanggilnya dan terpilihnya kita. Betapa kita hendaknya menghargai waktu yang bernilai ini, dan menyempurnakan setiap talenta yang Allah telah berikan, agar kita boleh menjadi penatalayan-penatalayan yang setia atas diri kita sendiri. 341.5

 

 

30 November – Ganjaran-Ganjaran dan Hukuman-Hukuman  

Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Mat. 25:34.

 

Sang Juruselamat mempresentasikan di hadapan kita pemandangan penghakiman akhir itu bilamana ganjaran diberikan kepada mereka yang berada di sebelah kananNya, dan vonis penjatuhan hukuman kepada mereka yang di sebelah kiriNya. Orang-orang benar diperlihatkan bertanya-tanya atas apa yang telah mereka perbuat sehingga mereka diberikan ganjaran dengan bebas. Mereka telah mengalami hadirat Kristus di dalam hati mereka; mereka telah diilhami dengan RohNya, dan tanpa upaya sadar pada pihak mereka; mereka telah melayani Kristus dalam dalam pribadi orang-orang kudusNya, dan oleh karena itu memperoleh ganjaran yang pasti. Tetapi mereka tidak mempunyai di dalam pandangan mereka akan ganjaran yang harus mereka terima, dan pengharapan akan hal itu bukanlah menjadi bagian daripada motif yang menggerakkan pelayanan mereka. Apa yang telah mereka lakukan adalah dilakukan dari cintakasih kepada Kristus dan kepada rekan-rekan sesama mereka, dan Kristus memperkenalkan diriNya sendiri dengan kemanusiaan yang menderita, dan memperhitungkan bahwa segala perbuatan yang dilakukan dalam simpati dan penderitaan serta cinta kepada manusia, adalah dilakukan kepadaNya……… 342.1

Dalam alam bawah sadar kita semua hendaknya menaruh hormat pada balas jasa dari ganjaran ini. Namun sementara kita menghargai janji berkat ini, kita hendaknya memiliki kepercayaan yang sempurna di dalam Yesus Kristus, dengan mempercayai bahwa Dia akan melakukan yang benar, dan memberi kita ganjaran seturut pekerjaan-pekerjaan yang kita lakukan. Hadiah dari Allah adalah kehidupan abadi, tetapi Yesus mengarahkan kita untuk tidak begitu cemas terkait dengan ganjaran-ganjaran itu, sebab bahwa kita boleh melakukan kehendak Allah karena benar untuk melakukannya, tanpa tergantung akan semua keuntungan……. 342.2

Mereka yang akan menerima ganjaran yang sangat berlimpah adalah orang-orang yang telah mencampurkan dengan pekerjaan dan semangat mereka, belaskasih yang ramah bagi orang-orang miskin, yatim piatu, yang tertindas, dan yang menderita……. Ada di sekitar kita orang-orang yang memiliki sebuah roh yang lemah lembut dan rendah hati, roh Kristus, yang melakukan banyak perkara kecil untuk menolong orang-orang di sekitar mereka, dan yang tidak memikirkan apa-apa akan hal itu; mereka akan takjub pada akhirnya untuk memahami bahwa Kristus telah memperhatikan perkataan ramah yang diucapkan kepada orang-orang yang kecewa, dan memperhitungkan akan hadiah yang sangat kecil yang diberikan untuk keringanan orang-orang miskin, yang membuat si pemberi melakukan suatu penyangkalan diri. Tuhan mengukur roh, dan ganjaran-ganjaran secara setimpal, dan roh cintakasih yang murni, rendah hati dan seperti kanak-kanak membuat kurban menjadi bernilai dalam pemandanganNya. 342.3

 

 

1 Desember – Pemandangan Indah di Atas Kota Suci  

Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat. 2 Kor. 5:10.

 

Di atas takhta itu diperlihatkan salib; dan seperti sebuah pemandangan yang indah tampaklah peristiwa-peristiwa pencobaan dan kejatuhan Adam itu, dan langkah demi langkah dalam rencana besar penebusan. Kelahiran yang hina dari Sang Juruselamat; masa awal hidupNya yang sederhana dan patuh; baptisanNya di sungai Jordan; puasa dan pencobaan di padang gurun; pelayanan kemasyarakatanNya, membentangkan di hadapan manusia berkat-berkat yang paling berharga milik surga; hari-hariNya yang dipenuhi dengan perbuatan-perbuatan cinta dan belaskasih, malam-malamNya diisi dengan doa dan penjagaan dalam kesendirian di gunung-gunung; rencana-rencana iri hati, kebencian, dan dengki yang membayar kembali keuntungan-keuntunganNya; penderitaan yang mengerikan dan misterius di taman Getsemani di bawah beratnya dosa-dosa yang menghancurkan dari seluruh dunia ini;  pengkhianatan yang menyerahkan Dia ke tangan massa pembunuh; kejadian-kejadian menakutkan dari malam kengerian itu—tawanan yang tidak melawan, yang ditinggalkan oleh murid-murid terkasihNya, yang dengan kasar bergegas ke jalan-jalan Yerusalem,  Anak Allah yang dihadapkan kepada Hanas dengan beria-ria, yang didakwa di istana imam agung, di balai pengadilan Pilatus, di hadapan Herodes yang pengecut dan kejam, diejek, dihina, disiksa, dan dikutuk untuk mati—semuanya digambarkan secara hidup. 343.1

Dan sekarang di hadapan banyak orang yang limbung itu—Penderita yang sabar itu menapaki jalan ke Kalvari; Pangeran surga itu bergantung pada salib; imam-imam yang sombong dan rakyat jelata yang mencemooh mentertawakan penderitaan yang mengakhiriNya; kegelapan yang gaib; bumi yang naik-turun, bukit-bukit yang koyak, kubur-kubur yang terbuka, menandai peristiwa bilamana Penebus dunia itu menyerahkan hidupNya. 343.2

Tontonan yang mengerikan segera muncul setelah pandangan itu berlalu. Setan, para malaikatnya, dan para pembantunya tidak memiliki kuasa untuk mengubah dari tontonan itu pekerjaan mereka sendiri. Setiap aktor memperlihatkan kembali bagian yang ia perankan….. Semua menyaksikan kedahsyatan dari kesalahan mereka. Mereka dengan sia-sia mencari persembunyian dari keagungan ilahi wajahNya, memancarkan kemuliaan matahari, sementara orang-orang tebusan melemparkan mahkota-mahkota mereka pada kaki Sang Juruselamat, sambil berseru: “Dia telah wafat bagiku!” 343.3

 

 

2 Desember – Orang-Orang Bersejarah Hadir Dalam Penghakiman

Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah,……… dan semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa, sambil berkata: Keadilan dan kekuatan hanya ada di dalam TUHAN. Semua orang yang telah bangkit amarahnya terhadap Dia akan datang kepada-Nya dan mendapat malu. Yes. 45:23, 24.

 

Di tengah-tengah kerumunan orang-orang tebusan itu terdapat para rasul Kristus, Paulus yang heroik, Petrus yang bersemangat, Yohanes yang dicintai dan mengasihi, dan saudara-saudari mereka yang berhati sejati, dan bersama mereka rombongan besar para martir; sementara di luar tembok, dengan setiap perkara yang busuk dan keji, terdapat orang-orang yang olehnya mereka dianiaya, dipenjarakan, dan dibunuh. Ada Nero, monster kekejaman dan kebobrokan itu, yang menyaksikan sukacita dan pengagungan orang-orang yang dulu ia siksa, dan yang dalam penderitaan luar biasa mereka ia telah menemukan kesenangan Setan. Ibunya ada di sana untuk menyaksikan akibat dari pekerjaannya sendiri; melihat bagaimana stempel kejahatan dari tabiat diturunkan kepada anaknya, hasrat-hasrat yang didorong dan dikembangkan oleh pengaruh dan contoh darinya, telah melahirkan buah dalam kejahatan-kejahatan yang menyebabkan dunia ini merasa ngeri. 344.1

Berada di sana ….. Napoleon yang sombong dan ambisius, yang kehadirannya telah membuat kerajaan-kerajaan gemetar. 344.2

Ada para imam dan wali gereja kepausan, yang mengklaim diri mereka sebagai wakil-wakil Kristus, namun membuat pemerasan, penjara, dan tonggak sula untuk mengendalikan hati nurani umatNya. Ada para paus yang sombong yang telah meninggikan diri mereka sendiri di atas Allah dan bertindak semena-mena untuk mengubah hukum dari Yang Mahatinggi. Orang-orang yang berpura-pura sebagai para bapa gereja ini mempunyai sebuah pertanggungjawaban untuk diserahkan di hadapan Allah yang daripadanya mereka akan memaksa dimaafkan. Terlambat bagi mereka dibuat mengerti bahwa Yang Mahatahu itu adalah cemburu akan hukumNya dan bahwa Dia tidak akan membersihkan kesalahan dalam ketidakbijaksanaan. Mereka sekarang mengetahui bahwa Kristus mengidentifikasi kepentinganNya bersama perkara yang berasal dari umatNya yang menderita; dan mereka merasakan kekuatan dari perkataanNya; “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.” Matius 25:40. 344.3

Seluruh dunia yang jahat itu berdiri didakwa di hadapan Allah atas pertanggungjawaban dari pengkhianatan yang tinggi menentang pemerintahan surga. Mereka tidak mempunya apa-apa untuk memohonkan pekerjaan mereka; mereka adalah tanpa ampunan; dan hukuman akan kematian abadi dijatuhkan terhadap mereka. 344.4

 

 

3 Desember – Orang-Orang Jahat Mengakui Keadilan Allah

Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah. Karena ada tertulis: “Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku dan semua orang akan memuliakan Allah. Rom. 14:10, 11.

 

Seakan-akan terpesona, orang-orang jahat itu melihat pada mahkota Anak Allah. Mereka melihat pada kedua tanganNya log-log hukum ilahi, ketetapan-ketetapan yang mereka telah remehkan dan langgar. Mereka menyaksikan luapan keajaiban, pengangkatan, dan pemujaan orang-orang yang diselamatkan; dan tatkala alunan melodi menyapu seluruh orang banyak di luar kota itu, semuanya dengan satu suara berseru, “Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!” (Wahyu 15:3); dan, dengan jatuh bersujud, mereka menyembah Pangeran kehidupan itu. 345.1

Setan kelihatan lumpuh ketika ia menyaksikan kemuliaan dan keagungan Kristus. Ia yang dulunya menutupi kerub mengingat di mana ia telah jatuh. Seorang malaikat yang bersinar, “putera fajar;” betapa telah berubah, betapa telah direndahkan! Dari sidang di mana pernah ia dihormati, kini ia selamanya dibuang. Ia melihat yang lain sekarang berdiri dekat kepada Bapa, menyelubungi kemuliaanNya. Dia telah melihat mahkota yang ditempatkan di atas kepala Kristus oleh seorang malaikat yang berperawakan tinggi dan terlihat megah, dan ia tahu bahwa posisi yang tinggi dari malaikat ini pernah menjadi miliknya. 345.2

Kenangan membangkitkan kediaman akan ketidakberdosaan dan kemurniannya….. Tatkala Setan melihat kerajaannya, buah dari kerja kerasnya, ia melihat hanya kegagalan dan kehancuran…… 345.3

Waktunya kini tiba ketika pemberontakan akhirnya dikalahkan dan sejarah serta tabiat Setan diungkapkan. Dalam usaha besar terakhir untuk menurunkan Kristus dari takhta, menghancurkan umatNya, dan mengambil alih Kota Allah, si penipu ulung itu dengan sepenuhnya dibuka kedoknya. Orang-orang yang bersatu dengannya melihat kegagalan total akan pekerjaannya…… Ia adalah sasaran kebencian universal. 345.4

Setan melihat bahwa pemberontakan sukarelanya telah membuatnya tidak layak bagi surga. Ia telah menyiapkan kuasa-kuasanya untuk berperang melawan Allah; kemurnian, damai, dan keharmonisan surga akan menjadi penyiksaan tertinggi baginya. Tuduhan-tuduhannya menentang belaskasih dan keadilan Allah sekarang didiamkan. Celaan yang ia telah usahakan untuk dilemparkan atas Allah kini tinggal sepenuhnya atas dirinya sendiri. Dan sekarang Setan menunduk serta mengakui keadilan akan hukumannya. 345.5

 

4 Desember – Tabiat Allah Dapat Dipertahankan  

Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa! Why. 15:3.

 

Setiap pertanyaan akan kebenaran dan kesalahan di dalam pertentangan yang berlangsung lama kini telah dibuat jelas. Akibat-akibat dari pemberontakan, hasil-hasil dari mengesampingkan ketetapan-ketetapan ilahi, telah dibentangkan pada penglihatan semua kecerdasan yang tercipta. Perbuatan yang berasal dari hukum Setan yang bertentangan dengan pemerintahan Allah telah disajikan kepada seluruh jagad raya. Pekerjaan-pekerjaan Setan itu sendiri telah mengutuk dia. Kebijaksanaan Allah, keadilanNya, dan kebajikanNya berdiri dipertahankan secara utuh. Terlihat bahwa segala urusanNya dalam pertentangan besar itu telah berlangsung dengan rasa hormat kepada kebaikan abadi umatNya dan kebaikan segala dunia yang Dia telah ciptakan……. Sejarah dosa akan berhadapan dengan segala keabadian sebagai sebuah kesaksian bahwa keberadaan hukum Allah adalah mengikat kebahagiaan semua makhluk yang Dia telah ciptakan. Dengan segala fakta pertentangan besar yang diperlihatkan itu, seluruh jagad raya, baik yang setia maupun yang membangkang, dengan satu kesepakatan menyatakan: “Adil dan benarlah jalan-jalanMu, Engkau Raja dari segala orang kudus.” 346.1

Di hadapan jagad raya ini secara jelas disajikan pengurbanan besar yang dibuat oleh Bapa dan Anak demi kepentingan manusia. Waktunya telah tiba bilamana Kristus menduduki posisi sah-Nya dan dimuliakan di atas kerajaan-kerajaan dan kuasa-kuasa serta setiap nama yang disebut. Ia itu adalah untuk kesukaan yang telah ditetapkan di hadapan Dia—bahwa Dia boleh membawa banyak anak manusia kepada kemuliaan—bahwa Dia memikul salib dan mengabaikan rasa malu. Dan sebagaimana besarnya kesedihan dan rasa malu yang tak dapat dibayangkan itu, masih lebih besar lagi kesukaan dan kemuliaannya. Dia menatap orang-orang tebusan, yang telah diperbaharui dalam citraNya sendiri, setiap hati memancarkan kesan ilahi yang sempurna, setiap wajah memantulkan keserupaan dengan Raja mereka. Dia menyaksikan di dalam diri mereka hasil pekerjaan berat jiwaNya, dan Dia puas. Kemudian, dalam sebuah suara yang meliputi rombongan-rombongan orang banyak yang berkumpul yang terdiri dari orang-orang benar dan jahat itu, Dia menyatakan: “Lihatlah pembelian dari darahKu! Demi orang-orang ini Aku telah menderita, demi mereka ini Aku telah wafat, agar mereka boleh tinggal dalam hadiratKu selama-lamanya.” Dan nyanyian pujian naik dari orang-orang berjubah putih di sekitar takhta itu: “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!” Wahyu 5:12. 346.2

5 Desember – Dosa dan Orang-Orang Berdosa Dihancurkan  

Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka. Mal. 4:1.

 

Tanpa mengesampingkan bahwa Setan telah dipaksa untuk mengakui keadilan Allah dan untuk tunduk pada kekuasaan Kristus, tabiatnya tetap tidak berubah. Roh pemberontakan, seperti sebuah semburan besar, memancar keluar lagi. Dipenuhi dengan kegila-gilaan, ia memutuskan untuk menyerahkan pertentangan besar itu. Waktunya telah tiba untuk perjuangan putus asa yang terakhir menentang Raja surga itu. Ia bergegas ke tengah-tengah para pengikutnya dan berusaha keras untuk mengilhami mereka dengan kegeramannya dan membangkitkan mereka ke pertempuran yang tiba-tiba. Tetapi dari seluruh jutaan orang yang tidak terhitung yang ia telah pikat ke dalam pemberontakan, kini tak seorang pun mengakui kekuasaannya. Kekuasaannya sudah berakhir. Orang-orang jahat itu dipenuhi dengan kebencian yang sama akan Allah yang mengilhami Setan; tetapi mereka menyadari bahwa kasus mereka adalah tanpa harapan, bahwa mereka tidak bisa menang melawan Jehova. Amarah mereka menyala menentang Setan dan orang-orang yang telah menjadi agen-agen penyesatannya, dan dengan kegeraman setan-setan mereka berpaling menentang mereka. 347.1

Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: “Karena hatimu menempatkan diri sama dengan Allah maka, sungguh, Aku membawa orang asing melawan engkau, yaitu bangsa yang paling ganas, yang akan menghunus pedang mereka, melawan hikmatmu yang terpuja; dan semarakmu dinajiskan. Engkau diturunkannya ke lobang kubur.” “Maka Kubuangkan engkau dari gunung Allah dan kerub yang berjaga membinasakan engkau dari tengah batu-batu yang bercahaya…….. Ke bumi kau Kulempar, kepada raja-raja engkau Kuserahkan menjadi tontonan bagi matanya…… Dan Kubiarkan engkau menjadi abu di atas bumi di hadapan semua yang melihatmu……. Akhir hidupmu mendahsyatkan dan lenyap selamanya engkau.” Yehezkiel 28:6-8, 16-19…….. 347.2

Api turun dari Allah keluar dari surga. Bumi dihancurkan. Senjata-senjata yang tersembunyi pada kedalaman bumi ditarik keluar. Api yang melahap habis menyerbu dari setiap jurang yang menguap. Batu-batu yang besar terbakar. Hari itu datang yang akan membakar seperti sebuah tungku pembakaran. Elemen-elemen bercampur dengan panas yang sungguh-sungguh, juga bumi, dan pekerjaan-pekerjaan yang terdapat di dalamnya dibakar. 347.3

 

 

6 Desember – Hanya Satu Pengingat Dosa  

Kalau orang benar menerima balasan di atas bumi, lebih-lebih orang fasik dan orang berdosa! Amsal 11:31.

 

Orang-orang jahat menerima balasan mereka di bumi ini. Amsal 11:31. Mereka “akan menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam.” Maleakhi 4:1. Sebagian orang dihancurkan dalam waktu sekejap, sedangkan yang lainnya menderita selama berhari-hari. Semua dihukum “sesuai dengan perbuatan-perbuatan mereka.” Dosa-dosa dari orang-orang benar sedang dialihkan kepada Setan, ia dibuat menderita bukan hanya untuk pemberontakannya sendiri, tetapi juga bagi semua dosa yang ia telah sebabkan untuk dilakukan umat Allah. Hukumannya adalah jauh lebih besar daripada mereka yang ia sesatkan. Setelah semua orang binasa, yang telah jatuh oleh tipuan-tipuannya, ia masih tetap hidup dan menderita. Dalam api pembersihan itu orang-orang jahat akhirnya dihancurkan, akar dan cabangnya—Setan akarnya, sedangkan para pengikutnya adalah cabang. 348.1

Setan dan semua yang bergabung dengannya dalam pemberontakan akan disingkirkan….. Kemudian “lenyaplah orang fasik; jika engkau memperhatikan tempatnya, maka ia sudah tidak ada lagi.”; “mereka akan menjadi seakan-akan mereka tidak pernah ada.” Mzm. 37:10; Obaja 16. 348.2

Keadilan Allah adalah memuaskan, dan orang-orang kudus dan semua malaikat penghuni surga mengatakan dengan sebuah suara yang keras, Amin. 348.3

Sementara bumi terbungkus dalam api pembalasan Allah, orang-orang benar tinggal dengan aman di dalam Kota Suci itu. Terhadap orang-orang yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama ini, kematian kedua tidak memiliki kuasa. (Why. 20:6). Sementara Allah menjadi api yang menghanguskan kepada orang-orang jahat, Dia menjadi matahari dan perisai kepada umatNya. (Mzm. 84:11). 348.4

Api yang menghabiskan orang-orang jahat itu memurnikan bumi. Setiap bekas kutukan dihapuskan. Tidak ada neraka yang membakar secara abadi akan memperlihatkan konsekuensi-konsekuensi menakutkan akan dosa di hadapan orang-orang tebusan. 348.5

Satu-satunya pengingat itu tetap tinggal: Penebus kita akan selalu menanggung tanda-tanda penyalibanNya……. 348.6

Semua yang telah hilang oleh dosa telah dipulihkan…… Tujuan semula Allah dalam penciptaan bumi ini dipenuhi sebagaimana ia itu dibuat menjadi tempat tinggal abadi dari orang-orang tebusan. “Orang-orang benar akan mewarisi negeri dan tinggal di sana senantiasa.” Mzm. 37:29. 348.7

 

7 Desember – Kita Adalah Milik Keluarga Kerajaan

Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diriNya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. 1 Yohanes 3:2.

 

Dapatkah promosi duniawi memberikan kehormatan yang sama dengan perkara ini—menjadi anak-anak Allah, anak-anak dari Raja surga itu, para anggota dari keluarga kerajaan?…… Keluhuran dunia ini adalah manusia; mereka meninggal dan kembali ke debu, dan tidak ada lagi kepuasan yang abadi dalam pujian dan kehormatan mereka. Tetapi kehormatan yang datang dari Allah adalah kekal. Untuk menjadi pewaris-pewaris Allah dan mewarisi bersama Kristus, haruslah menjadi orang-orang yang berhak pada kekayaan-kekayaan yang tidak dapat dicari itu—harta kekayaan yang nilainya sebanding dengan emas dan permata, permata-permata dan batu-batu berharga dari bumi ini, tenggelam menjadi tidak penting. 349.1

Untuk memiliki persekutuan dengan Bapa dan AnakNya Yesus Kristus haruslah diluhurkan dan ditinggikan, dan dibuat menjadi seorang yang ikut serta akan kegembiraan yang tak terucapkan dan penuh dengan kemuliaan. Makanan, pakaian, tempat tinggal, dan kekayaan bisa saja memiliki nilai; tetapi untuk memiliki sebuah hubungan dengan Allah dan menjadi seorang peserta dari tabiat ilahiNya adalah harga yang tiada ternilai. Hidup kita haruslah tersembunyi bersama Kristus di dalam Allah; dan meskipun “belum kelihatan menjadi apa kita kelak”, “bilamana Kristus, yang adalah hidup kita, akan tampak,” “kita akan menjadi seperti Dia; sebab kita akan melihat Dia sebagaimana adanya.” Keluhuran bangsawan dari tabiat Kristen akan bersinar seperti matahari, dan sinar-sinar terang dari wajah Kristus akan dipantulkan atas mereka yang telah memurnikan diri mereka sendiri bahkan seperti Dia adalah murni. Hak istimewa menjadi anak-anak Allah dibeli dengan murah, bahkan atas pengorbanan segala yang kita miliki, menjadi kehidupan itu sendiri. 349.2

Ketika Yohanes dalam keadaannya yang fana menyaksikan kemuliaan Allah, ia jatuh seperti orang mati; ia tidak mampu bertahan pada penglihatan itu. Namun ketika anak-anak Allah akan mengenakan keabadian itu, mereka akan “melihat Dia sebagaimana adanya.” Mereka akan berdiri di hadapan takhta itu, diterima di dalam Yang Terkasih. Semua dosa mereka telah disingkirkan, semua pelanggaran mereka dijauhkan. Sekarang mereka bisa melihat kemuliaan yang tidak akan redup dari takhta Allah itu. Mereka telah menjadi pengambil bagian bersama Kristus dalam penderitaanNya, mereka telah menjadi pekerja bersama Dia dalam rencana penebusan, dan mereka adalah orang-orang yang ikutserta bersama Dia dalam sukacita yang akan menyaksikan jiwa-jiwa diselamatkan dalam kerajaan Allah, di sana mereka memuji Allah selama-lamanya. 349.3

 

 

8 Desember – Pekerjaan Yang Memuaskan  

“Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.” Yoh. 5:17.

 

Surga adalah sebuah tempat aktivitas yang menarik; meskipun demikian kepada mereka yang letih dan berbeban berat, kepada mereka yang telah memperjuangkan pertempuran yang baik akan iman, ia itu akan menjadi sebuah perhentian yang mulia; sebab kemudaan dan kekuatan dari keabadian akan menjadi milik mereka, dan terhadap dosa dan Setan mereka tidak akan lagi berperkara. Kepada para pekerja yang enerjik sebuah keadaan kemalasan yang abadi akan menjadi menjemukan. Tidak akan ada surga bagi mereka.  350.1

Kepada para penghuni taman Eden telah diserahkan pemeliharaan taman itu, “untuk mendandani dan memeliharanya.” Pendudukan mereka bukanlah melelahkan, melainkan menyenangkan dan menyegarkan. Allah menunjuk pekerjaan sebagai sebuah berkat kepada manusia, untuk menduduki pemikirannya, untuk memperkuat tubuhnya, dan untuk mengembangkan bagian-bagian tubuhnya. Dalam aktivitas mental dan fisik Adam telah menemukan satu dari kesenangan-kesenangan yang tertinggi atas keberadaannya yang suci……. 350.2

Mereka yang menganggap pekerjaan sebagai sebuah kutukan, yang melakukannya meskipun dengan kelelahan dan rasa sakit, sedang meninggikan sebuah kesalahan. Orang kaya sering memandang rendah kelas-kelas pekerja, namun hal ini sepenuhnya berbeda dengan tujuan Allah dalam penciptaan manusia. Apa artinya harta dari orang yang paling kaya sekalipun dibandingkan dengan warisan yang diberikan kepada Adam yang agung itu? Meskipun demikian Adam tidak menjadi penganggur. Pencipta kita, yang memahami apa yang perlu untuk kebahagiaan manusia, menunjukkan pada Adam pekerjaannya. Kesukaan yang benar akan hidup ditemukan hanya oleh orang-orang lelaki dan perempuan yang bekerja. 350.3

Pekerjaan tetap dilakukan di surga. Tidak ada para penganggur di sana. “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang,” kata Kristus, “dan Akupun bekerja.” Kita tidak bisa menganggap bahwa bilamana kemenangan akhir akan tiba, dan kita menempati rumah-rumah yang telah disiapkan untuk kita, pengangguran akan menjadi bagian kita—bahwa kita akan beristirahat dalam sebuah keadaan yang penuh kebahagiaan dan tanpa berbuat apa-apa. 350.4

Allah merancang bahwa semua harus menjadi pekerja. Binatang pembawa beban yang bekerja keras memberikan jawaban yang lebih baik atas tujuan penciptaannya daripada orang yang malas. Allah adalah seorang pekerja yang terus-menerus. Para malaikat adalah pekerja; mereka adalah pelayan-pelayan Allah untuk anak-anak manusia. Orang-orang yang menantikan sebuah surga tanpa aktivitas akan menjadi kecewa, sebab aturan rumah tangga surga tidak menyediakan tempat bagi kepuasan atas kemalasan. Tetapi kepada para pekerja yang letih dan berbeban berat perhentian dijanjikan. Adalah hamba yang setia yang akan disambut dari pekerjaan-pekerjaannya ke dalam sukacita Tuhannya. 350.5

 

 

9 Desember – Langit Yang Baru dan Bumi Yang Baru  

Betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran. 2 Petrus 3:11-13.

 

Kaki orang jahat tidak akan pernah menajiskan bumi yang diperbaharui itu. Api akan turun dari Allah di surga dan menghanguskan mereka—membakar habis mereka baik akar maupun cabang. Setan adalah akarnya, dan anak-anaknya adalah cabang-cabang itu. 351.1

Api yang sama yang berasal dari Allah yang menghanguskan orang-orang jahat itu menyucikan seluruh bumi. Gunung-gunung yang pecah dan terkoyak bercampur dengan panas yang membara, juga atmosfir, dan segala jerami dihanguskan. Kemudian warisan kita dibentangkan di hadapan kita, mulia dan indah, dan kita mewarisi seluruh bumi yang dibuat baru itu. 351.2

“Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Wahyu 21:1. Api yang menghanguskan orang-orang jahat itu memurnikan bumi. Setiap bekas kutukan disingkirkan. Tidak akan ada lagi neraka pembakaran akan menyimpan konsekuensi-konsekuensi yang menakutkan dari dosa di hadapan orang-orang yang ditebus itu. 351.3

Lautan itu memisahkan para sahabat. Ia itu adalah sebuah perintang di antara kita dan orang-orang yang kita kasihi. Hubungan-hubungan kita diputuskan oleh samudera yang luas dan yang tak dapat diduga itu. Di bumi yang baru tidak akan ada lagi laut, dan tidak akan melintas di sana “perahu-perahu dengan dayung-dayungnya”. Di masa lalu banyak orang yang mencintai dan melayani Allah telah diikat dengan rantai pada tempat-tempat duduk mereka di dalam perahu-perahu, yang dipaksa untuk melayani maksud orang-orang yang kejam dan berhati keras. Tuhan telah melihat penderitaan mereka di dalam simpati dan iba. Syukur kepada Allah, di bumi yang baru itu tidak akan ada lagi semburan-semburan yang sengit, samudera yang menelan, ombak-ombak yang berhembus tiada henti. 351.4

Biarlah semua yang indah di rumah bumi kita ini mengingatkan kita akan sungai kristal dan padang-padang yang hijau, pepohonan yang melambai dan air-air terjun yang mengalir, kota yang bersinar dan para penyanyi yang berjubah putih, atau rumah surgawi kita—dunia keindahan yang yang tak seorang seniman pun bisa lukiskan, tak satu lidah manusia fana bisa gambarkan. “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” 351.5

 

 

10 Desember – Tak Ada Lagi Kematian – Selama-lamanya!   

Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu. Why. 21:4.

 

Begitu kita memasuki kerajaan Allah, di sana mengalami keabadian, pencobaan-pencobaan dan kesukaran-kesukaran yang telah kita alami di sini akan tenggelam tanpa arti. 352.1

Di dalam rumah orang-orang tebusan itu tidak akan ada lagi air mata, tidak ada lagi kereta-kereta pemakaman, tidak ada lencana perkabungan, “Tidak seorangpun yang tinggal di situ akan berkata: “Aku sakit,” dan semua penduduknya akan diampuni kesalahannya.” Yesaya 33:24. Sebuah air pasang yang kaya akan kebahagiaan akan mengalir dan mendalami sebagaimana keabadian berlangsung……… 352.2

Mari kita pikirkan dengan sangat sungguh-sungguh akhirat yang terberkati. Biarlah iman kita menembus setiap kegelapan dan menatap Dia yang telah wafat demi dosa-dosa dunia ini. Dia telah membuka pintu-pintu gerbang surga kepada semua yang menerima dan percaya akan Dia. Kepada mereka Dia memberi kekuatan untuk menjadi putera dan puteri Allah. Biarlah kesusahan-kesusahan yang menyakiti kita dengan sangat parah menjadi pelajaran-pelajaran yang instruktif, yang mengajarkan kita untuk terus maju menuju tanda dari hadiah panggilan utama kita di dalam Kristus. Biarlah kita didorong oleh pemikiran bahwa Tuhan segera datang. Biarlah pengharapan ini menggembirakan hati kita……. 352.3

Kita terikat untuk pulang. Dia yang sangat mengasihi kita sebagaimana telah wafat bagi kita telah membangun bagi kita sebuah kota. Jerusalem Baru adalah tempat peristirahatan kita. Tak akan ada lagi kesedihan di dalam kota Allah itu. Tak ada ratapan kesedihan, tak ada nyanyian pemakaman atas harapan-harapan yang hancur dan kasih sayang yang terkubur akan pernah terdengar lagi. Segera jubah-jubah kesusahan berat akan diganti untuk jubah pernikahan. Segera kita akan menyaksikan pemahkotaan Raja kita. Orang-orang yang hidupnya telah tersembunyi bersama Kristus, mereka yang di bumi ini telah memenangkan pertempuran yang baik atas iman, akan bersinar dengan kemuliaan Sang Penebus di dalam kerajaan Allah. 352.4

Tidak akan lama lagi kita akan melihat Dia yang di dalamNya pengharapan-pengharapan hidup abadi kita berpusat. Dan di hadiratNya, semua pencobaan dan penderitaan hidup ini akan menjadi seperti tidak ada…… Lihatlah, lihatlah, dan biarlah imanmu terus-menerus meningkat. Biarlah iman ini menuntun engkau sepanjang jalan yang sempit yang menuntun ke pintu-pintu gerbang kota Allah itu ke dalam masa depan yang sangat besar, luas, dan tiada terikat dari kemuliaan yang disediakan bagi orang-orang tebusan. 352.5

 

 

11 Desember – Warisan Orang-Orang Yang Diselamatkan

Bangsaku akan diam di tempat yang damai, di tempat tinggal yang tenteram di tempat peristirahatan yang aman. Yes. 32:18.

 

Di dalam Alkitab warisan orang-orang yang diselamatkan itu disebut “suatu tanah air.” Ibrani 11:14-16. Di sana Gembala surgawi itu menuntun domba-dombaNya ke sumber-sumber air hidup. Pohon kehidupan menghasilkan buahnya setiap bulan dan daun-daunnya untuk melayani bangsa-bangsa. Ada sungai-sungai yang selalu mengalir, jernih seperti kristal, dan di tepi sungai-sungai itu pepohonan yang melambai menyediakan bayangan-bayangannya pada jalan-jalan yang disediakan bagi orang-orang tebusan milik Tuhan. Ada dataran-dataran yang terhampar luas di antara bukit-bukit keindahan, dan gunung-gunung milik Allah menjajarkan puncak-puncaknya yang tinggi. Pada dataran-dataran yang penuh kedamaian itu, di samping sungai-sungai yang mengalir tadi, umat Allah yang telah lama menjadi peziarah dan pengembara, akan menemukan sebuah rumah……. 353.1

Di sana, “padang gurun dan padang kering akan bergirang bagi mereka; dan padang belantara akan bersorak-sorak, berbunga seperti bunga mawar.” “Sebagai ganti semak duri akan tumbuh pohon sanobar, dan sebagai ganti kecubung akan tumbuh pohon murad.” “Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing;….. dan seorang anak kecil akan menggiringnya.” “Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus,” firman Tuhan. Yesaya 35:1; 55:13; 11:6, 9. Di sana manusia akan dipulihkan kepada kerajaannya yang hilang, dan makhluk-mahkluk yang lebih rendah derajatnya akan kembali mengenali kuasa manusia itu; yang ganas akan menjadi lemah lembut, dan yang pemalu akan dapat dipercaya. 353.2

Penderitaan tidak dapat muncul di dalam atmosfir surga. Tidak akan ada lagi air mata, tidak ada kereta-kereta pemakaman, tidak ada lencana perkabungan. “Tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita:….. sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” “Tidak seorangpun yang tinggal di situ akan berkata: “Aku sakit,” dan semua penduduknya akan diampuni kesalahannya.” Wahyu 21:4; Yesaya 33:24.   353.3

Demikianlah kehidupan Eden itu akan dihidupkan, kehidupan di kebun dan di taman. “Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga. Mereka tidak akan mendirikan sesuatu, supaya orang lain mendiaminya, dan mereka tidak akan menanam sesuatu supaya orang lain memakan buahnya; sebab umur umat-Ku akan sepanjang umur pohon, dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka.” Yesaya 65:21, 22.    353.4

 

 

12 Desember – Taman Eden Dipulihkan

Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.” Why. 2:7.

 

Taman Eden itu berada lama di bumi setelah manusia diusir dari jalan-jalannya yang menyenangkan. Bangsa yang jatuh itu lama diizinkan untuk menatap rumah kemurnian itu, jalan masuk mereka dihalangi hanya oleh para malaikat yang berjaga. Pada pintu gerbang surga yang dijaga kerubim itu kemuliaan ilahi diperlihatkan. Ke tempat inilah Adam dan anak-anaknya datang untuk menyembah Allah. Di sinilah mereka memperbaharui janji-janji ketaatan mereka terhadap hukum yang pelanggaran padanya telah membuang mereka dari Eden. Ketika aliran kedurhakaan menyebar ke seluruh dunia, dan kejahatan manusia menakdirkan kehancuran mereka oleh sebuah air bah, maka tangan yang telah membangun Eden itu menariknya kembali dari bumi. Namun dalam pemulihan akhir nanti, ketika akan ada “sebuah langit yang baru dan bumi yang baru” (Wahyu 21:1), ia itu harus dibangun kembali dengan lebih mulia dihiasi daripada pada saat permulaannya. 354.1

Kemudian mereka yang telah memelihara hukum-hukum Allah akan bernafas dalam kekuatan yang tidak dapat mati di bawah pohon hayat itu; dan selama umur yang tiada berakhir para penduduk dari dunia-dunia yang tidak berdosa akan menyaksikan, di dalam taman kesukaan itu, sebuah contoh pekerjaan sempurna dari ciptaan Allah, yang tidak dapat disentuh oleh kutukan dosa—sebuah contoh dari apa yang seluruh bumi seharusnya jadi, jika saja manusia hanya memenuhi rencana mulia Sang Pencipta.  354.2

Adam ditempatkan kembali dalam kerajaannya yang mula-mula itu. Berkendaraan dengan sukacita, ia menyaksikan pohon-pohon yang dulunya merupakan kesukaannya—pohon-pohon yang buah-buahnya telah ia kumpulkan sendiri dalam hari-hari kemurnian dan kegembiraannya. Ia melihat buah-buah anggur yang dipetik oleh tangannya sendiri, bunga-bunga yang ia dulunya suka untuk merawatnya. Pikirannya menangkap kenyataan pemandangan itu; ia memahami bahwa ini sesungguhnya adalah Eden yang telah dipulihkan. 354.3

Setelah dipulihkan ke pohon hayat dalam Eden yang telah lama hilang itu, orang-orang tebusan akan “bertumbuh bebas” (Maleakhi 4:2) pada perawakan yang sempurna dari bangsa dalam kemuliaannya yang mula-mula. Jejak-jejak yang lama dari kutukan dosa akan dihapuskan, dan para pengikut Kristus yang setia akan tampak dalam “keindahan Tuhan Allah kita,” di dalam pikiran dan jiwa dan tubuh memantulkan citra yang sempurna dari Tuhan mereka. Oh, penebusan yang indah! Lama telah dibicarakan, lama sudah dinantikan, direnungkan dengan antisipasi yang bersemangat, tetapi tidak pernah sepenuhnya dimengerti. 354.4

 

 

13 Desember – Kemuliaan-Kemuliaan dari Dunia Abadi  

Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa. Mzm. 16:11.

 

Kemuliaan dunia abadi telah dibukakan di hadapanku. Aku mau menceriterakan kepadamu bahwa Surga adalah kemenangan yang berharga. Ia itu hendaknya menjadi tujuan hidupmu untuk membuat dirimu sendiri patut bagi perhimpunan bersama orang-orang tebusan itu, dengan para malaikat, dan bersama dengan Yesus, Sang Penebus dunia. Jika kita hanya bisa memiliki satu pandangan akan kota surgawi itu, maka kita tidak akan pernah mau tinggal di bumi ini lagi. Ada pemandangan-pemandangan yang indah di atas bumi, dan aku menikmati semua keindahan masa depan ini secara alami. Aku menikmati semuanya itu bersama dengan Sang Pencipta. Tetapi aku tahu bahwa jika aku mencintai Allah, dan memelihara perintah-perintahNya, maka ada sebuah limpahan kemuliaan yang jauh lebih unggul dan abadi yang telah disiapkan di surga bagiku. 355.1

Bumi ini,….. setelah disucikan dengan api, maka…. akan menjadi lebih indah. Rerumputan akan tumbuh hijau, dan tidak akan pernah layu. Akan ada bunga-bunga mawar dan bunga-bunga bakung, dan segala jenis bunga di sana. Semuanya itu tidak akan pernah hawar atau pudar, atau kehilangan keindahan dan keharumannya. 355.2

Singa, yang seharusnya kita takuti dan elakkan di sini, akan berbaring bersama domba, dan segala sesuatu di Bumi yang Baru itu akan menjadi damai dan harmonis. Pepohonan Bumi yang Baru itu akan menjadi lurus dan tinggi tanpa cacat. 355.3

Orang-orang kudus akan mempunyai mahkota-mahkota kemuliaan di atas kepala mereka, dan kecapi-kecapi emas di tangan mereka. Mereka akan memainkan kecapi emas, dan menyanyikan cinta yang menebus, serta membuat alunan melodi bagi Allah. Pencobaan-pencobaan dan penderitaan mereka yang dahulu di dunia ini akan dilupakan dan hilang di tengah-tengah kemuliaan Bumi yang Baru itu. 355.4

Biarlah semua yang indah di rumah duniawi kita ini mengingatkan kita akan sungai kristal dan padang-padang rumput yang hijau, pepohonan yang melambai dan sumber-sumber air yang hidup, kota yang bersinar dan para penyanyi yang berjubah putih, akan rumah surgawi kita—dunia keindahan yang tak seorang seniman pun bisa melukisnya dan tak satu lidah yang fana pun bisa menggambarkannya. Biarlah khayalmu melukiskan rumah orang-orang yang diselamatkan, dan ingatlah bahwa ia itu akan menjadi lebih mulia daripada apa yang bisa digambarkan oleh imajinasimu yang paling cemerlang sekalipun. 355.5

Bahasa manusia tidaklah cukup untuk menggambarkan ganjaran orang-orang benar. Ia itu hanya akan diberitahukan kepada mereka yang menyaksikannya. 355.6

 

 

14 Desember – Dalam Rumah di Yerusalem Baru

Tetapi bergiranglah dan bersorak-sorak untuk selama-lamanya atas apa yang Kuciptakan, sebab sesungguhnya, Aku menciptakan Yerusalem penuh sorak-sorak dan penduduknya penuh kegirangan. Yes. 65:18.

Ada Yerusalem Baru, kota besar dari bumi baru yang dimuliakan, “sebuah mahkota kemuliaan di dalam tangan Tuhan, dan sebuah mahkota kerajaan di tangan Allahmu.” Terangnya adalah seperti sebuah batu sangat bernilai, bahkan seperti sebuah permata yaspis, jernih seperti kristal.” “Bangsa-bangsa yang diselamatkan akan berjalan di dalam terangya: dan raja-raja bumi ini membawa kemuliaan dan kehormatan mereka ke dalamnya.” Tuhan berfirman: “Aku akan bersukacita di Yerusalem, dan bergembira di tengah umatKu.”……. 356.1

Di dalam Kota Allah itu, “tidak akan ada lagi malam.” Tak seorangpun akan membutuhkan atau menghendaki istirahat. Tidak akan ada lagi keletihan di dalam melakukan kehendak Allah dan mempersembahkan doa bagi namaNya. Kita akan selamanya merasakan kebugaran pagi dan akan selamanya jauh dari penutupannya. “Dan mereka tidak membutuhkan lilin, maupun sinar matahari; sebab Tuhan Allah memberi mereka terang.” Sinar matahari akan digantikan oleh suatu pancaran yang kilauannya menyakitkan, meskipun yang dengan tidak terhitung ia itu mengungguli kecerahan tengah hari kita. Kemuliaan Allah dan Anak Domba itu memenuhi Kota Suci dengan terang yang tidak pudar. Orang-orang tebusan berjalan di dalam kemuliaan hari-hari abadi tanpa mentari. 356.2

“Aku tampak tiada kaabah di sana: sebab Tuhan Allah Yang Mahakuasa dan Anak Domba adalah kaabahnya.” Umat Allah diberi hak istimewa untuk mengadakan persekutuan dengan Bapa dan Anak. “Sekarang kita melihat melalui sebuah kaca, dengan gelap.” Sekarang kita menyaksikan citra Allah dipantulkan, seperti dalam sebuah cermin, di dalam pekerjaan-pekerjaan alam dan dalam urusan-urusannya dengan manusia; tetapi kelak kita akan melihat Dia secara tatap-muka, tanpa tabir yang menyelubungi. Kita akan berdiri di hadiratNya dan menyaksikan kemuliaan wajahNya. 356.3

Di sana kita akan mengetahui bahkan juga sebagaimana kita diberitahu. Ada kasih dan simpati yang Allah telah tanamkan di dalam jiwa akan menemukan latihan-latihan yang sejati dan sangat manis. Persekutuan yang murni dengan makhluk-makhluk suci, kehidupan sosial yang harmonis dengan para malaikat yang terberkati dan bersama dengan orang-orang beriman dari segala zaman, persekutuan yang suci yang mengikat bersama “seluruh keluarga di surga dan bumi”—semuanya berada di dalam pengalaman-pengalaman sejak saat ini. 356.4

 

15 Desember – Warisan Abadi

Dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. Kol. 1:12.

 

Tebusan telah dibayar lunas, dan adalah mungkin bagi semua orang untuk datang kepada Allah, dan melalui sebuah hidup kepatuhan untuk meraih hidup yang selama-lamanya. Maka betapa menyedihkan bahwa orang-orang berpaling dari warisan yang abadi itu, dan hidup untuk pemuasan kesombongan, bagi keegoisan dan pameran, dan….. kehilangan berkat yang boleh mereka miliki baik di dunia ini maupun dalam hidup yang akan datang. Mereka mungkin saja masuk ke dalam istana-istana surga, dan bergabung dengan kebebasan dan kesamaan dengan Kristus dan para malaikat surga, dan dengan para pembesar milik Allah; dan meskipun demikian, tak dapat dipercaya sebagaimana kelihatannya, mereka beralih dari tarikan-tarikan surgawi. 357.1

Sang Pencipta dari segala dunia menawarkan untuk mengasihi mereka yang percaya di dalam AnakNya satu-satunya sebagai Juruselamat pribadi mereka, bahkan sebagaimana Dia mengasihi AnakNya. Bahkan di sini dan sekarang ini karuniaNya yang terkasih diberikan atas kita pada taraf yang luar biasa ini. Dia telah menganugerahkan kepada manusia hadiah Terang dan Keagungan Surga, dan bersamaNya Dia telah memberikan seluruh kekayaan surga. Sebanyak yang Dia telah janjikan kepada kita untuk hidup yang akan datang, Dia juga memberikan karunia-karunia kerajaan atas kita dalam kehidupan ini, dan sebagai orang-orang yang tunduk akan kasih karuniaNya, Dia akan membuat kita menikmati segala perkara yang akan memuliakan, menambahkan, dan meninggikan tabiat-tabiat kita. Adalah rancanganNya untuk membuat kita layak bagi pengadilan-pengadilan surga di atas sana. 357.2

Tetapi Setan sedang berjuang bagi jiwa-jiwa manusia….. Ia tidak akan membiarkan mereka menangkap sekilas pun kehormatan masa yang akan datang itu, kemuliaan-kemuliaan abadi, yang dibentangkan bagi mereka yang akan menjadi penduduk-penduduk surga, atau menikmati pengalaman yang memberikan sebuah cicipan kebahagiaan surga…… 357.3

Orang-orang yang menerima Kristus sebagai Juruselamat mereka memiliki janji kehidupan yang sekarang ini ada, dan yang ada datang…… Murid yang paling hina milik Kristus boleh menjadi penghuni surga, pewaris Allah untuk suatu warisan yang tidak dikotori, dan yang tidak akan berlalu. O alangkah baiknya setiap orang membuat pilihan akan hadiah surgawi itu, menjadi seorang pewaris Allah pada warisan itu yang jabatannya adalah aman dari perusak manapun, dunia tanpa akhir! O, pilihlah bukan dunia ini, melainkan warisan yang lebih baik itu! Tekanlah, doronglah langkahmu menuju tanda itu demi hadiah panggilanmu yang mulia di dalam Kristus Yesus. 357.4

 

 

 

16 Desember – Kemenangan Sidang

Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Pada mereka ada kecapi Allah. Why.15:2.

 

Sekarang sidang adalah militan. Sekarang kita diperlawankan dengan sebuah dunia di dalam kegelapan, yang hampir seluruhnya telah diserahkan kepada pemujaan berhala. Namun harinya akan tiba manakala pertempuran akan diperjuangkan, kemenangan diraih. Kehendak Allah harus dilaksanakan di bumi ini sebagaimana di surga. Bangsa-bangsa dari orang-orang yang diselamatkan akan mengetahui tidak ada hukum selain hukum yang berasal dari surga. Semuanya akan menjadi sebuah keluarga yang bahagia dan bersatu-padu, yang berpakaian jubah-jubah pujian dan syukur—pakaian kebenaran Kristus. Seluruh alam, dalam keindahannya yang melampaui batas, akan menyajikan kepada Allah sebuah penghargaan pujian dan pemujaan. Dunia akan dimandikan dalam sinar surga. Sinar bulan akan seperti sinar matahari, dan sinar matahari akan menjadi tujuh kali lipat lebih terang daripada sinarnya sekarang. Tahun demi tahun akan berlalu dalam kegembiraan. Di atas pemandangan itu bintang-bintang fajar akan bernyanyi bersama, dan anak-anak Allah akan bersorak kegirangan, sedangkan Allah dan Kristus akan bersatu dalam menyerukan, “Tidak akan ada lagi dosa, juga tidak akan ada lagi kematian.”…. 358.1

Berdirilah di ambang batas keabadian dan dengarlah sambutan ramah yang diberikan kepada mereka yang dalam hidup ini telah bekerja-sama dengan Kristus, dengan menganggap hal itu sebagai sebuah hak istimewa dan suatu kehormatan untuk menderita demi kepentinganNya. Bersama para malaikat, mereka melemparkan mahkota-mahkota mereka pada kaki Sang Penebus itu, sambil berseru, “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian! ….Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya.” Wahyu 5:12, 13. 358.2

Di sanalah orang-orang tebusan itu menyalami mereka yang telah mengarahkan mereka kepada Sang Juruselamat yang ditinggikan itu. Mereka bersatu dalam memuji Dia yang telah wafat agar umat manusia boleh memiliki hidup yang seukuran dengan hidup Allah. Pertentangan berakhir. Segala kesengsaraan dan kesusahan berakhir. Nyanyian-nyanyian kemenangan memenuhi seluruh surga, tatkala orang-orang tebusan itu berdiri di sekitar takhta Allah. Semuanya menyuarakan alunan yang menggembirakan, “Mulialah Anak Domba yang telah disembelih dan telah menebus kita kepada Allah. 358.3

 

 

17 Desember – Ganjaran Yang Tidak Diharapkan

Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. Efesus 6:8.

 

Di dalam kehidupan ini pekerjaan kita bagi Allah seringkali kelihatannya hampir sia-sia. Usaha-usaha kita untuk berbuat baik mungkin saja sudah sungguh-sungguh dan tekun, namun demikian kita bisa saja tidak diperbolehkan untuk melihat hasil-hasilnya. Kepada kita usaha tersebut mungkin kelihatan menjadi lenyap. Tetapi Sang Juruselamat menjamini kita bahwa pekerjaan kita dicatat di surga, dan bahwa ganjaran itu tidak bisa jatuh. 359.1

Janda miskin itu yang telah memasukkan dua peser ke dalam perbendaharaan Tuhan hanya sedikit tahu akan apa yang sedang ia lakukan. Teladannya akan pengorbanan-diri telah beraksi dan bereaksi atas ribuan hati di setiap negeri dan setiap usia. Ia itu telah membawa kepada perbendaharaan Allah karunia-karunia dari kalangan yang tinggi dan rendah, dari orang yang kaya dan yang miskin. Ia itu telah membantu untuk mempertahankan tugas misi, untuk membangun rumah-rumah sakit, untuk memberi makan orang-orang lapar, memberi pakaian orang-orang yang telanjang, menyembuhkan yang sakit, dan mengabarkan injil kepada orang-orang miskin. Banyak orang yang telah diberkati melalui perbuatannya yang tidak egois itu. Dan pekerjaan dari semua bidang pengaruh ini, dalam hari Allah nanti, ia akan diperbolehkan untuk saksikan. Demikian juga dengan hadiah berharga dari Maria kepada Sang Juruselamat itu. Berapa banyak yang telah diilhami untuk mencintai pelayanan oleh kenangan akan kotak marmer putih yang telah rusak itu! Dan bagaimana ia (Maria) akan bersukaria sebagaimana ia menyaksikan semuanya ini! 359.2

“Sesungguhnya Aku berkata kepada kamu,” Kristus nyatakan, “Di mana saja injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.” Melihat ke masa depan, Sang Juruselamat telah mengatakan dengan pasti sehubungan dengan injilNya. Ia itu telah dikotbahkan ke seluruh dunia. Dan sejauh injil disebarkan, hadiah Maria itu akan menebarkan keharumannya, dan hati banyak orang akan diberkati melalui tindakannya yang tidak terpelajar itu. Kerajaan-kerajaan akan bangkit dan jatuh; nama-nama para raja dan para penakluk akan dilupakan; tetapi perbuatan perempuan ini akan abadi dalam lembaran-lembaran sejarah yang suci. Hingga waktu menjadi tiada lagi, kotak marmer putih yang telah rusak itu akan menceritakan kisah dari cinta yang limpah milik Allah bagi umat yang telah jatuh. 359.3

Setiap dorongan Roh Kudus yang menuntun manusia kepada kebajikan dan kepada Allah  dicatat di dalam buku-buku surga, dan dalam hari Allah setiap orang yang telah menyerahkan dirinya sendiri sebagai alat bagi pekerjaan Roh Kudus akan diperbolehkan untuk menyaksikan apa yang telah ditempa oleh hidupnya. 359.4

 

 

18 Desember – Kegiatan-Kegiatan Dunia Baru

Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga. Mereka tidak akan mendirikan sesuatu, supaya orang lain mendiaminya, dan mereka tidak akan menanam sesuatu, supaya orang lain memakan buahnya; sebab umur umat-Ku akan sepanjang umur pohon, dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka. Yes. 65:21, 22.

 

Kita tidak bisa beranggapan bahwa ketika kemenangan akhir itu datang, dan kita mempunyai rumah-rumah yang telah dipersiapkan bagi kita, kemalasan akan menjadi bagian kita—bahwa kita akan beristirahat dalam sebuah negeri yang penuh bahagia tanpa berbuat apa-apa. 360.1

Dalam dunia baru itu, orang-orang tebusan akan terlibat dalam pekerjaan-pekerjaan dan kesenangan-kesenangan yang membawakan kebahagiaan kepada Adam dan Hawa dalam masa permulaan. Kehidupan taman Eden akan dijalani, kehidupan di kebun dan ladang. “Mereka akan mendirikan rumah-rumah dan mendiaminya juga; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan memakan buahnya juga. Mereka tidak akan mendirikan sesuatu, supaya orang lain mendiaminya, dan mereka tidak akan menanam sesuatu, supaya orang lain memakan buahnya; sebab umur umat-Ku akan sepanjang umur pohon, dan orang-orang pilihan-Ku akan menikmati pekerjaan tangan mereka. Yes. 65:21, 22. 360.2

Di sana aku melihat rumah-rumah yang sangat mulia, yang permukaannya terbuat dari perak, disangga oleh empat pilar yang dipasang dengan mutiara-mutiara yang sangat mulia untuk dilihat. Inilah rumah-rumah untuk didiami oleh orang-orang suci. Di dalam tiap-tiap rumah itu terdapat sebuah rak yang terbuat dari emas. Aku lihat banyak dari orang-orang suci itu pergi masuk ke dalam rumah-rumah itu, melepaskan mahkota-mahkota mereka yang berkilauan dan menaruhnya pada rak emas tadi, kemudian mereka pergi keluar menuju kebun di samping rumah untuk mengerjakan sesuatu dengan bumi itu; bukan seperti yang harus kita lakukan dengan bumi yang di sini; bukan, bukan. Sebuah terang yang mulia menerangi seluruh kepala mereka, dan mereka terus-menerus berseru dan mempersembahkan puji-pujian kepada Allah. 360.3

Setiap anggota tubuh mereka akan berkembang, setiap kemampuan mereka akan ditingkatkan. Kepandaian pengetahuan tidak akan meletihkan pikiran atau menguras tenaga. Di sana perusahaan-perusahaan yang sangat megah bisa dimajukan, cita-cita yang sangat mulia dicapai, ambisi-ambisi tertinggi diwujudkan; dan namun demikian di sana akan muncul ketinggian-ketinggian baru untuk mengatasi, keajaiban-keajaiban baru untuk mengagumi, kebenaran-kebenaran baru untuk memahami, benda-benda yang segar untuk membangkitkan kuasa-kuasa pikiran dan jiwa serta tubuh. 360.4

 

 

19 Desember – Musik Yang Tiada Bandingannya

Dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh. Yes. 35:10.

 

Akan ada musik di sana, dan nyanyian, musik dan nyanyian sedemikian yang, sebagaimana tersimpan dalam penglihatan-penglihatan dari Allah, tak satu telinga yang fana telah mendengarnya atau pikiran yang fana memahaminya. 361.1

“Para penyanyi dan juga para pemain musik akan berada di sana.” “Mereka akan mengangkat suara mereka, mereka akan bernyanyi bagi keagungan Tuhan.” “Sebab Tuhan akan menghibur Sion:….. Dia akan membuat kesunyiannya seperti Eden, dan padang gurunnya seperti taman milik Tuhan: sukacita dan kegembiraan akan ditemukan di dalamnya, nyanyian syukur, dan alunan melodi.” 361.2

Aku telah diberi penampakan atas keteraturan, keteraturan yang sempurna milik surga, dan aku telah terpesona tatkala aku mendengar musik yang sempurna di sana. Setelah keluar dari penglihatan itu, nyanyian di sini berbunyi sangat keras dan sumbang. Aku telah melihat rombongan malaikat yang berdiri dalam sebuah barisan, setiap orang memiliki kecapi emas. Di bagian ujung kecapi itu terdapat sebuah perangkat untuk mengubah atau memasang kecapi atau mengubah nada. Jari-jari mereka tidak memetik senar-senar secara sembarangan, tetapi mereka memetik senar-senar yang berbeda untuk menghasilkan bunyi-bunyian yang berbeda. Ada satu malaikat yang selalu memimpin, yang pertama memetik kecapi dan membunyikan not-nya, kemudian semuanya bergabung dalam musik yang merdu dan sempurna milik surga itu. Hal itu tidak dapat digambarkan. Ia itu adalah melodi, keilahian surgawi, sementara dari setiap wajah memancar citra Yesus, yang bersinar dengan kemuliaan yang tak dapat terucapkan. 361.3

Betapa merdunya sebuah nyanyian akan terdengar tatkala orang-orang tebusan milik Tuhan itu bertemu…..! Seluruh surga dipenuhi dengan musik yang merdu, dan dengan nyanyian-nyanyian pujian kepada Anak Domba. Diselamatkan, selamanya diselamatkan, di dalam kerajaan kemuliaan! Memiliki sebuah hidup yang seuku